trinity_logo_web.png
Menu
New Release : Rossa “Tegar 2.0” – Explorasi Sisi Lain dari Lagu Tegar

 

“Tergoda aku tuh berpikir. Dia yang tercinta. Mengapa telah lama tak nampak, dirimu di sini…” Kalau kamu ikut menyanyikan berarti kamu setuju kalau lagu Rossa ini sudah sangat menempel di telinga kita semua. Tidak terasa setelah 20 tahun lagu ini dirilis, “Tegar” ternyata masih menjadi lagu andalan bagi banyak orang dan dari segala usia. Dan hari ini, Rossa yang dibantu oleh beberapa musisi lainnya telah mempersiapkan sebuah suguhan yang berbeda dari “Tegar” dengan lagu yang diberi judul “Tegar 2.0”.

LAGU PENUH NOSTALGIA

Nama Rossa memang sudah lama malang melintang di dunia musik Indonesia. Berkat lagu-lagu hitsnya di tahun 90an, nama Rossa pun kian ikonik bagi penikmat musik saat ini. Salah satu hits terbaiknya dari akhir tahun 90-an adalah lagu “Tegar”. Lagu yang ditulis oleh Melly Goeslaw dan Anto Hoed ini memiliki lirik yang puitis dan alunan lagu yang cukup romantis, padahal makna lagunya sendiri merangkumkan sebuah keresahan hati dalam berkasih. Maka tak heran ketika lagu “Tegar” menjadi salah satu lagu Rossa yang tak akan pernah lekang oleh waktu.

Keputusan untuk membuat lagu “Tegar” pun hampir bisa dibilang sebuah kebetulan yang berujung indah. Pasalnya, awal mula lagu ini akan ditawarkan untuk penyanyi wanita lainnya. Tapi, ketika Rossa ditawarkan untuk membawakan lagu ini, ia langsung jatuh hati dan meminta agar lagunya juga masuk ke dalam album keduanya. Lagu “Tegar” pun menjadi lagu terakhir yang direkam untuk album kedua Rossa yang akhirnya juga diberi nama “Tegar”.

Tidak hanya itu, karena musik dan liriknya yang dianggap terlalu berat untuk dijadikan single, awalnya lagu ini juga hampir tidak dibuatkan musik videonya. Tapi Rossa mampu meyakinkan produser dan tim label rekamannya untuk membuatkan musik videonya. Dengan sutradara Bianca Adinegoro dan berlokasi di atas gedung Menara Palma, Kuningan, sebuah musik video ikonik “Tegar” pun tercipta. Dan benar saja, musik videonya berhasil merajai di tanggal lagu musik yang ada di televisi dan juga di radio. Beragam penghargaan pun ia raih lewat lagu ini.

EKSPLORASI MUSIK TEGAR

Dan setelah 20 tahun, bukanlah hal yang berlebihan ketika Rossa memutuskan untuk mengaransemen ulang lagu “Tegar”. Dengan bantuan dari Ronald Steven dalam mengaransemen musik dan Gamaliel Tapiheru dalam memproduseri vokalnya, lagu “Tegar 2.0” pun tercipta. Tanpa meninggalkan nuansa keresahan hati yang sangat erat terikat dalam lagu original “Tegar”, dalam lagu “Tegar 2.0” Rossa ingin membawa perasaan galaunya tersebut dalam kemasan yang berbeda. Terasa baru tapi tetap membuat pendengarnya bisa bernostalgia. Tidak dipungkiri, beat-beat modern dengan arahan vokal yang berbeda membuat lagu “Tegar 2.0” menjadi suguhan musik yang asik untuk diputar berulang kali.

Selain itu, sebuah musik video juga sudah dipersiapkan. Disutradarai oleh Lando, musik videonya kali memang berbeda dari musik video Rossa sebelumnya. Dengan mengandalkan setting tempat minimalis yang colorful, sedikit koreografi simpel dan sambil mengenakan koleksi busana dan perhiasan dari brand Time International, membuat musik videonya kali ini lebih terasa seperti video fashion yang menarik.

Penasaran kan, seperti apa sih lagu dan musik video terbaru dari Rossa yang berjudul “Tegar 2.0”? Yuk, tonton videonya di sini:

 

TEGAR 2.0 (Lirik)

Tergoda aku tuk berpikir

Dia yang tercinta

Mengapa telah lama tak nampak

Dirimu disini

 

Jangankan ingin ku tersenyum

Tak ada gairah

Ku ingin selalu bersama mu

 

Kini ku resah diri ku lemah tanpa mu

 

Hoo… gapai semua jemari ku

Rangkul aku dalam bahagiamu

Ku ingin bersama mu berdua selamanya

 

Jika ku buka mata ini

Ku ingin selalu ada dirimu

Dalam kelemahan hati ini

Bersamamu aku tegar…

Hooo… ku tegar..

 

Composed by MELLY GOESLAW

Published by AQUARIUS PUSTAKA MUSIK

Produced by RONALD STEVEN

Vocal Recorded @BRO’S Std, JKT Engineered by ANGGI ANGGORO

Vocal Produced by GAMALIEL TAPIHERU

Mixed by RAYENDRA SUNITO

Mastered by DIMAS PRADIPTA @Sum It! Std, JKT

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

New Release : ROSSA Firefly “Ketika Cinta Penuh Rasa Posesif”

 

Setelah lebih dari 20 tahun berkarier, Rossa bisa dibilang salah satu musisi yang tidak pernah kehabisan materi yang menginspirasi. Dalam album teranyarnya “New Chapter”, Rossa memiliki sebuah lagu yang berjudul “Firefly” yang memiliki makna mendalam mengenai Self Love.

DIANGKAT DARI KISAH NYATA

Tidak banyak mungkin yang tahu kalau beberapa lagu yang ada di album terakhir Rossa ini digarap di Los Angeles, Amerika. Dan salah satu lagu tersebut adalah “Firefly” ini. Rossa yang dibantu oleh seorang produser musik, Mitch Allan, membuat lagu “Firefly” menjadi salah satu lagu favorit yang ada di album “New Chapter”. Mitch Allan sendiri merupakan seorang produser musik yang telah membuat beragam lagu untuk musisi pop dunia seperti Demi Lovato, Kelly Clarkson, sampai Selena Gomez.
Lagu “Firefly”,sendiri menceritakan tentang rasa posesif seseorang terhadap pasangannya. “Secara garis besar sih ‘Firefly’ ini mencertitakan tentang seorang kekasih yang mengekang pasangannya untuk bersinar lebih dari dirinya. Dirinya ini selalu menyanjung pasangannya, memberikan dia kepercayaan diri yang berlebih, tapi ketika pasangannya akan melangkah lebih jauh dia selalu melarang dan mengekangnya. Karena dia ingin kekasihnya itu bersinar hanya untuk dirinya sendiri,” ungkap Rossa.
Dan ketika ditanya dari mana inspirasi itu berasal, Rossa mengatakan kalau lagu ini merupakan buah dari curahan hati partner menulis dari Mitch Allan. Partnernya tersebut merasa sering dibungkam kreativitasnya karena pasagannya tidak ingin dirinya lebih bersinar. Hal itu yang bisa terdengar dari salah satu baik liriknya “…You ran to my light. And you want me to shine. But only for you”

 

MAKNA SELF LOVE

Berangkat dari situ, Rossa ingin mengangkat pentingnya makna “Self Love” ke dalam lagunya. Hal ini tidak hanya penting bagi dirinya tapi juga untuk penggemarnya. “Mencintai diri sendiri bukan berarti kita menghiraukan komentar orang lain. Kadang kita perlu juga masukan dan kritik dari orang lain untuk perbaikan diri. Tapi, sebagai manusia kita juga harus ingat kalau yang menjalani hidup ini adalah diri kita sendiri. Jagan sampai karena ingin menyenangkan orang terlalu mendengarkan komentar orang lain, kita malah membuat diri kita sendiri jadi tidak bahagia. Hanya karena ingin membuat diri kita sempurna di mata orang lain kita mengekang diri kita dengan pencitraan diri yang membuat diri kita tersiksa. Contohnya, kita jadi merubah cara kita tertawa atau bicara hanya untuk terlihat sempurna di mata orang lain, itu melelahkan sekali loh,” ungkap Rossa.
Dan untuk melengkapi musiknya yang memiliki makna yang mendalam, Katinka Pulungan selaku sutradara musik video dari “Firefly” ini telah menyiapkan sebuah suguhan visual yang penuh fantasi dan juga dramatis. Di dalam musik video ini, Rossa terlihat menawan dengan koleksi gaun rancangan designer muda Indonesia, Monica Ivena, dan bebeberapa hiasan rambut yang juga merupakan koleksi dari Rinaldi Yunardi. Wah, jadi penasarankan seperti apa sih musik video terbaru dari Rossa ini, yuk sama-sama simak!

Rossa Jelaskan Penampilannya di Asian Games 2018

 

Tanggal 18 Agustus lalu perhelatan olah raga, Asian Games 2018, akhirnya dimulai. Acara yang diikuti oleh 45 negara seluruh Asia dan Timur Tengah ini berhasil mencuri perhatian publik. Mulai dari aksi presiden di awal video yang mencengangkan sampai aksi tari tari daerah yang mengagumkan ditampilkan pada acara pembukaan Asian Games 2018. Dan di antara acara tersebut, berbagai musisi tanah air pun turut meramaikan acara tersebut, tidak terkecuali Rossa.

Dalam balutan busana berwarna hijau, Rossa tampil cantik sekali. Ia menyanyikan lagu daerah asal Jawa Barat bertajuk Manuk Dadali. Namun, sayangnya ditengah penampilannya yang memukau tersebut, Rossa mendapatkan kritik perihal lipsync. Rossa mengatakan bahwa panggung yang terlalu luas dan beberapa alasan lain menjadi pertimbangan para penyanyi harus menyanyi secara lipsync pada upacara pembukaan Asian Games 2018. “Karena itu kan di stadion jadi enggak mungkin juga. Kami menghindari apa yang tidak diinginkan misalnya cuaca, misalnya tiba-tiba ada angin, ataupun hujan, mic mati, pengisi acaranya misalnya suaranya habis gitu-gitu,” ucapnya. “Karena itu kan peforma yang bakal dinantikan dan ditonton banyak negara bukan cuman Indonesia aja,” imbuhnya. Sebagai penyanyi, Rossa sendiri memahami alasan panitia meminta para penyanyi untuk tak menyanyi secara langsung. “Ketika dikasih tahu itu lipsync tidak kecewa malahan, memang itu yang dibutuhkan,” paparnya.

Tidak hanya Rossa sendiri, penyanyi dangdut yang membuka acara Asian Games 2018, Via Vallen, juga mendapatkan cibiran yang serupa. Wah, kalau menurut kamu bagaimana penampilan Ross adi acara Asian Games kemarin?

Cara Rossa Ungkap Penyesalan

Rossa_lirik

Dengan segudang hits yang dihasilkan, Rossa selalu bisa memuaskan penggemarnya. Setelah sukses dengan single “Tlah Mencoba”, single soundtrack film Ayat-Ayat Cinta 2 “Bulan di Kekang Malam” dan single terbarunya bersama D’Masive dan David Noah yang berjudul “Pernah Memiliki”, kini Rossa telah siap meluncurkan single terbarunya, “Bukan Maksudku”. Lagu yang dibawakan dengan musik bernuansa elektronik dan lirik yang ciamik, “Bukan Maksudku” jadi single penutup yang cantik dari album “A New Chapter”.

 

HASIL OBROLAN MENDALAM

Lagu ini sendiri merupakan hasil kerja sama Rossa dengan penyanyi asal Singapura, Taufik Batisah. Kolaborasi  musik dengan Taufik Batisah, sukses melebur genre musik Pop yang diusung Rossa dengan musik electronic urban yang kekinian. “Taufik dan Rossa memang sudah bersahabat sejak lama. Dan saat Rossa ingin membuat album ‘A New Chapter’ dengan konsep musik yang berbeda dari sebelum-sebelumnya, Taufik langsung memberikan dukungannya dengan membuatkan lagu ini,” ungkap Mhala selaku A&R dari Trinity Optima Production.

Lagu yang dihasilkan setelah obrolan panjang dengan Taufik Batisah di Singapura ini memiliki makna yang cukup dalam. Lagu yang menggambarkan perasaan mendua tak jarang dialami oleh banyak pasangan. “Lagu ini tentang perasaan bersalah seseorang karena merasa terpikat dengan orang lain. Setiap mereka menghabiskan waktu bersama, keduanya selalu merasa bahagia. Tanpa disadari keduanya sebenarnya saling suka, walaupun keduanya sudah berpasangan,” ungkap Rossa.

Proses pembuatan musik ini pun terbilang cukup unik karena melibatkan empat negara. Proses aransemen musik semua dilakukan di Singapura sedangkan rekamannya di Jakarta, dan proses mixingnya dilakukan oleh Tatsuro Miller di Malaysia dan mastering oleh Steve Corrao di SAGE Audio, Texas, USA.

Lagu dari album teranyarnya “New Chapter” ini juga sudah banyak disukai oleh para penggemarnya. Banyak penggemarnya Rossa menantikan lagu “Bukan Maksudku” untuk menjadi single terbarunya. Pasalnya, banyak pendengarnya yang pernah merasakan perasaan yang serupa dengan lagu ini. “Lagu nya para wanita karier untuk meyakinkan suami tercinta,” ungkap salah satu penggemar di sosial media.

 

KOREOGRAFI KREATIF

Selain itu, sebuah video klip yang disutradari oleh Sakti Mahendra juga tak kalah menarik. Dengan menggunakan koreografi, video klip ini menjadi video klip kedua Rossa yang bisa membuat siapapun yang menyaksikannya ikut berdansa. “Seperti biasa, lagu saya yang menggunakan lagu yang up beat pasti akan menggunakan koreografi. Tapi koreografinya cukup sederhana, saya sendiri hanya butuh satu hari untuk menyelesaikannya,” tambah penyanyi yang baru saja mendapatkan empat platinum untuk album “A New Chapter”. Penasaran seperti apa? Yuk tonton video clip nya!

 

 

BUKAN MAKSUDKU (lirik)

Bukan maksudku

Bukan maksudku

Tuk berselingkuh, percaya

Ku sayang kamu

Bukan maksudku

Tuk berselingkuh, percayalah

 

Tak pernah ku terpikir ‘tuk mendua kan mu

Tanpa kusadari, sadari

Tercipta satu rasa bila ku dengannya

Tanpa kusadari

 

Ku tak bisa melepaskan

Rasa yang ada di jiwa, sungguh

Dia, dia, hanya, teman saja

Dia meracun hatiku

Kau yang menakluk cintaku, sungguh

Dia, dia, hanya, teman

 

Bukan maksudku

Bukan maksudku

Tuk berselingkuh, percaya

Ku sayang kamu

Bukan maksudku

Tuk berselingkuh, percayalah

 

Bukan maksudku

Bukan maksudku

Bukan maksudku

 

Caranya berbeda, buat ku terpana

Tanpa kusadari, sadari

Sungguh aku coba untuk terus setia

Aku sadari

 

Ku takbisa melepaskan

Rasa yang ada di jiwa, sungguh

Dia, dia, hanya, teman saja

Dia meracun hatiku

Kau yang menakluk cintaku, sungguh

Dia, dia, hanya, teman

 

Bukan maksudku

Bukan maksudku

Tuk berselingkuh, percaya

Ku sayang kamu

Bukan maksudku

Tuk berselingkuh, percayalah

  

Bukan maksudku

Bukan maksudku, percayalah

 

I don’t wanna hurt you

But i can’t stop thinking about him

He’s got me confused, I don’t know

 

Composed & Produced by TAUFIK BATISAH

Published by HYPE 2 PTE. LTD

Vocal Produced by IRVNAT @Backbeat Std, Jkt

Engineered by ANGGI ANGGORO

Background Vocal by TAUFIK BATISAH @TheWhiteHypeRoomStd, SG.

Mixed by TATSURO MILLER

© TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2017

Rossa Hang Out Bersama Indomusikgram

Rossa Indomusikgram

Tahun 2018 dibuka dengan semangat baru dan suka cita. Rossa, salah satunya membukanya dengan bertemu dengan penggemarnya yang telah membuat cover lagu “Tlah Mencoba” untuk kompetisi yang diadakan bersama Indomusikgram. Bersama Indomusikgram, terpilih 8 pemenang yang berhasil bertemu dan hang out bersama Rossa.

Berlokasi di Leistar HQ, Kebun Jeruk, Rossa bertemu langsung dengan para creator Indomusikgram dan juga pemenang kompetisi. Kedelapan pemenang memiliki gaya bermusik yang khas dan pada hari itu, mereka semua menampilkan kemampuan mereka dihadapan Rossa. Salah satu grup yang menyita perhatian Rossa, seorang pemain saxophone bernama Fellix membawakan lagu “Tlah Mencoba” dengan sempurna. Diiringi dengan gitar akustik, Fellix berhasil menyulap instrumen lagu “Tlah Mencoba” menjadi lebih romantis. “Mau nge-jam bareng enggak?” ungkap Rossa yang terpukau dengan permainan Fellix. Tapi dengan jenaka, Fellix menolak dan menjawab “kapan-kapan aja,” balasnya.

Rossa IndomusikgramRossa Indomusikgram

Selain menghabiskan waktu bersama, Rossa juga sempat memberikan masukan dan semangat kepada teman-teman untuk tetap berkarya. “Musik itu bisa dibuat dimana saja dan kapan saja. Dan musik engagk kenal waktu dan jaman. Jadi tetaplah berkarya, walaupun kalian memilih untuk tidak terjun di dunia musik,” ungkap Rossa.

Dari delapan pemenang yang dipilih, ada tiga pemenang yang berhasil memenangkan sejumlah uang dari Trinity Optima Production, album “New Chapter” yang sudah ditandatangani Rossa, dan juga bingkisan dari Indomusikgram.

Pada kesempatan tersebut, Rossa menyempatkan untuk nge-jam bersama seluruh peserta yang hadir dengan membawakan lagu-lagu terbaru Rossa. Para creator dari indomusikgram juga telah menyiapkan sebuah lagu kejutan yang berupa medley lagu-lagu hits dari Rossa. Acara pada sore itu ditutup dengan penampilan Rossa yang membawakan lagu “Tlah Mencoba” dan “Jangan Hilangkan Dia”. Benar-benar sebuah acara yang inspiratif.

Rossa – Tlah Mencoba | Official Video Lirik
https://youtu.be/_0uYGdKa3mY

Lirik Lagu Berani Sadari

Afgan - Lirik Lagu
Penyanyi: Afgan (Feat. Yura Yunita & Rayi Putra)
Judul Lagu: Berani Sadari

Lirik Lagu Berani Sadari

Sadari
Hidup ini hanya sekali
Sadari
Ku akan selalu disini
Merajut segala mimpi mimpi
Merengkuh segala harapan
Tak henti jalani hari hari
Dengan tawa dan senyuman
Sadari
Kau akan selalu dihati

Uuh… Sambut hidup yang baru
Melangkah bersamaku
Mari melaju
Tanpa ragu
Demi kau dan aku

Berani
Utarakan suara hati
Berani
Jujur pada diri sendiri

Merajut segala mimpi mimpi
Merengkuh semua harapan
Tak henti jalani hari hari
Dengan tawa dan senyuman
Sadari
Dirimu sangatlah berarti

Uuuh… Sambut hidup yang baru
Melangkah bersamaku
Mari melaju
Tanpa ragu
Demi kau dan aku

Rap by rayi
Uuuh… Sambut hidup yang baru
Melangkah bersamaku
Mari melaju
Tanpa ragu
Demi kau dan aku

 

Afgan – SIDES | Official Album Preview
https://www.youtube.com/watch?v=aHRK-6wv4b8

kembali ke:
Daftar Lirik Afgan

Daftar Artis

Nominasi AMI Awards 2017 #MusikTanpaBatas

AMI Awards 2017 #MusikTanpaBatas

AMI Awards 2017

AMI Awards 2017 akan kembali digelar untuk yang ke-20 kalinya. Gelaran tahunan ini adalah pemberian penghargaan bagi pelaku industri musik Tanah Air.

Tahun ini, AMI Awards yang mengangkat tema #MusikTanpaBatas akan diselenggarakan pada 16 November 2017 mendatang di Garuda Theater, TMII Jakarta. Stasiun televisi RCTI juga akan menyiarkan secara langsung acara ini.

TRENDING: LESTI DAN DANANG BORONG PIALA AMI AWARDS

AMI Awards adalah tempat bagi para penyanyi dan musisi-musisi handal yang telah berkarya selama satu tahun terakhir untuk mendapatkan apresiasi tertinggi di Indonesia. Dan dengan bangga, beberapa musisi dari Trinity Optima Production mendapatkan nominasi-nominasi bergengsi di perhelatan AMI Awards 2017 ini.

 

Rossa

AMI Awards 2017 - Rossa (A New Chapter #2)

Setelah 21 tahun berkarya di industri musik Tanah Air, Rossa dengan album terbarunya “A New Chapter” berhasil mendapatkan lima nominasi AMI Awards 2017. Adapun kategori yang berhasil didapatkan Rossa yaitu Album Terbaik, Tim Produksi Suara Terbaik, Album Pop Terbaik, Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik, dan Artis Wanita Solo Pop Terbaik. Sepanjang karirnya, Rossa telah mendapatkan 22 nominasi Anugerah Musik Indonesia dan berhasil membawa pulang 6 pialanya. Akankah ia membawa pulang lagi penghargaan AMI Awards lainnya di tanggal 16 November nanti?

 

Afgan

AMI Awards 2017 - Afgan (Jalan Terus)

Sukses meluncurkan album “Sides” pada tahun 2016, kini Afgan berhasil mendulang nominasi di Anugerah Musik Indonesia 2017. Tahun ini Afgan berhasil mendapatkan empat nominasi AMI Awards 2017 untuk kategori Album Terbaik, Tim Produksi Suara Terbaik, Album Pop Terbaik, dan Artis Solo Pria Pop Terbaik. Afgan sendiri sudah pernah membawa pulang 7 penghargaan Anugerah Musik Indonesia untuk single-single hitsnya seperti “Percayalah” dan juga lagu remix-nya “Panah Asmara”.

 

Armand Maulana

AMI Awards 2017 - Armand Maulana (Sebelah Mata)

Akhir tahun 2016, Armand Maulana mencoba memperkenalkan dirinya kembali kepada penggemarnya. Di luar band GIGI yang telah membesarkan namanya, Armand mencoba bermain dengan aransemen yang baru. Beberapa single yang telah diluncurkannya mulai dari “Sebelah Mata” dan “Hanya Engkau Yang Bisa” berhasil menarik perhatian pecinta musiknya. Di AMI Awards 2017 ini, single “Sebelah Mata” dari Armand Maulana berhasil mendapatkan nominasi untuk kategori Karya Produksi Folk/Balad/Country Terbaik.

 

Young Lex

AMI Awards 2017 - Young Lex feat Gamaliel

Rapper yang berhasil mendulang popularitas dari YouTube dan sosial media ini memang tidak pernah kering dari pemberitaan yang kontroversial di media. Tapi bukan berarti rapper bernama asli Samuel Alexander Pieter ini minim akan karya. Sepanjang tahun 2016 sampai 2017, Young Lex berhasil menghasilkan single-single yang sensasional di pasaran. Dan tahun ini, karya kolaborasi Young Lex bersama Gamaliel Tapiheru berhasil menarik komite yang ada di balik Anugerah Musik Indonesia 2017. Young Lex dan Gamaliel berhasil mendapatkan nominasi untuk kategori Karya Produksi Rap / Hip Hop Terbaik.

 

Neona

AMI Awards 2017 - Neona (Aduh Neik)

Walau masih sangat belia, Neona berhasil mencuri perhatian industri musik anak-anak di tahun 2017 ini. Adik dari Naura ini memang memiliki gaya bermusik yang berbeda dengan sang kakak. Lewat lagu “Aduh Neik” Neona mengekspresikan gaya ceria kanak-kanaknya yang menggemaskan. Dan AMI Awards 2017 tidak luput dengan kehadirannya di industri musik. Sebuah nominasi untuk Artis Solo Perempuan Anak-Anak berhasil Neona kantongi tahun ini.

 

Danang

AMI Awards 2017 - Danang (Satu Selamanya)

Untuk indutri musik dangdut saat ini, bisa dibilang nama Danang adalah nama yang tengah menjadi pusat perhatian banyak orang. Penyanyi dangdut yang mengusung musik dangdut kontemporer ini selalu total dalam menuangkan ide-idenya dalam berkarya. Dan tahun ini Anugerah Musik Indonesia mulai memperhatikan bakat dan karyanya. Untuk singlenya “Satu Selamanya”, Danang berhasil mengantongi kategori Artis Solo Pria Dangdut Kontemporer Terbaik di AMI Awards 2017.

 

Lesti

AMI Awards 2017 - Lesti (Egois)

Penyanyi dangdut wanita yang masih muda ini menjadi salah satu idola banyak orang. Lesti yang juga lulusan dari acara pencarian bakat sebuah stasiun televisi ini memiliki suara yang khas. Tak jarang juri dan penggemarnya merasa Lesti adalah masa depan dangdut Indonesia. Dan lewat singlenya “Egois”, Lesty berhasil mendapatkan nominasi sebagai Artis Solo Wanita/Pria Dangdut Terbaik.

 

Weni

AMI Awards 2017 - Weni (Engkaulah Takdirku)

Tidak kalah pamor dengan Danang dan lesti, Weni juga memiliki potensi yang cukup mumpuni di dunia dangdut modern. Sama-sama jebolan dari acar pencarian bakat musik dangdut, Weni kini telah banyak menghasilkan lagu-lagu yang disukai oleh banyak orang. Anugerah Musik Indonesia memberikan dua nominasi yang kemungkinan bisa Weni bawa pulang tahun ini. Kategori sebagai Pencipta Lagu Dangdut / Dangdut Kontemporer dan Artis Solo Wanita / Pria Dangdut Terbaik menjadi incarannya.

Itulah daftar musisi Trinity Optima Production yang berhasil mencuri perhatian juri AMI Awards 2017. Kira-kira siapakah yang akan mendapatkan penghargaan terbanyak pada tahun ini? Kita nantikan saja!

Konser Dua Dekade Rossa di Singapura

Rossa Konser di Singapura

Tahun 2017 merupakan tahun yang sangat special bagi Rossa. Pasalnya, tahun ini merupakan 21 tahun Rossa berkarir dan berkarya di kancah musik Indonesia dan internasional. Di tambahkan lagi album teranyarnya yang diluncurkan tahun ini “A New Chapter” berhasil mendapatkan 4 Platinum Awards dari Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (ASIRI).

Setelah sukses menggelar konser tunggalnya di Jakarta bulan April lalu, Rossa kini siap mengulang keberhasilan konsernya yang bertajuk “The Journey of 21 Dazzling Years Concert” di Negeri Singa. Sebelumnya, Rossa juga pernah menggelar konser bertajuk “Melodi Cinta Rossa” yang digelar di Bukit Jalil Malaysia pada tahun 2010 dibanjiri oleh 13.000 penonton. Setahun kemudian pada tahun 2011 konser “Harmoni Cinta” yang diadakan di Esplanade Singapore juga menuai sukses dengan penjualan tiket yang juga SOLD OUT.

Kini Rossa kembali hadir untuk merayakan 21 tahun kiprahnya di dunia musik. Dengan kembali menggelar konser tunggalnya di Esplanade Singapore, Sabtu 4 November 2017 bertajuk “The Journey Of 21 Dazzling Years” yang dipersembahkan khusus untuk penggemarnya para “Pecinta Rossa”. Rencananya dalam konser ini Rossa akan memainkan lebih dari 20 lagu hits terbaiknya, mulai dari albumnya Nada-Nada Cinta (1996) sampai album teranyarnya  A New Chapter (2017) dengan konsep yang lebih intim.

Dalam konser nya kali ini Rossa juga di dukung oleh Wonderful Indonesia Kementrian Pariwisata Indonesia, sebagai Duta pariwisata Indonesia tentunya konser Rossa ini juga bisa menjadi sarana memperkenalkan Indonesia di mancanegara.

ROSSA New Single : “Tlah Mencoba”

Rossa - Tlah Mencoba

Rossa kembali membuktikan kalau ia memang pantas menyandang label diva di tanah air. Sukses dengan albumnya yang berjudul “New Chapter”, penyanyi kelahiran Sumedang ini telah siap meluncurkan single keempat nya yang berjudul Tlah Mencoba.

Dalam album Rossa, terdapat sembilan lagu dengan melibatkan beragam komposer, mulai dari pencipta lagu kebanggan tanah air hingga produser kelas dunia. Dan untuk single Tlah Mencoba, Rossa berkolaborasi dengan duo penulis lagu kenamaan Indonesia, Pay dan Dewiq. Lagu yang ditulis dengan apik oleh Dewiq dan diaransemen dengan syahdu oleh Pay, menjadi salah satu lagu andalan dari album terbaru Rossa.

Perbedaan lagu ini dengan lagu lainnya yang ada di album “New Chapter” berada di aransemen musiknya yang sederhana dengan menggunakan piano dan cello. Nuansa power-ballad khas Rossa sangat terasa di lagu ini. Mengingatkan kita akan lagu-lagu awal kemunculan sang diva seperti lagu “Tegar”.

Adapun proses pembuatan lagu Tlah Mencoba ini cukup unik. Rossa yang biasanya cukup bawel ditiap proses rekaman, untuk lagu ini ia mempercayakan keseluruhan detail musiknya ini kepada Pay dan Dewiq. Hanya butuh waktu satu jam untuk merampungkan lagu ini. “Dari kami sendiri memang menginginkan rekaman yang sederhana namun lebih mengutamakan vokal Rossa yang kuat,” ungkap Mhala selaku A&R dari Trinity Production.

Maka tidak mengherankan ketika Afgan, sahabat terdekat Rossa, melalui akun Instagram-nya @afgansyah.reza memilih lagu ini sebagai lagu favoritnya dari album “New Chapter”. “Afgan sangat support album ini dan lagu ini memang lagu favorit dia,” ungkap Rossa. Mau tahu seperti apa cuplikan lagu Rossa yang berjudul “Tlah Mencoba”? yuk simak di sini!

5 Entertainer yang Populer di Negara ASEAN

JAKARTA, Indonesia —Banyak entertainer yang tidak hanya dikenal secara lokal, namun sudah melebarkan sayap mereka hingga ke negara-negara tetangga lainnya. Di kawasan ASEAN, nama-nama beberapa musisi, aktris/aktor, model, dan penyanyi sudah dikenal lintas negara.

Berikut ini adalah 5 selebriti yang popularitasnya merambah ke seluruh wilayah ASEAN.

1. Rossa (Musisi, Indonesia)

Semenjak albumnya yang berjudul Nada-Nada Cinta (1996), wanita bernama lengkap Sri Rossa Roslaina Handayani mulai dikenal publik. Selang tiga tahun kemudian, Rossa kembali merilis album berjudul Tegar (1999) yang berhasil meraih penghargaan Most Favorite Female Artist dari MTV Indonesia Music Awards tahun 2000.

Album inilah yang memberinya panggung bukan hanya di industri musik Nusantara, tetapi juga di negara-negara sekitar seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Tak berhenti di situ, penyanyi pop lulusan Universitas Indonesia ini kian aktif menjaga popularitasnya di kancah musik nasional dengan merilis sebanyak 14 album semenjak tahun 1996 hingga 2014. Yang terbaru, Rossa meluncurkan produk parfumnya yang juga didistribusikan di wilayah ASEAN seperti Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam.

 

2. Sheila on 7 (Band, Indonesia)

Seperti dilansir dari situs resmi Sheila on 7, band ini sudah meraih berbagai macam prestasi, antara lain sebagai satu-satunya band Indonesia yang mampu menjual album fisik lebih dari satu juta kepingan selama tiga album berturut-turut. Selain itu, band beranggotakan Duta (vokal), Adam (bass), Eross (gitar), dan Brian (drum) ini memiliki banyak pendengar setia yang berasal dari negara-negara tetangga seperti Singapura, Brunei, dan Malaysia.

Grup musik bergenre pop asal Yogyakarta ini sudah melahirkan beberapa album, beberapa di antaranya Sheila on 7 (1999), Kisah Klasik untuk Masa Depan (2000), 30 Hari Mencari Cinta (2003), Pejantan Tangguh (2004), dan Musim yang Baik (2014).

 

3. Baifern Pimchanok (Aktris, Thailand)

Aktris kelahiran Bangkok Ini mulai melejit namanya semenjak ia berperan sebagai Nam dalam film First Love (2010) bersama dengan Mario Maurer. Film ini membuatnya meraih penghargaan Best Film Rising Star Female dari Won Top Award 2010.

Mulai aktif dalam dunia hiburan semenjak 2009, Baifern membintangi beberapa drama dan film Thailand seperti Love Summer (2011), Khun Pee Tee Ruk (2014), dan Suddenly It’s Magic (2013).

 

4. Maureen Wroblewitz (Model, Filipina)

Maureen yang lahir di Saudi Arabia dan kemudian tinggal lama di Jerman, memutuskan untuk pindah ke Filipina saat usianya baru 15 tahun. Hal ini ia lakukan dengan ambisi memulai kariernya dalam bidang modeling.

Siapa sangka pada usia 18 tahun, ia menjadi orang Filipina pertama yang memenangkan kompetisi modelling berskala internasional, Asia’s Next Top Model Season 5. Maureen mengalahkan kompetitornya yakni Shikin Gomez asal Malaysia dan Minh Tu Nguyen asal Vietnam.

 

5. Yuna (Musisi, Malaysia)

Yunalis Mat Zara’ai atau yang lebih dikenal sebagai Yuna, merupakan penyanyi bergenre pop asal Malaysia. Ketertarikannya akan musik muncul semenjak ia masih duduk di bangku sekolah, ia sudah menulis lagu dan belajar bermain gitar pada usia 14 tahun.

Suara soprano khas Yuna kemudian didengar orang banyak melalui akun MySpace miliknya dan pada 2011, ia bergabung dengan label musik asal New York, Fader. Karier Yuna meroket ketika ia merilis lagu berjudul Live Your Life yang diproduseri oleh musisi beken asal AS, Pharrell Williams. Ia kemudian diundang untuk bernyanyi di berbagai festival musik internasional dan tampil di TV show terkenal seperti Conan dan The Late Night Show.

Yuna telah merilis 5 album dan EP, di antaranya Yuna (2012), Nocturnal (2013), dan Chapters (2016). —Rappler.com