trinity_logo_web.png
Menu

“Menerima kenyataan adalah salah satu bentuk self-awareness and embracing weaknesses.”

 Setelah merilis “Don’t Know Why” pada Juli lalu, Maudy Ayunda kini mempersembahkan single baru yang berjudul “Not For Us”. Lagu ini tentu berhubungan dengan “Don’t Know Why” yang bercerita tentang mati rasa dalam sebuah hubungan.

“Not For Us” menceritakan tentang seseorang yang sadar bahwa hubungannya dengan pujaan hati tidak akan berlangsung selamanya. Didominasi oleh permainan piano yang sendu, lagu ini juga merupakan bentuk penerimaan bahwa orang tersebut dan sang kekasih tidak akan bisa terus bersama.

Selain “Don’t Know Why”, “Not For Us” adalah satu dari tiga lagu yang akan dihadirkan Maudy Ayunda dalam bentuk Extended Playlist (EP) yang berjudul “The Hidden Tapes: Vol. 1”. Ide EP yang akan rilis dalam beberapa bulan ke depan ini ini datang dari pemikiran dan pertimbangan Maudy Ayunda terkait kariernya di dunia musik setelah ia lulus kuliah.

 

There are three songs with three different stories. Yang membedakan tiga lagu ini dari yang pernah aku bikin adalah, almost every personality of the girl behind these adalah perempuan yang menerima, menegur, dan empowered. Ini adalah ekspresi dari patah hati, but she’s in control and she holds the narrative,” jelas Maudy Ayunda.

 

“Jadi, bukan cerita tentang perempuan yang diputusin terus nangis atau perempuan yang enggak berdaya dalam situasi kegalauan, but someone who is able to express her feelings and describe heartbreak as something that is matter a fact. Ini adalah fakta kehidupan. Patah hati itu bukan hanya ending, tapi juga represent new beginnings,” lanjutnya.

 

Maudy Ayunda berharap, “Not For Us” bisa relate dengan kehidupan banyak orang—terutama kaum perempuan—, menciptakan pemikiran mandiri di dalam diri para pendengar, dan semakin mengukuhkan diri sebagai seorang storyteller.

 

“Kita harus punya pemikiran dan pendirian sendiri, prinsip-prinsip milik kita sendiri yang sudah kita evaluasi, sudah kita criticized, and we shouldn’t take the world as it is, we have to keep questioning. It’s also important to have humility. Walaupun kita berani, kuat, dan critical, kita juga humble, ingin terus berproses, tumbuh, dan improve ourselves. Lewat lagu-lagu baruku, I want to tell stories and I want to change people’s minds, change people’s hearts. I want to be a vessel that tells stories,” tutup Maudy Ayunda.

“Setelah Kau Pergi” Bukti Eksistensi Ungu di Industri Musik Indonesia

Setelah sebelumnya sukses lewat single “Bismillah Cinta” (lebih dari 36,6 juta viewers di YouTube) yang berduet dengan Lesty Kejora, Ungu merilis single ke-2 mereka. Lagu yang merupakan bagian dari album terbaru Ungu tersebut berjudul “Setelah Kau Pergi”.

“Setelah Kau Pergi” ditulis oleh Enda sekitar kurang lebih 10 tahun yang lalu. Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang gagal move on dari sang mantan kekasih. Hal itu membuat sosok tersebut mengalami kesulitan dalam mencintai orang baru.

Enda tidak membutuhkan waktu lama dalam menulis “Setelah Kau Pergi”. Tidak sampai berjam-jam, dan dia menghadirkan kata-kata yang mudah diingat oleh banyak orang serta straight to the point. Proses rekamannya pun tak berlangsung lama.

“Lagu ini ‘Ungu banget’. Dulu, lagu ini saya buat versi saya. Sekarang, diaransemen ulang oleh kami berlima. Proses rekamannya tidak memakan waktu lama. Tidak sampai seharian karena lagunya sudah ada kerangkanya dan kami sudah melakukan workshop terlebih dahulu. Untuk kendala, meski kami melakukan rekaman di era pandemi, kami sangat patuh pada protokol kesehatan. Jadi, setiap kami masuk ke studio rekaman, kami lebih dulu melakukan swab,” jelas Enda.

Untuk video klip, band yang digawangi oleh Pasha (vokal), Enda (gitar), Oncy (gitar), Makki (bass), dan Rowman (drum) ini kembali mempercayakan Upie Guava sebagai sutradara. Alasannya, karena Ungu sudah sangat sering bekerja sama dengan Upie Guava.

“Lagu ini ditulis oleh Enda sekaligus catatan baru bagi Enda selaku ‘The Hits Maker’ di Ungu. Lagu “Setelah Kau Pergi” ini tidak kalah dengan “Demi Waktu” maupun “Kekasih Gelap”. Pesannya kuat, liriknya dalam, dan lagu ini adalah ungkapan seseorang atas kepergian dari orang yang dicintai. Insyaallah, Ungu akan mengulang kesuksesan lewat “Setelah Kau Pergi”,” kata Pasha, sang vokalis.

Enda menambahkan, “Setelah Kau Pergi” adalah hadiah untuk Cliquers, fans Ungu, yang setia. Sekaligus, membuktikan bahwa Ungu masih tetap berkarya di industri musik Tanah Air.

“Kami ingin orang-orang tahu bahwa berkarya itu tidak mengenal batas. Kami berlima di Ungu cinta bermusik. Insyaallah, Ungu bisa memotivasi mereka yang baru merintis karier di dunia musik Indonesia. Tak hanya dari lagu-lagu yang kami ciptakan, tapi juga dari spirit kami berlima. Di usia yang sudah tak lagi muda, Alhamdulillah kami masih semangat shooting, rekaman, dan kalau pandemi sudah berlalu, kami sangat semangat untuk kembali tampil atau menggelar konser. Meski masing-masing dari kami melebarkan sayap ke bidang yang berbeda-beda, kami tetap bermusik bersama-sama sebagai Ungu karena musiklah yang menyatukan kami. “Setelah Kau Pergi” adalah bukti eksistensi kami di industri musik. Semoga kalian semua menyukai!” ucap Enda.

Kolaborasi Perdana Afgan dan Jackson Wang dalam M.I.A

Setelah merilis “say i’m sorry” pada Februari lalu, Afgan kembali merilis single baru berjudul “M.I.A”. Single ini merupakan terobosan globalnya yang kedua bersama EMPIRE, label ikonis Amerika Serikat yang menaungi Iggy Azalea, Snoop Dogg, Adam Lambert, Tyga, Robin Thicke, hingga Busta Rhymes, yang juga bekerja sama dengan Trinity Optima Production.

Tak sendiri, Afgan juga berkolaborasi dengan kawannya, Jackson Wang, di lagu yang mengusung beat R&B dan subtle trap dengan nuansa noughties serta tempo yang lambat ini.

Berkolaborasi dengan Jackson Wang adalah salah satu mimpi Afgan yang menjadi kenyataan. “Aku adalah penggemar berat Jackson Wang dan dia menginspirasiku untuk berkembang. Semua bermula saat kami bertemu di belakang panggung di sebuah acara di Seoul, Korea Selatan, pada tahun 2019. Kami berdiskusi tentang kemungkinan untuk bekerja sama,” ucap Afgan.

“Kami banyak bicara soal musik lewat telepon. Kami pikir, pasti seru kalau kami berkolaborasi,” ujar Jackson Wang.

Afgan pun melakukan rekaman “M.I.A” di studio EMPIRE, Amerika Serikat dan rekaman dilakukan secara terpisah dengan Jackson Wang. Ditulis bersama Benny Mayne dan Emily Vaughn serta diproduseri oleh Tha Aristocrats, “M.I.A” bercerita soal keyakinan seseorang untuk tidak akan pergi dari sosok yang ia cintai dan akan tetap di sisinya.

“Tidak ada cerita personal di balik “M.I.A”. Tapi, proses pembuatan lagu ini sangat menyenangkan dan menjadi bagian besar dari eksplorasiku di album mendatang. Kita bisa menari saat mendengarkan lagu ini dan aku pikir, dunia membutuhkan lebih banyak lagu seperti ini,” jelas Afgan.

Afgan adalah artis yang hebat, dia keren. Setelah mendengar versi final “M.I.A”, aku pikir lagunya sempurna dan smooth. Semua orang harus mendengarkan lagu ini,” kata Jackson Wang.

Tidak hanya rekaman lagu, shooting untuk video klip “M.I.A” juga dilakukan secara terpisah. “Proses shooting-nya sangat menyenangkan dan aku bersyukur Jackson meluangkan waktu dari jadwalnya yang padat untuk berpartisipasi dalam video musik garapan Shadtoto Prasetio ini. Aku harap “M.I.A” membuat orang-orang merasa senang saat mendengarkannya karena bagiku, itulah arti musik yang sebenarnya,” kata Afgan.

Sempat Dirampok, Pengalaman Afgan Rekaman Di Amerika Serikat

Hari ini Afgan baru saja meluncurkan single internasional perdananya berjudul “say i’m sorry”. Single ini merupakan salah lagu yang Afgan selesaikan bersama label rekaman Amerika, EMPIRE tahun 2019 lalu. Dan saat rekaman di Amerika, ternyata banyak kejadian yang berkesan yang Afgan lalui.

Di hari pertama Afgan landing di San Francisco, Afgan langsung aja mengalami hal yang tidak mengenakan. Mobil sewaanya dibobol orang saat ia sedang makan malam di Chinatown, San Francisco. Koper yang berisi pakaian dan tas berisi uang selama sebulan ia di sana, semuanya habis diambil oleh perampok. Bayangkan baru keluar dari bandara, dirinya sudah harus berurusan dengan pihak kepolisian setempat. Tapi, tidak mau terlalu lama berlarut dengan kejadian yang tidak mengenakan tersebut, Afgan menganggap kejadian tersebut menyuruhnya untuk memulai perjalanannya di Amerika Serikat ini dari nol lagi. Mulai dari pakaian, celana, sepatu, semua harus ia beli lagi untuk memenuhi kebutuhannya selama sebulan.

tantangan lainnya berlanjut ketika Afgan mulai memasuki studio rekaman EMPIRE, karena ia harus bekerja sama dengan orang-orang yang baru ia kenal hari itu. Tapi proses rekamannya ternyata cukup cepat dari ekspektasinya. Dalam satu hari Afgan bisa merekam 3-4 lagu sekaligus. Wah, seru banget yaa. Selengkapnya bisa ditonton di Youtube Afgan:

“Kembali Untukmu” Album Persembahan Ady untuk Para Penggemarnya

Sebagai musisi, Ady—sesungguhnya—tak pernah berhenti berkarya. Pada 4 Desember 2020, eks vokalis Naff ini meluncurkan album berjudul ‘Kembali Untukmu’.

 

‘Kembali Untukmu’ merupakan album kompilasi yang berisikan 10 lagu. Beberapa lagu tersebut sudah pernah dirilis sebelumnya, seperti ‘Kau Masih Kekasihku’, ‘Terendap Laraku’ ‘Kaulah Hidup dan Matiku’, ‘Tak Seindah Cinta yang Semestinya’, ‘Bila Nanti Kau Milikku’, ‘A.N.G’, dan ‘Akhirnya Ku Menemukanmu’. Namun, dengan aransemen baru.

Ada juga 3 lagu baru yang dihadirkan, yaitu ‘Usai Kisahku’ (2018), ‘Maukah Kau Menikah Denganku?’, dan ‘Bersandinglah Denganku’. Secara keseluruhan, Ady menulis lagu-lagu tersebut berdasarkan apa yang dia alami dalam kehidupannya.

 

“Ide judul albumnya muncul sebulan yang lalu, tiba-tiba terlintas. Judul ini bukan untuk seseorang, tapi fansku yang menanyakan keberadaanku setelah aku keluar dari Naff. Peluncuran album ini sudah tertunda cukup lama, sekitar 2-3 tahun dan kehadirannya adalah penantian panjangku dan fans,” jelas Ady.

 

Lagu ‘Maukah Kau Menikah Denganku?’ dan ‘Bersandinglah Denganku’ dibuat secara berkaitan, begitu juga video musiknya. “Ini kesimpulan rasa marahku, sedihku, dan kekecewaan tentang hidupku. Alhamdulillah, aku telah mendapatkan semua hal sampai hari ini. Yang aku belum dapatkan hanya cinta. Itu terangkum dalam 2 lagu tersebut dan itu mimpiku, menua dengan orang yang aku cintai sampai maut memisahkan,” kata Ady.

 

Video klip ‘Maukah Kau Menikah Denganku?’ dan ‘Bersandinglah Denganku’ disutradarai oleh Ady sendiri dengan lokasi shooting di dua tempat yang berbeda, yaitu Lembang, Jawa Barat, dan rumah Ady.

 

‘Kembali Untukmu’ adalah karya idealis Ady karena semua ia kerjakan sendiri. “I did my best menurut isi kepala dan hatiku. Makanya aransemennya lagu-lagunya berubah, ada yang dari slow jadi nge-beat, ada yang jadi bossa nova. Kenapa? Karena musik itu luas ini adalah karya Ady yang baru dengan segala pemikirannya. Meski demikian, aku tetap mendengarkan saran dari Trinity Optima Production sampai kami mencapai kesepakatan. Secara teknis, Trinity Optima Production membebaskan saya untuk mengerjakan musik saya sendiri. Sesuatu yang lahir tanpa pengkotakan, pasti hasilnya atau pembuatnya menjadi legenda,” ucap Ady. 

 

“Musikalitas Ady memang tidak diragukan. Dia sangat mahir dalam membuat lagu-lagu cinta dan pesan-pesannya pun sampai pada fansnya. Semoga rindu fans terobati akan kehadiran album ‘Kembali Untukmu’ ini,” ujar Managing Director Trinity Optima Production, Yonathan Nugroho.

 

Ady berharap, ‘Kembali Untukmu’ bisa diterima dengan baik oleh pendengar musik Indonesia, terutama bagi para penggemar yang merindukan Ady.

 

“Aku cuma ingin membahagiakan orang-orang yang setia mendampingiku berjalan dan menerimaku apa adanya. Mereka adalah mood booster-ku dan aku ingin memuaskan mereka dengan kehadiran album ini. Aku juga ingin memberi tahu anak semata wayangku, Nayla, kalau papanya masih berkarya,” tutup Ady.

 

Video musik ‘Maukah Kau Menikah Denganku?’ rilis 4 Desember 2020, sedangkan ‘Bersandinglah Denganku’ rilis 7 Desember 2020. Keduanya bisa disaksikan di YouTube Trinity Optima Production.

 

TRACKLIST

  1. TAK SEINDAH CINTA YANG SEMESTINYA
  2. USAI KISAHKU
  3. TERENDAP LARAKU
  4. KAU MASIH KEKASIHKU
  5. AKHIRNYA KU MENEMUKANMU
  6. A.N.G
  7. BILA NANTI KAU MILIKKU
  8. BERSANDINGLAH DENGANKU
  9. KAULAH HIDUP DAN MATIKU 
  10. MAUKAH KAU MENIKAH DENGANKU?

New Release : Neona Asik Aja “Lagu Anti Bete ala Neona”

Seberapa sering sih kamu merencanakan sesuatu tapi gagal karena satu dan lain hal? Atau saat ingin jalan-jalan tapi ternyata cuaca tak bersahabat? Duh, pasti males banget ya! Ternyata enggak kamu enggak sendiri, Neona lewat single terbarunya “Asyik Aja” ingin mengajak kamu untuk santai sejenak ditengah masalah apapun.

 REGGAE BARENG NEY

Bicara soal musik, Neona bisa dibilang paling flexible dalam membawakan segala genre yang ada. Sukses dengan single-single yang lebih RnB seperti “Warbiasyak” dan “Ada Deh”, lalu Neona juga sempat tampil sweet lewat lagu “Kasih Ibu”, kini ia kembali lagi dengan lagu yang bernuansa reggae yang berjudul “Asik Aja”.

Lagu “Asyik Aja” sendiri menceritakan tentang keluh kesah Neona yang mungkin juga banyak dialami oleh banyak orang. Keluhan dilirik lagu ini pun beragam, mulai dari gagal jalan keluar karena hujan atau bete karena mendapatkan nilai jelek di kelas. Lewat lagu ini Neona mengajak kita semua untuk tidak mudah berputus asa dengan masalah yang dihadapi dan hadapi dengan penuh senyuman.

Dengan musik yang diaransemen oleh Ivan Dewanto, lagu “Asyik Aja” ini bisa jadi anthem bagi semua orang agar tidak gampang mengeluh dengan keadaan dan tetap semangat menjalani hari dengan “Asyik Aja”.

MUSIK VIDEO PENUH WARNA

Untuk melengkapi singlenya kali ini, Ganda Hartadi telah mempersiapkan sebuah musik video yang tak kalah “Asyik”. Sebuah musik video yang lebih banyak bermain visual dengan warna-warna ceria khas dari Neona. “Untuk konsep cerita disini kita akan mengvisualkan setiap adegan yang ada lirik, namun di part intro kita akan memberikan adegan sebagai solusi dari segala macam adegan-adegan yang ada di lirik itu sendiri, dengan tujuan agar kata “Asyik Aja” disini tidak diartikan negatif (cuek aja lah) oleh para kawan Neona, kata “Asyik Aja” disini akan kita jadikan kata “Jangan Sedih/Nyerah, Semua Pasti Ada Jalan Keluar Asal Kita Ada Kemauan,” ungkap Ganda.

Bagi Ganda ini bukanlah kali pertama ia membuatkan musik video untuk Neona. Sebelumnya, Ganda juga pernah menyutradarai musik video “Warbiasyak” dan “Ada Deh”.

Dan bisa dilihat dari musik video sebelum-sebelumnya, Neona memang sudah sering ditampilkan dengan warna-warni yang ceria.

Untuk meramaikan musik videonya, nantikan juga sebuah filter Instagram seru bernama “Asyik Aja” yang bisa kamu lewat akun Instagram Trinity Optima Production (@trinityoptima). Nah, jadi makin penasaran kan akan seperti apa sih musik video  Neona kali ini? Yuk sama-sama disaksikan di sini:

 

Asyik Aja (Lirik)

Udah Belajar, Tapi Nilainya Jelek

Diejek Teman, Kata2 Menyakitkan

Kesiangan, Telat Masuk Sekolah

Siapa Pernah? Aku Juga

 

Mau Jalan Jalan, Tapi Kok Ya Ujan

Sepatu Baru, Tapi Kena Comberan

Beli Mainan, Besoknya Udah Ilang

Siapa Pernah? Angkat Tangan

 

Hey Jangan Kau Bersedih

Dunia Tak Berhenti Berputar

Kadang Sedih, Oh Banyak Senangnya

So Chill Man, Yang Penting Kita

Asyik Aja

 

Asyik Aja

Asyik Aja

Asyik Aja

 

Dimarahin Mama, Padahal Ga Salah

Pengen Ini Itu, Uangnya Ga Cukup

Mau Liburan, Liburnya Masih Lama

Siapa Pernah? Aku Juga

 

Mau Main Game, Tapi Dimainin Kakak

Mau Posting, Kuota Ga Ada

Mau Tidur Siang, Tapi Les Nya Banyak

Siapa Pernah? Aku Juga

Song Credit

Composed by MHALA & TANTRA ‘NUMATA’

Published by SONY MUSIC ENTERTAINMENT INDONESIA

Produced, Mixed & Mastered by IVAN DEWANTO

Vocal Recorded @BRO’S Studio, JKT, Engineered by ANGGI ANGGORO

Vocal Produced by SIMHALA AVADANA

Jamaican Male Vocals performed by BIMA ZENO POEROE

Background Vocals Performed by NEONA, RIAFINOLA & SIMHALA AVADANA

 

New Release : YOUNG LEX feat AFROGIE “Cinta Ini Untukmu (CIU)”

Apa yang terbesit ketika Anda mendengar kata “CIU”? Pastinya sebuah minuman keras tradisional yang populer di beberapa daerah di Indonesia. Dan pada kesempatan kali ini, Young Lex punya sebuah lagu bagi kalian semua yang suka “CIU”.

 Bukan menawarkan minuman beralkohol, Young Lex kembali hadir dengan lagu “CIU” yang merupakan kependekan dari “Cinta Ini Untukmu”. Lagu yang dibawakan dengan irama reggae menceritakan tentang gombalan ala Young Lex kepada seorang gebetannya. Lagu ini merupakan karya yang cukup unik mengingat beberapa lagu Young Lex sebelumnya lebih banyak mengundang kontroversi.

Melalui lagu ini, Lex mencoba memberikan gambaran dirinya dalam bermusik sebelum orang-orang mengenalnya sebagai rapper. Gue emang suka lagu reggae sebenernya. Dan dari lima tahun yang lalu koleksi lagu-lagu reggae gue lebih banyak lagi. Dan lagu ini buat gue, lagu buat senang-senang aja. Sekaligus untuk nostalgia juga buat gue bareng sama teman-teman dekat yang sudah lama kenal,” ungkap Lex. Bekerjasama dengan teman dekatnya, Afrogie, Young Lex juga melengkapi musik video dari single “CIU” ini di tempat ia tumbuh besar. Berlokasi di Gang Bocor, Percetakan Negara, Jakarta Pusat. Di gang tersebut Young Lex ditemani oleh teman-teman sedari kecilnya. “Lokasinya di Gang Bocor, dan musik videonya sendiri diambil di gang tersebut. Ada orang lagi main karambol, ada ibu-ibu lagi beli sayur, ada anak motor lagi nongkrong. Seperti itulah konsep musik video CIU kali ini. Dibuah versi selayaknya anak-anak gang,” tambahnya.

Wah, jadi penasaran ya? Video musik terbaru dari Young Lex ini di akun Youtube Trinity Optima Production dan dengarkan lagunya di digital streaming platform kesayangan Anda.

 

CIU

Huruf c i dan u

Cinta ini untukmu

Huruf c i dan u

Cinta ini untukmu

 

Banyak yang deketin gue

Tapi gue pilihnya lo

Banyak yang mau sama gue

Gue maunya sama lo

 

Apa lo nggak takut

Hati lo dimainin

Pacaran sama dia

Yang sering ngeduain

 

Gue udah jelas

Bisa bahagiain

Silahkan lo test gue

Gue bakal jabanin

 

Banyak yang deketin lo

Gue nggak bakal nyerah

Liat lo disakitin

Bikin gue gerah

 

Kalo dapet lo itu anugerah

Sebelum lo dipinang

Gue gak bakal nyerah

 

Cinta ini jujur dari dalam hati

Bukan alkohol yang berbicara

Gak perlu mabok buat sayang dia

Cukup pake cinta yang bikin bahagia

 

Ooo… Cinta ini untukmu

Ooo… Huruf c i dan u

Ooo… Cinta ini untukmu

Ooo… Huruf c i dan u

 

Bahagia pasti bahagia

Sama gue jangan sama dia

Selingan dia banyak

Korbannya juga

 

Kalo gue dapet lo girl

Gue berenti jadi bandel

Wooo cinta ini untukmu

Huruf c i dan u

 

Gak perlu mabuk untuk sayang dia

Cukup pakai cinta yang bisa bikin lo bahagia

 

Composed by YOUNGLEX

Published by MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT

Performed by YOUNGLEX Feat. AFROGIE

Produced by PAPI & RAZI

Guitar & Bass performed by IVAN DEWANTO

Vocal Recorded @BRO’S Std, JKT Engineered by ANGGI ANGGORO

Mixed by IVAN DEWANTO

Mastered by DIMAS PRADIPTA @Sum It! Std, JKT

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

New Release : Rossa “Tegar 2.0” – Explorasi Sisi Lain dari Lagu Tegar

 

“Tergoda aku tuh berpikir. Dia yang tercinta. Mengapa telah lama tak nampak, dirimu di sini…” Kalau kamu ikut menyanyikan berarti kamu setuju kalau lagu Rossa ini sudah sangat menempel di telinga kita semua. Tidak terasa setelah 20 tahun lagu ini dirilis, “Tegar” ternyata masih menjadi lagu andalan bagi banyak orang dan dari segala usia. Dan hari ini, Rossa yang dibantu oleh beberapa musisi lainnya telah mempersiapkan sebuah suguhan yang berbeda dari “Tegar” dengan lagu yang diberi judul “Tegar 2.0”.

LAGU PENUH NOSTALGIA

Nama Rossa memang sudah lama malang melintang di dunia musik Indonesia. Berkat lagu-lagu hitsnya di tahun 90an, nama Rossa pun kian ikonik bagi penikmat musik saat ini. Salah satu hits terbaiknya dari akhir tahun 90-an adalah lagu “Tegar”. Lagu yang ditulis oleh Melly Goeslaw dan Anto Hoed ini memiliki lirik yang puitis dan alunan lagu yang cukup romantis, padahal makna lagunya sendiri merangkumkan sebuah keresahan hati dalam berkasih. Maka tak heran ketika lagu “Tegar” menjadi salah satu lagu Rossa yang tak akan pernah lekang oleh waktu.

Keputusan untuk membuat lagu “Tegar” pun hampir bisa dibilang sebuah kebetulan yang berujung indah. Pasalnya, awal mula lagu ini akan ditawarkan untuk penyanyi wanita lainnya. Tapi, ketika Rossa ditawarkan untuk membawakan lagu ini, ia langsung jatuh hati dan meminta agar lagunya juga masuk ke dalam album keduanya. Lagu “Tegar” pun menjadi lagu terakhir yang direkam untuk album kedua Rossa yang akhirnya juga diberi nama “Tegar”.

Tidak hanya itu, karena musik dan liriknya yang dianggap terlalu berat untuk dijadikan single, awalnya lagu ini juga hampir tidak dibuatkan musik videonya. Tapi Rossa mampu meyakinkan produser dan tim label rekamannya untuk membuatkan musik videonya. Dengan sutradara Bianca Adinegoro dan berlokasi di atas gedung Menara Palma, Kuningan, sebuah musik video ikonik “Tegar” pun tercipta. Dan benar saja, musik videonya berhasil merajai di tanggal lagu musik yang ada di televisi dan juga di radio. Beragam penghargaan pun ia raih lewat lagu ini.

EKSPLORASI MUSIK TEGAR

Dan setelah 20 tahun, bukanlah hal yang berlebihan ketika Rossa memutuskan untuk mengaransemen ulang lagu “Tegar”. Dengan bantuan dari Ronald Steven dalam mengaransemen musik dan Gamaliel Tapiheru dalam memproduseri vokalnya, lagu “Tegar 2.0” pun tercipta. Tanpa meninggalkan nuansa keresahan hati yang sangat erat terikat dalam lagu original “Tegar”, dalam lagu “Tegar 2.0” Rossa ingin membawa perasaan galaunya tersebut dalam kemasan yang berbeda. Terasa baru tapi tetap membuat pendengarnya bisa bernostalgia. Tidak dipungkiri, beat-beat modern dengan arahan vokal yang berbeda membuat lagu “Tegar 2.0” menjadi suguhan musik yang asik untuk diputar berulang kali.

Selain itu, sebuah musik video juga sudah dipersiapkan. Disutradarai oleh Lando, musik videonya kali memang berbeda dari musik video Rossa sebelumnya. Dengan mengandalkan setting tempat minimalis yang colorful, sedikit koreografi simpel dan sambil mengenakan koleksi busana dan perhiasan dari brand Time International, membuat musik videonya kali ini lebih terasa seperti video fashion yang menarik.

Penasaran kan, seperti apa sih lagu dan musik video terbaru dari Rossa yang berjudul “Tegar 2.0”? Yuk, tonton videonya di sini:

 

TEGAR 2.0 (Lirik)

Tergoda aku tuk berpikir

Dia yang tercinta

Mengapa telah lama tak nampak

Dirimu disini

 

Jangankan ingin ku tersenyum

Tak ada gairah

Ku ingin selalu bersama mu

 

Kini ku resah diri ku lemah tanpa mu

 

Hoo… gapai semua jemari ku

Rangkul aku dalam bahagiamu

Ku ingin bersama mu berdua selamanya

 

Jika ku buka mata ini

Ku ingin selalu ada dirimu

Dalam kelemahan hati ini

Bersamamu aku tegar…

Hooo… ku tegar..

 

Composed by MELLY GOESLAW

Published by AQUARIUS PUSTAKA MUSIK

Produced by RONALD STEVEN

Vocal Recorded @BRO’S Std, JKT Engineered by ANGGI ANGGORO

Vocal Produced by GAMALIEL TAPIHERU

Mixed by RAYENDRA SUNITO

Mastered by DIMAS PRADIPTA @Sum It! Std, JKT

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

New Release :  Adikara Kisah Tanpa Pisah “Curhatan Berujung Lagu”

Entah apa yang salah dalam sebuah hubungan, yang pasti kini ada sosok lain yang mampu membuat hari kian lebih menyenangkan. Setidaknya, hal itulah yang Adikara coba sampaikan lewat single terbarunya “Kisah Tanpa Pisah”.

 

Sukses dengan debut singlenya yang berjudul “Pesona Cinta”, Adikara kini kembali dengan lagu terbarunya yang berjudul “Kisah Tanpa Pisah”. Lagu ini diproduksi oleh grup songwriters berbakat, Lale, Ilman, dan Nino yang juga menuliskan lagu, “Jangan” dari Marion Jola, dan “Hanya Engkau Yang Bisa” dari Armand Maulana.

 

BERAWAL DARI CURHATAN

Dalam waktu kurang lebih dari satu bulan workshop Adikara mampu merampungkan lagu “Kisah Tapi Pisah”. Lagu yang menceritakan tentang perasaan seseorang yang tengah meragu dalam menjalani hubungannya dengan sang kekasih. Tidak dipungkiri, Adikara mengaku pernah merasakan hal yang sama. “Waktu saya sedang workshop dengan kak Lale, Ilman, dan Nino, kita sempat ngobrol-ngobrol sebentar seputar keseharian. Termasuk soal hubungan. Dan, saya waktu itu kebetulan lagi mengalami kejenuhan dengan hubungan yang saya alami, dan dari situlah tercipta lagu ini,” ungkap Adikara.

 

Dengan lirik yang puitis dan ditemani alunan musik groovy – jazz yang dipenuhi oleh instrumen brass membuat lagu “Kisah Tanpa Pisah” ini menjadi lagu Adikara yang sangat menyenangkan untuk didengarkan berulang kali.

 

NATURAL VIBE

Melengkapi single terbaru Adikara ini, sebuah musik video garapan dari Kausa telah siap dirilis. Berlokasi di Babakan Siliwangi, Bandung, musik video ini menggunakan konsep visualisasi natural ambience yang sangat pas dengan mood dari lagu “Kisah tanpa Pisah”.

 

Adikara sendiri mengaku sangat puas dengan lagu dan juga musik video terbarunya kali ini. “Semuanya berjalan sangat menyenangkan. Mood dan vibe dari lagu maupun music video-nya juga sesuai yang saya mau. Dan proses pembuatannya pun berjalan sangat santai. Jadi, semoga para penikmat musik juga bisa merasakan hal yang saya rasakan juga,” tutup Adikara.

 

Lagu “Kisah Tanpa Pisah” sendiri sudah bisa didengarkan di radio seluruh Indonesia dan juga sudah tersedia di digital streaming platform kesayangan Anda. Dan kini, untuk Anda yang sudah tidak sabar ingin segera menyaksikan musik video terbaru dari Adikara “Kisah Tanpa Pisah”, bisa mendapatkan tautan link videonya dibawah ini:

 

KISAH TANPA PISAH (Lirik)

Nada Nada Kasih Kita

Telah Lama Sunyi Tak Bersuara

Rindu Rindu Yang Biasa

Telah Hilang Sirna Disapu Kelam

 

Salahkah Aku

Tinggalkan Kamu

 

Oh Apakah Dirimu Memang Benar Aku Cinta

Dan Kau Satu Satunya

Lalu Kenapa Diriku Jatuh Hati Kepadanya

Maaf Bila Ku Tercipta Untuknya Bukan Untukmu

 

Ini Kisah Tanpa Pisah

Gugur Satu Bunga Ditaman Hati

 

Aku Sangka Kaulah Yang Terbaik

Tapi Dia Yang Melukis Senyumku

Tlah Kucoba Namun Sayangnya

Ku Tak Bisa Pertahankan Runtuh Dinding Hatiku

 

Produced by LALE ILMAN NINO

Published by PT MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT

Mixed by RAYENDRA SUNITO

Mastered by DIMAS PRADIPTA

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

New Release :  Mawar De Jongh “Lebih Dari Ego Ku” – Ketika Perasaan Mengalahkan Ego

 

Anda pasti pernah merasakan jatuh cinta yang melebihi dari egonya sendiri. Ketika pasangan yang berbuat salah, kita yang meminta maaf. Ketika pasangan ada keinginan, kita yang mengalah. Semua dilakukan agar pasangan tetap merasa nyaman dengan hubungan. Setidaknya hal itu yang ingin disampaikan oleh Mawar lewat single terbarunya “Lebih dari Egoku”.

 Single kedua dari Mawar ini merupakan sebuah lagu yang ditulis oleh Raguel Lewy. Penulis lagu yang sedang naik daun ini menceritakan sebuah kisah percintaan yang sedang cukup populer dialami oleh anak-anak jaman sekarang. “Sejak pertama kali mendengar lagu dari Raguel Lewy ini, kami semua langsung setuju kalau lagunya cocok untuk dibawakan oleh Mawar. Karena dari segi liriknya sangat relatable dengan perempuan jaman sekarang yang suka ngalahin ego nya demi pasangan,” ungkap Simhala Avadana selaku A&R Trinity Optima Production.

Berbeda dengan single pertamanya, “Heartbeat” , dalam single “Lebih Dari Egoku” ini, musiknya lebih banyak menggunakan akustik base namun tetap ada beat dan rhythym. Hal ini dilakukan untuk bisa memberikan highlight pada suara Mawar yang sangat efforless. “Mawar sangat sukses menggambarkan perasaan mellow seseorang yang berkali-kali mengalah demi pasangannya. Mungkin karena dia juga seorang aktris, jadi Mawar mampu membawakan emosi kedalam lagu yang ia bawakan,” tambah Mhala.

Sebagai penyanyi, Mawar sangat senang bisa membagikan single keduanya ini ke publik. Walaupun mengaku belum pernah mengalaminya, Mawar senang bisa memberikan lagu anthem bagi orang-orang yang tengah mengalaminya. “Senang banget akhirnya bisa merilis single kedua. Lagu ini berbeda dengan single sebelumnya karena ini memiliki makna pengorbanan yang begitu dalam. Dan kalau liat dari teman-teman di social media tau sehari-hari pasti adalah yang mengalaminya. Istilahnya ‘bucin’ atau Budak Cinta. Dimana kadang kita kalau lagi suka atau sayang sama seseorang, orang itu pasti diperjuangkan habis-habisan. Kadang mau minta maaf walaupun bukan salahnya dia,” ungkap Mawar.

Walaupun lagunya dianggap cocok dengan warna vokal Mawar, namun penyanyi yang juga aktris dari film “Bumi Manusia” ini juga sempat merasakan kesulitan dalam proses rekaman. “Aku sendirikan kalau ngomong sebenernya artikulasi “R” nya memang agak susah yaa. Antara gak kedengeran sama sekali, atau sekalinya jelas terdengar itu lantang. Nah, dilagu ini aku ada beberapa kata yang aku berusaha banget untuk bisa membawakan liriknya dengan artikulasi yang pas,” tambahnya.

Untuk melengkapi single ini, sebuah video klip besutan Davy Linggar telah dipersiapkan. Berlokasi di Bandung, Mawar merasa sangat senang bisa bekerja sama dengan sutradara sekelas Davy Linggar. “Ini pengalaman pertama yang menyenangkan membuat musik video bersama om Davy. Dan mood nya beda dengan ‘Heartbeat’ yang lebih ceria dan pecicilan kalau ini kan mood nya lebih mellow,” papar Mawar.

Wah, jadi penasaran ya, seperti apa sih musik video dari Mawar yang berjudul “Lebih dari Egoku”. Yuk, sama-sama nantikan premier musik videonya di Youtube Trinity Optima Production pada hari ini pukul 14.00 WIB. Dan lagunya sendiri sudah bisa didengarkan di Digital Streaming Platform favorit Anda dan juga sudah bisa di-request di radio seluruh Indonesia.

 

 

LEBIH DARI EGOKU (LIRIK)

Sulit bagiku

Menghadapi kamu

Tapi ku takkan menyerah

Kau layak ku perjuangkan

 

Perih bagiku

Menahan marahku

Tapi ku akan lakukan

Bahkan lebih dari itu

 

Aku yang minta maaf

Walau kau yang salah

Aku kan menahan

Walau kau ingin pisah

 

Karna kamu penting

Lebih penting

Dari semua yang ku punya

 

Jika kamu salah

Aku akan lupakan

Walau belum tentu

Kau lakukan yang sama

 

Karna untukku

Kamu lebih penting

Dari egoku

Composed by RAGUEL LEWY

Published by MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT

Produced by ANDRE DINUTH

Bass by ADHITYA PRATAMA

Vocal Produced by BOWO ‘SOULMATE’

Vocal Recorded @BACKBEAT Std, JKT Edited by HERI ‘ALESIS’

Background Vocals by KARINA DWI SAGITA

Mixed by EKO SULISTIYO

Mastered by STEPHAN SANTOSO @SLINGSHOT Std, JKT

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019