trinity_logo_web.png
Menu
Raffi Bongkar Beragam Rahasia di Murangkalih

Siapa sih yang enggak kenal Raffi Ahmad? Pemain sinetron yang pernah mencoba menjadi penyanyi dan kini sukses menjadi pembawa acara beken dan juga juga menaungi sebuah rumah produksi. Kehidupan Raffi memang sudah banyak jadi sorotan publik sejak ia masih muda dan hampir semua orang tau bagaimana lika-liku kehidupan personalnya. Dan kali ini, dalam podcast “Murangkalih” dari Armand Maulana, Raffi banyak mengungkapkan rahasia kehidupannya yang banyak tidak diketahui orang.

Salah satu kejadian yang cukup dramatis yang pernah ia alami adlaah ketika ia masih menjadi pemain sinetron. Ada sebuah kejadian yang tidak mengenakan bahkan hampir merenggut nyawanya. Dalam sebuah adegan sinetron, Raffi mengaku pernah mendapatkan luka akibat efek ledakan yang ada di sinetron tersebut.

“Ini ada efek bekas ledakan syuting FTV, ada aku,” tutur Raffi.

“Masih ada?” tanya Armand.

“Ada, jadi itu di PH-nya Nagita Slavina,” ungkap Raffi. “Bener nih sumpah, Mama Rieta nggak tahu nih sama Nagita Slavina, Aku bongkar disini ya,” lanjutnya.

Meski terjadi di rumah produksi milik Rieta Amilia, namun Raffi mengaku tidak  pernah menceritakan kejadian ini ke istrinya maupun ke mertuanya.

“Aku artisnya Frame Ritz, Frame Ritz ini PH-nya Mama Rieta sama Nagita Slavina, aku jadi pemain waktu itu,” tuturnya. Pada saat menjalankan syuting itulah, kecelakaan tersebut terjadi. “Terus ada adegan, ceritanya aku ditembak. Gitu kan, trus ada efek-efekan,” ujar Raffi. “Nah itu kena ledakan di sini. Duarr! Meledak beneran, sumpah,” tunjuk Raffi pada bagian pinggang belakangnya.

Dirinya pun mengatakan bahwa dirinya memang sengaja tidak memberitahukan hal tersebut pada istri dan ibu mertuanya. “Tapi si Nagita sama Mama Rieta nggak tahukan, karena apa? Karena dulu aku tidak ngomong,” terangnya. “Karena kalo aku ngomong kan kasihan,” tambah Raffi. “Ya itulah suka dukanya,” pungkasnya.

Saat itu Raffi juga tengah berada di puncak karier sinetronnya. Namun, saat ia sedang berada di puncak kariernya tersebut, ia justru mencoba peruntungan lainnya di dunia host atau pembawa acara. Raffi mengaku kalau kesempatan itu diambil untuk menyiapkan diri untuk skill dan karier yang benar-benar baru meski ia hanya dibayar murah oleh acara tersebut. “Karena kalau kita sudah di atas, kita harus cari tahu cara untuk perlahan-lahan turun untuk nantinya merangkak lagi ke atas. Kalau lagi diatas dan tiba-tiba jatuh ke bawah itu sakitnya bukan main, tapi kalau pelan-pelan turun abis itu baru deh cari cara ke atas lagi,” ungkap Raffi.

Dalam podcast yang berdurasi satu jam lebih ini, Raffi juga banyak menceritakan tentag penyesalan yang ia rasakan ketika kehilangan sang ayah dan juga beragam cerita lucu saat ia masih muda. Untuk lebih lengkapnya tonton di:

“Be With You”, Single Terbaru Armand Maulana dengan Video Musik Menggunakan Teknologi Virtual Production

Pandemi tak membuat Armand Maulana berhenti berkarya. Selain meluncurkan video podcast bertajuk Murangkalihdi YouTube, vokalis GIGI ini merilis single terbarunya yang berjudul ‘Be With You’.

Mengusung akustik dan bernuansa mellow, ‘Be With You’ bercerita tentang seseorang yang baru menyadari kesalahannya karena melepas orang yang dia cintai. Setelah berpisah, sosok ini sadar bahwa orang yang dicintainya tersebut ternyata menggenggam banyak kenangan dan bagian penting dalam kehidupannya. Karena itulah, sosok tersebut ingin orang yang dicintainya kembali.

“Sebenarnya, ‘Be With You’ sudah sejak lama direkam. Namun, karena pandemi, perilisannya mau tak mau ditunda. “Hook dan reff-nya enak banget. Vocal director-nya Irvnat, lalu penciptanya David Sam dan Irwan Sutanto. Produsernya adalah Tohpati, dan ini untuk pertama kalinya bekerja sama dengan Tohpati untuk proyek solo saya setelah berteman sejak lama,” kata Armand Maulana.

“Lagunya sangat catchy, enggak neko-neko isi dari liriknya. ‘Be With You’ ini sangat sing-a-long, easy, ringan, dan muda. Untuk penampilan Armand Maulana di artwork-nya pun, konsepnya effortless karena baginya, effortless is the key,” ucap Simhala Avadana, A&R Trinity Optima Production.

Untuk video musiknya sendiri, Armand Maulana bekerja sama dengan Upie Guava. Ini bukan kali pertama Armand Maulana bekerja sama dengan sutradara tersebut. Sebelumnya, Upie Guava telah menggarap video klip lagu-lagu Armand Maulana seperti ‘Hanya Engkau yang Bisa’, ‘Sebelah Mata’, dan ‘Bawa Daku Pergi’. 

Di video musik kali ini, Upie Guava memberikan ide untuk menggunakan teknologi Virtual Production yang disebut dengan Unreal Engine. Unreal Engine sendiri adalah platform real time 3D tercanggih di dunia saat ini dari segi visual. Menghadirkan teknologi imersif (mengaburkan batasan antara dunia nyata dengan dunia digital, sehingga penggunanya bisa merasakan suasana yang mirip dengan dunia nyata), Unreal Engine juga digunakan untuk beberapa film dan serial televisi Hollywood, salah satunya adalah ‘The Mandalorian’ (Disney).

As far as I know, saya belum pernah dengar ada yang pakai teknologi ini di Indonesia. Tentunya, menggunakan teknologi untuk video klip ‘Be With You’ butuh penyesuaian. Alatnya dipasang pukul 06.00 pagi dan selesai 15.00 sore. Setelahnya, butuh kalibrasi selama 5-6 jam,” jelas Upie Guava.

Mengusung konsep post-apocalypse, Bryan Domani dipilih sebagai model video klip ‘Be With You’. Alasannya, karena suara Armand Maulana cocok dengan sosok aktor berumur 20 tahun itu.

“Sebuah karya musik yang paling ideal adalah karya yang disukai oleh banyak orang. Semoga ‘Be With You’ viral, disenangi banyak orang, serta mampu menyentuh hati mereka yang mengalami kisah di lagu tersebut maupun yang tidak. Saya senang dengan melodi dan aransemennya, juga video musiknya. Ini menjadi hal baru untuk diskografi saya selama 30 tahun berkarya di industri musik,” ucap Armand Maulana.