trinity_logo_web.png
Menu
Irwan Dangdut Academy 2 Gelar Konser Di Hongkong  Sambil Merayakan Ultah

iran di HK

Irwan Krisdiyanto atau yang lebih dikenal dengan Irwan Dangdut Academy 2 atau Irwan Sumenep, terus kebanjiran order untuk menghibur para penggemarnya di berbagai daerah termasuk di luar Negeri. Penyanyi kelahiran Sumenep 17 November 1993, Desa Masaran, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura – Jawa Timur ini, baru saja menggelar konser tunggalnya di Hongkong pada tanggal 22 November 2015 lalu, atas undangan Organisasi Al Munawaroh dan Irwan Lovers Hongkong untuk menghibur para Buruh Migran Indonesia atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan para fans Irwan-Q (sebutan bagi fans Irwan).

 

Acara yang berlangsung di gedung Kasim Tsuet Islamic College Chaiwan MTR Exit D, Hongkong ini diselenggarakan sekaligus dalam rangka merayakan ulang tahun Irwan yang ke-22 tahun. Pihak penyelenggara ternyata sudah menyiapkan kue ulang tahun dan nasi tumpeng untuk Irwan. Lagu selamat ulang tahun dan doa bersama untuk Irwan pun diberikan oleh para penonton dan para Irwan-Q saat itu. Tentunya Irwan merasa senang karena bisa merayakan ulang tahunnya bersama para TKI dan Fans-nya yang berada di Hongkong. “Ini suatu kehormatan buat saya, seneng banget diundang menyanyi kesana sambil merayakan ulang tahun saya ke-22. Ga nyangka kalo saya punya fans yang banyak disana”, ucap Irwan

 

Acara yang terbagi dalam dua sesi itu di hadiri kurang lebih 3000 penonton yang antusias bernyanyi dan bergoyang selama Irwan tampil di atas panggung. Total 11 lagu dangdut hits dibawakan Irwan untuk memuaskan hati para fansnya seperti lagu Tabir Kepalsuan, Mahal, Sapu Tangan Merah, Doa Suci, Pandangan Pertama, Gadis Malaysia, Gembala Cinta, Aku Orang Tak Punya, Keramat, Dasi Dan Gincu, Tajamnya Cinta, Berakhir. Bahkan Irwan sempat menyanyi lagu Pantun Cinta dan Benang Biru secara duet bersama 2 orang Tenaga Kerja Wanita (TKW) disana. Reaksi para penonton pun di luar dugaan Irwan, “Mereka ada yang nangis karena ga bisa foto sama saya. Yang sedihnya lagi waktu saya menyanyikan lagu ‘Berakhir’ pas saya bilang itu adalah lagu penutup dari saya, beberapa dari mereka langsung menangis. Aduh saya jadi ikut terharu”, jelas Irwan.

 

Karena Irwan sedang berulang tahun, tentunya banyak hadiah yang diterimanya dari para fans. Tak tanggung-tanggung, Irwan bahkan menerima hadiah sebuah handphone merek IPhone Apple seri terbaru dan sebuah Hover Board (Electric Scooter) dari penggemarnya. “Tadinya bawa 1 koper dari Jakarta, pulangnya jadi 8 koper.  Saya dapat banyak hadiah dari fans disana, benar-benar diluar dugaan”, ujar Irwan sambil tersenyum. Selain menyanyi, Irwan menyempatkan diri untuk jalan-jalan selama di Hongkong ke tempat-tempat wisata seperti Disneyland dan Ocean Park. Dirinya pun menyempatkan diri untuk makan malam  bersama 150 orang Irwan-Q untuk sekedar beramah tamah dan memenuhi keinginan berfoto bersama para fansnya.

 

Penyanyi yang dijuluki Pangeran Sumenep ini, memang banyak digemari oleh para TKI yang berada di luar Negeri. Terbukti, sebelumnya Irwan sudah beberapa kali menggelar konsernya di Singapore dan Hongkong. “Konser di Hongkong ini merupakan undangan dari warga Indonesia yang bekerja di sana (TKI) dan merupakan konser yang kesekian kalinya, karena Agustus kemarin, saya juga sempat memenuhi undangan di negara tersebut,” ungkap Irwan.

Ika & Endah Dangdut Academy 2  Menggoyang Myanmar

ika - viet

Ika dan Endah, Bintang Dangdut Academy 2 (DA 2) baru saja kembali dari Myanmar dalam rangka memenuhi undangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Myanmar pada tanggal 19-23 November 2015 lalu. Kunjungan Ika dan Indah ke Myanmar adalah dalam rangka menghibur warga Myanmar dan warga Indonesia yang tinggal di Myanmar di acara yang bertajuk Indonesian Products, Tourism & Culture Exhibition 2015 (IPTC 2015).

 

Acara yang berlangsung pada tanggal 21 dan 22 November 2015 tersebut, diselenggarakan dalam rangka promosi peningkatan citra Indonesia di negara akreditasi Republik Uni Myanmar. KBRI Yangon bekerjasama dan didukung oleh Kerukunan Indonesia di Myanmar (KIM) menyelenggarakan acara Indonesian Products, Tourism & Culture Exhibition 2015 (IPTC 2015) di pelataran Junction Square Mall Yangon, Myanmar. Acara tersebut dihadiri oleh Duta Besar LBBP RI Yangon, H.E. Dr. Ito Sumardi dan Vice President UMFCCI, Dr. Maung Maung Lay sebagai Guest of Honour, sejumlah Pejabat dari Instansi dan pimpinan perusahaan serta beberapa tamu undangan Duta Besar negara sahabat serta dihadiri pula oleh sejumlah vendor perusahaan/pengusaha dari berbagai sektor seperti pariwisata, garmen, consumer goods, obat tradisional, farmasi, perbankan, transportasi, UKM dan perusahaan-perusahaan Indonesia yang telah beroperasi di Myanmar.

 

Adapun acara ini diadakan untuk memperkenalkan dan mempromosikan pariwisata dan kekayaan budaya Indonesia kepada warga masyarakat Myanmar, terutama di Yangon dan sekitarnya. Acara ini juga bertujuan mendukung pelaksanaan program “Visit Indonesia 2015” yang bertemakan “Wonderful Indonesia” dan menjajaki potensi kerjasama bisnis di bidang pariwisata, perhotelan dan transportasi terkait antara Indonesia dan Myanmar. Serta memperkenalkan produk-produk Indonesia dan perfilman Indonesia sebagai bagian dari khasanah budaya Indonesia kepada warga masyarakat Myanmar, terutama di Yangon dan sekitarnya. Animo dan kehadiran warga masyarakat setempat Myanmar yang begitu besar terhadap produk-produk Indonesia selama acara IPTC 2015 berlangsung menunjukkan bahwa terdapat potensi besar untuk meningkatan hubungan ekonomi antara Indonesia dan Myanmar kedepannya.

 

Begitu pula dengan animo penonton yang datang saat Ika dan Endah menghibur selama 2 hari berturut-turut dalam acara IPTC tersebut. Pada tanggal 21 November 2015 diiringi Purwacaraka, Indah dan Endah tampil di hari pembukaan bersama Dea Miranda (Putri dari Purwacaraka) menyanyikan lagu-lagu kebangsaan seperti Indonesia Pusaka dan Kebyar-kebyar. Pada hari kedua, 22 November 2015, Indah dan Endah kembali hadir untuk menghibur penonton dengan menyanyikan beberapa lagu dangdut hits seperti Penasaran, Sik Asik, Rindu.

 

Sekitar 500 penonton yang hadir setiap harinya di acara tersebut, menyambut antusias penampilan Ika dan Endah DA2. Beberapa penonton yang datang bahkan ikut bernyanyi dan berjoget di atas panggung. “Ini pengalaman yang baru buat aku. Pastinya seneng banget bisa diundang untuk tampil diacara ini. Apalagi acara ini untuk memperkenalkan produk dan budaya Indonesia kepada warga Myanmar. Seneng bisa lihat warga Myanmar bisa ikutan bergoyang sama kita walaupun mungkin ga ngerti lagu yang kita nyanyikan”, jelas Ika. Satu hari sebelum tampil bernyanyi di acara IPTC 2015, Ika dan Endah menyempatkan diri memenuhi undangan makan malam dari Bpk. Ito Sumardi, Duta Besar Indonesia untuk Myanmar. “Wah seneng banget selain seneng dan bangga bisa tampil menghibur disana dan seneng banget bisa bertemu langsung dengan Bapak Dubes”, ujar Endah.

 

Ika dan Endah juga sempat mengunjungi tempat wisata di Myanmar seperti Shwedagon Pagoda atau yang lebih dikenal dengan Pagoda Emas yaitu kuil suci yang terletak di pusat kota Yangon, Myanmar. Dan mengunjungi pasar tradisional disana untuk mencicipi makanan khas Myanmar seperti Mohinga (bihun yang dicampur dengan kaldu ikan) dan Khauk swè thoke (Mie khas Myanmar). Tak lupa, mereka juga berburu oleh-oleh seperti kain khas dan tas khas Myanmar. “Seru nawar-nawarnya disana, karena ga banyak orang yang berbahasa inggris disana. Yang unik, orang-orang disana baik cewek maupun cowok walaupun penampilannya modis tapi tetep pakai bedak dingin di muka mereka, ternyata itu sudah kebiasaan orang-orang disana”, ucap Ika tentang kebiasaan warga Myanmar memakai Thanaka atau bedak dingin yang gunanya memberikan efek rasa dingin dan sejuk bagi pemakainya.