trinity_logo_web.png
Menu

LYLA Jadi Turis Sambil Promo Album Terbaru

10 December 2015,   By ,   0 Comments

lylajadituris

Ada kehebohan apa yang dibuat LYLA saat mereka mengunjungi rekan-rekan radio di Jakarta? Band yang terdiri dari , Naga (vokal), Fare (gitar), Dennis (bass), Dharma (keyboard) dan Difin (drum) ini rupanya sedang sibuk jadi turis. Dengan menggunakan dress code ala turis dengan nuansa pantai, LYLA tampil ciamik dengan pakaian warna-warni, bertopi dan memakai kacamata. Tema tersebut dipakai bukan tanpa alasan, saat ini LYLA tengah mempromosikan salah satu lagu dari album terbarunya, GAK ROMANTIS yang berjurul “Turis”.

 

Berdandan ala turis, LYLA mengunjungi beberapa radio di Jakarta untuk melakukan Live Interview untuk menyapa para fans mereka. Sambil membawa kalung bunga warna-warni untuk sang penyiar radio, sesekali Lyla selfie menggunakan tongsis dan mengajak para pendengar radio untuk menikmati lagu-lagu yang mereka bawakan dari album terbaru mereka. “Pengen beda aja. Ini konsep baru dari kita, biar seru. Kan udah mulai hawa-hawa liburan akhir tahun nih dan dalam rangka mempromosikan single terbaru kami yang berjudul ‘Turis’ makanya kami bergaya seru-seruan kayak gini”, jelas Naga. “Pokoknya Lyla akan keliling radio jadi turis, jadi tungguin kita di radio-radio kesayangan kamu”, ujar Dennis menambahkan.

 

Penampilan LYLA yang berbeda dan seru tersebut, rupanya disambut baik oleh rekan-rekan radio. Suasana interview di studio radio pun menjadi lebih meriah dan memberi kesan tersendiri. “Kita di kasih kalung bunga dari Lyla. Ini namanya welcome flower. Ini pertama kalinya kita di selamat datengin ditempat kita sendiri, hahaaa seru… Kita kalo liburan aja ga pernah dapet yang kayak gini. Lyla keren banget. Sukses buat single terbarunya Turis”, ucap Ucok dan Aji, penyiar dari OZ Radio Jakarta.

 

“Turis” adalah single kedua LYLA dari album terbaru mereka yang baru saja mereka rilis pada bulan Oktober 2015 lalu. Lagu yang diciptakan oleh Naga, sang vokalis ini boleh dibilang unik secara makna maupun aransemen musiknya. “Lagu ini termasuk lagu yang saya tulis dalam waktu singkat, hanya 10 menit. Tadinya lagu ini mau bercerita tentang banyaknya tempat wisata yang keren di Indonesia karena kebetulan saya suka travelling. Tapi tiba-tiba kepikiran ide unik, Turis kan kalau jalan-jalan ya cuma sebentar menikmati suasana, lalu pindah lagi ke tempat lain. Akhirnya memutuskan menganalogikan Turis dengan mereka yang suka berwisata hati”, ungkap Naga.

 

Di lagu ini LYLA dibantu oleh Ari Aru Renaldi sebagai music arranger, yang mengeksplor musik mereka dengan sentuhan reggae dengan memasukkan unsur bunyi alat musik traditional. Paduan suara petikan ukulele, ayunan gemericik tamborin plus suara latar dari deburan ombak pinggir pantai pun menjadi identitas lagu ini, namun sekaligus pengecoh yang brilian. Karena inti lagu berkontur renyah ini bukan tentang turis yang sesungguhnya, melainkan sebuah ungkapan hati seseorang yang tak ingin selalu ditinggal kekasihnya bagai turis yang sering berpindah-pindah.

 

Selain lagu Turis, LYLA juga membawakan lagu seperti Kehabisan Waktu, Gak Romantis, Pacar Satelit, Magic dan membawakan lagu-lagu barat seperti Chasing Cars dari Snow Patrol, Happy dari Pharrel Williams.