trinity_logo_web.png
Menu

‘Kepribadian Ganda’ Armand Maulana dalam Proyek Musik Solo

06 April 2016,   By ,   0 Comments

news 1

 

Jakarta — Vokalis band Gigi, Armand Maulana, memutuskan untuk kembali bersolo karier setelah 25 tahun berkarier dalam industri musik Indonesia. Sebelumnya pada 1992, pria berdarah Sunda itu pernah merilis album solo yang berjudulKau Tetap Milikku.

Dan tahun ini, Armand kembali berencana merilis album solo, yang diawali dengan single baru bertajuk Hanya Engkau yang Bisa.

“Sekitar 25 tahun lalu saya kerja sama dengan Redi Nur, dia melihat kalau saya itu pop rock, makanya album solo saya dulu pop rock. Kalau album saya yang sekarang ini merupakan impian remaja saya, musik di era 80-an dan 90-an lah,” kaya Armand dalam jumpa pers di Jakarta pada Selasa (5/4).

Armand juga menjelaskan bahwa musikalitasnya di GIGI dan di proyek solonya akan sangat berbeda.

Bahkan demi proyek ini, Armand rela memotong rambut dan mengganti gaya fesyennya agar tampil benar-benar beda.

“Kalau gaya yang sekarang lebih kekinian dan memang enak dilihat, jadi kenapa tidak? Lagi pula saya biasa merubah gaya. Kalau merhatiin saya di GIGI, setiap album penampilan pasti saya selalu beda, potong rambut atau apapun lah,” tutur Armand.

Armand mengaku alasan ia membuat proyek solo karena tidak bisa melakukan itu bersama bandnya.

Saat bersama band yang sudah berusia 22 tahun itu, Armand tidak bisa memasukkan 100 persen keinginannya karena harus berbagi dengan Bujana, Thomas dan Hendi.

“Album solo yang kedua ini adalah angan-angan yang saya inginkan dan tidak mungkin saya buat bareng sama GIGI. Dalam proyek solo, saya akan punya kepribadian yang berbeda. Mungkin bisa dibilang kepribadian ganda. Tapi tidak apa-apa,” kata Armand.

Walau sibuk mengerjakan proyek solo, Armand menyatakan tidak akan pernah melupakan GIGI. Baginya, band itu adalah rumahnya dan saat ini ia ingin keluar rumah sebentar.

Tentunya Armand akan selalu pulang ke rumah.

Jika dibandingkan dengan personel GIGI yang lain, Armand adalah personel yang paling jarang membuat proyek solo.

Bujana, Thomas dan Hendi bisa membuat proyek solo setiap tahun, sedangkan Armand baru membuat proyek solo setelah 22 tahun.

Armand menceritakan bahwa teman satu bandnya sempat terkaget-kaget saat mendengarkan lagu barunya. Tetapi teman-teman satu bandnya itu tetap memberikan dukungan penuh kepada Armand.

Bekerja Sama dengan Musisi Muda

Walau proyek solo, Armand tidak benar-benar sendirian dalam menggarap proyek ini. Ia dibantu oleh Lale (pemetik gitar Maliq ‘n The Essential), Ilman (pemain keyboard Maliq ‘n The Essential) dan Nino (vokalis RAN).

Armand pun memiliki alasan tersendiri mengapa ia memilih ketiga musisi muda itu.

“Saya memilih kerja sama dengan mereka karena apa yang saya inginkan ada di mereka. Lalu saat workshop kita bener-bener cocok,” kata Armand.

Dalam proyek solonya ini, Armand lepas tangan dan menerima apa saja yang dibuat para musisi muda itu. Ia mempercayakan Nino, Ilman dan Lale untuk membuat lagu, meramu lirik dan menata musik dalam lagu barunya.

“Pas dikasih arahan sama Kang Armand, kita mau bikin lagu yang sesuai dengan umurnya. Dari sekian banyak lagu akhirnya tercipta lagu Hanya Engka Yang Bisa,” kata Nino.

Nino juga menjelaskan bahwa yang menjadi kendala dalam pembuatan lagu ini adalah penulisan lirik.

Mereka bertiga harus mencari kata-kata yang tepat agar lagu yang bertema cinta ini tetap sesuai untuk dinyanyikan Armand yang sudah berumur.

Selain bekerja sama dengan mereka bertiga, Armand juga akan bekerja sama dengan musisi lain untuk album barunya.

Mereka adalah Raisa, Alam Utbah, David (pemain keyboard NOAH), Randy (pemain keyboard Nidji). Armand berencana untuk merilis album ini pada bulan Desember mendatang. Saat ini proses pengerjaan albumnya sudah mencapai 60 persen.

 

sumber: CNN Indonesia