trinity_logo_web.png
Menu
New Release :  Mawar De Jongh “Lebih Dari Ego Ku” – Ketika Perasaan Mengalahkan Ego

 

Anda pasti pernah merasakan jatuh cinta yang melebihi dari egonya sendiri. Ketika pasangan yang berbuat salah, kita yang meminta maaf. Ketika pasangan ada keinginan, kita yang mengalah. Semua dilakukan agar pasangan tetap merasa nyaman dengan hubungan. Setidaknya hal itu yang ingin disampaikan oleh Mawar lewat single terbarunya “Lebih dari Egoku”.

 Single kedua dari Mawar ini merupakan sebuah lagu yang ditulis oleh Raguel Lewy. Penulis lagu yang sedang naik daun ini menceritakan sebuah kisah percintaan yang sedang cukup populer dialami oleh anak-anak jaman sekarang. “Sejak pertama kali mendengar lagu dari Raguel Lewy ini, kami semua langsung setuju kalau lagunya cocok untuk dibawakan oleh Mawar. Karena dari segi liriknya sangat relatable dengan perempuan jaman sekarang yang suka ngalahin ego nya demi pasangan,” ungkap Simhala Avadana selaku A&R Trinity Optima Production.

Berbeda dengan single pertamanya, “Heartbeat” , dalam single “Lebih Dari Egoku” ini, musiknya lebih banyak menggunakan akustik base namun tetap ada beat dan rhythym. Hal ini dilakukan untuk bisa memberikan highlight pada suara Mawar yang sangat efforless. “Mawar sangat sukses menggambarkan perasaan mellow seseorang yang berkali-kali mengalah demi pasangannya. Mungkin karena dia juga seorang aktris, jadi Mawar mampu membawakan emosi kedalam lagu yang ia bawakan,” tambah Mhala.

Sebagai penyanyi, Mawar sangat senang bisa membagikan single keduanya ini ke publik. Walaupun mengaku belum pernah mengalaminya, Mawar senang bisa memberikan lagu anthem bagi orang-orang yang tengah mengalaminya. “Senang banget akhirnya bisa merilis single kedua. Lagu ini berbeda dengan single sebelumnya karena ini memiliki makna pengorbanan yang begitu dalam. Dan kalau liat dari teman-teman di social media tau sehari-hari pasti adalah yang mengalaminya. Istilahnya ‘bucin’ atau Budak Cinta. Dimana kadang kita kalau lagi suka atau sayang sama seseorang, orang itu pasti diperjuangkan habis-habisan. Kadang mau minta maaf walaupun bukan salahnya dia,” ungkap Mawar.

Walaupun lagunya dianggap cocok dengan warna vokal Mawar, namun penyanyi yang juga aktris dari film “Bumi Manusia” ini juga sempat merasakan kesulitan dalam proses rekaman. “Aku sendirikan kalau ngomong sebenernya artikulasi “R” nya memang agak susah yaa. Antara gak kedengeran sama sekali, atau sekalinya jelas terdengar itu lantang. Nah, dilagu ini aku ada beberapa kata yang aku berusaha banget untuk bisa membawakan liriknya dengan artikulasi yang pas,” tambahnya.

Untuk melengkapi single ini, sebuah video klip besutan Davy Linggar telah dipersiapkan. Berlokasi di Bandung, Mawar merasa sangat senang bisa bekerja sama dengan sutradara sekelas Davy Linggar. “Ini pengalaman pertama yang menyenangkan membuat musik video bersama om Davy. Dan mood nya beda dengan ‘Heartbeat’ yang lebih ceria dan pecicilan kalau ini kan mood nya lebih mellow,” papar Mawar.

Wah, jadi penasaran ya, seperti apa sih musik video dari Mawar yang berjudul “Lebih dari Egoku”. Yuk, sama-sama nantikan premier musik videonya di Youtube Trinity Optima Production pada hari ini pukul 14.00 WIB. Dan lagunya sendiri sudah bisa didengarkan di Digital Streaming Platform favorit Anda dan juga sudah bisa di-request di radio seluruh Indonesia.

 

 

LEBIH DARI EGOKU (LIRIK)

Sulit bagiku

Menghadapi kamu

Tapi ku takkan menyerah

Kau layak ku perjuangkan

 

Perih bagiku

Menahan marahku

Tapi ku akan lakukan

Bahkan lebih dari itu

 

Aku yang minta maaf

Walau kau yang salah

Aku kan menahan

Walau kau ingin pisah

 

Karna kamu penting

Lebih penting

Dari semua yang ku punya

 

Jika kamu salah

Aku akan lupakan

Walau belum tentu

Kau lakukan yang sama

 

Karna untukku

Kamu lebih penting

Dari egoku

Composed by RAGUEL LEWY

Published by MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT

Produced by ANDRE DINUTH

Bass by ADHITYA PRATAMA

Vocal Produced by BOWO ‘SOULMATE’

Vocal Recorded @BACKBEAT Std, JKT Edited by HERI ‘ALESIS’

Background Vocals by KARINA DWI SAGITA

Mixed by EKO SULISTIYO

Mastered by STEPHAN SANTOSO @SLINGSHOT Std, JKT

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

New Release : Maudy Ayunda “Goodbye” – Permintaan Maudy untuk Orang yang Dicintainya

 

Sejak dilemanya memilih antara Stanford atau Harvard, hingga akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di Stanford, Maudy Ayunda sadar ia akan kembali meninggalkan orang-orang yang dicintainya.  “Goodbye” adalah permintaan Maudy untuk yang tercinta tetap seria menunggu, karena ia pasti akan kembali.

 Sesaat sebelum keberangkatannya ke Stanford University di akhir minggu ini, Maudy meninggalkan pesan dan permintaan untuk mereka yang disayanginya, keluarga, teman, sahabat, penggemar dan tentunya penikmat musik Indonesia.  Di tengah kesibukannya, akhirnya  sebuah lagu yang ia tulis dan diaransemen bersama Ari “Aru” Renaldi dipilih dari sekian banyak lagu yang mereka kerjakan bersama.

“Goodbye”, merupakan curahan hati Maudy dimana ia meminta orang yang dicintainya tetap setia dan juga janjinya untuk saling bertukar kabar selama disana hingga ia akan kembali ke Indonesia. Lagu yang dibawakan dengan iringan gitar dari Topan Abimanyu dan alunan manis cello dari Robby Subarja, menjadi penutup yang manis dari Maudy di tahun ini.

 

PAMIT PADA PENGGEMAR

Hari ini dipilih Maudy untuk menyempatkan diri berpamitan dengan penggemarnya. Di sebuah studio di area Kemang, Maudears (sebutan untuk fans Maudy) akan hadir untuk ngobrol santai dan mendengar untuk pertama kalinya Maudy akan membawakan lagu “Goodbye” secara langsung.

Tidak perlu khawatir, bagi Maudears yang ada di luar kota ataupun luar negeri yang tidak bisa hadir secara langsung masih dapat mengikuti seluruh rangkaian acara sore ini. Acara fan meeting Maudy Ayunda yang bertajuk “Goodbye” ini akan disiarkan secara eksklusif secara live oleh sebuah aplikasi streaming terbaru bernama V LIVE. Maudy akan menyanyikan lagu terbarunya dan akan menampilkan video klip untuk pertama kalinya hanya di V LIVE. V LIVE adalah platform komunitas hiburan global yang menyajikan ragam konten video berupa tayangan langsung; mulai dari kehidupan sehari-hari selebriti, hingga acara berskala besar seperti talkshow dan konser. V LIVE telah diunduh lebih dari 78juta kali.

V LIVE memiliki tujuan untuk menghubungkan penggemar dari seluruh dunia dengan para konten kreator dari berbagai bidang, termasuk grup musik, influencer kecantikan, musisi klasik, dan sebagainya. Tercatat sekitar lebih dari 1.000 kanal resmi dari para kreator ada di V LIVE dan menarik 30 juta visitor setiap bulannya. Hingga saat ini, pengguna aktif V LIVE dari luar Korea Selatan mencapai 85%.

Dan untuk menyatukan Maudears yang tersebar di seluruh penjuru negeri, V LIVE memfasilitasi acara fanmeeting Maudy Ayunda “Goodbye” pada tanggal 5 September 2019 pkl 19.00 wib. Melalui acara ini, Maudy berharap ia bisa berpamitan dengan seluruh penggemarnya dan orang-orang yang sudah mendukung karirnya di dunia hiburan maupun akademis. Semua orang yang tidak sempat ia temui secara personal (https://www.vlive.tv/video/146798).

Lewat acara dan lagu “Goodbye” ini, Maudy berjanji masa vakumnya ini akan diisi dengan penuh harapan dan inspirasi baru untuk masa depannya kelak. Maka dari itu, lewat acara dan lagu ini, Maudy dengan segala kerendahan hati mengucapkan “Goodbye”.

Lagu “Goodbye” sendiri sudah bisa didengarkan di seluruh radio di Indonesia dan juga di digital streaming platform kesayangan Anda. Untuk musik videonya juga akan bisa disaksikan bersama pada hari ini pukul 9 malam di Youtube Trinity Optima Production. Dan, temukan juga keseharian Maudy Ayunda selama menjalani kuliah di Stanford University melalui akun official V LIVE miliknya (https://channels.vlive.tv/B0D9CB/home).

 

GOODBYE (Lirik)

Baby i’m leaving

Can you tell me now

Will you love me still

 

Baby i’m trying

I’m holding back the tears

Dont wanna let you down

 

Cause the world is so much brighter when you’re here

Even california weather wouldn’t heal

The state of missing you

 

Goodbye

For now it is goodbye

Cause my dream is out there on the other side

Goodbye

So hard to say goodbye

And i’ll text you in the morning

I’ll call you every night to say hello

Hello , hello

 

Baby im leaving

Can you hold me now

Soon i have to go

 

Baby im trying

I cant hold back the tears

Dont wanna let you down

 

Cause the world is so much brighter when you’re here

Even california weather wouldn’t heal

The state of needing you

 

Goodbye

For now it is goodbye

Cause my dream is out there on the other side

Goodbye

So hard to say goodbye

And i’ll text you in the morning

I’ll call you every night to say hello

Hello

Hello

Composed by MAUDY AYUNDA

Published by MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT

Produced & Mixed by ARI ‘ARU’ RENALDI

Guitars performed by TOPAN ABIMANYU

Cello performed by ROBBY SUBARJA

All vocals & Instruments recorded @ARU Std, BDG

Mastered by STEVE CORRAO @ SAGE AUDIO, TX, USA

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

Kala Istana Negara Menjadi Panggung Musik Anak Bangsa Penuh Talenta

Suasana berbeda tampak di Istana Negara, Jakarta, Jumat (23/8/2019) malam ini. Berbeda dengan biasanya yang formal dan cenderung kaku, panggung kecil berdiri di ujung ruangan Istana Negara. Alat-alat musik berada di panggung itu, sementara di depannya berderet-deret kursi.

Dengan suasana ini, sepintas Istana Negara pun terlihat sebagai arena konser musik dibandingkan acara kenegaraan. Malam ini memang sedang digelar acara Talenta Muda Bhineka Tunggal Ika, konser mini bagi talenta-talenta muda Indonesia berprestasi.

Mereka yang mengisi acara tersebut antara lain: Gita Bumi Voices yang merupakan peraih medali emas pada ajang Grand Prix of Nations and 4th European Choir Games 2019 di Gothenberg, Swedia. Mereka mengalahkan 36 negara lainnya. Selain itu ada Trust Orchestra, peraih medali emas di ajang The World Orchestra Festival 2019 di Wina, Austria. Turut tampil pula Lyodra M Ginting yang merupakan peraih Honorable Winner Prix of Sanremo Junior Committee 2017. Dian Sorowea, penyanyi asal NTT yang memiliki video youtube ratusan juta viewers. Josephine Alexandra, Gitaris Finger Style Indonesia. Prisca Yosevine, pemain bass muda. Kafin Sulthan, musisi muda. Adikara Fardy, penyanyi yang dikenal masyarakat lewat youtube. Faye Risakotta, penyanyi asal Maluku yang mulai bernyanyi dan menulis lagu sejak umur 7 tahun. RND Hip Hop Generation, Grup rap cilik asal Pulau Rote. Alvin Klod, drummer cilik yang telah disupport oleh produk drum bertaraf internasional. Ray Prasetya drummer muda yang ikut berkontribusi sebagai session drummer Opening/Closing Ceremony Asian 2018. Ronald Steven, Music Director dalam Opening/Closing Ceremony Asian 2018. Vien Reyes, anak muda berbakat asal Papua. Sara Fajira, penyanyi asal Surabaya peraih Best New Artiste (Female) Anugerah Planet Muzik 2018. Ganzer Lana, pemain sasando asal NTT. Gregorius Argo, pemain gitar sape Kalimantan. Betari, penyanyi tunanetra asal Bandung yang tampil dalam konser Yura Yunita.

“Malam ini kita akan menyaksikan penampilan dari talenta-talenta muda dari Bhinneka Tunggal Ika. Seperti juga hadirin yang ada di sini, beragam sekali. Dari profesi, dari usia, dari wajah-wajah di sini Bhinneka Tunggal Ika. Ini penting bahwa keragaman kita adalah kekayaan kita,” kata Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf saat membuka acara di Istana Negara, Jumat (23/8/2019).

Triawan berharap di masa mendatang anak-anak muda Indonesia dapat menjadi konten bagi kekayaan budaya Indonesia. Bekraf pun terus melakukan penguatan untuk ekosistem dan kapasitas talenta muda.

“Bahkan kami bawa juga ke luar negeri untuk ditampilkan, di mana sekarang Asia sedang menjadi perhatian. Di situ lah kesempatan kita, untuk talenta-talenta muda Indonesia menunjukkan bakatnya,” tutur Triawan.

Triawan mengatakan, acara seperti ini akan terus dibudayakan. Presiden Joko Widodo juga telah menyampaikan dukungan.
“Pak Presiden tadi juga sampaikan bahwa ke depannya setelah acara ini para talenta-talenta yang kita saksikan ini akan ditampilkan satu persatu pada acara yang ada di istana. Istana adalah milik kita, bukan lagi tempat yang sakral,” ujarnya.

 

Sebenarnya ini kali kedua Istama Negara menjadi tempat konser. Pada 17 Agustus lalu, grub musik RAN sempat tampil menghibur para anggota Paskibraka dan Gita Bahana Nusantara dalam acara ramah tamah dengan Presiden Jokowi. Klik disini untuk menyaksikan sedikit cuplikan ketika Presiden Jokowi menyapa para talenta muda Bhinneka Tunggal Ika di Istana Negara (23 Agustus 2019).

New Release : Enda – Oncy “I Love You Everyday” Lagu Cinta Untuk Semua Orang

Setelah sukses dengan debut single mereka “Apa Kabarmu?” dua gitaris Ungu ini kembali dengan single terbarunya “I Love You Everyday”. Sebuah lagu cinta yang penuh makna filosofis untuk semua orang yang tengah mencinta.

LAGU KAYA MAKNA

Duo gitaris Ungu, Enda dan Oncy selalu bisa memberikan kejutan kepada penikmat musik Indonesia. Setelah sukses dengan lagu “Apa Kabarmu?” yang lebih mengutamakan instrumen gitar dan nuansa akustik yang kental, kini mereka kembali dengan single terbarunya “I Love You Everyday”.

Berbeda dengan single sebelumnya, dalam lagu ini nuansa jazz shuffle sangat kental terasa. Seaakan membawa pendengarnya kembali mengingat salah satu hits Ungu yang terdahulu bersama Andien yang berjudul “Saat Bahagia”. Dengan aransemen musik jazz yang lebih menyenangkan dan liriknya yang lebih filosofis, lagu ini bisa didengarkan bersama kekasih, keluarga, atau kerabat tersayang. “Lagu ini menceritakan tentang filosofi cinta yang murni, dimana cinta itu betul-betul putih bagi pasangan yang benar-benar menjalaninya. Karena bahwasannya cinta itu titipan Tuhan dan itu semua tergantung manusianya bagaimana menggunakannya,” ungkap Oncy memaparkan makna dalam lagu ini.

Dalam membuat lagu ini, Oncy mengaku terinspirasi dari orang-orang terdekat yang selama ini selalu mendukung karier dan kehidupannya. “Orang tua, istri, anak, kakak, adik, serta sahabat yang selalu ada di kala suka maupun duka. Mereka yang menginspirasi saya untuk membuat lagu ini,” tambah Oncy.

Lagu ini sendiri sudah dibuat Oncy sejak dua tahun lalu, namun baru disempurnakan oleh music director, Rio Ricardo tahun ini dan dirilis oleh Trinity Optima Production hari ini. Baik Enda maupun Oncy berharap semoga lagu terbarunya kali ini bisa memberikan arti bahagia bagi penikmat musik Indonesia. Dan untuk melengkapi single terbaru mereka, sebuah musik video sudah di siapkan. Saksikan musik video “I Love You Everyday” dari Enda dan Oncy dibawah ini.

 

I LOVE YOU EVERYDAY (Lirik)

Tercipta senyuman yang terindah

Saat kupandang wajahmu

Saat kau genggam tanganku

Tak ada ragu tersisa

 

Tak mungkin kuabaikan semua

Keindahan di depan mata

Kesungguhan yang tercipta

Karna hati tlah percaya

Yakinkan kita berdua

 

Sesungguhnya cinta ada

Karna rasa kita berdua tercipta

Bahagianya berdua

Sedih pun tetap bersama

 

Tuhan hembuskan asmara

Karna hati kita berdua percaya

Jadi ucapkanlah saja

I love you everyday

 

Tak pernah kutemukan bahagia

Seperti yang tlah kau berikan

Kau jawaban doaku

Yang terucap disetiap malam

Disetiap pintaku

Composed by ARLONSY MIRALDI (ONCY UNGU)

Published by PT. MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT

Arrangement by Enda & Oncy, Rio Ricardo

Mixed by RIO RICARDO

Mastered by SAM JOHN @PRECISE MASTERING, London, UK

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

New Release : Lilis Darawangi – Prei Pacaran. Jeritan Para Single Lewat Lagu Dangdut Jawa

Penyanyi aduhai jebolan ajang pencarian bakat yang digelar Indosiar, Bintang Pantura 1, yaitu Lilis Darawangi, kembali ramaikan industri musik dangdut.  Dibawah naungan 3D Entertainment, Lilis Darawangi merilis lagu dengan genre dangdut Jawa, berjudul Prei Pacaran.

 

Prei Pacaran diambil dari bahasa Jawa yang artinya libur pacaran, menceritakan tentang  wanita yang ingin serius menikah dan tak mau lagi pacaran.  Lagu ini pun dipilih langsung oleh Lilis, “Aku dikasih beberapa dari tim dan aku suka ini karena mewakili perasaanku saat ini”, tutur Lilis.  Tak heran, kalau Lilis begitu mendalami lagu yang diciptakan oleh Rudy Christian ini.

 

Tak hanya liriknya yang terasa sangat jujur, suara cengkok dan sengau Lilis yang menggemaskan dikemas sangat menarik melalui alunan gendang bertempo cepat, sangat khas dangdut Jawa.  Meski sebenarnya Prei Pacaran merupakan lagu sedih, namun jadi terasa agak riang, karena tak mendayu – dayu.  “Banyak lagu dangdut, yang kita dengar nada, lirik dan musiknya bernuansa sedih, tapi kalau dangdut-dangdut Jawa itu irama gendangnya cepat, walaupun liriknya bertema patah hati atau kekecewaan, aransemen dan iramanya pun terdengar segar, bikin semangat, tanpa menghilangkan ekspresi kekecewaan dalam liriknya,” papar Rudy Christian.

Sejak dulu Lilis terbiasa menyanyikan lagu – lagu koplo dan dangdut Jawa, jadi selama rekaman pun Dwi, mewakili A&R 3D Entertaintment tak mengalami kendala yang berarti.  “Bagian yang agak sulit itu saat merekam vokal lilis, suara dia kan tipe suara rendah wanita (Alto), tapi karena musiknya bertempo cepat atau nge-beat, jadi ada tantangan baru, yaitu bagaimana membuat suara rendahnya menyatu dengan jenis musik ini,” jelas Dwi.

Tak melulu soal tempo, sang Arranger, Tri Wijaya juga menambahkan berbagai jenis alat musik yang membuat para pendengar tak tahan untuk bergoyang.  “Aku kasih gamelan dikit-dikit karena kan itu temanya tentang kayak di pelaminan gitu.  Biar makin asik, unsur musik ska koplo dikombinasikan dengan gedruk kesenian jawa timuran juga ada di lagu ini,” ujar Arranger yang sangat piawai menata musik koplo asal Solo ini.

Lirik yang jujur dan gamblang, musik yang membangkitkan semangat pendengarnya diharapkan dapat menghibur dan meramaikan industri musik dangdut.  “Harapannya yang pasti lagu ini bisa diterima masyarakat, dan terutama pesan dari liriknya bisa sampai ke pendengar, khususnya untuk yang lama pacaran tapi kok belum menikah juga..haha,” tutup Dwi yang turut andil dalam pembuatan lagu ini dari awal sampai akhir.

Selamat mendengarkan lagu terbaru dari Lilis Darawangi “Prei Pacaran”, semoga lagu ini dapat mewakili perasaan buat semua yang belum menikah.

Streaming dan Download Lagu “Prei Pacaran” di seluruh digital platform seperti Joox, Spotify, Langit Musik, Apple Music  dan Deezer.

 

PREI PACARAN (LIRIK)

NGENES RASANE ATI

NYAWANG KONCO BARA’AN

WES PODHO KABEH MANTENAN

MUMET RASANE

BENDINO DI TAKONE

JARE TONGGO TONGGO

UMURKU WES TUO

NENG KOG RONG NDUWE GANDENGAN

MULAI SAIKI AKU PENGEN PREI PACARAN

UREP SESANDINGAN MARANG DIRIMU SAYANG

JANJIKU IKI BAKAL TAK LAKONI

ORA MUNG ONO NENG LATHI

PREI PACARAN GEK NDANG DI SAHKAN

KITA BERSAMA DUDUK DI PELAMINAN

MENJALIN SATU HUBUNGAN YANG SAKRAL

KITA BERDUA

Composed by RUDY CHRISTIAN

Arranger by Tri Wijaya

Produced,Mixed, Mastered @JAYA MEIDA RECORD SOLO

Vocal Recorded @HARPER Std, JKT

Engineered byBAMBANG

Drums by DEBY HERLAMBANG

Guitar by SUGENG

Published by MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

Afgan “Lenggang Puspita” – Sebuah Tribut Untuk Maestro

Menandai 10 tahun kariernya di industry musik, Afgan telah mempersiapkan sebuah suguhan konser bertajuk DEKADE. Dilaksanakan di Istora, Senayan, konser Afgan kali ini akan dimeriahkan dengan beberapa kejutan lagu recycle yang telah dipersiapkan dengan matang. Salah satunya adalah lagu “Lenggang Puspita” dari Guruh Soekarno Putra.

 Jakarta, 9 Agustus 2019 – Memang dalam konser Afgan kali ini akan berbeda dari konser-konser sebelumnya. Setidaknya akan ada 41 musisi yang akan turut mengiringi Afgan di atas panggung dan ada 23 lagu terbaik dari Afgan yang mampu merangkum perjalanan bermusiknya dari awal hingga hari ini. Di bawah naungan music director Rishanda Singgih dan Marco Steffiano, dalam konsernya ini Afgan juga akan berkolaborasi dengan beberapa penyanyi dan musisi kebanggan Indonesia seperti Dipha Barus, Rendy Pandugo, Marion Jola, dan masih banyak nama beken lainnya. Tidak hanya itu, sebuah lagu tribute dari Guruh Soekarno Putra juga turut mengiringi kemeriahan konser Afgan kali ini.

Afgan mengaku cukup bangga dan senang dapat membawakan lagu “Lenggang Puspita” ke dalam konsernya. “Sebenarnya ini karena kebetulan saya ditunjuk untuk menjadi bagian album “Tribute To Guruh Soekarno Putra”. Dan saya memang tumbuh besar mendengarkan lagu tersebut. Perasaan saya benar-benar tersanjung dan bangga bisa membawakan lagu “Lenggang Puspita” dari Guruh Soekarno Putra dan bisa membawakannya ke dalam konser DEKADE. Karena kebetulan konser DEKADE ini menjadi konser terakhir saya sebelum saya rehat sementara dari industry musik,” ungkap Afgan.

Dan di hari yang sama dengan konsernya ini, lagu “Lenggang Puspita” juga resmi dirilis ke public. Wah, seperti apa sih lagu “Lenggang Puspita” yang dibawakan oleh Afgan? Kita sama-sama nantikan di konser DEKADE Afgan hari ini ya!

 

LENGGANG PUSPITA (LIRIK)

Jalan berlenggak lenggok gemulai

Langkah nan anggun tinggi semampai

Di antara rerumpunan bambu

Kudengar derai tawamu


wajah berbinar binar ceria

Senyum manis menghiasi senja

Di antara bunga bunga rindu

Kucium harum nafasmu


oh dara… Kemana kau pergi melangkah

Juwita… Tahukah kau hatiku resah

Oh dara… Mengapa kau terus melangkah

Juwita… Mengapa ku tak berdaya

Kemanakah kaki melangkah

Tahukah kau hatiku resah

Mengapa tak berdaya

Composed by GURUH SUKARNO PUTRA

Published by PT MUSICA PUBLISER INDONESIA

Produced & Mixed by WIDI PURADIREDJA @ORGANIC LAB

Strings performed by DELICACY

Vocal Recorded @BRO’S STUDIO, JKT Engineered by ALDI

Vocal Produced by BOWO ‘SOULMATE’

Background Vocals performed by RANYA BADUDU

Mastered by GEOFF PESCHE@ABBEYROAD STUDIOS

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

TRUST Orchestra Memperoleh Gold Award pada Kompetisi di World Orchestra Festival 1-4 Agustus 2019

Festival yang baru selesai membawa banyak pembelajaran dan pengalaman bagi satu-satunya orkestra dari Indonesia yang berpartisipasi pada World Orchestra Festival 1-4 Agustus 2019.

TRUST Orchestra dengan pengaba Dr. Nathania Karina, merupakan satu-satunya orkestra dari Indonesia yang ikut Festival Orkestra Dunia 2019.

Festival terdiri dari Acara Pembukaan di City Hall of Vienna, Workshop & Masterclass Orkestra dengan Profesor Werner Hackl di Universitas Musik dan Seni Pertunjukan (Wina Austria), Konser dan Gala Konser di Musikvieren, serta Kompetisi dan Exhibition Gala Konser di Vienna Boys’ Choir Concert Hall (MuTh).

Pada hari terakhir Festival tanggal 4 Agustus 2019, setelah Gala Concert di Musikvieren jam 11 pagi waktu setempat, Panitia mengumumkan para penerima penghargaan Kompetisi (Emas, Perak, Perunggu) dan Penghargaan Partisipasi.

TRUST Orchestra Indonesia meraih penghargaan Emas (Gold Award) untuk Kompetisi yang membawakan The North Sumatra (aranser Ivan Tangkulung) dan Janger (aranser Samuel Huang dan Nathania Karina).

Selain North Sumatra dan Janger, TRUST tembangkan Rasa Sayange, Cublak dan Manuk Dadali, serta Bungong Jeumpa dan Tari Saman.

 

TRUST memperoleh perhatian dari banyak pihak: Juri, Peserta Festival, Masyarakat Wina yang hadir pada Gala Konser serta Para Wisatawan Mancanegara.

Tampilan seru juga dihadirkan oleh TRUST pada Flashmob di StephanPlatz Wina, di halaman Katedral Wina pada 4 Agustus, tepat sebelum perjalanan menuju Gala Dinner Closing Ceremony di Schreiberhaus Wina.

Nathania Karina mengharapkan keikutsertaan Orkestra TRUST pada festival ini memicu semakin banyak antusiasme dan tumbuh kembang orkestra di Indonesia khususnya orkestra anak muda.

Hal ini senada dengan yang disampaikan Addie MS dari Twilight Orchestra saat menghadiri Prafestival TRUST di Jakarta 23 Juli 2019: Belajar keberagaman dan kesatuan melalui orkestra. Saat masterclass orkestra dengan Prof Werner Hakl, beliau tekankan pentingnya ekspresi talenta orkester dan kepemimpinan dalam setiap latihan dan pertunjukan.

Rombongan TRUST Orchestra berjumlah 61 orang berusia 10-25 tahun. Beatrice Gobang, 10 tahun, merupakan satu dari sejumlah peserta TRUST Orchestra yang lolos audisi untuk mengikuti rombongan TRUST Orchestra ke World Orchestra Festival 2019 ini.

Siswa kelas 5 Sekolah HighScope Indonesia ini memainkan biola tiga dalam Orkestra kali ini.

 

Beatrice, yang juga anggota The Resonanz Children’s Choir dan murid Suzuki Violin Community Jakarta, telah mengikuti latihan intensif TRUST Orchestra menuju Festival 2019 sejak Mei 2019, bersama dengan 60 peserta lainnya.

Latihan sangat ketat dan disiplin tinggi dengan asuhan Nathania Karina (Pengaba dan Direktur Musik) dan Master Konser Mellody Arben.

Para peserta berharap keberhasilan TRUST ini semakin memicu ketekunan berlatih dan pentas serta mendorong orkestra pemuda untuk semakin tumbuh kembang di Indonesia dan berani “go internasional”.

 

Naura Aku Indonesia “Musik Video Kaya Budaya Indonesia”

“Tak pedulikan warna kulitnya. Bentuk rupanya, ragam rambutnya. Tak pedulikan tanah asalnya, tutur bicara, keyakinannya.” Begitulah lirik pembuka dari lagu terbaru dari Naura yang berjudul “Aku Indonesia”. Lagu anak dengan semangat nasionalisme merupakan kado dari Naura bagi anak-anak Indonesia di Hari Anak Nasional.

 Tanggal 23 Juli banyak dikenal sebagai Hari Anak Nasional. Sebagai penyanyi anak-anak, Naura ingin mengungkapkan rasa cinta dan bangganya terhadap bumi pertiwi lewat single terbarunya “Aku Indonesia”. Lagu yang ditulis oleh kakak beradik Mhala dan Tantra ‘Numata’ ini menceritakan tentang seruan kebanggaan seorang anak Indonesia terhadap kekayaan budaya di Indonesia. Tidak lupa dilengkapi oleh lirik yang cukup dalam mengenai segala perbedaan masyarakat di Indonesia seperti, suku, agama, budaya bahkan bentuk fisik, mebuat lagu ini sangat menyenangkan untuk didengarkan berkali-kali. Musiknya yang dilengkapi dengan chant-chant bahasa daerah yang khas dan juga tetabuhan dari alat musik tradisional turut mengiringi keseruan. Tidak lupa dilengkapi oleh lirik yang cukup dalam mengenai kekayaan perbedaan Indonesia membuat lagu ini sangat menyenangkan untuk didengarkan berkali-kali. Lagu yang kaya akan makna ini sebenarnya sudah pernah dirilis dalam bentuk Video Lirik saat album “Katakanlah Cinta” direlease pada bulan November 2018 lalu.

 

 MUSIK VIDEO YANG MENARIK

Lagu yang kaya akan makna ini sebenarnya sudah pernah dirilis dalam bentuk video lirik. Dan melihat antusiasme dari penggemar Naura terhadap lagu ini, maka dibuatlah sebuah musik video untuk lagu “Aku Indonesia”. Di sutradarai oleh Candi Soeleman, musik video kali ini benar-benar dilakukan dengan konsep yang sangat menarik. “Sebenarnya ini bukan kali pertama saya membuat musik video untuk Naura. Tapi untuk lagu ini, saya memang ingin membuat sesuatu yang sangat kuat unsur budayanya. Baik dari bajunya, koreonya, pokoknya ingin menonjolkan kekayaan seni budaya Indonesia dalam sebuah musik video,” ungkap Candi yang juga sebelumnya menggarap musik video “Karena Kamu Artinya Cinta” dari Naura dan Nola B3.

Dengan bantuan dari koreografer Dudi Gunawan dan juga fashion stylist, Andre Panaga, musik video Naura kali ini benar-benar berbeda dari biasanya. “Untuk kostum sendiri, konsep busana yang Naura kenakan adalah multi budaya. Jadi saya memadukan beberapa baju Nasional dari Sabang sampai merauke kedalam dua looks busana. Jadi ada satu looks yang Naura mengenakan headpiece khas dari Kalimantan, di dadanya ada hiasan teratai khas Betawi, lalu kain dibagian dadanya juga berbahan songket dari Aceh, lalu Obi yang ada dipinggangnya khas Bali,” ungkap Andre.

Untuk menentukan konsep seperti itu Andre mendapatkan input dari Naura yang tidak hanya mengenakan busana tersebut tapi juga ia akan menari dengannya. “Paling kesulitannya itu, sih, karenakan headpiece dan beberapa aksesori lainnya cukup berat, sedangkan Naura mengenakannya sambil menari,” tambahnya.

Dan untuk gerakan koreografinya sendiri, Dudi Gunawan, memastikan tidak banyak menggunakan gerakan yang terlalu rumit ke dalam musik video ini. “Di sini saya lebih banyak menggunakan gerakan dalam tari daerah dan juga beberapa gerakan dalam permainan tradisional yang mulai jarang dilakukan oleh anak-anak jaman sekarang. Karena saya ingin gerakan dalam musik video ini lebih banyak memperlihatkan keceriaannya sebagai anak-anak yang bangga akan budayanya,” ungkap Dudi.

Selain memberikan koreografi, Dudi juga mencoba memberikan penjelasan ke tiap penarinya mengenai filosofi yang ada dibalik busana dan juga tari daerah yang mereka lakukan. “Saya ingin koreografinya tidak hanya berdasarkan hafalan gerakan saja tapi mereka juga memang tahu kalau busana dari daerah tertentu memiliki gerakan khasnya sendiri,” tambahnya.

  

LATIHAN DARI SUBUH

Dan untuk membuat musik video kali ini, Naura dan segenap kru yang bertugas harus sudah ada di lokasi dari pagi dini hari. Hal ini dikarenakan sedikitnya waktu yang dimiliki Naura dan timnya untuk latihan koreografi. “Waktu merupakan kesulitan utama kami semua yang ada di sini. Karena untuk membuat konsep, bahkan meeting tentang detail video klip semua dilakukan via video conference antara saya, tim Trinity Optima Production, dan juga mba Nola,” ungkap Candi mengenang proses pembuatan video kali ini. “Karena Naura sendiri sempat ada promo film, dan juga ada kegiatan juga di Broadway New York, jadi saat ditentukan tanggal syuting itu merupakan satu-satunya tanggal kita semua bisa kumpul dan mematangkan konsep. Jadi,  subuh kita semua sudah kumpul di lokasi syuting, lalu Naura dan timnya latihan koreografinya, lalu setelah siap kita baru mulai syutingnya,” tambahnya.

Walaupun demikian, Naura sendiri merasa sangat senang. Bagaimana tidak akhirnya musik video dari salah satu lagu favoritnya di album “Katakanlah Cinta” ini akhirnya bisa segera dirilis. “Karena lagu ini beat nya bikin semangat dan lirik lagunya juga penuh bagus banget. Terus musik videonya yang banyak menggunakan tari dan baju daerah juga. Pokoknya benar-benar musik video yang mengingatkan kita sebagai anak-anak Indonesia harus bangga dengan kekayaan budaya di Indonesia,” ungkap Naura.

Wah, jadi penasaran ya, akan seperti apa nih musik video dari Naura yang berjudul “Aku Indonesia” ini ya? Yuk, nanti simak musik di Youtube Trinity Optima Production. Lagunya pun sudah bisa didengarkan di seluruh digital streaming platform favorit dan juga radio di seluruh Indonesia. Sekali lagi, selamat Hari Anak Nasional ya, anak-anak Indonesia!

 

AKU INDONESIA (Lirik)

Tak pedulikan warna kulitnya

Bentuk rupanya ragam rambutnya

Tak pedulikan tanah asalnya tutur bicara

Keyakinannya

 

Tak ada yang sama

Itulah yang membuat kita ‘kaya‘

Harus selalu ingat

 

Aku adalah indonesia

Beraneka ragamnya warna warni irama oh indahnya

Aku adalah indonesia

Rukunlah selamanya berdampingan bersama

Kita indonesia

 

Tak pedulikan ada di mana hati tertanam tuk negeri ini

Walau dunia riuh mendera damai selalu bumi pertiwi

 

Berbeda tak sama

Yang penting kita tetap jadi satu

Untuk slama slamanya

 

Torang samua basudara

O musti baku sayang sayang

Huduik kataraso indah

Meunyoe geutanyong saleung meuncinta

 

Composed by MHALA & TANTRA ‘NUMATA’

Published by PT. SONY MUSIC ENTERTAINMENT INDONESIA

Produced by AVA VICTORIA & FIGGY PAPILAYA

Sequencer, Piano & Mallet by FIGGY PAPILAYA/  Bass by ZULFADLI /

Guitar by BUDI RAHARDJO / Drums by RIO ALIEF /

Strings by RM. CONDRO KASMOYO, DESSY SAPTANY, ANA ACHJUMAN, AVA VICTORIA, YACOBUS WIDODO, ARYOTOMO

Vocal Recorded @BACKBEAT STD, Jkt, Engineered by ANGGI ANGGORO

Vocal Produced by SIMHALA AVADANA Edited by ANGGI ANGGORO

Background Vocals Arranged by SIMHALA AVADANA & AVA VICTORIA

Bacground Vocals by RIAFINOLA, AVA VICTORIA, SIMHALA AVADANA

Mixed by ANGGI ANGGORO

Mastered by STEPHAN SANTOSO @SLINGSHOT STD, Jkt

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2018

Press Release : Gamma1 Sakit Pinggang “Sulitnya Hubungan Jarak Jauh yang Bikin Sakit Pinggang”

Hubungan jarak jauh memang sulit. Pertengkaran kecil bisa jadi besar ketika hubungan terbatas jarak. Belum lagi kalau terus-terusan dituduh mendua. Gamma1 lewat single terbarunya, “Sakit Pinggang”, paham betul perasaan kita-kita para pejuang cinta jarak jauh ini.

 Sukses dengan single terbarunya yang berjudul “Jomblo Happy”, Gamma1 kembali memeriahkan industri musik Indonesia lewat single “Sakit Pinggang”.  Lagu yang berjudul “Sakit Pinggang” ini menceritakan tentang sepasang kekasih yg menjalani hubungan jarak jauh namun kian sering dituduh mendua oleh kekasihnya. “Lagu ini adalah ungkapan dari seorang wanita yang menuduh kekasihnya berbuat macam-macam di luar sana. Padahal dia bekerja susah payah sampai sakit pinggang demi cari uang demi hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius,” ungkap Heri selaku vokalis dari Gamma1.

Berbeda dengan “Jomblo Happy” yang lebih memperlihatkan rasa bahagia dari seseorang yang akhirnya menemukan pasangannya, di lagu ini justru memperlihatkan kemelut yang dihadapi ketika memiliki pasangan. “Karena ketika kita memiliki pasangan, itu perlu rasa percaya antar satu dengan yang lainnya. Apalagi kalau hubungan LDR, jadi aka sulit kalau saling curiga. Dan lagu ini merupakan bentuk ekspresi kesulitannya tersebut,” tambah Heri.

Untuk memberikan nuansa baru, pada single terbaru Gamma1 kali ini, tim A&R dari Trinity Optima Production mencoba memberikan irama musik dangdut ke dalam lagu ini. “Baru-baru ini kita mencoba mencari warna baru untuk materi single Gamma1 agar lebih berbeda. Menurut kami sang Vokalis, Heri dan Nilam masing-masing memiliki khas suara melayu dan cengkok dangdut. Nah, maka dari itu, kami terbesit untuk mencoba mengemas lagu ini dengan sentuhan musik poprock dicampur dangdut. Kepada mas Tri Wijaya, seorang arranger musik dari kota solo yang memang sudah cukup senior sebagai penata musik dangdut koplo, kami percayakan lagu ini di aransemen,” ungkap Razi selaku A&R dari Trinity Optima Production.

Nah, penasaran dong akan seperti apasih lagu terbaru dari Gamma1 kali ini. Yuk, tonton video liriknya di bawah ini. Dan jangan lupa kalau lagu ini juga sudah bisa didengarkan di digital streaming platform kesayangan Anda dan juga bisa didengarkan di radio seluruh Indonesia.

 

SAKIT PINGGANG (LYRICS)

Kamu dimana

Dan dengan siapa

Setiap aku tanya

Jawabmu kerja dan kerja

 

Berhenti curiga

Bila masih cinta

Harus bagaimana

Ku meyakini cinta yang jauh disana

 

Sakit pinggang

Cari uang sampai harus banting tulang

Aku cari uang

Kamu tuduh macam macam

 

Kalau memang sekarang kamu sudah tak nyaman

Jangan beralasan

Mendingan kita sekarang

Bubar jalan

 

Pacaran dengan mu

Tersiksa batinku

Hati ini rindu

Bercampur dengan cemburu

 

Mau ku percaya

Namun ku curiga

Jangan jangan cintamu

Telah terbagi dua

 

Composed by HERI GAMMA1

Produced, Mixed, Mastered @JAYA MEIDA RECORD SOLO

Recorded @Backbeat STD, JKT

Engineered by ANGGI ANGGORO

Additional Guitar by SUGENG

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

New Release : Judika Cinta Karena Cinta “Anthem Baru Bagi yang Tengah Jatuh Cinta”

Apa yang bisa membuat Anda jatuh cinta? Kharismanya kah? Pekerjaan yang ia miliki kah? atau ada alasan lain untuk Anda memutuskan untuk jatuh cinta? Dalam lagu ini, Judika ingin menceritakan kalau perasaan terbaik dalam jatuh cinta karena cinta itu sendiri, tanpa alasan, tanpa syarat.

 Lagu “Cinta Karena Cinta” merupakan lagu yang diadaptasi dari lagu Mandarin yang berjudul ” Yin Wei Suo Yi Ai” yang dimana jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia “Cinta Karena Cinta”. Sebagai penggemar lagu mandarin, Judika mengaku sangat senang bisa menyanyikan lagu ini. “Saya memang sangat menyukai beberapa lagu Mandarin. Dan ketika Trinity Optima Production meminta saya untuk menyanyikan lagu ini saya langsung jatuh hati. Saya belum pernah mendengar versi aslinya, tapi mendengar notasi dan liriknya dalam bahasa Indonesia sudah membuat saya menyukainya,” ungkap Judika.

Lagu “Cinta Karena Cinta” rencananya akan dibuat menjadi soundtrack sebuah sinetron garapan rumah produksi Sinemart yang berjudul sama, “Cinta Karena Cinta”. Dalam pembuatan musik videonya, beberapa pemain utama sinetron ini turut hadir bersama seperti Natasha Wilona, Immanuel Caesar Hito, dan Aditya Zoni. “Proses pembuatan musik video kali ini cukup menyenangkan karena beberapa pemain utama dari sinetronnya juga bisa bergabung dengan kami hari ini. Jadi, enggak ada kesulitan yang berarti, semua berjalan lancar,” tambah penyanyi “Akulah Yang Tersakiti”.

Sebagai sutradara, Bramsky mencoba menggambarkan lagu “Cinta Karena Cinta” dengan sebuah jalan cerita yang cukup manis. Hubungan cinta segitiga antara Natasha Wilona, Aditya Zoni, dan Caesar Hito dikemas dengan cantik dan tentunya penuh makna dari lagu ini. Penasaran seperti apa sih single terbaru dari Judika “Cinta Karena Cinta”, yuk kita simak di bawah ini!

 

CINTA KARENA CINTA (Lirik)

Aku hanyalah manusia biasa

Bisa merasakan sakit dan bahagia

Izinkan ku bicara

Agar kau juga dapat, mengerti

 

Kamu yang buat hatiku bergetar

Rasa yang telah kulupa, kurasakan

Tanpa tau mengapa

Yang ku tau inilah cinta

 

Cinta karna cinta

Tak perlu kau tanyakan

Tanpa alasan, cinta datang dan bertahta

 

Cinta karena cinta

Jangan tanyakan mengapa?

Tak bisa jelaskan, karna hati ini telah bicara

 

Kamu yang buat hatiku bergetar

Senyumanmu mengartikan semua

Tanpa aku sadari

Merasuk di dalam dada

 

Original Song Title: SHI BAI ZHE (Cantonese)/ BECAUSE OF LOVE, THEREFORE LOVE (YIN WEI SUO YI AI)

Composer(s)/Author(s) : CALVIN POON YUEN LEUNG & NICHOLAS TSE

Adaptor/Translator : CLAUDIA LENGKEY

Original Publisher(s): UNIVERSAL MUSIC PUBLISHING MGB HONG KONG / EEG MUSIC PUBLISHING LTD.

Sub-Publisher : PT SUARA PUBLISINDO on behalf of UNIVERSAL MUSIC PUBLISHING MGB HONG KONG / (PT AQUARIUS PUSTAKA MUSIK on behalf of EMI MUSIC PUBLISHING Sdn Bhd)

Produced by IVAN DEWANTO

Drums performed by FEBY ATMIDANTA / Bass performed by GALIH ANGGAKARA / Keys performed by SHANDY EKA PERMADI / Guitars performed by DENNY INDRAJAYA

Mixed by IVAN DEWANTO

Mastered by STEPHAN SANTOSO @Slingshot Std, JKT

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019