trinity_logo_web.png
Menu
Nadiya Rawil dan Suara Hati Orang Ketiga

Tak ada yang bisa terima jika ada orang ketiga dalam suatu hubungan. Tak ada yang merasa adil akan hal itu. Salah satu harus mengalah, dan Nadiya Rawil menyuarakan hal itu lewat single perdananya yang berjudul “Satu di Antara Berjuta”.
“Satu di Antara Berjuta” berkisah tentang orang ketiga dalam sebuah hubungan. Orang ini sadar bahwa hal yang dia lakukan itu tidak baik untuk dirinya sendiri, sosok yang dia cintai, dan kekasih sosok tersebut.

Sampai akhirnya, dia lelah dan memutuskan untuk mengalah dengan melangkah pergi dari kehidupan orang yang dia cintai.

“Aku melihat sekelilingku dan somehow, hal ini ini sedikit relate dengan percintaan beberapa orang. Meski aku belum pernah mengalami, aku tahu ada orang-orang yang pernah mengalami hal ini dan sulit untuk menceritakannya ke orang lain karena sangat complicated,” ujar Nadiya Rawil.

Lagu “Satu di Antara Berjuta” mengusung musik yang megah, lengkap dengan permainan piano dan strings. Suara Nadiya Rawil yang angelic turut menambah kemegahan itu dan menjadikannya emosional. Proses rekamannya sendiri memakan waktu kurang lebih 6 jam dan berjalan dengan lancar.

“Musiknya diproduksi Kak Martin (Tintin) dan liriknya workshop bareng sama Kak Mhala (Simhala Avadana). Aransemennya terinspirasi dari drama Korea karena aku suka musik Korea. Aku pengin musik yang classy, dan di saat yang sama, mengiris hati,” ucap Nadiya Rawil.

“Untuk label aku, Trinity Optima Production, terima kasih karena aku diberi kesempatan untuk merilis lagu ini dan bekerja sama. Rasanya senang sekali bisa memiliki single sendiri. Rasanya enggak bisa diungkapkan dengan kata-kata, deg-degan, excited, happy, dan lega karena akhirnya lagu ini rilis juga meski sempat tertunda karena pandemi,” sambungnya.

Video musik “Satu di Antara Berjuta” juga sudah bisa disaksikan di akun YouTube Trinity Optima Production. Video musiknya disutradarai oleh Angga Gadut dengan aktor muda Jerome Kurnia sebagai lawan main Nadiya Rawil.
“Aku suka banget sama jalan cerita videonya. Jerome Kurnia, dia sangat profesional dan dia banyak bantu aku untuk mengeluarkan emosi. Alhamdulillah, enggak ada kendala. Aku sangat menikmati prosesnya,” kata Nadiya Rawil.

Simhala Avadana atau Mhala selaku A&R Trinity Optima Production pun menjelaskan alasan kenapa Nadiya Rawil cocok untuk menyanyikan “Satu di Antara Berjuta”.

“Karena ada sisi vulnerable dari suara Nadiya Rawil yang menurut A&R sangat pas untuk “Satu di Antara Berjuta”, tidak pretensius dan dia effortless banget nyanyinya. Kami ingin Nadiya Rawil menjadi penyanyi yang mampu melakukan story-telling, menceritakan cerita yang relate dengan kehidupan banyak orang,” jelas Mhala.

“Mudah-mudahan, ini menjadi awal yang baik sebagai penanda Nadiya Rawil masuk ke belantika musik Indonesia setelah sebelumnya, dia berkolaborasi dengan Adera di lagu “Dengarkan Hatiku”. Sampai sekarang, video musiknya di YouTube sudah ditonton lebih dari 12 juta kali,” tambahnya.

Nadiya Rawil berharap, orang-orang menyukai “Satu di Antara Berjuta” dan bisa mengambil sisi positif dari lagu perdananya itu.

“Semoga kalian bisa sing-a-long sama lagunya, suka musiknya, bisa tersampaikan pesannya, bisa mengobati luka dalam hati. Buat kamu yang susah mengungkapkan perasaan lewat kata-kata dan mengalami hal yang sama, semoga lagu ini bisa mewakili perasaan kamu untuk orang yang kamu tuju. Selamat mendengarkan, semoga kalian suka, ya,” tutup Nadiya Rawil.

“Satu di Antara Berjuta” sudah tersedia di digital streaming platform seperti Apple Music, Spotify, Joox, Deezer, LangitMusik, YouTube Music, dan Resso.

Young Lex dan Gisella Anastasia Berpikir Masih Bisa Panjang

Sebagai rapper, nama Young Lex tentu sangat familiar di telinga banyak orang. Tapi, pernahkan terbayangkan oleh kamu ketika seorang Young Lex berkolaborasi dengan penyanyi pop sekaligus selebgram kenamaan Indonesia, Gisella Anastasia?

Nah, dalam lagu terbarunya yang berjudul Masih Bisa Panjang, Young Lex dan Gisella ingin memberikan gambaran hubungan yang masih bisa dilanjutkan tapi sayangnya harus diselesaikan. Wah, kira-kira lagu ini menceritakan tentang pengalaman pribadinya siapa, ya?

Awal Pertemuan
Berbeda dengan single terakhirnya Young Lex, “CIU”, yang dibawakan lebih upbeat dan reggae, kini sang rapper kembali lagi dengan Masih Bisa Panjang yang cenderung lebih mellow. Masih Bisa Panjang sendiri mengisahkan tentang perasaan sesal dari seseorang yang masih ingin kembali melanjutkan hubungannya dengan sang mantan kekasih.

Untuk melengkapi lagu ini, Young Lex tidak sendiri. Penyanyi jebolan Indonesian Idol 2008, Gisella Anastasia, diajak untuk berkolaborasi.

“Sebenarnya gue udah bikin lagu ini cukup lama, dan waktu itu pengen ada suara ceweknya. Pas lagi nyari-nyari, kepikiranlah sama Gisella. Akhirnya, ngobrol sama pihak Trinity Optima Production, mereka setuju juga, kita sama-sama kontak timnya Gisella, dan, ya, udah, terjadilah kolaborasi ini,” ungkap Lex.

Sebelum berkolaborasi, Young Lex dan Gisella sudah lebih dulu bertemu dalam sebuah acara yang pernah Young Lex bawakan bersama Jessica Iskandar. “Di situ kita pertama kali bertemu dan Gisella juga orangnya banyak cerita dan menyenangkan. Jadi, waktu kolaborasi ini terjadi, kita udah enggak canggung lagi,” jelasnya.

Bagi Gisella, bisa berkesempatan berkolaborasi dengan Young Lex merupakan sebuah kebanggan tersendiri. “It’s an honor bisa kolaborasi sama Lex. Aku jujur, senang sekali mendapatkan kesempatan ini. Ditambah lagi, lagu yang dibawakan juga gemes banget, bisa mengorek hati banyak orang,” kata Gisella.

Gisella juga mengatakan kalau Masih Bisa Panjang juga punya makna yang cukup personal. “Kadang dalam hubungan itu ada yang lebih mencintai dan ada yang lebih dicintai. Agar hubungan berjalan lancar, keduanya harus saling merasa memiliki. Karena, enggak bisa salah satunya ngerasa masih bisa lanjut, tapi pasangannya malah merasa enggak ada perasaan lagi,” ucapnya.

Sebagai A&R dari Trinity Optima Production, Simhala Avadana membenarkan hal tersebut. Secara kreatif, Mhala melihat keduanya punya warna musik dan suara yang berbeda dan mampu melengkapi satu sama lain.

“Kalau Young Lex cukup seringlah kolaborasi sama penyanyi cewek. Tapi, rasa-rasanya kalau sama Gisella ini merupakan kolaborasi yang pertama. Keduanya saling melengkapilah di sini,” tutur Mhala.

Tertunda Karena Corona
Soal Masih Bisa Panjang, Young Lex mengaku tidak pernah mengalami apa yang terjadi di dalam lagu tersebut. Namun, Young Lex mengaku setiap dirinya memilih sebuah tema lagu, dia pasti menghayati bagaimana perasaan orang yang ada di posisi lagu tersebut.

“Enggak pernah mengalami, sih. Tapi, gue memang selalu pastikan kalau gue ada di posisi tersebut ketika membawakan lagu. Jadi, dapet emosinya. Ditambah lagi Gisella yang juga menurut gue pas untuk membawakan lagu ini. Jadi, akan lebih banyak orang yang bisa merasa relate dengan lagu ini,” ungkap Young Lex.

Gisella sendiri berharap banyak orang yang ikut tersentil dengan makna lagu Masih Bisa Panjang. “Semoga banyak hati yang merasa kesenggol lewat lagu ini. Karena kita harus sadari kalau hubungan itu enggak bisa berjalan dari satu orang aja,” ujarnya.

Setelah mengalami penundaan rilis dan syuting video musik yang cukup lama akibat pandemi COVID-19, akhirnya lagu Masih Bisa Panjang dirilis. Walaupun momennya belum benar-benar normal kembali, Young Lex optimistis Masih Bisa Panjang akan disukai oleh banyak orang seperti lagu-lagunya sebelumnya.

“Gue yakin, lagu ini akan tetap bisa relate dengan banyak orang. Walaupun rilisnya lagu ini sempat tertunda karena pandemi Corona, gue yakin dengan kondisi new normal seperti saat ini, baik lagu gue ataupun industri musik sendiri masih bisa tetap menjadi pilihan hiburan bagi banyak orang. Pokoknya, kita semua saling menjaga dan saling menguatkan aja,” tutup Young Lex.

Cassandra Band Mengalah di Single Terbaru

Mengalah menjadi sikap paling bijak yang kerap dilakukan kala bertengkar dengan pasangan. Mengalah bukan berarti kalah, tapi meredam ego agar menyikapi sesuatu dengan kedewasaan.

Untuk itu, Cassandra yang digawangi oleh Ana (vokal), Inos (gitar), dan Choki (bass) menghadirkan lagu berjudul “Mengalah” yang merupakan penutup rangkaian cerita cinta “Diary of Cassandra: Pada Suatu Hari”.

Sebuah Pesan Pendewasaan Diri
“Mengalah” masih berhubungan dengan empat lagu sebelumnya dari “Diary of Cassandra: Pada Suatu Hari”, yaitu “Aku Janji”, “Terbelah Tujuh”, “Sakit”, dan “Porak Poranda”. Sebelumnya, “Porak Poranda” rilis pada bulan lalu, tepatnya 26 Juni 2020.

“Lagu ini merupakan sikap akhir dari serangkaian lagu sebelumnya. Setelah dikhianati, disakiti, dan merasakan porak-poranda, lagu “Mengalah” merupakan sikap akhir dari serangkaian perasaan tersebut,” kata Choki yang penulis dari lagu tersebut.

Seperti lagu lainnya, lewat lagu “Mengalah”, Cassandra ingin memberikan pesan yang baik dalam menjalani percintaan. Kali ini pesan yang ingin disampaikan adalah, sesakit apapun patah hati yang dirasakan, akan lebih baik jika kita juga bisa memaafkan.

“Karena jika terus menerus mengikuti ego sendiri, maunya harus menang sendiri, kita justru enggak akan menemukan kebahagiaan. Dalam lagu ini, saya ingin pendengar musik kami bisa mencintai diri sendiri dengan menekan ego mereka. Mengalah,” jelas Choki.

Akustik yang Mengusik
Untuk aransemen lagu “Mengalah”, Cassandra bekerja sama dengan Zack the Jackman, keyboardist Seventeen yang juga salah satu orang yang selamat dari bencana tsunami Banten pada tahun 2018. Bersama Zack, “Mengalah” diaransemen sedemikian rupa menjadi lagu ballad untuk para pendengarnya.

“Jujur, untuk lagu ini proses pembuatannya tidak serepot biasanya. Karena tema besarnya sendiri pop ballad akustik dan di lagu ini juga, kami bisa berkolaborasi dengan orang-orang terbaik. Jadi, semua berjalan lancar,” ungkap Choki.

Lewat lagu ini, Cassandra Band berharap banyak hati yang terwakilkan. Tak hanya “Mengalah”, tapi juga lagu-lagu lain dalam rangkaian “Diary of Cassandra: Pada Suatu Hari”. Cassandra juga berharap agar lagu-lagu tersebut bisa menjadi inspirasi dalam kondisi apapun.

Untuk melengkapi lagu ini, video musiknya sudah bisa disimak di akun Youtube Trinity Optima Production. Lagunya pun sudah tersedia di digital streaming platform seperti Apple Music, Spotify, Joox, Deezer, LangitMusik, iTunes, YouTube Music, dan Resso, serta bisa di-request di radio.

New Release : Neona Asik Aja “Lagu Anti Bete ala Neona”

Seberapa sering sih kamu merencanakan sesuatu tapi gagal karena satu dan lain hal? Atau saat ingin jalan-jalan tapi ternyata cuaca tak bersahabat? Duh, pasti males banget ya! Ternyata enggak kamu enggak sendiri, Neona lewat single terbarunya “Asyik Aja” ingin mengajak kamu untuk santai sejenak ditengah masalah apapun.

 REGGAE BARENG NEY

Bicara soal musik, Neona bisa dibilang paling flexible dalam membawakan segala genre yang ada. Sukses dengan single-single yang lebih RnB seperti “Warbiasyak” dan “Ada Deh”, lalu Neona juga sempat tampil sweet lewat lagu “Kasih Ibu”, kini ia kembali lagi dengan lagu yang bernuansa reggae yang berjudul “Asik Aja”.

Lagu “Asyik Aja” sendiri menceritakan tentang keluh kesah Neona yang mungkin juga banyak dialami oleh banyak orang. Keluhan dilirik lagu ini pun beragam, mulai dari gagal jalan keluar karena hujan atau bete karena mendapatkan nilai jelek di kelas. Lewat lagu ini Neona mengajak kita semua untuk tidak mudah berputus asa dengan masalah yang dihadapi dan hadapi dengan penuh senyuman.

Dengan musik yang diaransemen oleh Ivan Dewanto, lagu “Asyik Aja” ini bisa jadi anthem bagi semua orang agar tidak gampang mengeluh dengan keadaan dan tetap semangat menjalani hari dengan “Asyik Aja”.

MUSIK VIDEO PENUH WARNA

Untuk melengkapi singlenya kali ini, Ganda Hartadi telah mempersiapkan sebuah musik video yang tak kalah “Asyik”. Sebuah musik video yang lebih banyak bermain visual dengan warna-warna ceria khas dari Neona. “Untuk konsep cerita disini kita akan mengvisualkan setiap adegan yang ada lirik, namun di part intro kita akan memberikan adegan sebagai solusi dari segala macam adegan-adegan yang ada di lirik itu sendiri, dengan tujuan agar kata “Asyik Aja” disini tidak diartikan negatif (cuek aja lah) oleh para kawan Neona, kata “Asyik Aja” disini akan kita jadikan kata “Jangan Sedih/Nyerah, Semua Pasti Ada Jalan Keluar Asal Kita Ada Kemauan,” ungkap Ganda.

Bagi Ganda ini bukanlah kali pertama ia membuatkan musik video untuk Neona. Sebelumnya, Ganda juga pernah menyutradarai musik video “Warbiasyak” dan “Ada Deh”.

Dan bisa dilihat dari musik video sebelum-sebelumnya, Neona memang sudah sering ditampilkan dengan warna-warni yang ceria.

Untuk meramaikan musik videonya, nantikan juga sebuah filter Instagram seru bernama “Asyik Aja” yang bisa kamu lewat akun Instagram Trinity Optima Production (@trinityoptima). Nah, jadi makin penasaran kan akan seperti apa sih musik video  Neona kali ini? Yuk sama-sama disaksikan di sini:

 

Asyik Aja (Lirik)

Udah Belajar, Tapi Nilainya Jelek

Diejek Teman, Kata2 Menyakitkan

Kesiangan, Telat Masuk Sekolah

Siapa Pernah? Aku Juga

 

Mau Jalan Jalan, Tapi Kok Ya Ujan

Sepatu Baru, Tapi Kena Comberan

Beli Mainan, Besoknya Udah Ilang

Siapa Pernah? Angkat Tangan

 

Hey Jangan Kau Bersedih

Dunia Tak Berhenti Berputar

Kadang Sedih, Oh Banyak Senangnya

So Chill Man, Yang Penting Kita

Asyik Aja

 

Asyik Aja

Asyik Aja

Asyik Aja

 

Dimarahin Mama, Padahal Ga Salah

Pengen Ini Itu, Uangnya Ga Cukup

Mau Liburan, Liburnya Masih Lama

Siapa Pernah? Aku Juga

 

Mau Main Game, Tapi Dimainin Kakak

Mau Posting, Kuota Ga Ada

Mau Tidur Siang, Tapi Les Nya Banyak

Siapa Pernah? Aku Juga

Song Credit

Composed by MHALA & TANTRA ‘NUMATA’

Published by SONY MUSIC ENTERTAINMENT INDONESIA

Produced, Mixed & Mastered by IVAN DEWANTO

Vocal Recorded @BRO’S Studio, JKT, Engineered by ANGGI ANGGORO

Vocal Produced by SIMHALA AVADANA

Jamaican Male Vocals performed by BIMA ZENO POEROE

Background Vocals Performed by NEONA, RIAFINOLA & SIMHALA AVADANA

 

New Release : YOUNG LEX feat AFROGIE “Cinta Ini Untukmu (CIU)”

Apa yang terbesit ketika Anda mendengar kata “CIU”? Pastinya sebuah minuman keras tradisional yang populer di beberapa daerah di Indonesia. Dan pada kesempatan kali ini, Young Lex punya sebuah lagu bagi kalian semua yang suka “CIU”.

 Bukan menawarkan minuman beralkohol, Young Lex kembali hadir dengan lagu “CIU” yang merupakan kependekan dari “Cinta Ini Untukmu”. Lagu yang dibawakan dengan irama reggae menceritakan tentang gombalan ala Young Lex kepada seorang gebetannya. Lagu ini merupakan karya yang cukup unik mengingat beberapa lagu Young Lex sebelumnya lebih banyak mengundang kontroversi.

Melalui lagu ini, Lex mencoba memberikan gambaran dirinya dalam bermusik sebelum orang-orang mengenalnya sebagai rapper. Gue emang suka lagu reggae sebenernya. Dan dari lima tahun yang lalu koleksi lagu-lagu reggae gue lebih banyak lagi. Dan lagu ini buat gue, lagu buat senang-senang aja. Sekaligus untuk nostalgia juga buat gue bareng sama teman-teman dekat yang sudah lama kenal,” ungkap Lex. Bekerjasama dengan teman dekatnya, Afrogie, Young Lex juga melengkapi musik video dari single “CIU” ini di tempat ia tumbuh besar. Berlokasi di Gang Bocor, Percetakan Negara, Jakarta Pusat. Di gang tersebut Young Lex ditemani oleh teman-teman sedari kecilnya. “Lokasinya di Gang Bocor, dan musik videonya sendiri diambil di gang tersebut. Ada orang lagi main karambol, ada ibu-ibu lagi beli sayur, ada anak motor lagi nongkrong. Seperti itulah konsep musik video CIU kali ini. Dibuah versi selayaknya anak-anak gang,” tambahnya.

Wah, jadi penasaran ya? Video musik terbaru dari Young Lex ini di akun Youtube Trinity Optima Production dan dengarkan lagunya di digital streaming platform kesayangan Anda.

 

CIU

Huruf c i dan u

Cinta ini untukmu

Huruf c i dan u

Cinta ini untukmu

 

Banyak yang deketin gue

Tapi gue pilihnya lo

Banyak yang mau sama gue

Gue maunya sama lo

 

Apa lo nggak takut

Hati lo dimainin

Pacaran sama dia

Yang sering ngeduain

 

Gue udah jelas

Bisa bahagiain

Silahkan lo test gue

Gue bakal jabanin

 

Banyak yang deketin lo

Gue nggak bakal nyerah

Liat lo disakitin

Bikin gue gerah

 

Kalo dapet lo itu anugerah

Sebelum lo dipinang

Gue gak bakal nyerah

 

Cinta ini jujur dari dalam hati

Bukan alkohol yang berbicara

Gak perlu mabok buat sayang dia

Cukup pake cinta yang bikin bahagia

 

Ooo… Cinta ini untukmu

Ooo… Huruf c i dan u

Ooo… Cinta ini untukmu

Ooo… Huruf c i dan u

 

Bahagia pasti bahagia

Sama gue jangan sama dia

Selingan dia banyak

Korbannya juga

 

Kalo gue dapet lo girl

Gue berenti jadi bandel

Wooo cinta ini untukmu

Huruf c i dan u

 

Gak perlu mabuk untuk sayang dia

Cukup pakai cinta yang bisa bikin lo bahagia

 

Composed by YOUNGLEX

Published by MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT

Performed by YOUNGLEX Feat. AFROGIE

Produced by PAPI & RAZI

Guitar & Bass performed by IVAN DEWANTO

Vocal Recorded @BRO’S Std, JKT Engineered by ANGGI ANGGORO

Mixed by IVAN DEWANTO

Mastered by DIMAS PRADIPTA @Sum It! Std, JKT

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

New Release : Rossa “Tegar 2.0” – Explorasi Sisi Lain dari Lagu Tegar

 

“Tergoda aku tuh berpikir. Dia yang tercinta. Mengapa telah lama tak nampak, dirimu di sini…” Kalau kamu ikut menyanyikan berarti kamu setuju kalau lagu Rossa ini sudah sangat menempel di telinga kita semua. Tidak terasa setelah 20 tahun lagu ini dirilis, “Tegar” ternyata masih menjadi lagu andalan bagi banyak orang dan dari segala usia. Dan hari ini, Rossa yang dibantu oleh beberapa musisi lainnya telah mempersiapkan sebuah suguhan yang berbeda dari “Tegar” dengan lagu yang diberi judul “Tegar 2.0”.

LAGU PENUH NOSTALGIA

Nama Rossa memang sudah lama malang melintang di dunia musik Indonesia. Berkat lagu-lagu hitsnya di tahun 90an, nama Rossa pun kian ikonik bagi penikmat musik saat ini. Salah satu hits terbaiknya dari akhir tahun 90-an adalah lagu “Tegar”. Lagu yang ditulis oleh Melly Goeslaw dan Anto Hoed ini memiliki lirik yang puitis dan alunan lagu yang cukup romantis, padahal makna lagunya sendiri merangkumkan sebuah keresahan hati dalam berkasih. Maka tak heran ketika lagu “Tegar” menjadi salah satu lagu Rossa yang tak akan pernah lekang oleh waktu.

Keputusan untuk membuat lagu “Tegar” pun hampir bisa dibilang sebuah kebetulan yang berujung indah. Pasalnya, awal mula lagu ini akan ditawarkan untuk penyanyi wanita lainnya. Tapi, ketika Rossa ditawarkan untuk membawakan lagu ini, ia langsung jatuh hati dan meminta agar lagunya juga masuk ke dalam album keduanya. Lagu “Tegar” pun menjadi lagu terakhir yang direkam untuk album kedua Rossa yang akhirnya juga diberi nama “Tegar”.

Tidak hanya itu, karena musik dan liriknya yang dianggap terlalu berat untuk dijadikan single, awalnya lagu ini juga hampir tidak dibuatkan musik videonya. Tapi Rossa mampu meyakinkan produser dan tim label rekamannya untuk membuatkan musik videonya. Dengan sutradara Bianca Adinegoro dan berlokasi di atas gedung Menara Palma, Kuningan, sebuah musik video ikonik “Tegar” pun tercipta. Dan benar saja, musik videonya berhasil merajai di tanggal lagu musik yang ada di televisi dan juga di radio. Beragam penghargaan pun ia raih lewat lagu ini.

EKSPLORASI MUSIK TEGAR

Dan setelah 20 tahun, bukanlah hal yang berlebihan ketika Rossa memutuskan untuk mengaransemen ulang lagu “Tegar”. Dengan bantuan dari Ronald Steven dalam mengaransemen musik dan Gamaliel Tapiheru dalam memproduseri vokalnya, lagu “Tegar 2.0” pun tercipta. Tanpa meninggalkan nuansa keresahan hati yang sangat erat terikat dalam lagu original “Tegar”, dalam lagu “Tegar 2.0” Rossa ingin membawa perasaan galaunya tersebut dalam kemasan yang berbeda. Terasa baru tapi tetap membuat pendengarnya bisa bernostalgia. Tidak dipungkiri, beat-beat modern dengan arahan vokal yang berbeda membuat lagu “Tegar 2.0” menjadi suguhan musik yang asik untuk diputar berulang kali.

Selain itu, sebuah musik video juga sudah dipersiapkan. Disutradarai oleh Lando, musik videonya kali memang berbeda dari musik video Rossa sebelumnya. Dengan mengandalkan setting tempat minimalis yang colorful, sedikit koreografi simpel dan sambil mengenakan koleksi busana dan perhiasan dari brand Time International, membuat musik videonya kali ini lebih terasa seperti video fashion yang menarik.

Penasaran kan, seperti apa sih lagu dan musik video terbaru dari Rossa yang berjudul “Tegar 2.0”? Yuk, tonton videonya di sini:

 

TEGAR 2.0 (Lirik)

Tergoda aku tuk berpikir

Dia yang tercinta

Mengapa telah lama tak nampak

Dirimu disini

 

Jangankan ingin ku tersenyum

Tak ada gairah

Ku ingin selalu bersama mu

 

Kini ku resah diri ku lemah tanpa mu

 

Hoo… gapai semua jemari ku

Rangkul aku dalam bahagiamu

Ku ingin bersama mu berdua selamanya

 

Jika ku buka mata ini

Ku ingin selalu ada dirimu

Dalam kelemahan hati ini

Bersamamu aku tegar…

Hooo… ku tegar..

 

Composed by MELLY GOESLAW

Published by AQUARIUS PUSTAKA MUSIK

Produced by RONALD STEVEN

Vocal Recorded @BRO’S Std, JKT Engineered by ANGGI ANGGORO

Vocal Produced by GAMALIEL TAPIHERU

Mixed by RAYENDRA SUNITO

Mastered by DIMAS PRADIPTA @Sum It! Std, JKT

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

New Release :  Adikara Kisah Tanpa Pisah “Curhatan Berujung Lagu”

Entah apa yang salah dalam sebuah hubungan, yang pasti kini ada sosok lain yang mampu membuat hari kian lebih menyenangkan. Setidaknya, hal itulah yang Adikara coba sampaikan lewat single terbarunya “Kisah Tanpa Pisah”.

 

Sukses dengan debut singlenya yang berjudul “Pesona Cinta”, Adikara kini kembali dengan lagu terbarunya yang berjudul “Kisah Tanpa Pisah”. Lagu ini diproduksi oleh grup songwriters berbakat, Lale, Ilman, dan Nino yang juga menuliskan lagu, “Jangan” dari Marion Jola, dan “Hanya Engkau Yang Bisa” dari Armand Maulana.

 

BERAWAL DARI CURHATAN

Dalam waktu kurang lebih dari satu bulan workshop Adikara mampu merampungkan lagu “Kisah Tapi Pisah”. Lagu yang menceritakan tentang perasaan seseorang yang tengah meragu dalam menjalani hubungannya dengan sang kekasih. Tidak dipungkiri, Adikara mengaku pernah merasakan hal yang sama. “Waktu saya sedang workshop dengan kak Lale, Ilman, dan Nino, kita sempat ngobrol-ngobrol sebentar seputar keseharian. Termasuk soal hubungan. Dan, saya waktu itu kebetulan lagi mengalami kejenuhan dengan hubungan yang saya alami, dan dari situlah tercipta lagu ini,” ungkap Adikara.

 

Dengan lirik yang puitis dan ditemani alunan musik groovy – jazz yang dipenuhi oleh instrumen brass membuat lagu “Kisah Tanpa Pisah” ini menjadi lagu Adikara yang sangat menyenangkan untuk didengarkan berulang kali.

 

NATURAL VIBE

Melengkapi single terbaru Adikara ini, sebuah musik video garapan dari Kausa telah siap dirilis. Berlokasi di Babakan Siliwangi, Bandung, musik video ini menggunakan konsep visualisasi natural ambience yang sangat pas dengan mood dari lagu “Kisah tanpa Pisah”.

 

Adikara sendiri mengaku sangat puas dengan lagu dan juga musik video terbarunya kali ini. “Semuanya berjalan sangat menyenangkan. Mood dan vibe dari lagu maupun music video-nya juga sesuai yang saya mau. Dan proses pembuatannya pun berjalan sangat santai. Jadi, semoga para penikmat musik juga bisa merasakan hal yang saya rasakan juga,” tutup Adikara.

 

Lagu “Kisah Tanpa Pisah” sendiri sudah bisa didengarkan di radio seluruh Indonesia dan juga sudah tersedia di digital streaming platform kesayangan Anda. Dan kini, untuk Anda yang sudah tidak sabar ingin segera menyaksikan musik video terbaru dari Adikara “Kisah Tanpa Pisah”, bisa mendapatkan tautan link videonya dibawah ini:

 

KISAH TANPA PISAH (Lirik)

Nada Nada Kasih Kita

Telah Lama Sunyi Tak Bersuara

Rindu Rindu Yang Biasa

Telah Hilang Sirna Disapu Kelam

 

Salahkah Aku

Tinggalkan Kamu

 

Oh Apakah Dirimu Memang Benar Aku Cinta

Dan Kau Satu Satunya

Lalu Kenapa Diriku Jatuh Hati Kepadanya

Maaf Bila Ku Tercipta Untuknya Bukan Untukmu

 

Ini Kisah Tanpa Pisah

Gugur Satu Bunga Ditaman Hati

 

Aku Sangka Kaulah Yang Terbaik

Tapi Dia Yang Melukis Senyumku

Tlah Kucoba Namun Sayangnya

Ku Tak Bisa Pertahankan Runtuh Dinding Hatiku

 

Produced by LALE ILMAN NINO

Published by PT MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT

Mixed by RAYENDRA SUNITO

Mastered by DIMAS PRADIPTA

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

Kala Istana Negara Menjadi Panggung Musik Anak Bangsa Penuh Talenta

Suasana berbeda tampak di Istana Negara, Jakarta, Jumat (23/8/2019) malam ini. Berbeda dengan biasanya yang formal dan cenderung kaku, panggung kecil berdiri di ujung ruangan Istana Negara. Alat-alat musik berada di panggung itu, sementara di depannya berderet-deret kursi.

Dengan suasana ini, sepintas Istana Negara pun terlihat sebagai arena konser musik dibandingkan acara kenegaraan. Malam ini memang sedang digelar acara Talenta Muda Bhineka Tunggal Ika, konser mini bagi talenta-talenta muda Indonesia berprestasi.

Mereka yang mengisi acara tersebut antara lain: Gita Bumi Voices yang merupakan peraih medali emas pada ajang Grand Prix of Nations and 4th European Choir Games 2019 di Gothenberg, Swedia. Mereka mengalahkan 36 negara lainnya. Selain itu ada Trust Orchestra, peraih medali emas di ajang The World Orchestra Festival 2019 di Wina, Austria. Turut tampil pula Lyodra M Ginting yang merupakan peraih Honorable Winner Prix of Sanremo Junior Committee 2017. Dian Sorowea, penyanyi asal NTT yang memiliki video youtube ratusan juta viewers. Josephine Alexandra, Gitaris Finger Style Indonesia. Prisca Yosevine, pemain bass muda. Kafin Sulthan, musisi muda. Adikara Fardy, penyanyi yang dikenal masyarakat lewat youtube. Faye Risakotta, penyanyi asal Maluku yang mulai bernyanyi dan menulis lagu sejak umur 7 tahun. RND Hip Hop Generation, Grup rap cilik asal Pulau Rote. Alvin Klod, drummer cilik yang telah disupport oleh produk drum bertaraf internasional. Ray Prasetya drummer muda yang ikut berkontribusi sebagai session drummer Opening/Closing Ceremony Asian 2018. Ronald Steven, Music Director dalam Opening/Closing Ceremony Asian 2018. Vien Reyes, anak muda berbakat asal Papua. Sara Fajira, penyanyi asal Surabaya peraih Best New Artiste (Female) Anugerah Planet Muzik 2018. Ganzer Lana, pemain sasando asal NTT. Gregorius Argo, pemain gitar sape Kalimantan. Betari, penyanyi tunanetra asal Bandung yang tampil dalam konser Yura Yunita.

“Malam ini kita akan menyaksikan penampilan dari talenta-talenta muda dari Bhinneka Tunggal Ika. Seperti juga hadirin yang ada di sini, beragam sekali. Dari profesi, dari usia, dari wajah-wajah di sini Bhinneka Tunggal Ika. Ini penting bahwa keragaman kita adalah kekayaan kita,” kata Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf saat membuka acara di Istana Negara, Jumat (23/8/2019).

Triawan berharap di masa mendatang anak-anak muda Indonesia dapat menjadi konten bagi kekayaan budaya Indonesia. Bekraf pun terus melakukan penguatan untuk ekosistem dan kapasitas talenta muda.

“Bahkan kami bawa juga ke luar negeri untuk ditampilkan, di mana sekarang Asia sedang menjadi perhatian. Di situ lah kesempatan kita, untuk talenta-talenta muda Indonesia menunjukkan bakatnya,” tutur Triawan.

Triawan mengatakan, acara seperti ini akan terus dibudayakan. Presiden Joko Widodo juga telah menyampaikan dukungan.
“Pak Presiden tadi juga sampaikan bahwa ke depannya setelah acara ini para talenta-talenta yang kita saksikan ini akan ditampilkan satu persatu pada acara yang ada di istana. Istana adalah milik kita, bukan lagi tempat yang sakral,” ujarnya.

 

Sebenarnya ini kali kedua Istama Negara menjadi tempat konser. Pada 17 Agustus lalu, grub musik RAN sempat tampil menghibur para anggota Paskibraka dan Gita Bahana Nusantara dalam acara ramah tamah dengan Presiden Jokowi. Klik disini untuk menyaksikan sedikit cuplikan ketika Presiden Jokowi menyapa para talenta muda Bhinneka Tunggal Ika di Istana Negara (23 Agustus 2019).

New Release : Enda – Oncy “I Love You Everyday” Lagu Cinta Untuk Semua Orang

Setelah sukses dengan debut single mereka “Apa Kabarmu?” dua gitaris Ungu ini kembali dengan single terbarunya “I Love You Everyday”. Sebuah lagu cinta yang penuh makna filosofis untuk semua orang yang tengah mencinta.

LAGU KAYA MAKNA

Duo gitaris Ungu, Enda dan Oncy selalu bisa memberikan kejutan kepada penikmat musik Indonesia. Setelah sukses dengan lagu “Apa Kabarmu?” yang lebih mengutamakan instrumen gitar dan nuansa akustik yang kental, kini mereka kembali dengan single terbarunya “I Love You Everyday”.

Berbeda dengan single sebelumnya, dalam lagu ini nuansa jazz shuffle sangat kental terasa. Seaakan membawa pendengarnya kembali mengingat salah satu hits Ungu yang terdahulu bersama Andien yang berjudul “Saat Bahagia”. Dengan aransemen musik jazz yang lebih menyenangkan dan liriknya yang lebih filosofis, lagu ini bisa didengarkan bersama kekasih, keluarga, atau kerabat tersayang. “Lagu ini menceritakan tentang filosofi cinta yang murni, dimana cinta itu betul-betul putih bagi pasangan yang benar-benar menjalaninya. Karena bahwasannya cinta itu titipan Tuhan dan itu semua tergantung manusianya bagaimana menggunakannya,” ungkap Oncy memaparkan makna dalam lagu ini.

Dalam membuat lagu ini, Oncy mengaku terinspirasi dari orang-orang terdekat yang selama ini selalu mendukung karier dan kehidupannya. “Orang tua, istri, anak, kakak, adik, serta sahabat yang selalu ada di kala suka maupun duka. Mereka yang menginspirasi saya untuk membuat lagu ini,” tambah Oncy.

Lagu ini sendiri sudah dibuat Oncy sejak dua tahun lalu, namun baru disempurnakan oleh music director, Rio Ricardo tahun ini dan dirilis oleh Trinity Optima Production hari ini. Baik Enda maupun Oncy berharap semoga lagu terbarunya kali ini bisa memberikan arti bahagia bagi penikmat musik Indonesia. Dan untuk melengkapi single terbaru mereka, sebuah musik video sudah di siapkan. Saksikan musik video “I Love You Everyday” dari Enda dan Oncy dibawah ini.

 

I LOVE YOU EVERYDAY (Lirik)

Tercipta senyuman yang terindah

Saat kupandang wajahmu

Saat kau genggam tanganku

Tak ada ragu tersisa

 

Tak mungkin kuabaikan semua

Keindahan di depan mata

Kesungguhan yang tercipta

Karna hati tlah percaya

Yakinkan kita berdua

 

Sesungguhnya cinta ada

Karna rasa kita berdua tercipta

Bahagianya berdua

Sedih pun tetap bersama

 

Tuhan hembuskan asmara

Karna hati kita berdua percaya

Jadi ucapkanlah saja

I love you everyday

 

Tak pernah kutemukan bahagia

Seperti yang tlah kau berikan

Kau jawaban doaku

Yang terucap disetiap malam

Disetiap pintaku

Composed by ARLONSY MIRALDI (ONCY UNGU)

Published by PT. MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT

Arrangement by Enda & Oncy, Rio Ricardo

Mixed by RIO RICARDO

Mastered by SAM JOHN @PRECISE MASTERING, London, UK

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

New Release : Lilis Darawangi – Prei Pacaran. Jeritan Para Single Lewat Lagu Dangdut Jawa

Penyanyi aduhai jebolan ajang pencarian bakat yang digelar Indosiar, Bintang Pantura 1, yaitu Lilis Darawangi, kembali ramaikan industri musik dangdut.  Dibawah naungan 3D Entertainment, Lilis Darawangi merilis lagu dengan genre dangdut Jawa, berjudul Prei Pacaran.

 

Prei Pacaran diambil dari bahasa Jawa yang artinya libur pacaran, menceritakan tentang  wanita yang ingin serius menikah dan tak mau lagi pacaran.  Lagu ini pun dipilih langsung oleh Lilis, “Aku dikasih beberapa dari tim dan aku suka ini karena mewakili perasaanku saat ini”, tutur Lilis.  Tak heran, kalau Lilis begitu mendalami lagu yang diciptakan oleh Rudy Christian ini.

 

Tak hanya liriknya yang terasa sangat jujur, suara cengkok dan sengau Lilis yang menggemaskan dikemas sangat menarik melalui alunan gendang bertempo cepat, sangat khas dangdut Jawa.  Meski sebenarnya Prei Pacaran merupakan lagu sedih, namun jadi terasa agak riang, karena tak mendayu – dayu.  “Banyak lagu dangdut, yang kita dengar nada, lirik dan musiknya bernuansa sedih, tapi kalau dangdut-dangdut Jawa itu irama gendangnya cepat, walaupun liriknya bertema patah hati atau kekecewaan, aransemen dan iramanya pun terdengar segar, bikin semangat, tanpa menghilangkan ekspresi kekecewaan dalam liriknya,” papar Rudy Christian.

Sejak dulu Lilis terbiasa menyanyikan lagu – lagu koplo dan dangdut Jawa, jadi selama rekaman pun Dwi, mewakili A&R 3D Entertaintment tak mengalami kendala yang berarti.  “Bagian yang agak sulit itu saat merekam vokal lilis, suara dia kan tipe suara rendah wanita (Alto), tapi karena musiknya bertempo cepat atau nge-beat, jadi ada tantangan baru, yaitu bagaimana membuat suara rendahnya menyatu dengan jenis musik ini,” jelas Dwi.

Tak melulu soal tempo, sang Arranger, Tri Wijaya juga menambahkan berbagai jenis alat musik yang membuat para pendengar tak tahan untuk bergoyang.  “Aku kasih gamelan dikit-dikit karena kan itu temanya tentang kayak di pelaminan gitu.  Biar makin asik, unsur musik ska koplo dikombinasikan dengan gedruk kesenian jawa timuran juga ada di lagu ini,” ujar Arranger yang sangat piawai menata musik koplo asal Solo ini.

Lirik yang jujur dan gamblang, musik yang membangkitkan semangat pendengarnya diharapkan dapat menghibur dan meramaikan industri musik dangdut.  “Harapannya yang pasti lagu ini bisa diterima masyarakat, dan terutama pesan dari liriknya bisa sampai ke pendengar, khususnya untuk yang lama pacaran tapi kok belum menikah juga..haha,” tutup Dwi yang turut andil dalam pembuatan lagu ini dari awal sampai akhir.

Selamat mendengarkan lagu terbaru dari Lilis Darawangi “Prei Pacaran”, semoga lagu ini dapat mewakili perasaan buat semua yang belum menikah.

Streaming dan Download Lagu “Prei Pacaran” di seluruh digital platform seperti Joox, Spotify, Langit Musik, Apple Music  dan Deezer.

 

PREI PACARAN (LIRIK)

NGENES RASANE ATI

NYAWANG KONCO BARA’AN

WES PODHO KABEH MANTENAN

MUMET RASANE

BENDINO DI TAKONE

JARE TONGGO TONGGO

UMURKU WES TUO

NENG KOG RONG NDUWE GANDENGAN

MULAI SAIKI AKU PENGEN PREI PACARAN

UREP SESANDINGAN MARANG DIRIMU SAYANG

JANJIKU IKI BAKAL TAK LAKONI

ORA MUNG ONO NENG LATHI

PREI PACARAN GEK NDANG DI SAHKAN

KITA BERSAMA DUDUK DI PELAMINAN

MENJALIN SATU HUBUNGAN YANG SAKRAL

KITA BERDUA

Composed by RUDY CHRISTIAN

Arranger by Tri Wijaya

Produced,Mixed, Mastered @JAYA MEIDA RECORD SOLO

Vocal Recorded @HARPER Std, JKT

Engineered byBAMBANG

Drums by DEBY HERLAMBANG

Guitar by SUGENG

Published by MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019