trinity_logo_web.png
Menu
KULARI KE PANTAI MELUNCURKAN ALBUM ORIGINAL SOUNDTRACK

Film anak-anak terbesar di tahun 2018 produksi Miles Films bekerjasama dengan Ideosource Entertainment, BASE & Go-Studio, KULARI KE PANTAI, meluncurkan Album Original Soundtrack (OST). Album yang merupakan produksi kerjasama Miles Music dan Trinity Optima Production ini berisi 6 lagu, termasuk di antaranya adalah 2 single yang sebelumnya telah dirilis lagu dan video klipnya, yaitu SELAMAT PAGI, oleh RAN, yang pernah hits di tahun 2007, kini di aransemen ulang dan dinyanyikan bersama Maisha Kanna dan Lil’li Latisha, dan THEME SONG KULARI KE PANTAI, yang juga diciptakan serta dinyanyikan oleh RAN.

 

Hari ini, bersamaan dengan peluncuran Album OST, Film KULARI KE PANTAI juga meluncurkan lagu dan video klip single ketiganya yang berjudul IBUKU CANTIK, ciptaan MhalaNumata, Tantra Numata, dan produser film KULARI KE PANTAI, Mira Lesmana. “Saat Mhala dan Tantra Numata memberikan saya melodi lagu ciptaan mereka ini dan meminta saya untuk menulis lirik lagunya, saya langsung terbayang hubungan Sam (Maisha Kanna) &Ibunya, Uci (Marsha Timothy) dalam film Kulari Ke Pantai. Melodi ciptaan mereka sangat manis dan saya kemudian mencoba menggambarkan bagaimana Sam mengungkapkan kekagumannya terhadap ibunya dalam lagu ini,” ungkap Mira Lesmana yang juga dikenal sebagai penulis lirik lagu (antara lain lirik-lirik lagu dalam film Petualangan Sherina, Miles Films, 2000).

 

Single IBUKU CANTIK dibawakan dengan sangat manis oleh salah satu pemain utama KULARI KE PANTAI, Maisha Kanna yang video klipnya juga diluncurkan hari ini.“Lagu ini adalah persembahan seorang anak yang mengagumi sosok sang ibu. Karakter Sam dan Uci di Film Kulari Ke Pantai adalah karakter anak dan ibu yang punya kedekatan yang sangat manis dan kompak. Ini yang ingin saya perlihatkan dalam video klip Ibuku Cantik,” demikian tutur Riri Riza selaku sutradara video klip “IbukuCantik”, yang merupakan salah satu lagu dari Album OST Film KULARI KE PANTAI.

 

Film KULARI KE PANTAI berkisah tentang dua sepupu, Sam (Maisha Kanna) dan Happy (Lil’li Latisha) yang sangat berbeda. Akibat ulah Happy yang merendahkan Sam, ibu Happy (Karina Suwandi) meminta Happy ikut dalam perjalanan Sam dan Uci (Marsha Timothy) dengan harapan ia bisa mengenal dan menghargai sepupunya lebih baik. Perbedaan keduanya membuat perjalanan darat dengan mobil menjadi penuh tantangan. Penasaran seperti apa video klipnya? Yuk sama-sama tonton video klipnya berikut ini!

Kulari Ke Pantai Hadirkan Asiknya Aransemen Ulang Lagu Hits RAN “Selamat Pagi” yang Dinyanyikan Bersama Dua Aktor Cilik Filmnya

Ini bagus! Bagus sekali!!Semangat lirik dan musiknya sangat cocok buat anak-anak dan visualnya  juga pas dengan dunia anak -anak yang penuh imajinasi.” (Presiden JOKOWI)  

Film anak-anak terbesar tahun 2018, KULARI KE PANTAI, yang sedang dalam tahap produksidisutradarai oleh Riri Riza dan diproduseri oleh Mira Lesmana,meluncurkan single dan video klip pertama dari album soundtrack filmnya lewat kanal digital. Single pertama soundtrack film ini menghadirkan lagu “Selamat Pagi” oleh RAN, yang pernah hits di tahun 2007, kini diaransemen ulang dan dinyanyikan bersama dua aktor cilik pemeran utama filmnya, Maisha Kanna dan Lil’li Latisha.   “Saya sangat suka lagu “Selamat Pagi”, hits RAN di tahun 2007. Dan ketika membayangkan ingin mendaur ulang sebuah lagu yang pernah terkenal, ceria dan sesuai dengan spirit film KULARI KE PANTAI, yang terbayang adalah suara RAN menyanyikan lagu Selamat Pagi” bersama para pemain cilik film kami yang memang keren keren suaranya,” jelas Produser Film & Musik film KULARI KE PANTAI, Mira Lesmana, tentang keputusannya memilih RAN dan lagu Selamat Pagi”, sebagai salah satu lagu di album Original Soundtrack (OST) film ini.   Video klip yang disutradarai oleh Sakti Marendra ini menampilkan keseruan RAN menyanyikan lagu “Selamat Pagi”, dengan full motion graphic,  bersama dua aktor cilik pemeran utama film KULARI KE PANTAI, yaitu Mimi dan Lil’li (panggilan untuk Maisha Kanna & Lil’li Latisha, red), disertai kemunculan semua aktor pendukung filmnya di akhir video klip ini.   Melalui video klip ini, Sakti ingin mengangkat karakter Sam (diperankan oleh Maisha Kanna) dan Happy (diperankan oleh Lil’li Latisha) yang berbeda. Mereka masing-masing mengawali harinya dengan cara berbeda, tapi akhirnya bersama-sama menghabiskan waktu di pantai bersama personil RAN yang juga sedang dalam perjalanan berlibur.   “Aransemen ulang lagunya sendiri sangat segar. Banyak kejutan-kejutan seru dengan rasa yang berbeda-beda pada tiap perpindahan nadanya dan ditambah kolaborasi Mimi dan Lil’li jadi tambah menyegarkan,” tutur Sakti tentang aransemen ulang lagu Selamat Pagi.“Tema lagunya yang segardan ceria itulah yang menginspirasi bentuk visual dan mood untuk video klip ini. Saya menggunakan full motion graphic agar bisa lebih mengeksplorasi warna dan obyek-obyek imajinatif untuk membawa keseruan dan menjembatani karakter Mimi dan Lil’li yang masih anak-anak dengan RAN yang sudah dewasa,” jelas Sakti Marendra mengenai konsep video klipnya.   “Seru banget! Yang jelas kami belajar banyak dari Mimi & Lili. Secapek apapun mereka, mereka tetap ceria terus. Jadi mikir, kenapa kita yang lebih tua, capek sedikit aja sudah mengeluh,” Demikian cerita RAN tentang keseruan mereka nyanyi bareng dan proses pembuatan video klip ini. “Mereka membawa energi positif dan menebarkan excitement dalam project ini. We love them!” lanjut RAN.  

Single Selamat Pagi ini merupakan kerja bareng Trinity Optima Production & Miles Music. “Saya banyak melihat tingginya ketertarikan anak-anak usia 5-15 tahun terhadap tontonan dan musik.  Sayangnya, jumlah tontonan dan musik yang sesuai dengan mereka sangat terbatas. Karena itulah saya berharap film dan album OST KULARI KE PANTAI dapat menjadi pilihan utama musik yang bisa dinikmati oleh anak-anak dan memiliki nilai pendidikan yang tinggi.” Tutur Yonathan Nugroho selaku Managing Director Trinity Optima Production. “Saya yakin, di tangan dingin Mira Lesmana dan Riri Riza, film dan album OST KULARI KE PANTAI akan sukses di box office dan dekat di hati anak-anak seperti halnya film Petualangan Sherina. Tentunya hal ini juga akan memacu produser lain untuk lebih banyak memperhatikan kebutuhan tontonan dan musik untuk anak-anak Indonesia.” Lanjut Yonathan.   “Tidak saja aransemen ulang RAN yang keren dari lagu ‘Selamat Pagi’ ini, Sakti Marendra juga berhasil membuat video klip yang pas banget dengan keseruan jalan cerita film KULARI KE PANTAI. Saya sampai berulang-ulang menontonnya dan selalu tersenyum senang dan ikut berdendang,” Kata Mira Lesmana, yang sempat memamerkan potongan video klip lagu ini ke Presiden Jokowi.   Mira Lesmana, bersama Kepala BEKRAF Triawan Munaf, mendapat kesempatan untuk bertemu dengan Bapak Presiden Jokowi dua minggu yang lalu. Bapak Presiden yang sangat prihatin dengan minimnya lagu dan film anak-anak Indonesia sudah meminta agar kondisi ini segera diatasi. Beliau sangat antusias mendengar sedang diproduksinya Film KULARI KE PANTAI dan juga adanya kemasan lagu-lagu soundtrack untuk anak-anak Indonesia.“Saya prihatin dengan semakin sedikitnya film dan lagu untuk anak-anak. Lalu saya mendengar Mira Lesmana dan Riri Riza sedang membuat film anak-anak KULARI KE PANTAI, saya sangat senang sekali. Keduanya telah terbukti menghasilkan film anak-anak yang tidak hanya berkualitas dan mendidik, tapi juga menghibur dan ditonton oleh jutaan penonton seperti Petualangan Sherina dan Laskar Pelangi,” ujar Bapak Jokowi. “Saya juga mendengar film KULARI KE PANTAI akan segera merilis salah satu lagu soundtrack film-nya. Dua minggu lalu Mira Lesmana sempat berjumpa dengan saya dan memperdengarkan lagu dan video clip-nya. Menurut saya ini bagus! Bagus sekali!!Semangat lirik dan musiknya sangat cocok buat anak-anak dan visualnya juga pas dengan dunia anak -anak yang penuh imajinasi,” lanjutnya. “Saya mengajak semua insan dan elemen yang terlibat dalam bidang seni untuk bersama-sama menggalakkan kembali produksi film dan lagu anak-anak Indonesia supaya mereka menjadi bagian dari perkembangan industri kreatif kita,” demikian disuarakan oleh Bapak Presiden Republik Indonesia.   “Semoga seperti judulnya, dan juga harapan pak Jokowi, lagu ini menandai semangat menyambut hari baru dan fase barukebangkitan gairah film dan lagu anak-anak Indonesia,” lanjut Mira Lesmana. Penasaran keseruan para pemain KU LARI KE PANTAI di video klip ini: Yuk simak videonya di sini:   Video klip single “Selamat Pagi” bisa dilihat di kanal Youtube Trinity https://www.youtube.com/user/vctrinity Maupun kanal Youtube Miles Film: Miles Film: https://www.youtube.com/channel/UC1zZXckboolY8-GNVpU_ISQ   Film KULARI KE PANTAI rencananya akan tayang di bioskop pada masa liburan sekolah, pertengahan tahun 2018. Semakin tidak sabar ya menanti seperti apa hasilnya? Pantau terus perjalanan syuting film KULARI KE PANTAI melalui akun-akun sosial media Miles Films dan tonton video musik penyanyi musik Indonesia lainnya di akun social media Trinity Optima Production.

Naura & Genk Juara – Launching Buku dan Album Soundtrack

NAURA & GENK JUARA

 Naura & Genk Juara

Film Musikal

Jika Anda merindukan film musikal anak-anak, pastinya Anda akan menyukai karya kolaborasi Penerbit Kepustakaan Populer Gramedia, Kompas Gramedia Production, dan Creative & Co. Ketiganya telah siap meluncurkan sebuah film musikal untuk anak dan keluarga yang berjudul Naura & Genk Juara.

Ini bukanlah kali pertama bagi Naura untuk berakting, pasalnya ia pernah terlibat dalam sebuah teater musical Timun Mas di tahun 2013 berperan sebagai “Mawar Kecil”. Dan konser “Dongeng” yang dibawakan secara musical juga ia bawakan dengan apik di Jakarta tahun 2016 dan juga di Bandung bulan November 2017 mendatang. Tapi untuk berakting di layar lebar, film ini menjadi debut pertamanya.

Film yang memadukan sisi education dan entertainment ini rencananya akan dirilis ke layar lebar pada tanggal 16 November mendatang. Sambil menunggu kehadiran film ini di layar lebar, Trinity Optima Production dan Kepustakaan Populer Gramedia (KPG), bersama dengan Kompas Gramedia Production memutuskan untuk meluncurkan album soundtrack film dan juga buku di balik layar Naura & Genk Juara.

Naura - BTS Video Klip Berani Bermimpi

Buku “Naura & Genk Juara: The Movie”

Buku Naura & Genk Juara ini berisi tentang kegiatan Naura dan tim produksi film saat menyiapkan adegan-adegan film.

Melalui buku ini, anak-anak pembacanya akan melihat bagaimana sebuah film diproduksi. Mulai dari ide awal pembuatan film, skenario, pemilihan pemeran, latihan-latihan reading, shooting, editing, sampai akhirnya film bisa tayang.

“Proses pembuatan film itu tidak sebentar dan jelas tidak mudah. Saya berharap anak-anak akan mendapat inspirasi, bahwa meskipun membuat film musikal itu tidak mudah, orang-orang yang terlibat di dalam film ini berani bermimpi, berjuang, dan bekerja sama supaya film ini menjadi karya yang baik bagi anak dan keluarga Indonesia. Itulah salah satu makna juara yang ingin diceritakan dalam film ini. Jadi, juara bukanlah sekadar mendapat piala.” ucap Pax Benedanto, manager redaksi dan produksi Penerbit Kepustakaan Populer Gramedia sekaligus produser film Naura & Genk Juara. Tentunya, ada harapan juga bahwa buku ini membuat anak-anak tertarik menonton film yang sudah melalui proses panjang tersebut.

Baca: Profil Naura

Buku ini juga meng-highlight profesi-pofesi penting di dunia film, seperti produser, sutradara, penulis skenario, cast, art director, DOP, penata suara, penata musik, penata rias, penata kostum, dan bagian script continuity. “Seperti kita ketahui bersama, dunia film Indonesia kini sedang bergerak  maju. Kami berharap bahwa anak-anak pembaca buku ini pun terinspirasi untuk menjadi pembuat film nantinya,” ungkap Pradikha Bestari, editor buku Naura & Genk Juara.

Untuk pembuatan buku ini, tim penulis dan editor mengikuti latihan-latihan sebelum shooting dan saat shooting film Naura & Genk Juara di Situ Gunung untuk melihat langsung kegiatannya dan mewawancarai narasumber-narasumber, Foto-foto di dalam buku ini diperoleh dari tim Behind the Scene film dan dokumentasi keluarga Naura.

Buku dengan spesifikasi soft cover, 128 halaman full colour ini berbonus lanyard atau tali penggantung bertuliskan Naura & Genk Juara, ID card Kemah Kreatif, dan sticker. Dengan harga jual Rp78.000 dan terbit tanggal 18 September 2017, buku ini disambut dengan cukup baik oleh anak-anak. Dalam waktu tak sampai satu bulan penjualan buku, lebih dari 5000 eksemplar sudah terjual. dan kini sedang dicetak ulang lagi. Ini merupakan prestasi tersendiri karena di sejarah toko, biasanya buku behind the scene tidak terlalu banyak peminatnya.

 Naura - BTS Video Klip Berani Bermimpi

Album Soundtrack Naura & Genk Juara

Selain buku, pada kesempatan kali ini Kompas Gramedia juga meluncurkan album soundtrack Naura & Genk Juara. Dengan diluncurkannya album ini sebelum filmnya hadir, Naura berharap teman-teman Naura bisa bernyanyi bersama saat menyaksikan film ini. “Aku berharap teman-teman Naura bisa nonton bareng sama keluarga ataupun sahabatnya. Dan karena lagu ini musikal, akan seneng banget kalau teman-teman yang nonton bisa nyanyi bareng di bioskop!” papar Naura. Album Naura & Genk Juara sendiri sudah bisa dibeli secara eksklusif di toko buku Gramedia di seluruh Indonesia.

Baca juga:
NAURA – Berani Bermimpi, Now On Youtube!

Tiap materi lagu di dalam album ini diciptakan dengan sangat apik oleh kakak beradik Mhala dan Tantra Numata. Perlu diketahui, pembuatan lagu musikal salah satu pembuatan lagu tersulit bagi composer manapun di dunia. Maka, bukan perkara mudah bagi kakak beradik musisi ini untuk melahirkan sebuah album soundtrack film musikal. “Saya butuh waktu sekitar tiga bulan untuk untuk membedah naskah bersama sutradara dan penulis naskah. Di situ kami bersama-sama menentukan bagian mana saja yang akan disisipi bagian untuk bernyanyi. Dari situ, baru saya dan Tantra baru bisa mulai menggarap musiknya,” papar Mhala selaku penulis lagu untuk album Naura & Genk Juara.

  1. Juara (Opening)

Lagu ini menjadi lagu pembuka dari film ini. Adegan yang ditampilkan dalam film ini adalah saat Naura sedang berkompetisi di bidang sains. Dalam film ini Naura selalu ditemani oleh dua orang temannya, Oki dan Bimo. Dan dengan musik musikal yang ceria, di lagu ini ingin diperdengarkan kalau semuanya bisa dilakukan jika mau berusaha.

  1. Bawakan Cerita Banyak Untukku

Di lagu ini menceritakan sebuah kegelisahan orang tua pada anaknya yang akan pergi. Di sini Naura sedang meminta izin kepada ibunya untuk ikut sains camp. Dengan lagu bernuansa balad, sang ibu mengizinkan sang anaknya pergi. Lagu yang dibawakan dengan gaya percakapan antara Nola dan Naura membuat siapapun yang mendengarnya terseret dalam cerita.

  1. Mendengar Alam

Petualangan mulai terasa di lagu yang berisikan tentang mencintai dan menjaga alam semesta. Lagu yang dibuat dengan sangat puitis ini ini dibawakan oleh Naura, Kiki Juliar, dan juga Shelomita.

  1. Kamu Menyebalkan

Mengambil tipe liberto, yaitu dialog yang dinyanyikan, adegan ini menggambarkan adegan dimana Oki dan Bimo bertengkar dan Naura mencoba melerainya.

  1. Setinggi Langit

Salah satu lagu hits dari Naura yang diaransemen khusus untuk film ini menjadi salah satu unggulan di album ini. Menceritakan tentang cita-cita dan mimpi seseorang yang bisa dicapai dengan kerja keras.

  1. Aku Hanya Ingin Pulang

Lagu bertipe Aria atau lagu solo ini mengungkapkan perasaan Naura saat sedang disekap oleh komplotan penculik. Dalam lagu ballad ini, Naura memperlihatkan perasaan kecemasannya ke dalam narasi cerita. Adegan ini juga menunjukkan kalau tidak seluruh cerita isinya ceria dan bahagia.

  1. Jangan Jangan

Lagu yang menggunakan beat yang catchy ini bisa menjadi lagu andalan anak-anak untuk kemping. Di liriknya sendiri bisa membakar semangat anak-anak untuk lebih berani dan bisa kuat kalau bersama. Lagunya ini sendiri cukup singkat dan mudah diingat.

  1. Kita Adalah Juara

Kebersamaan dan persahabatan menjadi tema yang kuat di lagu penutup film ini. Lagu yang dibawakan oleh Naura, Joshua Rundengan, Vickram Priyono, Andryan Bima, dan juga seluruh pemain lainnya. Di lagu ini ingin memperlihatkan pentingnya persahabatan dalam suka dan duka.

  1. Berani Bermimpi

Walaupun lagu ini tidak masuk kedalam film, lagu “Berani Bermimpi” menjadi sebuah lagu pelengkap yang pas untuk melengkapi narasi film Naura & Genk Juara. Dengan menggunakan tema yang masih senada dengan lagu “Setinggi Langit”, lagu ini ingin mengajak teman-teman Naura untuk berani mewujudkan mimpi dan cita-citanya.

Naura - BTS Video Klip Berani Bermimpi

Dari sembilan lagu ini Naura berharap semua penonton bisa menginspirasi dan mendapatkan pesan moral yang dibawakan di dalamnya. Naura sendiri mengaku sangat gugup dengan pembuatan album soundtrack ini dibandingkan album biasanya. “Aku takut kalau lagu-lagu yang aku nyanyikan di soundtrack ini terdengar tidak sesuai dengan cerita yang ada di film. Tapi setelah aku dengar seluruh isi albumnya dan juga ditonton dengan filmnya, aku merasa puas banget! Semoga teman-teman yang lain juga bisa menikmatinya,” tutup Naura.

Naura – Berani Bermimpi | Official Video Clip
http://bit.ly/BeraniBermimpiVC

MAUDY AYUNDA New Single : “Satu Bintang Di Langit Kelam” OST. Trinity, the Nekad Traveler

 

“Khayalku terbuai jauh, pelita kecilmu mengalir pelan dan aku terbenam…

Redup kilaumu tak mengarah, jadilah diriku selatan… Namun tak kau sadari hingga kini dan nanti… ”

 

Sebuah syair lagu yang menceritakan tentang keikhlasan hati ketika cinta bertepuk sebelah tangan ini, pernah dipopulerkan oleh grup vokal Rida, Sita dan Dewi (RSD) pada tahun 1995 silam. Lagu dengan lirik sederhana namun indah ini adalah karya cipta dari penulis buku dan musisi, Dewi “Dee” Lestari, yang berjudul “Satu Bintang DI Langit Kelam”. Dee terinspirasi membuat lagu ini dari sebuah buku kumpulan puisi milik Sapardi Djoko Damono yang berjudul ‘Hujan Bulan Juni’. Menurut Dee, lagu ini pernah diklaim jadi lagu kebangsaan jomblo, walaupun tidak ada maksud menjadikannya sebagai lagu galau. “Lagu ini memang pernah diklaim sebagai lagu kebangsaan jomblo pada eranya,” ucap Dee tentang lagu ini.

Kini di awal tahun 2017, MAUDY AYUNDA kembali me-remake lagu ini sebagai single terbarunya. “Rasanya tentu seneng banget bisa bekerjasama lagi dengan Mbak Dewi, sudah kangen banget sih bisa menyanyikan  lagu beliau lagi. Karena ini lagu remake, pastinya ada beban tersendiri. Walau lagunya gak kalah bagusnya dengan versi yang sebelumnya, tapi harus sama kerennya dan harus berbeda untuk bikin orang merasa bahwa ini versi baru yang sukses’, ucap Maudy tentang tantangan yang dihadapinya saat menyanyikan lagu ini.

Karena lagu ini adalah lagu yang pernah populer pada masanya, Maudy pun menyanyikan lagu ini dengan gaya khasnya sendiri. Dengan vokal yang smooth dan indah, Maudy berhasil membawakan lagu ini dengan rasa yang berbeda. “It’s really exicting, yang seru sebenarnya saat mau recording, kita sempat kepikiran cara membawakan lagu ini seperti apa. Karena ceritanya itu sangat simbolik, banyak metaphor didalamnya dan akhirnya arahan untuk aku nyanyi juga perlu bener-bener dipikirin. Jadi sebelum rekaman itu, kita diskusi dengan Mbak Dewi dulu, mau kayak gimana nih. Bahwa lagunya seperti apa sih, ceritanya tentang apa, apakah ini lagu sedih atau apa. jadi banyak sekali brain-storming session dibalik recording lagu ini. Apalagi lirik dilagu ini sangat dalam, kita sempat berargumen tentang arti sebuah kalimat. Kalau ga salah kalimatnya ‘jadilah diriku Selatan’. Jadi kita banyak interpretasi dari lagu ini, menurut aku ini yang membuat lagu ini menarik”, jelas Maudy tentang proses produksi lagu ini.

Setelah menyelesaikan studinya di Inggris, Maudy Ayunda memang mengakui dirinya banyak berubah dan lebih matang dalam konsep bermusik. “Ini single baru setelah aku selesai studi di Oxford. Memang sekarang aku akan lebih picky dengan lagu-lagu yang ingin aku nyanyikan. Karena aku kali ini pengen bener-bener punya lagu-lagu yang liriknya kuat dan cerita yang kuat dibaliknya. Bener-bener bisa membuat orang lain berfikir, pokoknya lagu-lagu yang memiliki efek lain selain enak di denger. Menurut aku, lagu Satu Bintang Di Langit Kelam adalah lagu yang seperti itu. Lagu yang membuat orang tidak hanya merasa terbawa karena nadanya, tapi juga mungkin terbawa untuk berfikir atau merasakan sesuatu dari kata-katanya yang amat sangat indah dan dalam. Menurut aku, menarik sekali kalau sebuah lagu bisa mengajak orang untuk berinterpretasi atau berfikir. That’s the magic of song writing and that’s the magic of lyric writing. Dan aku pengennya kesitu sekarang”, tutur Maudy penuh makna.

Lagu ini juga hadir sebagai salah satu soundtrack yang akan menghiasi film “Trinity, the Nekad Traveler”, sebuah film karya rumah produksi Tujuh Bintang Sinema yang diadaptasi dari buku laris The Naked Traveler karya travel blogger Indonesia, Trinity. Film yang mengambil lokasi di Indonesia, Filipina, dan Maldives ini menceritakan tentang kisah nyata sang penulis buku yaitu Trinity, yang melakukan perjalanan nekat berkeliling Indonesia dan dunia. “Film ini menarik karena mengangkat traveling sebagai tema utamanya. Jadi bukan cuma ada cerita, tapi ada traveling-nya juga,” ungkap Maudy

Film ‘Trinity, The Nekad Traveler’ rencananya akan di rilis di bioskop Indonesia pada tanggal 16 Maret 2017 mendatang dan menjadi ajang comeback-nya Maudy Ayunda di kancah sinematik Indonesia, setelah dirinya menyelesaikan studi di jurusan P.P.E (Politics, Philosophy, and Economics), Oxford University-Inggris. Single terbaru ini pun menjadi momentum bagi Maudy untuk semakin mengukuhkan eksistensinya di pentas musik Tanah Air. “Harapan aku buat single baru dan tentunya soundtrack film ini, semoga mereka bisa saling support. Maksudnya single-nya men-support filmnya dan filmnya juga men-support single-nya. Yang jelas, pasti pengennya bisa diterima oleh masyarakat. Pengennya juga semua orang bisa melihat kedua project ini sebagai satu kesatuan yang memang cocok. Mudah-mudahan kita bisa membuat efek itu dan semoga bisa menyentuh hati para pendengar dan yang menonton filmnya. Ya semoga semua orang suka sama hasilnya seperti bagaimana aku pun sangat senang dengan kolaborasi dan project ini”, tutup Maudy yang sedang menyiapkan album ketiga yang banyak berisi lagu-lagu yang ditulisnya sendiri.

 

Satu Bintang Di Langit Kelam (Lirik)

Angkasa tanpa pesan

Merengkuh s’makin dalam

Berselimut debu waktu

Ku menanti cemas

 

Kau datang dengan sederhana

Satu bintang di langit kelam

Sinarmu rimba pesona

Dan kutahu tl’ah tersesat

 

Kukejar kau takkan bertepi

Menggapaimu takkan bersambut

Sendiri membendung rasa ini

Sementara kau membeku

 

Khayalku terbuai jauh

Pelita kecilmu mengalir pelan

Dan aku terbenam

 

Redup kilaumu tak mengarah

Jadilah diriku Selatan

Namun tak kau sadari

Hingga kini dan nanti

Maudy Ayunda – Ost Trinity the Nekad Traveler sudah tersedia di:
Apple Music: http://bit.ly/appsatubintang
iTunes: http://bit.ly/itunessatubintang
Spotify: http://bit.ly/spotifysatubintang
Joox: http://bit.ly/jooxsatubintang

Dapatkan RBTnya:
Telkomsel: Ketik BBHBT sms ke 1212
XL: Ketik 34109337 sms ke 1818
Indosat: Ketik SET(spasi)51104776 ke 808
Tri: Ketik 1110836 sms ke 1212

ROSSA New Single : “Cinta Dalam Hidupku” OST Film ‘London Love Story 2’

 

Lagu atau Soundtrack dalam sebuah film layar lebar merupakan bagian yang penting dan tak bisa dipisahkan. Saat menyaksikan sebuah film, kita selalu disuguhi film dengan soundtrack yang menawan yang pas dan mendukung jalan cerita dari film yang ditampilkan. Tak jarang, soundtrack inilah yang membuat sebuah film menjadi memorable alias tak terlupakan.

ROSSA, Diva tanah air yang sudah berkarya selama dua dekade ini dikenal sebagai salah satu penyanyi  yang paling banyak diminta untuk menyanyikan soundtrack untuk film-film box office Indonesia. Kemampuan Rossa menyejukan hati dan telinga pencinta musik Indonesia, membuat Rossa berkali-kali dipercaya untuk menyanyikan soundtrack film-film ternama, sebut saja film ; Ayat Ayat Cinta, Soekarno, Sang Pencerah, Barbi3, Hijrah Cinta, Cinta Di Langit Taj Mahal, dan I Love You From 38.000 Feet adalah beberapa film yang kesemua soundtrack-nya dinyanyikan oleh Rossa.

Kini di awal tahun 2017, Rossa kembali dipercaya untuk membawakan soundtrack film “London Love Story 2” produksi Screenplay Films. Sebuah film yang menceritakan kisah asmara segitiga antara Dave (Dimas Anggara), Caramel (Michelle Zudith) dan Sam (Rizki Nazar). Lagu yang diberi judul “Cinta Dalam Hidupku” ini diciptakan oleh David Sam, seorang komposer baru asal Bandung. “Lagu ini bercerita tentang seorang yang sangat mencintai pasangannya. Dalam hal ini, aku mengambil point of view dari Gilang yang diperankan oleh Rizki Nazar. Jadi Gilang ini semenjak bertemu dengan Caramel yang diperankan oleh Michelle Zudith, ia tidak bisa lagi mencintai orang lain. Jadi sebelumnya lagunya dibuat, aku baca script-nya dulu “, jelas Rossa tentang lagu barunya ini.

Untuk pengerjaan lagu ini, meski sedikit rumit namun Rossa tidak menemukan banyak hambatan. Proses rekaman pun dijalani ditengah-tengah jadwalnya yang padat sebagai salah satu juri di ajang pencarian bakat di salah satu TV swasta. “Proses rekamannya memang agak sedikit rumit. Musik di lagu ini mungkin sudah dirubah sampai 3 atau 4 kali karena saat melihat trailer filmnya, kita harus menemukan yang cocok banget dengan filmnya. Saya inget banget waktu itu saya lagi dijalan untuk syuting, karena schedule saya lagi padat banget dan tidak bisa ketemu dengan Arranger-nya yaitu Ari Aru. Akhirnya kita video call terus ngobrol soal musiknya. Kemudian saya dapat ide bahwa lagunya pengen dibikin mellow, lalu ingin ada string ditengahnya jadi bisa menggambarkan perasaannya Gilang di lagu ini. Untuk rekaman suaranya, saya dibantu oleh Irvan Nat dan rekamannya hanya berlangsung selama kurang lebih 1 jam”, ucap Rossa.

Film “London Love Story 2” ini rencananya akan dirilis pada tanggal 3 Maret 2017 mendatang. Tentunya Rossa berharap agar pencinta musik Indonesia dapat menikmati dan menerima lagu ini layaknya lagu-lagu Rossa sebelumnya. “Pasti bangga banget karena banyak sekali penyanyi yang ingin lagunya dibuat menjadi soundtrack film. Dan Alhamdulilah, saya diberikan banyak kepercayaan dan kayaknya hampir seluruh film yang saya terlibat di soundtrack-nya juga selalu jadi film box office. Jadi tentunya bangga banget. Kali ini lagu saya jadi soundtrack ‘London Love Story 2’ pastinya bangga juga, karena baru saja saya mengeluarkan lagu soundtrack yang berjudul ‘Jangan Hilangkan Dia’ untuk film ‘I Love You From 38.000 Feet’ dan sambutan terhadap lagu tersebut bagus banget sampai jadi favorit banyak orang. Mudah-mudahan itu juga terjadi di lagu ini, mendapat sambutan yang lebih baik lagi”, tutup Rossa.

 

Cinta Dalam Hidupku (Lirik)

Dalam mimpiku

Aku bermimpi

Tentang kekasih

Itu dirimu

 

Tambatan hati

Yang telah pergi

Hanya dirimu

Tak ada lagi

 

Hanya wajahmu

Yang terukir di dalam hatiku

Abadi dan takkan pernah terganti

Hanya kaulah cinta dalam hidupku

 

Meskipun langit

Tlah memisahkan cinta kita

Aku kan selalu untukmu

Cintamu akan s’lalu bersemi

Di hidupku

 

Malam malamku

Tanpa dirimu

Terbuai sepi

Dihias rindu

 

Resah di dada

Ingin berjumpa

Ku tak berdaya

Terbang ke sana