trinity_logo_web.png
Menu
SETIA BAND New Single : “Bintang Kehidupan”

 

Jika mendengar lagu legendaris “Bintang Kehidupan”, tentunya kita akan mengingat sang penyanyi, almarhumah Nike Ardila dan nama sang pencipta lagu, Deddy Dores. Lagu Slow-Rock yang pernah populer di era tahun 90-an ini, bisa dikatakan sebagai warisan berharga di industri musik tanah air, karena lagu ini sangat digemari pencinta musik Indonesia kala itu. Lagu ini bahkan diterima secara luas di Indonesia hingga Asia Tenggara, dimana lagu ini sempat dinyanyikan oleh Alm. Nike Ardilla di Song Festival Shanghai pada tahun 1991 dalam versi Bahasa Inggris dengan judul ‘Star of Life’.

Kini diawal tahun 2017, SETIA Band kembali me-remake lagu ini dalam sebuah aransemen musik pop-ballad yang apik dan menyentuh hati. Lagu ciptaan Deddy Dores ini, tak hanya memiliki kekuatan pada lirik, namun juga melodi yang selalu sukses menyihir para pendengarnya. Tak heran, jika lagu ini menjadi salah satu lagu populer sepanjang sejarah musik Indonesia.

Band yang terdiri dari Charly Van Houten dan Pepeng ini, mengaku bangga mendapat kesempatan untuk me-remake lagu yang begitu populer pada masa keemasannya kala itu. “Ini adalah lagu lama yang memiliki kekuatan notasi dan syair yang sangat masuk di setiap momen dan waktu kapanpun, karena lagu ini juga memiliki kekuatan isi lagu yang gaungnya masih mampu dirasakan sampai saat ini. Lagu ini juga yang menjadi titik benang merah perjalanan karier sang Legend, Nike Ardilla, “ ujar Charly. “Bisa membawakan kembali lagu ini tentunya rasanya luar biasa. Pasti banyak orang yang merindukan lagu ini. Semoga mendapat respon yang positif,” tambah Pepeng, sang gitaris.

Setia Band selalu berhati-hati dalam mendaur ulang lagu milik orang lain, termasuk di lagu ini. ” Karena lagu ini adalah salah satu lagu terbaik yang pernah dipopulerkan oleh  almarhumah Nike Ardilla. jadi tidak boleh asal remake. Kami tidak ingin menghilangkan kekuatan Nike Ardila atau roh dari lagu itu sendiri. Kualitas vokal dan penghayatan beliau benar-benar memberikan ‘nyawa’ di lagu ini. Apalagi hingga sekarang, masih banyak yang menyukai dan merindukan lagu ini,” jelas Charly.

Untuk video klip lagu ini, Setia Band baru saja menjalankan proses syutingnya yang mengambil konsep sebuah perjalanan cinta, dimana seseorang akhirnya menemukan kesendirian karena telah melewati banyak kegagalan cinta terhadap wanita-wanita yang pernah dicintainya.

Setia Band  tentunya berharap dengan mereka membawakan kembali lagu ini, selain bisa diterima masyarakat luas sekaligus dapat melepas kerinduan penikmat musik pada era lagu tersebut, pada saat lagu ini dibawakan oleh almarhumah Nike Ardilla. Dan lagu ini mampu membius rasa dan telinga seluruh masyarakat Indonesia saat ini.

 

Official Video Clip|SETIA Band – “Bintang Kehidupan” :

https://youtu.be/uETktOnz8gc

Link streaming:

Apple Music :  http://bit.ly/Appbintangkehidupan

Itunes : http://bit.ly/itunesbintangkehidupan

Spotify : http://bit.ly/spotifybintangkehidupan

 Joox : http://bit.ly/Joox-Bintangkehidupan

LESTI New Single : “EGOIS”

Egois – Lesti | New Single

Egois - Lesti

“Mengapa tak mencoba, jujur pada hati kita… Kasih. Bahwa sesungguhnya engkau dan aku, takut berpisah…”

Sebait syair yang menggambarkan kesedihan yang mendalam dilantunkan indah dan penuh penjiwaan oleh Lesti dalam single terbarunya yang berjudul Egois.

Lesti, yang memiliki nama lengkap Lesti Andryani ini mengawali karier bernyanyinya sebagai pemenang ajang kontes dandut D’Academy Indosiar tahun 2014. Setelah kemenangannya, Lesti merilis single perdananya yang berjudul “Kejora” ciptaan Nur Bayan pada tahun 2014, yang mana lagu ini juga merupakan lagu kemenangannya di malam Grand Final D’Academy saat itu.

Setelah itu di tahun 2015, Lesti merilis single keduanya yang berjudul “Pokoke Joged” yang menjadi soundtrack serial drama “Kuch Kuch Dangdut” yang pernah tayangkan di Indosiar dan merupakan salah satu single yang terdapat di album Dangdut Academy 2.

Masih di tahun yang sama, Lesti terpilih sebagai salah satu wakil dari Indonesia di Dangdut Academy Asia (D’Academy Asia) Indosiar, yaitu sebuah ajang pencarian bakat penyanyi dangdut tingkat Asia yang diikuti oleh 4 negara di antaranya Indonesia, Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. Dia ajang ini, Lesti berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan mendapatkan juara runner up (juara 2 D’Academy Asia). Untuk itu, Lesti pun mendapat kesempatan untuk merilis lagu karya cipta dari Pak Ngah, komposer dan arranger asal Malaysia yang berjudul “Zapin Melayu”.

Kini Lesti hadir dengan single terbarunya yang berjudul  Egois, yang diciptakan dan di aransemen musiknya oleh Hendro Saki. Lagu yang berlirik sederhana ini, hadir dengan nuansa lebih pop, meski masih terdengar aransemen dangdutnya. Secara lirik, lagu ini menggambarkan tentang perasaan egois seseorang karena takut kehilangan sang kekasih hati. “Lagu ini sebenarnya menceritakan tentang ke-egois-an satu pasangan. Bagaimana kalau orang lagi pacaran, apalagi di masa- masa puber, mereka saling egois. Suka marah-marah sama pasangannya, padahal dia tidak mau ditinggalkan pasangannya. Untuk musiknya, lagu ini memang agak nge-pop. Sebenarnya sekarang aku memang ingin lebih nge-pop sih, jadi tidak terlalu dangdut banget”, jelas Lesti tentang lagu barunya ini.

Baca juga: LESTI INGIN BERDUET DENGAN SYAHRINI

Lesti memang memiliki kemampuan vokal yang luar biasa. Meski lagu ini di luar karakter lagu yang biasa dinyanyikannya, namun dirinya mampu menyanyikan lagu ini dengan interpretasi yang sangat baik dengan cengkok dangdutnya yang khas. “Lagunya memang berbeda banget dengan karakter lagu-lagu aku sebelumnya. Kebetulan lagu ini, aku dikasih langsung oleh penciptanya. Tujuannya memang setiap aku merilis single/lagu baru itu berwarna, jadi tidak flat atau sama dengan lagu-lagu aku yang udah ada. Pas dengar pertama udah langsung tahu dan menyatu juga dengan lagunya. Proses recording juga nggak begitu lama. Sebenarnya ini udah lama juga rencana rilisnya, tapi sempat cancel dulu karena nggak ada waktu yang pas. Senang, akhirnya bisa rilis juga”, ujar Lesti.

Egois - Lesti

Untuk video klip lagu Egois, Lesti tampil cantik dengan busana serba putih. Konsep video klip dibuat seolah Lesti berada di sebuah dunia khayalan. ” Konsep video klipnya keren, aku suka banget. Ceritanya di video klipnya aku ada di dunia khayalan. Ada adegan drama sama nari gitu,” ucap Lesti.

Baca juga: Lesti Masuk Nominasi ADI 2017!

Lesti dikenal tak hanya jago menyanyi dangdut, namun juga piawai dalam menyanyi sinden dan berakting. Terbukti, sudah banyak sinetron dan FTV yang diperankannya seperti Merpati Tak Pernah Galau (FTV 2014), Senandung Cinta Kejora (FTV 2014), Anak Tukang Sapu Jadi Dokter (FTV 2014), Kejora 2 Mencari Bintang (FTV 2015), sinetron “Siti Bling Bling Mengejar Cinta Pertama”, sinetron “Munajat Cinta Gadis Desa”, sinetron “ Jakarta Love Story”, sinetron “Bastian Steel Bukan Cowok Biasa” dan sinetron “Kuch Kuch Dangdut”.

Baca juga: Lesti Menang AMI Awards 2017

Kematangan vokal dan bakat yang dimiliki Lesti, dari waktu ke waktu dan ditambah jam terbang yang semakin banyak di dunia tarik suara, membawa Lesti kedalam jajaran penyanyi dangdut wanita yang cukup diperhitungkan di dunia musik dangdut Indonesia. Beberapa penghargaan di dunia tarik suara pun berhasil diraihnya. Sebut saja, Lagu Dangdut Paling Ngetop SCTV Music Award untuk lagu Kejora yang pada tahun 2015 lalu, Penyanyi Pendatang baru Wanita Terpopuler Indonesian Dangdut Awards (IDA) 2015, Penghargaan Penyanyi Dangdut Wanita Paling Inbox Inbox Awards 2016 dan Penyanyi Dangdut Wanita Paling Ngetop SCTV Music Awards 2016.

Official Video Clip | Lesti  – Egois :

http://bit.ly/LestiEgoisVC

ADIPATI New Release : “Tuhan Tidak Tidur”

whatsapp-image-2016-12-13-at-6-38-50-pm

ADIPATI. Band asal Bogor yang terbentuk pada Oktober 2015 ini terdiri dari Angga (Vokal), Hengky (Keyboard), Dudi (Gitar), Achul (Gitar), Aji (Bass), dan Dindin (Drum). Persahabatan sejak lama antara para personil band ini membuat mereka akhirnya sepakat untuk membentuk sebuah band serta melakukan berbagai penampilan di café, pensi hingga acara-acara wedding di kota kelahiran mereka. “Kami sudah lama bersahabat baik dan sama-sama menyukai musik, akhirnya kami buat band ini,” ucap Angga ketika ditanyakan bagaimana akhirnya band ini terbentuk.

Meski terbilang pendatang baru, Adipati punya ambisi besar di blantika musik tanah air. Nama Adipati pun dipilih untuk mewakili semangat dan motivasi mereka untuk terjun ke dunia musik Indonesia. Diambil dari bahasa Sansekerta yang artinya raja atau petinggi-petinggi  pada jaman kerajaan dahulu, para personil Adipati berharap suatu saat nanti mereka memperoleh kesuksesan dan turut mewarnai perkembangan musik Indonesia.

Setelah sukses merilis single perdana yang berjudul “Janur Kuning” dan single kedua yang diberi judul “Ini Bukan C.I.N.T.A”, kini Adipati merilis single terbarunya yang berjudul “Tuhan Tidak Tidur”. Lagu yang diciptakan oleh Dudi ini bercerita tentang pengkhianatan cinta yang idenya ia dapat dari kejadian di sekelilingnya. “Lagu ini sebenarnya bercerita tentang kesetiaan pada komitmen ketika berikrar untuk menjalin cinta dengan seseorang, meskipun pada perjalanannya banyak liku-liku. Lagu ini berpesan agar kita harus menjaga komitmen dan kesetiaan cinta walaupun pada akhirnya pasangan kita tidak menghargai kita ataupun berselingkuh. Jadi tidak perlu dibalas, karena kita percaya Tuhan tidak tidur”, jelas Dudi, sang pencipta lagu.

Nuansa musik yang dituangkan pada lagu ini sedikit berbeda dari lagu-lagu yang pernah dirilis oleh Adipati sebelumnya, dimana aransemen musiknya dibuat lebih pop serta menonjolkan suara Angga sebagai vokalis yang memiliki range yang luas. Hal ini juga diperkuat dengan penambahan nuansa choir di bagian akhir untuk semakin memperkuat klimaks dari lagu ini. Pada akhirnya, pemilihan lirik dan notasi yang sederhana namun menyentuh tetap akan menjadi kekuatan di setiap lagu Adipati yang akan ditonjolkan dalam lagu terbaru ini.

Kehadiran Adipati di blantika musik Indonesia, diharapkan dapat mengobati kerinduan pencinta musik Indonesia pada kejayaan musik Pop Melayu. Untuk itu, lagu ini hadir dalam sebuah album kompilasi yang bertajuk “Melati”, sebuah campaign album yang mengajak kembali masyarakat Indonesia untuk selalu mencintai musik tanah air yaitu musik Pop Melayu. Nama Melati sendiri dipilih sebagai judul album karena melati adalah bunga yang mewakili Indonesia. Selain itu, kata Melati memiliki banyak arti yang menggambarkan tujuan dari album kompilasi ini bahwa bagi semua orang yang mencintai musik Melayu, sampai kapanpun “Melayu selalu dihati”.

 

Official Video Clip|ADIPATI – “Tuhan Tidak Tidur” :

https://youtu.be/6J-AapF-nIY

cover

 

ARMAND MAULANA New Release : “Sebelah Mata”

whatsapp-image-2016-12-13-at-11-11-14-am

   Official Video Clip|Armand Maulana – “Sebelah Mata” : https://t.co/4VXMPFl7gF

ARMAND MAULANA semakin serius menekuni solo kariernya di dunia musik Indonesia. Setelah sukses merilis single solo perdana “Hanya Engkau Yang Bisa”, kini di penghujung tahun 2016 Armand Maulana kembali merilis single kedua-nya yang diberi judul “Sebelah Mata”.

Masih bekerja sama dengan Lale, Ilman dan Nino sebagai pencipta lagu, lagu baru Armand Maulana ini mengangkat kisah cinta seseorang yang dipandang sebelah mata oleh orang lain. “Single terbaru gue ini judulnya Sebelah Mata. Lagu ini diciptakan oleh Lale, Ilman dan Nino. Ini tentang cinta dari seseorang yang dipandang sebelah mata. Jadi dia mencintai seseorang tapi orang itu memandang dia dengan sebelah mata. Dan dia ga ngoyo, ga bete. Yang penting gue mengagumi loe, mencintai loe, bisa lihat keseharian loe… Gue sudah happy, ” ucap Armand tentang makna lagu barunya tersebut.

Untuk aransemen musik di lagu ini, Armand Maulana mempercayakan sepenuhnya pada sang pencipta lagu yaitu Lale, Ilman dan Nino. “Awalnya pas kita selesai rekaman untuk lagu Hanya Engkau Yang Bisa, tiba-tiba Ilman nyeletuk ‘Kayaknya lagu yang gitaran cocok deh buat dinyanyiin Kang Armand’, dulu belum ada judul Sebelah Mata. Pas gue denger, wiihh keren banget. Lagunya asyik banget, liriknya bagus dan ga galau. Yang paling penting, lagu ini tuh mewakili gue banget dan mewakili apa yang gue mau,” jelas Armand Maulana.

“Kita sebelumnya udah pernah menciptakan lagu buat kang Armand judulnya Hanya Engkau Yang Bisa. Dan di lagu ini kita ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda dari lagu sebelumnya. Kali ini konsepnya lebih santai. Sebenarnya ini karya kedua kita sama Kang Armand. Alhamdulillah, kerjasamanya enak banget. Kang Armand orangnya juga sangat humble. Buat seseorang yang berkarier jauh lebih lama dan lebih senior dari kita, kerja sama dengan beliau enak sekali dan sangat kooperatif,” ujar Nino.

Dalam penggarapan video klip single “Sebelah Mata”, Armand Maulana mengikut-sertakan sejumlah musisi muda berbakat Tanah Air yaitu Barasuara, Dekat, Pandji Pragiwaksono, Elephant Kind, Stars and Rabbit serta Lale, Ilman dan Nino. “Gue sengaja mengajak musisi-musisi muda ini, gue hubungi mereka langsung, Gue memilih musisi-musisi muda ini sebagai cameo di video klip ini karena gue ngefans ke mereka. Gue respect banget sama mereka karena karya mereka yang keren-keren dan mereka adalah musisi-musisi muda yang buat gue jadi fondasi musik Indonesia saat ini,” kata Armand Maulana.

Official Video Clip|Armand Maulana – “Sebelah Mata” :

https://youtu.be/Qt_Dj2MzroQ

GAMMA1 New Single : “Dari Hati Ke Hati”

whatsapp-image-2016-12-01-at-12-22-33-pm

 

Musik melayu telah sukses mengubah hidup para personil grup band GAMMA1. Heri (vokalis), Nilam (vokalis), Andan (drummer), Alung (gitaris) dan Pandi (bassis), yang berasal dari Desa Mancung, Bangka Barat, Bangka Belitung memutuskan merantau ke Jakarta untuk serius berkarier di dunia musik.

Lagu-lagu GAMMA1 mulai dikenal sejak mereka merilis album pertamanya yang berjudul “1 atau 2” pada tahun 2012 lalu. Album tersebut sukses mengantar mereka menjelajahi panggung hiburan Tanah Air hingga ke negara tetangga yaitu Malaysia. Respon terhadap karya-karya GAMMA1 dari penikmat musik di negeri jiran tersebut sangat luar biasa. Salah satunya pada lagu yang berjudul “Hidup Segan Mati Tak Mau” yang dirilis pada tahun 2014. Lagu yang sudah meraih hampir 7,5 juta viewers di kanal YouTube tersebut, sukses menjajah puncak radio Malaysia dan mengangkat nama GAMMA1 di mata publik Malaysia.

Usai kesuksesan lagu Hidup Segan Mati Tak Mau, GAMMA1 pun semakin mengukuhkan eksistensi mereka dengan merilis single “Jomblo Happy”, sebuah lagu saduran dari lagu Europe Dance yang dinyanyikan trio BOOM dengan judul lagu ‘How Do You Do’. Lagu ini kemudian dikemas ulang dengan sentuhan khas pop-melayu dan disesuaikan dengan karakter GAMMA1.

Kini GAMMA1 kembali merilis single terbarunya yang berjudul “Dari Hati Ke Hati”, sebuah lagu ciptaan Heri GAMMA1 yang bercerita tentang seseorang yang tidak setia dan suka berpindah hati. Ide lagu ini diperolehnya dari curhatan seorang teman dan dibuat saat GAMMA1 sedang melakukan tur promo ke beberapa kota di Indonesia. “Lagu ini sebenarnya tentang seseorang yang tidak setia sama pasangannya. Idenya aku dapat dari curhatan teman. Proses pembuatannya juga sederhana, kita buat lagu ini ketika kita lagi di tengah-tengah perjalanan tur promo lagu Jomblo Happy ke Jawa Barat”, ucap Heri.

Lagu ini akan dirilis untuk pertama kalinya di Malaysia pada tanggal 10 November 2016 dan kemudian akan dirilis di Indonesia pada 1 Desember 2016 mendatang. “Buat kami, karena lagu ini akan dirilis di Malaysia terlebih dahulu, tentunya lagu ini akan menjadi sebuah pembuktian bahwa kita GAMMA1 sudah bisa diterima peminat musik yang ada di Malaysia. Biasanya kan sebaliknya, kami rilis dulu di Indonesia. 2 atau 3 ke bulan kemudian baru di Malaysia”, jelas Heri.

Lagu ini bisa didapatkan didalam sebuah album kompilasi diberi judul “Melati”, yang didalamnya berisi karya-karya terbaru dari 3 band melayu papan atas Indonesia yaitu GAMMA1, BAGINDAS dan ADIPATI. Nama Melati sendiri dipilih sebagai judul album karena melati adalah bunga yang mewakili Indonesia. Selain itu, kata Melati memiliki banyak arti yang menggambarkan tujuan dari album kompilasi ini sendiri bahwa bagi semua orang yang mencintai musik melayu, sampai kapanpun “Melayu selalu dihati” atau “Melayu tak pernah mati”.

“Kami berusaha untuk selalu menciptakan karya yang terbaik dari kami. Karena kami ingin menunjukkan ke masyarakat agar kita tidak melupakan akar budaya bangsa sendiri, bahwa musik kita berasal dari akar budaya rumpun melayu. Musik melayu juga bisa dieksplorasi dengan genre musik lain dan bisa dikembangkan dengan gaya kekinian,” jelas Heri Gamma1.

 

Official Video Clip|Gamma1 – “Dari Hati Ke Hati” :

https://youtu.be/C7BiXdulRY4

thumbnail

Garap Video Klip Baru, Armand Maulana Gaet Barasuara Hingga Elephant Kind

whatsapp-image-2016-11-21-at-5-25-59-pm

Vokalis band GIGI, Armand Maulana semakin serius menekuni solo karier. Setelah merilis single perdana berjudul Hanya Engkau Yang Bisa, dia bersiap memamerkan lagu kedua.

Oleh sebab itu, pria 45 tahun tersebut kini disibukkan oleh penggarapan video klip single kedua berjudul Sebelah Mata. Proses syuting dilakukan di salah satu studio di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Senin (21/11).

Uniknya, dalam proses syuting ini Armand Maulana tidak tampil sendiri. Dia mengajak sejumlah musisi muda Tanah Air yakn Barasuara, Dekat, Pandji Pragiwaksono, Elephant Kind, dan Stars and Rabbit.

“Gue sengaja mengajak musisi-musisi muda ini, gue hubungin mereka langsung,” kata Armand Maulana di sela-sela penggarapan video klipnya.

“Gue milih musisi muda ini jadi model video klip karena gue ngefans ke mereka,” sambungnya.

Video klip garapan Upie Guava ini terlihat berbeda dari video klip Armand Maulana sebelumnya. Sebab video klip Sebelah Mata tersebut dibuat lebih berwarna dengan menggunakan pola one take.

whatsapp-image-2016-11-21-at-7-06-55-pm

Sedangkan lagu Sebelah Mata sendiri diciptakan Lale dan Hilman Maliq and D’essential serta Nino RAN. Single ini masih mengisahkan soal percintaan.

“Seseorang yang dipandang sebelah mata, tapi lagu ini enggak galau,” jelas Armand Maulana.

Lagu serta video klip Sebelah Mata milik Armad Maulana ini bakal segera disebar dalam waktu dekat.

 

Sumber: Jawapos.com

LYLA New Single : “Dalam 2 Kisah”

whatsapp-image-2016-11-21-at-5-52-00-pm

 

Setelah sukses dengan single “Kehabisan waktu”, “Turis” dan “Ga Romantis” dari album Ga Romantis, kini LYLA kembali merilis single ke-4 yang diberi judul “Dalam 2 Kisah”. Lagu yang diciptakan oleh Naga ini bertema tentang cinta segitiga. “Lagu ini sebenarnya tentang seseorang yang terjebak dalam cinta segitiga. Dia jatuh cinta pada dua hati, namun kemudian menyadari kalau itu salah dan tetap harus memilih salah satu. Dan ia  meminta maaf kepada pasangannya yang tidak dipilih”, jelas Naga tentang makna lagu ini.

Lagu yang diaransemen oleh LYLA sendiri yang dibantu oleh Alm. Krisna J. Sadrach sebagai Music Producer ini, dibuka dengan petikan gitar akustik yang dilatari petikan gitar elektrik ber-sound vintage. Lagu ini dibangun dengan mood kalem, namun perlahan menanjak megah dengan ramuan bebunyian yang melebar, yang menggugah selera pendengarnya untuk terus mendengarkan hingga bait lirik terakhir.

Video klip “Dalam 2 Kisah” menjadi video klip yang istimewa bagi LYLA. Pasalnya video klip ini disutradarai langsung oleh sang gitaris, Fare, dengan konsep short movie, yang dikerjakan dalam 1 (satu) hari penuh dengan mengambil lokasi di Bandung. Dalam video klip ini, personil LYLA tidak tampil nge-band seperti pada umumnya video klip sebuah grup band, namun mereka beradu akting di dalam  video klip ini.

Kekompakan LYLA sangat terlihat dalam pengerjaan video klip ini.  Tak hanya berperan dalam video klip, Naga juga membantu sebagai producer saat proses produksi video klip, sedangkan Dharma bertanggung jawab untuk art dan dekorasi.

Tak banyak yang tahu, kalau Fare memang menekuni bidang Sinematografi. Keberaniannya untuk menggarap langsung video klip LYLA pun, baru direalisasikannya di single terbaru ini. “Kebetulan aku memang senang dengan Sinematografi dan dari dulu pengen banget punya video klip yang bagus, yang ceritanya nggak biasa. Baru kemarin kepikiran dan ketemu ide baru, makanya aku baru merealisasikan untuk menyutradarai langsung video klip ini.  Semoga video klip ini dapat diterima oleh Lyla Community dan pecinta musik Indonesia”, ungkap Fare saat ditemui di lokasi shooting.

Pembuatan video klip ini mendapatkan support dari designer Luwi Saluadji yang menyiapkan seluruh wardrobe untuk Lyla dan model video klip serta make up dan hair do dari Panggaya by Nadir.

Di usia yang telah mencapai satu dekade ini, para personel LYLA merayakan kebersamaan mereka dalam sebuah konser yang diberi nama “Decadance” yang diselenggarakan pada tanggal 13 Agustus 2016 lalu. Konser ini telah menjadi bukti betapa LYLA akan terus berusaha memberikan karya terbaik mereka dan akan terus menghibur banyak orang. Mereka berharap karya-karya mereka akan selalu hadir dengan kejutan-kejutan positif.

 

Link Video Klip LYLA – “Dalam 2 Kisah” :

https://youtu.be/S2sPG4AmztI

cover-utub

BAGINDAS New Single : “Bila Benar Sayang”

 

15134600_10153823288176862_2598141925520954750_n 

BAGINDAS, Grup band yang kini beranggotakan Andra (Vokal) dan Mike (Gitar) ini kembali merilis single terbaru mereka yang berjudul “Bila Benar Sayang”. Lagu “Bila Benar Sayang” diciptakan oleh Mike, sang gitaris dan bercerita tentang hubungan sepasang kekasih yang kehilangan perhatian dari pasangannya. Mike mengaku saat membuat lagu ini dirinya terinspirasi dari kisah cinta orang-orang di ada sekitarnya dan juga dari kisah pribadinya yang pernah tak mendapat perhatian dari sang kekasih. “Aku lihat dari kehidupan sehari-hari dan banyak orang yang merasakan ingin diperhatikan, tapi kok enggak dapet perhatian si dia. Intinya kalau seseorang benar-benar sayang ya jangan lepas perhatian, jadi jangan pernah menganggap remeh perhatian dari pasangan kamu,” ujar Mike tentang isi lagu ini.

Namun di lagu ini, Bagindas sedikit menggeser aliran musik mereka. Lagu ini hadir dengan aransemen musik pop alternative. Hal ini tentunya memberikan warna baru bagi Bagindas. “Musiknya memang sedikit berbeda dari lagu-lagu Bagindas sebelumnya. Ini lebih pop alternative, jadi di lagu ini kita memang mengurangi genre melayunya. Dalam bermusik kita enggak pengen kaku, harus tahu selera pasar kayak gimana,” ungkap Andra.

Walau begitu, Bagindas mengaku tak meninggalkan identitas Bagindas yang mengusung musik pop melayu,. “Sebenarnya enggak berubah. Tapi kita cuma mengembangkan saja. Kita juga dalam bermusik pengen lagunya enak dan bisa di nikmati semua orang,” ucap Mike menambahkan.

Lagu ini akan hadir dalam sebuah album kompilasi yang diberi judul “Melati”, yang didalamnya berisi karya-karya terbaru dari 3 band melayu papan atas Indonesia yaitu GAMMA1, BAGINDAS dan ADIPATI. Nama Melati sendiri dipilih sebagai judul album karena melati adalah bunga yang mewakili Indonesia. Selain itu, kata Melati memiliki banyak arti yang menggambarkan tujuan dari album kompilasi ini sendiri bahwa bagi semua orang yang mencintai musik melayu, sampai kapanpun “Melayu selalu dihati” atau “Melayu tak pernah mati”.

Link Video Klip BAGINDAS – “Bila Benar Sayang”

https://youtu.be/b0rK8TR7aJI

whatsapp-image-2016-11-17-at-3-32-43-pm

NEONA  New Single :  “Aduh Neik”

NEONA New Single : “Aduh Neik”

Kehadiran lagu-lagu anak memang kini tengah dinanti-nanti. Indu stri musik Indonesia perlahan-lahan kembali menghidupkan lagu anak dan sadar bahwa anak-anak juga membutuhkan lagu-lagu yang bisa dinyanyikan oleh mereka, sesuai dengan usianya.

Trinity Optima Production  sebelumnya telah merelease album ‘Langit Yang Sama’ dari Naura, putri pertama Nola Be3, dan sukses menjadi penyanyi cilik ditengah lesunya musik untuk anak-anak, kini giliran sang adik yang bernama Anodya Shula Neona Ayu atau yang akrab disapa dengan Neona, ikut meramaikan pentas musik lagu anak.

Gadis cilik yang lahir pada tanggal 13 juni 2009 ini, memiliki karakter yang berbeda dengan Naura. Diusianya yang sangat belia ini, Ia sudah berani tampil dengan sangat percaya diri. “Neona itu anaknya lucu, periang, percaya diri, beda banget sama kakaknya yang kalem dan manis. Kadang dia tidak mau kalah dari kakaknya. Kalau dengar musik pasti joget, hobi banget nari. Bisa joget dimana saja dan kapan saja. Biasanya dia belajar sendiri, liat video di youtube dan dia olah sendiri”, ucap Nola, sang mama. “Dan aku menarinya yang kayak gaya banget gitu loh, kayak powerful gitu”, ujar Neona dengan gaya lucu.

Tumbuh sebagai gadis kecil yang lincah, rupanya Ia sudah suka menyanyi sejak umur 1,5 tahun. “Cita-cita aku adalah kepengen menjadi seorang penyanyi anak Indonesia yang terkenal”, tutur Neona polos. Sebelumnya, Neona pernah tampil menggemaskan dan mencuri perhatian banyak orang dengan tingkahnya yang lucu di konser tunggal sang kakak, “Dongeng Musikal Naura” pada tanggal 24-25 Oktober 2015 lalu. Sejak itu, Neona mulai dikenal banyak orang dan memiliki banyak penggemar.

Trending:
Lagu Terbaru NEONA – Ada Deh

Mengikuti jejak sang kakak yang lebih dulu terjun sebagai penyanyi, Neona pun mulai memasuki dunia tarik suara. Masih dibawah pengawasan sang bunda selaku producer, Neona merilis debutnya dengan single perdana yang berjudul ‘Aduh Neik’.

Ide lagu ini diperoleh Neona karena terinspirasi dari ucapan seorang teman Mama Papa-nya. “Jadi temen mama dan papa yang namanya Tante Meggy, suka dikit-dikit ngomong ‘Apaan….’, ‘Aduh Neik’, ‘Bete deh’. Terus suka aku ikutin,” ucap gadis yang kini telah berusia 7 tahun.

Berawal dari asal menyanyi mengikuti ucapan teman sang mama, Nola pun terpikir untuk menjadikannya lagu ini sebagai single untuk Neona. Dibantu rekan sang mama, Meggy Awaloeddin dan Mhala Numata dalam menyempurnakan lirik di lagu ini, terciptalah lagu “Aduh Neik” dengan lirik yang jenaka dan melodi yang khas gaya anak-anak.

“Dia ini kan anaknya suka ngikutin orang. Setiap ada musik/minus one yang saya putar di rumah saat latihan, sama Neona dicoba masukin kata-kata ‘Apaan’, ‘Aduh Neik’, ‘Bete deh’, karena dia nggak bisa ngikutin lagu aku. Aku videoin dan masukin di social media, ternyata banyak anak-anak yang ikutin. Sampai akhirnya kita bikin serius lagunya,” jelas sang Mama, Nola.

Neona

Meski masih belia namun sadar social media merupakan gambaran yang tepat merefleksikan Neona. Melalui akun instagram pribadinya @neo_1306 yang telah sukses mengumpulkan lebih dari dari 139.000 followers. Kita dapat menyaksikan tingkah lucu dan spontan dari Neona yang telah memiliki penggemar yang cukup fenomenal untuk ukuran anak seusianya. Hal ini menggambarkan bahwa content Neona sangat menghibur bagi para followers seusianya. Ia pun akan merespon antusiasme penggemarnya dengan mengeluarkan sebuah Web Series unik yang berjudul “Neonapedia”, yang akan diluncurkan di Youtube secara perdana pada tanggal 20 Oktober 2016 mendatang. Video ini nantinya akan menampilkan mini ensiklopdia unik namun edukatif, dan akan dirilis setiap minggu sekali yang diharapkan akan mampu menghibur anak-anak seusianya dengan konten kreatif namun tetap mendidik.

Darah seni memang sudah mengalir kental dalam keluarga mereka. Nola mengakui bahwa dirinya dan suami hanya menyalurkan keinginan dan bakat sang anak. Kegiatan menyanyi tidak boleh mengesampingkan pendidikan mereka. “Bagi kami, pendidikan anak-anak nomor satu. Hari sekolah sebisa mungkin tidak boleh ada kegiatan menyanyi. Anak-anak ini turun darah seninya karena dari neneknya juga. Mamaku juga suka musik dan guru ngajar musik, nyanyi, nari. Mungkin itu yang membuat anak-anakku juga suka nyanyi,” ungkap Nola.

Video Klip NEONA – “Aduh Neik” :

http://bit.ly/NeonaAduhNeikVC

“Slow”, Young Lex & Gamaliel  Bahas Soal Menggapai Mimpi Di Video Klip Baru

lex-n-gamal

Rapper muda dan berbakat, Young Lex, tidak henti-hentinya terus membuat karya. Meski beberapa bulan belakangan ini, Young Lex tengah menjadi buah bibir di industri musik Indonesia. Rupanya hal tersebut justru semakin menunjukan kemampuan dan konsistennya dalam melahirkan karya-karya baru.

Mengawali karier sebagai seorang YouTuber, Young Lex memiliki sederet karya yang kini tengah digemari para anak muda dan pencinta musik rap/hip hop Indonesia. Bahkan Rapper ber-tattoo ini telah menjelma sebagai seorang rapper yang cukup berpengaruh dan menjadi trendsetter di Industri musik Indonesia. Bukan hanya itu, karier dan kredibilitas Young Lex semakin terlihat saat dirinya masuk dalam jajaran nominator Kategori Karya Produksi Rap/HipHop Terbaik di ajang penghargaan Anugerah Musik Indonesia 2016 (AMI Awards 2016) untuk lagu “O Aja Ya Kan” dan tampil di ajang musik internasional The 11th Annual Music Matters Festival, Singapore 2016.

Kini Young Lex tengah mempersiapkan proyek terbarunya bersama Gamaliel (salah satu personil GAC). Kemarin, 3 Oktober 2016, Young Lex & Gamaliel tengah menjalani syuting video klip lagu terbarunya yang berjudul “Slow”. Lagu ini ber-genre hip hop dan disini Young Lex & Gamaliel bukan hanya berkolaborasi dalam menyanyikan lagu tapi kedua musisi berbeda aliran musik ini juga berkolaborasi dalam menciptakan lirik lagu. “Lagu ini tentang hidup ini boleh menggapai mimpi tapi jangan memaksakan keadaan. Gua bikin, dia bikin terus kita cocokin. Terus ada part dimana gua bantuin part-nya Gamal. Gamal juga gitu, bantuin part-nya gua. Workshop banget,” kata Young Lex saat ditemui di bilangan Pancoran, Jakarta Selatan

Syuting video klip “Slow” ditangani oleh seorang sutradara muda bernama Andree Sascha, dengan mengambil 2 lokasi yang berbeda yaitu lokasi pertama di daerah Cikini Raya dan lokasi kedua di Gudang Sarinah, Pancoran. Konsep video klip menggunakan dua konsep utama, yaitu long take dan slowmotion dan mengambil setting outdoor, namun dibawa ke arah yang berbeda oleh sang sutradara tapi tetap sesuai dengan mood dan pesan dari lagu ini. “Biasanya kalau orang dengar lagu yang beat dan tropical gini biasanya pantai. Tapi, mau diambil yang beda. Lebih ke suasana pas kami ciptain lagu itu, suasananya suasana kota dengan background-nya orang-orang,” jelas Young Lex.

Proyek duo Young Lex & Gamaliel ini rencananya baru akan dirilis pada akhir Oktober 2016 mendatang, bersamaan dengan musik video dari lagu Slow ini. Kira-kira seperti apa serunya kolaborasi 2 musisi muda beda genre musik ini? Kita tunggu saja tanggal mainnya…