trinity_logo_web.png
Menu
New Release   UNGU  Hasbunallah “Sapaan Rindu Religius di Bulan Ramadhan”

Setelah hampir dua tahun vakum akhirnya Ungu Band kembali meluncurkan single terbarunya, kali ini single religi untuk menyambut bulan Ramadhan. Dengan formasi lengkap, Pasha, Enda, Oncy, Maki, dan Rowman menyapa kembali penggemarnya lewat single “Hasbunallah”.

 

Sebagai grup band, UNGU salah satu kelompok musisi yang paling produktif dalam membuat hits single religi. Pastinya kita semua banyak masih ingat beberapa lagunya seperti Andai Ku Tahu, SurgaMu, Para Pencari-Mu, dan masih banyak lagi lagu-lagu hits religi lainnya yang menemani kita semua sepanjang bulan Ramadhan sampai hari Fitri. Album religi pertama mereka, SurgaMu pun berhasil mendapatkan penghargaan Anugerah Musik Indonesia di tahun 2008 sebagai Album Pop Terbaik. Lagu Andaiku Tahu yang juga melejit di tahun yang sama juga berhasil mendapatkan Anugerah Musik Indonesia tahun 2008 untuk Karya Produksi Terbaik.

 

Setelah itu, jelas album-album pop lainnya dari UNGU pun hadir di tengah masyarakat dan makin melambungkan grup band asal Jakarta ini. Namun, setelah keputusan sang vokalis, Pasha, untuk menjabat sebagai Wakil Wali Kota Palu di tahun 2016 membuat eksistensi dari grup band ini pun turut vakum sementara. Hingga sampailah di tahun 2018, yang juga merupakan tahun terberat bagi Indonesia. Di penghujung tahun tersebut, kota Palu di hantam oleh gempa dan tsunami yang meluluhlantakan seisi kota. Sebagai Wakil Walikota Palu, bencana alam ini memberikan bekas yang mendalam bagi Pasha. Allah SWT menjadi sandaran Pasha dimasa-masa sulit tersebut. Lewat lagu “Hasbunallah”, Pasha ingin mengingatkan kembali kepada seluruh penggemarnya untuk kembali ke jalan-Nya.

 

Tidak butuh waktu lama bagi Pasha dan Enda untuk merampungkan lagu ini. “Ketika kita bertemu di basecamp Pasha sudah ada lagunya dan kita hanya workshop enggak sampai seharian, lagu ini sudah selesai,” ungkap Enda. Dan bagi mereka kehadiran single Hasbunallah tidak hanya sekadar inspirasi lagu tapi juga telah menjadi pedoman hidup yang mereka pegang. Karena patut diakui, tiap-tiap anggota UNGU memiliki momen terpuruk dalam hidup mereka dan kembali ke jalan Allah merupakan satu-satunya yang mampu membuat masing-masing dari mereka berdiri kembali.

 

Dan untuk melengkapi single ini, sebuah musik video telah disiapkan kepada penggemar. Sebuah video musik arahan Candi Soeleman telah rampung dibuat. Dalam video ini memberikan gambaran tentang makna Hasbunallah. “Kalau musik video nya sendiri menceritakan tentang manusia yang kadang terlalu sibuk dengan kehidupannya, sehingga lupa kalau apa yang ia punya datangnya dari Allah SWT. Hal itu yang ingin kami ingatkan lewat musik video ini. Bahwasannya, apapun yang dimiliki manusia akan kembali juga kepada-Nya,” ungkap Candi. Wah, penasaran ya? Seperti apa sih musik videonya, yuk kita simak sama-sama!

 

HASBUNALLAH (LIRIK)

 

Apa yang terjadi pada manusiakini

Semakinharisemakintertutupmatihati

Seakantiadalagipengobathatisedih

Manusiakemana kau pergi

 

Apa yang terjadi pada zaman hariini

Manusiasemakinharisemakintakterkendali

Lupakahkitaakandia yang mengasihi

Manusiakemana kau pergi

 

Dia selaluada

Untukkita

Untuksemua

Diaslaluada

Tukhambanya

Yang tlahmati dan masihbernyawa

 

Hasbunallah wani’mal wakil

Ni’mal maula wa ni’man nashir

Walanabluwannakum hatta na’lamal mujaahidiina

Minkum wash-shaabiriin

Composed by Pasha UNGU

Recorded @MusicaStudios, JKT

Engineer by Horas Pinem

Keyboard by Gatz Keys

Loop & Edited by Vais Randi

Mixed by Toni Hawaii

Mastered by Toni Hawaii @musicamastering

Published by MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

New Release : “Bawa Daku Pergi” Armand Maulana

Bagi Anda yang lahir dari besar di era 90-an pastinya sudah sangat akrab dengan hits dari Ruth Sahanaya yang berjudul “Bawa Daku Pergi”. Dan kini, Armand Maulana telah mempersiapkan suguhan terbaru dari lagu “Bawa Daku Pergi” dengan aransemennya yang khas.

“Ini merupakan single terkerennya dari Ruth Sahanaya dan banyak orang yang tumbuh besar dengan lagu ini. Dan waktu kami memutuskan untuk membuat lagu ini benar-benar dengan keputusan yang cukup singkat. Karena memang lagunya asik dan juga belum ada juga sih yang me-remake lagu ini,” ungkap Simhala Avadana selaku A&R dari Trinity Optima Production.

Lagu karya Putut Mahendra ini diproduseri dan diaransemen ulang oleh DJ asal Malaysia bernama Tatsuro Miller. Tanpa meninggalkan unsur 90-an dan synth-nya yang khas dari lagu ini, Tatsuro Miller dan Armand Maulana mampu membuat versi yang baru dari lagu legendaris ini. “Karena kang Armand juga memang nge-fans sama Uthe dan suka banget dengan lagu ini, jadi pas rekaman lagu ini semua berjalan lancar,” tambah Mhala.

Untuk membawakan lagu ini, Armand Maulana sudah mendapatkan restu dari publisher lagu ini dan juga berhasil membuat Ruth Sahanaya merasa sangat surprisesaat dibawakan pertama kali lagu ini di konsernya pada tanggal 11 Januari lalu. “Armand membawakan lagu ‘Bawa Daku Pergi’ keren banget, bisa membawakan warna yang lain kepada lagu ini. Saya sebagai penyanyi aslinya merasa sangat tersanjung, suatu kebanggan tersendiri buat saya karena lagunya bisa dinyanyiin oleh Armand Maulana. Ternyata bisa juga lagu ini dibuat versi lakinya dan tetap memberikan nuansa musik yang khas-nya Armand banget,” ungkap Uthe yang juga mengakui kalau Armand Maulana merupakan salah satu penyanyi idolanya.

Bagi Anda yang belum sempat mendengarkan langsung lagu “Bawa Daku Pergi”, lagu ini sudah bisa didengarkan di radio seluruh Indonesia, Digital Streaming Platform favorit Anda, dan juga pastinya video liriknya sudah tersedia di akun Youtube Trinity Optima Production. Penasaran? Yuk klik link yang ada di foto bawah ini:

 

BAWA DAKU PERGI (Lirik)

Bawa daku pergi

Saat kau kembali

Bawa daku pergi

Bersamamu

 

Mengapa aku terlena

Saat kau pergi

Kubuat kau kecewa

Tak terulang lagi

 

Tiada lagi yang kupinta

Hanya ada cinta

Tiada kataku berguna

Hanya ada cinta

 

Bawa daku pergi

Saat kau kembali

Bawa daku pergi

Bersamamu

 

Bawa daku pergi

Saat kau kembali

Bawa daku pergi

Bersamamu, oh kasih

Jangan ragu padaku lagi

Aku rindu , oh kasih

Waktu berganti aku menanti

 

Hanya kau yang aku suka

Jika ada cinta

Dan hanya kau yang aku minta

Jika ada cinta

Composed by PUTUT MAHENDRA

Published by PT.AQUARIUS PUSTAKA MUSIK

Produced & Mixed by TATSURO MILLER

Vocal Produced by IRVNAT

Vocal Recorded @BROTHERLAND STD, JKT

Mastered by STEPHAN SANTOSO @SLINGSHOT STD, JKT

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

New Release : Cassandra Band “Biar Aku Saja” – Suguhan Bagi Mereka yang Ingin Move-On

Nama Cassandra Band sudah menjadi perbincangan banyak orang sejak tahun 2010. Lewat lagu “Tetap Menjadi Milikmu” dan “Cinta Terbaik”, Cassandra Band mampu mendulang kepopuleran di belantika musik nasional. Setelah sempat hampir satu tahun vakum, Anna (vokalis), Coki (bass), dan Inos (gitar) kini kembali dengan single terbarunya yang berjudul “Biar Aku Saja”.

 

DARI KISAH GAGAL MENIKAH

Bagi beberapa orang, lagu-lagu Cassandra Band mungkin menjadi lagu anthem bagi hubungan mereka. Lagu-lagunya yang didominasi dengan lirik cinta yang menyenangkan dibawakan dengan musik pop ballad yang sendu membuat siapapun bisa merasakan apa yang dilantunan musiknya. Single kedua Cassandra yang  dirilis pada tahun 2011, “Cinta Terbaik”, hingga hari ini masih menjadi idola banyak orang yang tengah mencinta.

Tapi, lagu itu adalah lagu lama. Kini, di dalam ‘rumah barunya’ Cassandra siap meluncurkan single terbarunya yang berjudul “Biar Aku Saja”. Bersama Trinity Optima Production, Cassaandra Band siap mengeksplor lagu-lagu cinta yang lebih personal dan juga sendu.

Berbeda dengan lagu sebelumnya yang memiliki lirik cinta yang lebih general, single “Biar Aku Saja” memiliki latar belakang cerita yang sangat personal, terutama bagi Coki. “Lagu ini saya tulis saat saya sedang berada di rumah sakit, patah hati setelah saya batal menikah,” ungkap bassist Cassandra yang mengenang momen kepedihan hatinya di tahun 2017 lalu. “Dan waktu sedang berada di rumah sakit, saya mencoba mencerahkan hati dan pikiran saya dengan mambaca buku. Waktu itu membaca buku Pidi Baiq yang berjudul ‘Dilan 1990’. Di situ ada kata-kata ‘jangan rindu, ini berat, kamu tak kan kuat, biar aku saja’ di situ saya langsung merasa kata-kata pas dengan perasaan saya saat itu. Ya sudah, akhirnya saya coba buatlah lirik dan lagunya,” tambahnya.

 

RESTU DARI PIDI BAIQ

Sebelum merilis single ini, Cassandra Band belum merasa lega tanpa ada izin dari penulis buku yang menjadi inspirasinya. Di akhir tahun 2018, personel Cassandra Band ditemani oleh A&R dari Trinity Optima Production mengunjungi Pidi Baiq di Bandung untuk meminta izin penggunakan quotes dari buku teranyarnya. “Untungnya Pidi Baiq memberikan izinnya. Karena mungkin kami sama-sama pekerja seni jadi kami tahulah sangat penting untuk meminta izin penggunaan hak cipta walaupun itu hanya berupa kata-kata,” ujar Coki yang juga mengaku penggemar dari Pidi Baiq. “Walaupun lagu ini tidak sepenuhnya terinspirasi dari cerita Dilan, tapi kata-katanya mampu membuat saya terinspirasi untuk membuat lagu ini. Karena itulah saya merasa sangat senang mendapatkan izin dari beliau,” tambahnya.

Dan untuk melengkapi single ini, Aco Tenriyagelli, telah mempersiapkan sebuah musik video untuk lagu “Biar Aku Saja”. Konsep video klip kali ini menceritakan tentang dua orang pasangan yang mencoba berdamai dengan masa lalu mereka dengan cara membakar barang-barang kenangan mereka. “Waktu pertama kali dengar lagu ini, pastinya bagus lah, makanya saya setuju untuk membuat musik video ini. Tapi kalau tanggapan personal saya adalah ‘bakar’ hahaha, bakar aja kenangan-kenangan lama biar cepat bisa move on-nya,” ungkap Aco. Wah, jadi penasaran ya, seperti apa sih video klip terbaru Cassandra Band “Biar Aku Saja”, yuk tonton video klip nya berikut ini yuk! Jangan lupa tuliskan komentar kamu di bawah ini tentang lagu terbaru Cassandra “Biar Aku Saja” ini ya 🙂

BIAR AKU SAJA (Lirik)

Satu satunya kenangan

Yang tertanam di hatiku

Saat dulu kita

Tak terpisahkan

 Seandainya waktu dapat

Ku putar kembali

Tak kan sebodoh ini

Tak kan ku khianati

 Kehilangan dirimu

Buatku sesaat tak ingat bagaimana caranya bahagia

Ketika tak bersamaku

Kumohon jangan rindu

Ini berat kamu takkan kuat

Biar aku saja

 

Composed by CHOKI “CASSANDRA” SIMANJUNTAK

Lyrics Inspired by PIDI BAIQ

Piano &Strings by ZACK THE JACKMAN

Piano Recorded @RINTOP Std, Jkt

Strings Recorded @BLUESMAN Std, Jkt

Drums by GRACE J. THEO

Backing Vocals by OLIVIA ILONA

Vocal Recorded@BACKBEAT Std, Jkt

Engineer By ANGGI ANGGORO

Mixed by CHOKI “CASSANDRA” @BLUESMAN Std, Jkt

Mastered by STEPHAN SANTOSO @SLINGSHOT Std, Jkt

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

New Release : ADIKARA – PESONA CINTA

Adikara Fardy, penyanyi berusia 18 tahun ini memang sudah cukup dikenal di industri musik tanah air. Diawali dengan project  bersama Melly Goeslaw untuk mengisi soundtrack “Eifeel I’m in Love 2”, dilanjutkan dengan kesempatan pada tahun 2018 untuk mengisi acara musik jazz tahunan terbesar di Indonesia, Java Jazz Festival, menjadi salah satu pengisi di acara Chandra Darusman Live in Concert serta tampil pada Chaseiro All Stars pada pertengahan Februari 2019 lalu,  membuat namanya kian melambung. Dan kini, penyanyi yang mengawali karier musiknya sebagai cover song singer di  social media ini telah siap meluncurkan single perdananya, “Pesona Cinta”.

 

PERASAAN YANG MENGGANTUNG

Belum genap empat tahun sejak postingan musik pertamanya ia unggah ke Instagram, tapi nama Adikara Fardy sudah banyak dikenal dan disukai oleh banyak orang. Dan kini, setelah dirinya resmi bergabung dengan Trinity Optima Production, Adikara Fardy telah siap memamerkan lagu perdananya yang berjudul “Pesona Cinta”.

Lagu yang ditulisnya bersama Rendy Pandugo ini mengisahkan tentang seseorang yang perasaannya digantung oleh kekasihnya. “Ketika dua pasang manusia yang tengah jatuh cinta, namun tiba-tiba sang kekasihnya tidak merasakan hal yang sama seperti sebelumnya. Ini membuat hubungan mereka jadi tak tentu arah,” ungkap anak didik vokal dari Otti Jamalus.

Lagu dengan genre light hazz yang dilengkapi dengan lirik puitis ini ditulis oleh Rendy Pandugo dan Adikara dan di aransemen oleh Ari Aru. Sebagai pendatang baru, ini merupakan kali pertama Adikara melakukan workshop bersama dengan musisi lainnya. “Kalau sebelum-sebelumnya saya sudah mendapatkan materi yang sudah jadi,  musik dan lirik sudah jadi dan saya tinggal membawakannya saja. Nah, karena ini single pertama saya, saya ingin lebih involve dalam proses produksinya,” ungkap Adikara.

 

PROSES YANG CUKUP LAMA

Proses kolaborasi mereka pun cukup mudah. Menurut Simhala Avadana, selaku A&R dari Trinity Optima Production, proses workshop keduanya berjalan sangat cepat. Hanya butuh waktu 6 jam, keduanya berhasil merampungkan lagu “Pesona Cinta”. “Adikara sendiri memang sangat look up ke Rendy dan Ari Aru, jadi proses pembuatan lagunya sendiri hampir enggak ada kendala. Walaupun merek terpaut usia yang cukup jauh,” ungkap Mhala.

Hal tersebut dibenarkan oleh Adikara. “Awalnya saya pikir proses workshop dengan musisi lain akan sangat sulit, tapi ternyata saya salah. Mungkin karena kak Rendy juga orangnya humble banget dan jago mencairkan suasana dan mas Ari Aru juga sangat open minded, jadi lagu ini pun jadi dalam waktu yang cukup singkat,” tambah Adikara.

Walaupun lagu ini terbilang cukup singkat untuk dirampungkan, tapi Mhala mengakui kalau proses pemilihan lagu ini untuk menjadi single perdana Adikara sempat melalui proses yang panjang dan lama. “Karena selain lagu ini, Adikara sudah punya beberapa materi dan lagu yang sudah siap. Kami harus menentukan lagu mana yang paling tepat untuk menjadi single perdana Adikara.  Setelah melalui proses  diskusi yang cukup lama, akhirnya terpilihlah lagu ini,” papar Mhala.

Dan dengan terpilihnya lagu ini, Adikara membuktikan kemampuannya dalam membuat dan  membawakan musik jazz yang membesarkan namanya. “Di lagu ini adalah perkenalan saya dengan seluruh pendengar musik tanah air. Makanya lagu yang dipilih pun lagu light jazz yang lebih ringan untuk diterima oleh orang banyak. Semoga lagu ini bisa memberikan kesan yang baik untuk penikmat musik tanah air,” ungkapnya.

Dan untuk melengkapi single “Peson Cinta”, Davy Linggar telah membuat musik video untuk lagu ini. Berlokasi di Jakarta dan Amsterdam, Belanda, music  video ini mengambil setting suasana gloomy musim salju di Amsterdam dengan cerita pada scenes sesuai dengan lirik lagunya.  Diharapkan musik video ini bisa menjadi pengenalan pertama sosok Adikara kepada pecinta musik. Lagunya sudah bisa didengarkan seluruh radio di Indonesia dan juga sudah tersedia di digital streaming platfrom kesayangan Anda. Yuk kita tonton video klip nya!

 

PESONA CINTA (Lirik)

Kau berjalan dengan raut wajah gelisah

Melewatiku seolah semua tak biasa

Hatiku ingin bertanya

Sadarku kau sedang perankan pesona cinta

 

Membisu saat kuharus bicara

Terpaku seakan detik pun enggan berjalan

Tertipu saat kau gantungkan jawaban

Cintamu padaku

 

Adakah kau rasakan apa yang kurasa

Membacamu membuat hatimu tak semudah kau kira

Hatiku sungguh bertanya

Sadarku kau sedang perankan pesona cinta

 

Kurajut rapi dengan hatiku untukmu

Meski tak berbalas indah hadir untukku

 

Composed by RENDY PANDUGO / ADIKARA FARDY

Published by SONY MUSIC ENTERTAINMENT INDONESIA / MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT

Produced & Mixed by ARI ‘ARU’ RENALDI

Drums / Keys by ARI ‘ARU’ RENALDI

Guitars by TOPAN ABIMANYU

Bass by RUDI ZULKARNAIN

Vocal Produced by BOWO ‘SOULMATE’

Vocal Recorded @BRO’S Std, JKT

Engineered by ADIT

Background Vocals by BOWO ‘SOULMATE’ & SIMHALA AVADANA

Mastered by STEPHAN SANTOSO @SLINGSHOT Std, JKT

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

“FEEL SO RIGHT” Self-Empowerment Anthem dari Trio Paling Bersinar di IndustriMusik Tanah Air

Kolaborasi adalah hal paling common di industri musik. Baik musisi sealiran maupun lintas aliran bekerja sama melahirkan karya segar, otentik dan berbeda dari karya yang biasa mereka produksi. Kolaborasi memberikan tambahan tangan, pendengaran, ide kreatif, dan akses sesama seniman untuk melahirkan karya baru yang sebelumnya tak pernah terpikirkan. Kolaborasi pun tidak hanya biasa dilakukan antar musisi namun juga dengan para brand terkemuka untuk kian menguatkan relevansi dari pesan yang ingin disampaikan.

Pengalaman kolaboratif ini terjadi pada 3 musisi kenamaan Indonesia; Afgan, Isyana Sarasvati danRendy Pandugo. Dipertengahan Februari tahun 2018 silam, ketiganya meluncurkan single berjudul “Heaven”, sebuah lagu manis bernuansa akustik yang awalnya menjadi project kerjasama antara Afgan dan Rendy Pandugo dalam pembuatan materi, lalu berubah menjadi kolaborasi 3 musisi melalui hadirnya Isyana Sarasvati yang terjadi secara spontan.

“Heaven” merupakan persembahan berbeda bagi ketiga musisi. Tanpa diduga, lagu ini memenangkan hati penggemar dari masing–masing musisi dan penikmat musik secara umum. Sampai sekarang, “Heaven” telah didengarkan hingga 11 juta kali melalui platform musik digital, sedangkan music video dan video lyrics telah dinikmati oleh lebih dari 4,8 juta kali di YouTube. Bersamaan dengan luasnya distribusi karya ini, ketiga musisi juga meraih penghargaan Anugerah Musik Indonesia dan SCTV Music Awards.

 

Hal membahagiakan lain dari ketiga musisi adalah reaksi para penikmat musik saat masing-masing individu membawakan lagu “Heaven” di berbagai panggung. “Awalnya sedikit ragu membawakan “Heaven” tanpa Isyana dan Rendy, tapi melihat animo penonton yang begitua ntusias dan ikut bernyanyi akhirnya meyakinkan saya bahwa lagu ini dicintai banyak orang”, ungkap Afgan.

Hal yang sama juga dirasakan pada penampilan individu dari Isyana Sarasvati dan Rendy Pandugo yang selalu memasukkan “Heaven” pada set list performance. Tidak itu saja, lagu ini juga membawa ketiga musisi iniuntuk tampil dipanggung We The Fest dan Ramadhan Jazz Festival 2018.

Ajakan Aktualisasi Diri Bersama Zilingodan Project AIR melalui ‘Feel So Right’

Memasuki tahun 2019, kolaborasi Afgan, Isyana Sarasvati danRendy Pandugo memasuki fase baru melalui Project AIR dengan garapan yang semakin serius, salah satunya dengan adanya kolaborasi kreatif dengan platform fesyen dan gaya hidup terdepan, Zilingo. Sebuah Extended Play telah dipersiapkan oleh ketiganya di tengah aktivitas dan sulitnya menyatukan jadwal dari masing-masing individu.

Melalui single pertama dari EP berjudul “Feel So Right”, garapan dibuat berbeda dari“Heaven”. Jika single terdahulu menyajikan nuansa akustik yang kuat, “Feel So Right” diproduksi dengan treatment musik berbeda dan penuh irama sehingga tak akan membiarkan semua penggemarnya hanya berdiam diri.

Semangat self-empowerment dari lagu “Feel So Right” juga sejalan dengan pesan #SiapaSihLo milik Zilingo. Sebagai platform terkemuka di bidang fesyen dan gaya hidup, Zilingo secara aktif mendorong para pelanggannya untuk selalu mengekspresikan diri mereka yang luar biasa melalui gaya pilihan mereka. Melalui lebih dari dua juta pilihan koleksi yang ada, Zilingo menjadikan proses  pemilihan gaya menjadi mudah diakses bagi semua kalangan.

“Tidak pernah terpikirkan sebelumnya kalau saya bisa menggarap dance track seperti ini karena mungkin menjadi sesuatu yang mustahil jika  dilakukan pada proyek solo. Saat bersama Afgan dan Isyana, vibe dan inspirasinya mengalir ke arah chill dan dance seperti ini, ungkap Rendy tentang proses pemuatan lagu “Feel So Right”.

Lagu ini menggambarkan kegembiraan dan kepuasan yang muncul dari seseorang melalui ekspresi kepercayaan diri yang sebelumnya  mungkin terpendam. Layaknya self-empowerment anthem yang berlaku umum, pemberdayaan terbaik adalah pemberdayaan yang lahir dari dalam diri.  Saat menemukan versi ternyaman pada diri sendiri, kita mulai berekspresi dengan berdansa dan lebih mencintai diri pada setiap langkah, cerita Isyana saat menjelaskan lirik “Feel So Right”.

Chemistry diantara ketiga musisi memang tak terbantahkan lagi, bahkan tak ada yang lebih menonjol dan mendominasi. Uniknya, semua proses  terjadi secara mengalir dan natural. “Banyaknya kesamaan preferensi dan pemikiran, yang dalam bahasa kita disebut ‘satu frekuensi’  sepertinya menjadi kunci langgengnya trio ini”, begitu Afgan bercerita tentang keseruan bekerja sama dengan Isyana dan Rendy. “This project obviously the most fun project that I’ve worked to”.

Sekali lagi musik membuktikan bahwa ia adalah bahasa yang universal, menembus berbagai halangan dan berbedaan,  bahkan membuka kesempatan untuk bereksplorasi lebih. Pada kasus trio Afgan, Isyana, Rendy adalah brand Zilingo yang menjadi partner dalam menyebarkan pesan pemberdayaan diri.

“Fesyen dan musik sering kali menjadi media bagi seseorang untuk menunjukkan kepribadian mereka. Menyadari hal ini,  Zilingo tidak dapat memikirkan figur yang lebih baik dari Afgan, Isyana, dan Rendy untuk membantu mendukung pesan #SiapaSihLo milik kami. Masing-masing musisi berbakat ini merupakan panutan bagi jutaan orang di Indonesia dengan gaya pribadi mereka sendiri, dan itu mengalir melalui musik mereka. Melalui “Feel So Right”, kami berharap dapat menginspirasi semua orang untuk mulai mengekspresikan diri mereka yang luar biasa melalui media  pilihan mereka, baik itu melalui fesyen, musik, seni atau medium lainnya, ” kata Sarah Humaira, VP dan Head of B2C Marketing, Zilingo.

 

Spirit SelfEmpowermentMelalui Irama dan Visual

Finalisasi musik “Feel So Right” diserahkan kepada produser musik asal Swedia bernama Harry Sommerdah yang sebelumnya pernah menangani lagu-lagu dari GAC. Ditangan sang produser, “Feel So Right” menjelma menja di dance track yang catchy dan ekspresif sehingga sangat  mustahil untuk diabaikan. Terlebih lagi, terdapat petikan gitar yang sangat khas dari Rendy Pandugo.

Sementara itu, visual “Feel So Right” diserahkan kepada photographer/director handal Davy Linggar. Pengambilan gambar untuk music  video dan photoshoot dilakukan di Tokyo, Jepang. Dengan tim yang relatif kecil, Project AIR mengeksplorasi keindahan kota Tokyo di area yang yang tidak terlalu touristic.

Pada video musik, Afgan, Isyana, Rendy terlihat berjalan di kawasan Ropongi, Ueno Station, Omotesando dan Aoyama. Dengan teknik editing yang banyak memperlihatkan pergantian antar individu pada lokasi yang sama menjadikan hasil akhirnya terkesan begitu dinamis dengan spirit  pemberdayaan diri yang sangat kuat.

Sebelumnya, Davy Linggar sempat bekerja sama dengan Afgan dan Rendy Pandugo pada penggarapan musik video secara solo, namun bagi Isyana menjadi kali pertamanya. “Afgan, Isyana, Rendy adalah 3 artist yang  seru untuk bekerjasama dan mudah diarahkan karena sudah memahami konsep dan visi yang ingin kita capai. Bahkan, perpindahan lokasi dalam suhu cuaca yang cukup dingin tidak menjadi halangan”, begitu Davy bercerita.

 

Feel So Right by Afgan, Isyana Sarasvati, RendyPandugo

Verse:

Never have I been this way

Look at me now I’m ready to sing and sway

Superstardom one step away

You will be amazed

Now its time for my brand new day

Time to shine cos I wont let this fade to grey

Telling my emotions to say

I bring out the best of me

lemme out and you will see

Never ever gonna see my,

Never ever gonna see my night

(When) All I see is light

ALRIGHT!

Never ever gonna see my,

Leave it for another day,

All I see is light,

Alright!

REFF

Hold me tight, come and

Dance with me all night,

And let our heart’s desire

Feel so right

You and I, no we’ll never be apart

I’ll make it last forever

Feel So Right by Afgan, Isyana Sarasvati, RendyPandugo

Composed by Isyana Sarasvati, RendyPandugo, Afgan

Music Produced by Harry Sommerdahl

Mixed by Harry Sommerdahl at Limestone Studio

Mastered by Stephan Santoso at Slingshot Studio

Published by Sony Music Entertainment Indonesia/Massive Music Entertainment

New Release : DILA ERISTA – BUKU NIKAH

 

Sudah lama pacaran tapi belum ada tanda menuju pernikahan? Sekalinya niat menikah muncul, sang kekasih mengajak nikah siri! Wah, pasti sangat membingungkan ya! Tapi, lewat lagu “Buku Nikah” Dila ingin mengingatkan bagi pasangan yang ada di luar sana kalau menikah secara sah lebih baik.

Penyanyi dangdut yang besar dari ajang pencarian bakat di sebuah stasiun televisi ini tidak asal memilih lagu untuk single terbarunya. Di awal tahun 2019 ini, penyanyi asal Karawang ini mengaku dirinya pernah dilamar untuk menikah sirih. “Jelas saya tolak, lagian kalau sama-sama masih single kenapa harus mau nikah sirih. Harus legal dari negara dong yang ada buku nikahnya,” ungkapnya.

Lagu yang ditulis oleh Italiani Ikmal ini menceritakan tentang seorang wanita yang enggan menerima pinangan untuk nikah sirih. “Makna yang ada di dalam lagu ini sebenarnya hanya sekedar pengingat bagi kita semua, kalau sudah suka sama suka dan memang sama-sama masih sendiri harusnya berani menikah secara sah yang diketahui oleh negara dan agama. Juga buat pengingat bagi teman-teman diluar sana jangan gampang menerima pinangan untuk nikah sirih,” tambahnya.

Untuk melengkapi single ini, sebuah musik video telah disiapkan. Disutradarai oleh Nadya Apriliyani, musik video kali ini dibuat menarik ditemani oleh para dancer. “Dengan nuansa lagu nge beat dan full house musik video clip Dila dibuat full perform bersama para dancer. Adapun cerita yang akan ditampilkan di dalamnya, yaitu, kekasih Dilla datang membawa cincin kepada Dilla untuk menikahi Dila secara siri, namun Dila menolaknya karena ia hanya ingin dinikahi secara sah dan diakui negara agar Dila mempunyai buku nikah,” ungkap Nadya. Wah, penasaran yaa? Yuk, simak musik videonya di bawah ini ya!

 

Buku Nikah (Lirik)

 

Abang datang memberi kabar

Abang sudah duda tapi beranak dua

Abang datang memberi pilihan

Mau ajak nikah tapi tak punya uang

 

Aku diajak sirih

Tapi aku mau yang sah

Karena ku wanita

Ingin punya buku nikah

 

Nikah yang sebenarnya

Harus tanda tangan yg sah

Tak peduli rintangannya

Ku ingin punya buku nikah

 

Composed by ITALIANI IKMAL

Produced & Mixed by RAZI

Recorded @Harper Std, JKT

Vocal Directed by ITALIANI IKMAL

Engineered by Bambang @Harper Std, JKT

Mastered by DIMAS PRADIPTA @SumIt! Std, JKT

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

New Release : ARMAND MAULANA ft DEWI GITA PERJALANAN CINTA “Suguhan Perayaan Pernikahan Perak”

Kisah kasih Armand Maulanan dengan sang istri, Dewi Gita akan selamanya dikenang lewat lagu “11 Januari” dari grup band GIGI. Dan merayakan ulang tahun pernikahannya yang-25, kedua sejoli ini telah mempersiapkan sebuah konser bertajuk “1 Hati 1 Cinta” dan juga sebuah lagu baru bagi pasangan yang tengah mencinta yang berjudul “Perjalanan Cinta”.

 

PERAYAAN PERNIKAHAN PERAK

Bisa dibilang, hingga hari ini, lagu “11 Januari” dari grup band GIGI masih menjadi lagu cinta favorit banyak pasangan. Bahkan setelah lagu ini rilis, banyak pasangan yang memutuskan untuk menikah di tanggal yang sama dengan dua sejoli ini. Armand Maulana dan Dewi Gita membuktikan kalau lirik di dalam lagunya bukan hanya bualan semata, 25 tahun sudah mereka membina rumah tangga, dan kini saatnya mereka merayakannya. Sebuah lagu dari Melly Goeslaw telah Armand pilih untuk menjadi lagu yang turut mewarnai perayaan pernikahan peraknya.

Lagu yang berjudul “Perjalanan Cinta” ini menceritakan tentang suatu hubungan yang sudah lama terjalin sehingga kedua belah pihak sudah sangat paham dan sangat mengerti kekurangan dan kelebihan dari masing-masing pasangan. “Lagu ini kami pilih karena kami anggap paling pas menggambarkan 25 tahun perayaan pernikahan kang Armand dan Teh Dewi. Dari lagu ini ada taglinenya #TerimaKasihSayang. Yang dimana di dalam liriknya lebih menggambarkan sepasang kekasih yang sudah paling tahu baik buruknya sifat satu sama lain tapi tetap mencinta,” ungkap Simhala Avadana selaku A&R dari Trinity Optima Production.

Proses pemilihan lagu ini memang cukup lama, pasalnya kang Armand saat itu sudah mendekati waktu deadline rekaman tapi pilihan lagu yang diberikan dirasa belum cocok dengan tema perayaan 25 tahun pernikahannya. “Saya sudah dengarkan beberapa lagu pilihan dari beberapa produser, lagunya banyak yang bagus tapi saya merasa enggak pas untuk perayaan pernikahan kami yang ke-25 ini. Jadi, saya minta secara personal ke Melly Goeslaw untuk minta dibikinin lagu. Luar biasa, dalam waktu tiga hari langsung jadi, satu hari saya presentasikan ke A&R Trinity Optima Production juga langsung oke, besoknya langsung rekaman,” kenang Armand.

Selama proses rekaman hingga mastering pun tidak ada kendala yang berarti. Hanya saja dirasakan Dewi Gita akan rumitnya nada yang ia bawakan dalam lagu ini. “Yah, inikan bukan lagu duet pertama saya dengan Armand yah. Dan, hampir sama sih dengan lagu sebelumnya paling kesulitan saya adalah mengikuti nada suaranya Armand yang bisa rendah banget dan bisa tinggi banget,” jelas Dewi Gita yang dahulu juga pernah berduet dengan sang suami lewat lagu “Seperti Legenda”.

Lagu yang ditulis oleh Melly Goeslaw ini pertama kalinya diaransemen oleh Marco Stefiano dan Dimas Wibisana. “Saya sudah minta izin juga ke Melly agar lagu ini diaransemen oleh Marco dan Dimas, karena kan mereka berdua juga yang jadi music director untuk konser saya kali ini, jadi biar terasa aja benang merah dari lagu baru ini dengan konser yang juga akan digelar,” pungkap juri The Voice yang akan meluncurkan konser bersama sang istri yang bertajuk “1 Hati, 1 Cinta” di Ciputra Artpreneur, Lantai 11-13 Lotte Shopping Avenue, Kuningan.

Hasil akhir lagu ini sungguh menyenangkan. Marco dan Dimas berhasil membuat lagu ini lebih ringan di telinga dengan sentuhan magis yang memukau. “Hasilnya memuaskan sekali, dari hasil rekaman sampai mastering enggak ada revisi yang besar. Dan bagian yang paling saya suka dari lagu ini adalah dibagian interlude-nya, dimana teh Dewi menampilkan suara sindennya ke dalam lagu ini dan membuat single ini lebih magis,” ujar Mhala.

 

ANTI MUSIK VIDEO ROMANTIS

Untuk melengkapi single “Perjalanan Cinta”, sebuah musik video yang digarap oleh Rio Motret telah rampung untuk segera diluncurkan. Pada musik video kali ini, Armand Maulana dan Dewi Gita memiliki pesan khusus bagi sang sutradara kalau mereka tidak ingin tampil seperti pasangan yang terlalu serius dan terlalu romantis. “Konsep musik video kali ini sangat ringan dan santai. Karena kang Armand dan teh Dewi sendiri mengatakan kalau mereka enggak mau tampil terlalu serius dan romantis. Mereka ingin lagu perayaan 25 tahun pernikahan mereka ini bisa divisualkan dengan lebih ringan dan jenaka,” ungkap Rio. “Di sini saya juga lebih mengeksplorasi dengan permainan stock motion juga karena ingin memperlihatkan sesuatu yang beda aja sih. Karena lagu ini kan sebagai bentuk perayaan 25 tahun hubungan mereka, jadi saya ingin menggambarkan hubungan yang lebih dari sekadar tatapan atau sentuhan tangan,” tambahnya.

Melalui lagu dan musik video ini, Armand dan Dewi Gita berharap akan banyaknya pasangan yang menjadikan lagu ini menjadi lagu cinta mereka. “Semoga bisa diterima dan juga dijadikan lagu anthem bagi para pasangan yang ada di luar sana” ungkap Dewi Gita. “Dan musik video ini juga semoga bisa menghibur bagi yang sudah punya pasangan dan membuat para jomblo menangis,” tambah Armand.

Wah, jadi penasaran ya, seperti apa sih musik video terbaru dari Armand Maulana dan Dewi Gita yang berjudul “Perjalanan Cinta”, yuk tonton videonya di bawah ini:

 

PERJALANAN CINTA (Duet with DEWI GITA) (lirik)

Kan kukatakan dengan lantang

Biar semua gugusan bintang

Mendengar hatiku hanya mau kamu

 

Kubisikkan pada udara

Merangkaikan dalam aksara

Mengisahkan opera kita berdua

 

Pastinya dalam perjalanan kita

Banyak salahku dan salahmu

Dan itu jadi penguat kita

 

Kamu yang tau aku

Curangku dan nakalku

Jujurku dan tulusku

Rinduku dan bosanku

 

Terimakasih sayang

Berjuta musim menata

Kau dan aku jadi kita

Sampai menutup mata

Terimakasih sayang

 

Composed by MELLY GOESLAW

Published by PT.AQUARIUS PUSTAKA MUSIK

Produced by MARCO STEFFIANO

Co Produced by DIMAS WIBISANA / Keys by KITUT SINJINGO

Guitar & Bass by DIMAS WIBISANA / Drums By MARCO STEFFIANO

Programming by MARCO STEFFIANO & DIMAS WIBISANA

Vocal Director by BOWO ‘SOULMATE’ Edited by HERI ALESIS

Vocal Recorded @BACKBEAT STD, Jkt

Music Editing by MARCO STEFFIANO & DIMAS WIBISANA

Mixed by RAYENDRA SUNITO

Mastered by STEPHAN SANTOSO @SLINGSHOT STD, JKT

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

New Release : PUTRI – BINTANGKU

 

Untuk menggapai suatu cita-cita bukanlah perkara mudah. Putri Isnairi, penyanyi dangdut lulusan sebuah ajang pencarian bakat nyanyi memiliki cerita yang berliku. Dan dalam single terbarunya “Bintangku”, Putri menceritakan pengalamannya tersebut.

 Walaupun usianya baru 16 tahun, namun nama Putri sebagai penyanyi sudah cukup dikenal publik. Setelah sukses meluncurkan single pertamanya yang berjudul “Do’a Ku” di tahun 2017 lalu, kini penyanyi lulusan Dangdut Academy 4 ini terlah siap meluncurkan single terbarunya yang berjudul “Bintangku”.

Lagu ini menceritakan tentang perjuangan seorang Putri dalam menggapai cita-citanya. Perjalanan kariernya di dunia musik, sejak ia masih belum jadi siapa-siapa sampai menjadi bintang di panggung dangdut Indonesia. “Alhadulilah, sekarang Putri sudah bisa menjalani kehidupan yang Putri cita-citakan sejak dulu. Tapi untuk mencapai ke titik ini bukanlah perjalanan yang mudah. Putri harus menghadapi banyak keraguan dari diri sendiri dan juga keluarga,” papar penyanyi asal Balikpapan ini.

Ini bukan kali pertama buat Putri dalam membawakan lagu bergenre dangdut klasik dengan lirik yang mellow. Tapi Putri mengaku sempat mengalami kesulitan dalam membawakan lagu yang diambil dari kisah pribadinya ini. “Di lagu ini ada beberapa nada yang cukup tinggi yang kadang Putri masih susah mengontrolnya. Tapi di lagu ini, Alhamdulilah sih semua lancar,” jawabnya.

Untuk melengkapi single ini, Dwi Nadya Apriliani selaku sutradara telah mempersembahkan musik video untuk lagu terbaru Putri, “Bintangku”. Nadya mengaku kalau untuk konsep video klipnya kali ini ia terinspirasi dengan kehidupan nyata dari Putri sendiri. Di sini, saya mau menggambarkan bagaimana kehidupan Putri dari atas panggung dan flashback ke kehidupan dia sebelum menjadi terkenal,” ungkap Nadya.

Di dalam musik video ini sendiri terdapat dua set yaitu set panggung tempat Putri bernyanyi dan set studio rumah yang menjadi tempat Putri mengalami flashback. “Video ini diawali dengan kesuksesan Putri saat ini berada di atas panggung dan dikelilingi oleh fans-nya, di sana saat putri bernyanyi, Putri sempat terkenang masa lalunya. Dia mengenang masa-masa sebelum dia belum jadi apa-apa. Tapi adiknya sinis dan pesimis akan mimpi sang kakak,” jelas sang sutradara.

Melalui single terbarunya ini Putri berharap bisa memberikan inspirasi kepada banyak penggemarnya untuk menggapai mimpinya. Buat kalian yang penasaran, seperti apa sih lagu dan juga musik video terbaru dari Putri, tonton videonya di bawah ini yuk!

BINTANGKU (lirik)

Kupetik bintang diangkasa

Bintang nan tinggi bercahaya

Rasa tak sampai namun aku coba

Akhirnya kini kau dalam genggaman

 

Apakah cinta tulus ada

Untuk diriku yang biasa

Rasa tak mungkin kumiliki kamu

Namun takdirnya kini kau denganku

Kau bintang hatiku

 

Oh bintang teruslah kau bersinar

Terangi hatiku yang sepi

Bintangku janganlah engkau jauh

Engkaulah pelita hidupku

Bersinar didasar jiwaku

 

Tak pernah terbayangkan sebelumnya

Bahwa engkau kan jadi milikku

Kau bintang hatiku

Kaulah bintang hatiku

 

Composed by WISNU AJI

Arranged by RICKY SONET2

Vocal directed by WISNU AJI & KARINA DWI SAGITA

Recorded @ABABIEL PRO STUDIO

Mixed byRICKY SONET2

Mastered by STEPHAN SANTOSO @SLINGSHOT STD, JKT.

@TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

Menyambut hari ibu internasional, Nola dan Neona telah mempersiapkan suguhan yang spesial. Suguhan lagu “Kasih Ibu” yang klasik kini kembali dinyanyikan oleh ibu dan anak ini.

Neona yang baru saja meluncurkan single terbarunya yang berjudul “Warbiasyak” dan juga buku perdananya “Zaman Neo” memang dikenal dengan penyanyi anak yang lincah dan enerjik. Namun, di  lagu “Kasih Ibu”, Neona tampil dengan gaya yang lebih anggun dan santai. Sebagai ibu, Nola mengaku sangat takjub dan bangga melihat hal tersebut. “Saya bangga banget, waktu Neona menerima projek ini saya pikir kayaknya akan sulit mengarahkannya. Tapi ternyata Neona mampu menjalaninya,” ungkap ibu tiga anak ini.

Memang bisa dibilang untuk membawakan lagu “Kasih Ibu” merupakan tantangan tersendiri untuk Neona. Berbeda dengan sang kakak, Neona memang memiliki karakter yang lebih serak dan berat dibandingkan Naura. Imagenya dalam bermusikpun sagat berbeda dengan sang kakak. Tapi di lagu ini, Neona mampu menampilkan sisi lainnya agar bisa mengungkapkan makna lagu “Kasih Ibu” dengan sempurna. “Di lagu ini Neona mengekspresikan lagu ‘Kasih Ibu’ dengan cara yang berbeda dari biasa yang ia lakukan. Dan saya rasa ini bagus. Karena saya ingatkan juga ke dia, kalau Neona ingin bisa jadi penyanyi hebat dan bertahan lama di industri musik harus mau coba jenis musik yang berbeda dari biasanya. Dan ternyata dia bisa melakukan ini dan hasilnya surprise banget,” tambahnya.

Kebahagian serupa juga dirasakan oleh Neona. Pasalnya ini kali pertama dirinya bisa berduet dengan sang Mama yang juga salah satu vokalis dari grup vokal wanita kenamaan Indonesia, B3. Dan bisa berduet dengan sang ibu merupakan salah satu cita-citanya. “Seneng banget karena akhirnya bisa duet sama Mama. Dan waktu bikin musik videonya juga seru banget seharian syuting bareng Mama, seru deh pokoknya,” ujar Neona.

Musik video “Kasih Ibu” yang juga didukung penuh oleh Ultra Mimi ini sudah bisa disaksikan di Youtube. Berlokasi di kediaman keluarga The Baldys, Nola dan Neona terlihat menghabiskan waktu bersama. Dalam musik video ini juga terlihat beberapa cameo anak-anak kecil yang juga diperankan oleh sepupu-sepupu Neona. Manis sekali bukan? Yuk tonton video klipnya!

 

KASIH IBU

Kasih ibu kepada beta

Tak terhingga sepanjang masa

Hanya memberi tak harap kembali

Bagai sang surya menyinari dunia

 

Composed by SM.MOECHTAR

Produced, Mixed & Mastered by IVAN DEWANTO

Vocal Produced by SIMHALA AVADANA

Vocal Recorded @BRO’S Studio, JKT, Engineered by ANGGI ANGGORO

Background Vocals Performed by NEONA, RIAFINOLA & SIMHALA AVADANA

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2018

New Artist Release : MAWAR de Jongh ft. Julian Jacob Heartbeat “Lagu Upbeat Cinta Penghujung Tahun”

Di penghujung tahun 2018 ini, Trinity Optima Production dengan bangga memperkenalkan salah satu talent terbaru kami bernama Mawar Eva De Jongh. Perempuan kelahiran 26 September 2001 ini bukanlah orang baru di dunia hiburan tanah air. Pada tahun 2015, ia sempat memenangkan ajang kontes kecantikan di sebuah stasiun televisi,  lalu mencoba keahliannya dalam berakting lewat beberapa judul miniseries dan film, dan kini aktris yang sudah memiliki 772 ribu followers di Instagram ini mencoba memamerkan bakat terpendamnya sebagai penyanyi lewat single terbarunya “Heartbeat”.

 

MULAI DARI PENYANYI RESTORAN

Meski namanya naik lewat beberapa judul sinetron seperti “Super Puber” atau beberapa judul film seperti “Serendipity”, “London Love Story 2”, dan yang akan ditayangkan pada tahun 2019 perannya sebagai Annelies di film “Bumi Manusia”, namun Mawar Eva sebenernya memiliki bakat terpendam sebagai penyanyi. Sejak berusia 8 tahun, Mawar sudah sering bernyanyi di depan publik. Setidaknya di hadapan pelanggan restoran yang dimiliki sang ibu. “Dulu tiap habis pulang sekolah aku suka nyanyi gitu di restoran Mama yang ada di Medan. Kadang Mama suka bilang ‘ayo dong, Mawar nyanyi, kalau Mawar nyanyi pelanggannya ramai’, jadinya aku semangat ngambil microphone untuk nyanyi,” kenang Mawar.

Walau hanya bernyanyi dengan diiringi musik seadanya saat tampil di restoran sang ibu, namun ketertarikan Mawar terhadap dunia tarik suara tidak pernah padam. Waktu masih tinggal di Medan, Mawar bahkan sempat mengikuti latihan vokal. Tapi karena usianya yang terlalu muda, selalu ada saja halangannya untuk latihan. “Dulu enggak terlalu serius ikut latihan vokalnya, tapi setelah pindah ke Jakarta aku mulai latihan vokal lagi dan sekarang juga lagi belajar main gitar juga,” tambah Mawar.

 

ANTHEM BAGI YANG SEDANG KASMARAN

Dan kini, setelah 3 tahun tinggal di Jakarta, Mawar telah siap mempersembahkan karya terbarunya. Lewat single pertamanya “Heartbeat” Mawar menyuguhkan sebuah lagu cinta yang menyegarkan. “Lagu ini sebenernya menceritakan tentang seseorang yang sedang merasa jatuh cinta dengan pasangannya. Apapun yang si cowoknya lakuin pasti bisa bikin dia berdebar-debar. Dari cara ngelihat, dari cara ngomong, pokoknya semuanya deh,” ungkap Mawar.

Dalam membawakan lagu ini, Mawar tidak sendiri. Bersama Julian Jacob, lagu upbeat dengan tropical vibe ini menjadi terdengar lebih menyenangkan. “Senang banget rasanya bisa kolaborasi sama Mawar, jujur ini juga merupakan kolaborasi aku yang pertama, jadi rasanya bangga dan senang sekali bisa dilibatkan dalam single ini,” ungkap Julian Jacobs.

Untuk melengkapi single perdananya ini, sebuah suguhan visual sudah dipersiapkan. Sebuah musik video yang digarap oleh Pandu Aji Surya dengan mengangkat sepasang kekasih virtual yang tengah dimainkan oleh gamers ini memiliki sarat makna social yang mendalam. “Karena jaman sekarang hubungan bisa terjalin tanpa harus bertemu fisik. Fenomena yang lahir karena mulai banyaknya games virtual dan juga social media yang digunakan banyak orang untuk membuat karakter diri dia berbeda dari diri dia yang sebenarnya,” ungkap Pandu.

Untuk lokasi syuting sendiri, Pandu memilih Jogjakarta sebagai tempat penggarapan video klip kali ini. Alasannya, karena tidak banyak daerah terbuka yang sepi dari pengunjung. “Kebanyakan lokasi di video klip ini diambil di Kaliurang, Jogjakarta. Sebenernya bisa saja mengambil lokasi yang ada di jakarta atau di daerah lain. Tapi untuk daerah perkebunan atau hutannya, menurut saya yang paling ideal untuk musik video ini adalah Kaliurang. Karena juga udaranya relative lebih adem dibandingkan di Jakarta atau daerah lain,” ungkap Pandu.

Selama proses syuting ini, banyak hal yang menarik yang terjadi, salah satunya adalah ketika Julian Jacob kesulitan dalam akting mencuri mobil holden tua. “Karena aku enggak bisa bawa mobil manual, jadi waktu ada adegan itu aku jadi harus latihan dulu,” ungkap Julian. Wah, sepertinya musik video ini akan sangat menarik sekali ya. Untuk yang penasaran, yuk kita tonton video klipnya di bawah ini:

 

HEARTBEAT (feat. Julian Jacob) (Lyrics)

 

 The way you look over your shoulder

The way you be calling me over

Never thought we’d be together

You got me good

You got me good

You got me good

 

Your eyes when they stare

They’re making me sweat

Your lips starts the tune

Your love sings the rest

 

So come onto me

We’ll see where this goes

Cause we’re dancing in tempo

And my heart is crescendo

It goes like…

 

Du-dup-du-dup-du-dup…my heart goes

Du-dup-du-dup-du-dup…you make me

Du-dup-du-dup-du-dup…then we go

Making moves in the only way that we know

 

You say we’re not good for each other

You think i’m better off with another

But what we have is amazing

So i don’t care, i want you now

No i don’t care

 

Julian’s:

You don’t know what you do to me,

You know that i’ll be there whenever you need,

I’ll always drop my bois for you every week,

So we can go makin moves however you please,

 

And i don’t know if you’ll come thru,

But i know that i wanchu, i wanchu, baby

 

Maybe we can start a new pact,

I’ll do all the work and girl you can relax,

You know that i’ll hit you up in a blink

Cause i know we fit, girl ya we sync.

Composed by AUDI MOK / ATILLA HANNA

Published by PT.MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT

Produced & Mixed by AUDI MOK

Vocal Produced by BOWO ‘SOULMATE’ @ BACKBEAT Std& BRO’S Std, Jkt Engineered by ANGGI ANGGORO

Mastered by DIMAS PRADIPTA @SumIt! Std

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2018