trinity_logo_web.png
Menu
New Release : Maudy Ayunda “Goodbye” – Permintaan Maudy untuk Orang yang Dicintainya

 

Sejak dilemanya memilih antara Stanford atau Harvard, hingga akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di Stanford, Maudy Ayunda sadar ia akan kembali meninggalkan orang-orang yang dicintainya.  “Goodbye” adalah permintaan Maudy untuk yang tercinta tetap seria menunggu, karena ia pasti akan kembali.

 Sesaat sebelum keberangkatannya ke Stanford University di akhir minggu ini, Maudy meninggalkan pesan dan permintaan untuk mereka yang disayanginya, keluarga, teman, sahabat, penggemar dan tentunya penikmat musik Indonesia.  Di tengah kesibukannya, akhirnya  sebuah lagu yang ia tulis dan diaransemen bersama Ari “Aru” Renaldi dipilih dari sekian banyak lagu yang mereka kerjakan bersama.

“Goodbye”, merupakan curahan hati Maudy dimana ia meminta orang yang dicintainya tetap setia dan juga janjinya untuk saling bertukar kabar selama disana hingga ia akan kembali ke Indonesia. Lagu yang dibawakan dengan iringan gitar dari Topan Abimanyu dan alunan manis cello dari Robby Subarja, menjadi penutup yang manis dari Maudy di tahun ini.

 

PAMIT PADA PENGGEMAR

Hari ini dipilih Maudy untuk menyempatkan diri berpamitan dengan penggemarnya. Di sebuah studio di area Kemang, Maudears (sebutan untuk fans Maudy) akan hadir untuk ngobrol santai dan mendengar untuk pertama kalinya Maudy akan membawakan lagu “Goodbye” secara langsung.

Tidak perlu khawatir, bagi Maudears yang ada di luar kota ataupun luar negeri yang tidak bisa hadir secara langsung masih dapat mengikuti seluruh rangkaian acara sore ini. Acara fan meeting Maudy Ayunda yang bertajuk “Goodbye” ini akan disiarkan secara eksklusif secara live oleh sebuah aplikasi streaming terbaru bernama V LIVE. Maudy akan menyanyikan lagu terbarunya dan akan menampilkan video klip untuk pertama kalinya hanya di V LIVE. V LIVE adalah platform komunitas hiburan global yang menyajikan ragam konten video berupa tayangan langsung; mulai dari kehidupan sehari-hari selebriti, hingga acara berskala besar seperti talkshow dan konser. V LIVE telah diunduh lebih dari 78juta kali.

V LIVE memiliki tujuan untuk menghubungkan penggemar dari seluruh dunia dengan para konten kreator dari berbagai bidang, termasuk grup musik, influencer kecantikan, musisi klasik, dan sebagainya. Tercatat sekitar lebih dari 1.000 kanal resmi dari para kreator ada di V LIVE dan menarik 30 juta visitor setiap bulannya. Hingga saat ini, pengguna aktif V LIVE dari luar Korea Selatan mencapai 85%.

Dan untuk menyatukan Maudears yang tersebar di seluruh penjuru negeri, V LIVE memfasilitasi acara fanmeeting Maudy Ayunda “Goodbye” pada tanggal 5 September 2019 pkl 19.00 wib. Melalui acara ini, Maudy berharap ia bisa berpamitan dengan seluruh penggemarnya dan orang-orang yang sudah mendukung karirnya di dunia hiburan maupun akademis. Semua orang yang tidak sempat ia temui secara personal (https://www.vlive.tv/video/146798).

Lewat acara dan lagu “Goodbye” ini, Maudy berjanji masa vakumnya ini akan diisi dengan penuh harapan dan inspirasi baru untuk masa depannya kelak. Maka dari itu, lewat acara dan lagu ini, Maudy dengan segala kerendahan hati mengucapkan “Goodbye”.

Lagu “Goodbye” sendiri sudah bisa didengarkan di seluruh radio di Indonesia dan juga di digital streaming platform kesayangan Anda. Untuk musik videonya juga akan bisa disaksikan bersama pada hari ini pukul 9 malam di Youtube Trinity Optima Production. Dan, temukan juga keseharian Maudy Ayunda selama menjalani kuliah di Stanford University melalui akun official V LIVE miliknya (https://channels.vlive.tv/B0D9CB/home).

 

GOODBYE (Lirik)

Baby i’m leaving

Can you tell me now

Will you love me still

 

Baby i’m trying

I’m holding back the tears

Dont wanna let you down

 

Cause the world is so much brighter when you’re here

Even california weather wouldn’t heal

The state of missing you

 

Goodbye

For now it is goodbye

Cause my dream is out there on the other side

Goodbye

So hard to say goodbye

And i’ll text you in the morning

I’ll call you every night to say hello

Hello , hello

 

Baby im leaving

Can you hold me now

Soon i have to go

 

Baby im trying

I cant hold back the tears

Dont wanna let you down

 

Cause the world is so much brighter when you’re here

Even california weather wouldn’t heal

The state of needing you

 

Goodbye

For now it is goodbye

Cause my dream is out there on the other side

Goodbye

So hard to say goodbye

And i’ll text you in the morning

I’ll call you every night to say hello

Hello

Hello

Composed by MAUDY AYUNDA

Published by MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT

Produced & Mixed by ARI ‘ARU’ RENALDI

Guitars performed by TOPAN ABIMANYU

Cello performed by ROBBY SUBARJA

All vocals & Instruments recorded @ARU Std, BDG

Mastered by STEVE CORRAO @ SAGE AUDIO, TX, USA

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

Waaah, Maudy Terima Belasan Ribu Missed Call!

Menunggu bisa sangat mengganggu. Menunggu pesan dari kekasih, menunggu jawaban dari dosen skripsi, menunggu kabar dari pesanan online. Kalau sudah tak tertahankan, menunggu bisa bikin orang gelisah, emosi, bahkan geregetan. Meninggalkan pesan singkat ataupun missed call bisa jadi salah satu cara seseorang menunjukkan rasa cemasnya saat sedang menunggu.

TRENDING: Maudy Ayunda New Single, Kutunggu Kabarmu

Coba saja tanya bagaimana rasanya Maudy Ayunda menunggu kabar seseorang.  Seminggu terakhir, ia mengajak followers-nya di sosial media untuk mencari tahu kabar terakhirnya lewat rangkaian postingan yang berhasil membuat banyak Maudears penasaran!

Melalui akun instagram @maudyayunda, Maudy memberikan sebuah nomor telepon khusus yang bisa langsung ditelpon oleh jutaan followers-nya. Dan sontak saja, dalam waktu kurang dari dua minggu, puluhan ribu nomor berhasil terekam dalam missed call tersebut. Dengan lima ribu missed call dalam sehari. Wow!

Hmmmm…. sebetulnya apa sih yang sedang disiapkan Maudy?  Ada apa di tanggal 12 Oktober?  Apakah Maudy akan menelpon kembali belasan ribu nomor yang sudah menunggu kabarnya? We’ll see..

Maudy Ayunda Rekam Ulang Lagu Milik Rida Sita Dewi

Tak hanya kembali berakting lewat film Trinity: The Nekad Traveler, Maudy Ayunda juga bernyanyi lagi dengan merilis single terbaru berjudul “Satu Bintang di Langit Kelam”. Merupakan soundtrack film Trinity: The Nekad Traveler, lagu ini adalah versi daur ulang dari hits kepunyaan trio vokal Rida Sita Dewi (RSD) yang rilis pada 1995.

Meski secara aransemen tidak mengalami banyak perubahan dari lagu asli, “Satu Bintang di Langit Kelam” versi baru dibawakan dengan gaya vokal khas Maudy yang lembut.

It”s really exciting. Yang seru sebenarnya saat mau rekaman, kami sempat kepikiran cara membawakan lagu ini seperti apa. Ceritanya sangat simbolis, banyak metafora di dalamnya. Jadi akhirnya arahan untuk aku nyanyi juga perlu benar-benar dipikirkan,” jelas Maudy melalui rilis pers.

Dalam membawakan versi baru “Satu Bintang di Langit Kelam”, Maudy mengaku banyak melakukan proses diskusi dengan Dewi “Dee” Lestari selaku pencipta lagu yang juga merupakan personel RSD.

“Apalagi lirik lagu ini sangat dalam, kami sempat berargumen tentang arti sebuah kalimat. Kalau nggak salah ada lirik ‘jadilah diriku selatan’, jadi kami banyak interpretasi. Menurut aku, inilah yang membuat lagunya jadi menarik,” jelas Maudy tentang proses produksi lagu ini.

Lirik lagu ini bercerita tentang keikhlasan hati ketika cinta harus bertepuk sebelah tangan. Dee mendapatkan idenya setelah terinspirasi dari buku kumpulan puisi Sapardi Djoko Damono yang berjudul Hujan di Bulan Juni.

Menurut Dee, dikarenakan lirik yang berbicara soal cinta bertepuk sebelah tangan, “Satu Bintang di Langit Kelam” sempat diklaim sebagai lagu kebangsaan kaum single. “Walaupun tidak ada maksud menjadikannya sebagai lagu galau, lagu ini pernah diklaim sebagai lagu kebangsaan jomlo pada eranya,” kata Dee lewat rilis pers.

Film Trinity: The Nekad Traveler sendiri baru akan diputar serentak di bioskop mulai 16 Maret mendatang. Film garapan sutradara Rizal Mantovani ini diadaptasi dari serial buku The Nekad Traveler karya travel blogger dalam negeri, Trinity.

Maudy Ayunda berperan menjadi karakter utama film ini, yang tak lain adalah Trinity. Ia merupakan pekerja kantor yang hobi jalan-jalan ke berbagai daerah tapi selalu mendapat kesulitan mendapat izin cuti dari bos yang dimainkan oleh Ayu Dewi.

Sumber: Rolling Stone Indonesia

MAUDY AYUNDA New Single : “Satu Bintang Di Langit Kelam” OST. Trinity, the Nekad Traveler

 

“Khayalku terbuai jauh, pelita kecilmu mengalir pelan dan aku terbenam…

Redup kilaumu tak mengarah, jadilah diriku selatan… Namun tak kau sadari hingga kini dan nanti… ”

 

Sebuah syair lagu yang menceritakan tentang keikhlasan hati ketika cinta bertepuk sebelah tangan ini, pernah dipopulerkan oleh grup vokal Rida, Sita dan Dewi (RSD) pada tahun 1995 silam. Lagu dengan lirik sederhana namun indah ini adalah karya cipta dari penulis buku dan musisi, Dewi “Dee” Lestari, yang berjudul “Satu Bintang DI Langit Kelam”. Dee terinspirasi membuat lagu ini dari sebuah buku kumpulan puisi milik Sapardi Djoko Damono yang berjudul ‘Hujan Bulan Juni’. Menurut Dee, lagu ini pernah diklaim jadi lagu kebangsaan jomblo, walaupun tidak ada maksud menjadikannya sebagai lagu galau. “Lagu ini memang pernah diklaim sebagai lagu kebangsaan jomblo pada eranya,” ucap Dee tentang lagu ini.

Kini di awal tahun 2017, MAUDY AYUNDA kembali me-remake lagu ini sebagai single terbarunya. “Rasanya tentu seneng banget bisa bekerjasama lagi dengan Mbak Dewi, sudah kangen banget sih bisa menyanyikan  lagu beliau lagi. Karena ini lagu remake, pastinya ada beban tersendiri. Walau lagunya gak kalah bagusnya dengan versi yang sebelumnya, tapi harus sama kerennya dan harus berbeda untuk bikin orang merasa bahwa ini versi baru yang sukses’, ucap Maudy tentang tantangan yang dihadapinya saat menyanyikan lagu ini.

Karena lagu ini adalah lagu yang pernah populer pada masanya, Maudy pun menyanyikan lagu ini dengan gaya khasnya sendiri. Dengan vokal yang smooth dan indah, Maudy berhasil membawakan lagu ini dengan rasa yang berbeda. “It’s really exicting, yang seru sebenarnya saat mau recording, kita sempat kepikiran cara membawakan lagu ini seperti apa. Karena ceritanya itu sangat simbolik, banyak metaphor didalamnya dan akhirnya arahan untuk aku nyanyi juga perlu bener-bener dipikirin. Jadi sebelum rekaman itu, kita diskusi dengan Mbak Dewi dulu, mau kayak gimana nih. Bahwa lagunya seperti apa sih, ceritanya tentang apa, apakah ini lagu sedih atau apa. jadi banyak sekali brain-storming session dibalik recording lagu ini. Apalagi lirik dilagu ini sangat dalam, kita sempat berargumen tentang arti sebuah kalimat. Kalau ga salah kalimatnya ‘jadilah diriku Selatan’. Jadi kita banyak interpretasi dari lagu ini, menurut aku ini yang membuat lagu ini menarik”, jelas Maudy tentang proses produksi lagu ini.

Setelah menyelesaikan studinya di Inggris, Maudy Ayunda memang mengakui dirinya banyak berubah dan lebih matang dalam konsep bermusik. “Ini single baru setelah aku selesai studi di Oxford. Memang sekarang aku akan lebih picky dengan lagu-lagu yang ingin aku nyanyikan. Karena aku kali ini pengen bener-bener punya lagu-lagu yang liriknya kuat dan cerita yang kuat dibaliknya. Bener-bener bisa membuat orang lain berfikir, pokoknya lagu-lagu yang memiliki efek lain selain enak di denger. Menurut aku, lagu Satu Bintang Di Langit Kelam adalah lagu yang seperti itu. Lagu yang membuat orang tidak hanya merasa terbawa karena nadanya, tapi juga mungkin terbawa untuk berfikir atau merasakan sesuatu dari kata-katanya yang amat sangat indah dan dalam. Menurut aku, menarik sekali kalau sebuah lagu bisa mengajak orang untuk berinterpretasi atau berfikir. That’s the magic of song writing and that’s the magic of lyric writing. Dan aku pengennya kesitu sekarang”, tutur Maudy penuh makna.

Lagu ini juga hadir sebagai salah satu soundtrack yang akan menghiasi film “Trinity, the Nekad Traveler”, sebuah film karya rumah produksi Tujuh Bintang Sinema yang diadaptasi dari buku laris The Naked Traveler karya travel blogger Indonesia, Trinity. Film yang mengambil lokasi di Indonesia, Filipina, dan Maldives ini menceritakan tentang kisah nyata sang penulis buku yaitu Trinity, yang melakukan perjalanan nekat berkeliling Indonesia dan dunia. “Film ini menarik karena mengangkat traveling sebagai tema utamanya. Jadi bukan cuma ada cerita, tapi ada traveling-nya juga,” ungkap Maudy

Film ‘Trinity, The Nekad Traveler’ rencananya akan di rilis di bioskop Indonesia pada tanggal 16 Maret 2017 mendatang dan menjadi ajang comeback-nya Maudy Ayunda di kancah sinematik Indonesia, setelah dirinya menyelesaikan studi di jurusan P.P.E (Politics, Philosophy, and Economics), Oxford University-Inggris. Single terbaru ini pun menjadi momentum bagi Maudy untuk semakin mengukuhkan eksistensinya di pentas musik Tanah Air. “Harapan aku buat single baru dan tentunya soundtrack film ini, semoga mereka bisa saling support. Maksudnya single-nya men-support filmnya dan filmnya juga men-support single-nya. Yang jelas, pasti pengennya bisa diterima oleh masyarakat. Pengennya juga semua orang bisa melihat kedua project ini sebagai satu kesatuan yang memang cocok. Mudah-mudahan kita bisa membuat efek itu dan semoga bisa menyentuh hati para pendengar dan yang menonton filmnya. Ya semoga semua orang suka sama hasilnya seperti bagaimana aku pun sangat senang dengan kolaborasi dan project ini”, tutup Maudy yang sedang menyiapkan album ketiga yang banyak berisi lagu-lagu yang ditulisnya sendiri.

 

Satu Bintang Di Langit Kelam (Lirik)

Angkasa tanpa pesan

Merengkuh s’makin dalam

Berselimut debu waktu

Ku menanti cemas

 

Kau datang dengan sederhana

Satu bintang di langit kelam

Sinarmu rimba pesona

Dan kutahu tl’ah tersesat

 

Kukejar kau takkan bertepi

Menggapaimu takkan bersambut

Sendiri membendung rasa ini

Sementara kau membeku

 

Khayalku terbuai jauh

Pelita kecilmu mengalir pelan

Dan aku terbenam

 

Redup kilaumu tak mengarah

Jadilah diriku Selatan

Namun tak kau sadari

Hingga kini dan nanti

Maudy Ayunda – Ost Trinity the Nekad Traveler sudah tersedia di:
Apple Music: http://bit.ly/appsatubintang
iTunes: http://bit.ly/itunessatubintang
Spotify: http://bit.ly/spotifysatubintang
Joox: http://bit.ly/jooxsatubintang

Dapatkan RBTnya:
Telkomsel: Ketik BBHBT sms ke 1212
XL: Ketik 34109337 sms ke 1818
Indosat: Ketik SET(spasi)51104776 ke 808
Tri: Ketik 1110836 sms ke 1212

Maudy Ayunda, Lulusan Indonesia Pertama  di Salah Satu Jurusan di Oxford University

Maudy Ayunda kembali membanggakan Indonesia. Tepat akhir September 2016 lalu, setelah sebelumnya dinyatakan lulus ujian tertulis pada 6 Juni 2016, penyanyi dan pemain film Perahu Kertas yang mengenyam pendidikan setara S1 di Oxford University jurusan Politics, Philosophy and Economics(PPE) ini, pada hari itu telah sah menyandang gelar Bachelor of Arts.

maudy-ayunda

Ia juga menjadi orang Indonesia pertama yang lulus di jurusan tersebut dimana upacara kelulusan Maudy juga sempat disiarkan secara langsung melalui https://livestream.com/oxevents dengan judul Oxford University Events. Kita dapat menyaksikan Maudy dan teman-teman satu angkatannya, dengan mengenakan jubah hitam kebanggaan setiap wisudawan, memasuki area wisuda dan memberikan penghormatan kepada guru besarnya.

“Aku orang Indonesia pertama yang lulus di jurusan PPE ini, rasanya membanggakan dan menyenangkan sekali, sekaligus menjadi tantangan bagi aku untuk nantinya bisa mengaplikasikan ilmu aku di Indonesia.  Dan lagi ini course impian aku yang nyambung banget dengan cinta aku terhadap humanity social science,” Maudy Ayunda mengungkapkan perasaannya mengenai kelulusannya dari Oxford University, Inggris.

Menurut pemilik nama lengkap Ayunda Faza Maudya ini saat diwawancara, dia agak sulit percaya jika menapak tilas perjalanannya menjalani pendidikan di universitas dengan predikat ranking satu menurut Times Higher Education (THE). Bahkan beberapa temannya sempat me-remind ke dirinya bahwa sangat sulit menembus masuk universitas yang berada di negara tempat tinggal Ratu Elizabeth itu. “Sampai saat ini aku aku sering bertanya-tanya sendiri, how do I get here? It’s just crazy for me. Sangat membahagiakan, mengingatkan aku untuk selalu bersyukur berulang-ulang kali”, ujar Maudy.

Maudy Ayunda mendapatkan nilai yang sangat memuaskan, dan menurutnya, dengan nilai kelulusannya sekarang, dia berharap mampu masuk ke universitas S2 yang diinginkannya. Dia juga mengharapkan doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia untuk harapannya S2 bisa terwujud nanti.

BACA JUGA:
PROFIL ARMAND MAULANA

Dalam satu atau dua tahun ke depan, gadis kelahiran Jakarta, 19 Desember 1994 ini berencana meng-explore kembali kariernya di dunia entertainment yang juga merupakan hobinya, karena selama kuliah karirnya sedikit dinomorduakan dalam upaya mendahulukan pendidikan. “Sekarang aku ingin mencoba memberikan 100% energi dan waktu aku kepada dunia musik dan film. Lalu mungkin setelah itu aku akan mencoba apply kuliah S2,” tutur Maudy.

Program Pasca Sarjana jurusan Public Policy atau Master of Business Administration (MBA) adalah pendidikan tingkat lanjut yang diinginkan si pelantun Jakarta Ramai ini. Kedua jurusan yang diimpikannya tersebut memerlukan pengalaman bekerja minimal dua tahun, yang membuat Maudy Ayunda tidak dapat langsung melanjutkan pendidikan tersebut, segera setelah lulus S1. Maudy juga mengatakan, dengan begini dia punya waktu dua tahun untuk memastikan jurusan apa yang akan diambilnya nanti. Kesempatan ini akan dimanfaatkan Maudy untuk kembali lagi menekuni pekerjaan bermusiknya. Salah satunya adalah dengan merilis single terbarunya yang diciptakannya sendiri, berjudul “Sekali Lagi”.

“Single Sekali Lagi memang aku ciptakan waktu kuliah di Oxford. Liriknya tentang second chances, tentang selalu ada kesempatan kedua. Sengaja dirilis bersamaan aku lulus kuliah karena menurutku lagunya bercerita tentang memulai sesuatu yang baru, tentang memulai kembali. Ada sebuah kemiripan meaning dari kedua hal itu, single aku dan graduation. Dan pastinya juga mengeluarkan single Sekali Lagi, symbolize the fact bahwa aku sekarang sudah kembali ke Indonesia sekali lagi, kayak memulai dari awal juga, a comeback karena kemarin aku agak menghilang gitu, that’s why,” tutup Maudy.

Video Klip:

MAUDY AYUNDA New Single : “SEKALI LAGI”

1795364_732814470088498_5206163525175136898_o

Cantik, berbakat dan pintar. Semua hal itu tampaknya memang pantas dimiliki oleh Ayunda Faza Maudya atau yang lebih dikenal dengan nama Maudy Ayunda. Memulai debut kariernya melalui film “Untuk Rena”, kini Maudy masuk dalam jajaran artis dan penyanyi papan atas dan semakin mengukuhkan eksistensinya di dunia hiburan tanah air.

Selama berkarier di dunia entertainment, Maudy sudah merilis 2 album yaitu Panggil Aku Maudy (2011) dan Moments (2015). Bukan hanya itu, penyanyi yang pernah menjalani pendidikannya di Oxford University ini ternyata juga piawai menulis lagu. Hidup mandiri di negara orang, justru membuat Maudy produktif dalam membuat karya. “Buat aku menulis lagu tuh sesuatu proses yang personal. Biasanya aku menulis lagu dari sesuatu yang aku bisa relate. Itu bisa sesuatu yang aku alami sendiri atau yang di alami orang-orang disekitar aku. Anehnya, aku lebih produktif menulis lagu disana dibandingkan waktu aku berada di Jakarta. Dan lagu yang aku buat umumnya dalam bahasa Indonesia”, jelas Maudy tentang kecintaannya dalam menulis lagu.

Salah satunya, lagu berjudul “Sekali Lagi” yang terdapat dalam album Moments, adalah sebuah lagu yang diciptakan Maudy ditengah-tengah kesibukannya menimba ilmu di Inggris. Di lagu ini, Maudy bertutur tentang pengharapan cinta yang lepas lewat tuturan lirik yang lugas, namun dengan pemilihan kalimat yang tidak pasaran. Didominasi oleh petikan gitar dan lewat sentuhan musikalitas dari seorang music director, Ari Renaldi, membuat lagu berbalut akustik ini terasa makin ‘bernyawa‘.

Meskipun masih berada di genre pop ballad, namun lagu ini tak terdengar begitu mellow. Sehingga walaupun berisi kegelisahan seseorang yang mempertanyakan kemungkinan adanya kesempatan kedua, lagu ini cukup groovy untuk dinikmati sembari mengentakkan kaki dan mengangguk-anggukan kepala.

Lagu ini juga semakin menunjukkan keseriusan Maudy di dunia musik Indonesia. Bukan hanya pembuktian diri sebagai penyanyi solo, namun juga sebagai penulis lagu yang layak diperhitungkan. Karier dan pendidikannya pun berhasil dirampungkannya dengan pencapaian akhir yang patut diacungi jempol.

Kini Maudy telah menyelesaikan studinya di jurusan Politics, Philosophy & Economics, Oxford University – Inggris dan akan menjalani wisudanya pada hari ini, tanggal 30 September 2016.

Setelah kelulusannya ini, Maudy mengakui masih banyak mimpi yang ingin dikejarnya. Salah satunya membuat karya album yang di dalamnya berisi lagu-lagu ciptaannya sendiri. “Kedepannya aku masih akan bernyanyi dan akan lebih banyak menghasilkan lagu-lagu yang aku buat sendiri”, ujar Maudy.

Maudy Ayunda Jadi Ambassador L`Oreal

ccc4eaef-5a73-418d-a6c7-e0351808c9cb

Tepat pada acara press conference lalu, L’Oreal Paris Indonesia mengumumkan brand ambassador terbarunya, Maudy Ayunda. Wanita pelantun lagu ‘Perahu Kertas’ ini didapuk menjadi brand ambassador L’Oreal termuda menemani para perempuan lain seperti Dian Sastrowardoyo, Blake Lively, Eva Longoria, Barbara Palvin dan Karlie Kloss.

Sementara itu pihak L’oreal sendiri memilih Maudy menjadi brand ambassador baru lantaran wanita 21 tahun itu memiliki kriteria yang dicari.

“Brand ambassador terbaru kita sangat muda, bertalenta, dan menawan. Dia juga pintar dan membumi. Yang pasti, dia memberi inspirasi kepada wanita Indonesia untuk meraih mimpi mereka,” kata Ankit Porwal selaku Marketing Manager L’Oreal Paris ketika memperkenalkan Maudy.

“Hari ini senang banget jadi brand ambassador L’oreal Paris. Produknya sangat berkualitas. Kebanggaan banget buat aku,” kata Maudy Ayunda di peluncuran lipstik Color Riche Exclusivedi Kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis 31 Maret 2016.

 

Official Video Clip MAUDY AYUNDA “Jakarta Ramai”

Anp_nt66mnQVNA-lfnPtiOHO7Hhlr6bK2OykWegj6oMl

 

Jakarta adalah kota metropolitan yang tidak pernah sepi dari berbagai macam aktifitas, hiburan, perdagangan dan lain-lain. Namun kota yang sibuk, ramai dan macet ini tetap memiliki daya tarik tersendiri sehingga membuat banyak orang datang ke Jakarta dengan berbagai tujuan. Tapi pernahkah kita melihat sisi lain kota Jakarta dengan segala hiruk pikuknya?

 

Gambaran tentang sisi lain dari sebuah kota besar yang sibuk, coba diangkat Maudy Ayunda sebagai tema dalam single terbarunya yang berjudul “Jakarta Ramai”. Bermula dari memperhatikan ekspresi orang-orang yang lalu lalang di jalan atau yang berada ditengah kemacetan kota Jakarta, pada saat dirinya magang di sebuah perusahaan, membuat Maudy bertanya-tanya apa yang sedang mereka pikirkan dalam diam padahal mereka sedang berada di sebuah keramaian.

 

“Awalnya aku lagi proses magang di Jakarta, pas pulang kantor di dalam kemacetan. Di mobil aku memperhatikan ekspresi orang-orang di jalan kayak lagi mikirin sesuatu, apa yah yang mereka pikirkan? Mungkin aku seperti itu juga. Jadi aku terinspirasi dari situ’, ucap Maudy tentang ide pembuatan lagu ini. Sebenernya lagu ini reflect on they dream and what they want in life, lagu ini mengajak orang-orang berfikir pada saat mereka dihadapi dengan kemacetan atau di keramaian. Tapi kok kita merasa sepi atau gundah karena merasa something is off with our life atau we want change something and we just don’t know what”, ucap Maudy tentang ide pembuatan lagu ini. “Pesan yang ingin aku sampaikan di lagu ini, bahwa kita jangan diam aja menjalani keseharian tanpa evaluating our everyday lifes. Apakah kita sudah mencapai mimpi-mimpi kita atau kita justru lebih jauh dari jalur yang kita inginkan”, tambah Maudy.

 

Lagu yang diciptakan sendiri oleh Maudy Ayunda ini, boleh dibilang sebuah pembuktian diri atas keseriusannya berkarier di dunia musik. “It reflects where I am right now in my music evolution. Jadi memang sudah pengen mulai menyanyikan lagu-lagu yang aku tulis sendiri. Karena sebenarnya aku sudah nulis lagu dari SMP”, jelas Maudy.

 

Untuk aransemen musik pada lagu ini, Maudy dibantu oleh musisi handal Indonesia, Tohpati. Dengan musik bernuansa pop ballad, lagu ini menonjolkan alunan gitar dan vokal Maudy Ayunda yang sederhana dan lembut, membuat  lagu ini enak untuk dinikmati dan didengarkan kala bersantai.

 

Wanita cantik kelahiran 19 Desember 1994 yang sedang menyelesaikan studinya di Oxford University, London – Inggris ini, memang memiliki banyak talenta. Sejak kecil dirinya sudah dikenal sebagai model, bintang iklan dan aktris film. Bukan hanya itu, Maudy telah membuktikan potensinya sebagai seorang penyanyi sekaligus penulis lagu yang menjanjikan. Di albumnya yang berjudul “Moments” yang telah dirilis pada tanggal 1 april 2015 lalu, Maudy menunjukkan kemampuannya dalam menulis lagu dalam lagu yang berjudul “Sekali Lagi”. Album tersebut juga memperoleh Multi Platinum Album Award atas penjualannya yang lebih dari 200.000 copy hanya dalam waktu 2,5 bulan sejak album tersebut dirilis. Beberapa karyanya bahkan diupload di Youtube sejak tahun 2012 dengan tittle “Hidden Collection”.