trinity_logo_web.png
Menu
Ungu Pukau Penonton Malaysia

Ungu - Konser Terunggul Malaysia

Dua nama besar industri musik Indonesia, Afgan dan Ungu Band, baru saja menggelar konser kolaborasinya di Malaysia yang bertajuk, “Konser Terunggul Afgan dan Ungu” Pada tanggal 6 Oktober lalu. Berlokasi di Stadium Malawati Shah Alam, Afgan dan Ungu berhasil memukau lima ribu penonton Malaysia pada malam itu.

Profil Band UNGU

Konser dibuka oleh suara khas Pasha yang membawakan tembang-tembang hitsnya bersama Ungu. Setelah hampir setahun lamanya tidak beraksi di atas panggung, Pasha yang kini juga disibukan dengan kegiatan politiknya, berhasil mengobati rasa rindu penggemarnya. Tidak jarang sapaan dan interaksi Pasha dengan penggemar mengundang gelak tawa dari penonton. “Bagi kami, dalam membawakan sebuah konser, tidak hanya penampilan panggung kami yang harus maksimal tapi perlu juga komunikasi yang baik dengan penontonnya,” ungkap Pasha dalam sebuah wawancara media Malaysia.

Ungu - Konser Terunggul Malaysia

10 lagu terbaik dari Ungu yang selama ini meramaikan industri musik seperti “Andaiku Tahu”, “Hatiku Hampa”, dan “Kekasih Gelapku”, berhasil dibawakan dengan apik oleh Pasha, Endah, Onci, Maki, dan Rowman. “Respon yang luar biasa dari penonton membuat saya tidak puas hanya menyanyikan 10 lagu,” tambahnya.

Di tengah-tengah penampilannya, Pasha juga mengundang Idayu dari Akademi Fantasia Malaysia untuk menjadi teman duetnya dalam menyanyikan lagu “Tercipta Untukku”. Kolaborasi yang spektakuler ini jelas saja mengundang jeritan dan tepukan gemuruh dari penonton. Tidak jarang diantara penonton yang menitikan air mata karena rasa harus dan emosi menyaksikan band yang sudah 20 tahun berkarya ini. Benar-benar penampilan yang mengagumkan!

UNGU – Saat Indah Bersamamu | Official Video Clip

UNGU Tampil Di Pahang, Pasha Kunjungi PM Malaysia

Band UNGU baru saja mengunjungi negeri jiran, Malaysia pada tanggal 13 – 15 Januari 2017 lalu. UNGU di undang oleh Yang Amat Mulia Tengku Muda Pahang, yaitu Tengku Abdurahman Bin Sultan Ahmadshah, untuk menghibur warga Temerloh, sebuah kota kecil di Pahang-Malaysia, dalam rangka memberi semangat kepada Klub Sepak Bola Pahang, Pahang FC.

Disamping itu, Sigit Purnomo said atau Pasha juga diundang sebagai wakil walikota Palu untuk melakukan silaturahmi, berkomunikasi serta studi banding dengan Pemda Temerloh  untuk mengunjungi dan melihat berbagai potensi industri dan wisata disana.

Dalam perjalanan tersebut, Perdana Menteri Malaysia yaitu Dato’ Sri Mohd Najib bin Tun Haji Abdul Razak atau yang biasa disapa Najib Tun Razak, yang kebetulan sedang berkunjung ke Kuantan – Pahang, juga bersedia menyempatkan diri bertemu dan beramah tamah dengan Pasha, selaku Wakil Walikota Palu. Pertemuan tersebut berlangsung akrab, ternyata keduanya memiliki kesamaan karena memiliki darah keturunan Bugis – Sulawesi Selatan. “Kemarin pemerintah Kota Palu dalam hal ini, kami mewakili Bapak Walikota menghadiri karnaval seni budaya negeri Pahang di Malaysia yang diinisiasi oleh Tengku Muda Pahang Abdurrahman. Banyak hal yang kami diskusikan dengan Beliau, baik seni budaya, rumah adat dan mengenalkan kota Palu. Termasuk juga mengenai bidang olahraga seperti sepakbola “, ujar Pasha.

Pasha mengatakan bahwa dirinya merasa bangga dan bersyukur dapat diterima dengan baik oleh PM Malaysia, Najib Tun Razak. Beliau ternyata sudah mengetahui dirinya sejak Pasha masih aktif di dunia musik sebagai vokalis band UNGU. “Kami sebenarnya tidak menyangka kalau Beliau sudah menyukai lagu-lagu Ungu sebelum Beliau menjabat sebagai Perdana Menteri. Sungguh suatu kebanggaan buat UNGU, karena beliau ini kapasitasnya se-level presiden”, tutur Pasha.

Tak lupa, Pasha turut mengundang PM Malaysia tersebut untuk dapat menghadiri Pesta Rakyat “Festival Pesona Palu Nomoli 2017“ dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Palu yang akan diselenggarakan pada tanggal 27 September 2017 mendatang. Acara ini bertepatan dengan Hari Pariwisata Sedunia. Kami ingin perkenalkan Palu di mata dunia. Alhamdulillah, beliau mendengarkan dengan baik”, tutup Pasha.

Afgan SIDES Live in Miri, Sarawak

afgan

Setelah sukses menggelar Afgan SIDES Indonesia Tour 2016, Afgan juga akan menggelar Afgan SIDES Malaysia Tour 2016. Konser yang akan digelar pada Sabtu, 24 Desember 2016, akan diselenggarakan di Stadium Bandaraya, Sarawak. Tiket sudah bisa dibeli di: http://www.airasiaredtix.com/

Indonesian sensation Afgansyah Reza, better known as AFGAN, makes his way back to Malaysia for his most anticipated concert. AFGAN “SIDES” Live in Miri, Sarawak Malaysia which will be held at Stadium Bandaraya Miri on Saturday, 24th December at 8:00pm. Afgan’s Miri, Sarawak stop will be the last stop destination for his Asian Tour, which includes Indonesia, Malaysia and Singapore and will showcase his journey as an artist from his first hit song to his latest single Kunci Hati.

This closing performance in Miri will be the first of its kind in the region of Borneo and will be a strategic location to hold this event as it caters to Afgan’s fans primarily from Borneo which include his die hard fans from Brunei. This neighbouring country which is situated just 90 minutes away via ground transportation. All of his concerts held were all “SOLD OUT”.

Afganisme, what his fans are called, doesn’t necessarily come from his homeland but as well as Brunei, Singapore and of course Malaysia ranging from fans of all ages. Afgan burst into the music scene in 2008 with his first single Terima Kasih Cinta, which became an instant megahit not in Indonesia, but also in the region. Since then, Afgan was destined for regional superstardom.

Organized by Orpheus Events, this one night only Grand spectacular show is in support of his album SIDES, his first album in 3 years. SIDES features more mature and diverse sounds compared to his older works. In this latest offering, AFGAN sticks to his R&B roots but fuses elements of blues, electronic and orchestra, where he gets to do more than love songs and uncover different parts of himself.

He recently released his 5th solo album SIDES, a musical escape into world of romance, imagination and magic, and the inspiration for his three-nation concert tour.

 

GAMMA1 Sukses Launching Single  “Jomblo Happy” Di Malaysia

news

 

GAMMA1 baru saja kembali ke tanah air setelah menjalani serangkaian tour promo pada tanggal 25 – 29 September 2016 lalu di negara jiran, Malaysia. Tour promo yang berlangsung selama 5 hari ini merupakan rangkaian promo sekaligus launching single terbaru mereka yang berjudul “Jomblo Happy”.  Setelah sukses dengan lagu ‘Hidup Segan Mati Tak Mau’, Gamma 1 kini kembali memperkenalkan single terbaru mereka tersebut kepada para fans mereka di Malaysia.

Mendapat hampir 7.5 juta viewers di YouTube, lagu ini semakin mengangkat nama Gamma1 di Malaysia. Sebelumnya Gamma1 memperoleh penghargaan Anugerah Meletop ERA yaitu penghargaan untuk artis/musisi yang lagu-lagunya menjadi chart terpilih untuk lagu terbaik di Era FM, untuk lagu ‘Hidup Segan Mati Tak Mau’ . “Kami bersyukur karena lagu ini nama kami semakin dikenali. Jika sebelum ini kami dikenali dengan lagu ‘Hidup Segan Mati Tak Mau’ yang berirama mellow, lagu ‘Jomblo Happy’ menawarkan sesuatu yang berbeda kepada pendengar”, ucap Nilam, satu-satunya personil wanita di band ini.

Lagu “Jomblo Happy” merupakan sebuah lagu saduran dari salah satu lagu Europe Dance yang pertama kali dipopularkan pada tahun 2007 oleh trio Bum, dengan judul asli berbahasa Rusia iaitu Kanikuly ciptaan Dmitry Kokhanovsky. Kemudian lagu tersebut diterjemahkan oleh dua pencipta lainnya ke dalam bahasa Inggris dan dipopularkan pada tahun 2008 oleh trio bernama Boom dengan judul How Do You Do. Kini, Heri, Nilam, Alung, Andan dan Pandi yang tergabung dalam Gamma1, kembali menyadur lagu ini ke dalam bahasa Indonesia dengan memberikan sentuhan genre musik Melayu agar tidak menghilangkan ciri dan trademark Gamma1. “Dalam lagu ini kami tetap mempertahankan susunan musik original-nya karena kami memang ingin menunjukkan kepada masyarakat bahawa lagu tersebut sudah kami dapatkan izin yang sah dari komposer asalnya. Agar tidak timbul salah faham dikemudian hari dan kami tidak mau dituduh memplagiat karya orang lain,” ujar Heri, vokalis Gamma1 mewakili teman-temannya yang lain.

Sama seperti karya-karya sebelumnya, Gamma1 mendapat respon yang sangat positif dari pendengar musik di Malaysia. Lagu-lagu Gamma1 selalu sukses menempati tangga lagu di radio-radio Malaysia dan chart musik di TV Malaysia. Begitu juga dengan lagu “Jomblo Happy”, rupanya sedang digemari di Malaysia. Lagu ini bahkan sempat menduduki posisi 1 di chart JOOX di Malaysia.

joox

Kegiatan Gamma1 selama hampir sepekan di Malaysia dipenuhi dengan kegiatan promo tur ke media-media TV, radio, media cetak maupun online di Malaysia. Mereka sempat menjadi Special Guest di beberapa acara TV seperti Akademi Fantasia Malaysia (sebuah acara pencarian bakat yang cukup populer di Malaysia), AM Live, HLive, Meletop, CCTV, Muzik Muzik, Malaysia Hari Ini, dan Wanita Hari Ini. Gamma1 juga menyapa para fansnya melalui serangkaian interview di radio-radio Malaysia seperti Era FM, Kool FM, Suria FM dan lain-lain.

Peluncuran single “Jomblo Happy” secara resmi dilakukan di Hotel Royal, Kuala Lumpur-Malaysia, pada tanggal 28 September 2016 lalu dan ditandai dengan pemberian plakat dari Mr. Edwin Tan, General Manager Suria Records Company (SRC), selaku perwakilan label rekaman Gamma1 di Malaysia. “Kami senang karya-karya kami mendapat apresiasi yang baik sekali disana. Bertemu fans yang antusias dan menyukai lagu-lagu kami, rasanya luar biasa. Semoga kedepannya, kami bisa menciptakan banyak karya lagi”, tutur Pandi.

whatsapp-image-2016-09-28-at-4-36-21-pm

Suksesnya lagu “Jomblo Happy” di negeri tetangga ini, merupakan bukti bahwa Gamma1 adalah salah satu band pop melayu tanah air yang karya-karyanya sangat diterima dan turut meramaikan dunia musik Malaysia. Begitu pula harapan mereka terhadap industri musik melayu di tanah air. “Semoga kesuksesan lagu ini bisa semakin membangkitkan semangat musik melayu Indonesia”, tutup Heri.

AFGAN Siapkan Konser “SIDES” Tour 2016 Di 3 Negara

WhatsApp Image 2016-08-16 at 7.22.11 PM

 

Menandai 8 tahun perjalanan karir di industri musik Indonesia, AFGAN merilis album terbarunya bertajuk “SIDES”. Album ini berisi 13 track lagu dengan genre pop, soul, R&B, electronic dance, blues, dan Orchestra. Talenta emas Afgan tertuang di album ini, karena album “Sides” ini merupakan penggambaran sisi lain dari Afgan, dimana sebagian besar lagu didalamnya ditulis sendiri oleh Afgan bersama rekan-rekan musisinya seperti Ryan D’Masiv, Raisa, Mhala Numata, Inu Numata, Badai Kerispatih, Alam Urbach hingga penyanyi pop  Yura Yunita dan Rayi Putra (RAN). Bukan hanya itu, Afgan juga bekerjasama dengan musisi luar negeri seperti Taufik Batisah (penyanyi dan musisi asal Singapore), Sonaone (penyanyi dan rapper asal Malaysia), dan Mark Hill, produser berkelas internasional asal Inggris, yang telah sukses memproduseri penyanyi kelas dunia seperti Craig David dan Ed Sheeran.

Banyak konser telah dijalani Afgan selama perjalanan kariernya. Pada tahun 2013, Afgan menggelar konser tunggal perdananya di Esplanade Concert Hall, Singapore yang bertajuk “L1VE To L0VE” yang diserbu ribuan Afganisme (sebutan fans club Afgan) dari berbagai negara. Kemudian di tanggal 18 Maret 2014, untuk pertama kalinya Afgan mengelar konsernya di Istana Budaya, Malaysia. Afgan pun menjadi artis Indonesia pertama yang tampil di Istana Budaya.

Bertepatan dengan hari Valentine tanggal 14 Februari 2015 lalu, Afgan sukses menggelar konser tunggalnya yang berjudul “Dari Hati” dengan tema Love yang digelar di Plenary Hall, Jakarta Convention Centre – Indonesia dengan penjualan tiket sold out sebanyak 3.500 penonton. Pada 18 September 2015 lalu, Afgan juga berhasil memukau publik Malaysia dengan konser tunggalnya yang diberi nama Konsert Suara Hati Afgan” yang diadakan di Plenary Hall, Kuala Lumpur Convention Center – Malaysia dan berhasil menjual seluruh tiket atau sold out sebanyak 3.000 penonton. Afgan adalah penyanyi solo pria pertama Indonesia yang menggelar konsernya di Plenary Hall, Kuala Lumpur Convention Center Malaysia.

Kini Afgan kembali mengelar konser yang bertajuk “SIDES – Indonesia Tour 2016”, sebuah konser roadshow yang rencananya akan digelar di 5 kota  di Indonesia yaitu Bandung, Medan, Balikpapan, Makasar dan Surabaya dan menjadi tur konser pertama Afgan sepanjang 8 tahun karier bermusiknya. “Konser tur ini tur pertama kali saya lakukan selama saya berkarier di musik. Setelah bikin konser tunggal tahun lalu, banyak fans yang meminta untuk diadakan konser sekelas konser tunggal di luar Jakarta. Yang saya pilih dalam tur adalah 5 kota yang saya pilih berdasarkan banyaknya permintaan Afganisme agar saya mengadakan konser di kota mereka,” ucap Afgan saat ditemui di konferensi pers Sides Tour 2016 di kawasan SCBD-Sudirman, 15 Agustus 2016 lalu.

Kota Bandung merupakan kota pertama dalam rangkaian tur konser “SIDES – Indonesia Tour 2016” yang diselenggarakan pada tanggal 14 Mei 2016 lalu di Trans Convention Centre, The Trans Luxury Hotel Bandung dengan total penonton sekitar 2.000 serta didukung oleh bintang tamu yaitu Rossa dengan lagu duetnya bersama Afgan.

Untuk kota selanjutnya, Konser “SIDES – Indonesia Tour 2016” akan diselenggarakan dikota-kota dibawah ini :

  • Medan – 27 Agustus 2016 @MICC (Medan International Convention Centre)
  • Balikpapan – 30 September 2016 @BSCC (Balikpapan Sport & Convention Centre)
  • Makassar – 29 Oktober 2016
  • Surabaya – 26 November 2016

“Para penggemar Afgan bukan hanya berada di Indonesia tapi juga di luar negeri. Dan Afgan sendiri sudah melakukan banyak konser di luar Indonesia, namun belum pernah melakukan tur konser di Indonesia. Karena itu, kami ingin mewujudkan keinginan Afgan tersebut. Selain kami melihat potensi yang sangat besar dari Afgan, konser ini juga sebagai tanda penghargaan kami atas prestasi Afgan selama ini”, ujar  Jimmy Alaiyudin dari pihak Explore Corporation.

Konser tur ini juga diselenggarakan dalam rangka peluncuran album terbaru Afgan. Untuk itu, Afgan akan menyuguhkan pertunjukan yang akan berbeda dari konser – konsernya sebelumnya dan sebuah kejutan manis untuk para pencintanya, yaitu Afgan akan membawakan single terbarunya yaitu “Kunci Hati” LIVE di konser “SIDES – Indonesia Tour 2016”. Konser “SIDES – Indonesia Tour 2016” ini di dukung oleh Good Day, Relaxa dan Yonder Music.

Bukan hanya itu, Afgan juga akan menggelar Konser “Sides” di negara tetangga seperti di Malaysia dan Singapore. Konser “Sides” Malaysia akan diadakan pada tanggal 3 September 2016 mendatang di PWTC Dewan Merdeka Kuala Lumpur, Malaysia. Afgan kembali menjadi artis Indonesia pertama yang tampil di PWTC Dewan Merdeka Kuala Lumpur. Dan Konser “Sides” Singapore akan dilaksanakan pada tanggal 20 November 2016 yang akan digelar Esplanade Concert Hall, Singapore.

Afgan mengharapkan agar konsernya nanti bisa menginspirasi musisi tanah air untuk terus menmberikan karya terbaik. “Harapannya semoga bisa ngasih pertunjukan worthed biar orang beli tiket enggak menyesal. Jadi sesuai dengan harga yang mereka sudah keluarkan. Saya jugaberharap ini bisa menginspirasi penonton dan musisi lainnya juga saat nonton konser gue. Karena setiap gue nonton konser musisi luar negeri, pasti gue terinspirasi. Gue juga harus bisa”, ungkap Afgan.

Promo Album Baru, Afgan Gelar Tur Tiga Negara

Afgansyah Reza memang sedang berada di puncak karirnya sebagai pernyanyi. Memanfaatkan momentum tersebut, Afgan berencana menggelar konser tur pertamanya setelah berkarir sekitar delapan tahun.

Konser yang bertajuk Sides tersebut juga dijadikan Afgan sebagai ajang promosi album terbarunya yang juga diberi judul Sides. Setelah sukses di Bandung pada 15 Mei 2016 lalu, kota berikutnya yang akan disinggahi pria berkacamata tersebut adalah Medan, pada 27 Agustus 2016 mendatang.

“Setelah bikin konser tunggal tahun lalu, banyak fans yang meminta untuk diadakan konser sekelas konser tunggal di luar Jakarta. Yang saya pilih dalam tur adalah kota yang sangat besar fansnya,” ungkap Afgan saat konferensi pers Sides Tour 2016 di kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (15/8/2016).

Setelah Medan, beberapa kota yang akan kedatangan Sides Tour Afgan antara lain Balikpapan pada 30 September, Makassar pada 29 Oktober, dan Surabaya pada 26 November 2016. Di sela-sela waktu tersebut, Afgan juga akan menggelar konser di dua negara tetangga, yaitu Malaysia pada 3 September dan Singapura pada 20 November 2016.

Dalam rangkaian konser yang padat tersebut, Afgan berjanji akan menyuguhkan sesuatu yang berkesan. Selain mempersiapkan aksi panggung secara serius, Afgan juga berjanji untuk membawakan beberapa lagu terbarunya dari album Sides.

“Bedanya, akan nyanyikan beberapa lagu dari (Album) Sides ini. Sides kan artinya sisi lain, jadi di tur ini akan saya tampilkan sisi lain saya yang belum ditampilkan sebelumnya,” tambahnya.

Menggandeng beberapa penyanyi seperti Yura Yunita dan Gita Gutawa dalam tournya ini, Afgan pun berharap bisa memberikan sesuatu yang berkesan bagi para penonton yang hadir. Di samping itu, Afgan juga ingin rangkaian konsernya nanti bisa memberikan sebuah inspirasi baru bagi pelaku musik tanah air untuk terus menyuguhkan karya terbaiknya.

“Harapannya semoga bisa ngasih pertunjukan worthed biar orang beli tiket enggak nyesel. Bisa menginspirasi penonton dan musisi lainnya juga saat nonton konser gue karena setiap gue nonton konser, pasti gue terinspirasi,” papar Afgan.

 

Sumber: Bintang.com

Official Video Clip   DANANG “Bidadari Jiwa”

pagec-horz

Setelah menyandang gelar juara pertama Dangdut D’Academy Asia, karier DANANG semakin berkibar. Setelah merilis single pertamanya yang berjudul “Bunga Surgawi”, Danang pun mendapat kesempatan untuk merilis single terbarunya yang berjudul “Bidadari Jiwa”. Lagu yang diciptakan dan diaransemen oleh Pak Ngah, seorang composer dan arranger legendaris asal Malaysia ini, bercerita tentang perasaan seorang pria yang memuja seorang wanita.

 

Sebagai jawara D’Academy Asia, Danang pun memperoleh kesempatan untuk melakukan shooting video klip “Bidadari Jiwa” di 4 negara yaitu di Indonesia, Malaysia, Singapore dan Brunei Darussalam. Shooting yang telah berjalan sejak tanggal 24 Maret – 1 April 2016 lalu, dijalani Danang dengan suka cita. Apalagi di pembuatan video klip ini, Danang mendapat support dari maskapai penerbangan, Royale Brunei. “Ini adalah salah satu project yang bikin aku excited, aku udah semangat banget melakukan syuting ini. Sebelumnya aku dan pihak labelku, Trinity Optima Production, melakukan audisi pencarian model video klip melalui social media dengan title ‘Danang Mencari Bidadari Jiwa Di 4 Negara’. Ini tantangan banget buat aku karena harus mencari 6 bintang video klip yang dicari di 4 negara. Masing-masing 1 orang dari setiap negara dan 2 orang dari Indonesia yang ikut melalui kuis di radio partner yang bekerjasama dengan kami di program ini ”, jelas Danang.

 

Syuting video klip yang memakan waktu total 9 hari ini disutradarai oleh Dimas Brodjonegoro, dengan mengambil konsep outdoor dan bercerita tentang Danang yang berkeliling ke 4 negara yaitu Indonesia, Malaysia, Singapore dan Brunei Darussalam untuk mencari bidadari jiwanya. Lokasi syuting pun mengambil tempat yang menjadi ikon masing-masing negara seperti di Indonesia yang mengambil tempat di Taman Menteng dan Monas, di Brunei Darussalam seperti Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin, Jerudong Park, Hotel Rizqun dan Hanggar Royale Brunei, di Malaysia seperti di Menara Kembar Petronas, Batu Caves dan Merdeka Square, serta di Singapore yang mengambil lokasi di Haji Lane, Merlion, Clark Quay dan Marina Bay. “Setiap negara sama sih konsepnya, cuma bidadari jiwanya aja yang ganti-ganti. Dan aku seneng banget, karena para model-model video klip yang terpilih ini sangat kooperatif, mereka punya talenta yang bagus, mereka rela panas-panasan dan benar-benar menjalani proses syuting ini seperti model profesional. Seneng, proses syutingnya seru dan mereka bisa deket juga sama danang”, ucap Danang.

cats

Di video klip ini, rupanya Danang bukan hanya harus berakting di depan kamera. Namun di beberapa scene, Danang juga dituntut untuk melakukan tarian dan koreografi bersama para model video klip. Hal ini bukanlah hal yang sulit bagi Danang, karena dirinya juga menguasai beberapa tarian tradisional. Demikian pula bagi para model yang terpilih, dua dari mereka rupanya ada yang memang memiliki kemampuan menari dan sudah pernah terjun ke dunia hiburan. Seperti Surya Rahmanty, Bidadari Jiwa asal Singapore ini ternyata berprofesi sebagai model dan pemain sinetron. “Saat scene menari, deg-degan dan gemetar juga. Tadi sempat dilatih sebentar oleh Danang biar tidak kaku” ucap Surya.

 

Bagi Danang, ini merupakan sebuah pengalaman baru karena dirinya baru pertama kalinya melakukan syuting video klip di 4 negara. Banyak hal seru dan menarik yang dilalui Danang bersama tim selama proses syuting video klip berlangsung. Seperti saat harus menjalani syuting di Monas dengan hujan gerimis yang melanda kota Jakarta, ketika Danang dan tim harus mehadapi panasnya cuaca hingga 40 derajat ketika menjalani syuting di Brunei Darussalam, “Harus berpanas-panasan karena shootingnya kan outdoor, kulitku sampai perih dan belang. Tapi seru sih, ini emang sudah resiko, jadi ga boleh mengeluh”, ucap Danang semangat menceritakan pengalaman syutingnya.

 

Pengalaman seru lainnya dirasakan Danang saat syuting di Kuala Lumpur, Danang dan tim sempat kesulitan mendapat ijin untuk melakukan shooting. “Kalau di Batu Caves, shootingnya harus sembunyi-sembunyi biar ga ketahuan security disana, dikarenakan tempat tersebut adalah  sebuah kuil pusat peribadatan kaum Hindu India yang ada disana. Terus waktu shooting di Merdeka Square juga seperti itu, view-nya disana gedung-gedung klasik dan untuk shooting disana harus ada permit-nya”, ujar Danang. Pengalaman lucu pun sempat terjadi saat syuting di Merlion, Singapore, saat itu Danang dan model harus mengalami beberapa kali gangguan dari para turis yang ingin mengambil foto dengan patung berkepala singa tersebut. “Soalnya spot syuting kita itu, spot yang paling bagus buat foto disana. Kan lagi banyak turis yang berkunjung kesana dan mereka cuek aja in-frame ditengah-tengah kita syuting. Jadi take berulang-ulang, terpaksa kita harus menjelaskan ke mereka kalau kita lagi syuting”, tutur Danang sambil tertawa.

 

Selama menjalani syuting video klip, Danang sempat didatangi oleh para fansnya. Beberapa diantara mereka bahkan datang dengan menenteng hadiah untuk Danang. Saat di Brunei Darussalam, Danang kedatangan para Danangisme (sebutan fans untuk Danang) yang sudah menunggu di Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin sejak pukul 12 siang. Para Danangisme ini bahkan rela izin tak bekerja dan menunggu kedatangan Danang dalam cuaca panas, hanya untuk bisa menemui Danang secara langsung. Setelah syuting, Danang menyempatkan diri untuk datang memenuhi undangan makan malam dari salah satu Danangisme yang memiliki resto Indonesia di Brunei Darussalam. Saat di Malaysia, Danang pun sempat bertemu dan reunian dengan para kontestan Dangdut D’Academy Asia asal Malaysia yang dulu pernah berkompetisi bersamanya. Bagi Danang, pengalaman syuting video klipnya di 4 negara ini menjadi sebuah pengalaman yang tak terlupakan.

 

Setelah melewati proses syuting video klip yang panjang dan melelahkan, Danang akhirnya merilis video klip “Bidadari Jiwa” secara live di acara D’Academy Celebrity yang ditayangkan di stasiun TV INDOSIAR pada Rabu, 13 April 2016 lalu. Penasaran seperti apa video klip “Bidadari Jiwa” dan seperti apa serunya proses syuting yang dijalani Danang di 4 negara, yuk kita simak dan buka link dibawah ini…

 

Link Video Behind The Scene Syuting Video Klip DANANG – “Bidadari Jiwa” di 4 Negara :

https://www.vidio.com/@danangdacademy

pagec-horzq

Link Video Clip DANANG –  “Bidadari Jiwa” :

http://bit.ly/VC-DanangDA-BidadariJiwa

pagec-horze