trinity_logo_web.png
Menu
New Release : Lilis Darawangi – Prei Pacaran. Jeritan Para Single Lewat Lagu Dangdut Jawa

Penyanyi aduhai jebolan ajang pencarian bakat yang digelar Indosiar, Bintang Pantura 1, yaitu Lilis Darawangi, kembali ramaikan industri musik dangdut.  Dibawah naungan 3D Entertainment, Lilis Darawangi merilis lagu dengan genre dangdut Jawa, berjudul Prei Pacaran.

 

Prei Pacaran diambil dari bahasa Jawa yang artinya libur pacaran, menceritakan tentang  wanita yang ingin serius menikah dan tak mau lagi pacaran.  Lagu ini pun dipilih langsung oleh Lilis, “Aku dikasih beberapa dari tim dan aku suka ini karena mewakili perasaanku saat ini”, tutur Lilis.  Tak heran, kalau Lilis begitu mendalami lagu yang diciptakan oleh Rudy Christian ini.

 

Tak hanya liriknya yang terasa sangat jujur, suara cengkok dan sengau Lilis yang menggemaskan dikemas sangat menarik melalui alunan gendang bertempo cepat, sangat khas dangdut Jawa.  Meski sebenarnya Prei Pacaran merupakan lagu sedih, namun jadi terasa agak riang, karena tak mendayu – dayu.  “Banyak lagu dangdut, yang kita dengar nada, lirik dan musiknya bernuansa sedih, tapi kalau dangdut-dangdut Jawa itu irama gendangnya cepat, walaupun liriknya bertema patah hati atau kekecewaan, aransemen dan iramanya pun terdengar segar, bikin semangat, tanpa menghilangkan ekspresi kekecewaan dalam liriknya,” papar Rudy Christian.

Sejak dulu Lilis terbiasa menyanyikan lagu – lagu koplo dan dangdut Jawa, jadi selama rekaman pun Dwi, mewakili A&R 3D Entertaintment tak mengalami kendala yang berarti.  “Bagian yang agak sulit itu saat merekam vokal lilis, suara dia kan tipe suara rendah wanita (Alto), tapi karena musiknya bertempo cepat atau nge-beat, jadi ada tantangan baru, yaitu bagaimana membuat suara rendahnya menyatu dengan jenis musik ini,” jelas Dwi.

Tak melulu soal tempo, sang Arranger, Tri Wijaya juga menambahkan berbagai jenis alat musik yang membuat para pendengar tak tahan untuk bergoyang.  “Aku kasih gamelan dikit-dikit karena kan itu temanya tentang kayak di pelaminan gitu.  Biar makin asik, unsur musik ska koplo dikombinasikan dengan gedruk kesenian jawa timuran juga ada di lagu ini,” ujar Arranger yang sangat piawai menata musik koplo asal Solo ini.

Lirik yang jujur dan gamblang, musik yang membangkitkan semangat pendengarnya diharapkan dapat menghibur dan meramaikan industri musik dangdut.  “Harapannya yang pasti lagu ini bisa diterima masyarakat, dan terutama pesan dari liriknya bisa sampai ke pendengar, khususnya untuk yang lama pacaran tapi kok belum menikah juga..haha,” tutup Dwi yang turut andil dalam pembuatan lagu ini dari awal sampai akhir.

Selamat mendengarkan lagu terbaru dari Lilis Darawangi “Prei Pacaran”, semoga lagu ini dapat mewakili perasaan buat semua yang belum menikah.

Streaming dan Download Lagu “Prei Pacaran” di seluruh digital platform seperti Joox, Spotify, Langit Musik, Apple Music  dan Deezer.

 

PREI PACARAN (LIRIK)

NGENES RASANE ATI

NYAWANG KONCO BARA’AN

WES PODHO KABEH MANTENAN

MUMET RASANE

BENDINO DI TAKONE

JARE TONGGO TONGGO

UMURKU WES TUO

NENG KOG RONG NDUWE GANDENGAN

MULAI SAIKI AKU PENGEN PREI PACARAN

UREP SESANDINGAN MARANG DIRIMU SAYANG

JANJIKU IKI BAKAL TAK LAKONI

ORA MUNG ONO NENG LATHI

PREI PACARAN GEK NDANG DI SAHKAN

KITA BERSAMA DUDUK DI PELAMINAN

MENJALIN SATU HUBUNGAN YANG SAKRAL

KITA BERDUA

Composed by RUDY CHRISTIAN

Arranger by Tri Wijaya

Produced,Mixed, Mastered @JAYA MEIDA RECORD SOLO

Vocal Recorded @HARPER Std, JKT

Engineered byBAMBANG

Drums by DEBY HERLAMBANG

Guitar by SUGENG

Published by MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

Kompilasi Lagu Para Jawara Dangdut Hadir di Album Kompiladut

Pada hari Selasa, 19 Maret 2019 album kompilasi lagu-lagu dangdut milik para pemenang ajang pencarian bakat Dangdut Academy dan Bintang Pantura telah resmi di rilis. Menandai launchingnya album ini, para bintang seperti Lesti, Fildan, Lilis Darawangi, Putri, dan Dila Erista pun turut hadir.

Acara berlangsung di KFC Cideng – Jakarta Barat, yang diramaikan oleh kehadiran teman-teman media. Para bintang pun menyanyikan lagu-lagu mereka yang terdapat di dalam Album Kompiladut ini.

Ditandai dengan pemotongan tumpeng, dan penyerahan plakat kepada perwakilan dari Jagonya Music & Sport Indonesia (JMSI) serta KFC, acara berlangsung dengan lancar. Rekan-rekan media yang hadir juga mendapat kesempatan untuk memenangkan doorprize yang sudah dipersiapkan oleh Trinity Optima Production. Di kesempatan ini, Lesti juga merilis single terbaru “Ada Cerita” serta penayangan perdana video klipnya. Lagu terbaru dari Lesti ini juga terdapat di dalam Album Kompiladut.

Album Kompiladut sudah bisa dibeli di seluruh gerai KFC Indonesia.

New Release: KOMPILADUT “Kumpulan Lagu Dangdut Pilihan Bagi Semua Pecinta Musik”

Dalam beberapa waktu belakangan, fenomena acara pencarian bakat dangdut di televisi kian digandrungi oleh banyak pecinta musik. Beragam talent dangdut yang berkualitas pun terlahir di acara tersebut. Sebagai label rekaman, Trinity Optima Production dan 3D Entertainment ingin merangkum lagu-lagu terbaik yang pernah dihasilkan selama dua tahun kebelakang dari para musisi dangdut tersebut. KOMPILADUT (Kompilasi Lagu Dangdut) merupakan kompilasi lagu dangdut pertama yang dibuat oleh 3D Entertainment yang bekerja sama dengan Kentucky Fried Chicken (KFC) sebagai distributornya.

Album kompilasi ini merupakan kumpulan penyanyi penyanyi dangdut muda berprestasi, kebanyakan dari mereka jebolan ajang pencarian bakat Dangdut Academy dan Bintang Pantura Indosiar, seperti Lesti, Fildan, Weni, Lilis Darawangi, Putri,  dan beberapa nama lainnya. Para penyanyi yang tergabung dalam album ini sendiri tidak dipilih secara asal. Simhala Avadana selaku A&R dari Trinity Optima Production, memastikan tiap lagu dari tiap musisi yang ada di album ini memiliki ciri khas yang berbeda antara satu dan lainnya. “Yang pasti lagu-lagu mereka memang cukup populer bagi penggemarnya. Tapi alasan utamanya memilih penyanyi-penyanyi ini untuk berada di album ini karena kami merasa tiap penyanyi membawakan genre dan gaya bernyanyi yang berbeda-beda. Sehingga album ini menjadi album yang lengkap bagi semua pecinta dangdut,” ungkap Mhala.

Untuk merampungkan album KOMPILADUT ini, tim dari Trinity Optima Production dan 3D Entertainment mengaku tidak mengalami banyak kesulitan. Lagu-lagu yang ada di dalam album ini sudah beredar dan juga sudah memiliki penggemarnya sendiri. Kecuali satu lagu dari Lesti yang berjudul “Ada Cerita”. “Alhamdulilah lancar dan mudah banget pembuatan album kompilasi kali ini, karena semua materinya sudah ada. Paling tugasnya hanya perampungkan satu lagu dari Lesti yang terbaru. Itu pun berjalan dengan lancar dan Lesti berhasil mengaksentuasi range vokalnya,” tambah Mhala.

Berbeda dari biasanya, kali ini single terbaru Lesti sangat kental alunan musik pop. Meski begitu,lagu yang menceritakan tentang kisah cinta yang tak bisa menyatu ini, melalui video liriknya berhasil menempati posisi trending no. 4 kategori musik di youtube di hari ke 5 dan ditonton lebih dari 500.000 viewers kurang dari 1 hari.  Diciptakan oleh David Sam dan Irwan Sutanto, lagu  ini pun juga mendapat sambutan yang luar biasa dari para netizen, yang mengungkapkan kekaguman akan lagu yang membuat baper masal.

Bersamaan dengan pelucuran Album KOMPILADUT, Video Klip “Ada Cerita” pun sudah bisa ditonton di youtube channel 3D Entertainment.  Dibawah arahan sang sutrad ara, Rizky Lubis, video klip tersebut menceritakan tentang hubungan yang tidak mendapatkan restu dari orang tua. Lagu terbaru Lesti ini sudah bisa dinikmati di dalam album KOMPILADUT bersama dengan lagu-lagu dangdut terbaik lainnya:

EGOIS

Lagu yang diciptakan dan di aransemen musiknya oleh Hendro Saki ini mampu membawa nama Lesti yang kala itu baru saja menang dari ajang pencarian bakat menjadi kian terkenal. Lagu yang berlirik sederhana ini, hadir dengan nuansa lebih pop, meski masih terdengar aransemen dangdutnya. Secara lirik, lagu ini menggambarkan tentang perasaan egois s eseorang karena takut kehilangan sang kekasih hati.

AKU PERGI

Single ke-empat Fildan yang ditulis oleh Henky Adipati baru saja dirilis pertengah bulan Februari lalu. Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang menyerah dengan hubungannya karena kerap di khianati. Di dalam single ini, Fildan memberikan warna suara yang lebih mellow dari biasanya. Dengan menggunakan cengkok yang menjadi ciri khasnya, Fildan berhasil memba wakan lagu ini dengan sempurna. Bahkan ia berhasil menarik perhatian para netizen India, dan dalam waktu singkat banyak yang mengupload video reaction video klip ‘Aku Pergi Fildan’.

SAYANG 2

Musik dangdut Indonesia selalu memiliki tempat tersendiri bagi penggemarnya. Kesuksesan beberapa penyanyi lagu dangdut Jawa Timur-an juga mendorong penyanyi dangdut lainnya di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk dapat berkibar namanya di ibukota. Peluang ini dengan jeli dilihat oleh Bp. Yonathan Nugroho; Managing Director PT.  Trinity Optima Production untuk ikut mendukung karier dan karya penyanyi dangdut Jawa Timur-an yang telah dikenal di daerahnya, Sarah Brillian, untuk bergabung di bawah naungan label 3D Entertainment. Menurut Sarah, lagu yang menceritakan tentang perasaan ‘baper’ dari seseorang yang masih mengharapkan cinta dari sang kekasih ini dialami banyak orang. “lagu ‘Sayang 2’ ini kan sebenarnya lagu baper ya! Jadi pasti banyak orang yang bisa merasakan apa yang ada di lagu ini,” jelas Sarah.

TERLANJUR SAKIT

Kemunculan Rizki Ridho, berhasil membuat anak – anak muda mulai berani menunjukkan kecintaannya akan musik dangdut. Melalui single “Terlanjur Sakit”  ciptaan dari Nur Bayan pun menarik perhatian banyak orang. Lagu yang hadir dengan nuansa Pop Dangdut Ballad ini menceritakan tentang pilihan untuk memutuskan hubungan karena sudah terlanjur sakit. “Jadi lagu ini tuh tentang sebuah pilihan untuk mundur dari pada bertahan pada sebuah hubungan. Tapi hatinya masih sayang sama pasangannya. Daripada diteruskan hubungannya dan sudah terlanjur sakit, lebih baik sakit sekalian deh atau putus aja. Jadi lebih memilih untuk pergi dari pada bertahan”, jelas Rizki tentang single terbaru mereka ini.

ENGKAULAH TAKDIRKU

Di hari kemenangannya, Weni merilis single perdananya yang berjudul  “Engkaulah Takdirku”. Lagu yang bernuansa dangdut kontemporer ini diciptakan oleh Adibal Syahrul dan bercerita tentang seseorang yang mencintai pasangannya dan meyakini bahwa pasangannya tersebut adalah takdir yang dikirim Tuhan untuknya. Atas kemenangannya di ajang Dangdut Academy Asia 2, Weni mendapat kesempatan untuk merilis single kemenangan sekaligus single perdananya tersebut. Weni mengakui bahwa lagu ini memiliki tantangan tersendiri karena sempat mengalami kendala saat rekaman, meski begitu semuanya bisa dilalui Weni dengan baik. “Proses rekama n lumayan memakan waktu. Karena hampir 3 kali take vocal dan langsung ditemani oleh pencipta lagunya yaitu kak Adibal. Perasaan yang campur aduk karena baru pertama kali recording dengan single pertama, dan banyak hal yang Weni alami selama recording. Juga kesulitan-kesulitan cengkok dan feel yang terdapat di dalam lagu ini, tapi Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar”,  jelas Weni.

JARAN GOYANG

Lilis Darawangi turut meramaikan musik dangdut Indonesia setelah ia menj uarai ajang pencarian bakat penyanyi Dangdut di televisi. lewat lagu terbarunya yang berjudul “Jaran Goyang” yang diciptakan oleh Nur Bayan ini, Lilis menghadirkan suguhan musik dengan campuran musik dangdut koplo dan musik etnik jawa timur dengan mengangkat cerita seni budaya Jaranan atau Kuda Lumping yang merupakan warisan budaya  asli Indonesia yang terkenal di Jawa timur. Dalam lagu ini, digambarkan sang penyanyi tertarik dengan pemain kuda lumping karena terpukau dengan gerak tari dan atraksinya mengagumkan yang akhirnya membuatnya jatuh hati dan kasmaran.

BINTANGKU

Di Usianya  yang baru 16 tahun, Putri Isnari, Juara 2 Dangdut Academy 4 merilis lagu yang berjudul ‘Bintangku’.  Lagu ini menceritakan tentang perjuangan seorang Putri dalam menggapai cita-citanya. Perjalanan kariernya di dunia musik, sejak ia masih belum jadi siapa-siapa sampai menjadi bintang di panggung dangdut Indonesia.

LEBIH DARI SELAMANYA

Lebih Dari Selamanya merupakan single yang dinantikan oleh penggemar Lesti dan Fildan.  Bagaimana tidak, keduanya sama – sama Juara 1 Dangdut Academy di musim yang berbeda.   Benar saja, ketika video klip dirilis, langsung mendapat sambutan yang luar biasa dan sempat menempati TOP 5 trending di Youtube. Kini video klip Lebih Dari Selamanya telah ditonton hingga 6.5 juta kali, sejak 3 bulan lalu dirilis.  Lagu dangdut klasik yang ditembangkan oleh Lesti dan Fildan ini cukup menggambarkan betapa kuatnya komitmen tersebut. “Lagu ini menceritakan tentang sepasang kekasih yang memiliki komitmen yang sangat mendalam. Dan perasaan cinta dan sayang yang begitu mendalam sehingga mereka yakin kalau hubungan mereka bisa lebih dari selamanya,” ungkap Lesti.

BUKU NIKAH

Lewat lagu “Buku Nikah” Dila Erista ingin mengingatkan bagi pasangan yang ada di luar sana kalau menikah secara sah lebih baik. Lagu yang ditulis oleh Italiani Ikmal ini menceritakan tentang seorang wanita yang enggan menerima pinangan untuk nikah sirih.  Yang menarik dari lagu ini, musik pantura khas Karawang, membuat para pendengarnya tak tahan untuk bergoyang.

ADA CERITA

Di single terbarunya ini Lesti ingin mengungkapkan kisah kasih tak sampainya yang mengharu biru. Lewat lagu ini, Lesti ingin memberikan gambaran kalau suatu hari nanti pasti akan bertemu di kehidupan yang kekal kelak. Walaupun, materi lagu ini cukup berat tapi Lesti berhasil membawakan karya dari David Sam dan Irwan Sutanto ini dengan sempurna. Ia berhasil membawakan lagu yang bernuansa pop ini dengan vokal dangdutnya yang khas. Dan hal itulah yang membedakan single ini dengan lagu-lagu Lesti lainnya.

 

Album KOMPILADUT akan memanjakan telinga para penikmat musik melalui suara – suara merdu para penyanyi muda yang berprestasi dan berbakat.  Temukan Albumnya di seluruh KFC store seluruh Indonesia

 


LILIS DARAWANGI (Bintang Pantura) New Single : Jaran Goyang

Jaran Goyang – Lilis Darawangi (Bintang Pantura) New Single

Lilis Darawangi, Gadis asal Banyuwangi ini memulai kariernya setelah menjuarai ajang pencarian bakat penyanyi Dangdut “Bintang Pantura 1” yang ditayangkan di stasiun TV Indosiar. Kemampuannya dalam menyanyi dangdut dengan suara yang khas dan wajah cantiknya, membuat Lilis semakin dikenal dan memiliki banyak penggemar. Langkah kariernya pun semakin terbuka lebar setelah dirinya merilis single perdananya yang berjudul “Aa Uu”.

Lilis Darawangi Jaran Goyang

Kini Lilis Darawangi kembali meramaikan musik Dangdut Indonesia dengan merilis single terbarunya yang berjudul “Jaran Goyang”. Lagu yang diciptakan oleh Nur Bayan ini, hadir dengan campuran musik dangdut koplo dan musik etnik jawa timur dengan mengangkat cerita seni budaya Jaranan atau Kuda Lumping yang merupakan warisan budaya  asli Indonesia yang terkenal di Jawa timur. Dalam lagu ini, digambarkan sang penyanyi tertarik dengan pemain kuda lumping karena terpukau dengan gerak tari dan atraksinya mengagumkan yang akhirnya membuatnya jatuh hati dan kasmaran.

“Lagu ini memang kental banget dengan musik etnik Jawa Timur-an dan dicampur dengan koplo. Jadi dangdutnya lebih ke koplo pantura, disesuaikan dengan aku sebagai Juara Bintang Pantura. Sebenernya ini sedikit melawan arus karena penyanyi-penyanyi dangdut sekarang kan umumnya mengusung musik yang kekinian seperti House Music, tapi aku malah memilih Dangdut dengan unsur musik etnik. Selain memang aku berasal dari Jawa Timur, aku juga ingin membuat gebrakan baru yang membedakan aku dengan penyanyi lainnya”,  jelas Lilis tentang lagu terbarunya ini.

Baca juga: “Keren! Kolaborasi Dengan Rapper Malaysia, Afgan Rilis Single Terbaru Berjudul X

Lilis Darawangi memang dikenal piawai menyanyikan lagu-lagu Campur Sari Nusantara. Proses rekaman lagu ini pun dijalani Lilis tanpa hambatan. “Saat terima lagu ini sebelum masuk ke proses rekaman, memang sudah aku pelajari banget lagunya. Kayak nanti cengkoknya mau diapain, bagaimana supaya lebih manis, jadi pas rekamannya sudah di luar kepala. Kesulitannya cuma ada sedikit perubahan nada, jadi aku minta supaya karakter suara ku lebih keluar”, ujar Lilis.

Di lagu ini, Lilis memang ingin menunjukkan kecintaannya pada musik etnik daerah. Dirinya ingin bisa mengangkat seni budaya Indonesia melalui musik Dangdut. “Melalui single ini, aku ingin menunjukkan bahwa aku mencintai budaya bangsaku. Aku ingin menonjolkan kalau musik etnik itu abadi dan enak mau dibikin apa aja, tetep enak dicampur dengan jenis musik lain, termasuk Dangdut. Dan sekaligus pengen mengajak semua generasi agar semakin cinta dan tidak lupa sama budaya bangsa kita. Boleh menyukai musik yang kekinian, menyukai musik barat tapi tetep harus selalu mencintai seni budaya Indonesia”, tutup Lilis.

Harapan Lilis tentunya lagu barunya ini bisa diterima masyarakat Indonesia. Usahanya untuk selalu memberikan yang terbaik, mendapat respon yang baik dan dapat menyenangkan hati banyak orang. “Semoga lagu ini bisa menjadi hiburan positif bagi semua masyarakat. Dan melalui lagu ini, aku berharap bisa membuat orang lain seneng dengan karya-karya ku sekaligus membuat bangga keluarga ku, fans-fans ku dan seluruh masyarakat Indonesia.

Official Video Clip LILIS DARAWANGI – Jaran Goyang :

Jaran Goyang (Lirik)

Waktu jalan-jalan di kota pahlawan

Banyak kesenian

Seni jawa timuran

Reog Ludruk dan jaranan

Asli Indonesia

Peninggalan budaya di jaman dahulu kala

 

Tapi ada satu yang membuat aku

Tergila padanya

Wahai penunggang kuda

Kudanya dari kayu

Kayunya kayu bambu

Jalannya njot enjotan

Lama-lama kesurupan

 

Aduh duh emak

Aduh duh Bapak

Aku jatuh cinta kepada si dia

Gara-gara aku terpukau padanya

Kini setiap hari ku merindukannya

 

Jaran jaran goyang

Goyang egol egolan

Makan beling makan kembang

Den tak den tung den tak den tang

 

Jaran jaran goyang

Goyang egol egolan

Makan beling makan kembang

Den tak den tung den tak den tang

 

Jaranan Jaranan ku jatuh hati

LILIS DARAWANGI Bintang Pantura  Keliling Jawa Barat Perkenalkan Single “Aa Uu”

lilis

 

Lilis Darawangi memulai langkah barunya sebagai artis pendatang baru di dunia musik dangdut Indonesia. Setelah menjuarai ajang pencarian bakat penyanyi dangdut “Bintang Pantura 1” yang tayang di stasiun TV Indosiar, hari-hari gadis asal Banyuwangi yang berwajah cantik dan bertubuh aduhai ini langsung dipadati dengan banyak jadwal menyanyi baik dalam maupun luar kota.

 

Kini Lilis tengah sibuk mempromosikan single perdananya yang berjudul “Aa Uu”. Dalam rangka memperkenalkan dan mempromosikan single perdananya tersebut kepada para pencinta musik dangdut, selama 5 hari dari tanggal 8 – 12 Desember 2015 lalu, Lilis berkeliling 8 kota di Jawa Barat seperti Karawang, Cikampek, Subang, Purwakarta, Bandung, Cianjur, Sukabumi dan Bogor. Sejak dirilis pada pertengahan bulan Oktober 2015 lalu, single “Aa Uu” sudah wara-wiri di beberapa chart radio di Indonesia, khususnya di daerah Jawa Barat. Untuk itu, Lilis ingin menyapa dan berinteraktif secara langsung dengan para fansnya dengan mendatangi radio-radio di kota-kota tersebut. Bukan hanya itu, Lilis juga menyempatkan diri untuk bertemu rekan-rekan media TV, cetak dan online lokal.

 

Lagu “Aa Uu” ciptaan Agus Ruswono dan Mimin ini bercerita tentang keinginan seorang wanita yang minta dilamar oleh kekasihnya. Lagu yang kental dengan unsur musik tradisional yang dipadu dengan house music ini memiliki lirik yang sedikit nakal dan jenaka, ditambah gendang dan cengkok-cengkok sindenan  yang khas musik Banyuwangi membuat lagu ini mampu mengundang orang yang mendengarkan untuk ikut bergoyang.

 

Lilis memang memiliki kemampuan vokal dengan cengkok yang khas dan goyangan dangdut  yang gemulai. Dirinya memiliki misi khusus dengan terjun ke musik dangdut, karena ingin memajukan musik dangdut dan menjadikan musik dangdut sebagai musik khasnya Indonesia. Selain itu dirinya mengaku bahwa kehadirannya di dunia entertainment juga ingin memperbaiki image penyanyi pantura yang sering dipandang sebelah mata padahal mereka ada juga termasuk penyanyi yang berkualitas dan bisa menciptakan prestasi yang membanggakan.

 

Link Video Lirik “Aa Uu” : http://bit.ly/VL-Lilis-AaUu

Video Lirik LILIS DARAWANGI Bintang Pantura “Aa Uu”

LilisD

Setelah menjuarai ajang pencarian bakat penyanyi dangdut “Bintang Pantura 1” yang tayang di Indosiar, Lilis Darawangi memulai langkah barunya sebagai artis pendatang baru di dunia musik dangdut Indonesia.

 

Gadis asal Banyuwangi yang bernama lengkap Lilis Kristiani ini, sudah menyukai dunia tarik suara sejak usia belia. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, Lilis sudah bernyanyi dari panggung ke panggung. Lilis bahkan sempat menjadi penyanyi campur sari di kota kelahirannya, Banyuwangi. Bermodal talenta yang besar, Lilis melebarkan sayap karier bernyanyinya hingga ke Surabaya. Lilis mulai banyak tampil mengisi acara-acara di Surabaya dan tampil di TV lokal. Bukan hanya menyanyi, Lilis pun aktif sebagai host acara tv lokal dan menjadi juri untuk beberapa acara festival menyanyi disana. Hingga membawanya mengikuti acara Bintang Pantura Indosiar.

 

Kepiawaiannya dalam menyanyi dangdut, ditambah wajah cantik dan kemampuannya bergoyang gemulai menjadi daya tarik tersendiri. Penonton pun mulai menggemari penampilannya di panggung Bintang Pantura. Dukungan para fans dan mentornya yakni Inul Daratista, membawa Lilis menjadi Jawara Bintang Pantura 1.

LilisDr

Kini Lilis Darawangi merilis single perdananya yang diberi judul “Aa Uu”. Lagu dangdut ciptaan Agus Ruswono dan Mimin ini bercerita tentang keinginan seorang wanita yang minta dilamar oleh kekasihnya. Dengan berlirik sedikit nakal dan jenaka, lagu yang berirama dangdut house music ini mampu mengundang orang yang mendengarkan untuk ikut bergoyang.

 

Jika kita mendengar musiknya, ada unsur musik tradisional yang dipadu dengan house music, yang justru menjadi kekuatan di lagu ini. “Lagu ini sesuai dengan karakterku. Aku kan orangnya centil dan ga bisa diem. Dan aku pengen di awal kemunculanku di dunia musik dangdut, aku jadi diri aku sendiri. Aku pingin musiknya koplo, jadi mewakili musik pantura. Dan ada house music-nya, karena aku pengen anak muda kalo dengar bisa ikut goyang. Aku juga ngeyel masukin unsur etniknya, musik Banyuwangi-nya tetep aku bawa dari gendang dan cengkok-cengkok sindenannya. Boleh dibilang lagu ini hadiah sebagai ucapan terima kasih saya untuk dukungan masyarakat Banyuwangi”, jelas Lilis.

 

Bagi Lilis, gelar juara Bintang Pantura adalah awal kariernya di jagat musik dangdut. Dukungan dari para fansnya yang membuat Lilis sampai di tahap ini, menjadi alasan utama bagi Lilis untuk selalu memberikan yang terbaik dari dirinya. “Selain aku pingin musikku bisa diterima oleh masyarakat. Pingin meramaikan dan memajukan musik dangdut Indonesia. Aku mewakili penyanyi pantura ingin menunjukkan kalau penyanyi pantura juga ada yang berkualitas dan punya kelas, ini salah satu misi aku” ujar Lilis tentang harapannya.