trinity_logo_web.png
Menu
Nominasi AMI Awards 2017 #MusikTanpaBatas

AMI Awards 2017 #MusikTanpaBatas

AMI Awards 2017

AMI Awards 2017 akan kembali digelar untuk yang ke-20 kalinya. Gelaran tahunan ini adalah pemberian penghargaan bagi pelaku industri musik Tanah Air.

Tahun ini, AMI Awards yang mengangkat tema #MusikTanpaBatas akan diselenggarakan pada 16 November 2017 mendatang di Garuda Theater, TMII Jakarta. Stasiun televisi RCTI juga akan menyiarkan secara langsung acara ini.

TRENDING: LESTI DAN DANANG BORONG PIALA AMI AWARDS

AMI Awards adalah tempat bagi para penyanyi dan musisi-musisi handal yang telah berkarya selama satu tahun terakhir untuk mendapatkan apresiasi tertinggi di Indonesia. Dan dengan bangga, beberapa musisi dari Trinity Optima Production mendapatkan nominasi-nominasi bergengsi di perhelatan AMI Awards 2017 ini.

 

Rossa

AMI Awards 2017 - Rossa (A New Chapter #2)

Setelah 21 tahun berkarya di industri musik Tanah Air, Rossa dengan album terbarunya “A New Chapter” berhasil mendapatkan lima nominasi AMI Awards 2017. Adapun kategori yang berhasil didapatkan Rossa yaitu Album Terbaik, Tim Produksi Suara Terbaik, Album Pop Terbaik, Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik, dan Artis Wanita Solo Pop Terbaik. Sepanjang karirnya, Rossa telah mendapatkan 22 nominasi Anugerah Musik Indonesia dan berhasil membawa pulang 6 pialanya. Akankah ia membawa pulang lagi penghargaan AMI Awards lainnya di tanggal 16 November nanti?

 

Afgan

AMI Awards 2017 - Afgan (Jalan Terus)

Sukses meluncurkan album “Sides” pada tahun 2016, kini Afgan berhasil mendulang nominasi di Anugerah Musik Indonesia 2017. Tahun ini Afgan berhasil mendapatkan empat nominasi AMI Awards 2017 untuk kategori Album Terbaik, Tim Produksi Suara Terbaik, Album Pop Terbaik, dan Artis Solo Pria Pop Terbaik. Afgan sendiri sudah pernah membawa pulang 7 penghargaan Anugerah Musik Indonesia untuk single-single hitsnya seperti “Percayalah” dan juga lagu remix-nya “Panah Asmara”.

 

Armand Maulana

AMI Awards 2017 - Armand Maulana (Sebelah Mata)

Akhir tahun 2016, Armand Maulana mencoba memperkenalkan dirinya kembali kepada penggemarnya. Di luar band GIGI yang telah membesarkan namanya, Armand mencoba bermain dengan aransemen yang baru. Beberapa single yang telah diluncurkannya mulai dari “Sebelah Mata” dan “Hanya Engkau Yang Bisa” berhasil menarik perhatian pecinta musiknya. Di AMI Awards 2017 ini, single “Sebelah Mata” dari Armand Maulana berhasil mendapatkan nominasi untuk kategori Karya Produksi Folk/Balad/Country Terbaik.

 

Young Lex

AMI Awards 2017 - Young Lex feat Gamaliel

Rapper yang berhasil mendulang popularitas dari YouTube dan sosial media ini memang tidak pernah kering dari pemberitaan yang kontroversial di media. Tapi bukan berarti rapper bernama asli Samuel Alexander Pieter ini minim akan karya. Sepanjang tahun 2016 sampai 2017, Young Lex berhasil menghasilkan single-single yang sensasional di pasaran. Dan tahun ini, karya kolaborasi Young Lex bersama Gamaliel Tapiheru berhasil menarik komite yang ada di balik Anugerah Musik Indonesia 2017. Young Lex dan Gamaliel berhasil mendapatkan nominasi untuk kategori Karya Produksi Rap / Hip Hop Terbaik.

 

Neona

AMI Awards 2017 - Neona (Aduh Neik)

Walau masih sangat belia, Neona berhasil mencuri perhatian industri musik anak-anak di tahun 2017 ini. Adik dari Naura ini memang memiliki gaya bermusik yang berbeda dengan sang kakak. Lewat lagu “Aduh Neik” Neona mengekspresikan gaya ceria kanak-kanaknya yang menggemaskan. Dan AMI Awards 2017 tidak luput dengan kehadirannya di industri musik. Sebuah nominasi untuk Artis Solo Perempuan Anak-Anak berhasil Neona kantongi tahun ini.

 

Danang

AMI Awards 2017 - Danang (Satu Selamanya)

Untuk indutri musik dangdut saat ini, bisa dibilang nama Danang adalah nama yang tengah menjadi pusat perhatian banyak orang. Penyanyi dangdut yang mengusung musik dangdut kontemporer ini selalu total dalam menuangkan ide-idenya dalam berkarya. Dan tahun ini Anugerah Musik Indonesia mulai memperhatikan bakat dan karyanya. Untuk singlenya “Satu Selamanya”, Danang berhasil mengantongi kategori Artis Solo Pria Dangdut Kontemporer Terbaik di AMI Awards 2017.

 

Lesti

AMI Awards 2017 - Lesti (Egois)

Penyanyi dangdut wanita yang masih muda ini menjadi salah satu idola banyak orang. Lesti yang juga lulusan dari acara pencarian bakat sebuah stasiun televisi ini memiliki suara yang khas. Tak jarang juri dan penggemarnya merasa Lesti adalah masa depan dangdut Indonesia. Dan lewat singlenya “Egois”, Lesty berhasil mendapatkan nominasi sebagai Artis Solo Wanita/Pria Dangdut Terbaik.

 

Weni

AMI Awards 2017 - Weni (Engkaulah Takdirku)

Tidak kalah pamor dengan Danang dan lesti, Weni juga memiliki potensi yang cukup mumpuni di dunia dangdut modern. Sama-sama jebolan dari acar pencarian bakat musik dangdut, Weni kini telah banyak menghasilkan lagu-lagu yang disukai oleh banyak orang. Anugerah Musik Indonesia memberikan dua nominasi yang kemungkinan bisa Weni bawa pulang tahun ini. Kategori sebagai Pencipta Lagu Dangdut / Dangdut Kontemporer dan Artis Solo Wanita / Pria Dangdut Terbaik menjadi incarannya.

Itulah daftar musisi Trinity Optima Production yang berhasil mencuri perhatian juri AMI Awards 2017. Kira-kira siapakah yang akan mendapatkan penghargaan terbanyak pada tahun ini? Kita nantikan saja!

Lesti Siap Luncurkan Single Baru Setelah Kemenangannya!

Lesti

Tidak hanya Rizki Ridho yang berhasil mendapatkan penghargaan di Indonesian Dangdut Awards 2017. Lagu Dangdut Terpopuler merupakan nominasi utama dalam pagelaran Indonesian Dangdut Awards 2017 (IDA 2017), berhasil dimenangkan oleh Lesti dengan single “Egois”. Ada lima nominasi dalam Indonesian Dangdut Awards 2017 yang masuk dalam kategori tersebut seperti, “Egois” yang dinyanyikan Lesti DA, “Gerimis Melanda Hati” yang dibawakan Erie Suzan, “Goyah” yang dipopulerkan Rita Sugiarto, “Kamu Kamu Kamu” milik Ayu Ting Ting, dan “Terima Kasihku” yang dibawakan oleh Fildan DA.

Baca juga: Single Terbaru Lesti – Egois

Dari lima lagu tersebut, lagu milik Lesti DA yang diciptakan oleh Hendro Saki berhasil menjadi Lagu Dangdut Terpopuler, dan sukses menyingkirkan empat lagu-lagu hebat lainnya. “Terima kasih banyak, nggak nyangka bisa menang. Makasih kepada Allah SWT dan juga teman-teman yang udah dukung,” ujar Hendro Saki selaku pencipta lagu ini di atas panggung Indonesian Dangdut Awards 2017.

Kemenangan ini membuat Lesti kian mantap menjajaki kariernya di dunia tarik suara. Sebuah single terbaru lainnya telah disiapkan Lesti dan Trinity Optima Production pada akhir bulan November mendatang. Penasaran seperti apa? Nantikan terus Berita dari kami!

Lesti – Egois | Official Video Clip
http://bit.ly/LestiEgoisVC

Album DVD Karaoke “Hits Religi Terbaik”

Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim di seluruh dunia. Lagu-lagu bernuansa religi biasanya berkumandang dimana-mana untuk menemani para umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

 

Dalam rangka memperingati bulan Ramadhan di tahun 2017 ini, sebuah album kompilasi digelar oleh label rekaman Trinity Optima Production. Sebuah album DVD Karaoke yang diberi judul “Hits Religi Terbaik” menghadirkan 11 lagu religi yang dinyanyikan oleh artis-artis seperti UNGU, SETIA BAND, NOURA, GAMMA1, LESTI, ST 12 dan D’BAGINDAS.

 

Sembilan lagu di album ini sudah pernah dirilis sebelumnya yaitu Bila Tiba (Ungu), Dia Maha Sempurna (Ungu), KebesaranMu (ST12), Sholat ( Setia Band), Andai Ku Tahu (Noura), Pahami Ramadhan (Gamma1), Assalamu’alaikum (Gamma1), Ampuni Dosaku (D’Bagindas) dan Marhaban Ya Ramadhan (Bagindas).

 

Sebagai single perdana untuk memperkenalkan album kompilasi ini ke masyarakat musik Indonesia dipilih dua lagu baru yaitu lagu ”Hanya Sementara” yang dinyanyikan oleh grup Hijab, Noura, dan lagu “Buka Mata Hati” yang dinyanyikan oleh Lesti.

 

Berikut ini, mari kita simak penggambaran album DVD Karaoke “Hits Religi Terbaik” trek demi trek :

  1. Bila Tiba – Ungu

Lagu yang diciptakan oleh Pasha Ungu ini bercerita tentang manusia yang hendak dijemput ajalnya.  Alunan musik dengan goresan lirik yang puitis, memberikan kesan yang berbeda di lagu ini. Tak heran, lagu ini dipilih menjadi soundtrack film “Sang Kiai” karya sutradara Rako Prijatno yang menceritakan kisah hidup K.H. Hasyim Asy’ari dan orang-orang terdekatnya dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan.

 

  1. Dia Maha Sempurna – Ungu

Ungu merilis lagu “Dia Maha Sempurna” pada tahun 2009. Lagu yang diciptakan oleh Pasha Ungu ini terdapat di album “Maha Besar” dan lahir dari pemahaman Ungu tentang sang Maha Pencipta. Yang menarik, sebagian lirik di lagu ini diambil dari Ayat Kursi (Al Quran Surat Al Baqarah, ayat 255). Ungu menghadirkan lagu ini dengan nuansa musik rock yang menampilkan distorsi gitar yang cukup kuat.

 

  1. KebesaranMu – ST12

Sang vokalis, Charly menciptakan lagu ini sebagai bentuk apresiasinya terhadap bulan suci bagi umat muslim yaitu bulan Ramadhan dan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah yang telah memberikan kesuksesan kepada band ini. Lagu ini terdapat di album “P.U.S.P.A” yang dirilis pada tahun 2009.

 

  1. Sholat – Setia Band

Dengan membawa pesan yang bercerita tentang sholat, Charly menciptakan lagu “Sholat” dan merilisnya pada tahun 2014. Lagu ini menjadi single religi perdana bagi Setia Band. Charly mengaku bahwa ia memang merasakan sendiri keutamaan sholat, dari situlah ia mendapatkan inspirasi dalam menulis lagu “Sholat”.

 

  1. Hanya Sementara – Noura

Grup vokal hijab yang terdiri dari empat perempuan cantik berhijab yaitu Sasa, Ussiy Fauziah, Nina Septiani, dan Dea Hanara ini, kembali hadir dengan single terbarunya yang berjudul “Hanya Sementara”. Lagu yang menjadi salah satu single andalan di album ini, diciptakan oleh kakak beradik, Mhala Numata dan Tantra Numata serta diaransemen secara musik oleh Marcel Aulia. Pesan yang disampaikan di lagu ini adalah bahwa kita tidak selamanya hidup di dunia, jadi buat apa saling bermusuhan, saling membenci karena berbeda pendapat atau karena apapun itu.

 

  1. Andai Ku Tahu – Noura

Lagu yang pernah booming dibawakan band Ungu pada tahun 2006 ini, menceritakan tentang ketakutan akan hari akhir atau kematian. Pada tahun 2014, lagu ini lalu kembali dinyanyikan oleh grup vokal hijab, Noura, dengan rasa yang berbeda. Dengan suara bening dan harmonisasi vokal yang apik, Noura hadir menawarkan warna baru dalam lagu religi, dengan membawakan lagu dengan pesan-pesan positif yang mampu memberi motivasi bagi para pendengarnya.

 

  1. Pahami Ramadhan – Gamma1

Gamma1 merilis single religi yang berjudul “Pahami Ramadhan” ini pada tahun 2014. Lagu ini bercerita tentang tentang apa yang harus dilakukan selama bulan Ramadan sebagai refleksi diri dan mengingatkan orang-orang untuk memahami arti Ramadhan yang sesungguhnya. Sang vokalis, Heri yang menciptakan lagu ini mengaku terinspirasi oleh pengalaman pribadinya saat menjalani ibadah puasa.

 

  1. Assalamu’alaikum – Gamma1

Heri (Vokalis) menciptakan lagu ‘Assalamualaikum’ bedasarkan pengalamannya sehari-hari. Melalui lagu yang dirilis pada tahun 2014 ini, Gamma1 ingin megajak semua umat muslim mulai dari anak-anak sampai yang dewasa untuk membudayakan pengucapan ‘Assalamualaikum’ (salam) sebagai bagian dari sopan santun.

 

  1. Ampuni Dosaku – D’Bagindas

Lagu ini diciptakan oleh Michael Christian dengan mengangkat tema tentang taubat. Lagu ini dirilis pada tahun 2010 dan merupakan single religi pertama dari band D’Bagindas. Sesuai karakter band ini, lagu “Ampuni Dosaku” hadir dengan nuansa pop melayu dan dengan cengkok khas melayu sang vokalis. Bian.

 

  1. Marhaban Ya Ramadhan – D’Bagindas

Dengan mengangkat tema beribadah di bulan Ramadhan, lagu “Marhaban Ya Ramadhan” menjadi salah satu lagu bonus track yang ada di album D’Bagindas yang berjudul “No. 1” yang dirilis pada tahun 2011. Lagu yang diciptakan oleh Michael Christian ini, adalah satu-satunya lagu yang bernuansa religi di album tersebut.

 

  1. Buka Mata Hati – Lesti

Memiliki single religi rupanya sudah lama dinanti-nantikan oleh Pemenang juara Dangdut Academy 1 Indosiar ini. Lagu yang dinyanyikan dengan syahdu oleh Lesti ini, diciptakan oleh Faisal ‘Echal’ Fahmi dan diaransemen secara musik oleh Marcel Aulia. Lagu yang baru saja dirilis pada akhir bulan April 2017 lalu ini, bercerita tentang ajakan untuk berbuat baik dan menjalani hidup dengan cara baik. Bagi Lesti, ini pertama kali dirinya merilis single dengan tema religi, yang tentu menjadi pengalaman baru bagi Lesti.

Sebelas lagu yang terkemas apik dalam kompilasi DVD Karaoke “Hits ReligiTerbaik” ini sudah bisa didapatkan di bulan Ramadhan tahun 2017, eksklusif hanya di outlet Alfamidi dan Lawson seluruh Indonesia. Dengan kekuatan jumlah toko Alfamidi dan Lawson lebih dari 1350 outlet, album ini diharapkan bisa didapatkan dengan mudah mengingat lokasi outlet Alfamidi dan Lawson yang mudah dijangkau. Semoga persembahan Album Religi ini dapat menemani Umat Muslim dimana pun berada dalam menjalankan ibadah puasa dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

LESTI New Single : “Buka Mata Hati”

 

Bulan Ramadhan akan datang sebentar lagi. Dan di setiap Ramadhan tiba, selalu membawa keberkahan untuk semuanya, tak terkecuali buat LESTI, yang merilis single religi pertamanya yang berjudul “Buka Mata Hati”.

Lagu yang diciptakan oleh Faisal ‘Echal’ Fahmi dan diaransemen secara musik oleh Marcel Aulia ini menceritakan tentang ajakan untuk berbuat baik dan menjalani hidup dengan cara baik. “Lagu ini sebenarnya bercerita bahwa hidup ini hanya sementara. Oleh karena itu, kita harus selalu berusaha berbuat hal-hal yang positif dan baik. Karena itu adalah bekal kita di akhirat nanti”, ucap Lesti tentang lagu ini.

Bagi Lesti menyanyikan lagu ramadhan dirinya harus sedikit beradaptasi, walau hanya sedikit perbedaan dengan gaya menyanyinya saat membawakan lagu dangdut. “Secara lirik dan nada berbeda ya. Jadi lumayan beradaptasi untuk menyanyikannya. Karena lagu ini kan lebih ke pop melayu, jadi tidak terlalu berirama dangdut. Paling bedanya, harus sedikit adaptasi aja sih supaya menyanyinya tidak pakai cengkok dangdut. Karena saya kan biasanya nyanyi dangdut”, jelas Lesti.

Merilis single religi rupanya sudah lama dinanti-natikan Lesti. Sejak dulu, Lesti memang mengharapkan  suatu saat nanti bisa memiliki single religi yang dinyanyikannya sendiri. “Kebetulan ini single terbaru dan perdana banget ya, jadi seneng banget  akhirnya aku punya single religi. Alhamdulillah, aku bersyukur karena ini udah ditunggu-tunggu lama banget. Dari dulu pengen punya single religi dan sekarang kesampaian”, ucap Lesti senang.

Lagu “Buka Mata Hati” ini akan hadir dalam sebuah album kompilasi “Hits Religi Terbaik” yang akan rilis pada bulan Ramadhan mendatang dan akan di distribusikan secara eksklusif diseluruh gerai Alfamidi dan Lawson. “Mudah-mudahan masyarakat Indonesia setelah mendengar single aku ini, jadi terketuk hatinya dan membuka mata hati untuk selalu melakukan hal baik. Jadi memiliki kesadaran sendiri untuk menjauhi yang buruk. Sebenarnya lagu ini bukan hanya untuk mengingatkan orang lain tapi juga untuk mengingatkan diri sendiri. Lirik lagunya juga keren dan menyentuh banget. Jadi semoga banyak yang suka sama lagu ini dan semoga lagu ini bisa membawa keberkahan bagi aku dan bagi semua orang yang mendengarkannya”, ujar Lesti.

 

Link Official Video Clip LESTI – Buka Mata Hati :

https://youtu.be/rEaPcxa9-8M

Buka Mata Hati (Lirik)

Sudah sekian lama di dunia

Tak jua kau memahami

Dunia seakan hanya tentang uang dan harta

 

Bagaimana,agar kau mengerti

Buka mata hati mu

Dengar firman ilahi 

Ingatkah kau, pada kematian  

Yang kau bawa hanyalah

Amal slama di dunia

 

Manusia yang paling mulia              

Slalu menjaga hatinya       

Dia sabar menerima cobaan yang Allah berikan          

Hargailah hidup ini Selagi kau masih bernafas             

Waktu tak akan menunggu              

Hingga sampai kau sadar khilaf itu pastikan ada

Manusia tempatnya salah

Janganlah kau nodai hatimu dengan benci

LESTI New Single : “EGOIS”

Egois – Lesti | New Single

Egois - Lesti

“Mengapa tak mencoba, jujur pada hati kita… Kasih. Bahwa sesungguhnya engkau dan aku, takut berpisah…”

Sebait syair yang menggambarkan kesedihan yang mendalam dilantunkan indah dan penuh penjiwaan oleh Lesti dalam single terbarunya yang berjudul Egois.

Lesti, yang memiliki nama lengkap Lesti Andryani ini mengawali karier bernyanyinya sebagai pemenang ajang kontes dandut D’Academy Indosiar tahun 2014. Setelah kemenangannya, Lesti merilis single perdananya yang berjudul “Kejora” ciptaan Nur Bayan pada tahun 2014, yang mana lagu ini juga merupakan lagu kemenangannya di malam Grand Final D’Academy saat itu.

Setelah itu di tahun 2015, Lesti merilis single keduanya yang berjudul “Pokoke Joged” yang menjadi soundtrack serial drama “Kuch Kuch Dangdut” yang pernah tayangkan di Indosiar dan merupakan salah satu single yang terdapat di album Dangdut Academy 2.

Masih di tahun yang sama, Lesti terpilih sebagai salah satu wakil dari Indonesia di Dangdut Academy Asia (D’Academy Asia) Indosiar, yaitu sebuah ajang pencarian bakat penyanyi dangdut tingkat Asia yang diikuti oleh 4 negara di antaranya Indonesia, Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. Dia ajang ini, Lesti berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan mendapatkan juara runner up (juara 2 D’Academy Asia). Untuk itu, Lesti pun mendapat kesempatan untuk merilis lagu karya cipta dari Pak Ngah, komposer dan arranger asal Malaysia yang berjudul “Zapin Melayu”.

Kini Lesti hadir dengan single terbarunya yang berjudul  Egois, yang diciptakan dan di aransemen musiknya oleh Hendro Saki. Lagu yang berlirik sederhana ini, hadir dengan nuansa lebih pop, meski masih terdengar aransemen dangdutnya. Secara lirik, lagu ini menggambarkan tentang perasaan egois seseorang karena takut kehilangan sang kekasih hati. “Lagu ini sebenarnya menceritakan tentang ke-egois-an satu pasangan. Bagaimana kalau orang lagi pacaran, apalagi di masa- masa puber, mereka saling egois. Suka marah-marah sama pasangannya, padahal dia tidak mau ditinggalkan pasangannya. Untuk musiknya, lagu ini memang agak nge-pop. Sebenarnya sekarang aku memang ingin lebih nge-pop sih, jadi tidak terlalu dangdut banget”, jelas Lesti tentang lagu barunya ini.

Baca juga: LESTI INGIN BERDUET DENGAN SYAHRINI

Lesti memang memiliki kemampuan vokal yang luar biasa. Meski lagu ini di luar karakter lagu yang biasa dinyanyikannya, namun dirinya mampu menyanyikan lagu ini dengan interpretasi yang sangat baik dengan cengkok dangdutnya yang khas. “Lagunya memang berbeda banget dengan karakter lagu-lagu aku sebelumnya. Kebetulan lagu ini, aku dikasih langsung oleh penciptanya. Tujuannya memang setiap aku merilis single/lagu baru itu berwarna, jadi tidak flat atau sama dengan lagu-lagu aku yang udah ada. Pas dengar pertama udah langsung tahu dan menyatu juga dengan lagunya. Proses recording juga nggak begitu lama. Sebenarnya ini udah lama juga rencana rilisnya, tapi sempat cancel dulu karena nggak ada waktu yang pas. Senang, akhirnya bisa rilis juga”, ujar Lesti.

Egois - Lesti

Untuk video klip lagu Egois, Lesti tampil cantik dengan busana serba putih. Konsep video klip dibuat seolah Lesti berada di sebuah dunia khayalan. ” Konsep video klipnya keren, aku suka banget. Ceritanya di video klipnya aku ada di dunia khayalan. Ada adegan drama sama nari gitu,” ucap Lesti.

Baca juga: Lesti Masuk Nominasi ADI 2017!

Lesti dikenal tak hanya jago menyanyi dangdut, namun juga piawai dalam menyanyi sinden dan berakting. Terbukti, sudah banyak sinetron dan FTV yang diperankannya seperti Merpati Tak Pernah Galau (FTV 2014), Senandung Cinta Kejora (FTV 2014), Anak Tukang Sapu Jadi Dokter (FTV 2014), Kejora 2 Mencari Bintang (FTV 2015), sinetron “Siti Bling Bling Mengejar Cinta Pertama”, sinetron “Munajat Cinta Gadis Desa”, sinetron “ Jakarta Love Story”, sinetron “Bastian Steel Bukan Cowok Biasa” dan sinetron “Kuch Kuch Dangdut”.

Baca juga: Lesti Menang AMI Awards 2017

Kematangan vokal dan bakat yang dimiliki Lesti, dari waktu ke waktu dan ditambah jam terbang yang semakin banyak di dunia tarik suara, membawa Lesti kedalam jajaran penyanyi dangdut wanita yang cukup diperhitungkan di dunia musik dangdut Indonesia. Beberapa penghargaan di dunia tarik suara pun berhasil diraihnya. Sebut saja, Lagu Dangdut Paling Ngetop SCTV Music Award untuk lagu Kejora yang pada tahun 2015 lalu, Penyanyi Pendatang baru Wanita Terpopuler Indonesian Dangdut Awards (IDA) 2015, Penghargaan Penyanyi Dangdut Wanita Paling Inbox Inbox Awards 2016 dan Penyanyi Dangdut Wanita Paling Ngetop SCTV Music Awards 2016.

Official Video Clip | Lesti  – Egois :

http://bit.ly/LestiEgoisVC

YONDER MUSIC MERILIS SINGLE ALL-STAR “KEBEBASAN” DAN VIDEO MUSIK

Yonder

 

YONDER MUSIC MERILIS SINGLE ALL-STAR “KEBEBASAN” DAN VIDEO MUSIK

Lagu yang menampilkan Afgan, Ariel NOAH, Raisa, Rosa, Isyana, Iwan Fals, Mike Mohede dan 10 artis lainnya ini, dapat dinikmati secara eksklusif di Yonder Music.

 

Jakarta, 3 Agustus 2016 – Untuk memperingati serta kelanjutan dari perayaan peluncuran perdananya di Indonesia, Senin, 23 Mei 2016 lalu, Yonder Music Indonesia meluncurkan lagu Kebebasan yang dinyanyikan oleh para All-Star Yonder ke lebih dari 100 stasiun radio termasuk YouTube dan saluran video musik lainnya. Lagu tersebut akan tersedia untuk di-streaming dan diunduh secara eksklusif dalam 45 hari ke depan di aplikasi Yonder Music.

 

Lagu Kebebasan, adalah adaptasi dari lagu “Free” karya Prince dari Album klasiknya yang bertajuk “1999”, lirik lagu ini ditafsirkan ulang menjadi sebuah persembahan untuk kebebasan dalam berseni dan berbudaya secara apik oleh Rian Ekky Pradipta dari D’Masiv dan ditampilkan melalui kolaborasi beberapa artis Trinity Optima Production; Afgan, Rossa, Young Lex, Lesti, bersama musisi-musisi papan atas dari Indonesia; Andien, Ariel NOAH, Cita Citata, Chakra Khan, Isyana Sarasvati, Iwan Fals, Iwa-K Judika, Momo GEISHA, Raisa, Rian D’MASIV,  Mike Mohede dan 1 musisi asal Malaysia, Jaclyn Victor.

 

“Penampilan perdana dari lagu Kebebasan, menjadi sorotan utama dari konser peluncuran aplikasi Yonder Musik di Tennis Indoor Senayan pada hari Senin, 23 Mei 2016 lalu, dan disiarkan di stasiun TV nasional, RCTI, dua hari kemudian, beragam video amatir yang diambil oleh para penonton yang beruntung menyaksikan kemunculan perdana dari lagu ini juga telah menyebar bagaikan virus, semua antusiasme tersebut membuat kami memutuskan untuk mempercepat peluncuran komersil dari lagu Kebebasan tersebut,” ujar Adam Kidron, CEO dan Pendiri Yonder Music yang berbasis di New York; juga menambahkan: “Kami sangat bangga dapat berkerjasama dengan 17 musisi berkelas dunia ini – dari Lesti sampai Iwan Fals – dalam peluncuran aplikasi Yonder Music, dan saya tidak dapat membayangkan ada lagu yang lebih baik dan mampu mengartikulasikan komitmen kami dalam kebebasan seni dan demokrasi musik selain dari lagu Kebebasan ini, yang juga merupakan sebuah tribut untuk  Prince sebagai salah satu legenda musik dunia.”

 

Berikut adalah testimoni dari para artis yang terlibat dalam kolaborasi rekaman single Kebebasan:

 

“Saya melihat Yonder sebagai darah segar untuk industri musik di Indonesia, dengan pendekatan dan ide yang segar dalam mendemokratisasikan musik bagi setiap orang yang mencintai musik. Menjadi bagian dari projek ini, gerakan bersama musisi dari lintas generasi adalah sebuah kehormatan besar bagi saya sebagai seseorang yang telah hidup dari industri besar ini,” ujar Iwan Fals

 

“Untuk menjadi bagian dari projek kolaborasi besar ini menjadi pengalaman yang luar biasa bagi saya sebagai seorang artis. Melihat semua nama-nama besar dari lanskap industri musik Indonesia, bersama-sama, mengekspresikan diri masing-masing melalui lagu yang luar biasa ini, untuk menyampaikan pesan kebebasan bagi pecinta musik, penggemar, artis dan praktisi, merupakan suatu kehormatan besar. Terima kasih kepada Yonder yang telah membuat semua ini terjadi,” kata Afgan.

 

“Ketika saya pertama kali melihat semua daftar nama yang terlibat dalam proyek kolaborasi ini, aku yakin ini akan seru sekali. Diberikan kesempatan istimewa untuk menciptakan sesuatu yang berdampingan dengan semua musisi dan artis yang saya idolakan dan hormati adalah pengalaman sekali dalam seumur hidup yang tidak akan saya lupakan. Semoga pesan kami dan Yonder yang disampaikan melalui lagu ini dapat menyentuh hati semua pecinta musik di Indonesia,” kata Raisa.

 

“Saya merasa sangat terhormat dapat menjadi bagian dari kolaborasi pertama yang melintasi generasi, genre dan label ini. Yonder memiliki misi yang sangat luar biasa untuk industri musik dan praktisi di Indonesia, sehingga harapan saya sangat tinggi bahwa lagu ini dapat menemukan tempat di hati seluruh penggemar musik di Indonesia,” penjelasan Rossa.

 

“Pertama-tama saya ingin mengucap syukur kepada Allah SWT atas rahmat-Nya yang memberikan saya kesempatan untuk menjadi bagian dari proyek super ini. Terima kasih juga untuk Yonder yang telah benar-benar merangkul musik dengan genre dangdut sebagai salah satu identitas utama dari musik Indonesia. Sampai tahap ini, saya masih tidak percaya bahwa saya bisa berada di sesi rekaman dan berbagi panggung yang sama dengan ke-16 seniman besar ini. Saya berharap semua orang dapat tersentuh dan menyukai lagu ini, serta semoga inisiatif semacam ini dari Yonder akan terus berlanjut di masa depan,” kata Cita Citata.

 

Kepergian Mike Mohede, salah satu musisi yang tergabung dalam kolaborasi single lagu Kebebasan meninggalkan luka yang mendalam bagi para pecinta musik tanah air. Untuk menghormati Mike Mohede, Yonder Music mendedikasikan single lagu Kebebasan sebagai penghormatan terakhir. Adam Kidron, CEO & Founder Yonder Music kembali menegaskan, “Single lagu Kebebasan dibuat sebagai penghormatan bagi Prince, untuk merayakan kebebasan, yang didedikasikan untuk Mike Mohede.”

 

Tentang Yonder Music:

Yonder Music adalah layanan musik digital yang berani, kaya akan fitur, bernuansa social, yang berbasis di kota New York dan menyediakan jutaan musik-musik siap unduh tanpa intervensi iklan sedikitpun, Play dan Share. Yonder Musik diluncurkan di Malaysia pada November 2015, dan sudah meraih lebih dari 300,000 pengguna Yonder dalam kurun waktu 6 bulan.

 

Yonder Music ingin melebarkan akses dari bisnis musik dengan mengimplementasikan biaya menjadi sebuah servis, maka dari itu Yonder akan melayani 99% dari para pelanggan mobile broarband yang tidak membayar servis digital musik secara regular, serta membayar para artis dan komposer musik berlandaskan izin pengambilan keuntungan yang berdasar kepada seberapa banyak musik atau karya mereka di-Play oleh para pelanggan.

 

Tagline dari Yonder Music adalah Hear Forever®, artinya adalah Yonder aktif dalam pasar ini dengan memproduksi kolaborasi-kolaborasi antara pemusik nasional dan internasional, menghelat Konser secara langsung dan mengirimkan pelanggan-pelanggan yang paling sering aktif di seluruh dunia ke acara konser-konser mancanegara seperti Bruno Mars di Las Vegas pada acara tahun baru 2015 dan banyak lagi yang akan disajikan. Misi dari Yonder Music yakni membuat Yonder Music menjadi basis utama bagi para kehidupan pelanggannya dan memberikan pengalaman berharga yang tidak dapat mereka dapatkan di tempat lain.

 

Download dan aktifkan Yonder Music dari Playstore or App Store to Hear Forever™

Untuk informasi, silakan mengunjungi www.yondermusic.id

 

 

Official Video Clip LESTI “Zapin Melayu”

l1

http://bit.ly/VC-Lesti-ZapinMelayu

 

Terpilih sebagai wakil Indonesia di Dangdut Academy Asia (D’Academy Asia) Indosiar merupakan pencapaian luar biasa bagi Lesti. D’Academy Asia merupakan ajang pencarian bakat penyanyi dangdut tingkat Asia yang diikuti oleh 4 negara di antaranya Indonesia, Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. Walaupun sebagai juara runner up, pedangdut muda ini sudah memberikan kemampuan terbaiknya sekaligus mengharumkan nama Indonesia.

 

Lesti atau Lesti Andryani, memulai langkahnya sebagai pemenang ajang kontes dandut D’Academy Indosiar tahun 2014. Setelah kemenangannya, Lesti merilis single perdananya yang berjudul “Kejora” ciptaan Nur Bayan pada tahun 2014, yang mana lagu ini juga merupakan lagu kemenangannya di malam Grand Final D’Academy saat itu. Di tahun 2015, Lesti kembali merilis single keduanya yang berjudul “Pokoke Joged” yang menjadi soundtrack serial drama “Kuch Kuch Dangdut” yang pernah tayangkan di Indosiar dan merupakan salah satu single yang terdapat di album Dangdut Academy 2.

 

Sebagai juara 2 D’Academy Asia, Lesti pun mendapat kesempatan untuk membawakan salah satu lagu karya cipta dari Pak Ngah, komposer dan arranger asal Malaysia yang berjudul “Zapin Melayu”. Lagu yang dipilih sebagai single terbaru Lesti ini bercerita tentang keindahan tari zapin. “Di lagu ini, aku pertama kalinya masuk dalam genre melayu dan punya single melayu. Lagu ini kan tidak bercerita yang sedih-sedih gitu. Musiknya rancak, upbeat dengan nuansa melayu tapi tetap ada unsur dangdutnya”, ujar Lesti tentang single terbarunya.

 

Zapin adalah tarian rakyat rumpun melayu. Kata zapin berasal dari bahasa arab yaitu ‘Zafin’ yang memiliki arti gerak kaki cepat yang mengikuti rentak pukulan gendang. Tari ini merupakan satu dari beberapa jenis tarian Melayu yang masih eksis sampai sekarang dan umumnya dijumpai di daerah Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan dan Bengkulu.

 

Nama Pak Ngah sendiri dalam blantika musik melayu sudah tak asing lagi, apalagi wajahnya belakangan sudah sangat dikenal sebagai salah satu juri Dangdut Academy Asia. Lagu-lagu ciptaannya pun sudah dikenal baik di Indonesia maupun di Asia seperti Laksmana Raja Di Laut yang dipopulerkan oleh Iyeth Bustami, Cindai dan Nirmala yang dipopulerkan oleh Siti Nurhalisa. Pak Ngah juga merupakan komposer serta kreator dalam drama musikal Upin Ipin yang diadaptasi dari kartun asal Malaysia yang terkenal tersebut.

 

“Ada rasa bangga dan senang, selama rekaman Pak Ngah langsung yang mengarahkan vokalku. Apalagi beliau orang yang sangat baik, ramah dan tidak pelit ilmu. Walaupun saat rekaman ada sedikit improvisasi dengan cengkok dangdut, kata Pak Ngah juga enggak apa-apa. Jadi zapin-dut gitu!”, jelas Lesti.

 

Pengalaman Lesti rupanya tak hanya di dunia menyanyi. Lesti juga telah banyak membintangi sinetron dan FTV seperti Merpati Tak Pernah Galau (FTV 2014), Senandung Cinta Kejora (FTV 2014), Anak Tukang Sapu Jadi Dokter (FTV 2014), Kejora 2 Mencari Bintang (FTV 2015), sinetron “Siti Bling Bling Mengejar Cinta Pertama”, sinetron “Munajat Cinta Gadis Desa”, sinetron “ Jakarta Love Story”, sinetron “Bastian Steel Bukan Cowok Biasa” dan sinetron “Kuch Kuch Dangdut”. Bukan hanya itu, Lesty pun mendapat penghargaan untuk Lagu Dangdut Paling Ngetop SCTV Music Award untuk lagu Kejora yang berlangsung pada bulan Mei 2015 lalu dan Penyanyi Pendatang baru Wanita Terpopuler Indonesian Dangdut Awards (IDA) 2015 yang digelar Indosiar pada 28 Oktober 2015 lalu.

 

Prestasi yang diraih Lesti, tentunya semakin membawa Lesti kedalam jajaran penyanyi dangdut wanita yang cukup diperhitungkan di dunia musik dangdut Indonesia. “Lesti itu mempunyai tehnik vokal yang luar biasa. Dia punya kemampuan menyanyi dalam banyak genre. Saya yakin Lesti dapat menyumbang banyak karya untuk musik Indonesia, khususnya dangdut”, ucap Pak Ngah tentang Lesti.

 

LESTI New Single : “Zapin Melayu”

LESTI Zapin Melayu

 

 

Terpilih sebagai wakil Indonesia di Dangdut Academy Asia (D’Academy Asia) Indosiar merupakan pencapaian luar biasa bagi Lesti. D’Academy Asia merupakan ajang pencarian bakat penyanyi dangdut tingkat Asia yang diikuti oleh 4 negara di antaranya Indonesia, Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. Walaupun sebagai juara runner up, pedangdut muda ini sudah memberikan kemampuan terbaiknya sekaligus mengharumkan nama Indonesia.

 

Lesti atau Lesti Andryani, memulai langkahnya sebagai pemenang ajang kontes dandut D’Academy Indosiar tahun 2014. Setelah kemenangannya, Lesti merilis single perdananya yang berjudul “Kejora” ciptaan Nur Bayan pada tahun 2014, yang mana lagu ini juga merupakan lagu kemenangannya di malam Grand Final D’Academy saat itu. Di tahun 2015, Lesti kembali merilis single keduanya yang berjudul “Pokoke Joged” yang menjadi soundtrack serial drama “Kuch Kuch Dangdut” yang pernah tayangkan di Indosiar dan merupakan salah satu single yang terdapat di album Dangdut Academy 2.

 

Sebagai juara 2 D’Academy Asia, Lesti pun mendapat kesempatan untuk membawakan salah satu lagu karya cipta dari Pak Ngah, komposer dan arranger asal Malaysia yang berjudul “Zapin Melayu”. Lagu yang dipilih sebagai single terbaru Lesti ini bercerita tentang keindahan tari zapin. “Di lagu ini, aku pertama kalinya masuk dalam genre melayu dan punya single melayu. Lagu ini kan tidak bercerita yang sedih-sedih gitu. Musiknya rancak, upbeat dengan nuansa melayu tapi tetap ada unsur dangdutnya”, ujar Lesti tentang single terbarunya.

 

Zapin adalah tarian rakyat rumpun melayu. Kata zapin berasal dari bahasa arab yaitu ‘Zafin’ yang memiliki arti gerak kaki cepat yang mengikuti rentak pukulan gendang. Tari ini merupakan satu dari beberapa jenis tarian Melayu yang masih eksis sampai sekarang dan umumnya dijumpai di daerah Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan dan Bengkulu.

 

Nama Pak Ngah sendiri dalam blantika musik melayu sudah tak asing lagi, apalagi wajahnya belakangan sudah sangat dikenal sebagai salah satu juri Dangdut Academy Asia. Lagu-lagu ciptaannya pun sudah dikenal baik di Indonesia maupun di Asia seperti Laksmana Raja Di Laut yang dipopulerkan oleh Iyeth Bustami, Cindai dan Nirmala yang dipopulerkan oleh Siti Nurhalisa. Pak Ngah juga merupakan komposer serta kreator dalam drama musikal Upin Ipin yang diadaptasi dari kartun asal Malaysia yang terkenal tersebut.

 

“Ada rasa bangga dan senang, selama rekaman Pak Ngah langsung yang mengarahkan vokalku. Apalagi beliau orang yang sangat baik, ramah dan tidak pelit ilmu. Walaupun saat rekaman ada sedikit improvisasi dengan cengkok dangdut, kata Pak Ngah juga enggak apa-apa. Jadi zapin-dut gitu!”, jelas Lesti.

 

Pengalaman Lesti rupanya tak hanya di dunia menyanyi. Lesti juga telah banyak membintangi sinetron dan FTV seperti Merpati Tak Pernah Galau (FTV 2014), Senandung Cinta Kejora (FTV 2014), Anak Tukang Sapu Jadi Dokter (FTV 2014), Kejora 2 Mencari Bintang (FTV 2015), sinetron “Siti Bling Bling Mengejar Cinta Pertama”, sinetron “Munajat Cinta Gadis Desa”, sinetron “ Jakarta Love Story”, sinetron “Bastian Steel Bukan Cowok Biasa” dan sinetron “Kuch Kuch Dangdut”. Bukan hanya itu, Lesty pun mendapat penghargaan untuk Lagu Dangdut Paling Ngetop SCTV Music Award untuk lagu Kejora yang berlangsung pada bulan Mei 2015 lalu dan Penyanyi Pendatang baru Wanita Terpopuler Indonesian Dangdut Awards (IDA) 2015 yang digelar Indosiar pada 28 Oktober 2015 lalu.

 

Prestasi yang diraih Lesti, tentunya semakin membawa Lesti kedalam jajaran penyanyi dangdut wanita yang cukup diperhitungkan di dunia musik dangdut Indonesia. “Lesti itu mempunyai tehnik vokal yang luar biasa. Dia punya kemampuan menyanyi dalam banyak genre. Saya yakin Lesti dapat menyumbang banyak karya untuk musik Indonesia, khususnya dangdut”, ucap Pak Ngah tentang Lesti.

 

Link Youtube Video Lirik Lesti “Zapin Melayu” – http://bit.ly/VL-LestiDA-ZapinMelayu

lestii