trinity_logo_web.png
Menu
New Single: Gamma1 “Tak Jomblo Lagi”

Sukses dengan lagu “Jomblo Happy”, kini Gamma1 siap meluncurkan single terbarunya yang berjudul “Tak Jomblo Lagi”.

 

Gamma1 ingin memberikan jawaban dari single “Jomblo Happy” lewat lagu “Tak Jomblo Lagi”. Dimana lagu ini memberikan gambaran kebahagian yang berbeda ketika seseorang telah menemukan belahan jiwanya.

 

Dengan mengusung notasi musik disko yang kuat, lagu terbaru dari Gamma1 ini merupakan hasil produksi ulang dari musik Vengaboys yang berjudul “Boom Boom Boom Boom”. “Alasan kami memilih lagu ini untuk diproduksi ulang karena pertama memang kami juga penggemar dari lagu tersebut. Dan, setelah kami mendapatkan izin untuk memproduksi ulang lagu ini, saya merasa senang sekali,” ungkap Heri selaku salah satu vokalis dari Gamma1.

 

Dalam lagu ini, Heri mengaku ingin membuat kelanjutan dari lagu “Jomblo Happy” yang sempat viral di tahun 2016 lalu. “Lirik lagu yang ada di sini memang ingin menceritakan rasa bahagia seseorang yang akhirnya tidak sendiri lagi. Jadi setelah lagu ‘Jomblo Happy’ yang mengungkapkan rasa bahagia seseorang yang merasa bebas dengan status sendirinya. Namun, ketika seseorang menemukan belahan jiwanya, ternyata perasaan bahagia tersebut bisa berlipat-lipat rasanya,” ungkap Heri yang juga menulis lirik lagu ini.

 

Walaupun dari segi notasi musik tidak mengalami kendala apapun, Heri mengaku sempat mengalami kesulitan saat merampungkan lirik lagu ini. “30 menit sebelum masuk ruang rekaman, kami masih belum menemukan reff yang pas untuk lagu ini. Ya, sebenarnya ada sih, cuman kami merasa belum sreg dengan lirik tersebut. Jadi, setengah jam sebelum masuk ruang rekaman kami masih berembuk ulang mempersiapkan lagu ini. Sampai akhirnya terciptalah lagu ini,” jelasnya. Wah, jadi penasaran kan ya akan seperti apa sih lagu ini? Yuk, sama-sama di simak dengan mengklik gambar di bawah ini:

Gamma1 – “Tolong Dong”   “Janji Setia untuk yang Kasmaran”

Sukses dengan single “Jomblo Happy” yang tembus 42,7 juta views di Youtube, kini band melayu asal Bangka  ini siap meluncurkan single terbarunya yang berjudul “Tolong Dong”. Dengan sedikit perubahan aransemen dan musik, Gamma1 yakin lagu terbarunya kali ini bisa membawa angin segar bagi penggemarnya yang merindukan lagu-lagu pop melayu dari mereka.

 

LAGU KASMARAN

Lagu “Tolong Dong” ini sendiri menceritakan tentang perasaan sepasang kekasih yang tengah merindu kala menjalani hubungan jarak jauh. “Jadi di lagu ini, menceritakan kekhawatiran seorang kekasih yang tidak bisa hadir pada momen-momen penting pasangannya. Namun, kekasihnya meyakinkan, walaupun jarak memisahkan tapi hati dan pikirannya selalu ada untuknya,” ungkap Heri sang vokalis yang juga menciptakan lagu ini.

Secara tersirat, lagu ini merupakan sebuah janji setia antar pasangan kekasih untuk selalu menjaga perasaan mereka. “Lagu ini sebenarnya sangat cocok buat mereka yang tengah kasmaran, tengah jatuh cinta. Pasangan yang melulu mencari alasan untuk bertemu atau sekadar di perhatikan,” tambahnya.

ARANSEMEN BEDA

Lagu “Tolong Dong” sendiri sudah rampung dibuat sejak tahun 2014, namun karena satu dan lain hal akhirnya lagu ini ditunda peluncurannya. Dan tahun 2018 ini dianggap menjadi tahun yang pas untuk memperdengarkan single ini ke pasaran. Lagu yang awalnya diberi judul “Arjuna” ini mengalami beberapa perubahan. Baik dari segi aransemen musik maupun judul lagu. “Awalnya lagu ini kami beri judul ‘Arjuna’ tapi karena kata-kata ‘Tolong Dong’ juga cukup dominan dan gampang diingat oleh pendengar, jadi kami ganti judulnya. Dan musiknya pun mengalami perubahan tempo dan aransemen yang segar, pokoknya lagu lama dengan kemasan baru,” tutur Heri.

Walaupun mengalami perubahan, tapi Heri dan kawan-kawan tidak mengalami banyak kesulitan saat proses rekaman. “Mungkin kalau dari segi kesulitan sih enggak ada. Hanya saja, kami selama ini lebih terbiasa mendengarkan lagu ini dengan aransemen yang lama. Jadi ketika musiknya harus diaransemen ulang dan dibuat berbeda, di situ kami merasakan pengalaman yang unik,” pungkasnya. Wah, daripada penasaran, yuk dengarkan lagu terbaru dari  Gamma1 “Tolong Dong” di radio-radio kesayangan Anda. Dan jangan lupa untuk menambahkan lagu “Tolong Dong” ke dalam playlist Anda di aplikasi digital streaming kesayangan Anda: https://lnk.to/Gamma1_TolongDong 

Yuk, tonton video klip terbaru Gamma1 – Tolong Dong sekarang!

Gamma1 dan Danang D’Academy Meriahkan Parade Konser HOT FM

Gamma1 dan Danang - Parade Konser HOT Fm #2

Sebagai radio dangdut Ibukota, HOT FM selalu menyajikan rentetan lagu-lagu dangdut favorit masa kini. Dan, pada tanggal 12 November lalu, HOT FM bekerjasama dengan Ramayana, mengadakan “Parade Konser HOT FM” di Ramayana Plaza, Cimone.

Dari sekian banyak pengisi acara, dua musisi melayu dan dangdut andalan Trinity Optima Production turut meramaikan acara ini. Penyanyi dangdut yang tengah naik daun, Danang dan juga grup band melayu favorit, Gamma1. Dihadiri oleh ratusan penggemar dangdut, lokasi acara yang sempat diguyur hujan ini tetap berjalan lancar.

Gamma1 dan Danang - Parade Konser HOT Fm #3

Gamma1 membawakan lima lagu andalannya mulai dari “Jomblo Happy” sampai “Satu atau Dua”. Danang yang kini tengah mempromosikan single terbarunya bersama Nilam Gamma1, juga tak lupa membawakan lagu mereka yang berjudul “Panah Asmara”. Band melayu dan dangdut lainnya seperti Vagetoz, Duo Anggrek, dan Real Anima juga turut meramaikan acara ini.

Nilam Gamma1 & Danang – Panah Asmara | Official Video Clip
https://www.youtube.com/watch?v=bh8IHbpJh_M

Joget Panah Asmara di Tantangan Danang dan Nilam Gamma1

Danang & Nilam Gamma1 - BTS Video Klip Panah Asmara

Sukses dengan lagu duet mereka yang berjudul “Panah Asmara”, kini Danang dan Nilam Gamma1 bersama Trinity Optima Production siapkan promo sosial media yang seru untuk penggemarnya. Sebuah kompetisi #PanahAsmaraJogedinAja menjadi salah satu sosial media challenge yang sayang untuk dilewatkan.

Nilam Gamma1, sudah dikenal banyak orang sebagai vokalis dan satu-satunya personil wanita di grup band Gamma1 bersama lulusan D’Academy 2, Danang, menantang semua penggemarnya untuk meniru tarian yang ada di video klip “Panah Asmara” keakun Instagram. Koreografi yang cukup mudah dan simple untuk ditiru ini bisa dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja.

Dari tantangan ini, sejumlah hadiah uang tunai telah disiapkan bagi pemenang pertama, kedua, dan ketiga. Caranya cukup mudah, ikuti akun Instagram Trinity Optima Production, 3D Entertainment, dan Gamma1, lalu unggah video tariah khas “Panah Asmara” Anda ke social media. Rencananya tantangan ini hanya berlangsung hingga 20 November mendatang. Jadi, jangan sampai ketinggalan ya!

Danang & Nilam #PanahAsmaraJogedinAja
http://bit.ly/PanahAsmaraJogedinAja

Album DVD Karaoke “Hits Religi Terbaik”

Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim di seluruh dunia. Lagu-lagu bernuansa religi biasanya berkumandang dimana-mana untuk menemani para umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

 

Dalam rangka memperingati bulan Ramadhan di tahun 2017 ini, sebuah album kompilasi digelar oleh label rekaman Trinity Optima Production. Sebuah album DVD Karaoke yang diberi judul “Hits Religi Terbaik” menghadirkan 11 lagu religi yang dinyanyikan oleh artis-artis seperti UNGU, SETIA BAND, NOURA, GAMMA1, LESTI, ST 12 dan D’BAGINDAS.

 

Sembilan lagu di album ini sudah pernah dirilis sebelumnya yaitu Bila Tiba (Ungu), Dia Maha Sempurna (Ungu), KebesaranMu (ST12), Sholat ( Setia Band), Andai Ku Tahu (Noura), Pahami Ramadhan (Gamma1), Assalamu’alaikum (Gamma1), Ampuni Dosaku (D’Bagindas) dan Marhaban Ya Ramadhan (Bagindas).

 

Sebagai single perdana untuk memperkenalkan album kompilasi ini ke masyarakat musik Indonesia dipilih dua lagu baru yaitu lagu ”Hanya Sementara” yang dinyanyikan oleh grup Hijab, Noura, dan lagu “Buka Mata Hati” yang dinyanyikan oleh Lesti.

 

Berikut ini, mari kita simak penggambaran album DVD Karaoke “Hits Religi Terbaik” trek demi trek :

  1. Bila Tiba – Ungu

Lagu yang diciptakan oleh Pasha Ungu ini bercerita tentang manusia yang hendak dijemput ajalnya.  Alunan musik dengan goresan lirik yang puitis, memberikan kesan yang berbeda di lagu ini. Tak heran, lagu ini dipilih menjadi soundtrack film “Sang Kiai” karya sutradara Rako Prijatno yang menceritakan kisah hidup K.H. Hasyim Asy’ari dan orang-orang terdekatnya dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan.

 

  1. Dia Maha Sempurna – Ungu

Ungu merilis lagu “Dia Maha Sempurna” pada tahun 2009. Lagu yang diciptakan oleh Pasha Ungu ini terdapat di album “Maha Besar” dan lahir dari pemahaman Ungu tentang sang Maha Pencipta. Yang menarik, sebagian lirik di lagu ini diambil dari Ayat Kursi (Al Quran Surat Al Baqarah, ayat 255). Ungu menghadirkan lagu ini dengan nuansa musik rock yang menampilkan distorsi gitar yang cukup kuat.

 

  1. KebesaranMu – ST12

Sang vokalis, Charly menciptakan lagu ini sebagai bentuk apresiasinya terhadap bulan suci bagi umat muslim yaitu bulan Ramadhan dan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah yang telah memberikan kesuksesan kepada band ini. Lagu ini terdapat di album “P.U.S.P.A” yang dirilis pada tahun 2009.

 

  1. Sholat – Setia Band

Dengan membawa pesan yang bercerita tentang sholat, Charly menciptakan lagu “Sholat” dan merilisnya pada tahun 2014. Lagu ini menjadi single religi perdana bagi Setia Band. Charly mengaku bahwa ia memang merasakan sendiri keutamaan sholat, dari situlah ia mendapatkan inspirasi dalam menulis lagu “Sholat”.

 

  1. Hanya Sementara – Noura

Grup vokal hijab yang terdiri dari empat perempuan cantik berhijab yaitu Sasa, Ussiy Fauziah, Nina Septiani, dan Dea Hanara ini, kembali hadir dengan single terbarunya yang berjudul “Hanya Sementara”. Lagu yang menjadi salah satu single andalan di album ini, diciptakan oleh kakak beradik, Mhala Numata dan Tantra Numata serta diaransemen secara musik oleh Marcel Aulia. Pesan yang disampaikan di lagu ini adalah bahwa kita tidak selamanya hidup di dunia, jadi buat apa saling bermusuhan, saling membenci karena berbeda pendapat atau karena apapun itu.

 

  1. Andai Ku Tahu – Noura

Lagu yang pernah booming dibawakan band Ungu pada tahun 2006 ini, menceritakan tentang ketakutan akan hari akhir atau kematian. Pada tahun 2014, lagu ini lalu kembali dinyanyikan oleh grup vokal hijab, Noura, dengan rasa yang berbeda. Dengan suara bening dan harmonisasi vokal yang apik, Noura hadir menawarkan warna baru dalam lagu religi, dengan membawakan lagu dengan pesan-pesan positif yang mampu memberi motivasi bagi para pendengarnya.

 

  1. Pahami Ramadhan – Gamma1

Gamma1 merilis single religi yang berjudul “Pahami Ramadhan” ini pada tahun 2014. Lagu ini bercerita tentang tentang apa yang harus dilakukan selama bulan Ramadan sebagai refleksi diri dan mengingatkan orang-orang untuk memahami arti Ramadhan yang sesungguhnya. Sang vokalis, Heri yang menciptakan lagu ini mengaku terinspirasi oleh pengalaman pribadinya saat menjalani ibadah puasa.

 

  1. Assalamu’alaikum – Gamma1

Heri (Vokalis) menciptakan lagu ‘Assalamualaikum’ bedasarkan pengalamannya sehari-hari. Melalui lagu yang dirilis pada tahun 2014 ini, Gamma1 ingin megajak semua umat muslim mulai dari anak-anak sampai yang dewasa untuk membudayakan pengucapan ‘Assalamualaikum’ (salam) sebagai bagian dari sopan santun.

 

  1. Ampuni Dosaku – D’Bagindas

Lagu ini diciptakan oleh Michael Christian dengan mengangkat tema tentang taubat. Lagu ini dirilis pada tahun 2010 dan merupakan single religi pertama dari band D’Bagindas. Sesuai karakter band ini, lagu “Ampuni Dosaku” hadir dengan nuansa pop melayu dan dengan cengkok khas melayu sang vokalis. Bian.

 

  1. Marhaban Ya Ramadhan – D’Bagindas

Dengan mengangkat tema beribadah di bulan Ramadhan, lagu “Marhaban Ya Ramadhan” menjadi salah satu lagu bonus track yang ada di album D’Bagindas yang berjudul “No. 1” yang dirilis pada tahun 2011. Lagu yang diciptakan oleh Michael Christian ini, adalah satu-satunya lagu yang bernuansa religi di album tersebut.

 

  1. Buka Mata Hati – Lesti

Memiliki single religi rupanya sudah lama dinanti-nantikan oleh Pemenang juara Dangdut Academy 1 Indosiar ini. Lagu yang dinyanyikan dengan syahdu oleh Lesti ini, diciptakan oleh Faisal ‘Echal’ Fahmi dan diaransemen secara musik oleh Marcel Aulia. Lagu yang baru saja dirilis pada akhir bulan April 2017 lalu ini, bercerita tentang ajakan untuk berbuat baik dan menjalani hidup dengan cara baik. Bagi Lesti, ini pertama kali dirinya merilis single dengan tema religi, yang tentu menjadi pengalaman baru bagi Lesti.

Sebelas lagu yang terkemas apik dalam kompilasi DVD Karaoke “Hits ReligiTerbaik” ini sudah bisa didapatkan di bulan Ramadhan tahun 2017, eksklusif hanya di outlet Alfamidi dan Lawson seluruh Indonesia. Dengan kekuatan jumlah toko Alfamidi dan Lawson lebih dari 1350 outlet, album ini diharapkan bisa didapatkan dengan mudah mengingat lokasi outlet Alfamidi dan Lawson yang mudah dijangkau. Semoga persembahan Album Religi ini dapat menemani Umat Muslim dimana pun berada dalam menjalankan ibadah puasa dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

TRIO GAB Jalani Tur Album MELATI  20 Kota Dalam 10 Hari Di Sumatera

 

Gabungan 3 vokalis band yaitu Heri Gamma1, Angga Adipati dan Andra Bagindas atau yang disebut dengan nama TRIO GAB, baru saja menyelesaikan serangkaian tur dalam mempromosikan Album Kompilasi Melayu yang diberi judul MELATI, ke 20 kota di pulau Sumatera.

 

Ketiga vokalis band ini mewakili band mereka masing-masing yaitu BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI untuk memperkenalkan album Melati ini ke seluruh Indonesia. Album Melati adalah sebuah album kompilasi melayu yang terdiri dari 3 band BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI, mereka membuat sebuah campaign album yang mengajak kembali masyarakat Indonesia untuk selalu mencintai musik tanah air yaitu musik Pop Melayu. Bersama label Trinity Optima Production, Texas Chicken Indonesia dan Qdawang Music, proyek album kompilasi ini dibuat dengan tujuan untuk menaikkan kembali genre pop melayu di belantika musik tanah air.

 

Genre yang pernah hits dan menjadi “acuan” bagi semua band industri pada masanya ini, berusaha mendapat kembali tempat di tengah pergeseran selera musik masyarakat Indonesia yang dipenuhi oleh musik ‘urban’ dan lagu-lagu Barat. “Musik Melayu merupakan salah satu musik aslinya Indonesia, sama seperti Dangdut. Disini kami ingin menunjukkan ke masyarakat kalau musik melayu juga bisa berkembang dan musik melayu bukanlah genre yang hanya mentok disitu saja. Namun bisa dieksplorasi dengan genre musik lain. Ya boleh dibilang ini lagu melayu yang beda”, jelas Heri Gamma1

 

Di album ini, masing-masing band merilis single terbaru mereka yaitu Bagindas dengan single “Bila Benar Sayang”, Gamma1 dengan single “Dari Hati Ke Hati” dan band Adipati dengan single “Tuhan Tidak Tidur”. Selain itu, ada 1 single kolaborasi 3 vokalis band tersebut yaitu Heri Gamma1, Angga Adipati dan Andra Bagindas atau yang disebut dengan nama Trio GAB dengan judul “Sebut Saja Dia Melati”. Tak tanggung-tanggung, demi mendapatkan hasil yang maksimal, pengerjaan mastering album Melati ini dilakukan di Nashville, Texas – Amerika Serikat. Untuk penjualan album MELATI, Bagindas, Gamma1 dan Adipati bekerjasama dengan Texas Chicken Indonesia. Masyarakat Indonesia bisa mendapatkan album MELATI ini dengan mengunjungi outlet-outlet Texas Chicken yang tersebar di seluruh Indonesia.

 

Rangkaian tur yang dijalani Trio GAB dalam rangka mempromosikan album MELATI ini, dilakukan dengan mengunjungi 20 kota di pulau Sumatera hanya dalam waktu 10 hari yaitu mulai dari tanggal 11 – 22 Januari 2017. Kota-kota yang dikunjungi antara lain kota Medan, Binjai, Perbaungan, Tebing Tinggi, Kotapinang, Bagan Batu, Pekanbaru, Bangkinang, Payakumbuh, Bukittinggi, Padang Panjang, Padang, Sungai Penuh, Palembang, Tulang Bawang, Mesuji, Kotabumi, Bandar Jaya, Metro, Bandar Lampung

 

Berbagai aktivitas yang dijalankan Trio GAB selama promo tur tersebut antara lain dengan melakukan promo radio yang ada di 20 kota tersebut. Trio GAB juga menyempat kan diri untuk melakukan media gathering dengan rekan-rekan media cetak, online dan TV di kota Medan, Padang dan Lampung seperti Koran Analisa, Harian SIB, Koran Waspada,  Waspada Online, Newsdaily.com, Koran Tribun, Koran Pos Metro, Koran Singgalang, Harian Padang Express, Harian Antar Sumbar, Harian Haluan.com, Klikpositif.com, Padang TV dan Radar TV Lampung.

 

Trio GAB juga melakukan kunjungan ke outlet-outlet Texas Chicken dan berinteraksi langsung dengan konsumen Texas Chicken dan fans-fans mereka disana. Sambutan para fans BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI serta masyarakat setempat, ternyata sangat antusias. Terbukti, banyak fans yang rela mengantri untuk bisa foto bersama dan meminta tanda tangan para idolanya tersebut. Antusias fans juga terlihat saat Trio GAB tampil bernyanyi secara akustik di kota Medan dan Pekanbaru. “Dalam tur ini, kita bukan saja ingin memperkenalkan single terbaru band kita masing-masing. Tapi kita juga memperkenalkan bahwa kita punya single kolaborasi yang judulnya Sebut Saja Dia Melati. Rupanya sudah banyak masyarakat yang bisa menyanyikan lagu ini, wah kami senang sekali melihat respon mereka. Bahkan respon fans kita masing-masing di social media rame sekali, ga nyangka sampai segitu banyak responnya. Video klip kami di Youtube juga menigkat viewersnya, Alhamdulillah. Ini membuktikan bahwa lagu melayu akan selalu punya tempat di hati dan kuping masyarakat Indonesia”, ucap Angga Adipati.

 

Yang menarik, Trio GAB tidak melewatkan tur promo ini untuk berwisata kuliner dan mengunjungi tempat-tempat wisata seperti Air Terjun Lembah Anai, Jam Gadang di Bukittinggi dan Jembatan Ampera di Palembang. “Perjalanan tur Sumatera ini menjadi pengalaman baru bagi kami. Karena kami menjalani tur tanpa band kami masing-masing. Jadi hanya vokalisnya saja. Walau ga seramai dengan band, walau menempuh perjalanan yang sangat jauh tapi tetep seru. Saya, Heri dan Angga juga sangat kompak. Pengalaman yang menarik yaitu perjalanan dari Padang menuju Palembang yang harus menempuh waktu sekitar 35 jam. Aduh itu capek banget, tapi serunya terjawab dengan antusias fans-fans kami disana. Langsung hilang capeknya. Saat kita sampai di beberapa kantor media, sudah berkumpul puluhan fans Bagindas, Gamma1 dan Adipati. Wah rame banget. Dan bukan cuma itu, saya pribadi juga mendapat banyak wawasan baru mengenai banyak tempat di pulau Sumatera, meskipun belum sempat mengunjungi semuanya yah”, tutup Andra Bagindas.

 

Setelah tur di pulau Sumatera ini, Trio GAB rencananya akan melanjutkan tur promo album Melati ini dengan mengunjungi kota-kota di pulau Jawa. Seberapa besar antusias fans mereka di pulau Jawa? Kita tunggu kelanjutan cerita dari Heri Gamma1, Angga Adipati dan Andra Bagindas.

 

Official Video Clip Trio GAB – “Sebut Saja Dia Melati” :

https://youtu.be/Zvriq-5DLUQ

BAGINDAS, GAMMA1 DAN ADIPATI KOLABORASI BANGKITKAN MUSIK MELAYU

whatsapp-image-2016-12-14-at-5-51-36-pm

JAKARTA – Tren genre musik Pop-Melayu kembali hadir lewat album kompilasi dari band Gamma1, Adipati dan Bagindas bertajuk MELATI (Melayu Tak Pernah Mati). Album tersebut menghadirkan lagu-lagu hits mereka dan beberapa lagu baru salah satunya single kolaborasi berjudul Sebut Saja Dia Melati.

“Kalau dari pandangan Trinity banyak sekali perbedaan yang memiliki keunikan sendiri-sendiri dan berpotensi. Kalau dari Bagindas, Adipati dan Gamma1 enggak bisa dibilang sama. Itulah kenapa kita menggabungkan perbedaan ketiganya itu melihat gimana pasarnya,” kata produser Mhala Numata di Cikini, Jakarta Pusat pada Rabu (14/12/2016).

Proyek kolaborasi ini disyukuri oleh ketiganya. Sebab, ini menjadi salah satu mimpi besar mereka untuk bisa menyatukan musiknya.

“Bukan sesutau hal (yang bikin) tertarik tapi ini mimpi besar kita apalagi kita dinaungi di Trinity (Optima Production). Akhirnya kita bisa bekerjasama, dimana (bergabung) Bagindas, Adipati dan Gamma1. Alhamdulillah semua itu jadi sesuatu yang luar biasa,” tambah Angga vokalis band Adipati.

Album MELATI (Melayu Tak Pernah Mati) terdiri lagu Gamma1 berjudul Jomblo Happy, Bukan Cinta 1 atau 2, Dari Hati ke Hati, dan Hidup Segan Mati Tak Mau. Sementara lagu dari Bagindas berjudul Bila Benar Sayang, C.I.N.T.A, Aku Pasti Tahu, dan 100% Cintaku, serta lagu dari Adipati berjudul Tuhan Tidak Tidur, Janur Kuning, dan Ini Bukan C.I.N.T.A. Album ini yang melakukan mastering di Texas, Amerika Serikat ini hanya bisa di dapatkan di Texas Fried Chicken dengan harga paket musik Rp 85.000,-.

GAMMA1 New Single : “Dari Hati Ke Hati”

whatsapp-image-2016-12-01-at-12-22-33-pm

 

Musik melayu telah sukses mengubah hidup para personil grup band GAMMA1. Heri (vokalis), Nilam (vokalis), Andan (drummer), Alung (gitaris) dan Pandi (bassis), yang berasal dari Desa Mancung, Bangka Barat, Bangka Belitung memutuskan merantau ke Jakarta untuk serius berkarier di dunia musik.

Lagu-lagu GAMMA1 mulai dikenal sejak mereka merilis album pertamanya yang berjudul “1 atau 2” pada tahun 2012 lalu. Album tersebut sukses mengantar mereka menjelajahi panggung hiburan Tanah Air hingga ke negara tetangga yaitu Malaysia. Respon terhadap karya-karya GAMMA1 dari penikmat musik di negeri jiran tersebut sangat luar biasa. Salah satunya pada lagu yang berjudul “Hidup Segan Mati Tak Mau” yang dirilis pada tahun 2014. Lagu yang sudah meraih hampir 7,5 juta viewers di kanal YouTube tersebut, sukses menjajah puncak radio Malaysia dan mengangkat nama GAMMA1 di mata publik Malaysia.

Usai kesuksesan lagu Hidup Segan Mati Tak Mau, GAMMA1 pun semakin mengukuhkan eksistensi mereka dengan merilis single “Jomblo Happy”, sebuah lagu saduran dari lagu Europe Dance yang dinyanyikan trio BOOM dengan judul lagu ‘How Do You Do’. Lagu ini kemudian dikemas ulang dengan sentuhan khas pop-melayu dan disesuaikan dengan karakter GAMMA1.

Kini GAMMA1 kembali merilis single terbarunya yang berjudul “Dari Hati Ke Hati”, sebuah lagu ciptaan Heri GAMMA1 yang bercerita tentang seseorang yang tidak setia dan suka berpindah hati. Ide lagu ini diperolehnya dari curhatan seorang teman dan dibuat saat GAMMA1 sedang melakukan tur promo ke beberapa kota di Indonesia. “Lagu ini sebenarnya tentang seseorang yang tidak setia sama pasangannya. Idenya aku dapat dari curhatan teman. Proses pembuatannya juga sederhana, kita buat lagu ini ketika kita lagi di tengah-tengah perjalanan tur promo lagu Jomblo Happy ke Jawa Barat”, ucap Heri.

Lagu ini akan dirilis untuk pertama kalinya di Malaysia pada tanggal 10 November 2016 dan kemudian akan dirilis di Indonesia pada 1 Desember 2016 mendatang. “Buat kami, karena lagu ini akan dirilis di Malaysia terlebih dahulu, tentunya lagu ini akan menjadi sebuah pembuktian bahwa kita GAMMA1 sudah bisa diterima peminat musik yang ada di Malaysia. Biasanya kan sebaliknya, kami rilis dulu di Indonesia. 2 atau 3 ke bulan kemudian baru di Malaysia”, jelas Heri.

Lagu ini bisa didapatkan didalam sebuah album kompilasi diberi judul “Melati”, yang didalamnya berisi karya-karya terbaru dari 3 band melayu papan atas Indonesia yaitu GAMMA1, BAGINDAS dan ADIPATI. Nama Melati sendiri dipilih sebagai judul album karena melati adalah bunga yang mewakili Indonesia. Selain itu, kata Melati memiliki banyak arti yang menggambarkan tujuan dari album kompilasi ini sendiri bahwa bagi semua orang yang mencintai musik melayu, sampai kapanpun “Melayu selalu dihati” atau “Melayu tak pernah mati”.

“Kami berusaha untuk selalu menciptakan karya yang terbaik dari kami. Karena kami ingin menunjukkan ke masyarakat agar kita tidak melupakan akar budaya bangsa sendiri, bahwa musik kita berasal dari akar budaya rumpun melayu. Musik melayu juga bisa dieksplorasi dengan genre musik lain dan bisa dikembangkan dengan gaya kekinian,” jelas Heri Gamma1.

 

Official Video Clip|Gamma1 – “Dari Hati Ke Hati” :

https://youtu.be/C7BiXdulRY4

thumbnail

Now On Youtube! Trio GAB (Heri GAMMA1, Angga ADIPATI, Andra BAGINDAS)

cover-gab

Official Video Clip Trio GAB – “Sebut Saja Dia Melati” :

https://youtu.be/Zvriq-5DLUQ

Trend musik Pop Melayu pernah merajai industri musik Indonesia di awal tahun 2000-an. Musik ini mendapat tempat dihati pencinta musik tanah air dengan hadirnya band-band dengan genre Pop Melayu yang bermunculan seiring dengan naiknya genre ini.  Lagu-lagu Pop Melayu lahir dari kondisi sosial dan budaya masyarakat Indonesia dengan tema lagu yang sangat erat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Lirik lagu yang menggambarkan kehidupan dan kondisi sehari-hari, dikemas dengan format musik yang riang atau kadang mellow, dengan mudah diterima oleh masyarakat Indonesia.

Dengan hadirnya acara talent show Dangdut hampir di semua televisi,  maraknya musik ‘urban’ dan lagu-lagu Barat yang merajai radio-radio di Indonesia, membuat  Pop Melayu mulai surut bersama naiknya musik genre lain. Genre yang pernah menjadi “acuan” bagi semua band industri pada masanya, saat ini berusaha mendapat tempat di tengah pergeseran selera musik masyarakat Indonesia.

Atas dasar itulah, beberapa band melayu seperti BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI membuat campaign yang mengajak kembali masyarakat Indonesia untuk selalu mencintai musik tanah air yaitu musik Pop Melayu. Bersama label Trinity Optima Production, mereka mempersiapkan sebuah proyek album kompilasi yang bertujuan untuk menaikkan kembali genre pop melayu di belantika musik tanah air dan album ini diberi judul “Melati”.

Lagu-lagu yang terdapat dalam album kompilasi ini terdiri dari seluruh single terbaru dari BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI dan sebuah lagu kolaborasi yang dinyanyikan oleh Heri Gamma1, Angga Adipati dan Andra Bagindas (Trio GAB). Lagu kolaborasi ini dipilih menjadi single di album ini dan diberi judul “Sebut Saja Dia Melati”.

“Kenapa namanya jadi Trio GAB, karena kalau menyebutkan nama kami bertiga jadi panjang banget. Kita sepakat untuk ambil inisial nama band kita saja, jadilah Trio GAB. Kebetulan band kami berada di naungan label yang sama yaitu Trinity Optima Production. Waktu ada ide kolaborasi ini, kami pikir kenapa tidak kami lakukan. Apalagi ini campaign yang bagus banget untuk memotivasi orang untuk bangga sama musik sendiri”, jelas Angga Adipati.

Lagu “Sebut Saja Dia Melati” ini diciptakan oleh Dudi (Gitaris ADIPATI) dan mengangkat tema tentang cinta. “Lagu ini sebenarnya menceritakan tentang cinta yang salah atau cinta terlarang, jadi kita bertiga menaruh harapan dan jatuh hati pada satu wanita. Tapi kita bertiga sadar bahwa ini salah” ucap Heri Gamma1.

Kolaborasi 3 vokalis band ini di lagu ini terbilang unik. Pasalnya lagu ini hadir dengan genre yang sedikit pop. Dengan latar belakang sebagai vokalis band melayu, Heri, Angga dan Andra menunjukkan kemampuan kualitas bermusik mereka di lagu ini. “Disini kita berusaha meng-explore sedikit keluar dari genre musik yang biasa kita bawakan. Lagu ini kita kembangkan se-modern mungkin agar bisa dinikmati semua kalangan”, ujar Angga Adipati. “Intinya juga kita tidak melupakan akar budaya Indonesia sendiri, dengan akar budaya rumpun melayu dan telinga kita yang melayu, kita mengembangkan dengan gaya kekinian”, tambah Andra Bagindas.

Ditengah kelesuan musik pop melayu, tiga band ini masih terus menciptakan karya yang mengikuti perkembangan musik. “Kami ingin menunjukkan ke masyarakat kalau kita nih juga bisa berkembang dan musik melayu bukanlah genre yang hanya mentok disitu saja. Namun bisa dieksplorasi dengan genre musik lain. Ya boleh dibilang ini lagu melayu yang beda”, jelas Heri Gamma1.

Nama Melati sendiri dipilih sebagai judul album karena melati adalah bunga yang mewakili Indonesia. Selain itu, kata Melati memiliki banyak arti yang menggambarkan tujuan dari album kompilasi ini bahwa bagi semua orang yang mencintai musik melayu, sampai kapanpun “Melayu selalu dihati”.

Seperti harapan BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI, agar musik melayu yang juga menjadi bagian dari identitas musik Indonesia dapat selalu disukai oleh masyarakat Indonesia. “Sebenarnya ini tantangan bagi kita bertiga. Dengan karakter vokal yang berbeda, kita disatukan dalam sebuah karya kolaborasi. Semoga ini menjadi sajian musik yang berbeda dan bisa dinikmati banyak orang. Serta dapat mengembalikan kecintaan masyarakat Indonesia akan musik melayu”, jelas Andra Bagindas tentang harapannya.

Trio GAB Luncurkan Single Pertama Berjudul “Sebut Saja Dia Melati”

img_20161019_121039_hdr

Cirebon, 19 Oktober 2016,- Naiknya genre musik Pop Melayu  pada awal tahun 2000-an di industri musik Indonesia melahirkan lagu-lagu Pop Melayu dari kondisi sosial dan budaya masyarakat Indonesia.

Begitu dengan hadirnya acara talent show dangdut hampir di semua televisi, maraknya musik ‘urban’ dan lagu-lagu Barat yang merajai radio-radio di Indonesia, membuat Pop Melayu mulai surut bersama naiknya musik genre lain.

Atas dasar itulah, beberapa band melayu seperti BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI membuat campaign yang mengajak kembali masyarakat Indonesia untuk selalu mencintai musik tanah air yaitu musik Pop Melayu. Bersama label Trinity Optima Production, mereka mempersiapkan sebuah proyek album kompilasi yang bertujuan untuk menaikkan kembali genre pop melayu di belantika musik tanah air.

Lagu-lagu yang terdapat dalam album kompilasi ini terdiri dari seluruh single terbaru dari BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI dan sebuah lagu kolaborasi yang dinyanyikan oleh Heri Gamma1, Angga Adipati dan Andra Bagindas (Trio GAB). Lagu kolaborasi ini dipilih menjadi single di album ini dan diberi judul “Sebut Saja Dia Melati”.

“Kenapa namanya jadi Trio GAB, karena kalau menyebutkan nama kami bertiga jadi panjang banget. Kita sepakat untuk ambil inisial nama band kita saja, jadilah Trio GAB. Kebetulan band kami berada di naungan label yang sama yaitu Trinity Optima Production. Waktu ada ide kolaborasi ini, kami pikir kenapa tidak kami lakukan. Apalagi ini campaign yang bagus banget untuk memotivasi orang untuk bangga sama musik sendiri”, jelas Angga Adipati, saat Press Conference di Amare Café, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Rabu (19/10/2016).

Lagu “Sebut Saja Dia Melati” ini diciptakan oleh Dudi (Gitaris ADIPATI) dan mengangkat tema tentang cinta.

“Lagu ini sebenarnya menceritakan tentang cinta yang salah atau cinta terlarang, jadi kita bertiga menaruh harapan dan jatuh hati pada satu wanita. Tapi kita bertiga sadar bahwa ini salah” ucap Heri Gamma1.

Kolaborasi 3 vokalis band ini di lagu ini terbilang unik. Pasalnya lagu ini hadir dengan genre yang sedikit pop. Dengan latar belakang sebagai vokalis band melayu, Heri, Angga dan Andra menunjukkan kemampuan kualitas bermusik mereka di lagu ini.

“Disini kita berusaha meng-explore sedikit keluar dari genre musik yang biasa kita bawakan. Lagu ini kita kembangkan se-modern mungkin agar bisa dinikmati semua kalangan”, ujar Angga Adipati.

“Intinya juga kita tidak melupakan akar budaya Indonesia sendiri, dengan akar budaya rumpun melayu dan telinga kita yang melayu, kita mengembangkan dengan gaya kekinian”, tambah Andra Bagindas.

Nama Melati sendiri dipilih sebagai judul album karena melati adalah bunga yang mewakili Indonesia. Selain itu, kata Melati memiliki banyak arti yang menggambarkan tujuan dari album kompilasi ini bahwa bagi semua orang yang mencintai musik melayu, sampai kapanpun “Melayu Selalu Dihati”.

 

Sumber: aboutcirebon.id