trinity_logo_web.png
Menu
New Release : ROSSA Firefly “Ketika Cinta Penuh Rasa Posesif”

 

Setelah lebih dari 20 tahun berkarier, Rossa bisa dibilang salah satu musisi yang tidak pernah kehabisan materi yang menginspirasi. Dalam album teranyarnya “New Chapter”, Rossa memiliki sebuah lagu yang berjudul “Firefly” yang memiliki makna mendalam mengenai Self Love.

DIANGKAT DARI KISAH NYATA

Tidak banyak mungkin yang tahu kalau beberapa lagu yang ada di album terakhir Rossa ini digarap di Los Angeles, Amerika. Dan salah satu lagu tersebut adalah “Firefly” ini. Rossa yang dibantu oleh seorang produser musik, Mitch Allan, membuat lagu “Firefly” menjadi salah satu lagu favorit yang ada di album “New Chapter”. Mitch Allan sendiri merupakan seorang produser musik yang telah membuat beragam lagu untuk musisi pop dunia seperti Demi Lovato, Kelly Clarkson, sampai Selena Gomez.
Lagu “Firefly”,sendiri menceritakan tentang rasa posesif seseorang terhadap pasangannya. “Secara garis besar sih ‘Firefly’ ini mencertitakan tentang seorang kekasih yang mengekang pasangannya untuk bersinar lebih dari dirinya. Dirinya ini selalu menyanjung pasangannya, memberikan dia kepercayaan diri yang berlebih, tapi ketika pasangannya akan melangkah lebih jauh dia selalu melarang dan mengekangnya. Karena dia ingin kekasihnya itu bersinar hanya untuk dirinya sendiri,” ungkap Rossa.
Dan ketika ditanya dari mana inspirasi itu berasal, Rossa mengatakan kalau lagu ini merupakan buah dari curahan hati partner menulis dari Mitch Allan. Partnernya tersebut merasa sering dibungkam kreativitasnya karena pasagannya tidak ingin dirinya lebih bersinar. Hal itu yang bisa terdengar dari salah satu baik liriknya “…You ran to my light. And you want me to shine. But only for you”

 

MAKNA SELF LOVE

Berangkat dari situ, Rossa ingin mengangkat pentingnya makna “Self Love” ke dalam lagunya. Hal ini tidak hanya penting bagi dirinya tapi juga untuk penggemarnya. “Mencintai diri sendiri bukan berarti kita menghiraukan komentar orang lain. Kadang kita perlu juga masukan dan kritik dari orang lain untuk perbaikan diri. Tapi, sebagai manusia kita juga harus ingat kalau yang menjalani hidup ini adalah diri kita sendiri. Jagan sampai karena ingin menyenangkan orang terlalu mendengarkan komentar orang lain, kita malah membuat diri kita sendiri jadi tidak bahagia. Hanya karena ingin membuat diri kita sempurna di mata orang lain kita mengekang diri kita dengan pencitraan diri yang membuat diri kita tersiksa. Contohnya, kita jadi merubah cara kita tertawa atau bicara hanya untuk terlihat sempurna di mata orang lain, itu melelahkan sekali loh,” ungkap Rossa.
Dan untuk melengkapi musiknya yang memiliki makna yang mendalam, Katinka Pulungan selaku sutradara musik video dari “Firefly” ini telah menyiapkan sebuah suguhan visual yang penuh fantasi dan juga dramatis. Di dalam musik video ini, Rossa terlihat menawan dengan koleksi gaun rancangan designer muda Indonesia, Monica Ivena, dan bebeberapa hiasan rambut yang juga merupakan koleksi dari Rinaldi Yunardi. Wah, jadi penasarankan seperti apa sih musik video terbaru dari Rossa ini, yuk sama-sama simak!