trinity_logo_web.png
Menu
UNGU Rayakan 20 Tahun Berkarya Dengan Konser di Singapura

 

Singapore, 25 Februari 2017 – Sudah 2 dekade, band UNGU meramaikan dunia musik Indonesia. Terhitung sejak berdiri di tahun 1996, kehadiran UNGU mampu menorehkan warna tersendiri di blantika musik negeri serta menjadi salah satu ikon band yang mampu menyajikan karya-karya apik dan bisa diterima di seluruh lapisan masyarakat. Bukan hanya di Indonesia, nama band UNGU pun dikenal sampai ke negara tetangga seperti Malaysia, Brunei Darussalam dan Singapura.

Kini di 20 tahun berkarya, UNGU menggelar konser “UNGU – 20th Anniversary Concert Live in Singapore 2017” yang diselenggarakan di Esplanade Concert Hall, Singapura. Walaupun sang vokalis, Pasha, sempat 1 tahun vakum dikarenakan resmi menjabat sebagai Wakil Walikota Palu sejak tahun 2016 lalu, UNGU tetap tampil memukau penonton yang hadir malam itu. “Alhamdulillah, penonton Singapore selalu menyambut baik dengan ramai, bahagia, seneng, melihat UNGU datang untuk konser. Apalagi UNGU sudah lama banget ga konser seperti ini. Karena ini konser merayakan 20 tahun UNGU berkarya, jadi kami harus memberikan yang spesial. Harus menampilkan lebih dari yang biasanya”, ucap Pasha.

Perayaan ulang tahun Ungu yang ke-20 tahun tersebut, tampaknya menepis isu keretakan di band ini. Pasha, Enda, Makki, Onci dan Rowman menghibur dan mengajak para penonton Singapura untuk bernostalgia dengan lagu-lagu hits UNGU. Total 16 lagu dibawakan UNGU di konser malam itu antara lain Hampa, Percaya Padaku, Cinta Dalam Hati, Tercipta Untukmu, Ciuman Pertama, Bila Tiba, Seperti Yang Dulu, Dirimu Satu, Sayang, Tanpa Hadirmu, Sejauh Mungkin, Kekasih Gelap, Demi Waktu, Bayang Semu, Andai Ku Tahu dan sebuah lagu baru yang rencananya akan dirilis UNGU sebagai single terbaru mereka yang berjudul “Setengah Gila”.

Lagu yang diciptakan oleh Enda ini, akan dirilis di Indonesia pada tanggal 9 Maret 2017 bertepatan dengan Hari Musik Nasional. Dan untuk pertama kalinya, UNGU spesial menyanyikan single terbaru mereka di 2017 tersebut, dihadapan para fans mereka di Singapura. “Setelah UNGU satu tahun istirahat, ini yang ditunggu-tunggu dan kami rasa Singapura adalah tempat yang tepat buat kami memperkenalkan lagu terbaru kami untuk pertama kali, Setengah Gila,” ujar Pasha saat tampil dipanggung Esplanade Concert Hall, Singapura. “Respon untuk lagu ini, Alhamdulillah bagus yah, kemarin kita sempat melakukan promo radio juga disini, di Ria FM dan fans-fans kita di Singapura suka lagunya”, tambah Enda.

Yang menarik dari konser ini, UNGU mengajak salah satu penyanyi muda berbakat asal Singapura yang bernama Aisyah Azis, berduet menyanyikan lagu “Tercipta Untukmu”. Rupanya Aisyah Azis sudah menyukai lagu-lagu UNGU sejak usianya masih 13 tahun. “Saya sudah mendengarkan lagu UNGU sejak 10 tahun lalu dari radio, saya suka lagu ‘Kekasih Gelap’. Waktu saya dikasih tahu saya akan nyanyi dengan UNGU, saya really merasa terpuja. Saya happy sekali bisa participate di konser ini”, ungkap wanita berusia 23 tahun tersebut.

Penampilan UNGU malam itu luar biasa dengan penjualan tiket yang habis terjual, UNGU tampil dengan energik menghibur kurang lebih 2500 penonton, Sesekali Pasha dan kawan-kawan melemparkan guyonan diatas panggung yang membuat penonton tertawa. “Saya senang bisa bebas nyanyi, karena setahun saya di Palu. Kalau di sana saya nggak bisa nyanyi kayak begini “, ucap Pasha.

Konser ini adalah konser UNGU yang ke-5 yang pernah diselenggarakan di Singapura. Alasan mereka menggelar konser di Singapura juga karena memang UNGU memiliki banyak penggemar Ungu disana. Tidak hanya disaksikan oleh para penggemar, turut pula hadir menonton para istri personil Ungu antara lain istri Enda dan Onci yakni Eka Wilestari dan Endhita. Namun sayangnya istri Pasha, Adelia tidak dapat menghadiri karena usia kandungannya sudah memasuki usia 7 Bulan. “Walaupun mereka tidak hadir malam ini, saya yakin doa mereka menyertai kita. Yang penting semuanya dengan berjalan baik dan lancar. Kita juga rilis single baru. Dan di konser ini juga membuktikan walaupun di luar banyak isu yang bilang UNGU bubar. Tapi kami buktikan, kami masih di sini. UNGU tidak bisa dibandingkan dengan hal lain, UNGU is a family”, tutup Pasha.

Lalu seperti apa lagu terbaru UNGU yang berjudul “Setengah Gila”, mari kita tunggu tanggal rilisnya pada tanggal 9 Maret 2017.

AFGAN Gelar Konser SIDES Di Esplanade Concert Hall, Singapore

201116sides-singapore

 

Singapura, 20 November 2016 – AFGAN baru saja menggelar konser tunggalnya di Singapura dalam rangka memperkenalkan album terbarunya yang berjudul “Sides”. Konser yang diberi judul ‘Afgan SIDES IN SINGAPORE’ dilaksanakan di Esplanade Concert Hall, Singapore. Konser bertaraf internasional ini memang merupakan salah satu konser yang diselenggarakan untuk mempromosikan album terbaru Afgan ‘Sides’.

Konser yang sudah dipadati oleh para Afganisme Singapura sejak sore hari itu, berlangsung sangat meriah. Di mulai tepat pada pukul 19.30 waktu Singapura, Afgan yang tampil gagah dengan setelan jas hitam, muncul diatas panggung dengan langsung menyapa para penggemarnya. “Halo, Singapura!” sapa Afgan dari atas panggung. Penonton yang hadir pun langsung berteriak histeris memanggil-manggil idolanya itu.

Afgan tampil diiringi oleh band yang selalu mengiringnya di setiap konser Sides yaitu The Gandarianz. Beberapa lagu hits di senandungkan Afgan malam itu seperti Pesan Cinta, Dia Dia Dia, Jodoh Pasti Bertemu, Sadis, Bawalah Cintaku, Ku Mohon, Katakan Tidak. Tak lupa, Afgan juga menyanyikan lagu-lagu dari album terbarunya seperti Kunci Hati, Knock Me Out, Count On Me, Rollercoaster, X, Kau Dengannya Ku Dengan Dia, Setia Menunggu, Thinking About You, Brand New Day. Saat Afgan menyanyikan single terbarunya dari album Sides yang berjudul “Jalan Terus”, para penonton Singapura rupanya sudah sangat menghafal lagu-lagu dari album terbaru Afgan tersebut dan ikut bernyanyi di setiap lagu yang dinyanyikan Afgan. “Ini single terbaru saya”, ucap Afgan.

“Penampilan di konser ini berbeda dari sebelumnya, berbeda dari yang biasa dilakukan di Indonesia. Kali ini nggak akan pakai tatanan lampu LED tapi pakai permainan lighting yang memang sudah bagus, yang ada di Esplanade Concert Hall. Kemudian gue juga spesial bawa penari sendiri dari Indonesia. Biar beda, biar ada energiknya. Untuk lagu, gue bawakan sekitar 19 lagu. Kalau di-medley jadi total ada 25 lagu yang gue nyanyikan”, jelas Afgan

Malam itu, Afgan juga tampil dengan koreografi yang ciamik di beberapa lagu. Afgan menunjukkan kemampuannya dance bermengikuti irama bersama para dancer dan sesekali menari bersama bandnya ‘The Gandarianz’. Aransemen musik  yang tak kalah hebatnya, dengan nuansa Soul, R&B, Jazz, Funk serta Accoustic, membuat penampilan Afgan tak lepas dari teriakan histeris penonton yang rata-rata berasal dari Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam dan Indonesia.

Dalam konsernya tersebut, Afgan juga membawakan lagu-lagu andalan dari mendiang Michael Jackson seperti One Day in Your Life, Don’t Stop ‘Til You Get Enough dan Human Nature. Bukan hanya itu, Afgan menyanyikan lagu 24K Magic dari Bruno Mars .“Mereka adalah penyanyi-penyanyi idola saya”, tutur Afgan.

Di penutup konser, Afgan sempat memberikan kejutan kepada penonton yang mengira kalau lagu “Bukan Cinta Biasa” adalah lagu penutup konsernya malam itu, Afgan silam dari panggung bersama band. Selang 1 menit, musik kembali bermain, Afgan dan band pun kembali ke panggung sambil mengajak penonton untuk berjoget. Sontak lagu ‘Panah Asmara’ pun dilantunkan Afgan dengan aransemen yang berbeda dan membuat semua penonton bergoyang. Sungguh, momen penutup konser yang mungkin tidak akan dilupakan oleh penonton yang hadir di Esplanade Concert Hall, Singapore.

Penonton yang hadir tampak gembira dan puas dapat menyaksikan konser Afgan yang sudah lama mereka tunggu. Selepas acara, Afgan pun melayani para fansnya yang ada di Singapura dalam sebuah acara ‘Meet & Greet’. Afgan tampak ramah melayani fansnya satu persatu untuk foto bersama & menandatangani CD Album SIDES. “Sudah lama juga tidak konser di Singapura, gue seneng banget bisa menghibur fans gue yang ada disini”, tutup Afgan.