trinity_logo_web.png
Menu
New Release: REZA ZAKARYA – MAHA PENGASIH “Butuh Penghayatan Khusus”

Di bulan yang penuh Rahmat ini, banyak penyanyi yang meluncurkan lagu-lagu religi. Salah satunya adalah Reza Zakarya yang juga finalis dari D’Academy 2, telah mempersiapkan sebuah single religi yang berjudul “Maha pengasih”.

 

Lagu “Maha Pengasih” sendiri menceritakan tentang sebuah permohonan pengambunan dosa dari seorang hampa kepada sang Khalik. “Lagu ini menggambarkan kalau Allah SWT Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Sebesar apapun dosa hamba-Nya, Ia akan mengampuni dosa-dosa yang telah dilakukan hamba-Nya dan menuntunnya menuju jalan terbaik,” ungkap finalis dari D’Academy Asia.

Tidak seperti lagu yang biasa dibawakan Reza, lagu “Maha Pengasih” memiliki nuansa pop religi yang cukup kental. Dan bagi Reza sendiri, membawakan lagu religi membutuhkan penghayatan khusus dan mendalam. “Lagu religi tidak bisa disamakan dengan lagu pop atau dangdut. Karena tiap lirik dan lantunannya mengandung dakwah dan pesan yang mendalam. Dan sebagai penyanyi kita punya tanggung jawab untuk membuat pendengarnya ingat kembali akan sang Maha Pengasih,” jelas Reza.

Penyanyi asal Sidoarjo ini sendiri cukup familiar membawakan lagu-lagu religi. Pasalnya, Reza sendiri pernah menjuarai kompetisi nyanyi lagu Opick di Surabaya. “Saya lupa tahun berapa, tapi waktu itu saya ingat saya pernah menjuarai kompetisi nyanyi lagu religi dari bang Opick. Dari acara itu saya berkesempatan bertemu dan mendapatkan CD bertanda tangan Opick. Dari situ saya mulai suka mendengar lagu-lagu religi,” papar pria keturunan Arab ini.

Dan hari ini, lagu religi “Maha Pengasih” dari Reza telah siap diluncurkan ke publik. Lagu ini sudah bisa di-request di radio-radio kesayangan Anda dan juga didengarkan di digital streaming platform favorit. Simak pula video liriknya di sini:

 

MAHA PENGASIH

REZA ZAKARYA

Janganlah sia siakan waktumu

Karna hanya merugikan hidupmu

Penyesalan pasti kan datang

Penyesalan pastikan tiba

 

Jalani hidup ini dengan iman

Juga penuh kesabaran

Jangan ragu untuk bertobat

Janganlah merasa hidupmu

Terlanjur berlumur dosa

 

Sesungguhnya dia maha pemurah

Sesungguhnya dia maha pemaaf

Bagi insan yang mau bertaubat

Walaupun dosamu sebanyak busa di lautan

 

Jangan ragu untuk bertaubat

Janganlah merasa hidupmu terlanjur berlumur dosa

 

Sesungguhnya dia maha pemurah

Sesungguhnya dia maha pemaaf

Bagi insan yang mau bertaubat

Walaupun dosamu sebanyak busa di lautan

 

Sesungguhnya dia maha pemurah

Sesungguhnya dia maha pemaaf

Bagi insan yang mau bertaubat

Walaupun dosamu sebanyak busa di lautan..

Kesungguhan hati

Keikhlasan hati yang tuhan harapkan…

Composed by ECHAL GUMILANG

Published by MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT

Arranged by ECHAL GUMILANG

Vocal Recorded @ASR STUDIO, JKT

Background Vocals by KARINA DWI SAGITA & EVIE KOSASIH

Mixed & Mastered by BAMBANG HARPER @HARPER STUDIO, JKT

© TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2018

Weni New Single, Lelah Mencintaimu

Weni - Lelah Mencintaimu

Di penghujung tahun 2017, Weni kembali memberikan kejutan bagi para penggemar dangdut nusantara dengan meluncurkan single terbarunya yang berjudul Lelah Mencintaimu. Lagu yang diciptakan oleh Hendro Saky ini mampu menampilkan kemampuan vokal khas Weni yang kuat dan lantang.

Lagu dangdut dengan tempo medium ini menceritakan tentang perasaan seorang perempuan yang lelah dengan permainan cinta dari pria yang ia cintai. “Di lagu ini, si perempuan menceritakan sakit hatinya karena selalu dibohongi oleh pasangannya. Tapi si perempuan tidak ingin berlarut-larut dengan kesedihan, lewat lagu ini si perempuan berusaha untuk memberitahukan kepada perempuan lain agar tidak merasakan hal yang sama,” papar penyanyi yang bernama asli Weni Wahyuni ini.

Baca: Weni – Engkaulah Takdirku

Beruntungnya, Weni hanya butuh satu kali take vocal untuk merampungkan single terbarunya ini. Dibantu langsung oleh sang pencipta lagu, Weni sempat memberikan ide kreatifnya untuk lagu Lelah Mencintaimu ini. “Awalnya lagu ini hanyalah lagu dangdut bertempo medium pada umumnya. Jadi waktu rekaman, saya bilang ke Ayah Hendro untuk menambahkan rap di tengah-tengah lagu ini agar terdengar lebih modern dan unik. Ayah Hendro menyetujuinya, dan terciptalah lagu ini,” cerita pemenang D’Academy Asia 2. “Jadi, jika Anda dengarkan lagu ini, Anda bisa dengarkan bagian saya yang nge-rap lalu langsung berganti nyanyi dangdut,” tambahnya.

Weni - Lelah Mencintaimu #2

Untuk melengkapi lagu ini, Weni juga sudah menyiapkan sebuah video klip. Diarahkan oleh sutradara perempuan muda, Nadya Apriliani, dalam video klip ini Weni belajar menjadi barista. “Video klip ini seru banget, Weni ceritanya jadi barista sebuah café dan bertemu dengan si pria ini. Dan dalam proses pembuatan video klip ini, Weni benar-benar diajarkan membuat kopi oleh pemilik café,” ungkap perempuan berusia 25 tahun ini. “Weni yang enggak pernah acting juga pertama kalinya harus beradu acting sama actor pria. Duh, rasanya deg-deg-an gimana gitu. Tapi Seru sih! Weni belajar banyak dari video klip kali ini,” tambahnya dengan penuh senyum.

Dan pada hari ini, lagu dan video klip Weni Lelah Mencintaimu sudah siap untuk diperdengarkan dipasaran. Besar harapan Weni kalau lagu ini bisa diterima oleh masyarakat luas dan juga teman-teman dangdut Indonesia. “Saya juga berharap dengan twist modern yang ad adi dalam lagu ini, akan lebih banyak lagi teman-teman dangdut di Indonesia maupun Asia untuk membuat musik dangdut yang lebih modern,” ungkapnya. Dari pada penasaran, seperti apa sih lagu terbaru Weni yang bergenre dangdut modern ini, yuk sama-sama dengarkan di video klip ini:

Weni – Lelah Mencintaimu | Official Video Clip
https://youtu.be/Ux0KOksukck

LELAH MENCINTAIMU (Lirik)

Lelah aku lelah

Lelah ku lelah ku lelah

Mencintai dirimu

Aku lelah

 

Hatiku tlah terluka

Karena cinta yang buta

Hatiku tersakiti

Karena tegamu

 

Hatiku tlah terluka

Karna cinta yang buta

Hatiku tersakiti

Karna dustamu

Hatiku tlah terluka merana karna cinta

Dirimu sangat tega

 

Kusayangi kamu setulus hati

Kau balas ku dengan seribu duri

Kucintai kamu sepenuh jiwa

Kau balas ku dengan seribu dusta

 

Ku lelah ku lelah mencinta

Ku lelah ku lelah terluka

Ku lelah ku lelah karena cinta berduri

 

Hatiku tlah terluka

Merana karna cinta

Hatiku tersakiti

Karena tegamu

Composed by Don Kinol

Arranged byDon Kinol

Live Guitar: Tony

Recorded @ Harper Studio

Mixed by Bambang Hari Permana

Mastered by Dimas Pradipta @Sum It Studio

Produser : Yonathan Nugroho untuk Trinity Optima Production / 3D Entertainment

Eksekutif Produser : Trinity Optima Production / 3D Entertainment

Publishing : PT Massive Music Entertainment

NISA DA3 Ramaikan Bukber PWI  Bersama Anak Yatim Piatu

 

Bulan suci Ramadhan menjadi momen berharga bagi umat muslim untuk mendulang pahala sebanyak mungkin. Balasan pahala berlipat menjadi semangat tersendiri untuk mengisi bulan Ramadhan dengan memperbanyak ibadah dan kegiatan sosial. Tak terkecuali bagi publik figur seperti NISA FARELLA, penyanyi cantik jebolan Dangdut Academy 3 ini ikut meramaikan acara buka puasa bersama dengan ratusan anak yatim piatu yang digelar oleh PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Jaya dan Iluni di SMK Yadika 2, Tanjung Duren Barat IV, Jakarta Barat, pada hari Minggu 10 Juni 2017 lalu.

Mengisi kegiatan puasa dengan ngabuburit dan buka puasa bersama anak-anak yatim piatu, merupakan kebahagiaan tersendiri bagi Nisa. “Di kampung halamanku di Solo, setiap bulan Ramadhan aku memang selalu menyisihkan waktu untuk ikut acara-acara seperti ini. Selain untuk berbagi kebahagiaan dan rejeki dengan sesama, juga untuk mengingatkan kita untuk selalu bersyukur. Bahwa masih banyak orang yang kurang beruntung dari kita. Jadi tidak ada salahnya, kalau kita bisa menyisihkan sedikit waktu dan rejeki kita untuk menyenangkan mereka”, ucap Nisa yang sore itu ikut menghibur dengan mendendangkan beberapa lagu dangdut dan lagu religi.

Pada kesempatan itu, Nisa mengajak ratusan anak yatim piatu yang hadir untuk bernyanyi bersama. Ia tak segan-segan untuk turun dari panggung dan menghampiri anak-anak tersebut untuk joget bareng diatas panggung. “Seru banget. Senang sekali bisa ikut bergabung dengan acara yang digagas oleh teman-teman dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ini. Waktu aku ditawarin untuk nyanyi diacara ini oleh pihak label rekamanku, aku langsung bilang mau. Selain untuk menghibur anak-anak yatim piatu sekaligus untuk ber-silaturahmi dengan teman-teman wartawan yang sudah menyelenggarakan acara ini. Apalagi aku lihat anak-anak yang nonton antusias banget mendengar kami bernyanyi untuk mereka. Kalau  mereka terhibur, aku juga ikut seneng jadinya. ” ujar Nisa.

Selama bulan Ramadan ini, Nisa mengaku tak pernah membatasi kegiatannya. Si cantik yang baru saja merilis single perdananya yang berjudul “Cipularang” ini, hari-harinya di bulan Ramadhan tetap dipadati dengan job nyanyi dan promosi lagu terbarunya tersebut. “Kegiatanku di bulan Ramadhan sih tidak ada bedanya dari bulan-bulan biasanya yah. Tetep menjalankan ibadah puasa, tetep nyanyi meskipun enggak sebanyak hari-hari biasanya. Karena aku baru keluar single perdanaku, jadi di bulan puasa ini aku memang lagi banyak melakukan kegiatan promo single,” ujar Nisa

Acara berbuka puasa bersama adalah agenda rutin yang digelar PWI Jaya dan Iluni di SMK Yadika 2 Tanjung Duren. Tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya acara seperti ini juga digelar. Lewat acara ini, selain memberikan hiburan dan berbagi kebahagiaan dengan anak yatim juga tercipta jalinan sillaturahmi antara sesama wartawan dengan artis yang terlibat. “Aku senang banget bisa ikut acara sosial seperti ini, semoga keterlibatan aku diacara ini bisa menghibur anak-anak yatim piatu yang sudah hadir,” tutup Nisa.

 

Official Video Clip|NISA FARELLA – “Cipularang” :

https://youtu.be/NQOkSYqapFc

DANANG New Single : “Satu Selamanya”

 

Setelah sukses menjadi juara 2 Dangdut Academy 2 Indosiar dan menjadi juara Dangdut Academy Asia Indosiar session 1 di tahun 2015 lalu, nama Danang Pradana Dieva atau yang akrab disapa Danang,  semakin berkibar di dunia musik dangdut tanah air.

Danang pun sukses mewarnai musik dangdut Indonesia dengan merilis single “Bunga Surgawi” dan “Bidadari Jiwa”. Sebagai juara Dangdut Academy Asia Indosiar session 1, lagu “Bidadari Jiwa” bahkan dirilis serentak di 4 negara asia yaitu Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam dan Singapura. Pencapaian Danang ini membuktikan bahwa penyanyi dangdut Indonesia kini dapat berkibar dan membawa musik dangdut ke kancah Internasional.

Kini di tahun 2017, Danang kembali hadir dengan single terbarunya yang berjudul “Satu Selamanya”. Sebuah lagu karya cipta dari Ilham, seorang songwriter muda berbakat, yang menceritakan tentang bagaimana seorang pria yang sedang kasmaran dan jatuh cinta pada seorang wanita. Dan sang pria berusaha membuktikan kebenaran cintanya dan berusaha meyakinkan bahwa wanita tersebut adalah pilihan terbaik dan terakhirnya, satu untuk selamanya. “Jadi Lagu ini diciptakan oleh Ilham, salah satu pencipta lagu yang sebenarnya banyak menciptakan lagu-lagu pop. Ini adalah pertama kalinya, Ilham berkecimpung di dunia dangdut dan memang disaat kami bertemu, Ilham melihat bahwa karakter Danang adalah bukan dangdut klasik tapi dangdut kontemporer. Sehingga kami berdua sepakat untuk membuat lagu ini menjadi suatu suguhan yang berbeda diantara lagu-lagu dangdut lainnya. Karena aksen-aksennya dangdutnya, tapi secara tone sebenarnya pop. Makanya bisa dibilang bahwa lagu ini genrenya Pop-Dut artinya lebih ke dangdut kontemporer”, jelas Danang tentang lagu terbarunya ini.

Dalam menjalani proses rekaman lagu ini pun, Danang tidak membutuhkan waktu yang lama karena pengerjaannya hanya menghabiskan waktu 1 hari saja. “Alhamdulillah.. bersyukur sekali aku dibantu tim yang hebat dalam pengerjaan lagu ini. Mereka sangat profesional dan detail, jadi mereka tahu banget selera Danang dan mereka menyesuaikan juga dengan selera pasar. Bersyukur banget juga diberi kelancaran selama rekaman, hambatannya cuma ada beberapa kali revisi sih, tapi cuma pada isian-isian musik kayak instrumen apa yang enak dimasukin di lagu ini biar tetep ear catchy dan terdengar easy listening”, ucap Danang.

Danang juga menceritakan bahwa proses syuting video klip lagu ini harus di jalaninya diatas tebing yang tinggi. Mengambil lokasi di Garden Stone, Padalarang – Jawa Barat, Danang harus menjalani syuting dibawah teriknya matahari. “Syutingnya itu kan di outdoor di Garden Stone-Padalarang. Kita dan semua tim harus naik tebing yang tinggi, bawa wardrobe, make-up sampai lighting. Harus panas-panasan karena syutingnya siang hari. Bener-bener proses yang melelahkan tapi seru. Pas aku syuting, ada insiden kecil dimana tanganku kena batu disitu. Karena kan batu disana batu alam dan tajam-tajam gitu. Jadi ada kejadian tangan Danang sampai robek, tapi disyukuri artinya Danang harus lebih hati-hati lagi. Padahal syutingnya menuntut harus ceria dan banyak bergerak walau medannya seperti itu”, tutur Danang.

Di lagu terbarunya ini, Danang ingin menunjukkan hal yang berbeda dari lagu-lagunya sebelumnya. Danang menginginkan agar musik dangdut dapat dinikmati oleh semua golongan masyarakat. Bahkan bisa dinikmati hingga ke mancanegara. “Yang ingin Danang tunjukkan di single terbaru ini adalah bahwa Danang berbeda, Danang punya karakter dan Danang punya hal baru dari lagu-lagu dangdut sebelumnya. Disini Danang benar-benar ingin menggabungkan antara musik dangdut dengan musik mancanegara, digabung dengan selera musik orang-orang di era ini, yang lebih suka musik urban atau EDM. Tapi tetap kita kemas dengan elegan, yang artinya tidak murahan. Dengan segmen yang berbeda, dengan kelas yang berbeda untuk menunjukkan bahwa musik dangdut itu sekarang sudah naik kelas. Disaat musik sudah berkembang dan  teknologi sudah maju, nah kita manfaatkan teknologi tersebut untuk membuat musik dangdut yang sesuai dengan karakter muda masa kini. Kita ingin kenalkan bahwa musik dangdut itu asik kok. Mungkin dengan ini, mereka mempunyai habit baru atau membuat kebiasaan baru dalam mendengarkan musik yaitu mendengarkan dangdut. Jadi tidak hanya lagu pop, tidak hanya lagu barat atau lagu jazz aja”, ujar Danang tentang harapannya.

“Yang pasti disini Danang bener-bener menunjukkan bahwa dangdut yang Danang tawarkan saat ini adalah musik dangdutnya anak muda, dangdut yang modern dan kekinian. Harapannya tentu saja lagu ini bisa diterima semua kalangan, karier Danang semakin bagus, Danang dapat menjadi representative dari dangdut kontemporer atau modern, Danang bisa menjadi contoh bagi penyanyi-penyanyi diluar sana bahwa dengan perjuangan, tekad dan usaha yang kita punya, kita bisa merubah paradigma masyarakat bahwa dangdut sudah naik kelas dan sudah berubah dari dangdut yang dahulu”, tutup Danang.

Link Official Video Clip DANANG – “Satu Selamanya” :

https://youtu.be/PVYzrCUU1_I