trinity_logo_web.png
Menu
ADI 2017, 6 Musisi 3D Entertainment Masuk Nominasi

ADI 2017 (Anugerah Dangdut Indonesia)

Daftar Nominasi ADI 2017

ADI 2017, ajang penghargaan bergengsi bagi insan dangdut tanah air kembali digelar. Anugerah Dangdut Indonesia 2017 yang disiarkan oleh MNCTV tahun ini menghadirkan 5 nominasi untuk para insan dangdut berbakat Indonesia.

Sederet musisi dangdut 3D Entertainment turut menghiasi daftar nominasi ini. Lesti dan Danang yang baru mendapatkan penghargaan di AMI Awards 2017, berhasil mendapatkan nominasi sebagai Kategori Penyanyi Dangdut Solo Wanita Terpoluer untuk lagu Egois, dan Penyanyi Dangdut Solo Pria Terpopuler untuk lagu Satu Selamanya.

Tak mau kalah dengan Danang, Fildan dan Irwan juga bersaing ketat di kategori Penyanyi Dangdut Solo Pria Terpopuler ini. Fildan dinominasikan dengan lagunya yang berjudul Terima Kasihku, dan Irwan dengan lagu Sang Pangeranmu.

Sementara untuk kategori Penyanyi Dangdut Pendatang Baru Terpopuler, Weni berhasil mewakili musisi dangdut 3D Entertainment di kategori ini.

Untuk Kategori Duo/Grup/Kolaborasi Terpopuler, 3D Entertainment juga sukses memasukkan 2 wakilnya yang sedang digandrungi pecinta dangdut tanah air, Nilam Gamma1 & Danang dengan Panah Asmara, dan duo remaja ganteng RizkiRidho dengan Terlanjur Sakit.

Dan untuk Kategori Lagu Dangdut Terpopuler, single dari Lesti yang berjudul Egois sukses menghiasi kategori ini. Single Egois ciptaan Hendro Saki ini pula yang mengantarkan Lesti menjadi pemenang di kategori Artis Solo Pria/Wanita Dangdut Terbaik AMI Awards 2017.

Berikut daftar nominasi ADI 2017:

1. Kategori Duo/Grup/Kolaborasi Terpopuler:

NILAM GAMMA1 & DANANG – PANAH ASMARA
ADI<spasi>4D kirim ke 95151

Nilam Gamma1 & Danang (Panah Asmara) - Anugerah Dangdut Indonesia 2017

 

RIZKIRIDHO – TERLANJUR SAKIT
ADI<spasi>4E kirim ke 95151

RizkiRidho (2R) - Anugerah Dangdut Indonesia 2017

 

2. Kategori Lagu Dangdut Terpopuler:

EGOIS – CIPT HENDRO SAKI
ADI<spasi>1B kirim ke 95151

Lesti Egois - Anugerah Dangdut Indonesia 2017

 

3. Kategori Penyanyi Dangdut Solo Wanita Terpopuler:

LESTI – EGOIS
ADI<spasi>2E kirim ke 95151

Lesti - Anugerah Dangdut Indonesia 2017

 

4. Kategori Penyanyi Dangdut Solo Pria Terpopuler:

DANANG – SATU SELAMANYA
ADI<spasi>3B kirim ke 95151

Danang - Anugerah Dangdut Indonesia 2017

 

FILDAN TERIMA KASIHKU
ADI<spasi>3D kirim ke 95151

Fildan - Anugerah Dangdut Indonesia 2017

 

IRWAN – SANG PANGERANMU
ADI<spasi>3E kirim ke 95151

Irwan - Anugerah Dangdut Indonesia 2017

 

5. Kategori Penyanyi Dangdut Pendatang Baru Terpopuler:

WENI
ADI<spasi>5G kirim ke 95151

Weni - Anugerah Dangdut Indonesia 2017

Jangan lupa untuk vote mereka di ADI 2017 ya!

Pemenang AMI Awards 2017, Lesti dan Danang Borong Piala

Pemenang AMI Awards 2017

AMI Awards 2017 ke 20

Berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah, AMI Awards 2017 terselenggara dengan sempurna. Pada kesempatan kali ini, musisi dari Trinity Optima Production kembali membawa pulang penghargaan tertinggi untuk insan musik Indonesia. Terutama untuk genre dangdut.

BACA: NOMINASI AMI AWARDS 2017 #MUSIKTANPABATAS

AMI Awards 2017 - Afgan

Acara yang dihadiri oleh banyak insan musik tanah air ini juga menyuguhkan berbagai penampilan dari musisi handal. Afgan yang mendapatkan 4 nominasi dalam AMI Awards 2017 turut memeriahkan acara dengan menyanyikan lagu dari album terbarunya ‘SIDES‘ yang berjudul Jalan Terus.

 

Lesti

Pemenang AMI Awards 2017 - Lesti

Penyanyi dangdut kelahiran 5 Agustus 1999 yang merupakan jebolan ajang pencarian bakat Dangdut D’Academy musim pertama ini berhasil menjadi pemenang AMI Awards 2017 dan membawa pulang piala untuk kategori Artis Solo Pria/Wanita Dangdut Terbaik untuk lagu “Egois“. Lesti berhasil mengalahkan nama-nama besar seperti Deddy Gunawan, Erie Suzan, Novi Ayla, dan Weni Wahyuni. Weni sendiri merupakan sahabat Lesti di label Trinity Optima Production.

Mendapatkan penghargaan sebagai penyanyi dangdut terbaik, Lesti tak lupa mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang selalu mendoakan dan mendukung dirinya, termasuk kedua orangtua, keluarga dan lestylovers. Dikutip dari akun instagram miliknya @lestykejora, Lesti mengatakan penghargaan ini merupakan tanggung jawab yang besar untuk dapat terus berkarya dalam industri musik Indonesia.

 

Danang

Pemenang AMI Awards 2017 - Danang

Danang Pradana Dieva atau yang dikenal dengan Danang D’Academy juga sukses membawa pulang piala AMI Awards untuk kategori Artis Solo Pria/Wanita Dangdut Kontemporer Terbaik untuk lagu “Satu Selamanya“. Ini merupakan penghargaan kedua yang diterima oleh Danang setelah tahun sebelumnya meraih penghargaan sebagai Penyanyi Solo Pria Dangdut Kontemporer Terbaik di ajang yang sama.

Sebelum menjadi pemenang AMI Awards 2017, Danang harus bersaing ketat dengan penyanyi dangdut pria lainnya seperti Denias, Sodiq Monata, Ridho Rhoma, dan Beniqno. Dengan raihan dua buah piala AMI Awards, nama Danang pun semakin diperhitungkan di industri musik dangdut.

Semoga di tahun-tahun mendatang, Lesti dan Danang terus menghasilkan karya-karya yang semakin berkualitas dan disukai oleh insan musik tanah air. Selamat!

Nominasi AMI Awards 2017 #MusikTanpaBatas

AMI Awards 2017 #MusikTanpaBatas

AMI Awards 2017

AMI Awards 2017 akan kembali digelar untuk yang ke-20 kalinya. Gelaran tahunan ini adalah pemberian penghargaan bagi pelaku industri musik Tanah Air.

Tahun ini, AMI Awards yang mengangkat tema #MusikTanpaBatas akan diselenggarakan pada 16 November 2017 mendatang di Garuda Theater, TMII Jakarta. Stasiun televisi RCTI juga akan menyiarkan secara langsung acara ini.

TRENDING: LESTI DAN DANANG BORONG PIALA AMI AWARDS

AMI Awards adalah tempat bagi para penyanyi dan musisi-musisi handal yang telah berkarya selama satu tahun terakhir untuk mendapatkan apresiasi tertinggi di Indonesia. Dan dengan bangga, beberapa musisi dari Trinity Optima Production mendapatkan nominasi-nominasi bergengsi di perhelatan AMI Awards 2017 ini.

 

Rossa

AMI Awards 2017 - Rossa (A New Chapter #2)

Setelah 21 tahun berkarya di industri musik Tanah Air, Rossa dengan album terbarunya “A New Chapter” berhasil mendapatkan lima nominasi AMI Awards 2017. Adapun kategori yang berhasil didapatkan Rossa yaitu Album Terbaik, Tim Produksi Suara Terbaik, Album Pop Terbaik, Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik, dan Artis Wanita Solo Pop Terbaik. Sepanjang karirnya, Rossa telah mendapatkan 22 nominasi Anugerah Musik Indonesia dan berhasil membawa pulang 6 pialanya. Akankah ia membawa pulang lagi penghargaan AMI Awards lainnya di tanggal 16 November nanti?

 

Afgan

AMI Awards 2017 - Afgan (Jalan Terus)

Sukses meluncurkan album “Sides” pada tahun 2016, kini Afgan berhasil mendulang nominasi di Anugerah Musik Indonesia 2017. Tahun ini Afgan berhasil mendapatkan empat nominasi AMI Awards 2017 untuk kategori Album Terbaik, Tim Produksi Suara Terbaik, Album Pop Terbaik, dan Artis Solo Pria Pop Terbaik. Afgan sendiri sudah pernah membawa pulang 7 penghargaan Anugerah Musik Indonesia untuk single-single hitsnya seperti “Percayalah” dan juga lagu remix-nya “Panah Asmara”.

 

Armand Maulana

AMI Awards 2017 - Armand Maulana (Sebelah Mata)

Akhir tahun 2016, Armand Maulana mencoba memperkenalkan dirinya kembali kepada penggemarnya. Di luar band GIGI yang telah membesarkan namanya, Armand mencoba bermain dengan aransemen yang baru. Beberapa single yang telah diluncurkannya mulai dari “Sebelah Mata” dan “Hanya Engkau Yang Bisa” berhasil menarik perhatian pecinta musiknya. Di AMI Awards 2017 ini, single “Sebelah Mata” dari Armand Maulana berhasil mendapatkan nominasi untuk kategori Karya Produksi Folk/Balad/Country Terbaik.

 

Young Lex

AMI Awards 2017 - Young Lex feat Gamaliel

Rapper yang berhasil mendulang popularitas dari YouTube dan sosial media ini memang tidak pernah kering dari pemberitaan yang kontroversial di media. Tapi bukan berarti rapper bernama asli Samuel Alexander Pieter ini minim akan karya. Sepanjang tahun 2016 sampai 2017, Young Lex berhasil menghasilkan single-single yang sensasional di pasaran. Dan tahun ini, karya kolaborasi Young Lex bersama Gamaliel Tapiheru berhasil menarik komite yang ada di balik Anugerah Musik Indonesia 2017. Young Lex dan Gamaliel berhasil mendapatkan nominasi untuk kategori Karya Produksi Rap / Hip Hop Terbaik.

 

Neona

AMI Awards 2017 - Neona (Aduh Neik)

Walau masih sangat belia, Neona berhasil mencuri perhatian industri musik anak-anak di tahun 2017 ini. Adik dari Naura ini memang memiliki gaya bermusik yang berbeda dengan sang kakak. Lewat lagu “Aduh Neik” Neona mengekspresikan gaya ceria kanak-kanaknya yang menggemaskan. Dan AMI Awards 2017 tidak luput dengan kehadirannya di industri musik. Sebuah nominasi untuk Artis Solo Perempuan Anak-Anak berhasil Neona kantongi tahun ini.

 

Danang

AMI Awards 2017 - Danang (Satu Selamanya)

Untuk indutri musik dangdut saat ini, bisa dibilang nama Danang adalah nama yang tengah menjadi pusat perhatian banyak orang. Penyanyi dangdut yang mengusung musik dangdut kontemporer ini selalu total dalam menuangkan ide-idenya dalam berkarya. Dan tahun ini Anugerah Musik Indonesia mulai memperhatikan bakat dan karyanya. Untuk singlenya “Satu Selamanya”, Danang berhasil mengantongi kategori Artis Solo Pria Dangdut Kontemporer Terbaik di AMI Awards 2017.

 

Lesti

AMI Awards 2017 - Lesti (Egois)

Penyanyi dangdut wanita yang masih muda ini menjadi salah satu idola banyak orang. Lesti yang juga lulusan dari acara pencarian bakat sebuah stasiun televisi ini memiliki suara yang khas. Tak jarang juri dan penggemarnya merasa Lesti adalah masa depan dangdut Indonesia. Dan lewat singlenya “Egois”, Lesty berhasil mendapatkan nominasi sebagai Artis Solo Wanita/Pria Dangdut Terbaik.

 

Weni

AMI Awards 2017 - Weni (Engkaulah Takdirku)

Tidak kalah pamor dengan Danang dan lesti, Weni juga memiliki potensi yang cukup mumpuni di dunia dangdut modern. Sama-sama jebolan dari acar pencarian bakat musik dangdut, Weni kini telah banyak menghasilkan lagu-lagu yang disukai oleh banyak orang. Anugerah Musik Indonesia memberikan dua nominasi yang kemungkinan bisa Weni bawa pulang tahun ini. Kategori sebagai Pencipta Lagu Dangdut / Dangdut Kontemporer dan Artis Solo Wanita / Pria Dangdut Terbaik menjadi incarannya.

Itulah daftar musisi Trinity Optima Production yang berhasil mencuri perhatian juri AMI Awards 2017. Kira-kira siapakah yang akan mendapatkan penghargaan terbanyak pada tahun ini? Kita nantikan saja!

Gamma1 dan Danang D’Academy Meriahkan Parade Konser HOT FM

Gamma1 dan Danang - Parade Konser HOT Fm #2

Sebagai radio dangdut Ibukota, HOT FM selalu menyajikan rentetan lagu-lagu dangdut favorit masa kini. Dan, pada tanggal 12 November lalu, HOT FM bekerjasama dengan Ramayana, mengadakan “Parade Konser HOT FM” di Ramayana Plaza, Cimone.

Dari sekian banyak pengisi acara, dua musisi melayu dan dangdut andalan Trinity Optima Production turut meramaikan acara ini. Penyanyi dangdut yang tengah naik daun, Danang dan juga grup band melayu favorit, Gamma1. Dihadiri oleh ratusan penggemar dangdut, lokasi acara yang sempat diguyur hujan ini tetap berjalan lancar.

Gamma1 dan Danang - Parade Konser HOT Fm #3

Gamma1 membawakan lima lagu andalannya mulai dari “Jomblo Happy” sampai “Satu atau Dua”. Danang yang kini tengah mempromosikan single terbarunya bersama Nilam Gamma1, juga tak lupa membawakan lagu mereka yang berjudul “Panah Asmara”. Band melayu dan dangdut lainnya seperti Vagetoz, Duo Anggrek, dan Real Anima juga turut meramaikan acara ini.

Nilam Gamma1 & Danang – Panah Asmara | Official Video Clip
https://www.youtube.com/watch?v=bh8IHbpJh_M

Joget Panah Asmara di Tantangan Danang dan Nilam Gamma1

Danang & Nilam Gamma1 - BTS Video Klip Panah Asmara

Sukses dengan lagu duet mereka yang berjudul “Panah Asmara”, kini Danang dan Nilam Gamma1 bersama Trinity Optima Production siapkan promo sosial media yang seru untuk penggemarnya. Sebuah kompetisi #PanahAsmaraJogedinAja menjadi salah satu sosial media challenge yang sayang untuk dilewatkan.

Nilam Gamma1, sudah dikenal banyak orang sebagai vokalis dan satu-satunya personil wanita di grup band Gamma1 bersama lulusan D’Academy 2, Danang, menantang semua penggemarnya untuk meniru tarian yang ada di video klip “Panah Asmara” keakun Instagram. Koreografi yang cukup mudah dan simple untuk ditiru ini bisa dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja.

Dari tantangan ini, sejumlah hadiah uang tunai telah disiapkan bagi pemenang pertama, kedua, dan ketiga. Caranya cukup mudah, ikuti akun Instagram Trinity Optima Production, 3D Entertainment, dan Gamma1, lalu unggah video tariah khas “Panah Asmara” Anda ke social media. Rencananya tantangan ini hanya berlangsung hingga 20 November mendatang. Jadi, jangan sampai ketinggalan ya!

Danang & Nilam #PanahAsmaraJogedinAja
http://bit.ly/PanahAsmaraJogedinAja

Nilam GAMMA1 & DANANG  New Single : “Panah Asmara”

Panah Asmara – Danang & Nilam Gamma1 New Single

Panah Asmara - Danang Nilam

Bicara tentang musik dangdut tentunya tidak terlepas dari musik melayu. Musik khas Indonesia ini pada awalnya memang berakar dari musik melayu. Lalu bagaimana jika penyanyi dangdut berkolaborasi dengan penyanyi melayu?

Nilam Gamma1 dan Danang Dangdut Academy 2 kini sedang mengerjakan proyek kolaborasi. Sebuah single yang berjudul Panah Asmara yang diciptakan oleh Heri Gamma1, dipilih menjadi single kolaborasi antara Nilam dan Danang.

Nilam Gamma1, sudah dikenal banyak orang sebagai vokalis dan satu-satunya personil wanita di grup band Gamma1. Nilam memiliki suara merdu dengan cengkok Melayu yang khas. Bersama Gamma1, Nilam sukses merilis album pertama Gamma1 yang berjudul “1 atau 2” pada tahun 2012 lalu. Album tersebut pun sukses mengantar mereka menjelajahi panggung hiburan Tanah Air hingga ke negara tetangga yaitu Malaysia. Respon terhadap karya-karya GAMMA1 memang sangat luar biasa. Seperti pada lagu “1 Atau 2”, “Bukan 1 Atau 2”, “Hidup Segan Mati Tak Mau”, “Dari Hati Ke Hati”, Jomblo Happy” sukses meraih banyak viewers di kanal YouTube dan sukses menjajah puncak radio Malaysia dan mengangkat nama GAMMA1 di mata publik Malaysia.

TRENDING NOW:
LAGU TERBARU NEONA – ADA DEH

Nama Danang semakin dikenal setelah sukses menjadi juara 2 Dangdut Academy 2 Indosiar dan menjadi juara Dangdut Academy Asia Indosiar session 1 di tahun 2015 lalu. Danang pun sukses mewarnai musik dangdut Indonesia dengan merilis single “Bunga Surgawi”, “Bidadari Jiwa” dan “Satu Selamanya”. Lagu “Bidadari Jiwa” bahkan dirilis serentak di 4 negara Asia yaitu Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam dan Singapura.

“Lagu Panah Asmara ini sebenarnya bercerita tentang seseorang yang sedang jatuh cinta. Jadi si cewek ini sudah benar-benar menerima cinta sang cowok. Jadi lagu ini berupa ungkapan cinta”, ucap Nilam tentang isi lagu ini.

Lagu yang menggabungkan unsur dangdut dan unsur melayu ini hadir dengan kemasan yang modern. “Kalau kita bilang lagu ini Melayu Orkestra, karena lagu ini dikemas dengan banyak ornamen dan instrumen. Yang unik di lagu Panah Asmara adalah adanya perpaduan Dangdut, Melayu dan ada unsur musik India-nya didalamnya. Dan kita benar-benar menyanyikan lagu ini dengan sangat ringan agar orang-orang mudah mendengarnya”, jelas Danang.

Danang mengakui bahwa ide berkolaborasi dengan penyanyi lain berawal dari keinginan dirinya. Mencoba hal baru dalam bermusik bagi Danang adalah salah satu kunci menjaga eksistensinya. “Awalnya aku dikasih denger lagu ini sebelum diaransemen. Terus aku ngomong ke label aku, Trinity, ingin berkolaborasi dengan penyanyi lain. Lalu aku dipertemukan dengan Nilam. Kemudian kita workshop bareng. Ternyata setelah kita workshop dan lagu ini diaransemen lagi, hasilnya bagus dan sesuai dengan yang kita mau”, ungkap Danang tentang awal kolaborasi ini.

Baca juga:

Lagu Baru Rossa Ini Ternyata Jadi Lagu Favoritnya Afgan Loh

Keren! Kolaborasi Dengan Rapper Malaysia, Afgan Rilis Single Terbaru Berjudul X

Bagi Nilam, proyek kolaborasi ini menjadi pengalaman baru. Bagaimana tidak, Nilam yang biasanya tampil menyanyi bersama rekan-rekan bandnya di Gamma1, kini harus berduet dengan penyanyi yang berbeda genre musik. “Aku senang banget bisa diduetkan dengan Danang. Siapa sih yang tidak kenal Danang Dangdut Academy? Pastinya aku senang bisa terlibat di kolaborasi ini. Aku menemukan banyak tantangan baru. Apalagi disini aku dituntut bisa menari. Karena di video klip lagu ini ada koreografi-nya. Kalau sama Gamma1, aku enggak pernah nari-nari seperti itu”, tutur Nilam.

Menampilkan sesuatu yang baru selalu dihadirkan Nilam dan Danang untuk memuaskan para penikmat musiknya. Demikian pula harapan mereka akan lagu Panah Asmara ini, sebagai sajian musik baru yang bisa diterima dan dinikmati semua kalangan masyarakat. “Menyanyi lagu Melayu dengan lagu Dangdut kan sebenarnya tidak berbeda terlalu jauh. Cuma di lagu ini memang kami sedikit mengurangi tekniknya, mengurangi porsi cengkoknya. Kami hanya menjaga hawa-nya saja, supaya tetap ada aroma Dangdut dan Melayu-nya disitu. Kami menjaga supaya tetap ada harmonisasi-nya. Karena kami ingin lagu ini bisa dinikmati oleh all segment, dari yang muda hingga yang tua”, ujar Danang tentang harapan akan single duetnya ini.

Nilam (Gamma1) & Danang – Panah Asmara | Official Video Clip

Link video: http://bit.ly/PanahAsmaraDaNil

Panah Asmara (Lirik)

Apa benarkah diriku

Ini telah mencintai kamu

Siang tergoda hati malam terbawa mimpi

Teringat slalu wajahmu

 

Panah panah asmaramu

Menancap tepat dalam hatiku

Apa mungkinkah dirimu arjuna dalam hidupku

Pangeran dalam hatiku

 

Panah panah arjunamu

Menusuk dalam hatiku

Panah panah arjunamu

Tepat jatuh dihatiku

 

Aku dan kamu diciptakan bersatu

Maukah dirimu menjadi pendampingku

Aku dan kamu diciptakan bersatu

Salahkah diriku bila mencintaimu

 

Panah panah arjunaku

Menusuk dalam hatimu

Panah panah arjunaku

Tepat jatuh dihatimu

 

Panah panah arjunamu

Menusuk dalam hatiku

Panah panah arjunamu

Tepat jatuh dihatimu

 

Composed by Heri Gamma1

Produced by Marcel Aulia

Vocal produced by Mhala Numata @Backbeat Std, Jkt

Mixed by Gitaroni Chandra

Mastering by Stephan Santoso

@TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2017

3D Entertainment adalah sub-label dari PT. Trinity Optima Production (TOP) yang menaungi artis-artis dengan genre musik Dangdut.

DANANG New Single : “Satu Selamanya”

 

Setelah sukses menjadi juara 2 Dangdut Academy 2 Indosiar dan menjadi juara Dangdut Academy Asia Indosiar session 1 di tahun 2015 lalu, nama Danang Pradana Dieva atau yang akrab disapa Danang,  semakin berkibar di dunia musik dangdut tanah air.

Danang pun sukses mewarnai musik dangdut Indonesia dengan merilis single “Bunga Surgawi” dan “Bidadari Jiwa”. Sebagai juara Dangdut Academy Asia Indosiar session 1, lagu “Bidadari Jiwa” bahkan dirilis serentak di 4 negara asia yaitu Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam dan Singapura. Pencapaian Danang ini membuktikan bahwa penyanyi dangdut Indonesia kini dapat berkibar dan membawa musik dangdut ke kancah Internasional.

Kini di tahun 2017, Danang kembali hadir dengan single terbarunya yang berjudul “Satu Selamanya”. Sebuah lagu karya cipta dari Ilham, seorang songwriter muda berbakat, yang menceritakan tentang bagaimana seorang pria yang sedang kasmaran dan jatuh cinta pada seorang wanita. Dan sang pria berusaha membuktikan kebenaran cintanya dan berusaha meyakinkan bahwa wanita tersebut adalah pilihan terbaik dan terakhirnya, satu untuk selamanya. “Jadi Lagu ini diciptakan oleh Ilham, salah satu pencipta lagu yang sebenarnya banyak menciptakan lagu-lagu pop. Ini adalah pertama kalinya, Ilham berkecimpung di dunia dangdut dan memang disaat kami bertemu, Ilham melihat bahwa karakter Danang adalah bukan dangdut klasik tapi dangdut kontemporer. Sehingga kami berdua sepakat untuk membuat lagu ini menjadi suatu suguhan yang berbeda diantara lagu-lagu dangdut lainnya. Karena aksen-aksennya dangdutnya, tapi secara tone sebenarnya pop. Makanya bisa dibilang bahwa lagu ini genrenya Pop-Dut artinya lebih ke dangdut kontemporer”, jelas Danang tentang lagu terbarunya ini.

Dalam menjalani proses rekaman lagu ini pun, Danang tidak membutuhkan waktu yang lama karena pengerjaannya hanya menghabiskan waktu 1 hari saja. “Alhamdulillah.. bersyukur sekali aku dibantu tim yang hebat dalam pengerjaan lagu ini. Mereka sangat profesional dan detail, jadi mereka tahu banget selera Danang dan mereka menyesuaikan juga dengan selera pasar. Bersyukur banget juga diberi kelancaran selama rekaman, hambatannya cuma ada beberapa kali revisi sih, tapi cuma pada isian-isian musik kayak instrumen apa yang enak dimasukin di lagu ini biar tetep ear catchy dan terdengar easy listening”, ucap Danang.

Danang juga menceritakan bahwa proses syuting video klip lagu ini harus di jalaninya diatas tebing yang tinggi. Mengambil lokasi di Garden Stone, Padalarang – Jawa Barat, Danang harus menjalani syuting dibawah teriknya matahari. “Syutingnya itu kan di outdoor di Garden Stone-Padalarang. Kita dan semua tim harus naik tebing yang tinggi, bawa wardrobe, make-up sampai lighting. Harus panas-panasan karena syutingnya siang hari. Bener-bener proses yang melelahkan tapi seru. Pas aku syuting, ada insiden kecil dimana tanganku kena batu disitu. Karena kan batu disana batu alam dan tajam-tajam gitu. Jadi ada kejadian tangan Danang sampai robek, tapi disyukuri artinya Danang harus lebih hati-hati lagi. Padahal syutingnya menuntut harus ceria dan banyak bergerak walau medannya seperti itu”, tutur Danang.

Di lagu terbarunya ini, Danang ingin menunjukkan hal yang berbeda dari lagu-lagunya sebelumnya. Danang menginginkan agar musik dangdut dapat dinikmati oleh semua golongan masyarakat. Bahkan bisa dinikmati hingga ke mancanegara. “Yang ingin Danang tunjukkan di single terbaru ini adalah bahwa Danang berbeda, Danang punya karakter dan Danang punya hal baru dari lagu-lagu dangdut sebelumnya. Disini Danang benar-benar ingin menggabungkan antara musik dangdut dengan musik mancanegara, digabung dengan selera musik orang-orang di era ini, yang lebih suka musik urban atau EDM. Tapi tetap kita kemas dengan elegan, yang artinya tidak murahan. Dengan segmen yang berbeda, dengan kelas yang berbeda untuk menunjukkan bahwa musik dangdut itu sekarang sudah naik kelas. Disaat musik sudah berkembang dan  teknologi sudah maju, nah kita manfaatkan teknologi tersebut untuk membuat musik dangdut yang sesuai dengan karakter muda masa kini. Kita ingin kenalkan bahwa musik dangdut itu asik kok. Mungkin dengan ini, mereka mempunyai habit baru atau membuat kebiasaan baru dalam mendengarkan musik yaitu mendengarkan dangdut. Jadi tidak hanya lagu pop, tidak hanya lagu barat atau lagu jazz aja”, ujar Danang tentang harapannya.

“Yang pasti disini Danang bener-bener menunjukkan bahwa dangdut yang Danang tawarkan saat ini adalah musik dangdutnya anak muda, dangdut yang modern dan kekinian. Harapannya tentu saja lagu ini bisa diterima semua kalangan, karier Danang semakin bagus, Danang dapat menjadi representative dari dangdut kontemporer atau modern, Danang bisa menjadi contoh bagi penyanyi-penyanyi diluar sana bahwa dengan perjuangan, tekad dan usaha yang kita punya, kita bisa merubah paradigma masyarakat bahwa dangdut sudah naik kelas dan sudah berubah dari dangdut yang dahulu”, tutup Danang.

Link Official Video Clip DANANG – “Satu Selamanya” :

https://youtu.be/PVYzrCUU1_I

Official Video Clip   DANANG “Bidadari Jiwa”

pagec-horz

Setelah menyandang gelar juara pertama Dangdut D’Academy Asia, karier DANANG semakin berkibar. Setelah merilis single pertamanya yang berjudul “Bunga Surgawi”, Danang pun mendapat kesempatan untuk merilis single terbarunya yang berjudul “Bidadari Jiwa”. Lagu yang diciptakan dan diaransemen oleh Pak Ngah, seorang composer dan arranger legendaris asal Malaysia ini, bercerita tentang perasaan seorang pria yang memuja seorang wanita.

 

Sebagai jawara D’Academy Asia, Danang pun memperoleh kesempatan untuk melakukan shooting video klip “Bidadari Jiwa” di 4 negara yaitu di Indonesia, Malaysia, Singapore dan Brunei Darussalam. Shooting yang telah berjalan sejak tanggal 24 Maret – 1 April 2016 lalu, dijalani Danang dengan suka cita. Apalagi di pembuatan video klip ini, Danang mendapat support dari maskapai penerbangan, Royale Brunei. “Ini adalah salah satu project yang bikin aku excited, aku udah semangat banget melakukan syuting ini. Sebelumnya aku dan pihak labelku, Trinity Optima Production, melakukan audisi pencarian model video klip melalui social media dengan title ‘Danang Mencari Bidadari Jiwa Di 4 Negara’. Ini tantangan banget buat aku karena harus mencari 6 bintang video klip yang dicari di 4 negara. Masing-masing 1 orang dari setiap negara dan 2 orang dari Indonesia yang ikut melalui kuis di radio partner yang bekerjasama dengan kami di program ini ”, jelas Danang.

 

Syuting video klip yang memakan waktu total 9 hari ini disutradarai oleh Dimas Brodjonegoro, dengan mengambil konsep outdoor dan bercerita tentang Danang yang berkeliling ke 4 negara yaitu Indonesia, Malaysia, Singapore dan Brunei Darussalam untuk mencari bidadari jiwanya. Lokasi syuting pun mengambil tempat yang menjadi ikon masing-masing negara seperti di Indonesia yang mengambil tempat di Taman Menteng dan Monas, di Brunei Darussalam seperti Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin, Jerudong Park, Hotel Rizqun dan Hanggar Royale Brunei, di Malaysia seperti di Menara Kembar Petronas, Batu Caves dan Merdeka Square, serta di Singapore yang mengambil lokasi di Haji Lane, Merlion, Clark Quay dan Marina Bay. “Setiap negara sama sih konsepnya, cuma bidadari jiwanya aja yang ganti-ganti. Dan aku seneng banget, karena para model-model video klip yang terpilih ini sangat kooperatif, mereka punya talenta yang bagus, mereka rela panas-panasan dan benar-benar menjalani proses syuting ini seperti model profesional. Seneng, proses syutingnya seru dan mereka bisa deket juga sama danang”, ucap Danang.

cats

Di video klip ini, rupanya Danang bukan hanya harus berakting di depan kamera. Namun di beberapa scene, Danang juga dituntut untuk melakukan tarian dan koreografi bersama para model video klip. Hal ini bukanlah hal yang sulit bagi Danang, karena dirinya juga menguasai beberapa tarian tradisional. Demikian pula bagi para model yang terpilih, dua dari mereka rupanya ada yang memang memiliki kemampuan menari dan sudah pernah terjun ke dunia hiburan. Seperti Surya Rahmanty, Bidadari Jiwa asal Singapore ini ternyata berprofesi sebagai model dan pemain sinetron. “Saat scene menari, deg-degan dan gemetar juga. Tadi sempat dilatih sebentar oleh Danang biar tidak kaku” ucap Surya.

 

Bagi Danang, ini merupakan sebuah pengalaman baru karena dirinya baru pertama kalinya melakukan syuting video klip di 4 negara. Banyak hal seru dan menarik yang dilalui Danang bersama tim selama proses syuting video klip berlangsung. Seperti saat harus menjalani syuting di Monas dengan hujan gerimis yang melanda kota Jakarta, ketika Danang dan tim harus mehadapi panasnya cuaca hingga 40 derajat ketika menjalani syuting di Brunei Darussalam, “Harus berpanas-panasan karena shootingnya kan outdoor, kulitku sampai perih dan belang. Tapi seru sih, ini emang sudah resiko, jadi ga boleh mengeluh”, ucap Danang semangat menceritakan pengalaman syutingnya.

 

Pengalaman seru lainnya dirasakan Danang saat syuting di Kuala Lumpur, Danang dan tim sempat kesulitan mendapat ijin untuk melakukan shooting. “Kalau di Batu Caves, shootingnya harus sembunyi-sembunyi biar ga ketahuan security disana, dikarenakan tempat tersebut adalah  sebuah kuil pusat peribadatan kaum Hindu India yang ada disana. Terus waktu shooting di Merdeka Square juga seperti itu, view-nya disana gedung-gedung klasik dan untuk shooting disana harus ada permit-nya”, ujar Danang. Pengalaman lucu pun sempat terjadi saat syuting di Merlion, Singapore, saat itu Danang dan model harus mengalami beberapa kali gangguan dari para turis yang ingin mengambil foto dengan patung berkepala singa tersebut. “Soalnya spot syuting kita itu, spot yang paling bagus buat foto disana. Kan lagi banyak turis yang berkunjung kesana dan mereka cuek aja in-frame ditengah-tengah kita syuting. Jadi take berulang-ulang, terpaksa kita harus menjelaskan ke mereka kalau kita lagi syuting”, tutur Danang sambil tertawa.

 

Selama menjalani syuting video klip, Danang sempat didatangi oleh para fansnya. Beberapa diantara mereka bahkan datang dengan menenteng hadiah untuk Danang. Saat di Brunei Darussalam, Danang kedatangan para Danangisme (sebutan fans untuk Danang) yang sudah menunggu di Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin sejak pukul 12 siang. Para Danangisme ini bahkan rela izin tak bekerja dan menunggu kedatangan Danang dalam cuaca panas, hanya untuk bisa menemui Danang secara langsung. Setelah syuting, Danang menyempatkan diri untuk datang memenuhi undangan makan malam dari salah satu Danangisme yang memiliki resto Indonesia di Brunei Darussalam. Saat di Malaysia, Danang pun sempat bertemu dan reunian dengan para kontestan Dangdut D’Academy Asia asal Malaysia yang dulu pernah berkompetisi bersamanya. Bagi Danang, pengalaman syuting video klipnya di 4 negara ini menjadi sebuah pengalaman yang tak terlupakan.

 

Setelah melewati proses syuting video klip yang panjang dan melelahkan, Danang akhirnya merilis video klip “Bidadari Jiwa” secara live di acara D’Academy Celebrity yang ditayangkan di stasiun TV INDOSIAR pada Rabu, 13 April 2016 lalu. Penasaran seperti apa video klip “Bidadari Jiwa” dan seperti apa serunya proses syuting yang dijalani Danang di 4 negara, yuk kita simak dan buka link dibawah ini…

 

Link Video Behind The Scene Syuting Video Klip DANANG – “Bidadari Jiwa” di 4 Negara :

https://www.vidio.com/@danangdacademy

pagec-horzq

Link Video Clip DANANG –  “Bidadari Jiwa” :

http://bit.ly/VC-DanangDA-BidadariJiwa

pagec-horze

DANANG New Single : “Bidadari Jiwa”

Danang D Academy Asia_profile-rev1

 

Danang Pradana Dieva atau yang akrab disapa Danang, berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan menjuarai ajang Dangdut Academy Asia 2015. Ajang ini merupakan ajang pencarian bakat penyanyi dangdut tingkat Asia yang diikuti oleh 4 negara di antaranya Indonesia, Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. Danang berhasil mengalahkan Lesty dari Indonesia dan Shiha Zikir dari Malaysia. Pencapaian Danang ini membuktikan bahwa penyanyi dangdut Indonesia kini dapat berkibar dan membawa musik dangdut ke kancah Internasional.

Pria rendah hati asal Banyuwangi yang mulai dikenal banyak orang sebagai juara 2 D’Academy 2 Indosiar ini, sudah berkecimpung di dunia tarik suara sejak tahun 2007. Danang lahir dari keluarga sederhana yang mencintai musik. Bakat seni yang dimilikinya sejak kecil, diperoleh dari sang nenek dan ibunda yang juga pernah bermain musik. Sebelum mengenal musik dangdut yang kini membesarkan namanya, Danang sudah banyak tampil menyanyikan lagu pop dan keroncong di berbagai panggung dan festival. Bukan hanya itu, Danang juga mahir menyanyi lagu daerah, menari tarian tradisional dan memiliki wawasan yang luas seputar budaya daerah asalnya Banyuwangi. Tak heran, Danang merupakan putra kebanggaan warga Banyuwangi karena dirinya telah banyak mempromosikan daerah Banyuwangi dan memperkenalkan kesenian serta parawisata Banyuwangi di banyak pentas.

Berbekal kemampuan tarik suara yang sudah tidak diragukan lagi, Danang selalu menyuguhkan performa yang luar biasa diatas panggung. Perjalanan Danang di ajang Dangdut Academy 2 dan Dangdut Academy Asia, disyukurinya sebagai anugerah terbaik di hidupnya. “Alhamdulilah, aku bersyukur sekali dapat kado terindah di akhir tahun 2015 kemarin sebagai the winner of Dangdut Academy Asia untuk first session-nya. Mudah-mudahan ini amanah dari Allah agar aku terus mempertahankan kualitas dan prestasi, dan bukan sensasinya”, ucap Danang.

Jalan Danang menjadi penyanyi profesional pun semakin terbuka luas. Setelah merilis single pertamanya yang berjudul “Bunga Surgawi”. Kini Danang merilis single terbarunya yang berjudul “Bidadari Jiwa”. Lagu ini bercerita tentang perasaan seorang pria yang memuja seorang wanita namun tak sanggup menggapainya. Lagu yang menonjolkan nuansa musik timur tengah dan melayu ini, diciptakan dan diaransemen oleh seorang komposer serta arranger legendaris dari negeri jiran Malaysia yang bernama Pak Ngah. Dalam menjalani proses rekaman, Danang mengakui tidak mengalami kesulitan karena lagu Bidadari Jiwa sangat mudah dicerna walaupun berirama upbeat.

Nama Pak Ngah atau Suhaimi Mohd Zain dalam blantika musim melayu sudah tak asing lagi, apalagi wajahnya belakangan menghiasi layar kaca Indonesia sebagai salah satu juri Dangdut Academy Asia. Lagu-lagu ciptaannya pun sudah dikenal di Asia seperti Laksmana Raja Di Laut yang dipopulerkan oleh Iyeth Bustami, Cindai dan Nirmala yang dipopulerkan oleh Siti Nurhalisa. Bahkan Pak Ngah merupakan komposer serta kreator dalam drama musikal Upin Ipin yang diadaptasi dari kartun asal Malaysia yang terkenal itu.

“Aku seneng dan bangga, karena Pak Ngah langsung yang mengarahkan vokalku selama rekaman. Suatu kehormatan buatku karena Pak Ngah ini kan Maestro. Beliau ini legend-nya pencinta lagu Malaysia. Beliau bukan cuma memberikan lagu terbaiknya buat danang, tapi juga memberikan didikan dan supportnya. Insya Allah, dari tangan beliau semoga Danang bisa mengikuti jejak Datuk Siti Nurhalisa”, ujar Danang mengucap syukur.

Bagi Pak Ngah, Danang adalah penyanyi yang cerdas dan kreatif. Danang selalu punya ide agar terlihat berbeda disetiap penampilannya. “Waktu pertama kali melihat Danang di Top 20 Dangdut Academy Asia, bakatnya memang sudah nampak. Yang menarik dari Danang adalah dia coba memperbaiki dari masa ke masa semua persembahan dia. So setiap kali dia tampil, dia selalu memberikan sesuatu yang diluar sangkaan kita. Inilah kehebatan Danang! Danang juga seorang penyanyi yang mempunyai berbagai teknik menyanyi. Dia pakar menggabungkan musik dangdut dengan genre musik lain. Selama 2 bulan saya melihat Danang tampil, kita dapat melihat peningkatan Danang sampai ke Grand Final. Penampilan dia yang begitu unik, kemampuannya begitu hebat dan cara penyampaian dalam persembahannya semua begitu mengagumkan. Tak salah lagi untuk kita memilih dia sebagai juara”, jelas Pak Ngah.

Melalui single barunya ini, Danang berharap agar dirinya dan lagu ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dan lagu ini bisa menjadi pelipur buat teman-teman pencinta musik dangdut baik di Indonesia dan Asia. Demikian pula dengan harapan Pak Ngah, bahwa kemenangan Danang ini sebagai sesuatu yang besar. “Saya rasa kita semua layak bangga pada bakat yang di miliki Danang. Bukan hanya rakyat Indonesia saja, tapi juga Asia dan seluruh nusantara yang kenal Danang. Saya pribadi bangga terhadap Danang, semoga dia selalu bisa mengharumkan nama bangsanya”, ucap Pak Ngah.

Link Youtube Video Lirik DANANG – “Bidadari Jiwa”:
http://bit.ly/VL-DanangDA-BidadariJiwa

Danangggg