trinity_logo_web.png
Menu
Official Video Clip   DANANG “Bidadari Jiwa”

pagec-horz

Setelah menyandang gelar juara pertama Dangdut D’Academy Asia, karier DANANG semakin berkibar. Setelah merilis single pertamanya yang berjudul “Bunga Surgawi”, Danang pun mendapat kesempatan untuk merilis single terbarunya yang berjudul “Bidadari Jiwa”. Lagu yang diciptakan dan diaransemen oleh Pak Ngah, seorang composer dan arranger legendaris asal Malaysia ini, bercerita tentang perasaan seorang pria yang memuja seorang wanita.

 

Sebagai jawara D’Academy Asia, Danang pun memperoleh kesempatan untuk melakukan shooting video klip “Bidadari Jiwa” di 4 negara yaitu di Indonesia, Malaysia, Singapore dan Brunei Darussalam. Shooting yang telah berjalan sejak tanggal 24 Maret – 1 April 2016 lalu, dijalani Danang dengan suka cita. Apalagi di pembuatan video klip ini, Danang mendapat support dari maskapai penerbangan, Royale Brunei. “Ini adalah salah satu project yang bikin aku excited, aku udah semangat banget melakukan syuting ini. Sebelumnya aku dan pihak labelku, Trinity Optima Production, melakukan audisi pencarian model video klip melalui social media dengan title ‘Danang Mencari Bidadari Jiwa Di 4 Negara’. Ini tantangan banget buat aku karena harus mencari 6 bintang video klip yang dicari di 4 negara. Masing-masing 1 orang dari setiap negara dan 2 orang dari Indonesia yang ikut melalui kuis di radio partner yang bekerjasama dengan kami di program ini ”, jelas Danang.

 

Syuting video klip yang memakan waktu total 9 hari ini disutradarai oleh Dimas Brodjonegoro, dengan mengambil konsep outdoor dan bercerita tentang Danang yang berkeliling ke 4 negara yaitu Indonesia, Malaysia, Singapore dan Brunei Darussalam untuk mencari bidadari jiwanya. Lokasi syuting pun mengambil tempat yang menjadi ikon masing-masing negara seperti di Indonesia yang mengambil tempat di Taman Menteng dan Monas, di Brunei Darussalam seperti Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin, Jerudong Park, Hotel Rizqun dan Hanggar Royale Brunei, di Malaysia seperti di Menara Kembar Petronas, Batu Caves dan Merdeka Square, serta di Singapore yang mengambil lokasi di Haji Lane, Merlion, Clark Quay dan Marina Bay. “Setiap negara sama sih konsepnya, cuma bidadari jiwanya aja yang ganti-ganti. Dan aku seneng banget, karena para model-model video klip yang terpilih ini sangat kooperatif, mereka punya talenta yang bagus, mereka rela panas-panasan dan benar-benar menjalani proses syuting ini seperti model profesional. Seneng, proses syutingnya seru dan mereka bisa deket juga sama danang”, ucap Danang.

cats

Di video klip ini, rupanya Danang bukan hanya harus berakting di depan kamera. Namun di beberapa scene, Danang juga dituntut untuk melakukan tarian dan koreografi bersama para model video klip. Hal ini bukanlah hal yang sulit bagi Danang, karena dirinya juga menguasai beberapa tarian tradisional. Demikian pula bagi para model yang terpilih, dua dari mereka rupanya ada yang memang memiliki kemampuan menari dan sudah pernah terjun ke dunia hiburan. Seperti Surya Rahmanty, Bidadari Jiwa asal Singapore ini ternyata berprofesi sebagai model dan pemain sinetron. “Saat scene menari, deg-degan dan gemetar juga. Tadi sempat dilatih sebentar oleh Danang biar tidak kaku” ucap Surya.

 

Bagi Danang, ini merupakan sebuah pengalaman baru karena dirinya baru pertama kalinya melakukan syuting video klip di 4 negara. Banyak hal seru dan menarik yang dilalui Danang bersama tim selama proses syuting video klip berlangsung. Seperti saat harus menjalani syuting di Monas dengan hujan gerimis yang melanda kota Jakarta, ketika Danang dan tim harus mehadapi panasnya cuaca hingga 40 derajat ketika menjalani syuting di Brunei Darussalam, “Harus berpanas-panasan karena shootingnya kan outdoor, kulitku sampai perih dan belang. Tapi seru sih, ini emang sudah resiko, jadi ga boleh mengeluh”, ucap Danang semangat menceritakan pengalaman syutingnya.

 

Pengalaman seru lainnya dirasakan Danang saat syuting di Kuala Lumpur, Danang dan tim sempat kesulitan mendapat ijin untuk melakukan shooting. “Kalau di Batu Caves, shootingnya harus sembunyi-sembunyi biar ga ketahuan security disana, dikarenakan tempat tersebut adalah  sebuah kuil pusat peribadatan kaum Hindu India yang ada disana. Terus waktu shooting di Merdeka Square juga seperti itu, view-nya disana gedung-gedung klasik dan untuk shooting disana harus ada permit-nya”, ujar Danang. Pengalaman lucu pun sempat terjadi saat syuting di Merlion, Singapore, saat itu Danang dan model harus mengalami beberapa kali gangguan dari para turis yang ingin mengambil foto dengan patung berkepala singa tersebut. “Soalnya spot syuting kita itu, spot yang paling bagus buat foto disana. Kan lagi banyak turis yang berkunjung kesana dan mereka cuek aja in-frame ditengah-tengah kita syuting. Jadi take berulang-ulang, terpaksa kita harus menjelaskan ke mereka kalau kita lagi syuting”, tutur Danang sambil tertawa.

 

Selama menjalani syuting video klip, Danang sempat didatangi oleh para fansnya. Beberapa diantara mereka bahkan datang dengan menenteng hadiah untuk Danang. Saat di Brunei Darussalam, Danang kedatangan para Danangisme (sebutan fans untuk Danang) yang sudah menunggu di Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin sejak pukul 12 siang. Para Danangisme ini bahkan rela izin tak bekerja dan menunggu kedatangan Danang dalam cuaca panas, hanya untuk bisa menemui Danang secara langsung. Setelah syuting, Danang menyempatkan diri untuk datang memenuhi undangan makan malam dari salah satu Danangisme yang memiliki resto Indonesia di Brunei Darussalam. Saat di Malaysia, Danang pun sempat bertemu dan reunian dengan para kontestan Dangdut D’Academy Asia asal Malaysia yang dulu pernah berkompetisi bersamanya. Bagi Danang, pengalaman syuting video klipnya di 4 negara ini menjadi sebuah pengalaman yang tak terlupakan.

 

Setelah melewati proses syuting video klip yang panjang dan melelahkan, Danang akhirnya merilis video klip “Bidadari Jiwa” secara live di acara D’Academy Celebrity yang ditayangkan di stasiun TV INDOSIAR pada Rabu, 13 April 2016 lalu. Penasaran seperti apa video klip “Bidadari Jiwa” dan seperti apa serunya proses syuting yang dijalani Danang di 4 negara, yuk kita simak dan buka link dibawah ini…

 

Link Video Behind The Scene Syuting Video Klip DANANG – “Bidadari Jiwa” di 4 Negara :

https://www.vidio.com/@danangdacademy

pagec-horzq

Link Video Clip DANANG –  “Bidadari Jiwa” :

http://bit.ly/VC-DanangDA-BidadariJiwa

pagec-horze

DANANG New Single : “Bidadari Jiwa”

Danang D Academy Asia_profile-rev1

 

Danang Pradana Dieva atau yang akrab disapa Danang, berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan menjuarai ajang Dangdut Academy Asia 2015. Ajang ini merupakan ajang pencarian bakat penyanyi dangdut tingkat Asia yang diikuti oleh 4 negara di antaranya Indonesia, Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. Danang berhasil mengalahkan Lesty dari Indonesia dan Shiha Zikir dari Malaysia. Pencapaian Danang ini membuktikan bahwa penyanyi dangdut Indonesia kini dapat berkibar dan membawa musik dangdut ke kancah Internasional.

Pria rendah hati asal Banyuwangi yang mulai dikenal banyak orang sebagai juara 2 D’Academy 2 Indosiar ini, sudah berkecimpung di dunia tarik suara sejak tahun 2007. Danang lahir dari keluarga sederhana yang mencintai musik. Bakat seni yang dimilikinya sejak kecil, diperoleh dari sang nenek dan ibunda yang juga pernah bermain musik. Sebelum mengenal musik dangdut yang kini membesarkan namanya, Danang sudah banyak tampil menyanyikan lagu pop dan keroncong di berbagai panggung dan festival. Bukan hanya itu, Danang juga mahir menyanyi lagu daerah, menari tarian tradisional dan memiliki wawasan yang luas seputar budaya daerah asalnya Banyuwangi. Tak heran, Danang merupakan putra kebanggaan warga Banyuwangi karena dirinya telah banyak mempromosikan daerah Banyuwangi dan memperkenalkan kesenian serta parawisata Banyuwangi di banyak pentas.

Berbekal kemampuan tarik suara yang sudah tidak diragukan lagi, Danang selalu menyuguhkan performa yang luar biasa diatas panggung. Perjalanan Danang di ajang Dangdut Academy 2 dan Dangdut Academy Asia, disyukurinya sebagai anugerah terbaik di hidupnya. “Alhamdulilah, aku bersyukur sekali dapat kado terindah di akhir tahun 2015 kemarin sebagai the winner of Dangdut Academy Asia untuk first session-nya. Mudah-mudahan ini amanah dari Allah agar aku terus mempertahankan kualitas dan prestasi, dan bukan sensasinya”, ucap Danang.

Jalan Danang menjadi penyanyi profesional pun semakin terbuka luas. Setelah merilis single pertamanya yang berjudul “Bunga Surgawi”. Kini Danang merilis single terbarunya yang berjudul “Bidadari Jiwa”. Lagu ini bercerita tentang perasaan seorang pria yang memuja seorang wanita namun tak sanggup menggapainya. Lagu yang menonjolkan nuansa musik timur tengah dan melayu ini, diciptakan dan diaransemen oleh seorang komposer serta arranger legendaris dari negeri jiran Malaysia yang bernama Pak Ngah. Dalam menjalani proses rekaman, Danang mengakui tidak mengalami kesulitan karena lagu Bidadari Jiwa sangat mudah dicerna walaupun berirama upbeat.

Nama Pak Ngah atau Suhaimi Mohd Zain dalam blantika musim melayu sudah tak asing lagi, apalagi wajahnya belakangan menghiasi layar kaca Indonesia sebagai salah satu juri Dangdut Academy Asia. Lagu-lagu ciptaannya pun sudah dikenal di Asia seperti Laksmana Raja Di Laut yang dipopulerkan oleh Iyeth Bustami, Cindai dan Nirmala yang dipopulerkan oleh Siti Nurhalisa. Bahkan Pak Ngah merupakan komposer serta kreator dalam drama musikal Upin Ipin yang diadaptasi dari kartun asal Malaysia yang terkenal itu.

“Aku seneng dan bangga, karena Pak Ngah langsung yang mengarahkan vokalku selama rekaman. Suatu kehormatan buatku karena Pak Ngah ini kan Maestro. Beliau ini legend-nya pencinta lagu Malaysia. Beliau bukan cuma memberikan lagu terbaiknya buat danang, tapi juga memberikan didikan dan supportnya. Insya Allah, dari tangan beliau semoga Danang bisa mengikuti jejak Datuk Siti Nurhalisa”, ujar Danang mengucap syukur.

Bagi Pak Ngah, Danang adalah penyanyi yang cerdas dan kreatif. Danang selalu punya ide agar terlihat berbeda disetiap penampilannya. “Waktu pertama kali melihat Danang di Top 20 Dangdut Academy Asia, bakatnya memang sudah nampak. Yang menarik dari Danang adalah dia coba memperbaiki dari masa ke masa semua persembahan dia. So setiap kali dia tampil, dia selalu memberikan sesuatu yang diluar sangkaan kita. Inilah kehebatan Danang! Danang juga seorang penyanyi yang mempunyai berbagai teknik menyanyi. Dia pakar menggabungkan musik dangdut dengan genre musik lain. Selama 2 bulan saya melihat Danang tampil, kita dapat melihat peningkatan Danang sampai ke Grand Final. Penampilan dia yang begitu unik, kemampuannya begitu hebat dan cara penyampaian dalam persembahannya semua begitu mengagumkan. Tak salah lagi untuk kita memilih dia sebagai juara”, jelas Pak Ngah.

Melalui single barunya ini, Danang berharap agar dirinya dan lagu ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dan lagu ini bisa menjadi pelipur buat teman-teman pencinta musik dangdut baik di Indonesia dan Asia. Demikian pula dengan harapan Pak Ngah, bahwa kemenangan Danang ini sebagai sesuatu yang besar. “Saya rasa kita semua layak bangga pada bakat yang di miliki Danang. Bukan hanya rakyat Indonesia saja, tapi juga Asia dan seluruh nusantara yang kenal Danang. Saya pribadi bangga terhadap Danang, semoga dia selalu bisa mengharumkan nama bangsanya”, ucap Pak Ngah.

Link Youtube Video Lirik DANANG – “Bidadari Jiwa”:
http://bit.ly/VL-DanangDA-BidadariJiwa

Danangggg