trinity_logo_web.png
Menu
Album DVD Karaoke “Hits Religi Terbaik”

Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim di seluruh dunia. Lagu-lagu bernuansa religi biasanya berkumandang dimana-mana untuk menemani para umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

 

Dalam rangka memperingati bulan Ramadhan di tahun 2017 ini, sebuah album kompilasi digelar oleh label rekaman Trinity Optima Production. Sebuah album DVD Karaoke yang diberi judul “Hits Religi Terbaik” menghadirkan 11 lagu religi yang dinyanyikan oleh artis-artis seperti UNGU, SETIA BAND, NOURA, GAMMA1, LESTI, ST 12 dan D’BAGINDAS.

 

Sembilan lagu di album ini sudah pernah dirilis sebelumnya yaitu Bila Tiba (Ungu), Dia Maha Sempurna (Ungu), KebesaranMu (ST12), Sholat ( Setia Band), Andai Ku Tahu (Noura), Pahami Ramadhan (Gamma1), Assalamu’alaikum (Gamma1), Ampuni Dosaku (D’Bagindas) dan Marhaban Ya Ramadhan (Bagindas).

 

Sebagai single perdana untuk memperkenalkan album kompilasi ini ke masyarakat musik Indonesia dipilih dua lagu baru yaitu lagu ”Hanya Sementara” yang dinyanyikan oleh grup Hijab, Noura, dan lagu “Buka Mata Hati” yang dinyanyikan oleh Lesti.

 

Berikut ini, mari kita simak penggambaran album DVD Karaoke “Hits Religi Terbaik” trek demi trek :

  1. Bila Tiba – Ungu

Lagu yang diciptakan oleh Pasha Ungu ini bercerita tentang manusia yang hendak dijemput ajalnya.  Alunan musik dengan goresan lirik yang puitis, memberikan kesan yang berbeda di lagu ini. Tak heran, lagu ini dipilih menjadi soundtrack film “Sang Kiai” karya sutradara Rako Prijatno yang menceritakan kisah hidup K.H. Hasyim Asy’ari dan orang-orang terdekatnya dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan.

 

  1. Dia Maha Sempurna – Ungu

Ungu merilis lagu “Dia Maha Sempurna” pada tahun 2009. Lagu yang diciptakan oleh Pasha Ungu ini terdapat di album “Maha Besar” dan lahir dari pemahaman Ungu tentang sang Maha Pencipta. Yang menarik, sebagian lirik di lagu ini diambil dari Ayat Kursi (Al Quran Surat Al Baqarah, ayat 255). Ungu menghadirkan lagu ini dengan nuansa musik rock yang menampilkan distorsi gitar yang cukup kuat.

 

  1. KebesaranMu – ST12

Sang vokalis, Charly menciptakan lagu ini sebagai bentuk apresiasinya terhadap bulan suci bagi umat muslim yaitu bulan Ramadhan dan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah yang telah memberikan kesuksesan kepada band ini. Lagu ini terdapat di album “P.U.S.P.A” yang dirilis pada tahun 2009.

 

  1. Sholat – Setia Band

Dengan membawa pesan yang bercerita tentang sholat, Charly menciptakan lagu “Sholat” dan merilisnya pada tahun 2014. Lagu ini menjadi single religi perdana bagi Setia Band. Charly mengaku bahwa ia memang merasakan sendiri keutamaan sholat, dari situlah ia mendapatkan inspirasi dalam menulis lagu “Sholat”.

 

  1. Hanya Sementara – Noura

Grup vokal hijab yang terdiri dari empat perempuan cantik berhijab yaitu Sasa, Ussiy Fauziah, Nina Septiani, dan Dea Hanara ini, kembali hadir dengan single terbarunya yang berjudul “Hanya Sementara”. Lagu yang menjadi salah satu single andalan di album ini, diciptakan oleh kakak beradik, Mhala Numata dan Tantra Numata serta diaransemen secara musik oleh Marcel Aulia. Pesan yang disampaikan di lagu ini adalah bahwa kita tidak selamanya hidup di dunia, jadi buat apa saling bermusuhan, saling membenci karena berbeda pendapat atau karena apapun itu.

 

  1. Andai Ku Tahu – Noura

Lagu yang pernah booming dibawakan band Ungu pada tahun 2006 ini, menceritakan tentang ketakutan akan hari akhir atau kematian. Pada tahun 2014, lagu ini lalu kembali dinyanyikan oleh grup vokal hijab, Noura, dengan rasa yang berbeda. Dengan suara bening dan harmonisasi vokal yang apik, Noura hadir menawarkan warna baru dalam lagu religi, dengan membawakan lagu dengan pesan-pesan positif yang mampu memberi motivasi bagi para pendengarnya.

 

  1. Pahami Ramadhan – Gamma1

Gamma1 merilis single religi yang berjudul “Pahami Ramadhan” ini pada tahun 2014. Lagu ini bercerita tentang tentang apa yang harus dilakukan selama bulan Ramadan sebagai refleksi diri dan mengingatkan orang-orang untuk memahami arti Ramadhan yang sesungguhnya. Sang vokalis, Heri yang menciptakan lagu ini mengaku terinspirasi oleh pengalaman pribadinya saat menjalani ibadah puasa.

 

  1. Assalamu’alaikum – Gamma1

Heri (Vokalis) menciptakan lagu ‘Assalamualaikum’ bedasarkan pengalamannya sehari-hari. Melalui lagu yang dirilis pada tahun 2014 ini, Gamma1 ingin megajak semua umat muslim mulai dari anak-anak sampai yang dewasa untuk membudayakan pengucapan ‘Assalamualaikum’ (salam) sebagai bagian dari sopan santun.

 

  1. Ampuni Dosaku – D’Bagindas

Lagu ini diciptakan oleh Michael Christian dengan mengangkat tema tentang taubat. Lagu ini dirilis pada tahun 2010 dan merupakan single religi pertama dari band D’Bagindas. Sesuai karakter band ini, lagu “Ampuni Dosaku” hadir dengan nuansa pop melayu dan dengan cengkok khas melayu sang vokalis. Bian.

 

  1. Marhaban Ya Ramadhan – D’Bagindas

Dengan mengangkat tema beribadah di bulan Ramadhan, lagu “Marhaban Ya Ramadhan” menjadi salah satu lagu bonus track yang ada di album D’Bagindas yang berjudul “No. 1” yang dirilis pada tahun 2011. Lagu yang diciptakan oleh Michael Christian ini, adalah satu-satunya lagu yang bernuansa religi di album tersebut.

 

  1. Buka Mata Hati – Lesti

Memiliki single religi rupanya sudah lama dinanti-nantikan oleh Pemenang juara Dangdut Academy 1 Indosiar ini. Lagu yang dinyanyikan dengan syahdu oleh Lesti ini, diciptakan oleh Faisal ‘Echal’ Fahmi dan diaransemen secara musik oleh Marcel Aulia. Lagu yang baru saja dirilis pada akhir bulan April 2017 lalu ini, bercerita tentang ajakan untuk berbuat baik dan menjalani hidup dengan cara baik. Bagi Lesti, ini pertama kali dirinya merilis single dengan tema religi, yang tentu menjadi pengalaman baru bagi Lesti.

Sebelas lagu yang terkemas apik dalam kompilasi DVD Karaoke “Hits ReligiTerbaik” ini sudah bisa didapatkan di bulan Ramadhan tahun 2017, eksklusif hanya di outlet Alfamidi dan Lawson seluruh Indonesia. Dengan kekuatan jumlah toko Alfamidi dan Lawson lebih dari 1350 outlet, album ini diharapkan bisa didapatkan dengan mudah mengingat lokasi outlet Alfamidi dan Lawson yang mudah dijangkau. Semoga persembahan Album Religi ini dapat menemani Umat Muslim dimana pun berada dalam menjalankan ibadah puasa dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

TRIO GAB Jalani Tur Album MELATI  20 Kota Dalam 10 Hari Di Sumatera

 

Gabungan 3 vokalis band yaitu Heri Gamma1, Angga Adipati dan Andra Bagindas atau yang disebut dengan nama TRIO GAB, baru saja menyelesaikan serangkaian tur dalam mempromosikan Album Kompilasi Melayu yang diberi judul MELATI, ke 20 kota di pulau Sumatera.

 

Ketiga vokalis band ini mewakili band mereka masing-masing yaitu BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI untuk memperkenalkan album Melati ini ke seluruh Indonesia. Album Melati adalah sebuah album kompilasi melayu yang terdiri dari 3 band BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI, mereka membuat sebuah campaign album yang mengajak kembali masyarakat Indonesia untuk selalu mencintai musik tanah air yaitu musik Pop Melayu. Bersama label Trinity Optima Production, Texas Chicken Indonesia dan Qdawang Music, proyek album kompilasi ini dibuat dengan tujuan untuk menaikkan kembali genre pop melayu di belantika musik tanah air.

 

Genre yang pernah hits dan menjadi “acuan” bagi semua band industri pada masanya ini, berusaha mendapat kembali tempat di tengah pergeseran selera musik masyarakat Indonesia yang dipenuhi oleh musik ‘urban’ dan lagu-lagu Barat. “Musik Melayu merupakan salah satu musik aslinya Indonesia, sama seperti Dangdut. Disini kami ingin menunjukkan ke masyarakat kalau musik melayu juga bisa berkembang dan musik melayu bukanlah genre yang hanya mentok disitu saja. Namun bisa dieksplorasi dengan genre musik lain. Ya boleh dibilang ini lagu melayu yang beda”, jelas Heri Gamma1

 

Di album ini, masing-masing band merilis single terbaru mereka yaitu Bagindas dengan single “Bila Benar Sayang”, Gamma1 dengan single “Dari Hati Ke Hati” dan band Adipati dengan single “Tuhan Tidak Tidur”. Selain itu, ada 1 single kolaborasi 3 vokalis band tersebut yaitu Heri Gamma1, Angga Adipati dan Andra Bagindas atau yang disebut dengan nama Trio GAB dengan judul “Sebut Saja Dia Melati”. Tak tanggung-tanggung, demi mendapatkan hasil yang maksimal, pengerjaan mastering album Melati ini dilakukan di Nashville, Texas – Amerika Serikat. Untuk penjualan album MELATI, Bagindas, Gamma1 dan Adipati bekerjasama dengan Texas Chicken Indonesia. Masyarakat Indonesia bisa mendapatkan album MELATI ini dengan mengunjungi outlet-outlet Texas Chicken yang tersebar di seluruh Indonesia.

 

Rangkaian tur yang dijalani Trio GAB dalam rangka mempromosikan album MELATI ini, dilakukan dengan mengunjungi 20 kota di pulau Sumatera hanya dalam waktu 10 hari yaitu mulai dari tanggal 11 – 22 Januari 2017. Kota-kota yang dikunjungi antara lain kota Medan, Binjai, Perbaungan, Tebing Tinggi, Kotapinang, Bagan Batu, Pekanbaru, Bangkinang, Payakumbuh, Bukittinggi, Padang Panjang, Padang, Sungai Penuh, Palembang, Tulang Bawang, Mesuji, Kotabumi, Bandar Jaya, Metro, Bandar Lampung

 

Berbagai aktivitas yang dijalankan Trio GAB selama promo tur tersebut antara lain dengan melakukan promo radio yang ada di 20 kota tersebut. Trio GAB juga menyempat kan diri untuk melakukan media gathering dengan rekan-rekan media cetak, online dan TV di kota Medan, Padang dan Lampung seperti Koran Analisa, Harian SIB, Koran Waspada,  Waspada Online, Newsdaily.com, Koran Tribun, Koran Pos Metro, Koran Singgalang, Harian Padang Express, Harian Antar Sumbar, Harian Haluan.com, Klikpositif.com, Padang TV dan Radar TV Lampung.

 

Trio GAB juga melakukan kunjungan ke outlet-outlet Texas Chicken dan berinteraksi langsung dengan konsumen Texas Chicken dan fans-fans mereka disana. Sambutan para fans BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI serta masyarakat setempat, ternyata sangat antusias. Terbukti, banyak fans yang rela mengantri untuk bisa foto bersama dan meminta tanda tangan para idolanya tersebut. Antusias fans juga terlihat saat Trio GAB tampil bernyanyi secara akustik di kota Medan dan Pekanbaru. “Dalam tur ini, kita bukan saja ingin memperkenalkan single terbaru band kita masing-masing. Tapi kita juga memperkenalkan bahwa kita punya single kolaborasi yang judulnya Sebut Saja Dia Melati. Rupanya sudah banyak masyarakat yang bisa menyanyikan lagu ini, wah kami senang sekali melihat respon mereka. Bahkan respon fans kita masing-masing di social media rame sekali, ga nyangka sampai segitu banyak responnya. Video klip kami di Youtube juga menigkat viewersnya, Alhamdulillah. Ini membuktikan bahwa lagu melayu akan selalu punya tempat di hati dan kuping masyarakat Indonesia”, ucap Angga Adipati.

 

Yang menarik, Trio GAB tidak melewatkan tur promo ini untuk berwisata kuliner dan mengunjungi tempat-tempat wisata seperti Air Terjun Lembah Anai, Jam Gadang di Bukittinggi dan Jembatan Ampera di Palembang. “Perjalanan tur Sumatera ini menjadi pengalaman baru bagi kami. Karena kami menjalani tur tanpa band kami masing-masing. Jadi hanya vokalisnya saja. Walau ga seramai dengan band, walau menempuh perjalanan yang sangat jauh tapi tetep seru. Saya, Heri dan Angga juga sangat kompak. Pengalaman yang menarik yaitu perjalanan dari Padang menuju Palembang yang harus menempuh waktu sekitar 35 jam. Aduh itu capek banget, tapi serunya terjawab dengan antusias fans-fans kami disana. Langsung hilang capeknya. Saat kita sampai di beberapa kantor media, sudah berkumpul puluhan fans Bagindas, Gamma1 dan Adipati. Wah rame banget. Dan bukan cuma itu, saya pribadi juga mendapat banyak wawasan baru mengenai banyak tempat di pulau Sumatera, meskipun belum sempat mengunjungi semuanya yah”, tutup Andra Bagindas.

 

Setelah tur di pulau Sumatera ini, Trio GAB rencananya akan melanjutkan tur promo album Melati ini dengan mengunjungi kota-kota di pulau Jawa. Seberapa besar antusias fans mereka di pulau Jawa? Kita tunggu kelanjutan cerita dari Heri Gamma1, Angga Adipati dan Andra Bagindas.

 

Official Video Clip Trio GAB – “Sebut Saja Dia Melati” :

https://youtu.be/Zvriq-5DLUQ

BAGINDAS, GAMMA1 DAN ADIPATI KOLABORASI BANGKITKAN MUSIK MELAYU

whatsapp-image-2016-12-14-at-5-51-36-pm

JAKARTA – Tren genre musik Pop-Melayu kembali hadir lewat album kompilasi dari band Gamma1, Adipati dan Bagindas bertajuk MELATI (Melayu Tak Pernah Mati). Album tersebut menghadirkan lagu-lagu hits mereka dan beberapa lagu baru salah satunya single kolaborasi berjudul Sebut Saja Dia Melati.

“Kalau dari pandangan Trinity banyak sekali perbedaan yang memiliki keunikan sendiri-sendiri dan berpotensi. Kalau dari Bagindas, Adipati dan Gamma1 enggak bisa dibilang sama. Itulah kenapa kita menggabungkan perbedaan ketiganya itu melihat gimana pasarnya,” kata produser Mhala Numata di Cikini, Jakarta Pusat pada Rabu (14/12/2016).

Proyek kolaborasi ini disyukuri oleh ketiganya. Sebab, ini menjadi salah satu mimpi besar mereka untuk bisa menyatukan musiknya.

“Bukan sesutau hal (yang bikin) tertarik tapi ini mimpi besar kita apalagi kita dinaungi di Trinity (Optima Production). Akhirnya kita bisa bekerjasama, dimana (bergabung) Bagindas, Adipati dan Gamma1. Alhamdulillah semua itu jadi sesuatu yang luar biasa,” tambah Angga vokalis band Adipati.

Album MELATI (Melayu Tak Pernah Mati) terdiri lagu Gamma1 berjudul Jomblo Happy, Bukan Cinta 1 atau 2, Dari Hati ke Hati, dan Hidup Segan Mati Tak Mau. Sementara lagu dari Bagindas berjudul Bila Benar Sayang, C.I.N.T.A, Aku Pasti Tahu, dan 100% Cintaku, serta lagu dari Adipati berjudul Tuhan Tidak Tidur, Janur Kuning, dan Ini Bukan C.I.N.T.A. Album ini yang melakukan mastering di Texas, Amerika Serikat ini hanya bisa di dapatkan di Texas Fried Chicken dengan harga paket musik Rp 85.000,-.

BAGINDAS New Single : “Bila Benar Sayang”

 

15134600_10153823288176862_2598141925520954750_n 

BAGINDAS, Grup band yang kini beranggotakan Andra (Vokal) dan Mike (Gitar) ini kembali merilis single terbaru mereka yang berjudul “Bila Benar Sayang”. Lagu “Bila Benar Sayang” diciptakan oleh Mike, sang gitaris dan bercerita tentang hubungan sepasang kekasih yang kehilangan perhatian dari pasangannya. Mike mengaku saat membuat lagu ini dirinya terinspirasi dari kisah cinta orang-orang di ada sekitarnya dan juga dari kisah pribadinya yang pernah tak mendapat perhatian dari sang kekasih. “Aku lihat dari kehidupan sehari-hari dan banyak orang yang merasakan ingin diperhatikan, tapi kok enggak dapet perhatian si dia. Intinya kalau seseorang benar-benar sayang ya jangan lepas perhatian, jadi jangan pernah menganggap remeh perhatian dari pasangan kamu,” ujar Mike tentang isi lagu ini.

Namun di lagu ini, Bagindas sedikit menggeser aliran musik mereka. Lagu ini hadir dengan aransemen musik pop alternative. Hal ini tentunya memberikan warna baru bagi Bagindas. “Musiknya memang sedikit berbeda dari lagu-lagu Bagindas sebelumnya. Ini lebih pop alternative, jadi di lagu ini kita memang mengurangi genre melayunya. Dalam bermusik kita enggak pengen kaku, harus tahu selera pasar kayak gimana,” ungkap Andra.

Walau begitu, Bagindas mengaku tak meninggalkan identitas Bagindas yang mengusung musik pop melayu,. “Sebenarnya enggak berubah. Tapi kita cuma mengembangkan saja. Kita juga dalam bermusik pengen lagunya enak dan bisa di nikmati semua orang,” ucap Mike menambahkan.

Lagu ini akan hadir dalam sebuah album kompilasi yang diberi judul “Melati”, yang didalamnya berisi karya-karya terbaru dari 3 band melayu papan atas Indonesia yaitu GAMMA1, BAGINDAS dan ADIPATI. Nama Melati sendiri dipilih sebagai judul album karena melati adalah bunga yang mewakili Indonesia. Selain itu, kata Melati memiliki banyak arti yang menggambarkan tujuan dari album kompilasi ini sendiri bahwa bagi semua orang yang mencintai musik melayu, sampai kapanpun “Melayu selalu dihati” atau “Melayu tak pernah mati”.

Link Video Klip BAGINDAS – “Bila Benar Sayang”

https://youtu.be/b0rK8TR7aJI

whatsapp-image-2016-11-17-at-3-32-43-pm

Now On Youtube! Trio GAB (Heri GAMMA1, Angga ADIPATI, Andra BAGINDAS)

cover-gab

Official Video Clip Trio GAB – “Sebut Saja Dia Melati” :

https://youtu.be/Zvriq-5DLUQ

Trend musik Pop Melayu pernah merajai industri musik Indonesia di awal tahun 2000-an. Musik ini mendapat tempat dihati pencinta musik tanah air dengan hadirnya band-band dengan genre Pop Melayu yang bermunculan seiring dengan naiknya genre ini.  Lagu-lagu Pop Melayu lahir dari kondisi sosial dan budaya masyarakat Indonesia dengan tema lagu yang sangat erat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Lirik lagu yang menggambarkan kehidupan dan kondisi sehari-hari, dikemas dengan format musik yang riang atau kadang mellow, dengan mudah diterima oleh masyarakat Indonesia.

Dengan hadirnya acara talent show Dangdut hampir di semua televisi,  maraknya musik ‘urban’ dan lagu-lagu Barat yang merajai radio-radio di Indonesia, membuat  Pop Melayu mulai surut bersama naiknya musik genre lain. Genre yang pernah menjadi “acuan” bagi semua band industri pada masanya, saat ini berusaha mendapat tempat di tengah pergeseran selera musik masyarakat Indonesia.

Atas dasar itulah, beberapa band melayu seperti BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI membuat campaign yang mengajak kembali masyarakat Indonesia untuk selalu mencintai musik tanah air yaitu musik Pop Melayu. Bersama label Trinity Optima Production, mereka mempersiapkan sebuah proyek album kompilasi yang bertujuan untuk menaikkan kembali genre pop melayu di belantika musik tanah air dan album ini diberi judul “Melati”.

Lagu-lagu yang terdapat dalam album kompilasi ini terdiri dari seluruh single terbaru dari BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI dan sebuah lagu kolaborasi yang dinyanyikan oleh Heri Gamma1, Angga Adipati dan Andra Bagindas (Trio GAB). Lagu kolaborasi ini dipilih menjadi single di album ini dan diberi judul “Sebut Saja Dia Melati”.

“Kenapa namanya jadi Trio GAB, karena kalau menyebutkan nama kami bertiga jadi panjang banget. Kita sepakat untuk ambil inisial nama band kita saja, jadilah Trio GAB. Kebetulan band kami berada di naungan label yang sama yaitu Trinity Optima Production. Waktu ada ide kolaborasi ini, kami pikir kenapa tidak kami lakukan. Apalagi ini campaign yang bagus banget untuk memotivasi orang untuk bangga sama musik sendiri”, jelas Angga Adipati.

Lagu “Sebut Saja Dia Melati” ini diciptakan oleh Dudi (Gitaris ADIPATI) dan mengangkat tema tentang cinta. “Lagu ini sebenarnya menceritakan tentang cinta yang salah atau cinta terlarang, jadi kita bertiga menaruh harapan dan jatuh hati pada satu wanita. Tapi kita bertiga sadar bahwa ini salah” ucap Heri Gamma1.

Kolaborasi 3 vokalis band ini di lagu ini terbilang unik. Pasalnya lagu ini hadir dengan genre yang sedikit pop. Dengan latar belakang sebagai vokalis band melayu, Heri, Angga dan Andra menunjukkan kemampuan kualitas bermusik mereka di lagu ini. “Disini kita berusaha meng-explore sedikit keluar dari genre musik yang biasa kita bawakan. Lagu ini kita kembangkan se-modern mungkin agar bisa dinikmati semua kalangan”, ujar Angga Adipati. “Intinya juga kita tidak melupakan akar budaya Indonesia sendiri, dengan akar budaya rumpun melayu dan telinga kita yang melayu, kita mengembangkan dengan gaya kekinian”, tambah Andra Bagindas.

Ditengah kelesuan musik pop melayu, tiga band ini masih terus menciptakan karya yang mengikuti perkembangan musik. “Kami ingin menunjukkan ke masyarakat kalau kita nih juga bisa berkembang dan musik melayu bukanlah genre yang hanya mentok disitu saja. Namun bisa dieksplorasi dengan genre musik lain. Ya boleh dibilang ini lagu melayu yang beda”, jelas Heri Gamma1.

Nama Melati sendiri dipilih sebagai judul album karena melati adalah bunga yang mewakili Indonesia. Selain itu, kata Melati memiliki banyak arti yang menggambarkan tujuan dari album kompilasi ini bahwa bagi semua orang yang mencintai musik melayu, sampai kapanpun “Melayu selalu dihati”.

Seperti harapan BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI, agar musik melayu yang juga menjadi bagian dari identitas musik Indonesia dapat selalu disukai oleh masyarakat Indonesia. “Sebenarnya ini tantangan bagi kita bertiga. Dengan karakter vokal yang berbeda, kita disatukan dalam sebuah karya kolaborasi. Semoga ini menjadi sajian musik yang berbeda dan bisa dinikmati banyak orang. Serta dapat mengembalikan kecintaan masyarakat Indonesia akan musik melayu”, jelas Andra Bagindas tentang harapannya.

Trio GAB Luncurkan Single Pertama Berjudul “Sebut Saja Dia Melati”

img_20161019_121039_hdr

Cirebon, 19 Oktober 2016,- Naiknya genre musik Pop Melayu  pada awal tahun 2000-an di industri musik Indonesia melahirkan lagu-lagu Pop Melayu dari kondisi sosial dan budaya masyarakat Indonesia.

Begitu dengan hadirnya acara talent show dangdut hampir di semua televisi, maraknya musik ‘urban’ dan lagu-lagu Barat yang merajai radio-radio di Indonesia, membuat Pop Melayu mulai surut bersama naiknya musik genre lain.

Atas dasar itulah, beberapa band melayu seperti BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI membuat campaign yang mengajak kembali masyarakat Indonesia untuk selalu mencintai musik tanah air yaitu musik Pop Melayu. Bersama label Trinity Optima Production, mereka mempersiapkan sebuah proyek album kompilasi yang bertujuan untuk menaikkan kembali genre pop melayu di belantika musik tanah air.

Lagu-lagu yang terdapat dalam album kompilasi ini terdiri dari seluruh single terbaru dari BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI dan sebuah lagu kolaborasi yang dinyanyikan oleh Heri Gamma1, Angga Adipati dan Andra Bagindas (Trio GAB). Lagu kolaborasi ini dipilih menjadi single di album ini dan diberi judul “Sebut Saja Dia Melati”.

“Kenapa namanya jadi Trio GAB, karena kalau menyebutkan nama kami bertiga jadi panjang banget. Kita sepakat untuk ambil inisial nama band kita saja, jadilah Trio GAB. Kebetulan band kami berada di naungan label yang sama yaitu Trinity Optima Production. Waktu ada ide kolaborasi ini, kami pikir kenapa tidak kami lakukan. Apalagi ini campaign yang bagus banget untuk memotivasi orang untuk bangga sama musik sendiri”, jelas Angga Adipati, saat Press Conference di Amare Café, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Rabu (19/10/2016).

Lagu “Sebut Saja Dia Melati” ini diciptakan oleh Dudi (Gitaris ADIPATI) dan mengangkat tema tentang cinta.

“Lagu ini sebenarnya menceritakan tentang cinta yang salah atau cinta terlarang, jadi kita bertiga menaruh harapan dan jatuh hati pada satu wanita. Tapi kita bertiga sadar bahwa ini salah” ucap Heri Gamma1.

Kolaborasi 3 vokalis band ini di lagu ini terbilang unik. Pasalnya lagu ini hadir dengan genre yang sedikit pop. Dengan latar belakang sebagai vokalis band melayu, Heri, Angga dan Andra menunjukkan kemampuan kualitas bermusik mereka di lagu ini.

“Disini kita berusaha meng-explore sedikit keluar dari genre musik yang biasa kita bawakan. Lagu ini kita kembangkan se-modern mungkin agar bisa dinikmati semua kalangan”, ujar Angga Adipati.

“Intinya juga kita tidak melupakan akar budaya Indonesia sendiri, dengan akar budaya rumpun melayu dan telinga kita yang melayu, kita mengembangkan dengan gaya kekinian”, tambah Andra Bagindas.

Nama Melati sendiri dipilih sebagai judul album karena melati adalah bunga yang mewakili Indonesia. Selain itu, kata Melati memiliki banyak arti yang menggambarkan tujuan dari album kompilasi ini bahwa bagi semua orang yang mencintai musik melayu, sampai kapanpun “Melayu Selalu Dihati”.

 

Sumber: aboutcirebon.id

Trio GAB (Heri GAMMA1, Angga ADIPATI, Andra BAGINDAS)   New Single: “Sebut Saja Dia Melati”

gab

Trend musik Pop Melayu pernah merajai industri musik Indonesia di awal tahun 2000-an. Musik ini mendapat tempat dihati pencinta musik tanah air dengan hadirnya band-band dengan genre Pop Melayu yang bermunculan seiring dengan naiknya genre ini.  Lagu-lagu Pop Melayu lahir dari kondisi sosial dan budaya masyarakat Indonesia dengan tema lagu yang sangat erat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Lirik lagu yang menggambarkan kehidupan dan kondisi sehari-hari, dikemas dengan format musik yang riang atau kadang mellow, dengan mudah diterima oleh masyarakat Indonesia.

 

Dengan hadirnya acara talent show Dangdut hampir di semua televisi,  maraknya musik ‘urban’ dan lagu-lagu Barat yang merajai radio-radio di Indonesia, membuat  Pop Melayu mulai surut bersama naiknya musik genre lain. Genre yang pernah menjadi “acuan” bagi semua band industri pada masanya, saat ini berusaha mendapat tempat di tengah pergeseran selera musik masyarakat Indonesia.

 

Atas dasar itulah, beberapa band melayu seperti BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI membuat campaign yang mengajak kembali masyarakat Indonesia untuk selalu mencintai musik tanah air yaitu musik Pop Melayu. Bersama label Trinity Optima Production, mereka mempersiapkan sebuah proyek album kompilasi yang bertujuan untuk menaikkan kembali genre pop melayu di belantika musik tanah air dan album ini diberi judul “Melati”.

 

Lagu-lagu yang terdapat dalam album kompilasi ini terdiri dari seluruh single terbaru dari BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI dan sebuah lagu kolaborasi yang dinyanyikan oleh Heri GAMMA1, Angga ADIPATI dan Andra BAGINDAS (Trio GAB). Lagu kolaborasi ini dipilih menjadi single di album ini dan diberi judul “Sebut Saja Dia Melati”.

 

“Kenapa namanya jadi Trio GAB, karena kalau menyebutkan nama kami bertiga jadi panjang banget. Kita sepakat untuk ambil inisial nama band kita saja, jadilah Trio GAB. Kebetulan band kami berada di naungan label yang sama yaitu Trinity Optima Production. Waktu ada ide kolaborasi ini, kami pikir kenapa tidak kami lakukan. Apalagi ini campaign yang bagus banget untuk memotivasi orang untuk bangga sama musik sendiri”, jelas Angga Adipati.

 

Lagu “Sebut Saja Dia Melati” ini diciptakan oleh Dudi (Gitaris Adipati) dan mengangkat tema tentang cinta. “Lagu ini sebenarnya menceritakan tentang cinta yang salah atau cinta terlarang, jadi kita bertiga menaruh harapan dan jatuh hati pada satu wanita. Tapi kita bertiga sadar bahwa ini salah” ucap Heri Gamma1.

 

Kolaborasi 3 vokalis band ini di lagu ini terbilang unik. Pasalnya lagu ini hadir dengan genre yang sedikit pop. Dengan latar belakang sebagai vokalis band melayu, Heri, Angga dan Andra menunjukkan kemampuan kualitas bermusik mereka di lagu ini. “Disini kita berusaha meng-explore sedikit keluar dari genre musik yang biasa kita bawakan. Lagu ini kita kembangkan se-modern mungkin agar bisa dinikmati semua kalangan”, ujar Angga Adipati. “Intinya juga kita tidak melupakan akar budaya Indonesia sendiri, dengan akar budaya rumpun melayu dan telinga kita yang melayu, kita mengembangkan dengan gaya kekinian”, tambah Andra Bagindas.

 

Ditengah kelesuan musik pop melayu, tiga band ini masih terus menciptakan karya yang mengikuti perkembangan musik. “Kami ingin menunjukkan ke masyarakat kalau kita nih juga bisa berkembang dan musik melayu bukanlah genre yang hanya mentok disitu saja. Namun bisa dieksplorasi dengan genre musik lain. Ya boleh dibilang ini lagu melayu yang beda”, jelas Heri Gamma1.

 

Nama Melati sendiri dipilih sebagai judul album karena melati adalah bunga yang mewakili Indonesia. Selain itu, kata Melati memiliki banyak arti yang menggambarkan tujuan dari album kompilasi ini bahwa bagi semua orang yang mencintai musik melayu, sampai kapanpun “Melayu selalu dihati”.

 

Seperti harapan BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI, agar musik melayu yang juga menjadi bagian dari identitas musik Indonesia dapat selalu disukai oleh masyarakat Indonesia. “Sebenarnya ini tantangan bagi kita bertiga. Dengan karakter vokal yang berbeda, kita disatukan dalam sebuah karya kolaborasi. Semoga ini menjadi sajian musik yang berbeda dan bisa dinikmati banyak orang. Serta dapat mengembalikan kecintaan masyarakat Indonesia akan musik melayu”, jelas Andra Bagindas tentang harapannya.

BAGINDAS Syuting Video Klip Single Terbaru  “Bila Benar Sayang”

mv-bila-benar-sayang

Grup band BAGINDAS, yang terdiri dari Andra (vokal) dan Mike (gitar), kembali melakukan syuting video klip single terbaru mereka yang berjudul “Bila Benar Sayang”. Syuting video klip yang disutradarai oleh Ganda Hartadi ini berlangsung pada rabu, 13 September 2016 kemarin dan mengambil lokasi di Taman Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur.

Video klip yang mengambil tema percintaan ini hadir dengan konsep yang berbeda. Lokasi syuting disulap bagai berada di sebuah rumah sakit jiwa. “Kali ini saya ingin membuat konsep yang agak sedikit berbeda. Kita mau menghadirkan bukan kisah cinta biasa. Ini konsepnya jadi lebih tidak biasa karena Andra, saya bikin jadi gila. Semua adegan yang cinta-cinta itu cuma ada di otaknya dia saja. Cuma halusinasi dia aja. Jadi ini benar-benar beda, kita bermain semua yang ada di otaknya dia ” ujar Ganda selaku sutradara video klip Bagindas.

Dalam video klip tersebut, Andra harus berakting sebagai seorang pria yang mengalami gangguan kejiwaan. Andra mengaku sampai melakukan riset terlebih dulu untuk bisa menjiwai perannya. “Disini aku akting menjadi orang gila. Ga gampang ternyata untuk penjiwaannya. Ada berbagai emosi yang dikeluarkan, harus akting tiba-tiba ketawa sendiri, tiba-tiba marah.  Aku sampai googling dan cari-cari informasi cara-cara menjadi orang gila. Tapi semoga gilanya nggak continuity ya”, ujar Andra tertawa.

Lagu “Bila Benar Sayang” diciptakan oleh Mike BAGINDAS, karena terinspirasi dari seseorang yang butuh perhatian dari orang yang disayangi. “Aku melihat dari sisi orang yang merasa ingin diperhatiin. Maksudnya tuh orang suka ngerasain ‘kok gini banget sih ya’. Intinya kalau seseorang benar benar sayang jangan lepas perhatian, jangan menganggap remeh masalah perhatian. Ini bukan cuman masalah cinta aja tapi juga bisa buat pekerjaan, untuk jangan meremehkan hal-hal kecil,” ucap Mike.

Lagu terbaru dari Bagindas ini rencananya akan dirilis Bagindas pada akhir Oktober 2016 mendatang. Lantas seperti apa video klip terbaru Bagindas nanti, kita tunggu saja tanggal mainnya.

Q-Academy Special “Charity & Berbagi”

WhatsApp-Image-20160628 (9)

 

Akan ada yang spesial di acara Q-Academy Indosiar malam ini, karena artis-artis Trinity Optima Production seperti; Afgan, Rossa, Ungu, Lyla, Bagindas, Noura, Naura, Siti Rahmawati dan para bintang D’Academy 3 yakni; Ical, Duo Alvin, Rafly, Weni, Rani, dan Dila akan memeriahkan panggung Q-Academy Indosiar yang akan ditayangkan secara live dari Studio 5 Indosiar, pukul 19:00 WIB.

Mengusung tema Charity & Berbagi, para artis yang hadir akan memberikan sebagian rezekinya untuk orang yang membutuhkan.

Tidak hanya itu, berbagai macam kolaborasi pun akan tercipta. Para penggemar juga bisa menonton acara ini secara langsung dari Studio 5 Indosiar.

Saksikan Q-Academy Special Charity & Berbagi malam ini pukul 19:00 WIB.

New Release! BAGINDAS | New Single : “Aku Pasti Tahu”

AkuPastiTahu

BAGINDAS, grup band yang pernah populer dengan lagu hits-nya C.I.N.T.A ini bertransformasi dengan format baru sejak tahun 2014 lalu. Grup yang terdiri dari Andra (Vokal) dan Mike (Gitar) memang tak pernah dipisahkan dengan lagu bertemakan cinta dan genre melayu. Walaupun kini tampil hanya berdua, formasi ini justru memberikan penyegaran pada musikalitas maupun konsep band yang mereka bawakan.

 

Setelah merilis single “100% Cintaku” dan “Meriang” dengan formasi baru, Bagindas kembali merilis single terbaru mereka yang berjudul “Aku Pasti Tahu”. Lagu yang menceritakan tentang sebuah kisah cinta yang posesif ini diciptakan langsung oleh Mike.

 

“Lagu ini mungkin bisa dibilang tentang rasa posesif. Karena lagu ini bercerita tentang pasangan yang tengah berada dalam hubungan asmara yang hebat, namun ada semacam rasa takut kehilangan. Dan dari ketakutan itulah sang pasangan memberi warning untuk ga melakukan hal yang macam-macam dibelakang dia. Seperti sedikit meledek pasangannya supaya ga selingkuh”, ujar Mike. “Ini juga banyak loh dirasakan para kaum adam maupun hawa. Memberi kebebasan kepada pasangan, tapi tetep ambil sikap waspada. Apalagi sekarang jaman media sosial, bisa kepo-kepoan”, ucap Andra menambahkan.

 

Untuk urusan musik, Bagindas mengaransemen sendiri lagu ini dengan proses penggarapan yang sedikit berbeda. Bagindas memberikan sentuhan musik dangdut di lagu ini, walaupun nuansa pop melayu tetap menjadi kekuatan Bagindas. “Mungkin di single 100% cintaku, kental dengan nuansa blues. Dan lagu Meriang lebih identik dengan melayu banget dan gitar akustik. Nah, untuk lagu ini ada yang beda lagi. Disini lebih mengutamakan beat yang bikin goyang melayang ala Bagindas. Kita beri sedikit bumbu notasi dangdut biar asyik”, jelas Mike.

 

Klik foto berikut untuk tersambung ke Video Lirik BAGINDAS – “Aku Pasti Tahu”:

link