trinity_logo_web.png
Menu
Lagu Sudah Sukses Bikin Youtuber asal Puerto Rico ini Melting

 

Baru-baru ini Afgan mengunggah sebuah video reaction di akun social medianya. Di dalam postingan tersebut, dua orang perempuan asal Puerto Rico menampilkan reaksinya saat menyaksikan video klip “Sudah”.

Dalam video tersebut, perempuan pemilik akun Youtube “Angelita” ini mengungkapkan rasa kagum yang berlebihnya. “He’s one of the most popular singer from Indonesia, and I think you gonna see why, because his voice is mighty fine, and he is good looking fella too,” ungkap Angelita di awal video. Ini bukan kali pertama Angelita membuat video reaction kepada Afgan. Sebelumnya, Angelita juga sempat membuat video reaksi untuk lagu “Heaven”. Dan dalam video reaksi tersebut, Angelita langsung jatuh hati dengan suara Afgan.

Dan Angelita tidak sendirian, sepanjang kariernya Afgan, lagu-lagu yang yang ia bawakan banyak mendapatkan atensi dari penikmat musik asing. Mulai dari Korea Selatan, Belanda, bahkan sampai ke Amerika Serikat. Buat kamu yang juga mau bikin video reaksi musik video Afgan, yuk tonton klipnya di:

Afgan Tampil di Hyperplay

 

 

Pelantun lagu Sudah, Afgansyah Reza kini kian melambungkan namanya lewat beberapa event festival internasional. Setelah tampil bersama Isyana Saravati dan Rendy Pandugo di festival We The Fest, pada tanggal 22 Juli lalu, Afgan dijadwalkan tampil di panggung MTV Hyperplay di Singapura.

Hyperplay sendiri merupakan event pertama di Asia Tenggara yang mengkombinasikan sebuah games mobil dengan festival musik. Berlokasi di Singapore Indoor Stadium, acara ini akan dimeriahkan oleh beragam musisi internasional. Mulai dari grup pop asal Singapura, The Sam Willows sampai Korean Superstar seperti CL dari tanggal 4 – 5 Agustus 2018. Afgan sendiri akan perform langsung dengan membawakan beberapa lagu hitsnya di tanggal 5 Agustus.

Penasaran enggak sih sama penampilan Afgan nanti? Kita sama-sama tunggu aja ya!

 

New Release: Afgan “Sudah” “Ketika Pisah Pilihan Terindah”

 

Perasaan tak selamanya berbalas. Saat hubungan yang dijalani perlahan kehilangan percikan cinta, kadang pilihan terbaik adalah menerima kenyataan dan move on untuk kehidupan yang lebih baik.

Sekiranya hal itulah yang bisa menggambarkan single terbaru dari Afgan yang berjudul “Sudah”. Single ketiga dari album DEKADE ini memiliki nuansa yang lebih kelam dari lagu-lagu Afgan sebelumnya. Dengan mengandalkan suara piano yang kental dengan nuansa power ballad, lagu ini diyakini bisa menjadi lagu perpisahan untuk banyak orang.

 

TEMA LAGU YANG KELAM

“Enggak semua hubungan berjalan baik. Kadang ada juga hubungan yang memang sudah enggak bisa diperjuangkan lagi dan harus segera diakhiri. Hal yang terbaik yang bisa kita lakukan adalah menerima kenyataan tersebut dan melanjutkan hidup,” ungkap Afgan. “Dari situlah inspirasi lagu ini tercipta. Dan, harapannya, bagi siapapun yang mendengarkan, bukan untuk menyuruh mereka jadi mudah menyerah dengan hubungan, tapi justru bisa memberikan energy positif untuk berani mengakhiri agar kedepannya hidup bisa lebih baik,” jelasnya.

 

Bersama Inu Numata, Simhala Avadana, dan Kitut, Afgan merampungkan lagu ini. “Kebetulan memang kita sudah beberapa kali kerja bareng sih untuk membuat lagu ‘Kunci Hati’ dan ‘Percayalah’. Dan bedanya di lagu ini, Marco Stefianno membantu sebagai arranger di lagu ini,” jelas Afgan. “Waktu itu kita emang lagi di studio dan menggarap album barunya Afgan. Gue berpikir, Afgan harus ada satu lagu ballad yang jadi ciri khasnya Afgan. Tapi, gue sendiri ngerasa level ballad di lagu ini sih lebih berat dibandingkan lagu-lagu Afgan sebelumnya. Makanya kita minta Marco Steffiano untuk mengaransemen lagunya karena pas banget sama nuansa gloomy di lirik ini,” ungkap Mhala selaku A&R dari Trinity Optima Production.

 

KAYA GAMBAR CINEMATIK

Untuk pertama kalinya, Afgan bekerjasama dengan Davy Linggar dalam penggarapan musik video “Sudah”. Pada kesempatan kali ini, Davy Linggar memilih Turki sebagai lokasi syutingnya. “Yang milih lokasi di Turki itu mas Davy sendiri sih ya. Dan pas kita nyampe di sana emang pas banget nuansa kelam dari lagu ini. Musik videonya benar-benar bisa membuat yang nonton ikut berimajinasi ke dalam lagunya. Suka banget sama hasilnya,” papar Afgan.

Dari Davy Linggar sendiri, Instanbul, Turki bukanlah pilihan pertamanya. Ia mengaku sempat terbesit kota Paris untuk penggarapan musik video ini. “Sejujurnya kota pertama yang saya terbayang saat mendengarkan lagu ini adalah kota Paris. Tapi setelah didengarkan berulang-ulang dan juga melihat referensi yang ada di Paris, saya merasa masih ada yang kurang dari jika kita menggarap musik videonya di kota ini,” papar Davy. “Dan kebetulan beberapa bulan sebelum saya mendapatkan tawaran untuk menggarap musik video ini, saya sempat ke Turki dan saya rasa mood yang ingin ditampilkan di lagu ini sangat cocok jika digarap di Istanbul. Akhirnya saya mengajukan pilihan  itu dan disanggupi oleh Afgan dan Trinity Optima Production,” tambahnya.

Ini merupakan kali pertama bagi Davy Linggar untuk bekerja sama dengan Afgan. Dan selama dua hari proses syuting di Instanbul, Davy sangat menghargai waktu yang diberikan oleh Afgan. “Saya sudah lama mendengar nama Afgan di dunia musik. Jadi, saat menggarap video klip ini, kurang lebihnya saya sudah cukup tahu bagaimana karakternya dia. Dan, selama proses syuting, Afgan cukup menyenangkan. Dan kebetulan tempat yang kita ambil juga tempat yang tidak terlalu ramai. Jadi semua berjalan lancar saja,” ungkap sang maestro visual ini. Kekaguman yang sama juga dimiliki oleh Afgan kepada Davy Linggar. “Nama Davy Linggar sih sudang sangat populer terutama dalam membuat visual. Dan yang saya suka dari video klip ini, mas Davy banyak memilih lokasi dengan pemandangan kota dan juga pemandangan alamnya yang mampu meng-enhance musiknya. Mas Davy mampu membuat perjalanan kami menjadi sebuah visual dengan cinematic yang luar biasa,” tambahnya.

Penasaran seperti apa sih musik video Afgan yang terbaru? Yuk, tonton langsung videonya dibawah ini. Lagunya sendiri sudah bisa didengarkan di radio seluruh Indonesia dan juga lagunya juga sudah tersedia di digital streaming kesayangan Anda.

 

 

 SUDAH (Lirik)

Tak perlu kau katakan

Isi hatimu

Semua telah tersirat

Di dua matamu

 

Simpan s’gala upaya

Tuk buatku percaya

Semua baik adanya

 

Terluka

Sendiri kupendam segala rasa

Karna aku tak bisa

Mengharapkan cinta yang tak akan pernah ada

 

Sudah

Kini ku melepaskan

Cinta

Yang dulu kubanggakan

Aku sadari semua ini

Memang bukan salahmu, aku tahu

 

Kamu bukan untukku

 

Ku kan melupakanmu walau tak bisa mudah

Ku kan bertahan, sudah

Composed by AFGANSYAH REZA / INU NUMATA / KITUT / SIMHALA AVADANA

Published by PT. MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT / PT. SONY MUSIC ENTERTAINMENT INDONESIA

Music Produced by MARCO STEFFIANO

Drums, Guitar, Synth & Programming by MARCO STEFFIANO

Bass by RISHANDA SINGGIH

Piano by KITUT

String Arrangement by ALVIN WITARSA

Violin by ALVIN WITARSA

Violin by SAPTADI KRISTIAWAN

Viola by ADI NUGROHO

Cello by  PUTRI JUREE

Recorded @Soundverve Std, Jkt Engineered by NICO PUTRA TANUJAYA

Vocal Produced by BOWO ‘SOULMATE’ @BrotherlandStd, JktEngineered by ADIT

Mixed by RAYENDRA SUNITO

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2018

Afgan Telah Menemukan Cinta Lamanya Kembali

 

Setelah sukses dengan lagu “Heaven” sebagai pembuka single dari album “Dekade”, kini Afgan telah siap dengan suguhan terbarunya, “Love Again”. Lewat lagu ini, Afgan ingin mengajak seluruh penikmat musik Indonesia untuk mengenang kembali perasaan cinta lama dengan nuansa musik 90-an.

 

LAGU THROWBACK

Nuansa beat R&B khas 90-an yang menyatu dengan vokal dari seorang Afgan membuat lagu “Love Again” sangat menyenangkan untuk didengar berulang kali. “Ini salah satu lagu favorit saya di album Dekade, karena di lagu ini saya benar-benar bisa menampilkan musik yang saya sukai,” ungkap Afgan. “Mungkin ini bentuk kerinduan saya terhadap musik 90-an, sehingga menjadi semacam throwback. Karena musik seperti ini lah yang sering saya dengarkan saat kecil dan kurang lebih mempengaruhi gaya bermusik saya hingga hari ini. Dan sejak awal, saya sudah mempercayakan Kitut untuk membuat progressive chord ke dalam lagu ini. Karena selama kerja bareng sama Kitut, saya perhatikan Kitut selalu bisa memberikan elemen RnB 90-an ke dalam musik yang saya inginkan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, dalam penggarapannya Afgan memastikan lirik yang ada di lagu ini pun bisa membawa pendengarnya kembali ke musik pop 90-an. “Saya dan Mhala sengaja mencari kata-kata yang biasa digunakan lagu-lagu di 90-an agar lebih terasa lagi kesan throwback nya,” papar penyanyi kelahiran tahun 1989 ini. “Di lagu ini saya sengaja mengusung tema yang cukup sedih di bagian lirik tapi musiknya up beat yang bikin semangat. Optimisme, mungkin adalah satu kata yang bisa menggambarkan lagu ini. Optimis kalau seseorang yang pernah dicintai bisa kembali bersama lagi,” tambahnya.

Menggunakan lirik berbahasa Inggris dan Indonesia, lagu ini mampu menjadi anthem bagi mereka yang masih dalam penantian cinta lama. “Lagu ini menceritakan tentang perasaan seseorang yang masih mengharapkan perasaan yang sama dengan sang mantan kekasih. Perasaan yang mungkin banyak dialami oleh banyak orang”, paparnya.

 

BEAT 90-AN

Awalnya, Afgan sempat ragu untuk memasukan lagu ini ke dalam album “Dekade”. Setelah bolak-balik revisi dan dibuat dua versi musik, akhirnya Afgan mantap memasukan lagu ini ke dalam album Dekade. “Kebetulan kami memang sedang kerja bareng dengan DJ asal Malaysia, Tatsuro Miller. Waktu itu dia mempresentasikan beat-beat snare 90-an yang kebetulan disukai oleh Afgan. Lalu, Kitut hadir dalam lagu ini membantu membuat circle chord, saya dan Afgan membuat notasi dan liriknya,” papar Simhala Avadana selaku A&R Trinity Optima Production. “Dan sudah sejak awal kami sudah setuju kalau konsep lagu ini akan menceritakan tentang perasaan seseorang yang masih hung up dengan mantannya. Baby have I ever crossed your mind? Jadi perasaan yang masih penasaran dengan sang mantan,” tambahnya.

Penasaran seperti apa lagu “Love Again”? Single “Love Again” sudah bisa didengarkan di seluruh radio di Indonesia dan juga telah tersedia di berbagai aplikasi streaming musik. Yuk tonton video klipnya!

LOVE AGAIN (LIRIK)

Percayalah

Hanya kamu yang terpatri di benakku

Tak pernah ada yang lain, singgah di sanubari

 

Pedih hati melupakan kisah kita

Ku disini ,kan slalu

Menanti ,dirimu

Walau waktu permainkan cinta

 

Uh, i still believe in you

I stil believe in us

Will find our love again

 

Uh, i still believe in you

I still believe in us

‘cause love will find a way

 

Mungkin kita memang butuh ruang

Sementara tuk sadari

Betapa rindu ini menyiksa

Karna berpisah darimu

 

Tell me girl, where are you now?

Oh whatchu doin, and who are you with

Tell me

Baby baby have i ever crossed your mind?

 

Ku yakin kau pun merasa

Seperti yang aku rasa

Percayalah cinta

Kan temukan jalannya

I’m still in love with you

 

Composed by TATSURO MILLER / AFGANSYAH REZA / KITUT / SIMHALA AVADANA

Original Publisher(s) by THE REC ROOM SDN. BHD. / PT. MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT / PT. SONY MUSIC ENTERTAINMENT INDONESIA

Sub Publisher(s) by PT. SUARA PUBLISINDO on behalf of UNIVERSAL MUSIC PUBLISHING SDN. BHD. / PT. MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT / PT. SONY MUSIC ENTERTAINMENT INDONESIA

Music Produced by TATSURO MILLER

Vocal Produced by BOWO ‘SOULMATE’ @Backbeat Std, Jkt

Engineered by UCUP

Mixed by ARI ‘ARU’ RENALDI

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2018

KEJUTAN SHOWCASE DI SATU DEKADE AFGAN

Siapa yang tak kenal Afgan. Musisi yang telah merintis karirnya dari usia 18 tahun ini, baru saja merayakan satu dekade karier musiknya lewat album “DEKADE”. Kumpulan hits terbaiknya selama 10 tahun terakhir terangkum dengan apik dalam album tersebut. “Ini adalah album yang bisa meringkas perjalanan karier saya selama 10 tahun terakhir. Di album ini terdapat 7 lagu lama, 3 lagu remake, dan 4 lagu baru. Adapun tiga lagu remake yang saya pilih yaitu ‘Sadis’, ‘Bukan Cinta Biasa’, dan ‘Bawalah Cintaku’. Lewat tiga lagu inilah nama saya dikenal publik. Dan di album ini, lagu-lagu tersebut di aransemen ulang dengan sound yang lebih kekinian. Sedangkan di empat lagu baru ini saya ingin menunjukkan kalau musik pop yang saya usung saat ini juga dipengaruhi dengan beat-beat R&B 90-an yang memang sudah saya suka sejak lama,” ungkap Afgan.

Dan, untuk merayakan peluncuran album “DeEKADE” dan juga perayaan 10 tahunnya dalam industri musik, Afgan telah mempersiapkan penampilan spesial bagi penggemarnya. Sebuah showcase special bertajuk “Afgan Satu Dekade” akan diselenggarakan pada tanggal 12 April mendatang di Soehanna Hall, Energy Building, Jakarta Selatan. Sebagai partner, JOOX telah mempersiapkan rangkaian acara seru untuk menambah antusias para Afganisme yang ingin menyaksikan penampilan Afgan dan juga berkesempatan membawa pulang uang senilai 10 juta rupiah.

 

Penasaran? Caranya gampang. Cukup membuat playlist lagu Afgan di aplikasi JOOX, lalu share playlist yang sudah dibuat ke akun Facebook dengan menggunakan tanda pagar #JOOXAFGANDEKADE dan mention @JOOX di dalam captionnya. 10 pemenang berkesempatan menyaksikan penampilan Afgan di Showcase “Afgan Satu Dekade” dan satu pemenang favorit akan membawa uang tunai senilai 10 juta rupiah. Program ini hanya berlangsung sampai 30 Maret 2018. Jadi jangan sampai ketinggalan yaa. Untuk info lebih lanjut bisa dilihat di akun instagram @jooxid.

New Album – DEKADE AFGAN “10 Tahun Eksplorasi Jati Diri Musik”

Untuk bisa bertahan di industri musik dalam negeri jelas bukan perkara mudah. Karena dibalik hasil karya-karyanya yang ikonik, tiap musisi memiliki perjuangannya tersendiri dalam menjaga eksistensinya. Tidak terkecuali  Afgan. Musisi yang telah mengawali karier sejak tahun 2008 ini memiliki ceritanya tersendiri untuk mencapai kesuksesannya saat ini.

 

Apa makna album “Dekade” ini untuk Afgan sendiri?

“Ini adalah album yang bisa meringkas perjalanan karier saya selama 10 tahun terakhir. Di album ini terdapat 7 lagu lama, 3 lagu remake, dan 4 lagu baru. Adapun tiga lagu remake yang saya pilih yaitu ‘Sadis’, ‘Bukan Cinta Biasa’, dan ‘Bawalah Cintaku’. Lewat tiga lagu inilah nama saya dikenal publik. Dan di album ini, lagu-lagu tersebut di aransemen ulang dengan sound yang lebih kekinian. Sedangkan di empat lagu baru ini saya ingin menunjukkan kalau musik pop yang saya usung saat ini juga dipengaruhi dengan beat-beat R&B 90-an yang memang sudah saya suka sejak lama.”

 

Setelah 10 Tahun Berkarya, apa yang berubah dari Afgan?

“Enggak ada yang berubah. Saya masih jadi diri saya sendiri. Saya masih memiliki insekuritas yang tinggi, masih enggak percaya diri, masih punya rasa takut. Semua masih ada pada diri saya. Tapi saya sendiri banyak merasa berkembang dari segi musikalitas, performance, dan taste music. Kalau Afgan yang dulu mungkin masih mencari-cari tahu gaya apa yang pas, akhirnya coba tiru sana sini. Setelah 10 tahun, saya sudah di tahap yang tahu apa yang saya mau. Saya juga sudah lebih nyaman untuk menjadi diri sendiri. Dan lebih yakin dengan apa karya yang saya kerjakan.”

 

Apa yang bisa diekspektasikan dari Afganisme ataupun pendengar musik nasional dari album ini?

“Saya berharap mereka bisa melihat perkembangan dan pendewasaan saya dalam bermusik selama 10 tahun terkahir. Saya berharap mereka bisa bernostalgia dengan beberapa lagu lama yang ada di album ini, tapi juga mereka bisa mendengar eksplorasi musik yang saya hadirkan di album ini.”

 

Jika Afgan di tahun 2008 melihat Afgan hari ini, apa yang akan dia rasakan?

“Saya rasa dia akan bangga dengan seluruh proses yang saya jalani hingga hari ini. Karena saya tahu, perjalanan berkarya selama 10 tahun ini tidaklah mudah baginya. Karena Afgan di masa itu punya low self esteem, tidak punya teman dan sangat pemalu. Dan setelah 10 tahun, banyak hal yang telah berkembang dari kepiribadian maupun pemikiran saya. Tapi bukan berarti saya sudah menjadi diri saya yang sempurna, saya merasa masih punya banyak ruang untuk perbaikan. The best is yet to come.

 

Di dalam membuat album kelimanya ini, Afgan tidak sendiri. Bersama Simhala Avadana, selaku A&R dari Trinity Optima Production, dan beberapa arranger pilihan, turut membantu Afgan untuk merampungkan album ini. “Yang saya suka dari album ini, Afgan mau mengeksplorasi ranah musik yang tidak biasa dari album-album dia sebelumnya.” Ungkap Mhala. “Di album ini kita bisa sama-sama dengar Afgan membawakan lagu ‘Sadis’ dengan sentuhan rock blues 80-an, ada juga lagu ‘Love Again’ yang dibawakan dengan lagu upbeat 90-an. Benar-benar sebuah memoar musik yang terangkum dengan apik selama 10 tahun Afgan berkarya,” tambahnya.

 

Dalam pembuatan album ini, Afgan memang lebih detail dan sangat kritis dengan karya-karyanya. Sangat besar peran serta Afgan dalam pembuatan album ini , mulai dari penulisan lagu, pemilihan notasi sampai pemilihan mastering di Inggris. Dan dalam waktu dua bulan, album DEKADE ini pun bisa diselesaikannya. Dan hasilnya sangat memuaskan, nuansa keseluruhan album yang hangat dengan rasa nostalgia yang tinggi bisa dinikmati di berbagai situasi. Berikut trek demi trek yang ada di album ini:

 

Love Again

Untuk pembuka album DEKADE ini, sebuah lagu yang di aransemen Tatsuro Miller menjadi pilihannya. Lagu dengan beat pop R&B khas 90-an menyatu dengan vokal Afgan yang khas membuat lagu “Love Again” ini sangat menyenangkan untuk didengar berulang kali. Menggunakan lirik berbahasa Inggris dan Indonesia, lagu ini mampu menjadi anthem bagi mereka yang masih dalam penantian cinta lama.

 

Sudah

Afgan kembali membawakan lagu power ballad yang menjadi ciri khasnya ke dalam trek kedua, “Sudah”. Di lagu ini, Afgan berhasil memperlihatkan sisi lainnya dalam bermusik. Diproduseri oleh Marco Steffiano, nuansa musik yang sedikit kelam terasa sejak intro pianonya. Lirik lagunya sendiri tak kalah dramatis, lagu ini menceritakan perasaan seorang kekasih yang menyadari kalau pasangannya tidak akan bisa mencintainya seutuhnya. Kisah cinta yang mungkin banyak bisa dirasakan banyak orang.

 

Heaven

Kolaborasi ini merupakan project yang berawal dari sebuah “kebetulan”, dimana Rendy dan Afgan merasa buntu pada sesi workshop penulisan lagu yang sedang mereka lakukan, lalu mereka berinisiatif untuk mengajak Isyana bergabung. Hanya butuh waktu setengah jam, Lagu HEAVEN berhasil dibuat oleh ketiganya dengan konsep simple, ringan, easy listening dengan nuansa yang menebar kebahagiaan. “Lagu HEAVEN ini sendiri bercerita tentang sosok orang yang kita cintai dan setiap kita ada didekat mereka, kita merasa bahagia. Jadi HEAVEN disini merupakan perumpamaan perasaan saat berada didekat orang terkasih,” cerita Isyana mengenai lagu ini.

 

Take Me Back

Tatanan musik yang berbeda dari karya-karya Afgan sebelumnya terdengar lantang di lagu “Take Me Back”. Di lagu ini, aransemen R&B dengan dominasi beat-beat hip hop yang kental, menyatu sempurna dengan vokal Afgan yang khas. Dilengkapi dengan rap lincah dari uprising Indonesian rapper, Ramengvrl, lagu hasil workshop di Malaysia bersama SonaOne ini tidak hanya sarat makna cinta tapi juga cocok untuk menjadi teman lari pagi yang pas.

 

Sadis

Setelah 10 tahun berlalu, lagu “Sadis” akhirnya hadir dengan aransemen yang berbeda. Lagu yang memiliki nilai historis yang cukup tinggi untuk karier bermusik Afgan ini mendapatkan aransemen yang cukup unik. Tanpa meninggalkan alunan piano yang menjadi ciri khasnya, lagu “Sadis” mendapatkan sentuhan rock blues 80-an di bagian refrain-nya. Lewat lagu ini, Marco Steffiano selaku arranger, ingin menyisipkan sisi rock and roll dari Afgan yang selama ini tidak pernah ditampilkannya. Dan hasilnya, menakjubkan!

 

Bukan Cinta Biasa

Di album ini, lagu “Bukan Cinta Biasa” diaransemen dengan sangat hati-hati dan juga detail mengingat lagu ini punya nilai historic tersendiri untuk Afgan. Tanpa meninggalkan karakter asli dari lagu ini sendiri, Ari ‘Aru’ Renaldi memberikan aransemen musik yang berbeda kedalamnya. Suara petikan gitar akustik dan alunan biola yang cukup dominan, lagu “Bukan Cinta Biasa” di album ini menawarkan sesuatu yang terdengar baru tanpa meninggalkan elemen nostalgia yang ada di dalamnya.  Afgan sendiri banyak memberikan nada falsetto nya untuk memaksimalkan kebaruan yang ada di lagu ini.

 

Bawalah Cintaku

Mengaransemen ulang lagu yang sangat dicintai oleh banyak orang bukanlah perkara mudah. Namun Andi Rianto mampu meracik ulang lagu yang sangat ikonik ini dengan gaya bermusiknya yang khas. Alunan nada yang begitu megah dari lagu ini diubah begitu indah dengan menggunakan aransemen sederhana dari piano, strings, woodwinds, tanpa rhythm section. Keelokan liriknya yang romantis kian istimewa dengan kehadiran Sheila Majid dalam lagu ini. Warna suaranya Sheila yang khas berpadu sempurna dengan karakter vokal Afgan. Lagu lama karya Bebi Romeo ini pun terdengar seperti sebuah lagu baru.

 

Knock Me Out

Sebuah lagu bernuansa pop R&B ceria dengan sound yang fresh dan fun, menggabungkan lirik bahasa Inggris dan bahasa Indonesia yang mengekspresikan rasa bahagia saat menemukan cinta sejati. Lagu ini sempat mendulang popularitas di tahun 2015. Mulai dari beragam penghargaan musik Indonesia dan hingga menjadi jingle iklan produk kecantikan di dapatkan lagu ini sendiri. Lagu yang menceritakan tentang penantian yang sudah berakhir karena bertemu dengan seseorang yang sangat spesial di hati. “Ibaratnya seperti menemukan seseorang yang benar-benar membuat saya terpana, merasa cocok dan berjanji tidak akan melepaskannya,“ ucap Afgan.

 

 Kunci Hati

Afgan menulis lagu ini pada 2015 lalu, bersama sahabatnya, Inu Numata. Bernada sederhana, namun melodius. Berlirik indah dan meaningful, dengan olahan musik yang menghenyakkan. Menyuguhkan kisah jatuh cinta yang sederhana, yang kemungkinan pernah dialami banyak orang. Salah satu keistimewaannya adalah dengan terlibatnya olahan aransemen string dari Ari Renaldi yang dieksekusi oleh Budapest Scoring Strings, Hongaria. Membuat kesederhanaan pesan dari lagu ini menjadi lebih bermakna.

 

Percayalah

Suara vokal Afgan yang ikonik selalu mampu kawin dengan sempurna penyanyi pop wanita. Tak terkecuali dengan Raisa. Setelah sukses berduet dengan Rossa lewat lagu “Kamu Yang Ku Tunggu”, kini giliran Raisa, penyanyi berwajah cantik dan bersuara emas yang telah mencuri hati para pencinta musik Indonesia sejak awal kemunculannya yang digaet Afgan untuk berduet. Sebuah kejutan manis bagi pemuja kedua solois papan atas ini. Lagu super romantis yang diaransemen dengan sangat indah oleh Ari Aru Renaldi ini sendiri bercerita tentang cinta sejati, dan sukses dijadikan lagu tema untuk film “London Love Story”. Kolaborasi ini begitu dicintai oleh pendengar musik Indonesia, hal tersebut terlihat dari besarnya jumlah penjualan musik digital. Lagu ini berhasil berada di top song RBT dari tahun 2015 sampai tahun 2017.

 

Panah Asmara

Lagu yang dulu dipopulerkan oleh Alm. Chrisye di tahun 90an, sukses dibawakan ulang oleh Afgan dengan nuansa baru dan lebih fresh. Lagu yang diluncurkan pada tahun 2011 ini berhasil membuat penggemar Afgan terpukau dengan gaya bermusiknya yang berbeda dari biasanya. Jauh dari bayang-bayang melankolis yang pop, untuk pertama kalinya Afgan terdengar enerjetik dalam sebuah produksi musik. Perubahannya yang signifikan begitu dicintai penggemar musik Indonesia. Penghargaan Anugerah Musik Indonesia untuk musik Pop terbaik dan juga mix engineer terbaik di dapatkan Afgan untuk lagu ini.

 

Setia Menunggu

Nada lirih sarat kegelisahan menjadi nadi utama lagu karya Badai Kerispatih yang lantas dimatangkan olahan musiknya oleh gitaris dan produser Tohpati ini. Hanya dihidupkan oleh dialog gesekan cello bernada murung dengan petikan gitar akustik yang seolah menegarkan. Tak diragukan penghayatan vokal Afgan di sini, dan kembali menonjolkan kekuatannya dalam melantunkan lagu-lagu bernada pelan.

 

Kamu Yang Kutunggu

Di tahun 2014, Rossa meluncurkan single keduanya untuk album “Love, Live, & Music”. Di lagu ini, Rossa tak bernyanyi sendiri namun ia menggandeng Afgan sebagai teman duetnya. Walaupun sudah bersahabat sejak lama, lagu ciptaan Alam Urbach ini merupakan single duet perdana Rossa dan Afgan. Lagu ini menceritakan tentang sebuah mimpi dan kepercayaan akan cinta yang membuat penantian terbayar dengan sempurna. Andi Rianto adalah composer musik di lagu “Kamu Yang Ku Tunggu” ini, dengan alunan nada dari piano yang mendominasi lagu ini menjadi semakin romantis. Tipikal lagu yang tepat untuk diputar di momen-momen romantis seperti hari pernikahan atau anniversary. Overall, love is a celebration of life!

 

Jodoh Pasti Bertemu

Lagu yang dirilis tahun 2012 ini memang masih banyak dicintai oleh banyak pendengar musik Indonesia hingga hari ini. Menurut saya jodoh pasti bertemu ini mengajarkan keikhlasan. “Di liriknya lagunya menyatakan kalau kamu bukan jodohku, aku gak mengharapkan dia,” ungkap Afgan. Lagu ini juga sempat mengisi soundtrack film “Madre” di tahun 2013 dan berhasil memperoleh beragam nominasi penghargaan musik baik dari dalam maupun luar negeri.

 

Menyambut direleasenya album “DEKADE” ini, serangkaian vlog behind the scene telah Afgan siapkan untuk penggemarnya di akun Youtube Trinity Optima Production. Mulai dari proses penulisan lagu sampai rekaman ia tampilkan di vlog ini. Dan sebuah video ucapan terima kasih Afgan kepada Afganisme yang selama ini mendukung kariernya juga telah ia siapkan untuk merayakan peluncuran album “DEKADE” ini. Albumnya sendiri telah diluncurkan pada tanggal 21 Februari lalu di seluruh platform digital. Selain itu, pastinya, penjualan CD album “DEKADE” dari Afgan dijual secara eksklusif di KFC seluruh Indonesia.

 

Kolaborasi 3 Pop Star, Afgan, Isyana, dan Rendy Bersatu Dalam Heaven

Afgan, Isyana, Rendy - Lagu Heaven

Valentine’s Day tahun ini dirasa sangat berbeda untuk penyanyi Afgansyah Reza, Isyana Sarasvati, dan Rendy Pandugo. Untuk pertama kalinya mereka berkolaborasi dalam 1 project yang sama yaitu sebuah lagu berjudul ”HEAVEN” yang dirilis pada tanggal 14 Februari 2018.

Kolaborasi ini merupakan project yang berawal dari sebuah “kebetulan”, dimana Rendy dan Afgan merasa buntu pada sesi workshop penulisan lagu yang sedang mereka lakukan, lalu mereka berinisiatif untuk mengajak Isyana bergabung. Dalam waktu hanya setengah jam, Lagu HEAVEN berhasil dibuat oleh ketiganya dengan konsep simple, ringan, easy listening dengan nuansa yang menebar kebahagiaan.

Tanggal 14 Februari merupakan tanggal yang dipilih untuk merilis lagu ini karena lagunya sangat menggambarkan cinta yang tidak rumit, simpel dan membawa perasaan bahagia.

“Lagu HEAVEN ini sendiri bercerita tentang sosok orang yang kita cintai dan setiap kita ada didekat mereka, kita merasa bahagia. Jadi HEAVEN disini merupakan perumpamaan perasaan saat berada didekat orang terkasih” cerita Isyana mengenai lagu ini.

“Harapannya sih dengan lagu ini, orang-orang mulai lagi menebar kebahagiaan, bahwa cinta tidak perlu dibuat rumit “ kata Rendy.

“Kita pengennya bahwa kolaborasi ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat dan juga diharapkan bisa menembus pasar ASIA, karena lagu ini akan dirilis di 3 Negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Singapore. Itupula alasan kenapa lagu ini dibuat dalam bahasa Inggris “ ujar Mahavira Wisnu selaku A&R Director Sony Music Entertainment Indonesia.

 

HEAVEN adalah Kolaborasi 3 Artist dan 2 Label

Dalam kurun waktu hanya 3 bulan dari mulai membuat lagu hingga rekaman, project kebetulan dari ketiga pop star ini merupakan perdana dalam dunia musik. Memiliki kekuatan karakter dari masing-masing penyanyi diharapkan dapat memberikan suguhan musik yang berbeda untuk masyarakat.

Perbedaan label yang menaungi 3 artist ini tidak menjadi penghalang untuk berkolaborasi. Isyana dan Rendy berada pada Sony Music Entertainment Indonesia sedangkan Afgan berada dibawah naungan Trinity Optima Production. Tidak ada halangan tidak ada batasan, karena sejatinya musik adalah senjata yang bisa menyatukan bukan memisahkan. Dengan musikalitas dan karakter berbeda dari 3 artist ini akhirnya tercipta karya kolaborasi yang apik.

Pada tanggal 21 Februari 2018 nanti, lagu HEAVEN akan dihadirkan dalam sebuah bentuk pertunjukan live music yang akan di gelar di The Pallas Jakarta.

 

Afgan, Isyana dan Rendy yang Saling Mengagumi

“Personally gw sangat mengagumi dua-duanya, bahkan waktu workshop bareng Rendy sempet ngerasa gak pede karena Rendy jago banget main gitarnya. Intinya mereka talented dan seru banget“. ujar Afgan menceritakan kekagumannya terhadap Isyana dan Randy.

“Dari awal diajak buat gabung dan punya ide buat bikin lagu bareng langsung udah berasa banget feel-nya, istilahnya kita satu frekuensi, dan mereka berdua sangat open minded.” ujar Isyana

“Dulu sebelum pindah ke Jakarta, sering banget cover lagu Afgan dan sekarang kerja bareng, sempet merasa sangat gak pede, tapi Afgan ternyata seru banget” tambah Rendy.

 

Tentang Afgan

Afgansyah Reza lahir dan besar di Jakarta pada tanggal 27 Mei 1989 dari keluarga penikmat musik. Karier bermusiknya dimulai di tahun 2008 ketika ia dan teman-temannya membuat sebuah album musik personal di sebuah studio rekaman. Hasil rekaman tersebut menarik perhatian seorang produser untuk mengajak Afgan menjadi penyanyi professional. Dengan warna vokalnya ikonik, dan lewat lagu yang pop romantis seperti “Sadis” dan “Bukan Cinta Biasa”, Afgansyah Reza sukses mendulang kepopulerannya sebagai penyanyi solo terbaik di Indonesia.

Baca: Profil Afgansyah Reza

Mengusung genre musik pop, soul, jazz, dan R&B, Afgan tidak hanya mencuri perhatian penikmat musik nasional tapi juga internasional seperti Singapura, Malaysia, Brunei Darusalam, Taiwan, dan masih banyak lagi lainnya. Di tahun 2016, Afgan juga sukses melangsungkan konser Asia Tour yang berhasil terjual habis di seluruh Asia.

Sejak kehadirannya sudah beragam penghargaan yang ia dapatkan. Mulai dari MTV Indonesia Awards, Nickelodeon Indonesia Kids Choice Awards, Anugerah Planet Musik, Anugerah Musik Indonesia, dan masih banyak lagi lainnya.

Pada Februari 2018 ini Afgan merilis album DEKADE yang berisikan kumpulan lagu – lagu terbaik selama 10 tahun berkarir. Lagu HEAVEN termasuk ke dalam album tersebut dan di daulat menjadi single pertama.

 

Afgan with Isyana Sarasvati & Rendy Pandugo – Heaven | Video Lirik
https://youtu.be/wIxEEkJZuVU

Lirik Lagu Kunci Hati

Afgan - Lirik Lagu
Penyanyi: Afgan
Judul Lagu: Kunci Hati

Lirik Lagu Kunci Hati

Teringat pada saat itu
Tertegun lamunanku melihatmu
Tulus senyumanmu
Sejenak tenangkan
Hatiku yang telah lama tak menentu

Rasa sepi yang telah sekian lama
Selimuti ruang hati yang kosong
Perlahan tlah sirna
Bersama hangatnya
Kasihmu yang buatku percaya lagi

Dan ku akui
Hanyalah dirimu
Yang bisa merubah segala
Sudut pandang gila

Yang kurasakan tentang cinta
Yang selama ini menutup pintu hatiku
Yang kini tlah kau buka

Disaat ku sudah lelah mencari
Disaat hati ini tlah terkunci
Kau datang membawa
Seberkas harapan
Engkau yang memiliki kunci hatiku

Dan ku akui
Hanyalah dirimu
Yang bisa merubah segala
Sudut pandang gila
Yang kurasakan tentang cinta
Yang selama ini menutup pintu hatiku
Yang kini tlah kau buka

Tiada kata yang mampu
Utarakan betapa indah
Ijin kan ku tuk selalu
Berada disampingmu

 

Afgan – Kunci Hati | Official Video Clip
https://www.youtube.com/watch?v=JYlAdZkpWIQ

kembali ke:
Daftar Lirik Afgan

Daftar Artis

Lirik Lagu Yang Kutahu Cinta Itu Indah

Afgan - Lirik Lagu
Penyanyi: Afgan feat Nagita Slavina
Judul Lagu: Yang Kutahu Cinta Itu Indah

Lirik Lagu Yang Kutahu Cinta Itu Indah

Tak pernah aku membayangkannya
Bila insan sedang patah hati
Kali ini ku rasakan sesungguhnya

Siang hari ku bagaikan malam
Pelangi pun berwana kan gelap
Ini kah yang di namakan patah hati

Tak ingin ku jalani cInta yang begini
Yang kutahu cinta itu indah
Tak ingin ku rasakan jiwa yang tak tenang
Ku mau kau tetap disisiku

Siang hariku bagaikan malam
Pelangi pun berwarnakan gelap
Ini kah yang dinamakan patah hati

Tak ingin ku jalani cInta yang begini
Yang kutahu cinta itu indah
Tak ingin ku rasakan jiwa yang tak tenang
Ku mau kau tetap disisiku

dan tak ingin ku rasakan
jiwa yang tak tenang
ku mau kau tetap disisiku

Siang hariku bagaikan malam

Pelangi pun berwarnakan gelap

 

AFGAN | Official Playlist
https://www.youtube.com/watch?v=IYwroQ7Li7s&list=PL6627962731AFD8DA

kembali ke:
Daftar Lirik Afgan

Daftar Artis

Lirik Lagu X (Feat. SonaOne)

Afgan - Lirik Lagu
Penyanyi: Afgan
Judul Lagu: X (feat. SonaOne)

Lirik Lagu X

Melihatmu
Terbangkan kembali semua ingatan
Tentang kamu, yang telah berlalu
Kusadari
Janji yang terikat berada di jari manismu
Ku terdiam, ingin menghilang

Saat ku mencoba
Menghapus semua rasa yang pernah ada
Kau datang di hadapanku
Hati ini tak siap untuk terima adanya

Dan aku yang tak bisa
Mencoba untuk hindari
Hilangkan semua rasa
Cinta yang membuatku
Berat untuk menyadari
Kini kau tlah bahagia, tanpaku

Sekejap kau datang di hadapanku
Menyapu semua pertahananku
Tak bisa lagi ku berkata kata
Kau yang selalu di benakku

Saat ku mencoba
Menghapus semua rasa yang pernah ada
Kau datang di hadapanku
Hati ini tak siap untuk terima adanya

Dan aku yang tak bisa
Mencoba untuk hindari
Hilangkan semua rasa
Cinta yang membuatku
Berat untuk menyadari
Kini kau tlah bahagia, tanpaku

I wish I could turn back time
I don’t want to say goodbye
I wish I could turn back time
I don’t wanna say goodbye
I don’t ever wanna say goodbye

Dan aku yang tak bisa
Mencoba untuk hindari
Hilangkan semua rasa
Cinta yang membuatku
Berat untuk menyadari
Kini kau tlah bahagia, tanpaku

Afgan Feat SonaOne – X | Official Video Clip
https://www.youtube.com/watch?v=IYwroQ7Li7s

kembali ke:
Daftar Lirik Afgan

Daftar Artis