trinity_logo_web.png
Menu

Kala Istana Negara Menjadi Panggung Musik Anak Bangsa Penuh Talenta

26 August 2019,   By ,   0 Comments

Suasana berbeda tampak di Istana Negara, Jakarta, Jumat (23/8/2019) malam ini. Berbeda dengan biasanya yang formal dan cenderung kaku, panggung kecil berdiri di ujung ruangan Istana Negara. Alat-alat musik berada di panggung itu, sementara di depannya berderet-deret kursi.

Dengan suasana ini, sepintas Istana Negara pun terlihat sebagai arena konser musik dibandingkan acara kenegaraan. Malam ini memang sedang digelar acara Talenta Muda Bhineka Tunggal Ika, konser mini bagi talenta-talenta muda Indonesia berprestasi.

Mereka yang mengisi acara tersebut antara lain: Gita Bumi Voices yang merupakan peraih medali emas pada ajang Grand Prix of Nations and 4th European Choir Games 2019 di Gothenberg, Swedia. Mereka mengalahkan 36 negara lainnya. Selain itu ada Trust Orchestra, peraih medali emas di ajang The World Orchestra Festival 2019 di Wina, Austria. Turut tampil pula Lyodra M Ginting yang merupakan peraih Honorable Winner Prix of Sanremo Junior Committee 2017. Dian Sorowea, penyanyi asal NTT yang memiliki video youtube ratusan juta viewers. Josephine Alexandra, Gitaris Finger Style Indonesia. Prisca Yosevine, pemain bass muda. Kafin Sulthan, musisi muda. Adikara Fardy, penyanyi yang dikenal masyarakat lewat youtube. Faye Risakotta, penyanyi asal Maluku yang mulai bernyanyi dan menulis lagu sejak umur 7 tahun. RND Hip Hop Generation, Grup rap cilik asal Pulau Rote. Alvin Klod, drummer cilik yang telah disupport oleh produk drum bertaraf internasional. Ray Prasetya drummer muda yang ikut berkontribusi sebagai session drummer Opening/Closing Ceremony Asian 2018. Ronald Steven, Music Director dalam Opening/Closing Ceremony Asian 2018. Vien Reyes, anak muda berbakat asal Papua. Sara Fajira, penyanyi asal Surabaya peraih Best New Artiste (Female) Anugerah Planet Muzik 2018. Ganzer Lana, pemain sasando asal NTT. Gregorius Argo, pemain gitar sape Kalimantan. Betari, penyanyi tunanetra asal Bandung yang tampil dalam konser Yura Yunita.

“Malam ini kita akan menyaksikan penampilan dari talenta-talenta muda dari Bhinneka Tunggal Ika. Seperti juga hadirin yang ada di sini, beragam sekali. Dari profesi, dari usia, dari wajah-wajah di sini Bhinneka Tunggal Ika. Ini penting bahwa keragaman kita adalah kekayaan kita,” kata Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf saat membuka acara di Istana Negara, Jumat (23/8/2019).

Triawan berharap di masa mendatang anak-anak muda Indonesia dapat menjadi konten bagi kekayaan budaya Indonesia. Bekraf pun terus melakukan penguatan untuk ekosistem dan kapasitas talenta muda.

“Bahkan kami bawa juga ke luar negeri untuk ditampilkan, di mana sekarang Asia sedang menjadi perhatian. Di situ lah kesempatan kita, untuk talenta-talenta muda Indonesia menunjukkan bakatnya,” tutur Triawan.

Triawan mengatakan, acara seperti ini akan terus dibudayakan. Presiden Joko Widodo juga telah menyampaikan dukungan.
“Pak Presiden tadi juga sampaikan bahwa ke depannya setelah acara ini para talenta-talenta yang kita saksikan ini akan ditampilkan satu persatu pada acara yang ada di istana. Istana adalah milik kita, bukan lagi tempat yang sakral,” ujarnya.

 

Sebenarnya ini kali kedua Istama Negara menjadi tempat konser. Pada 17 Agustus lalu, grub musik RAN sempat tampil menghibur para anggota Paskibraka dan Gita Bahana Nusantara dalam acara ramah tamah dengan Presiden Jokowi. Klik disini untuk menyaksikan sedikit cuplikan ketika Presiden Jokowi menyapa para talenta muda Bhinneka Tunggal Ika di Istana Negara (23 Agustus 2019).