GIF TOP  

Seputar Artis

Ungu Rilis Video Clip Terbaru “AKU TAHU”

51

Lagu ‘Aku Tahu’ dari album terbaru Mozaik yang di release Maret 2015 ini diciptakan oleh Pasha, sang vokalis. Apabila didengarkan seksama lagu ini kembali mengingatkan kita pada hits-hits Ungu di album sebelumnya, khas dengan nuansa cinta yang mellow. Tapi yang membuat lagu ini berbeda dan fresh adalah aransemen yang tidak bernuansa nge-band seperti yang sebelumnya.

Cerita di dalam lagu ini juga membuat kita terenyuh kedalam lirik lagunya, dimana Pasha mencoba menggambarkan kegalauan hati seseorang yang sedang dalam persimpangan cinta di hidupnya karena suatu keadaan dan harus memilih cinta sejatinya. Apakah cinta sejati itu rela menunggu?

Lagu ini sendiri di aransemen oleh Stephan Santoso, seorang musisi yang dikenal bertangan dingin dalam urusan penggarapan mixing dan mastering album sejumlah musisi besar Indonesia seperti padi, Sheila On 7, The Changcuters & Edane. Suara Pasha sebagai vokalis yang khas serta perpaduan kepiawaian bermusik dari Enda, Oncy, Makki dan Rowman membuat lagu ini terasa lebih dalam dengan notasi yang easy listening untuk dinikmati.

Album Mozaik merupakan full-album yang ke-12 yang dihasilkan UNGU selama berkarir di dunia musik. Filosofi dari kata “mozaik” sendiri memiliki arti gambar atau citra yang terdiri dari berbagai warna yang seakan acak namun ternyata memiliki keindahan. Seperti kata Mozaik itu sendiri, Ungu mencoba bermetamorfosa dan mencoba sesuatu yang baru, baik secara musikalitas maupun performa. Yang unik di album Ungu kali ini adalah untuk pertama kalinya Ungu bekerjasama dengan para produser handal Indonesia sebagai music director dalam membuat karya- karya yang bisa menghasilkan warna baru & breaktrough.

Kekuatan Ungu dalam lagu-lagu di album terbaru mereka dan 18 tahun sudah berkarya,rasanya mampu menepis gosip goyahnya Ungu dan justru makin mengokohkan keberadaan Ungu di dunia musik Indonesia. Dan album “Mozaik” dari Ungu ini, telah rilis di KFC Store Se-Indonesia pada tanggal 10 Maret 2015. Semoga album ini akan menjadi album yang sangat ditunggu oleh para Cliquers (sebutan buat Fans Ungu) dan di berbagai insan musik baik di tanah air maupun di luar Indonesia.

Nah kalian bisa tonton video clip “Aku Tahu” di http://bit.ly/akutahu

Angela Nazar Tampil Memukau Penonton Java Jazz Festival 2015

Angela Nazar JJF 2015

Penyanyi muda Angela Nazar tampil energik di hari pertama pagelaran acara Java Jazz Festival (JJF) 2015 yang diselenggarakan di JIExpo Kemayoran Jakarta, Jumat 6 Maret 2015. Penyanyi jebolan X-Factor Belanda yang kini menetap dan berkarier di Indonesia ini, terlihat sangat cantik dengan pakaian serba hitam.

Angela tampil sukses menghibur para penonton yang hadir di Java Jazz Coffee Stage dengan berbagai lagu yang dibawakannya. Angela membuka penampilannya malam itu pada pukul 21.45 wib dengan lagu “Problem” dari Ariana Grande. Beberapa lagu bernuansa jazz seperti “Fever”, “A Woman’s Worth” dan “Thrift Shop” pun berhasil dilantunkannya dengan sempurna.

Beberapa kali penonton mendapat surprise manis dari Angela dengan menyanyikan lagu-lagu yang diaransemen jauh dari versi aslinya seperti lagu “Sakitnya Tuh Disini” milik Cita Citata yang dinyanyikan dalam versi R&B dan lagu “Chandelier” milik Sia yang dibawakannya dalam versi Jazz Swing. Angela juga menunjukkan kemampuan bernyanyi dengan lagu upbeat “Uptown Funk” dan membuat penonton ikut bernyanyi dan bergoyang bersamanya.

Angela menutup penampilannya malam itu dengan menyanyikan single perdananya “Demi Hati” ciptaan Yovie Widianto yang menjadi soundtrack film layar lebar ‘Mantan Terindah’. Total 10 lagu yang dibawakan Angela Nazar malam itu antara lain : Problem, Fever, Thrift Shop, I’m The Only One, Uptown Funk, Chandelier, A Woman’s  Worth, I Can’t Make You Love Me, Sakitnya Tuh Disini dan Demi Hati.

TOP NEW SINGLE : “Aku Tahu” by UNGU

 

6

 

Lagu ‘Aku Tahu’ dari album terbaru Mozaik yang akan di release Maret 2015 ini diciptakan oleh Pasha, sang vokalis. Apabila didengarkan seksama lagu ini kembali mengingatkan kita pada hits-hits Ungu di album sebelumnya, khas dengan nuansa cinta yang mellow. Tapi yang membuat lagu ini berbeda dan fresh adalah aransemen yang tidak bernuansa nge-band seperti yang sebelumnya.

 

Cerita di dalam lagu ini juga membuat kita terenyuh kedalam lirik lagunya, dimana Pasha mencoba menggambarkan kegalauan hati seseorang yang sedang dalam persimpangan cinta di hidupnya karena suatu keadaan dan harus memilih cinta sejatinya. Apakah cinta sejati itu rela menunggu?

 

Lagu ini sendiri di aransemen oleh Stephan Santoso, seorang musisi yang dikenal bertangan dingin dalam urusan penggarapan mixing dan mastering album sejumlah musisi besar Indonesia seperti padi, Sheila On 7, The Changcuters & Edane. Suara Pasha sebagai vokalis yang khas serta perpaduan kepiawaian bermusik dari Enda, Oncy, Makki dan Rowman membuat lagu ini terasa lebih dalam dengan notasi yang easy listening untuk dinikmati.

 

Album Mozaik merupakan full-album yang ke-12 yang dihasilkan UNGU selama berkarir di dunia musik. Filosofi dari kata “mozaik” sendiri memiliki arti gambar atau citra yang terdiri dari berbagai warna yang seakan acak namun ternyata memiliki keindahan. Seperti kata Mozaik itu sendiri, Ungu mencoba bermetamorfosa dan mencoba sesuatu yang baru, baik secara musikalitas maupun performa. Yang unik di album Ungu kali ini adalah untuk pertama kalinya Ungu bekerjasama dengan para produser handal Indonesia sebagai music director dalam membuat karya- karya yang bisa menghasilkan warna baru & breaktrough.

 

Kekuatan Ungu dalam lagu-lagu di album terbaru mereka dan 18 tahun sudah berkarya,rasanya mampu menepis gosip goyahnya Ungu dan justru makin mengokohkan keberadaan Ungu di dunia musik Indonesia. Semoga album ini akan menjadi album yang sangat ditunggu oleh para Cliquers (sebutan buat Fans Ungu) dan di berbagai insan musik baik di tanah air maupun di luar Indonesia.

 

TOP New Single: MERIANG (Merindukan Kasih Sayang) dari Bagindas

Bagindas - MERIANG

Jatuh cinta itu kadang rasanya seperti sedang demam, datang tak terduga, galau dan tidak menentu. Inginnya selalu dekat dan bersama orang yang dikasihi.

Bagindas menyampaikan rasa itu di single terbarunya yaitu “Meriang (Merindukan Kasih Sayang)”. “Saking cintanya sampai sedetik aja ga ketemu jadi gelisah dan merana” ucap Andra, sang vokalis. Bagindas yang kini tampil fresh dengan format baru yaitu Andra (Vokal) dan Mike (Gitar), sebelumnya sudah mengeluarkan single pertama mereka dengan musik pop melayu bernuansa rock ‘n roll yang berjudul “100% Cintaku”.

Di single ke-2 ini, Bagindas menghadirkan pop melayu yang bernuansa ballad dan ringan. “Lagunya sih sudah lama banget saya buat. Dalam proses pengerjaan musiknya pun cukup cepat dan simple, karena saat itu tiba-tiba terpikir kata Meriang yang kemudian saya artikan sebagai Merindukan Kasih Sayang”, jelas Mike.

Februari 2015 Bersama UNGU di Indokustik I-Radio 89,6 FM

Ungu Indokustik iRadio logo

Selama bulan februari 2015 ini Ungu mendapat kehormatan menjadi bintang tamu I Radio dalam program Indokustik. Indokustik adalah sebuah program acara di I Radio yang mengulik artis/musisi/band full selama 1 bulan setiap minggunya. Acara ini ditayangkan On Air setiap hari Jumat, pukul 19.00-20.00 wib. Ungu menjadi bintang tamu yang dikupas habis di Indokustik I Radio selama bulan Februari 2015. Di acara ini Ungu menceritakan banyak hal mulai dari lagu-lagu hits mereka, perjalanan karier Ungu sampai hubungan satu sama lain antar personilnya.

Ungu yang dalam waktu dekat akan meluncurkan album mereka yang berjudul “Mozaik” di KFC pada awal bulan Maret 2015, bercerita tentang lagu-lagu mereka di album ini seperti “Terbaik” yang dipilih menjadi single pertama yang belakangan sudah sering wara-wiri di radio-radio di Indonesia dan “Aku Tahu” yang akan segera rilis di akhir bulan Februari 2015 ini.

Yang menarik di acara ini adalah satu tradisi dimana musisi yang hadir diwajibkan untuk menyanyikan tembang-tembang lawas Indonesia versi mereka. Tantangan ini dijawab Ungu dengan menyanyikan lagu Senja Di Batas Kota, Teluk Bayur dan Widuri, tentunya dengan versi Ungu. Kehebohan sempat terjadi di acara ini, ketika salah satu pesonil yang terkenal kocak, Rowman (Drummer) sempat menggantikan posisi jadi penyiar di episode ke-3. Rowman mewawancara teman-temannya sesama personil dengan penuh candaan. Lucunya lagi, ternyata hal ini bukan pertama kalinya terjadi di I radio. Ungu sebelumnya pernah total jadi penyiar di acara Sabotase I Radio.

Lantas seperti apa keseruan dan kehebohan para pesonil Ungu? Dengerin Indokustik I Radio 89,6 FM episode terakhir, tanggal 27 Februari 2015 pukul 19.00-20.00 wib !

Jago Main Pantun, Afganisme Dapat Tiket GRATIS!

Pemenang lomba pantun afgan simpatiBeberapa waktu lalu Trinity dan Telkomsel menguji keahlian para Afganisme demi memperebutkan Tiket Konser Dari Hati Afgan, yang digelar di Plenary Hall, JCC pada 14 Februari 2014. Dari ribuan pantun yang masuk, dipilihlah 10 pemenang yang paling kreatif.

Usaha mereka bikin pantun lucu sekaligus romantis nggak sia – sia dan berhasil memperebutkan Tiket Festival, seharga @Rp350.000,-. Mendapatkan tiket gratis dengan usaha sendiri, pastinya ada kepuasan tersendiri. Begitu juga dengan 10 penggemar Afgan ini yang excited banget saat di bagi – bagi tiket gratisnya.

Kesepuluh pemenang ini sebelumnya telah berlangganan layanan ‘Pesan Cinta’ Afgan di *500*111# dan mengikuti kompetisi pantun untuk dapetin tiket Konser Dari Hati Afgan. Buat kamu yang belum tergabung, segera akses *500*111# dari nomor Telkomsel kamu. Untuk yang sudah tergabung, nantikan berbagai hadiah keren lainnya dari Afgan.

Setia Band Tur Promo Radio di 3 Kota

Tur 3 Kota

Setia Band yang terdiri dari Charly dan Pepeng, baru saja melakukan Tur Promo Radio ke Purwakarta, Bandung dan Cirebon yang diadakan pada tanggal 23-26 Desember 2014 lalu. Tur promo radio yang memakan waktu 4 hari diselenggaraka dalam rangka mempromosikan single terbaru mereka “Istana Bintang” dan “Sakit Hati (Asmara 2). Beberapa radio yang sempat mereka kunjungi adalah Trend FM Purwakarta, Dahlia FM Bandung, Rama FM Bandung, Cosmo FM Bandung, Cakra FM Bandung, Cirebon FM, Malala FM Cirebon, Pilar FM Cirebon dan Sindang Kasih FM Cirebon.  Selain itu Charly dan Pepeng juga menyempatkan bersilahturahmi dan makan siang bersama rekan-rekan media cetak dan online di Bandung dan Cirebon.

Banyak cerita seru dan kendala yang Setia Band hadapi selama tur ini seperti  mereka harus menjalani tur ini dengan melalui macetnya kota Bandung yang di guyur hujan dan di hari libur natal, atau Pepeng yang tidak bisa melanjutkan perjalanan tur ke Cirebon karena sakit.
Yang menarik adalah kedatangan Chary yang memang berasal dari Cirebon, mendapat sambutan meriah dan antusias dari masyarakat Cirebon. Bahkan seharusnya  Charly menghadiri Meet & Greet dan menghibur para Setiaku yang sudah menunggu dari siang hari di pasar dadakan di sekitar stasiun Cirebon Kota. Namun karena keadaan cuaca kota Cirebon yang hujan saat itu, terpaksa acara dipindahkan kerumah pak RT setempat. Hal ini dilakukan Charly semata-mata untuk menyenangkan hati para fans yang rela menunggu kedatangannya berjam-jam sampai kehujanan.

Promo Tour “Bayangkan Rasakan” bersama Maudy Ayunda di Kota Kembang, Bandung.

Tur Bandung

Maudy Ayunda melakukan kunjungan ke kota Bandung pada tgl 24 Desember 2014 lalu, selain untuk mempromosikan single terbarunya “Bayangkan Rasakan” tapi juga untuk melepaskan kekangenan para maudears (sebutan untuk fans Maudy) yang sudah lama ingin berjumpa dengan Maudy Ayunda secara langsung. Adapun radio-radio yang dikunjungi Maudy kali ini adalah Urban Radio, Hits Radio dan Ardan Radio. Di ketiga radio tersebut, selain bercerita tentang single terbarunya, Maudy juga menceritakan tentang kegiatannya diluar bernyanyi dan tentang studinya di Inggris. Maudy juga tampil jamming dengan format akustikan di acara radio Ardan FM dan melakukan Meet and Greet dengan para fans.

Kunjungan Maudy kali ini ke radio-radio Bandung boleh dibilang spesial dan sangat dinanti-nantikan bukan hanya oleh para maudears,  tapi juga oleh teman-teman karena  1 tahun terakhir ini Maudy memang banyak menghabiskan waktunya untuk sekolah di London.
Ternyata animo masyarakat Bandung, akan kedatangan dan lagu-lagu Maudy Ayunda  sangat meriah, ini terbukti dengan banyaknya para fans yang datang. Selain itu single terbaru “Bayangkan Rasakan” sudah menempati posisi teratas di tangga lagu radio, bukan hanya di Bandung tapi juga di beberapa kota di Indonesia. Lagu Bayangkan Rasakan ini bahkan merupakan salah satu lagu yang most request di radio-radio Indonesia.

Gamma1 Sukses Laksanakan Tur Pulau Sumatera dan Pulau Bangka

Gamma1 Tur Sumatera

Dalam rangka mempromosikan single terbaru “Hidup Segan Mati Tak Mau” dan  silaturahmi dengan teman-teman media radio, cetak, online dan  TV lokal, Gamma1 melakukan Tur Promo ke Pulau Sumatera dan Pulau Bangka tanggal 23  November – 18 Desember 2014 lalu. Rangkaian tur ini  terdiri dari kota Bandar Lampung, Metro Lampung, Bandar Jaya, Seputih Mataram, Kotabumi, Baturaja, Lubuk Linggau, Bengkulu, Manna, Padang, Solok, Payahkumbuh, Bukit Tinggi, Padang Sidempuan, Sibolga, Prapat, Pematang Siantar, Medan, Tebing Tinggi, Pekanbaru, Batanghari, Jambi, Sekayu, Palembang, Pangkal Pinang, Sungai Liat.

Hal ini dilakukan untuk kembali ‘me-refresh’ para Gammania (sebutan fans Gamma1) akan lagu-lagu hits Gamma1. Ternyata antusias  masyarakat setempat sangat bagus terutama karena Gamma1 memang berasal dari Pulau Bangka. Tur ini juga bekerja sama dengan Telkomsel di  10 kota, dengan mengadakan program School to School yaitu sebuah event ke sekolah-sekolah hasil pooling dari Telkomsel, yang ingin sekolahnya didatangi oleh Gamma1. Di acara ini Gamma1 menghibur para fansnya dengan membawakan lagu-lagu andalan mereka seperti  1 atau 2, Bapakku Dokter Cinta, 7 Samudera.

Ini merupakan sebuah perjalanan yang menarik bagi Gamma1, sambil mereka mempromosikan single baru mereka, Gamma1 juga mendatangi tempat-tempat bersejarah yang ada di setiap kota yang mereka lewati seperti tempat pengasingan Bung Karno di Bengkulu, mengunjungi Danau Singkarak yang terletak di Sumatera Barat yang tepatnya berada diantara kota Solok dan Batu Sangkar, mengunjungi Benteng Marlborough di Bengkulu dan Benteng Fort De Kock di Bukit Tinggi, melihat Jam Gadang di Sumatera Barat ataupu Danau Toba, bahkan mengunjungi 2 garis khatulistiwa  yang satu terletak di Bonjol dan yang satu lagi di kabupaten Pelalawan di Riau. Selain itu, mereka juga sempat mencicipi kuliner setempat seperti di  Jembatan Ampera untuk menikmati makanan khas minang ataupun mencicipi lezatnya kopi khas Sumatera.
Serunya perjalanan yang mereka lalui selama 26 hari, 34 Kota, 6 Propinsi dan 2 Pulau di Sumatera dan Pulau Bangka ini merupakan perjalanan yang mungkin tak akan mereka lupakan.

Serunya Kegiatan Tur Promo Radio Bagindas di Bandung

Untitled-11

Bagindas mengunjungi kota Bandung tanggal 19-20 Desember 2014 lalu, dalam rangka mempromosikan single perdana mereka yang berjudul “100% Cintaku”. Ini merupakan promo radio perdana Bagindas dengan format dan vokalis baru.

Di single “100% Cinta” ini Bagindas  memang tampil dengan format baru Bagindas. Yang sebelumnya bernama D’Bagindas, kini Bagindas terdiri dari Mike (keyboard) dan Andra (Vocal). Dengan tetap mempertahankan genre pop melayu sebagai benang merah dengan formasi yang sebelumnya, Mike Bagindas menciptakan lagu ini sangat catchy dan easy listening, dengan beat yang bikin kita bergoyang.

Bagindas menyapa para fansnya di kota kembang dengan melakukan live interview di radio-radio seperti Bandung FM, Lita FM, Garuda FM, Rama FM dan Cakra FM. Bahkan Bagindas sempat ikut meramaikan event Ulang Tahun Radio Cakra FM Bandung yang di selenggarakan di halaman kantor Cakra FM Bandung dengan menyanyikan 3 lagu andalan mereka yaitu “Empat Mata”, “Suka Sama Kamu” dan single terbaru mereka “100% Cintaku”.

Copyright © 2012 Trinity Optima Production