trinity_logo_web.png
Menu
ROSSA New Single : “Tlah Mencoba”

Rossa - Tlah Mencoba

Rossa kembali membuktikan kalau ia memang pantas menyandang label diva di tanah air. Sukses dengan albumnya yang berjudul “New Chapter”, penyanyi kelahiran Sumedang ini telah siap meluncurkan single keempat nya yang berjudul Tlah Mencoba.

Dalam album Rossa, terdapat sembilan lagu dengan melibatkan beragam komposer, mulai dari pencipta lagu kebanggan tanah air hingga produser kelas dunia. Dan untuk single Tlah Mencoba, Rossa berkolaborasi dengan duo penulis lagu kenamaan Indonesia, Pay dan Dewiq. Lagu yang ditulis dengan apik oleh Dewiq dan diaransemen dengan syahdu oleh Pay, menjadi salah satu lagu andalan dari album terbaru Rossa.

Perbedaan lagu ini dengan lagu lainnya yang ada di album “New Chapter” berada di aransemen musiknya yang sederhana dengan menggunakan piano dan cello. Nuansa power-ballad khas Rossa sangat terasa di lagu ini. Mengingatkan kita akan lagu-lagu awal kemunculan sang diva seperti lagu “Tegar”.

Adapun proses pembuatan lagu Tlah Mencoba ini cukup unik. Rossa yang biasanya cukup bawel ditiap proses rekaman, untuk lagu ini ia mempercayakan keseluruhan detail musiknya ini kepada Pay dan Dewiq. Hanya butuh waktu satu jam untuk merampungkan lagu ini. “Dari kami sendiri memang menginginkan rekaman yang sederhana namun lebih mengutamakan vokal Rossa yang kuat,” ungkap Mhala selaku A&R dari Trinity Production.

Maka tidak mengherankan ketika Afgan, sahabat terdekat Rossa, melalui akun Instagram-nya @afgansyah.reza memilih lagu ini sebagai lagu favoritnya dari album “New Chapter”. “Afgan sangat support album ini dan lagu ini memang lagu favorit dia,” ungkap Rossa. Mau tahu seperti apa cuplikan lagu Rossa yang berjudul “Tlah Mencoba”? yuk simak di sini!

AFGAN New Single “X”

 

Setelah sukses merilis single “Kau Dengannya Ku Dengan Dia” pada tanggal 16 Maret 2017 lalu, kini Afgan kembali meluncurkan single terbaru-nya yang berjudul X”. Dari judulnya, sebenarnya kita bisa melihat kemana inti lagu ini. Akan tetapi dari segi lirik kesan yang ditimbulkan terasa mendalam, dimana setiap kenangan terekam jelas di ingatan. “Lagu ini sendiri bercerita tentang seseorang yang baru menyadari kalau dirinya belum sepenuhnya moved on dari sang mantan. Saya memilih lagu ini, karena personally saya sangat suka dengan sound yang ada di lagu ini,” ungkap Afgan yang juga mengaku kalau lagu ini merupakan lagu favoritnya dari album “Sides”.

 

Dalam lagu bertajuk “X”, Afgan menggandeng Sonaone, penyanyi dan rapper kenamaan asal Malaysia untuk berkolaborasi, dalam mengolah komposisi lagu dan penulisan lirik. Proses pembuatan lagu ini cukup singkat, karena Afgan dan Sonaone telah saling mengenal dan mengagumi karya masing – masing, sehingga terbentuk chemistry diantara keduanya.

 

Lagu ini diharapkan dapat memberikan cakrawala baru tentang musikalitas Afgan, yang selama ini lebih dikenal penyanyi Ballad Indonesia, kini Afgan mempersembahkan genre yang berbeda yang memperlihatkan bahwa Afgan keluar dari zona nyamannya dan meperlihatkan kualitasnya sebagai Penyanyi Indonesia yang serba bisa. “Saya akui kalau lagu ini merupakan a whole new sound from me. Tapi saya rasa dari lirik-nya sendiri pasti banyak orang yang bisa relate dengan lagu ini,” tutup Afgan. Penasaran seperti apa lagu terbaru Afgan? Yuk, dengarkan langsung versi live-nya di sini:

 

“ X” ( Lirik )

Melihatmu

Terbangkan Kembali Semua Ingatan

Tentang Kamu, Yang Tlah (Ber)Lalu

 

Kusadari

Janji Yang Terikat Berada Di Jari Manismu

Ku Terdiam, Ingin Menghilang

 

Saat Ku Mencoba

Menghapus Semua Rasa Yang Pernah Ada

Kau Datang Di Hadapanku

Hati Ini Tak Siap Untuk Terima Adanya

 

Dan Aku Yang Tak Bisa

Mencoba Untuk Hindari

Hilangkan Semua Rasa

 

Cinta, Yang Membuatku

Berat Untuk Menyadari

Kini Kau Tlah Bahagia, Tanpaku

 

Sekejab Kau Datang Di Hadapanku

Menyapu Semua Pertahananku

 

Tak Bisa Lagi Ku Berkata Kata

Kau Yang Selalu Di Benakku

Konser Orkestra IOEF 2017

IOEF 2017Konser Orkestra IOEF 2017 

Pertunjukkan Indonesia Orchesta and Ensemble Festival (IOEF 2017) sukses digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat pada 25-27 Agustus lalu. IOEF menjadi festival orkestra dan ensemble terbesar di Indonesia.

Ada sekitar 25 grup orkestra serta ensemble komunitas tampil dalam gelaran IOEF 2017.

Menurut Yonathan Nugroho selaku CEO Trinity Optima Production ini merupakan bagian dari kegitan coorporate social responsibiity (CSR) Trinity Optima.

“Trust adalah bentuk CSR Trinity. Jadi Trinity tidak selalu menjalani usaha secara komersil. Trust memberi kesempatan kepada berbagai usia yang potensi dimusik namun tidak memiliki kesempatan,” jelasnya.

Selain pertunjukan musik, perhelatan yang dibuka gratis untuk umum itu juga diisi dengan workshop serta seminar oleh musisi dan akademisi profesional.

Festival Director IOEF 2017 Dr. Nathania Karina mengatakan perhelatan IOEF mengusung setidaknya dua misi penting bagi perkembangan musik Tanah Air.

“Misi pentingnya adalah bagaimana menjadi melting pot dari berbagai grup komunitas musik yang ada di Indonesia serta memberi pendidikan musik dengan konten yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Nathania, Minggu (27/8/2017).

Ditambahkan Nathania, penyelenggaraan IOEF kali ini lebih megah ketimbang tahun lalu.

“Kali ini kami bikin tiga hari. Sementara dari segi pengisi acara juga jauh lebih banyak karena kan memang waktu tiga hari penyelenggaraan membuat kita harus menghadirkan banyak musisi,” ungkapnya.

Malam puncak IOEF 2017 pada Minggu malam lalu dimeriahkan penampilan duet piano – violin asal Austria Nota Bene, conductor asal Armenia Gevorg Sargasyan, dan Trinity Youth SymphonyOrchestra (TRUST).

 

Sumber: Suara.com

Ini Peran Sherina Munaf dalam Wiro Sableng 212

Penyanyi sekaligus aktris Sherina Munaf dipastikan terlibat dalam film Wiro Sableng 212. Dia mendapat tugas untuk memerankan sosok bernama Anggini.

Keterlibatannya di film ini diakui cukup mengejutkan. Sherina bahkan masih bingung kenapa tim produksi Lifelike Pictures dan Fox International Pictures memilihnya untuk terlibat.

“Dari awal sampai sekarang saya masih suka tanya kenapa saya dipilih. Terakhir akting waktu saya masih kecil, dan bela diri memang latihan tapi bukan fighter,” kata Sherina saat jumpa pers Wiro Sableng 212 di Senayan City, Jakarta, Rabu (16/8)

Meski heran, pelantun Pergilah Kau itu tetap penasaran untuk menjalani syuting Wiro Sableng 212. Lama tidak terlibat dalam sebuah film pun membuatnya gugup.

“Excited sekaligus gugup. Excited karena dipercaya meranin peran ini. Saya harus berlatih dua kali lipat,” jelasnya.

Sherina bertekad bisa tampil sebaik mungkin untuk memerankan tokoh Anggini. Demi karakter itu dia banyak belajar dari buku-buku Wiro Sableng, serta meminta masukan pada tim produksi.

“Saya merasa tenang karena dikelilingi teman-teman yang lebih tahu banyak. Baik dari segi akting atau lainnya,” tutupnya.

Pada hari ini teka-teki para pemain film layar lebar, Wiro Sableng 212 akhirnya terungkap. Bila sebelumnya hanya nama Vino G Bastian, Marsha Timothy, dan Sherina Munaf yang diumumkan, kini keseluruhan pemeran telah diketahui.

 

Rumah produksi Lifelike Pictures dan Fox International Pictures baru saja mengumumkan daftar lengkap para pemain yang terlibat Wiro Sableng 212. Keseluruhan pemain yang bakal terlibat adalah, Vino G Bastian (Wiro Sableng), Marsha Timothy (Bidadari Angin Timur), Sherina Munaf (Anggini), Marcella Zalianty (Permaisuri), Rifnu Wikana (Kalasrengi), Yusuf Mahardika (Pangeran), Aghniny Haque (Rara Kurni), Lukman Sardi (Werku Alit), Dwi Sasono (Raja Kamandaka), Happy Salma (Suci), Marcell Siahaan (Ranaweleng), Andi /rif (Dewa Tuak), Cecep Arief Rahman (Bajak Laut Bagaspati), Dian Sidik (Kalingundil), Yayu Unru (Kakek Segala Tahu), Yayan Ruhyan (Mahesa Birawa), Ruth Marini (Sinto Gendeng).

Wiro Sableng 212 akan memulai syuting pada akhir Agustus 2017. Syuting dilaksanakan di kawasan Jakarta dan Jawa Barat selama 3,5 bulan.

Sumber: JawaPos.com

5 Entertainer yang Populer di Negara ASEAN

JAKARTA, Indonesia —Banyak entertainer yang tidak hanya dikenal secara lokal, namun sudah melebarkan sayap mereka hingga ke negara-negara tetangga lainnya. Di kawasan ASEAN, nama-nama beberapa musisi, aktris/aktor, model, dan penyanyi sudah dikenal lintas negara.

Berikut ini adalah 5 selebriti yang popularitasnya merambah ke seluruh wilayah ASEAN.

1. Rossa (Musisi, Indonesia)

Semenjak albumnya yang berjudul Nada-Nada Cinta (1996), wanita bernama lengkap Sri Rossa Roslaina Handayani mulai dikenal publik. Selang tiga tahun kemudian, Rossa kembali merilis album berjudul Tegar (1999) yang berhasil meraih penghargaan Most Favorite Female Artist dari MTV Indonesia Music Awards tahun 2000.

Album inilah yang memberinya panggung bukan hanya di industri musik Nusantara, tetapi juga di negara-negara sekitar seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Tak berhenti di situ, penyanyi pop lulusan Universitas Indonesia ini kian aktif menjaga popularitasnya di kancah musik nasional dengan merilis sebanyak 14 album semenjak tahun 1996 hingga 2014. Yang terbaru, Rossa meluncurkan produk parfumnya yang juga didistribusikan di wilayah ASEAN seperti Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam.

 

2. Sheila on 7 (Band, Indonesia)

Seperti dilansir dari situs resmi Sheila on 7, band ini sudah meraih berbagai macam prestasi, antara lain sebagai satu-satunya band Indonesia yang mampu menjual album fisik lebih dari satu juta kepingan selama tiga album berturut-turut. Selain itu, band beranggotakan Duta (vokal), Adam (bass), Eross (gitar), dan Brian (drum) ini memiliki banyak pendengar setia yang berasal dari negara-negara tetangga seperti Singapura, Brunei, dan Malaysia.

Grup musik bergenre pop asal Yogyakarta ini sudah melahirkan beberapa album, beberapa di antaranya Sheila on 7 (1999), Kisah Klasik untuk Masa Depan (2000), 30 Hari Mencari Cinta (2003), Pejantan Tangguh (2004), dan Musim yang Baik (2014).

 

3. Baifern Pimchanok (Aktris, Thailand)

Aktris kelahiran Bangkok Ini mulai melejit namanya semenjak ia berperan sebagai Nam dalam film First Love (2010) bersama dengan Mario Maurer. Film ini membuatnya meraih penghargaan Best Film Rising Star Female dari Won Top Award 2010.

Mulai aktif dalam dunia hiburan semenjak 2009, Baifern membintangi beberapa drama dan film Thailand seperti Love Summer (2011), Khun Pee Tee Ruk (2014), dan Suddenly It’s Magic (2013).

 

4. Maureen Wroblewitz (Model, Filipina)

Maureen yang lahir di Saudi Arabia dan kemudian tinggal lama di Jerman, memutuskan untuk pindah ke Filipina saat usianya baru 15 tahun. Hal ini ia lakukan dengan ambisi memulai kariernya dalam bidang modeling.

Siapa sangka pada usia 18 tahun, ia menjadi orang Filipina pertama yang memenangkan kompetisi modelling berskala internasional, Asia’s Next Top Model Season 5. Maureen mengalahkan kompetitornya yakni Shikin Gomez asal Malaysia dan Minh Tu Nguyen asal Vietnam.

 

5. Yuna (Musisi, Malaysia)

Yunalis Mat Zara’ai atau yang lebih dikenal sebagai Yuna, merupakan penyanyi bergenre pop asal Malaysia. Ketertarikannya akan musik muncul semenjak ia masih duduk di bangku sekolah, ia sudah menulis lagu dan belajar bermain gitar pada usia 14 tahun.

Suara soprano khas Yuna kemudian didengar orang banyak melalui akun MySpace miliknya dan pada 2011, ia bergabung dengan label musik asal New York, Fader. Karier Yuna meroket ketika ia merilis lagu berjudul Live Your Life yang diproduseri oleh musisi beken asal AS, Pharrell Williams. Ia kemudian diundang untuk bernyanyi di berbagai festival musik internasional dan tampil di TV show terkenal seperti Conan dan The Late Night Show.

Yuna telah merilis 5 album dan EP, di antaranya Yuna (2012), Nocturnal (2013), dan Chapters (2016). —Rappler.com

Nilam GAMMA1 & DANANG  New Single : “Panah Asmara”

Panah Asmara – Danang & Nilam Gamma1 New Single

Panah Asmara - Danang Nilam

Bicara tentang musik dangdut tentunya tidak terlepas dari musik melayu. Musik khas Indonesia ini pada awalnya memang berakar dari musik melayu. Lalu bagaimana jika penyanyi dangdut berkolaborasi dengan penyanyi melayu?

Nilam Gamma1 dan Danang Dangdut Academy 2 kini sedang mengerjakan proyek kolaborasi. Sebuah single yang berjudul Panah Asmara yang diciptakan oleh Heri Gamma1, dipilih menjadi single kolaborasi antara Nilam dan Danang.

Nilam Gamma1, sudah dikenal banyak orang sebagai vokalis dan satu-satunya personil wanita di grup band Gamma1. Nilam memiliki suara merdu dengan cengkok Melayu yang khas. Bersama Gamma1, Nilam sukses merilis album pertama Gamma1 yang berjudul “1 atau 2” pada tahun 2012 lalu. Album tersebut pun sukses mengantar mereka menjelajahi panggung hiburan Tanah Air hingga ke negara tetangga yaitu Malaysia. Respon terhadap karya-karya GAMMA1 memang sangat luar biasa. Seperti pada lagu “1 Atau 2”, “Bukan 1 Atau 2”, “Hidup Segan Mati Tak Mau”, “Dari Hati Ke Hati”, Jomblo Happy” sukses meraih banyak viewers di kanal YouTube dan sukses menjajah puncak radio Malaysia dan mengangkat nama GAMMA1 di mata publik Malaysia.

Baca juga: Lagu Baru Rossa Ini Ternyata Jadi Lagu Favoritnya Afgan Loh

Nama Danang semakin dikenal setelah sukses menjadi juara 2 Dangdut Academy 2 Indosiar dan menjadi juara Dangdut Academy Asia Indosiar session 1 di tahun 2015 lalu. Danang pun sukses mewarnai musik dangdut Indonesia dengan merilis single “Bunga Surgawi”, “Bidadari Jiwa” dan “Satu Selamanya”. Lagu “Bidadari Jiwa” bahkan dirilis serentak di 4 negara Asia yaitu Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam dan Singapura.

“Lagu Panah Asmara ini sebenarnya bercerita tentang seseorang yang sedang jatuh cinta. Jadi si cewek ini sudah benar-benar menerima cinta sang cowok. Jadi lagu ini berupa ungkapan cinta”, ucap Nilam tentang isi lagu ini.

Lagu yang menggabungkan unsur dangdut dan unsur melayu ini hadir dengan kemasan yang modern. “Kalau kita bilang lagu ini Melayu Orkestra, karena lagu ini dikemas dengan banyak ornamen dan instrumen. Yang unik di lagu Panah Asmara adalah adanya perpaduan Dangdut, Melayu dan ada unsur musik India-nya didalamnya. Dan kita benar-benar menyanyikan lagu ini dengan sangat ringan agar orang-orang mudah mendengarnya”, jelas Danang.

Danang mengakui bahwa ide berkolaborasi dengan penyanyi lain berawal dari keinginan dirinya. Mencoba hal baru dalam bermusik bagi Danang adalah salah satu kunci menjaga eksistensinya. “Awalnya aku dikasih denger lagu ini sebelum diaransemen. Terus aku ngomong ke label aku, Trinity, ingin berkolaborasi dengan penyanyi lain. Lalu aku dipertemukan dengan Nilam. Kemudian kita workshop bareng. Ternyata setelah kita workshop dan lagu ini diaransemen lagi, hasilnya bagus dan sesuai dengan yang kita mau”, ungkap Danang tentang awal kolaborasi ini.

Baca juga: Keren! Kolaborasi Dengan Rapper Malaysia, Afgan Rilis Single Terbaru Berjudul X

Bagi Nilam, proyek kolaborasi ini menjadi pengalaman baru. Bagaimana tidak, Nilam yang biasanya tampil menyanyi bersama rekan-rekan bandnya di Gamma1, kini harus berduet dengan penyanyi yang berbeda genre musik. “Aku senang banget bisa diduetkan dengan Danang. Siapa sih yang tidak kenal Danang Dangdut Academy? Pastinya aku senang bisa terlibat di kolaborasi ini. Aku menemukan banyak tantangan baru. Apalagi disini aku dituntut bisa menari. Karena di video klip lagu ini ada koreografi-nya. Kalau sama Gamma1, aku enggak pernah nari-nari seperti itu”, tutur Nilam.

Menampilkan sesuatu yang baru selalu dihadirkan Nilam dan Danang untuk memuaskan para penikmat musiknya. Demikian pula harapan mereka akan lagu Panah Asmara ini, sebagai sajian musik baru yang bisa diterima dan dinikmati semua kalangan masyarakat. “Menyanyi lagu Melayu dengan lagu Dangdut kan sebenarnya tidak berbeda terlalu jauh. Cuma di lagu ini memang kami sedikit mengurangi tekniknya, mengurangi porsi cengkoknya. Kami hanya menjaga hawa-nya saja, supaya tetap ada aroma Dangdut dan Melayu-nya disitu. Kami menjaga supaya tetap ada harmonisasi-nya. Karena kami ingin lagu ini bisa dinikmati oleh all segment, dari yang muda hingga yang tua”, ujar Danang tentang harapan akan single duetnya ini.

Panah Asmara – Danang Nilam | Sesi Rekaman

Link video: https://www.youtube.com/watch?v=YhidKXDNGKQ

Panah Asmara (Lirik)

Apa benarkah diriku

Ini telah mencintai kamu

Siang tergoda hati malam terbawa mimpi

Teringat slalu wajahmu

 

Panah panah asmaramu

Menancap tepat dalam hatiku

Apa mungkinkah dirimu arjuna dalam hidupku

Pangeran dalam hatiku

 

Panah panah arjunamu

Menusuk dalam hatiku

Panah panah arjunamu

Tepat jatuh dihatiku

 

Aku dan kamu diciptakan bersatu

Maukah dirimu menjadi pendampingku

Aku dan kamu diciptakan bersatu

Salahkah diriku bila mencintaimu

 

Panah panah arjunaku

Menusuk dalam hatimu

Panah panah arjunaku

Tepat jatuh dihatimu

 

Panah panah arjunamu

Menusuk dalam hatiku

Panah panah arjunamu

Tepat jatuh dihatimu

 

Composed by Heri Gamma1

Produced by Marcel Aulia

Vocal produced by Mhala Numata @Backbeat Std, Jkt

Mixed by Gitaroni Chandra

Mastering by Stephan Santoso

@TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2017

3D Entertainment adalah sub-label dari PT. Trinity Optima Production (TOP) yang menaungi artis-artis dengan genre musik Dangdut.

LYLA   New Single : “Sampai Disini”

 

“… Bertahanku tak terpejam, bayangmu semakin menjauh menghilang, kubisikkan kata cinta, yang ku terima deraian air mata… Maafkan aku esok tak lagi pelukku, redakan rasa rindumu, oh sampai di sini…”

Kepedihan perpisahan digambarkan dengan derai kalimat yang sangat menggugah di single terbaru LYLA ini. Lagu yang diberi judul “Sampai Disini” ini hadir dengan aransemen megah yang membalut sekujur lagu, bagai mengiris hati siapa pun yang mendengarkannya. Terlebih bagi mereka yang pernah merasakan pengalaman yang sama dalam kehidupan cintanya. Paduan vokal yang sarat penjiwaan dan not-not gelisah dari permainan piano dengan permainan solo gitar yang melolong lirih, terasa saling melengkapi di lagu ini.

“Lagu ini kami pilih sebagai single terbaru dari album kita yang berjudul Ga Romantis. Proses pemilihannya kita melibatkan LYLA Community (fans LYLA), kita buat poling di social media kemudian kita lihat viewers dari video-video lirik yang kita upload di Youtube. Melalui diskusi dengan teman-teman LYLA yang lainnya dan pihak label Trinity Optima Production, akhirnya kami sepakat menjadikan lagu ini sebagai single ke-5 LYLA di album ini”, ucap Naga.

Dengan nuansa Pop Ballad khas LYLA, sang vokalis Naga kembali menunjukkan kemampuannya dalam menulis lagu. “Untuk lirik lagunya gue yang tulis, kali ini gue sengaja tidak mau bercerita tentang apa maksud dari lagu ini, gue ingin semua yang mendengarkan punya interpretasi sendiri tentang lagu ini. Kita dibantu oleh Almarhum Krisna Sadrach sebagai producer di lagu ini. Ini adalah salah satu lagu favorit beliau di album Ga Romantis”, jelas Naga.

Band yang terdiri dari Naga (Vokal), Fare (Gitar), Dennis (Bass), Dharma (Keyboard) dan Difin (Drum) ini memang semakin matang dalam bermusik. Sejak terbentuk di tahun 2006, LYLA meramaikan dunia musik Indonesia dengan lagu-lagu hitsnya seperti Magic, Mantan Kekasihku, Jantung Hati, Detik Terakhir, Dan Lagi, Kehabisan Waktu, Turis, dan lain-lainnya.

Di usianya yang telah lebih dari satu dekade ini, LYLA mampu membuktikan eksistensi mereka dengan karya-karya terbaik mereka dan bertahan salah satu band papan atas Indonesia. Hal itu terbukti dengan terselenggaranya sebuah konser 1 dekade yang bernama “Decadance LYLA” pada tahun 2016 lalu.

Para personel LYLA pun berharap bahwa  mereka akan terus berkarya dan hadir dengan kejutan-kejutan positif. “Intinya selama perjalanan kita bermusik, buat kami LYLA ini adalah sebuah keluarga. Karya-karya kami dibuat dengan hati, kebersamaan, semangat dan dengan pesan sederhana untuk bahagia dan saling membahagiakan”, tutup Dennis.

 

Link Official Video Clip LYLA – “Sampai Disini”

https://youtu.be/Yrg0npFm844

Sampai Disini (Lirik)

 

Bertahanku tak terpejam

Bayangmu semakin menjauh menghilang

Kubisikkan kata cinta

Yang ku terima deraian air mata

 

Kupandangi wajahmu

Dari sudut manapun yang ku suka

Relakan relakan relakanlah

Peringanlah langkah kaki ku

 

Maafkan aku tak ku penuhi janjiku

Untuk sehidup semati

Setia bersamamu

Maafkan aku esok tak lagi pelukku

Redakan rasa rindumu

Oh sampai disini…

MAUDY AYUNDA New Single : “Kejar Mimpi”

 

Sesuatu yang besar berawal dari mimpi. MAUDY AYUNDA memiliki mimpi untuk membuat Indonesia lebih baik. Maudy percaya bahwa Indonesia akan lebih baik jika masyarakat Indonesia mempunyai keleluasaan untuk mempunyai cita-cita atau mimpi yang setinggi-tingginya dan akses/peluang untuk mengejar dan mencapai mimpi tersebut.

Single “Kejar Mimpi” ini terinspirasi dari mimpi seorang Maudy Ayunda dan Social Movement yang dibina oleh Maudy bersama dengan co-founders lainnya, yang diberi nama “Kejar Mimpi”.

Kejar Mimpi adalah sebuah social movement yang mempunyai misi untuk mengumpulkan mimpi masyarakat Indonesia dan menjalin mimpi tersebut untuk bisa terwujud. Social movement Kejar Mimpi bertujuan untuk membentuk generasi muda atau generasi penerus Indonesia untuk membina karakter dan pengendalian diri yang baik, sehingga mampu memberikan nilai-nilai baru yang dapat memajukan Indonesia.

Kejar Mimpi movement mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bisa mengidentifikasi mimpi dan berbagi cerita tentang mimpi mereka, untuk bersama-sama, selangkah demi selangkah mewujudkan mimpi itu bersama-sama. Karena Kejar Mimpi movement percaya bahwa setiap mimpi bisa terealisasi ketika kita saling membantu dalam mengejar mimpi tersebut.

“Lagu Kejar Mimpi terinsipirasi dari semua anak-anak muda Indonesia yang sedang dalam perjalanan mereka masing-masing untuk mengejar mimpi. Aku ingat sekali, sepulang dari mendiskusikan social movement #KejarMimpi, aku sangat tergerak untuk menulis sebuah lagu. Lagu yang bisa menjadi api semangat buat teman-teman diluar sana yang sedang butuh motivasi dan dorongan dari seorang teman. Lagu ini mengingatkan kita untuk jangan meragukan diri sendiri dan bahwa kita harus percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Aku harap anak-anak muda Indonesia bisa tergerak untuk semakin giat mengejar angan dan mimpi, dan mudah2an lagu ini juga bisa mengingatkan bahwa you’re not alone in chasing your dreams, we are struggling together and it will be worth it“, jelas Maudy.

Maudy Ayunda dan Kejar Mimpi social movement berharap agar lagu “Kejar Mimpi” bisa menjadi bahan bakar semangat masyarakat Indonesia dalam mengejar mimpi, tidak putus asa dan mudah menyerah untuk semua yang dicita-citakan. Kejar Mimpi social movement hadir di tengah-tengah masyarakat Indonesia untuk menjadi tempat berkumpul dan menjadi sumber inspirasi dalam mengejar mimpi.

Lagu Kejar Mimpi ini sudah bisa didengarkan juga di Apple Music, Spotify dan Joox.

 

Official Video Clip MAUDY AYUNDA – “Kejar Mimpi :

https://youtu.be/1IJz1yREUGw

Kejar Mimpi (lirik)

Andaikan aku bisa

Berlayar jauh

Berteman laut lepas

 

Terkadang kita lupa

Dunia ini

Tak akan selamanya

Menunggu kita

 

Menaklukkan ragu

Beranikan diri

 

Kan kukejar mimpi

Dan ku terbang tinggi

Tak ada kata tidak

Ku pasti bisa

 

Kan kucoba lagi

Ditemani pagi

Tak ada yang tak mungkin

Ku pasti bisa

 

Terkadang kita lupa

Dunia ini

Tak akan selamanya

Menunggu kita

 

Menaklukkan ragu

Beranikan diri

AFGAN Dapat Kejutan Saat Bukber  Bersama Fans Dan Anak Yatim

 

Penyanyi muda berbakat, Afgansyah Reza atau yang akrab disapa AFGAN, selalu memiliki agenda rutin setiap bulan ramadhan yaitu buka puasa bersama para pengemarnya yaitu Afganisme. Selain sebagai ajang silaturahmi antara artis dan fans, acara yang digelar oleh Afgan pada tanggal 12 Juni 2017 di Kaffeine di kawasan SCBD-Jakarta ini,  sekaligus menjadi momen untuk berbagi rejeki dan kebahagiaan dengan anak-anak yatim.

Hari itu juga menjadi hari yang membahagiakan bagi pelantun lagu “Ku Dengannya Kau Dengan Dia” ini, karena Afgan mendapat kejutan yaitu kue ulang tahun dari para fans. “Hari ini aku lagi ada buka puasa bersama Afganisme dan juga adik-adik dari Rumah Yatim Indonesia. Aku kaget banget dapat kejutan kue ultah dari fans-fans aku. Karena sebenarnya aku ulang tahun udah dari 2 minggu yang lalu yaitu tanggal 27 Mei. Yah lumayan surprise juga, thank u so much Afganisme.. “, ucap Afgan tentang acara yang digelarnya tersebut.

Bisa berbagi dengan anak-anak yatim dan bersama pengemarnya, disaat baru saja berulang tahun dirasakan Afgan sebagai sesuatu yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya Afgan sempat menjalani puasa di Hongkong di awal bulan puasa kemarin. “Bedanya saya ber-ulang tahun di bulan Ramadhan, Insya Allah ini menjadi pertanda yang baik bagi saya untuk tahun-tahun kedepannya. Buat saya Ramadhan ini berkesan karena minggu pertama puasa saya menjalaninya di luar negeri. Saya ga pernah ulang tahun dibulan ramadhan dan pas di puasa hari pertama pula. Jadi hadiahnya trip ini, trip ke Hongkong. Spesial menghadiahi diri sendiri, jadi saya pikir saya pantas memanjakan diri saya sendiri setelah bekerja. Disana saya juga ketemu temen-temen saya”, ujar Afgan.

Di usianya yang ke-28 tahun ini, Afgan ingin memaknai hidupnya dengan merencanakan hal-hal baik bagi kariernya mendatang. “Sekarang saya kan sudah di usia yang matang, saya pengen saya lebih well-plan dengan hidup saya kedepannya. Target-target dan tujuan hidup saya ini lebih direncanakan. Apa yang saya mau dikehidupan saya mendatang, apa yang ingin saya achieve. Jadi semua saya list-down, jadi hidupnya lebih tertata. Saya belum bisa bilang sekarang, yang pasti di usia ini saya harus mulai lebih berani ambil resiko untuk menggapai mimpi-mimpi saya yang lain. Doain aja ya!”, tutur Afgan tentang harapannya kedepan.

Seperti apa sih target-target Afgan di masa mendatang, kita tunggu saja ya… Semoga semakin banyak prestasi-prestasi yang dibuat Afgan untuk memajukan dan membanggakan dunia musik Indonesia.

 

Official Video Clip AFGAN – Ku Dengannya Kau Dengan Dia :

 https://youtu.be/_D4aRNrmbug

NISA DA3 Ramaikan Bukber PWI  Bersama Anak Yatim Piatu

 

Bulan suci Ramadhan menjadi momen berharga bagi umat muslim untuk mendulang pahala sebanyak mungkin. Balasan pahala berlipat menjadi semangat tersendiri untuk mengisi bulan Ramadhan dengan memperbanyak ibadah dan kegiatan sosial. Tak terkecuali bagi publik figur seperti NISA FARELLA, penyanyi cantik jebolan Dangdut Academy 3 ini ikut meramaikan acara buka puasa bersama dengan ratusan anak yatim piatu yang digelar oleh PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Jaya dan Iluni di SMK Yadika 2, Tanjung Duren Barat IV, Jakarta Barat, pada hari Minggu 10 Juni 2017 lalu.

Mengisi kegiatan puasa dengan ngabuburit dan buka puasa bersama anak-anak yatim piatu, merupakan kebahagiaan tersendiri bagi Nisa. “Di kampung halamanku di Solo, setiap bulan Ramadhan aku memang selalu menyisihkan waktu untuk ikut acara-acara seperti ini. Selain untuk berbagi kebahagiaan dan rejeki dengan sesama, juga untuk mengingatkan kita untuk selalu bersyukur. Bahwa masih banyak orang yang kurang beruntung dari kita. Jadi tidak ada salahnya, kalau kita bisa menyisihkan sedikit waktu dan rejeki kita untuk menyenangkan mereka”, ucap Nisa yang sore itu ikut menghibur dengan mendendangkan beberapa lagu dangdut dan lagu religi.

Pada kesempatan itu, Nisa mengajak ratusan anak yatim piatu yang hadir untuk bernyanyi bersama. Ia tak segan-segan untuk turun dari panggung dan menghampiri anak-anak tersebut untuk joget bareng diatas panggung. “Seru banget. Senang sekali bisa ikut bergabung dengan acara yang digagas oleh teman-teman dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ini. Waktu aku ditawarin untuk nyanyi diacara ini oleh pihak label rekamanku, aku langsung bilang mau. Selain untuk menghibur anak-anak yatim piatu sekaligus untuk ber-silaturahmi dengan teman-teman wartawan yang sudah menyelenggarakan acara ini. Apalagi aku lihat anak-anak yang nonton antusias banget mendengar kami bernyanyi untuk mereka. Kalau  mereka terhibur, aku juga ikut seneng jadinya. ” ujar Nisa.

Selama bulan Ramadan ini, Nisa mengaku tak pernah membatasi kegiatannya. Si cantik yang baru saja merilis single perdananya yang berjudul “Cipularang” ini, hari-harinya di bulan Ramadhan tetap dipadati dengan job nyanyi dan promosi lagu terbarunya tersebut. “Kegiatanku di bulan Ramadhan sih tidak ada bedanya dari bulan-bulan biasanya yah. Tetep menjalankan ibadah puasa, tetep nyanyi meskipun enggak sebanyak hari-hari biasanya. Karena aku baru keluar single perdanaku, jadi di bulan puasa ini aku memang lagi banyak melakukan kegiatan promo single,” ujar Nisa

Acara berbuka puasa bersama adalah agenda rutin yang digelar PWI Jaya dan Iluni di SMK Yadika 2 Tanjung Duren. Tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya acara seperti ini juga digelar. Lewat acara ini, selain memberikan hiburan dan berbagi kebahagiaan dengan anak yatim juga tercipta jalinan sillaturahmi antara sesama wartawan dengan artis yang terlibat. “Aku senang banget bisa ikut acara sosial seperti ini, semoga keterlibatan aku diacara ini bisa menghibur anak-anak yatim piatu yang sudah hadir,” tutup Nisa.

 

Official Video Clip|NISA FARELLA – “Cipularang” :

https://youtu.be/NQOkSYqapFc