trinity_logo_web.png
Menu
Kulari Ke Pantai Meluncurkan Video Klip Theme Song

“Lagu ini dibuat saat kami liburan di tengah laut. Sambil bersantai, beratapkan langit bertabur bintang, tanpa penerangan, dan berlatar belakang suara ombak.” (RAN)

 

Jakarta, 17 Mei 2018. Hari ini, film KULARI KE PANTAI merilis single dan video klip kedua dari album soundtrack-nya dengan judul yang sama. Lagu“Kulari Ke Pantai” sekaligus menjadi theme song dari film anak-anak terbesar yang akan rilis pada masa liburan sekolah tahun ini. Film KULARI KE PANTAI merupakan kolaborasi Produser Mira Lesmana dan Sutradara Riri Riza, yang telah berhasil mencetak dua film anak-anak legendaris, PETUALANGAN SHERINA (2000) dan LASKAR PELANGI (2008). Pada pertengahan April lalu, film KULARI KE PANTAI telah menyelesaikan proses shooting yang berlangsung selama 34 hari di lebih dari 20 titik lokasi sepanjang 1.025 kilometer dari Jakarta ke Banyuwangi dan di Rote, Nusa Tenggara Timur. Saat ini film KULARI KE PANTAI tengah dalam proses editing dan hari ini, video klip theme song “Kulari Ke Pantai” diluncurkan dengan memasukkan beberapa potongan adegan film.

 

Sedikit berbeda dengan video klip single yang sebelumnya, yang menggunakan full motion graphic, video klip theme song “Kulari Ke Pantai” ini menampilkan grup musik RAN yang sedang dalam roadtrip bersama untuk melepas kerinduan mereka akan suasana pantai.“Konsep video klipnya saya bikin seperti ini untuk mencoba menggelitik penonton untuk ikutberlibur ke pantai. Dan pastinya juga ingin menggelitik penonton untuk menonton film KULARI KE PANTAI karena video klip ini dibikin cut to cut dengan footage dari film, yang tidak kalah menariknya,” demikian penjelasan Sakti Marendra, sutradara video klip theme song“Kulari Ke Pantai” tentang konsep video klip.

 

Potongan adegan film dalam video klip sengaja dipilih sesuai dengan lirik lagu yang mengajak kita semua untuk sejenak bersantai, pergi ke pantai dan mendengarkan bisikan pasir dan deburan ombak, dan menikmati langit biru. Kita akan melihatsebagian perjalanan liburan SAM (Maisha Kanna), HAPPY (Lil’li Latisha), dan UCI (Marsha Timothy) dan tidak ketinggalan juga adegan surfing Sam dan Baruna (Varun Tanjung) di salah satu pantai yang ada dalam film KULARI KE PANTAI. “Selesai menonton video klip “Kulari Ke Pantai”, pasti hati menjadi sejuk dan ingin menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga, berlibur atau sekedar berkumpul bersama”, ujar Mira Lesmana tentang video klip theme song“Kulari Ke Pantai”. “RAN selalu membawa nafas baru dalam setiap lagu-lagunya. Begitu pula untuk theme song KULARI KE PANTAI ini. Mereka berhasil menerjemahkan mood dari film ini, padahal belum sempat melihat filmnya secara utuh. Saya senang dan puas sekali dengan theme song oleh RAN ini,” lanjut Mira Lesmana.

 

Theme song “Kulari Ke Pantai” bisa jadi adalah salah satu lagu tercepat yang pernah diciptakan oleh RAN karena prosesnya dikerjakan dalam kurang lebih 2 hari. “Kami diberi kebebasan sepenuhnya oleh mbak Mira untuk menginterpretasikan film KULARI KE PANTAI dalam bentuk lagu. Untuk mendapatkan mood-nya, kami sengaja membuat lagu ini ketika berlibur di tengah laut. Sambil bersantai, beratapkan langit bertabur bintang, tanpa penerangan, dan berlatar belakang suara ombak,” jelas RAN tentang proses pembuatan theme song. “Malam itu, kita langsung dapat bagian reff-nya dan kita teruskan prosesnya di Jakarta. Hasilnya? Mbak Mira suka dan tidak ada revisi,” lanjut RAN. Penasaran seperti apa video klip RAN “Kulari Ke Pantai”, yuk klik video klipnya di sini:

Perjalanan shooting sepanjang 1.025 kilometer telah selesai ditempuh oleh tim produksi film KULARI KE PANTAI. Dan beberapa waktu lalu, telah merilis video teasernya di kanal-kanal digital dan bioskop. Saat ini film KULARI KE PANTAI dalam tahap penyelesaian dan akan tayang di bioskop pada masa liburan sekolah, yaitu 28 Juni 2018.

 

Twitter: @MilesFilms|| @TrinityOptimaP

IG: @milesfilms|| @trinityoptima

Fb: Miles Films || TrinityOptimaP

 

Informasi lebih lanjut:

Median Publicist (Keke – frederika.dapamanis@gmail.com – 081944101770)

 

INFORMASI TEKNIS SINGLE & VIDEO KLIP

 

Pencipta Lagu                                                    : Rayi Putra,Astono Andoko, dan Anindyo Baskoro

Penyanyi                                                             : RAN

Produser Lagu                                                   : RAN

Produser Album OST KULARI KE PANTAI               : Mira Lesmana & Yonathan Nugroho

Label Rekaman                                                 : Trinity Optima & Miles Music

Sutradara Video Klip                                       : Sakti Marendra

 

INFORMASI TEKNIS FILM

Sutradara                            : Riri Riza

Produser                             : Mira Lesmana

 

Produser Eksekutif          : Andi Boediman

Mandy Marahimin

Pandu Birantoro

Rahadian Agung

 

Produser Eksekutif          : Shanty Harmayn

Edy Suwarno

Willson Cuaca

 

Produser Eksekutif          : Christopher Lee Smith

Michy Gustavia

 

Co-Executive Producer  : Ignatius Andy

Niken Rachmad

 

Associate Producer         : Toto Prasetyanto

 

Produser Pelaksana        : Rena Tombokan

 

Penulis Naskah                 : Gina S. Noer

Mira Lesmana

Riri Riza

Arie Kriting

Sinematografi                    : Gunnar Nimpuno

Penata Artistik                  : Eros Eflin

Editor                                    : Aline Jusria

Penata Suara                     : Satrio Budiono& Sutrisno

Penata Rias                         : Eba Sheba

Penata Kostum                 : Chitra Subiyakto

Penata Musik                    : Aksan Sjuman

New Release: Young Lex – Nyeselkan “Cara Young Lex Tolak Balikan sama Mantan”

Dalam sebuah hubungan, perasaan menyesal pasti sering terasa. Tidak jarang, perasaan menyesal karena telah memutuskan hubungan saat tengah mengalami emosi sesaat. Hal itu yang coba Young Lex coba ceritakan lewat single terbarunya “Nyeselkan”. Single bertema cinta pertamanya yang ia yakini pernah dialami oleh banyak orang.

Nyeleneh dan penuh kontroversi. Young Lex sepertinya tidak masalah dengan dua label yang melekat pada dirinya. Bahkan, dua hal tersebut yang membuat karakternya dalam bermusik kian kental terasa. Dan setelah 7 tahun lebih berkarya lewat genre musik hip hop, rapper bernama asli Samuel Alexander Pieter ini siap meluncurkan single teranyar yang berjudul “Nyeselkan”.

“Nyeselkan bercerita tentang perasaan seseorang yang menyesal berpisah dengan pasangannya. Kadang salah satu pihak mutusin hubungan, lalu satu atau dua tahun kemudia dia lihat sang mantan lebih sukses atau lebih baik kondisinya sejak ia tinggalkan. Nah, di situ, orang itu merasa menyesal dulu pernah mutusin pacarnya itu. Dan saat dia minta balikan, si mantan kekasihnya ini sudah move on!” jelas Young Lex menggambarkan single terbarunya ini. “Jangan pernah bikin janji saat lagi senang, karena janji itu bisa sangat manis dan enggak realistis. Tapi juga jangan suka ambil keputusan saat marah. Karena konsekuensinya bisa sangat fatal,” lanjutnya menjelaskan makna lagu yang ia bawakan bersama Masgib.

Dengan lirik yang cukup personal membuat siapapun yang mendengar lagu ini menyangka kalau lagu dibuat dari pengalaman pribadi Young Lex sendiri. “Enggak sih. Bahkan, sejujurnya gue jarang bikin lagu dari pengalaman pribadi. Seringnya gue observasi dari lingkungan sekitar gue, karena gue mau lagu yang gue bikin bisa relate dengan banyak orang,” pungkas rapper yang pernah berkolaborasi dengan Gamaliel dari GAC ini.

Dengan masih mengusung trap music, Young Lex mengaku kalau single ini merupakan lagu yang cukup spesial terutama untuk kariernya. “Lagu ini cukup spesial buat gue. Karena ini merupakanlagu bertema cinta yang pertama yang dirilis secara official. Dulu pernah juga bikin lagu cinta-cintaan tapi enggak dirilis dengan video klip,”jelasnya.

Untuk video klipnya sendiri, Yusuf Harahap banyak menampilkan sisi lain Young Lex yang jarang terlihat kehadapan publik. “Untuk video klip kali ini kita lokasi syutingnya di outdoor, nuansa pantai. Karena gue ngeliat Young Lex kan udah sering banget bikin video klip di studio. Kali ini gue bikin beda, karena lagunya sendiri, beda dari lagu-lagu Lex sebelumnya,” ungkap Yusuf. “Pengen nunjukkin sisi romantis Young Lex sih. Terus juga di video klip ini, gue pengen ngasih liat cerita cinta yang sederhana tapi enggak cheesy. Makanya, sengaja di adegan Lex putus sama pacarnya tanpa ada adegan drama yang gimana banget. Biar penonton yang mengartikan sendiri kenapa si cewek ninggalin Lex,” tambahnya. Wah, mau tahu seperti apa video klipnya Lex kali ini? Yuk, tonton videonya di sini:

 

NYESELKAN (Lirik)

YOUNG LEX Feat MASGIB

Lo akan nyesel saat lo dengerin ini

Lo akan tau saat lo engga di sini

Gue ngga jemput lo lagi

Gue ngga kabarin lo lagi

 

Lo akan bilang ngga bisa dengerin ini

Lo akan bilang ngga siap hadapi ini

 

Gue ngga telfon lo lagi

Gue ngga cium lo lagi

 

Lo emosi saat ambil keputusan

Lo emosi jadi ngga pikir panjang

Sekarang lo ngemis minta balikan

Sekarang gimana

 

Sekarang lo nyesel kan kesel kan mutusin gue

Lo yang ambil keputusan waktu pacaran tuk putusin gue

 

Apa kabar sekarang?

Pasti lagi galaukan

Kepoin gue di instagram

Ngechat ngajak balikan no no

 

Balikan no no

Lo ngajak balikan no no

Dulu kemana aja lo

Waktu gue masi sayang lo

 

Dulu lo bilang no no

Sekarang ngajak balikan no no

Lupain gue dari hati lo

Mending pergi aja lo

 

Lo masih inget kan waktu lo mutusin gue lo bilang ngga akan lo ngajak balikan

Lo udah ngga sayang

 

Sekarang lo nyesel kan kesel kan mutusin gue

Lo yang ambil keputusan waktu pacaran tuk putusin gue

Sekarang lo nyesel kan kesel kan mutusin gue

Lo yang ambil keputusan waktu pacaran tuk putusin gue

 

Pasti lo kangen jalan sama gue

Pasti lo nyesel putusin gue

Pasti lo pengen balik sama gue

Pasti lo baper liat pacar gue

Pasti lo kangen jalan sama gue

Pasti lo nyesel putusin gue

Pasti lo pengen balik sama gue

Pasti lo baper liat pacar gue

 

Sekarang lo nyesel kan

Sekarang lo kesel kan

Composed by Younglex & Masgib

Produced by Robert Wynand

Vocal Recorded @Brotherland Std, Jkt

Mixed by Tatsuro Miller @RecRoom Studio, KL

Mastering by Sam John @Precise Mastering, UK

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2018

New Release: FREZA “Abu – Abu”

Sudah jarang sepertinya industry musik mendapatkan talenta berbakat dari daerah. Sampai akhirnya, Freza hadir di tengah kita dan membawakan single pertamanya bersama Trinity Optima Production yang berjudul “Abu-Abu”. Terlahir dari keluarga yang sama sekali tidak memiliki “garis” musik Freza sudah memperlihatkan keinginan dan bakatnya di dunia musik. Dimulai saat di bangku Sekolah Dasar, pria kelahiran 10 Desember 1990 di Rumbai, Pekanbaru ini bersama beberapa orang temannya membentuk sebuah grup band.

Grup yang diberi nama Fijinouva ini bertahan hingga menginjak bangku SMA. Bahkan, mereka sempat beberapa kali menjuarai panggung kompetisi sekolah hingga tingkat Nasional. Di tahun 2011, Fijinouva mencoba untuk menluncurkan album pertamanya, yang diproduksi secara indie dan bekerjasama dengan Palu Musik Studio Jakarta. Album yang memiliki beberapa lagu andalan seperti “Lagu Kita” dan “Tanpa Arah” ini tidak berumur lama di karena perbedaan lokasi para pemainnya yang tersebar antara Pekanbaru dan Jakarta.

Di tahun 2012, Freza membentuk sebuah grup band yang dikhususkan untuk mengikuti kompetisi musik bernama Sabikustik yang kemudian berubah menjadi Sabi Band. Unit musik ini merupakan konsep baru yang diciptakan Freza bersama teman-temannya yang memadukan antara musik modern rock dengan musik electro.

Beberapa prestasi yang berhasil diraih oleh Sabi Band mulai dari Jamsinas RRI, Cardinal, hingga ASEAN Beat 2016. Bersama Sabi Band, Freza berhasil menjadi juara 1 dari Indonesia untuk bertanding di Tokyo, Jepang dan menghadapi negara-negara lain.

Tidak lama dari itu, Freza mulai percaya diri untuk melangkah dengan format solo dan membuat FREZAMUSIC sebagai wadah manajerial untuk dirinya berkarya. Lagu pertama yang di publish ke publik melalui sebuah video live bekerja sama dengan empistudio adalah “Sebuah Lagu Untuk Mu” atau SLUM dan “Lengkung Merah Berdagu” juga dipublish melalui video live yang di buat kerjasama dengan empistudio.

Video lagu SLUM ini oleh FREZAMUSIC diikutkan ke dalam sebuah kompetisi yang diadakan oleh Telkomsel di tahun 2017 yang bertajuk “Bintang Panggung Asik 2017” dan bersaing dengan hampir 1.800 peserta dan 5.000 musik vidio. Freza berhasil meraih Juara Pertama, dan salah satu dari hadiah yang diterimanya adalah kesempatan untuk bekerja sama dengan Trinity Optima Production untuk memproduksi single yang berjudul “Abu-Abu”.

Keraguan sempat timbul ketika untuk mengambil kesempatan ini, dikarenakan pilihan untuk memproduksi secara indi pun saat itu cukup menarik dan menggiurkan. Akan tetapi setelah melalui proses berpikir dan menganalisa yang cukup panjang, akhirnya FREZAMUSIC memutuskan untuk mengambil kesempatan ini dan mencoba peruntungan untuk bergabung dengan major label. Dan dari proses inilah akhirnya “Abu-Abu” pun ter-sempurna-kan.

“Abu-abu” adalah salah satu dari sekian lagu yang dipilih oleh FREZAMUSIC sebagai lagu yang akan dijadikan single dalam program kerjasama dengan Trinity Optima Production. Sebelumnya sempat di tawarkan sebuah lagu lain yang bukan karya nya Freza, akan tetapi akhirnya di pilihlah “Abu-Abu” yang di harapkan bisa diluncurkan pada bulan November tahun 2017 ini.

Dibalik keinginan seorang Freza untuk menjadi musisi terkenal, ternyata ada sebuah mimpi yang ingin di wujudkannya walaupun berat. Freza ingin menjadi musisi daerah yang bisa dikenal oleh seluruh Indonesia, bahkan dunia. Karena, apabila semua musisi yang bagus-bagus hijrah ke Jakarta, daerah-daerah tentunya akan kehabisan talenta-talenta yang akan mampu untuk memajukan daerah. Freza tentunya menyadari bahwa itu bukan hal yang mudah untuk dicapai.

 

Abu – Abu (Lirik)

Selalu,

Bersama walau hujan coba hentikan kita

Seakan miliki dunia peluk diriku

Takkan pernah ku lepas

Itu katamu, katamu

 

Hanya salahku

Terlalu meninggikan mu membuat otakku

Tak berfungsi apa-apa untuk diriku

Hingga terlihat seperti bulan tertutup awan

Hari ini, ku mengerti

 

Reff

Ku fikirkan lah masa depan ku

Ternyata kau hanya masa lalu

Semua mimpi, ternyata abu-abu

 

Sendiri

Terbayang-bayang masa, masa bersama

Tak sedikit goreskan luka di dada

Ku hanya terlihat tersenyum dalam terluka

Hari ini, ku mengerti

 

Reff

Ku fikirkanlah masa depanku

Ternyata kau hanya masa lalu

Semua mimpi, ternyata abu-abu

Seribu bintang yang kita tuju

Tak satupun pulau yang ku sentuh

Semua janji, ternyata abu-abu

NAGA LYLA MENIKMATI CINTA “Sebuah Kisah Cinta Sederhana”

Setelah lama tak terdengar, vokalis grup band Lyla kini ternyata telah mempersiapkan projek solonya. Dengan single pertamanya yang berjudul “Menikmati Cinta”, pria yang bernama asli Indra Sinaga ini siap menyuguhkan sebuah lagu yang didedikasikan untuk sang istri tercinta.

 

MENCOBA SOLO

Ini bukanlah pertama kalinya Naga meluncurkan projeknya tanpa band Lyla yang membesarkan namanya. Di awal kariernya, Naga telah menjajal dunia musik sebagai penyanyi solo. “Tiga tahun sebelum terbentuknya Lyla, saya sudah menulis dan membawakan lagu saya sendiri. Di tahun 2005, saya sempat meluncurkan lagu pertama saya berjudul “Aku di Sampingmu” dan sempat ada di album kompilasi Cipta Lagu Populer di tahun yang sama,” jelas Naga.

Dan, setelah 13 tahun sejak projek solonya tersebut, kini Naga siap untuk tampil dengan single terbarunya “Menikmati Cinta”. Lagu yang dibuat oleh David Sam ini menceritakan tentang sebuah pernyataan cinta seseorang kepada kekasihnya. “Lagunya sangat sederhana tapi memiliki makna mendalam. Tidak ada komplikasi cerita cinta yang rumit di dalamnya. Hanya pernyataan cinta seseorang kepada sang kekasih,” papar pria kelahiran Sumatera Utara ini.

Dari segi musik yang dibawakan, projek solo Naga dengan lagu-lagu Lyla jelas berbeda. Dan memang tidak ingin disamakan. “Karena kalau Lyla itu musiknya lebih musik band dengan pendekatan genre yang lebih alternative rock. Sedangkan di projek solo ini saya lebih kea rah musik-musik soul seperti Boys 2 Men dan Rod Stewart,” ungkap Naga.

 

ISTRI JADI INSPIRASI

Untuk melengkapi single ini, sebuah video klip telah siap diluncurkan ke publik. Disutradari oleh Dwi Nadya Apriliyani, video klip ini memiliki cerita cinta sepasang kekasih yang sederhana tapi tetap manis. “Dari lagunya sendiri menceritakan tentang keharmonisan hubungan sepasang kekasih. Tanpa ada problema yang aneh-aneh, hanya pernyataan cinta seorang kekasih. Dan hal itu yang kami angkat untuk video klip ini,” ujar Nadya.

Untuk menambah kesan personal, Feby, istri Naga sendiri lah yang menjadi model perempuan dalam video klip ini. “Karena lagu ini sendiri mas Naga dedikasikan untuk sang istri, jadi kenapa enggak sekalian juga aja ajak mbak Feby ke dalam video klip ini. Saya pikir akan sulit yang mengarahkan mbak Feby karena basic nya bukan model. Tapi ternyata dia sangat mudah diatur dan preoses syuting video klip sendiri berjalan sangat lancar,” tambahnya.

Feby sendiri yang sudah menikah lebih dari 6 tahun bersama vokalis band Lyla ini mengaku sangat senang bisa ikut andil dalam video klip ini. “Seneng banget. Karena saya sendiri sudah biasa melihat proses pembuatan video klip seperti apa, jadi enggak kaget-kaget banget sih sama prosesnya,” papar perempuan bernama asli Feby Rizky Andhika Siregar. Jadi penasaran kan, seperti apa sih video klip perdana projek solo Indra Sinaga ini? Yuk, sama-sama kita tonton video clip nya!

 

Kulari Ke Pantai Hadirkan Asiknya Aransemen Ulang Lagu Hits RAN “Selamat Pagi” yang Dinyanyikan Bersama Dua Aktor Cilik Filmnya

Ini bagus! Bagus sekali!!Semangat lirik dan musiknya sangat cocok buat anak-anak dan visualnya  juga pas dengan dunia anak -anak yang penuh imajinasi.” (Presiden JOKOWI)  

Film anak-anak terbesar tahun 2018, KULARI KE PANTAI, yang sedang dalam tahap produksidisutradarai oleh Riri Riza dan diproduseri oleh Mira Lesmana,meluncurkan single dan video klip pertama dari album soundtrack filmnya lewat kanal digital. Single pertama soundtrack film ini menghadirkan lagu “Selamat Pagi” oleh RAN, yang pernah hits di tahun 2007, kini diaransemen ulang dan dinyanyikan bersama dua aktor cilik pemeran utama filmnya, Maisha Kanna dan Lil’li Latisha.   “Saya sangat suka lagu “Selamat Pagi”, hits RAN di tahun 2007. Dan ketika membayangkan ingin mendaur ulang sebuah lagu yang pernah terkenal, ceria dan sesuai dengan spirit film KULARI KE PANTAI, yang terbayang adalah suara RAN menyanyikan lagu Selamat Pagi” bersama para pemain cilik film kami yang memang keren keren suaranya,” jelas Produser Film & Musik film KULARI KE PANTAI, Mira Lesmana, tentang keputusannya memilih RAN dan lagu Selamat Pagi”, sebagai salah satu lagu di album Original Soundtrack (OST) film ini.   Video klip yang disutradarai oleh Sakti Marendra ini menampilkan keseruan RAN menyanyikan lagu “Selamat Pagi”, dengan full motion graphic,  bersama dua aktor cilik pemeran utama film KULARI KE PANTAI, yaitu Mimi dan Lil’li (panggilan untuk Maisha Kanna & Lil’li Latisha, red), disertai kemunculan semua aktor pendukung filmnya di akhir video klip ini.   Melalui video klip ini, Sakti ingin mengangkat karakter Sam (diperankan oleh Maisha Kanna) dan Happy (diperankan oleh Lil’li Latisha) yang berbeda. Mereka masing-masing mengawali harinya dengan cara berbeda, tapi akhirnya bersama-sama menghabiskan waktu di pantai bersama personil RAN yang juga sedang dalam perjalanan berlibur.   “Aransemen ulang lagunya sendiri sangat segar. Banyak kejutan-kejutan seru dengan rasa yang berbeda-beda pada tiap perpindahan nadanya dan ditambah kolaborasi Mimi dan Lil’li jadi tambah menyegarkan,” tutur Sakti tentang aransemen ulang lagu Selamat Pagi.“Tema lagunya yang segardan ceria itulah yang menginspirasi bentuk visual dan mood untuk video klip ini. Saya menggunakan full motion graphic agar bisa lebih mengeksplorasi warna dan obyek-obyek imajinatif untuk membawa keseruan dan menjembatani karakter Mimi dan Lil’li yang masih anak-anak dengan RAN yang sudah dewasa,” jelas Sakti Marendra mengenai konsep video klipnya.   “Seru banget! Yang jelas kami belajar banyak dari Mimi & Lili. Secapek apapun mereka, mereka tetap ceria terus. Jadi mikir, kenapa kita yang lebih tua, capek sedikit aja sudah mengeluh,” Demikian cerita RAN tentang keseruan mereka nyanyi bareng dan proses pembuatan video klip ini. “Mereka membawa energi positif dan menebarkan excitement dalam project ini. We love them!” lanjut RAN.  

Single Selamat Pagi ini merupakan kerja bareng Trinity Optima Production & Miles Music. “Saya banyak melihat tingginya ketertarikan anak-anak usia 5-15 tahun terhadap tontonan dan musik.  Sayangnya, jumlah tontonan dan musik yang sesuai dengan mereka sangat terbatas. Karena itulah saya berharap film dan album OST KULARI KE PANTAI dapat menjadi pilihan utama musik yang bisa dinikmati oleh anak-anak dan memiliki nilai pendidikan yang tinggi.” Tutur Yonathan Nugroho selaku Managing Director Trinity Optima Production. “Saya yakin, di tangan dingin Mira Lesmana dan Riri Riza, film dan album OST KULARI KE PANTAI akan sukses di box office dan dekat di hati anak-anak seperti halnya film Petualangan Sherina. Tentunya hal ini juga akan memacu produser lain untuk lebih banyak memperhatikan kebutuhan tontonan dan musik untuk anak-anak Indonesia.” Lanjut Yonathan.   “Tidak saja aransemen ulang RAN yang keren dari lagu ‘Selamat Pagi’ ini, Sakti Marendra juga berhasil membuat video klip yang pas banget dengan keseruan jalan cerita film KULARI KE PANTAI. Saya sampai berulang-ulang menontonnya dan selalu tersenyum senang dan ikut berdendang,” Kata Mira Lesmana, yang sempat memamerkan potongan video klip lagu ini ke Presiden Jokowi.   Mira Lesmana, bersama Kepala BEKRAF Triawan Munaf, mendapat kesempatan untuk bertemu dengan Bapak Presiden Jokowi dua minggu yang lalu. Bapak Presiden yang sangat prihatin dengan minimnya lagu dan film anak-anak Indonesia sudah meminta agar kondisi ini segera diatasi. Beliau sangat antusias mendengar sedang diproduksinya Film KULARI KE PANTAI dan juga adanya kemasan lagu-lagu soundtrack untuk anak-anak Indonesia.“Saya prihatin dengan semakin sedikitnya film dan lagu untuk anak-anak. Lalu saya mendengar Mira Lesmana dan Riri Riza sedang membuat film anak-anak KULARI KE PANTAI, saya sangat senang sekali. Keduanya telah terbukti menghasilkan film anak-anak yang tidak hanya berkualitas dan mendidik, tapi juga menghibur dan ditonton oleh jutaan penonton seperti Petualangan Sherina dan Laskar Pelangi,” ujar Bapak Jokowi. “Saya juga mendengar film KULARI KE PANTAI akan segera merilis salah satu lagu soundtrack film-nya. Dua minggu lalu Mira Lesmana sempat berjumpa dengan saya dan memperdengarkan lagu dan video clip-nya. Menurut saya ini bagus! Bagus sekali!!Semangat lirik dan musiknya sangat cocok buat anak-anak dan visualnya juga pas dengan dunia anak -anak yang penuh imajinasi,” lanjutnya. “Saya mengajak semua insan dan elemen yang terlibat dalam bidang seni untuk bersama-sama menggalakkan kembali produksi film dan lagu anak-anak Indonesia supaya mereka menjadi bagian dari perkembangan industri kreatif kita,” demikian disuarakan oleh Bapak Presiden Republik Indonesia.   “Semoga seperti judulnya, dan juga harapan pak Jokowi, lagu ini menandai semangat menyambut hari baru dan fase barukebangkitan gairah film dan lagu anak-anak Indonesia,” lanjut Mira Lesmana. Penasaran keseruan para pemain KU LARI KE PANTAI di video klip ini: Yuk simak videonya di sini:   Video klip single “Selamat Pagi” bisa dilihat di kanal Youtube Trinity https://www.youtube.com/user/vctrinity Maupun kanal Youtube Miles Film: Miles Film: https://www.youtube.com/channel/UC1zZXckboolY8-GNVpU_ISQ   Film KULARI KE PANTAI rencananya akan tayang di bioskop pada masa liburan sekolah, pertengahan tahun 2018. Semakin tidak sabar ya menanti seperti apa hasilnya? Pantau terus perjalanan syuting film KULARI KE PANTAI melalui akun-akun sosial media Miles Films dan tonton video musik penyanyi musik Indonesia lainnya di akun social media Trinity Optima Production.

Cara Rossa Ungkap Penyesalan

Rossa_lirik

Dengan segudang hits yang dihasilkan, Rossa selalu bisa memuaskan penggemarnya. Setelah sukses dengan single “Tlah Mencoba”, single soundtrack film Ayat-Ayat Cinta 2 “Bulan di Kekang Malam” dan single terbarunya bersama D’Masive dan David Noah yang berjudul “Pernah Memiliki”, kini Rossa telah siap meluncurkan single terbarunya, “Bukan Maksudku”. Lagu yang dibawakan dengan musik bernuansa elektronik dan lirik yang ciamik, “Bukan Maksudku” jadi single penutup yang cantik dari album “A New Chapter”.

 

HASIL OBROLAN MENDALAM

Lagu ini sendiri merupakan hasil kerja sama Rossa dengan penyanyi asal Singapura, Taufik Batisah. Kolaborasi  musik dengan Taufik Batisah, sukses melebur genre musik Pop yang diusung Rossa dengan musik electronic urban yang kekinian. “Taufik dan Rossa memang sudah bersahabat sejak lama. Dan saat Rossa ingin membuat album ‘A New Chapter’ dengan konsep musik yang berbeda dari sebelum-sebelumnya, Taufik langsung memberikan dukungannya dengan membuatkan lagu ini,” ungkap Mhala selaku A&R dari Trinity Optima Production.

Lagu yang dihasilkan setelah obrolan panjang dengan Taufik Batisah di Singapura ini memiliki makna yang cukup dalam. Lagu yang menggambarkan perasaan mendua tak jarang dialami oleh banyak pasangan. “Lagu ini tentang perasaan bersalah seseorang karena merasa terpikat dengan orang lain. Setiap mereka menghabiskan waktu bersama, keduanya selalu merasa bahagia. Tanpa disadari keduanya sebenarnya saling suka, walaupun keduanya sudah berpasangan,” ungkap Rossa.

Proses pembuatan musik ini pun terbilang cukup unik karena melibatkan empat negara. Proses aransemen musik semua dilakukan di Singapura sedangkan rekamannya di Jakarta, dan proses mixingnya dilakukan oleh Tatsuro Miller di Malaysia dan mastering oleh Steve Corrao di SAGE Audio, Texas, USA.

Lagu dari album teranyarnya “New Chapter” ini juga sudah banyak disukai oleh para penggemarnya. Banyak penggemarnya Rossa menantikan lagu “Bukan Maksudku” untuk menjadi single terbarunya. Pasalnya, banyak pendengarnya yang pernah merasakan perasaan yang serupa dengan lagu ini. “Lagu nya para wanita karier untuk meyakinkan suami tercinta,” ungkap salah satu penggemar di sosial media.

 

KOREOGRAFI KREATIF

Selain itu, sebuah video klip yang disutradari oleh Sakti Mahendra juga tak kalah menarik. Dengan menggunakan koreografi, video klip ini menjadi video klip kedua Rossa yang bisa membuat siapapun yang menyaksikannya ikut berdansa. “Seperti biasa, lagu saya yang menggunakan lagu yang up beat pasti akan menggunakan koreografi. Tapi koreografinya cukup sederhana, saya sendiri hanya butuh satu hari untuk menyelesaikannya,” tambah penyanyi yang baru saja mendapatkan empat platinum untuk album “A New Chapter”. Penasaran seperti apa? Yuk tonton video clip nya!

 

 

BUKAN MAKSUDKU (lirik)

Bukan maksudku

Bukan maksudku

Tuk berselingkuh, percaya

Ku sayang kamu

Bukan maksudku

Tuk berselingkuh, percayalah

 

Tak pernah ku terpikir ‘tuk mendua kan mu

Tanpa kusadari, sadari

Tercipta satu rasa bila ku dengannya

Tanpa kusadari

 

Ku tak bisa melepaskan

Rasa yang ada di jiwa, sungguh

Dia, dia, hanya, teman saja

Dia meracun hatiku

Kau yang menakluk cintaku, sungguh

Dia, dia, hanya, teman

 

Bukan maksudku

Bukan maksudku

Tuk berselingkuh, percaya

Ku sayang kamu

Bukan maksudku

Tuk berselingkuh, percayalah

 

Bukan maksudku

Bukan maksudku

Bukan maksudku

 

Caranya berbeda, buat ku terpana

Tanpa kusadari, sadari

Sungguh aku coba untuk terus setia

Aku sadari

 

Ku takbisa melepaskan

Rasa yang ada di jiwa, sungguh

Dia, dia, hanya, teman saja

Dia meracun hatiku

Kau yang menakluk cintaku, sungguh

Dia, dia, hanya, teman

 

Bukan maksudku

Bukan maksudku

Tuk berselingkuh, percaya

Ku sayang kamu

Bukan maksudku

Tuk berselingkuh, percayalah

  

Bukan maksudku

Bukan maksudku, percayalah

 

I don’t wanna hurt you

But i can’t stop thinking about him

He’s got me confused, I don’t know

 

Composed & Produced by TAUFIK BATISAH

Published by HYPE 2 PTE. LTD

Vocal Produced by IRVNAT @Backbeat Std, Jkt

Engineered by ANGGI ANGGORO

Background Vocal by TAUFIK BATISAH @TheWhiteHypeRoomStd, SG.

Mixed by TATSURO MILLER

© TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2017

Afgan Telah Menemukan Cinta Lamanya Kembali

 

Setelah sukses dengan lagu “Heaven” sebagai pembuka single dari album “Dekade”, kini Afgan telah siap dengan suguhan terbarunya, “Love Again”. Lewat lagu ini, Afgan ingin mengajak seluruh penikmat musik Indonesia untuk mengenang kembali perasaan cinta lama dengan nuansa musik 90-an.

 

LAGU THROWBACK

Nuansa beat R&B khas 90-an yang menyatu dengan vokal dari seorang Afgan membuat lagu “Love Again” sangat menyenangkan untuk didengar berulang kali. “Ini salah satu lagu favorit saya di album Dekade, karena di lagu ini saya benar-benar bisa menampilkan musik yang saya sukai,” ungkap Afgan. “Mungkin ini bentuk kerinduan saya terhadap musik 90-an, sehingga menjadi semacam throwback. Karena musik seperti ini lah yang sering saya dengarkan saat kecil dan kurang lebih mempengaruhi gaya bermusik saya hingga hari ini. Dan sejak awal, saya sudah mempercayakan Kitut untuk membuat progressive chord ke dalam lagu ini. Karena selama kerja bareng sama Kitut, saya perhatikan Kitut selalu bisa memberikan elemen RnB 90-an ke dalam musik yang saya inginkan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, dalam penggarapannya Afgan memastikan lirik yang ada di lagu ini pun bisa membawa pendengarnya kembali ke musik pop 90-an. “Saya dan Mhala sengaja mencari kata-kata yang biasa digunakan lagu-lagu di 90-an agar lebih terasa lagi kesan throwback nya,” papar penyanyi kelahiran tahun 1989 ini. “Di lagu ini saya sengaja mengusung tema yang cukup sedih di bagian lirik tapi musiknya up beat yang bikin semangat. Optimisme, mungkin adalah satu kata yang bisa menggambarkan lagu ini. Optimis kalau seseorang yang pernah dicintai bisa kembali bersama lagi,” tambahnya.

Menggunakan lirik berbahasa Inggris dan Indonesia, lagu ini mampu menjadi anthem bagi mereka yang masih dalam penantian cinta lama. “Lagu ini menceritakan tentang perasaan seseorang yang masih mengharapkan perasaan yang sama dengan sang mantan kekasih. Perasaan yang mungkin banyak dialami oleh banyak orang”, paparnya.

 

BEAT 90-AN

Awalnya, Afgan sempat ragu untuk memasukan lagu ini ke dalam album “Dekade”. Setelah bolak-balik revisi dan dibuat dua versi musik, akhirnya Afgan mantap memasukan lagu ini ke dalam album Dekade. “Kebetulan kami memang sedang kerja bareng dengan DJ asal Malaysia, Tatsuro Miller. Waktu itu dia mempresentasikan beat-beat snare 90-an yang kebetulan disukai oleh Afgan. Lalu, Kitut hadir dalam lagu ini membantu membuat circle chord, saya dan Afgan membuat notasi dan liriknya,” papar Simhala Avadana selaku A&R Trinity Optima Production. “Dan sudah sejak awal kami sudah setuju kalau konsep lagu ini akan menceritakan tentang perasaan seseorang yang masih hung up dengan mantannya. Baby have I ever crossed your mind? Jadi perasaan yang masih penasaran dengan sang mantan,” tambahnya.

Penasaran seperti apa lagu “Love Again”? Single “Love Again” sudah bisa didengarkan di seluruh radio di Indonesia dan juga telah tersedia di berbagai aplikasi streaming musik. Yuk tonton video klipnya!

LOVE AGAIN (LIRIK)

Percayalah

Hanya kamu yang terpatri di benakku

Tak pernah ada yang lain, singgah di sanubari

 

Pedih hati melupakan kisah kita

Ku disini ,kan slalu

Menanti ,dirimu

Walau waktu permainkan cinta

 

Uh, i still believe in you

I stil believe in us

Will find our love again

 

Uh, i still believe in you

I still believe in us

‘cause love will find a way

 

Mungkin kita memang butuh ruang

Sementara tuk sadari

Betapa rindu ini menyiksa

Karna berpisah darimu

 

Tell me girl, where are you now?

Oh whatchu doin, and who are you with

Tell me

Baby baby have i ever crossed your mind?

 

Ku yakin kau pun merasa

Seperti yang aku rasa

Percayalah cinta

Kan temukan jalannya

I’m still in love with you

 

Composed by TATSURO MILLER / AFGANSYAH REZA / KITUT / SIMHALA AVADANA

Original Publisher(s) by THE REC ROOM SDN. BHD. / PT. MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT / PT. SONY MUSIC ENTERTAINMENT INDONESIA

Sub Publisher(s) by PT. SUARA PUBLISINDO on behalf of UNIVERSAL MUSIC PUBLISHING SDN. BHD. / PT. MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT / PT. SONY MUSIC ENTERTAINMENT INDONESIA

Music Produced by TATSURO MILLER

Vocal Produced by BOWO ‘SOULMATE’ @Backbeat Std, Jkt

Engineered by UCUP

Mixed by ARI ‘ARU’ RENALDI

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2018

KEJUTAN SHOWCASE DI SATU DEKADE AFGAN

Siapa yang tak kenal Afgan. Musisi yang telah merintis karirnya dari usia 18 tahun ini, baru saja merayakan satu dekade karier musiknya lewat album “DEKADE”. Kumpulan hits terbaiknya selama 10 tahun terakhir terangkum dengan apik dalam album tersebut. “Ini adalah album yang bisa meringkas perjalanan karier saya selama 10 tahun terakhir. Di album ini terdapat 7 lagu lama, 3 lagu remake, dan 4 lagu baru. Adapun tiga lagu remake yang saya pilih yaitu ‘Sadis’, ‘Bukan Cinta Biasa’, dan ‘Bawalah Cintaku’. Lewat tiga lagu inilah nama saya dikenal publik. Dan di album ini, lagu-lagu tersebut di aransemen ulang dengan sound yang lebih kekinian. Sedangkan di empat lagu baru ini saya ingin menunjukkan kalau musik pop yang saya usung saat ini juga dipengaruhi dengan beat-beat R&B 90-an yang memang sudah saya suka sejak lama,” ungkap Afgan.

Dan, untuk merayakan peluncuran album “DeEKADE” dan juga perayaan 10 tahunnya dalam industri musik, Afgan telah mempersiapkan penampilan spesial bagi penggemarnya. Sebuah showcase special bertajuk “Afgan Satu Dekade” akan diselenggarakan pada tanggal 12 April mendatang di Soehanna Hall, Energy Building, Jakarta Selatan. Sebagai partner, JOOX telah mempersiapkan rangkaian acara seru untuk menambah antusias para Afganisme yang ingin menyaksikan penampilan Afgan dan juga berkesempatan membawa pulang uang senilai 10 juta rupiah.

 

Penasaran? Caranya gampang. Cukup membuat playlist lagu Afgan di aplikasi JOOX, lalu share playlist yang sudah dibuat ke akun Facebook dengan menggunakan tanda pagar #JOOXAFGANDEKADE dan mention @JOOX di dalam captionnya. 10 pemenang berkesempatan menyaksikan penampilan Afgan di Showcase “Afgan Satu Dekade” dan satu pemenang favorit akan membawa uang tunai senilai 10 juta rupiah. Program ini hanya berlangsung sampai 30 Maret 2018. Jadi jangan sampai ketinggalan yaa. Untuk info lebih lanjut bisa dilihat di akun instagram @jooxid.

Gamma1 – “Tolong Dong”   “Janji Setia untuk yang Kasmaran”

Sukses dengan single “Jomblo Happy” yang tembus 42,7 juta views di Youtube, kini band melayu asal Bangka  ini siap meluncurkan single terbarunya yang berjudul “Tolong Dong”. Dengan sedikit perubahan aransemen dan musik, Gamma1 yakin lagu terbarunya kali ini bisa membawa angin segar bagi penggemarnya yang merindukan lagu-lagu pop melayu dari mereka.

 

LAGU KASMARAN

Lagu “Tolong Dong” ini sendiri menceritakan tentang perasaan sepasang kekasih yang tengah merindu kala menjalani hubungan jarak jauh. “Jadi di lagu ini, menceritakan kekhawatiran seorang kekasih yang tidak bisa hadir pada momen-momen penting pasangannya. Namun, kekasihnya meyakinkan, walaupun jarak memisahkan tapi hati dan pikirannya selalu ada untuknya,” ungkap Heri sang vokalis yang juga menciptakan lagu ini.

Secara tersirat, lagu ini merupakan sebuah janji setia antar pasangan kekasih untuk selalu menjaga perasaan mereka. “Lagu ini sebenarnya sangat cocok buat mereka yang tengah kasmaran, tengah jatuh cinta. Pasangan yang melulu mencari alasan untuk bertemu atau sekadar di perhatikan,” tambahnya.

ARANSEMEN BEDA

Lagu “Tolong Dong” sendiri sudah rampung dibuat sejak tahun 2014, namun karena satu dan lain hal akhirnya lagu ini ditunda peluncurannya. Dan tahun 2018 ini dianggap menjadi tahun yang pas untuk memperdengarkan single ini ke pasaran. Lagu yang awalnya diberi judul “Arjuna” ini mengalami beberapa perubahan. Baik dari segi aransemen musik maupun judul lagu. “Awalnya lagu ini kami beri judul ‘Arjuna’ tapi karena kata-kata ‘Tolong Dong’ juga cukup dominan dan gampang diingat oleh pendengar, jadi kami ganti judulnya. Dan musiknya pun mengalami perubahan tempo dan aransemen yang segar, pokoknya lagu lama dengan kemasan baru,” tutur Heri.

Walaupun mengalami perubahan, tapi Heri dan kawan-kawan tidak mengalami banyak kesulitan saat proses rekaman. “Mungkin kalau dari segi kesulitan sih enggak ada. Hanya saja, kami selama ini lebih terbiasa mendengarkan lagu ini dengan aransemen yang lama. Jadi ketika musiknya harus diaransemen ulang dan dibuat berbeda, di situ kami merasakan pengalaman yang unik,” pungkasnya. Wah, daripada penasaran, yuk dengarkan lagu terbaru dari  Gamma1 “Tolong Dong” di radio-radio kesayangan Anda. Dan jangan lupa untuk menambahkan lagu “Tolong Dong” ke dalam playlist Anda di aplikasi digital streaming kesayangan Anda: https://lnk.to/Gamma1_TolongDong 

Yuk, tonton video klip terbaru Gamma1 – Tolong Dong sekarang!

Maudy Ayunda duet with Teddy Adhitya We Don’t (Still Water) “Hubungan Problematis yang Romantis”

 

Hubungan tak selalu penuh canda tawa dan bahagia selamanya. Ada kalanya, hubungan yang terjalin penuh drama dan juga kebingungan. Setidaknya hal itulah yang ingin coba diungkapkan Maudy Ayunda dan Teddy Adhitya lewat lagu yang mereka tulis bersama, “We Don’t”.

Sudah sejak lama Maudy Ayunda ingin bekerja sama dengan Teddy Adhitya. Dan saat kesempatan tersebut  datang, tidak butuh waktu lama untuk keduanya membangun chemistry musik.  “She is super smart. Dan waktu ketemu untuk ngobrolin lagu ini, ternyata kita sama-sama sudah mikirin ide yang sama. Jadi semuanya ngalir aja pas nulis lagunya,” ungkap Teddy yang merasa tidak menemukan kendala apapun dalam merampungkan lagu “We Don’t”. Senada dengan Teddy, Maudy pun merasakan kenyamanan yang serupa dari kolaborasi ini. “Aku dan Teddy tuh orangnya sangat lyrical. Di lirik lagu ini ada kata ‘Still Water’ yang intinya ingin menggambarkan cermin. Dan untuk mendapatkan kata-kata itu kita kayak susah banget. Karena, kita berdua sama-sama maunya pakai kata-kata poetic di dalam lagu ini,” papar Maudy.

Lagu ini sendiri menceritakan tentang dysfunctional relationship yang mungkin dihadapi banyak pasangan. Sebuah hubungan yang bisa dibilang menyenangkan, namun ketika keduanya tengah menghadapi masalah, masing-masing dari mereka memiliki caranya tersendiri untuk mengekspresikan masalahnya. “Lagu ini menceritakan sebuah hubungan yang bisa berada dalam kekacauan tapi juga terasa menyenangkan dalam waktu bersamaan. Jika diibaratkan dalam air tenang, pasangan ini bisa saling melihat refleksi mereka masing-masing, tapi ketika air hujan datang, airnya jadi beriak dan kacau. Tapi karena keduanya saling menerima ‘kegilaan’ masing-masing, jadi pasangan ini selalu setia menunggu hujan itu reda agar bisa saling mencintai lagi,” jelas Teddy.

Lagu yang kaya akan lirik puitis ini diaransemen oleh Alam Urbach dan Teddy Adhitya. Dengan nuansa musik akustik yang organik, lagu ini mampu memberikan gambaran hubungan problematis tapi masih menemukan sisi romantis dalam sebuah hubungan. Maka, tidak mengherankan ketika lagu ini dipilih Maudy sebagai single kedua dari album terbarunya “Oxygen”. Penasaran seperti apa lagunya?

Seluruh lagu di album Maudy Ayunda “Oxygen” sudah bisa didengarkan langsung di seluruh platform streaming digital, mulai dari Apple Music, JOOX, Spotify, iTunes, dan juga Yonder. Simak juga video klip “We Don’t”, di bawah ini: