trinity_logo_web.png
Menu
Giring: ARANA itu Idola Gue!

mqdefault

 

Jakarta – Sedikit demi sedikti ARANA Project mulai terungkap. Vokalis grup band Nidji, Giring menyebut ARANA adalah salah satu idolanya. Siapa kah dia?

Dalam video yang dirilis Trinity Optima Production di akun YouTube-nya, Giring sempat dimintai komentar tentang ARANA Project. Tanpa menyebutkan namanya, Giring pun menyebut sosok ARANA adalah salah idolanya.

“Oh itu (ARANA) idola gue,” ucap Giring.

Nampak dalam video tersebut, Giring pun terkejut dengan ARANA Project. Ia pun berkali-kali bertanya soal kebenarnyan proyek tersebut.

“Setelah 20 tahun? Ini beneran?” jelas Giring.

Sayangnya, video itu pun masih menyimpan teka-teki. Sebenarnya seperti apa ARANA Project? Simak terus detikHOT untuk temukan jawabannya!

Cek videonya di: http://bit.ly/AranaProject-Giring04

NAURA Mencari Model Video Klip ‘BULLY’

20160315225651

 

Untuk fans Naura yang ingin tampil bersama Naura di video klip terbarunya ‘BULLY’ , yuk langsung ikutan pencarian model video klip ‘BULLY’ yang dipersembahkan oleh Trinity Optima Production.

Ketentuan :

  • Anak laki-laki berumur 10-12 tahun
  • Membuat video unik & tanggapan kamu tentang Bully, dengan memegang album Naura ‘Langit Yang Sama’ yang dapat diperoleh di CFC store seluruh Indonesia.
  • Menyebutkan nama lengkap, umur dan tinggi badan pada deskripsi
  • Kirim video unik kamu dengan hashtag #ModelVideoklipBullyNaura via instagram @trinityoptima @aku_naura
  • Pengiriman video hingga tanggal 3 april

 

Yuk langsung ikutan. Kapan lagi bisa shooting dan menjadi model video klip bersama Naura.

NAURA Album : “LANGIT YANG SAMA”

ssh

Akhirnya, lahir juga penyanyi cilik berbakat yang benar-benar mewakili dunia keseharian anak-anak yang polos dan penuh keceriaan. Adyla Rafa Naura Ayu, atau yang lebih akrab dipanggil Naura hadir meramaikan pasar musik anak-anak Indonesia sejak 2014 lalu, dan kini menyapa lagi lewat album baru berjudul “Langit yang Sama”. Kehadiran album ini seolah menjadi penyejuk dahaga di tengah krisisnya lagu untuk anak-anak dalam dua dekade terakhir.

Ya, saat ini, memang tak banyak penyanyi anak-anak yang meramaikan industri musik Indonesia. Yang kita tahu, anak-anak jaman sekarang cenderung dijejali lagu-lagu bertema remaja dan dewasa, padahal musik memegang peran penting untuk membantu perkembangan karakter, kepekaan sosial, kecerdasan dan kreativitas anak. Lewat musik yang mereka dengar, nyanyikan atau hayati, membuat mereka secara tidak langsung belajar tentang kehidupan dan lingkungannya.

Nah, album “Langit yang Sama” mengembalikan esensi album anak-anak sebagaimana mestinya. Mengedepankan tema keseharian yang bermuatan edukasi serta sarat selipan pesan moral pada setiap lagunya. Itu benang merahnya.

Seperti ungkapan ‘buah jatuh tak jauh dari pohonnya’… bakat menyanyi Naura, gadis cilik berusia 10 tahun ini rupanya diperolehnya dari sang bunda, Riafinola Ifanisari – atau yang lebih kita kenal dengan nama Nola Be3. Sejak masih balita, ternyata Naura sudah menyukai musik dan tertarik pada lagu-lagu berkontur musikal. Keinginannya untuk bernyanyi pun disampaikannya kepada sang bunda.

Walau tanpa latihan vokal khusus, Naura pun mulai mengasah kemampuannya bernyanyi secara otodidak. Nola yang menyadari talenta besar putri sulungnya lantas mulai mengarahkan dan melatih bakat Naura. Saat usianya masih 8 tahun, Naura telah meluncurkan debut albumnya berjudul “Dongeng”. Sekitar 9 lagu disajikan di albumnya tersebut, di antaranya lagu berjudul “Dongeng”, “Panca Indera”, “Kata Ajaib”, “Setinggi Langit” serta sebuah lagu yang dinyanyikannya bersama sang mama yang berjudul “Semesta Cinta”.

“Awalnya aku iseng-iseng aja minta ke mama minta dibikinin lagu, terus mama minta ke temennya mama. Terus dibuatin lagu sama Om Mhala dan rekaman sama mama, ternyata lagunya banyak yang suka. Akhirnya kami buat album deh,” ungkap Naura mengenang awal dirinya terjun ke dunia tarik suara.

Naura memang dikenal sebagai anak yang cerdas dan berbakat. Kemampuan vokalnya yang luar biasa dengan suara yang indah dan jernih khas anak-anak seusianya, membuat Nola tertarik untuk memproduseri sendiri album Naura.

“Salah satu hal yang bisa saya lakukan sebagai orang tua dalam mendukung bakat Naura adalah mencoba mewujudkan keinginannya yang ingin bernyanyi. Ingin duet sama mamanya, dan punya album. Dan akhirnya pun saya mempelajari untuk memproduseri album Naura”, ulas  Nola bangga. Dan ternyata di luar itu, Naura ternyata juga piawai bermain piano dan pernah terlibat pada pagelaran drama musikal Timun Emas.

Konsep aransemen untuk keseluruhan lagu di album “Langit yang Sama” ini dikerjakan secara orkestra dengan pendekatan musikal agar gampang dicerna oleh anak anak. Semua lagu diciptakan oleh Mhala & Tantra Numata. Kehadiran Naura diharapkan bisa membangkitkan kembali lagu atau musik anak-anak Indonesia yang berkualitas. Naura pun berharap bahwa karya dan lagunya dapat di terima dunia musik Indonesia. “Aku pengen banget semua anak Indonesia menyanyikan lagu anak-anak, bukan lagu orang dewasa!”

 

“Untuk Tuhan”

Lagu ciptaan Mhala dan Tantra Numata ini memiliki arti yang sangat dalam. Sebuah doa dari seorang anak yang meminta agar Tuhan mencurahkan kasih sayang kepada orang tuanya. Dilantunkan Naura dengan penuh penghayatan, terekspresikan dengan serasi sekaligus manis dengan balutan gesekan string garapan Ava Victoria yang membuai.

 

“Jalan-Jalan”

Sebuah pesan positif yang sangat mewakili generasi Naura saat ini, dimana ia mengajak menikmati indahnya dunia di luar sana, dan mau meninggalkan ‘gadget’. Karena Naura memandang hidup di luar sana lebih berwarna…. Kita bisa merasakan udara, tertawa bersama, berlari di pagi hari, rasakan angin dan bersepeda gembira. “… Kawan, berjiwalah petualang, biar nanti kita punya banyak cerita….

 

“Langit yang Sama”

Lagu yang dinyanyikan trio oleh Nola, Naura dan Neona ini mengajarkan keindahan berbagi terhadap sesama. Dan pesan itu disampaikan dengan penuturan yang sarat kepolosan suara kanak-kanak, terutama vokal Naura dan Neona yang terlantun menggemaskan. Mengalir renyah dengan iringan olahan musik yang lincah, ringan namun memikat.

 

“Bully”

Lagu ini menerbangkan ingatan kita pada konsep album kanak-kanak Sherina yang dirilis pada 1999 silam, dimana lagu-lagunya juga kental nuansa musikal hasil gubahan mendiang komposer Elfa Secioria. Cara bernyanyi Naura di lagu ini terasa lentur dan tegas dengan kawalan choir, namun tanpa kehilangan jiwa ciliknya. Pesan di liriknya lagi-lagi mewakili generasi Naura, dimana per‘bully’an menjadi sorotan. Sebuah isu yang belakangan sangat meresahkan banyak orang tua. “… Dunia lebih indah tanpa ada si Bully…” lantun Naura.

 

“Sister”

Naura kembali ditemani Neona di lagu ini. Sesuai judulnya, keduanya menuturkan hubungan unik kakak adik yang walaupun kadang tidak sejalan, namun selalu berakhir rukun. Keduanya bernyanyi, berinteraksi, sahut-sahutan, dimana musiknya pun meningkahi seolah terlibat dalam obrolan Naura dan Neona. Menggemaskan dan menggelikan.

 

“Ayo Menabung”

Kali ini lagu dibuka dengan suara-suara tiupan brass section ala Broadway yang terdengar berjingkat-jingkat dengan nuansa riang, sarat irama staccato yang ritmis. Pola aransemen yang terkesan ‘centil’ ini menjadi pengantar pesan positif Naura yang mengajak pendengarnya untuk mulai membiasakan menabung dan berhemat untuk bekal di masa depan.

 

“Sahabat Setia”

Naura kali ini menggaet sang ibu, Nola, untuk berduet. Liriknya, adalah tentang hubungan cinta yang terjalin antara seorang anak dan ibu. Dimulai dengan alunan suara Nola yang mengayun, yang mengutarakan ‘keresahan’ pada sang anak yang kelak akan semakin dewasa. Dan Naura lantas menjawabnya penuh optimistis, bahwa ia kelak akan menjadi seperti sahabat penuh cinta bagi sang ibu. Pautan keduanya dikaribkan dengan gemericik chime, buaian string section serta alunan piano yang ringan sepanjang lagu.

 

“Lukisan Indonesia”

Aransemen orkestrasi di lagu ini digarap oleh Andi Rianto, dengan penggambaran imajinatif yang sangat mewakili ekspresi wujud kecintaan Naura terhadap Indonesia yang disebutnya sebagai negeri mahakarya terindah. “… Tuhan melebihkan waktunya saat Dia mencipta….” Sebuah penggalan lirik yang menggugah dan sarat kekaguman.

 

“Believe”

Selalu percaya dan yakin pada kemampuan, dan diri sendiri. Itulah inti pesan di trek penutup album “Langit Yang Sama” ini. Sedikit berbeda dibanding konsep lagu-lagu lainnya yang sarat nuansa musikal. “Believe” berlirik Bahasa Inggris dengan baluran musik pop modern yang dinamis. Selaras dengan ungkapan positif yang optimistis di lirik lagunya.

 

Album terbaru Naura yang berjudul “Langit Yang Sama” ini, diproduksi oleh PT. Trinity Optima Production dengan partner label Mega Music dan partner distribusi eksklusif CFC Indonesia. Kini album ini sudah bisa di dapatkan  di CFC Store se-Indonesia mulai 9 Maret 2016.

 

Press Release By Mudya Mustamin (Pemimpin Redaksi Majalah Gitar Plus)

Serunya Lyla Hiking Bersama Fans

 

turis news

Link video youtube Hiking Bareng Lyla :

http://bit.ly/HikingBarengLyla

Sehubungan dengan diluncurkannya  album terbaru LYLA yang  berjudul GA ROMANTIS pada pertengahan tahun 2015 dan  single “Turis”, lagu yang dipilih sebagai single kedua dari album terbaru LYLA yang berjudul “Ga Romantis”, LYLA mengadakan sebuah program jalan-jalan untuk para fans dan pencinta musik LYLA yang mereka beri nama “Hiking Bareng LYLA”.

 

Dalam program ini, LYLA mengajak para fans yang beruntung mengikuti kuis via social media untuk pergi jalan-jalan bersama para personil LYLA untuk mengunjungi salah satu tempat wisata yang ada di Indonesia. Kali ini para fans LYLA yang biasa disebut dengan nama Lyla Community, mengunjungi keindahan alam di Ciwidey, Jawa Barat. Para fans LYLA diajak menikmati sensasi liburan di alam terbuka dan merasakan berkemah dalam suasana pengunungan.

 

Band yang terdiri oleh Indra Perdana Sinaga atau Naga (vokal), Fare Adinata (gitar), Dharma (keyboard), Dennis Rizky (bass) dan Difin (drum) sebelumnya telah melakukan promosi lagu Turis dengan keliling ke 16 kota di Indonesia pada akhir Januari 2016 lalu. Melihat respon yang cukup besar dari para fans, LYLA pun kembali mengajak para fansnya untuk hiking dan bermain ke Legok Kondang Glamping Village, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat selama dua hari, 2-3 Maret 2016. Walaupun Difin berhalangan hadir di acara tersebut, namun LYLA sangat menikmati moment keakraban bersama para fans mereka tersebut.

 

“Memang program seperti ini setiap tahunnya dilakukan LYLA bersama Lyla Community. Program seperti ini kami buat sebagai bentuk apresiasi kami kepada mereka karena selalu mendukung musik kita, mulai dari selalu datang ke hampir setiap kita manggung, membeli karya yang original kita sampai ikutin kegiatan-kegiatan kita di social media. Mereka layak diperlakukan istimewa, karena itu mereka kami ajak liburan kesini bareng Lyla”, jelas Naga.

 

Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut, tentunya semakin mendekatkan Lyla dan para fans. Berbagai aktifitas seru dilakukan Lyla bersama fans seperti hiking, rafting, bermain paintball, menyanyi bersama saat api unggun, melepas lampion, hiking ke Kawah Putih dan kegiatan outbond lainnya bersama para personil LYLA. “Semua games yang kita lakukan disini, melibatkan mereka (fans Lyla) dari mulai rafting, paintball hingga acara api unggun. Oiya kita juga mengajak beberapa rekan-rekan media buat refreshing dari rutinitas pekerjaan bareng kita. Seru banget!,” ucap Dennis.

 

Yuk tonton videonya…

Link video youtube Hiking Bareng Lyla :

http://bit.ly/HikingBarengLyla

PROGRAM LANGITMUSIK KONSER AFGAN DI SINGAPURA

 

Afgan Banner LM

 

Caranya:

  1. Pelanggan Telkomsel melakukan pembelian MP3 di UMB *616*34# (Rp3300/lagu)
  2. Tweet alasan kenapa harus kamu yang memenangkan tiket Konser Afgan di Singapura ke @langitmusik616 @afgansyah_reza dengan

hashtag #KONSERAFGAN sertakan screenshoot sms konfirmasi pembelian lagu

  1. Afgan akan memilih pemenang dengan tweet yang paling UNIK dan KREATIF.

 

Periode

Program ini berlangsung dari 1 Maret 2016 sampai dengan 30 April 2016.

Pengumuman pemenang dapat dilihat di  www.langitmusik.com atau CS 021-728 000 44

Hadiah

2 Tiket Konser Afgan, Paket Liburan di Singapura 3hari 2malam

10 Pemenang Pulsa Telkomsel @Rp 25.000,-

More info : http://bit.ly/1LbbE6d

Setelah Afgan, Raisa Juga Beri Respons Tentang Arana Project

mqdefault
Setelah Trinity Optima Production merilis video dari Afgan pada minggu lalu, Trinity Optima Production belum lama ini mengeluarkan kembali video Raisa dalam akun channel youtubenya.

“Dia adalah salah satu musisi dan penulis lagu yang saya kagumi. Dan orang nya sangat support pada musisi-musisi seperti saya. Saya suka sekali sama dia.”, ujar Afgan sebelumnya.

Dalam video yang di unggah pada tanggal 29 Februari 2016 tersebut, Raisa memberikan respon positif tentang Arana Project ini. ” Penampilannya super Energik, vokalnya sangat khas, dan dia salah satu legenda di Indonesia,” tutur Raisa.

Project ARANA ini disebut sebagai mega proyek special dri Trinity Optima Production. “Project ini cukup menarik perhatian dari beberapa musisi kenamaan yang sudah tidak asing lagi. Beberapa bahkan sudah bersedia untuk terlibat dalam berbagai bentuk seperti mengkontribusikan lagu, aransemen, proses kreatif dll, untuk dinyanyikan oleh Arana, seperti Nino Ran, Raisa, Randy Nidji, Lale Maliq ‘n The Essential dan beberapa musisi lainnya.” ujar Christian, Brand Manager Trinity Optima Production.

Sementara itu, akan ada beberapa cuplikan lain yang akan menjadi clue tentang apa maksud dari Arana Project yang telah dirilis sebelumnya. Penasaran? Nantikan video lainnya hanya di akun official Trinity Optima Production.

ADIPATI New Release : “Ini Bukan C.I.N.T.A”

Adipati-Bukan C.I.N.T copy.

 

Berkiprah di genre musik Pop Melayu, diyakini merupakan pilihan yang sangat tepat bagi ADIPATI. Band asal Bogor yang terbentuk pada Oktober 2015 dan terdiri dari Angga (Vokal), Hengky (Keyboard), Dudi (Gitar), Achul (Gitar), Aji (Bass), dan Dindin (Drum) ini, sudah banyak manggung di café-café, pensi hingga acara-acara wedding di kota kelahiran mereka. Para personil Adipati pun rupanya sudah berkawan sejak lama dan sepakat membuat band. “Kami bersahabat sejak lama karena sama-sama menyukai musik, akhirnya kami buat band ini Adipati,” ujar Dudi.

 

Nama Adipati dirasa yang paling cocok mewakili semangat dan motivasi mereka untuk terjun ke dunia musik Indonesia. Diambil dari bahasa Sansekerta yang artinya raja atau petinggi-petinggi  pada jaman kerajaan dahulu, para personil Adipati berharap suatu saat nanti mereka memperoleh kesuksesan dan tutut mewarnai perkembangan musik Indonesia.

 

Dibawah naungan label Trinity Optima Production, Adipati telah merilis single perdananya yang berjudul “Janur Kuning”. Kini Adipati kembali merilis single terbarunya yang berjudul “Ini bukan C.I.N.T.A

 

Lagu yang terpilih menjadi single kedua Adipati ini, diciptakan oleh sang gitaris, Dudi. Lagu ini menceritakan tentang perasaan cinta seorang pria yang mencintai wanita yang telah memiliki kekasih. Namun sang pria sulit mengutarakan isi hatinya. Padahal rasa cinta yang dimiliki pria ini bukanlah cinta main-main, sebuah cinta sejati yang mungkin jauh lebih besar dari yang dimiliki si kekasih sang wanita pujaan. “Lagu ini sih saya buat dari khayalan saya saja, idenya diambil dari cerita-cerita percintaan orang lain seperti dari cerita temen”, ujar Dudi.

 

Untuk musik, Adipati masih menonjolkan aransemen musik pop melayu yang menghadirkan notasi dan lirik yang sederhana namun menyentuh. Kehadiran musik orchestra dengan instrumen biola, piano dan guitar dan kemampuan vokal Angga yang luar biasa menjadi kekuatan di lagu ini. “Aransemen awal sih yang buat Hengky, kemudian kita kembangkan bersama-sama. Kenapa musiknya mellow dan ada orchestra-nya, karena kita memang pengen menguatkan cerita dari lagunya itu sendiri”, jelas Angga, sang vokalis.

 

Kekangenan pencinta musik Indonesia pada kejayaan musik pop melayu, rasanya akan terobati dengan kehadiran Adipati. Turut memajukan industri musik Indonesia dan mengembalikan kecintaan masyarakat akan musik melayu Indonesia adalah harapan besar Adipati. “Setiap tahunnya musik pasti ada perubahan. Kita sih selalu berkarya dan memberikan yang terbaik dulu saja buat musik Indonesia”, ucap Hengky.

 

Link Video Lirik ADIPATI – Ini Bukan C.I.N.T.A

http://bit.ly/VL-Adipati-IniBukanCinta

GAMMA1 Rampungkan Syuting Videoklip  Terbaru “Jomblo Happy”

bts vcs

Selasa, 23 Februari 2016 lalu GAMMA1 merampungkan syuting untuk video klip single terbaru mereka yang berjudul “Jomblo Happy“. Grup asal Bangka Belitung yang beranggotakan Heri (vokal), Nilam (vokal), Alung (gitar), Andan (Drum) dan Pandi (bass) ini terlihat bersemangat menjalankan syuting hari itu.

 

Lagu ini merupakan sebuah lagu saduran dari salah satu lagu European dance yang pertama kali dipopulerkan di tahun 2007 oleh grup trio dengan nama BUM, dengan judul asli yang berbahasa Rusia yaitu KANIKULY yang diciptakan oleh Dmitry Kokhanovsky. Kemudian lagu tersebut diterjemahkan oleh 2 pencipta lainnya kedalam bahasa Inggris dan dipopulerkan pada tahun 2008 oleh grup trio yang bernama BOOM dengan judul “How Do You Do”. Namun lagu ini dikemas ulang oleh GAMMA1 dengan sentuhan khas pop-melayu sebagai ciri khas dan identitas bermusik Gamma1.

 

Lagu Jomblo Happy yang sudah dirilis GAMMA1 sejak 11 Februari 2016 lalu ini bercerita tentang tentang tentang perjalanan hidup seseorang tanpa memikirkan sebuah hubungan serius atau pacaran. Dia lebih hepi dengan status jomblo ketimbang menjalin hubungan asmara.”Lagu ini sebenarnya saduran dari lagu girlband Eropa yang judulnya How Do You Do, terus kita bikin ke versi Gamma1, kami tetap mempertahankan dari porsi aransemen lagu aslinya. Jadi kita lebih ngambil notasinya doang, tapi dari konsep lagu dan ceritanya real dari kita,” jelas Heri, sang vokalis saat ditemui di lokasi syuting.

 

Syuting video klip yang disutradarai Ganda Hartadi ini berlokasi di daerah Ciganjur, Jakarta selatan ini dimulai dari pukul 10 pagi hingga pukul 2 dini hari. Biasanya di videoklip-videoklip sebelumnya para personil Gamma1 selalu mendapat peran sebagai bintang video klip. Namun kali ini, video klip Jomblo Happy tokoh utamanya diperankan oleh aktor muda berbakat, Marcell Darwin.

 

Link Video Lirik GAMMA1  –  “Jomblo Happy” :

http://bit.ly/VL-Gamma1-JombloHappy

LESTI New Single : “Zapin Melayu”

LESTI Zapin Melayu

 

 

Terpilih sebagai wakil Indonesia di Dangdut Academy Asia (D’Academy Asia) Indosiar merupakan pencapaian luar biasa bagi Lesti. D’Academy Asia merupakan ajang pencarian bakat penyanyi dangdut tingkat Asia yang diikuti oleh 4 negara di antaranya Indonesia, Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. Walaupun sebagai juara runner up, pedangdut muda ini sudah memberikan kemampuan terbaiknya sekaligus mengharumkan nama Indonesia.

 

Lesti atau Lesti Andryani, memulai langkahnya sebagai pemenang ajang kontes dandut D’Academy Indosiar tahun 2014. Setelah kemenangannya, Lesti merilis single perdananya yang berjudul “Kejora” ciptaan Nur Bayan pada tahun 2014, yang mana lagu ini juga merupakan lagu kemenangannya di malam Grand Final D’Academy saat itu. Di tahun 2015, Lesti kembali merilis single keduanya yang berjudul “Pokoke Joged” yang menjadi soundtrack serial drama “Kuch Kuch Dangdut” yang pernah tayangkan di Indosiar dan merupakan salah satu single yang terdapat di album Dangdut Academy 2.

 

Sebagai juara 2 D’Academy Asia, Lesti pun mendapat kesempatan untuk membawakan salah satu lagu karya cipta dari Pak Ngah, komposer dan arranger asal Malaysia yang berjudul “Zapin Melayu”. Lagu yang dipilih sebagai single terbaru Lesti ini bercerita tentang keindahan tari zapin. “Di lagu ini, aku pertama kalinya masuk dalam genre melayu dan punya single melayu. Lagu ini kan tidak bercerita yang sedih-sedih gitu. Musiknya rancak, upbeat dengan nuansa melayu tapi tetap ada unsur dangdutnya”, ujar Lesti tentang single terbarunya.

 

Zapin adalah tarian rakyat rumpun melayu. Kata zapin berasal dari bahasa arab yaitu ‘Zafin’ yang memiliki arti gerak kaki cepat yang mengikuti rentak pukulan gendang. Tari ini merupakan satu dari beberapa jenis tarian Melayu yang masih eksis sampai sekarang dan umumnya dijumpai di daerah Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan dan Bengkulu.

 

Nama Pak Ngah sendiri dalam blantika musik melayu sudah tak asing lagi, apalagi wajahnya belakangan sudah sangat dikenal sebagai salah satu juri Dangdut Academy Asia. Lagu-lagu ciptaannya pun sudah dikenal baik di Indonesia maupun di Asia seperti Laksmana Raja Di Laut yang dipopulerkan oleh Iyeth Bustami, Cindai dan Nirmala yang dipopulerkan oleh Siti Nurhalisa. Pak Ngah juga merupakan komposer serta kreator dalam drama musikal Upin Ipin yang diadaptasi dari kartun asal Malaysia yang terkenal tersebut.

 

“Ada rasa bangga dan senang, selama rekaman Pak Ngah langsung yang mengarahkan vokalku. Apalagi beliau orang yang sangat baik, ramah dan tidak pelit ilmu. Walaupun saat rekaman ada sedikit improvisasi dengan cengkok dangdut, kata Pak Ngah juga enggak apa-apa. Jadi zapin-dut gitu!”, jelas Lesti.

 

Pengalaman Lesti rupanya tak hanya di dunia menyanyi. Lesti juga telah banyak membintangi sinetron dan FTV seperti Merpati Tak Pernah Galau (FTV 2014), Senandung Cinta Kejora (FTV 2014), Anak Tukang Sapu Jadi Dokter (FTV 2014), Kejora 2 Mencari Bintang (FTV 2015), sinetron “Siti Bling Bling Mengejar Cinta Pertama”, sinetron “Munajat Cinta Gadis Desa”, sinetron “ Jakarta Love Story”, sinetron “Bastian Steel Bukan Cowok Biasa” dan sinetron “Kuch Kuch Dangdut”. Bukan hanya itu, Lesty pun mendapat penghargaan untuk Lagu Dangdut Paling Ngetop SCTV Music Award untuk lagu Kejora yang berlangsung pada bulan Mei 2015 lalu dan Penyanyi Pendatang baru Wanita Terpopuler Indonesian Dangdut Awards (IDA) 2015 yang digelar Indosiar pada 28 Oktober 2015 lalu.

 

Prestasi yang diraih Lesti, tentunya semakin membawa Lesti kedalam jajaran penyanyi dangdut wanita yang cukup diperhitungkan di dunia musik dangdut Indonesia. “Lesti itu mempunyai tehnik vokal yang luar biasa. Dia punya kemampuan menyanyi dalam banyak genre. Saya yakin Lesti dapat menyumbang banyak karya untuk musik Indonesia, khususnya dangdut”, ucap Pak Ngah tentang Lesti.

 

Link Youtube Video Lirik Lesti “Zapin Melayu” – http://bit.ly/VL-LestiDA-ZapinMelayu

lestii

Jelang Rilis ARANA Project, AFGAN Beri Komentar

Arana Project_Video Teaser 2

 

Trinity melakukan sesuatu yang berbeda untuk mempromosikan project terbaru yang diberi nama Arana Project.

Pada tanggal 23 Februari , Trinity Optima merilis sebuah video berjudul ‘ARANA Project – AFGAN’ yang menampilkan Afgan, penyanyi solo papan atas Indonesia, dalam video teaser untuk Project ARANA ini.

“Dia adalah salah satu musisi dan penulis lagu yang saya kagumi. Dan orang nya sangat support pada musisi-musisi seperti saya. Saya suka sekali sama dia.”, ujar Afgan dalam video yang memiliki durasi 41 detik tersebut.

Project ARANA ini disebut sebagai mega proyek special dri Trinity Optima Production. “Project ini cukup menarik perhatian dari beberapa musisi kenamaan yang sudah tidak asing lagi. Beberapa bahkan sudah bersedia untuk terlibat dalam berbagai bentuk seperti mengkontribusikan lagu, aransemen, proses kreatif dll, untuk dinyanyikan oleh Arana, seperti Nino Ran, Raisa, Randy Nidji, Lale Maliq ‘n The Essential dan beberapa musisi lainnya.” ujar Christian, Brand Manager Trinity Optima Production.

Saksikan kelanjutan project ARANA ini hanya di seluruh sosial media Trinity Optima Production.