trinity_logo_web.png
Menu
GAMMA1 Sukses Launching Single  “Jomblo Happy” Di Malaysia

news

 

GAMMA1 baru saja kembali ke tanah air setelah menjalani serangkaian tour promo pada tanggal 25 – 29 September 2016 lalu di negara jiran, Malaysia. Tour promo yang berlangsung selama 5 hari ini merupakan rangkaian promo sekaligus launching single terbaru mereka yang berjudul “Jomblo Happy”.  Setelah sukses dengan lagu ‘Hidup Segan Mati Tak Mau’, Gamma 1 kini kembali memperkenalkan single terbaru mereka tersebut kepada para fans mereka di Malaysia.

Mendapat hampir 7.5 juta viewers di YouTube, lagu ini semakin mengangkat nama Gamma1 di Malaysia. Sebelumnya Gamma1 memperoleh penghargaan Anugerah Meletop ERA yaitu penghargaan untuk artis/musisi yang lagu-lagunya menjadi chart terpilih untuk lagu terbaik di Era FM, untuk lagu ‘Hidup Segan Mati Tak Mau’ . “Kami bersyukur karena lagu ini nama kami semakin dikenali. Jika sebelum ini kami dikenali dengan lagu ‘Hidup Segan Mati Tak Mau’ yang berirama mellow, lagu ‘Jomblo Happy’ menawarkan sesuatu yang berbeda kepada pendengar”, ucap Nilam, satu-satunya personil wanita di band ini.

Lagu “Jomblo Happy” merupakan sebuah lagu saduran dari salah satu lagu Europe Dance yang pertama kali dipopularkan pada tahun 2007 oleh trio Bum, dengan judul asli berbahasa Rusia iaitu Kanikuly ciptaan Dmitry Kokhanovsky. Kemudian lagu tersebut diterjemahkan oleh dua pencipta lainnya ke dalam bahasa Inggris dan dipopularkan pada tahun 2008 oleh trio bernama Boom dengan judul How Do You Do. Kini, Heri, Nilam, Alung, Andan dan Pandi yang tergabung dalam Gamma1, kembali menyadur lagu ini ke dalam bahasa Indonesia dengan memberikan sentuhan genre musik Melayu agar tidak menghilangkan ciri dan trademark Gamma1. “Dalam lagu ini kami tetap mempertahankan susunan musik original-nya karena kami memang ingin menunjukkan kepada masyarakat bahawa lagu tersebut sudah kami dapatkan izin yang sah dari komposer asalnya. Agar tidak timbul salah faham dikemudian hari dan kami tidak mau dituduh memplagiat karya orang lain,” ujar Heri, vokalis Gamma1 mewakili teman-temannya yang lain.

Sama seperti karya-karya sebelumnya, Gamma1 mendapat respon yang sangat positif dari pendengar musik di Malaysia. Lagu-lagu Gamma1 selalu sukses menempati tangga lagu di radio-radio Malaysia dan chart musik di TV Malaysia. Begitu juga dengan lagu “Jomblo Happy”, rupanya sedang digemari di Malaysia. Lagu ini bahkan sempat menduduki posisi 1 di chart JOOX di Malaysia.

joox

Kegiatan Gamma1 selama hampir sepekan di Malaysia dipenuhi dengan kegiatan promo tur ke media-media TV, radio, media cetak maupun online di Malaysia. Mereka sempat menjadi Special Guest di beberapa acara TV seperti Akademi Fantasia Malaysia (sebuah acara pencarian bakat yang cukup populer di Malaysia), AM Live, HLive, Meletop, CCTV, Muzik Muzik, Malaysia Hari Ini, dan Wanita Hari Ini. Gamma1 juga menyapa para fansnya melalui serangkaian interview di radio-radio Malaysia seperti Era FM, Kool FM, Suria FM dan lain-lain.

Peluncuran single “Jomblo Happy” secara resmi dilakukan di Hotel Royal, Kuala Lumpur-Malaysia, pada tanggal 28 September 2016 lalu dan ditandai dengan pemberian plakat dari Mr. Edwin Tan, General Manager Suria Records Company (SRC), selaku perwakilan label rekaman Gamma1 di Malaysia. “Kami senang karya-karya kami mendapat apresiasi yang baik sekali disana. Bertemu fans yang antusias dan menyukai lagu-lagu kami, rasanya luar biasa. Semoga kedepannya, kami bisa menciptakan banyak karya lagi”, tutur Pandi.

whatsapp-image-2016-09-28-at-4-36-21-pm

Suksesnya lagu “Jomblo Happy” di negeri tetangga ini, merupakan bukti bahwa Gamma1 adalah salah satu band pop melayu tanah air yang karya-karyanya sangat diterima dan turut meramaikan dunia musik Malaysia. Begitu pula harapan mereka terhadap industri musik melayu di tanah air. “Semoga kesuksesan lagu ini bisa semakin membangkitkan semangat musik melayu Indonesia”, tutup Heri.

NEONA  New Single :  “Aduh Neik”

NEONA New Single : “Aduh Neik”

Kehadiran lagu-lagu anak memang kini tengah dinanti-nanti. Indu stri musik Indonesia perlahan-lahan kembali menghidupkan lagu anak dan sadar bahwa anak-anak juga membutuhkan lagu-lagu yang bisa dinyanyikan oleh mereka, sesuai dengan usianya.

Trinity Optima Production  sebelumnya telah merelease album ‘Langit Yang Sama’ dari Naura, putri pertama Nola Be3, dan sukses menjadi penyanyi cilik ditengah lesunya musik untuk anak-anak, kini giliran sang adik yang bernama Anodya Shula Neona Ayu atau yang akrab disapa dengan Neona, ikut meramaikan pentas musik lagu anak.

Gadis cilik yang lahir pada tanggal 13 juni 2009 ini, memiliki karakter yang berbeda dengan Naura. Diusianya yang sangat belia ini, Ia sudah berani tampil dengan sangat percaya diri. “Neona itu anaknya lucu, periang, percaya diri, beda banget sama kakaknya yang kalem dan manis. Kadang dia tidak mau kalah dari kakaknya. Kalau dengar musik pasti joget, hobi banget nari. Bisa joget dimana saja dan kapan saja. Biasanya dia belajar sendiri, liat video di youtube dan dia olah sendiri”, ucap Nola, sang mama. “Dan aku menarinya yang kayak gaya banget gitu loh, kayak powerful gitu”, ujar Neona dengan gaya lucu.

Tumbuh sebagai gadis kecil yang lincah, rupanya Ia sudah suka menyanyi sejak umur 1,5 tahun. “Cita-cita aku adalah kepengen menjadi seorang penyanyi anak Indonesia yang terkenal”, tutur Neona polos. Sebelumnya, Neona pernah tampil menggemaskan dan mencuri perhatian banyak orang dengan tingkahnya yang lucu di konser tunggal sang kakak, “Dongeng Musikal Naura” pada tanggal 24-25 Oktober 2015 lalu. Sejak itu, Neona mulai dikenal banyak orang dan memiliki banyak penggemar.

Trending:
Lagu Terbaru NEONA – Ada Deh

Mengikuti jejak sang kakak yang lebih dulu terjun sebagai penyanyi, Neona pun mulai memasuki dunia tarik suara. Masih dibawah pengawasan sang bunda selaku producer, Neona merilis debutnya dengan single perdana yang berjudul ‘Aduh Neik’.

Ide lagu ini diperoleh Neona karena terinspirasi dari ucapan seorang teman Mama Papa-nya. “Jadi temen mama dan papa yang namanya Tante Meggy, suka dikit-dikit ngomong ‘Apaan….’, ‘Aduh Neik’, ‘Bete deh’. Terus suka aku ikutin,” ucap gadis yang kini telah berusia 7 tahun.

Berawal dari asal menyanyi mengikuti ucapan teman sang mama, Nola pun terpikir untuk menjadikannya lagu ini sebagai single untuk Neona. Dibantu rekan sang mama, Meggy Awaloeddin dan Mhala Numata dalam menyempurnakan lirik di lagu ini, terciptalah lagu “Aduh Neik” dengan lirik yang jenaka dan melodi yang khas gaya anak-anak.

“Dia ini kan anaknya suka ngikutin orang. Setiap ada musik/minus one yang saya putar di rumah saat latihan, sama Neona dicoba masukin kata-kata ‘Apaan’, ‘Aduh Neik’, ‘Bete deh’, karena dia nggak bisa ngikutin lagu aku. Aku videoin dan masukin di social media, ternyata banyak anak-anak yang ikutin. Sampai akhirnya kita bikin serius lagunya,” jelas sang Mama, Nola.

Neona

Meski masih belia namun sadar social media merupakan gambaran yang tepat merefleksikan Neona. Melalui akun instagram pribadinya @neo_1306 yang telah sukses mengumpulkan lebih dari dari 139.000 followers. Kita dapat menyaksikan tingkah lucu dan spontan dari Neona yang telah memiliki penggemar yang cukup fenomenal untuk ukuran anak seusianya. Hal ini menggambarkan bahwa content Neona sangat menghibur bagi para followers seusianya. Ia pun akan merespon antusiasme penggemarnya dengan mengeluarkan sebuah Web Series unik yang berjudul “Neonapedia”, yang akan diluncurkan di Youtube secara perdana pada tanggal 20 Oktober 2016 mendatang. Video ini nantinya akan menampilkan mini ensiklopdia unik namun edukatif, dan akan dirilis setiap minggu sekali yang diharapkan akan mampu menghibur anak-anak seusianya dengan konten kreatif namun tetap mendidik.

Darah seni memang sudah mengalir kental dalam keluarga mereka. Nola mengakui bahwa dirinya dan suami hanya menyalurkan keinginan dan bakat sang anak. Kegiatan menyanyi tidak boleh mengesampingkan pendidikan mereka. “Bagi kami, pendidikan anak-anak nomor satu. Hari sekolah sebisa mungkin tidak boleh ada kegiatan menyanyi. Anak-anak ini turun darah seninya karena dari neneknya juga. Mamaku juga suka musik dan guru ngajar musik, nyanyi, nari. Mungkin itu yang membuat anak-anakku juga suka nyanyi,” ungkap Nola.

Video Klip NEONA – “Aduh Neik” :

http://bit.ly/NeonaAduhNeikVC

“Slow”, Young Lex & Gamaliel  Bahas Soal Menggapai Mimpi Di Video Klip Baru

lex-n-gamal

Rapper muda dan berbakat, Young Lex, tidak henti-hentinya terus membuat karya. Meski beberapa bulan belakangan ini, Young Lex tengah menjadi buah bibir di industri musik Indonesia. Rupanya hal tersebut justru semakin menunjukan kemampuan dan konsistennya dalam melahirkan karya-karya baru.

Mengawali karier sebagai seorang YouTuber, Young Lex memiliki sederet karya yang kini tengah digemari para anak muda dan pencinta musik rap/hip hop Indonesia. Bahkan Rapper ber-tattoo ini telah menjelma sebagai seorang rapper yang cukup berpengaruh dan menjadi trendsetter di Industri musik Indonesia. Bukan hanya itu, karier dan kredibilitas Young Lex semakin terlihat saat dirinya masuk dalam jajaran nominator Kategori Karya Produksi Rap/HipHop Terbaik di ajang penghargaan Anugerah Musik Indonesia 2016 (AMI Awards 2016) untuk lagu “O Aja Ya Kan” dan tampil di ajang musik internasional The 11th Annual Music Matters Festival, Singapore 2016.

Kini Young Lex tengah mempersiapkan proyek terbarunya bersama Gamaliel (salah satu personil GAC). Kemarin, 3 Oktober 2016, Young Lex & Gamaliel tengah menjalani syuting video klip lagu terbarunya yang berjudul “Slow”. Lagu ini ber-genre hip hop dan disini Young Lex & Gamaliel bukan hanya berkolaborasi dalam menyanyikan lagu tapi kedua musisi berbeda aliran musik ini juga berkolaborasi dalam menciptakan lirik lagu. “Lagu ini tentang hidup ini boleh menggapai mimpi tapi jangan memaksakan keadaan. Gua bikin, dia bikin terus kita cocokin. Terus ada part dimana gua bantuin part-nya Gamal. Gamal juga gitu, bantuin part-nya gua. Workshop banget,” kata Young Lex saat ditemui di bilangan Pancoran, Jakarta Selatan

Syuting video klip “Slow” ditangani oleh seorang sutradara muda bernama Andree Sascha, dengan mengambil 2 lokasi yang berbeda yaitu lokasi pertama di daerah Cikini Raya dan lokasi kedua di Gudang Sarinah, Pancoran. Konsep video klip menggunakan dua konsep utama, yaitu long take dan slowmotion dan mengambil setting outdoor, namun dibawa ke arah yang berbeda oleh sang sutradara tapi tetap sesuai dengan mood dan pesan dari lagu ini. “Biasanya kalau orang dengar lagu yang beat dan tropical gini biasanya pantai. Tapi, mau diambil yang beda. Lebih ke suasana pas kami ciptain lagu itu, suasananya suasana kota dengan background-nya orang-orang,” jelas Young Lex.

Proyek duo Young Lex & Gamaliel ini rencananya baru akan dirilis pada akhir Oktober 2016 mendatang, bersamaan dengan musik video dari lagu Slow ini. Kira-kira seperti apa serunya kolaborasi 2 musisi muda beda genre musik ini? Kita tunggu saja tanggal mainnya…

KONSER AFGAN ‘SIDES’ MAKASSAR – 29 OKTOBER 2016

whatsapp-image-2016-10-04-at-4-42-59-pm

Bandung, Medan, Balikpapan, 3 kota yang dipilih Afgan untuk diselenggarakan konser ‘SIDES’ sudah berlangsung dengan sukses. Bulan ini, giliran Makassar yang akan menjadi destinasi konser ‘Afgan SIDES Indonesia Tour 2016’. Makassar merupakan kota ke-4 dari 5 kota untuk diselenggarakannya tour ini. Para penggemar di Makassar sudah tidak sabar menantikan kesempatan mereka untuk bisa bertemu dengan Afgan.

Afgan SIDES Indonesia Tour 2016 – Makassar akan berlangsung pada: Sabtu, 29 Oktober 2016, pukul 20:00 WITA. Berlokasi di Trans Studio Theme Park Makassar di Jl. Metro Tanjung Bunga/ HM DG Patompo, Kawasan Trans Studio Makassar.

“Seperti 4 konser yang sudah gue jalanin (include konser di Malaysia), pastinya gw akan mempersiapkan sumthin’ new buat penonton semuanya, so pastikan beli tiketnya dari sekarang sebelum kehabisan ya!”

Gita Gutawa akan menjadi Guest Star di konser Makassar nanti. “Di konser Balikpapan minggu lalu, Gita udah tampil juga. Alhamdulillah dapat respon yang bagus banget dari penonton Balikpapan. Semoga kita juga bisa mempersembahkan yang terbaik di Makassar” ungkap Afgan. Seperti apakah aksi Afgan & Gita di konser SIDES Makassar nanti? Mari kita saksikan bersama-sama di konser yang akan terselenggara di akhir bulan ini. Tiket sudah bisa dibeli di hotline berikut:

HOTLINE TICKET:

WhatsApp : 0812-8800-0882 / 0878-7794-1213
Line – Afgansides1 / Afgansides2

HOTLINE LOKAL:

WhatsApp : 0811-411-9617

Harga Tiket :

 

– SILVER IDR 500.000

– GOLD IDR 750.000

– VIP IDR 1.000.000

– VIP (Meet&Greet) IDR 1.500.000

Di konser SIDES Makassar ini, Bank BRI turut mendukung terselenggaranya konser. Kunjungi booth Bank BRI di Makassar, dan dapatkan diskon 20% off untuk setiap pembelian menggunakan kartu kredit BRI. Kunjungi pula www.kartukredit.bri.co.id

Kini ada penawaran menarik dari Hotel Melia Makassar untuk kamu yang mau menikmati konser Afgan SIDES Makassar. Dapatkan harga paket menginap plus kesempatan meet&greet bersama Afgan.

whatsapp-image-2016-10-10-at-8-29-21-pm

Afgan SIDES Indonesia Tour 2016 – Makassar didukung oleh: Bank BRI, Trinity Artist Management, Kopi GoodDay, Relaxa, Yonder Music, dan Trans Studio Makassar.

Maudy Ayunda, Lulusan Indonesia Pertama  di Salah Satu Jurusan di Oxford University

Maudy Ayunda kembali membanggakan Indonesia. Tepat akhir September 2016 lalu, setelah sebelumnya dinyatakan lulus ujian tertulis pada 6 Juni 2016, penyanyi dan pemain film Perahu Kertas yang mengenyam pendidikan setara S1 di Oxford University jurusan Politics, Philosophy and Economics(PPE) ini, pada hari itu telah sah menyandang gelar Bachelor of Arts.

maudy-ayunda

Ia juga menjadi orang Indonesia pertama yang lulus di jurusan tersebut dimana upacara kelulusan Maudy juga sempat disiarkan secara langsung melalui https://livestream.com/oxevents dengan judul Oxford University Events. Kita dapat menyaksikan Maudy dan teman-teman satu angkatannya, dengan mengenakan jubah hitam kebanggaan setiap wisudawan, memasuki area wisuda dan memberikan penghormatan kepada guru besarnya.

“Aku orang Indonesia pertama yang lulus di jurusan PPE ini, rasanya membanggakan dan menyenangkan sekali, sekaligus menjadi tantangan bagi aku untuk nantinya bisa mengaplikasikan ilmu aku di Indonesia.  Dan lagi ini course impian aku yang nyambung banget dengan cinta aku terhadap humanity social science,” Maudy Ayunda mengungkapkan perasaannya mengenai kelulusannya dari Oxford University, Inggris.

Menurut pemilik nama lengkap Ayunda Faza Maudya ini saat diwawancara, dia agak sulit percaya jika menapak tilas perjalanannya menjalani pendidikan di universitas dengan predikat ranking satu menurut Times Higher Education (THE). Bahkan beberapa temannya sempat me-remind ke dirinya bahwa sangat sulit menembus masuk universitas yang berada di negara tempat tinggal Ratu Elizabeth itu. “Sampai saat ini aku aku sering bertanya-tanya sendiri, how do I get here? It’s just crazy for me. Sangat membahagiakan, mengingatkan aku untuk selalu bersyukur berulang-ulang kali”, ujar Maudy.

Maudy Ayunda mendapatkan nilai yang sangat memuaskan, dan menurutnya, dengan nilai kelulusannya sekarang, dia berharap mampu masuk ke universitas S2 yang diinginkannya. Dia juga mengharapkan doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia untuk harapannya S2 bisa terwujud nanti.

BACA JUGA:
PROFIL ARMAND MAULANA

Dalam satu atau dua tahun ke depan, gadis kelahiran Jakarta, 19 Desember 1994 ini berencana meng-explore kembali kariernya di dunia entertainment yang juga merupakan hobinya, karena selama kuliah karirnya sedikit dinomorduakan dalam upaya mendahulukan pendidikan. “Sekarang aku ingin mencoba memberikan 100% energi dan waktu aku kepada dunia musik dan film. Lalu mungkin setelah itu aku akan mencoba apply kuliah S2,” tutur Maudy.

Program Pasca Sarjana jurusan Public Policy atau Master of Business Administration (MBA) adalah pendidikan tingkat lanjut yang diinginkan si pelantun Jakarta Ramai ini. Kedua jurusan yang diimpikannya tersebut memerlukan pengalaman bekerja minimal dua tahun, yang membuat Maudy Ayunda tidak dapat langsung melanjutkan pendidikan tersebut, segera setelah lulus S1. Maudy juga mengatakan, dengan begini dia punya waktu dua tahun untuk memastikan jurusan apa yang akan diambilnya nanti. Kesempatan ini akan dimanfaatkan Maudy untuk kembali lagi menekuni pekerjaan bermusiknya. Salah satunya adalah dengan merilis single terbarunya yang diciptakannya sendiri, berjudul “Sekali Lagi”.

“Single Sekali Lagi memang aku ciptakan waktu kuliah di Oxford. Liriknya tentang second chances, tentang selalu ada kesempatan kedua. Sengaja dirilis bersamaan aku lulus kuliah karena menurutku lagunya bercerita tentang memulai sesuatu yang baru, tentang memulai kembali. Ada sebuah kemiripan meaning dari kedua hal itu, single aku dan graduation. Dan pastinya juga mengeluarkan single Sekali Lagi, symbolize the fact bahwa aku sekarang sudah kembali ke Indonesia sekali lagi, kayak memulai dari awal juga, a comeback karena kemarin aku agak menghilang gitu, that’s why,” tutup Maudy.

Video Klip:

Young Lex Berkolaborasi dengan Gamaliel “GAC”

dngwowzr3c

 

Setelah menuai kontroversi lewat kolaborasi dengan selebritas media sosial Awkarin, Young Lex melanjutkan eksistensinya dengan menyiapkan sebuah singel berjudul Slowyang dibuat bersama Gamaliel Tapiheru dari trio GAC.

“Dari segi komposis lagu, 50:50. Bagian (yang dinyanyikan sama). Gamal 8 bar, gue 4 bar dan 4 bar bridge,” kata Young Lex saat ditemui dalam proses pembuatan video musik Slow di Gudang Sarinah, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (3/10/2016).

Slow merupakan lagu yang menceritakan upaya perjuangan mewujudkan mimpi, tetapi tetap realistis.

Proses penulisan lirik dikerjakan bersama oleh Young Lex dan Gamaliel.

“Gue bikin, dia bikin (lirik). Terus dicocokin. Terus ada part gue bantu part Gamal, dan Gamal bantuin part gue. Workshop banget.”

Young Lex membeberkan, awalnya dia ingin berkolaborasi dengan Audrey “GAC,” namun rencana itu urung terwujud.

“Waktu itu sebenarnya mau kolaborasi dengan Audrey, tetapi Audrey habis kolaborasi dengan Fade 2 Black, Cantika lagi ada proyek, yang ready Gamal. Pas juga background-nya sama-sama laki-laki Ambon.”

Sementara itu, Gamaliel menyambut kolaborasi ini secara positif, “Gue senang banget kerjasama bareng Young Lex. Pribadi yang muda dan berkarya. Jadi gue senang bisa membantu orang muda berkarya.”

Soal kolaborasi ini, dan juga proyek musik pribadi dua personel GAC lain, Gamaliel menjelaskan bahwa trio yang dibentuknya memang terbuka untuk memberi kesempatan personelnya mengembangkan kreatif diri. Tanpa keterikatan harus membawa nama GAC.

“Jadi memang mengapa namanya GAC, karena Gamaliel Audrey Cantika. Sebenarnya kami tiga orang yang mengerjakan lagu bareng. Kalau kami punya proyek sendiri-sendiri tidak apa-apa. Kemarin Audrey sempat kolaborasi sama Fade 2 Black, Cantiku juga punya proyek sendiri. Mengapa harus dibatasi?” Papar Gamaliel.

 

Sumber: MetroTV News

Trio GAB (Heri GAMMA1, Angga ADIPATI, Andra BAGINDAS)   New Single: “Sebut Saja Dia Melati”

gab

Trend musik Pop Melayu pernah merajai industri musik Indonesia di awal tahun 2000-an. Musik ini mendapat tempat dihati pencinta musik tanah air dengan hadirnya band-band dengan genre Pop Melayu yang bermunculan seiring dengan naiknya genre ini.  Lagu-lagu Pop Melayu lahir dari kondisi sosial dan budaya masyarakat Indonesia dengan tema lagu yang sangat erat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Lirik lagu yang menggambarkan kehidupan dan kondisi sehari-hari, dikemas dengan format musik yang riang atau kadang mellow, dengan mudah diterima oleh masyarakat Indonesia.

 

Dengan hadirnya acara talent show Dangdut hampir di semua televisi,  maraknya musik ‘urban’ dan lagu-lagu Barat yang merajai radio-radio di Indonesia, membuat  Pop Melayu mulai surut bersama naiknya musik genre lain. Genre yang pernah menjadi “acuan” bagi semua band industri pada masanya, saat ini berusaha mendapat tempat di tengah pergeseran selera musik masyarakat Indonesia.

 

Atas dasar itulah, beberapa band melayu seperti BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI membuat campaign yang mengajak kembali masyarakat Indonesia untuk selalu mencintai musik tanah air yaitu musik Pop Melayu. Bersama label Trinity Optima Production, mereka mempersiapkan sebuah proyek album kompilasi yang bertujuan untuk menaikkan kembali genre pop melayu di belantika musik tanah air dan album ini diberi judul “Melati”.

 

Lagu-lagu yang terdapat dalam album kompilasi ini terdiri dari seluruh single terbaru dari BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI dan sebuah lagu kolaborasi yang dinyanyikan oleh Heri GAMMA1, Angga ADIPATI dan Andra BAGINDAS (Trio GAB). Lagu kolaborasi ini dipilih menjadi single di album ini dan diberi judul “Sebut Saja Dia Melati”.

 

“Kenapa namanya jadi Trio GAB, karena kalau menyebutkan nama kami bertiga jadi panjang banget. Kita sepakat untuk ambil inisial nama band kita saja, jadilah Trio GAB. Kebetulan band kami berada di naungan label yang sama yaitu Trinity Optima Production. Waktu ada ide kolaborasi ini, kami pikir kenapa tidak kami lakukan. Apalagi ini campaign yang bagus banget untuk memotivasi orang untuk bangga sama musik sendiri”, jelas Angga Adipati.

 

Lagu “Sebut Saja Dia Melati” ini diciptakan oleh Dudi (Gitaris Adipati) dan mengangkat tema tentang cinta. “Lagu ini sebenarnya menceritakan tentang cinta yang salah atau cinta terlarang, jadi kita bertiga menaruh harapan dan jatuh hati pada satu wanita. Tapi kita bertiga sadar bahwa ini salah” ucap Heri Gamma1.

 

Kolaborasi 3 vokalis band ini di lagu ini terbilang unik. Pasalnya lagu ini hadir dengan genre yang sedikit pop. Dengan latar belakang sebagai vokalis band melayu, Heri, Angga dan Andra menunjukkan kemampuan kualitas bermusik mereka di lagu ini. “Disini kita berusaha meng-explore sedikit keluar dari genre musik yang biasa kita bawakan. Lagu ini kita kembangkan se-modern mungkin agar bisa dinikmati semua kalangan”, ujar Angga Adipati. “Intinya juga kita tidak melupakan akar budaya Indonesia sendiri, dengan akar budaya rumpun melayu dan telinga kita yang melayu, kita mengembangkan dengan gaya kekinian”, tambah Andra Bagindas.

 

Ditengah kelesuan musik pop melayu, tiga band ini masih terus menciptakan karya yang mengikuti perkembangan musik. “Kami ingin menunjukkan ke masyarakat kalau kita nih juga bisa berkembang dan musik melayu bukanlah genre yang hanya mentok disitu saja. Namun bisa dieksplorasi dengan genre musik lain. Ya boleh dibilang ini lagu melayu yang beda”, jelas Heri Gamma1.

 

Nama Melati sendiri dipilih sebagai judul album karena melati adalah bunga yang mewakili Indonesia. Selain itu, kata Melati memiliki banyak arti yang menggambarkan tujuan dari album kompilasi ini bahwa bagi semua orang yang mencintai musik melayu, sampai kapanpun “Melayu selalu dihati”.

 

Seperti harapan BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI, agar musik melayu yang juga menjadi bagian dari identitas musik Indonesia dapat selalu disukai oleh masyarakat Indonesia. “Sebenarnya ini tantangan bagi kita bertiga. Dengan karakter vokal yang berbeda, kita disatukan dalam sebuah karya kolaborasi. Semoga ini menjadi sajian musik yang berbeda dan bisa dinikmati banyak orang. Serta dapat mengembalikan kecintaan masyarakat Indonesia akan musik melayu”, jelas Andra Bagindas tentang harapannya.

MAUDY AYUNDA New Single : “SEKALI LAGI”

1795364_732814470088498_5206163525175136898_o

Cantik, berbakat dan pintar. Semua hal itu tampaknya memang pantas dimiliki oleh Ayunda Faza Maudya atau yang lebih dikenal dengan nama Maudy Ayunda. Memulai debut kariernya melalui film “Untuk Rena”, kini Maudy masuk dalam jajaran artis dan penyanyi papan atas dan semakin mengukuhkan eksistensinya di dunia hiburan tanah air.

Selama berkarier di dunia entertainment, Maudy sudah merilis 2 album yaitu Panggil Aku Maudy (2011) dan Moments (2015). Bukan hanya itu, penyanyi yang pernah menjalani pendidikannya di Oxford University ini ternyata juga piawai menulis lagu. Hidup mandiri di negara orang, justru membuat Maudy produktif dalam membuat karya. “Buat aku menulis lagu tuh sesuatu proses yang personal. Biasanya aku menulis lagu dari sesuatu yang aku bisa relate. Itu bisa sesuatu yang aku alami sendiri atau yang di alami orang-orang disekitar aku. Anehnya, aku lebih produktif menulis lagu disana dibandingkan waktu aku berada di Jakarta. Dan lagu yang aku buat umumnya dalam bahasa Indonesia”, jelas Maudy tentang kecintaannya dalam menulis lagu.

Salah satunya, lagu berjudul “Sekali Lagi” yang terdapat dalam album Moments, adalah sebuah lagu yang diciptakan Maudy ditengah-tengah kesibukannya menimba ilmu di Inggris. Di lagu ini, Maudy bertutur tentang pengharapan cinta yang lepas lewat tuturan lirik yang lugas, namun dengan pemilihan kalimat yang tidak pasaran. Didominasi oleh petikan gitar dan lewat sentuhan musikalitas dari seorang music director, Ari Renaldi, membuat lagu berbalut akustik ini terasa makin ‘bernyawa‘.

Meskipun masih berada di genre pop ballad, namun lagu ini tak terdengar begitu mellow. Sehingga walaupun berisi kegelisahan seseorang yang mempertanyakan kemungkinan adanya kesempatan kedua, lagu ini cukup groovy untuk dinikmati sembari mengentakkan kaki dan mengangguk-anggukan kepala.

Lagu ini juga semakin menunjukkan keseriusan Maudy di dunia musik Indonesia. Bukan hanya pembuktian diri sebagai penyanyi solo, namun juga sebagai penulis lagu yang layak diperhitungkan. Karier dan pendidikannya pun berhasil dirampungkannya dengan pencapaian akhir yang patut diacungi jempol.

Kini Maudy telah menyelesaikan studinya di jurusan Politics, Philosophy & Economics, Oxford University – Inggris dan akan menjalani wisudanya pada hari ini, tanggal 30 September 2016.

Setelah kelulusannya ini, Maudy mengakui masih banyak mimpi yang ingin dikejarnya. Salah satunya membuat karya album yang di dalamnya berisi lagu-lagu ciptaannya sendiri. “Kedepannya aku masih akan bernyanyi dan akan lebih banyak menghasilkan lagu-lagu yang aku buat sendiri”, ujar Maudy.

AMI Awards 19th

whatsapp-image-2016-09-29-at-2-53-27-pm

 

Rabu, 28 September 2016 menjadi malam yang bermakna bagi para insan musik Indonesia. Anugerah Musik Indonesia (AMI) yang ke-19 sukses diselenggarakan di Eco Park, Ancol, Jakarta Utara. Ajang penghargaan bergengsi di bidang musik tersebut sudah melahirkan sederet pemenang. Pada tahun ini, artis dan musisi Trinity Optima Production berhasil membawa pulang 7 trophy  AMI 2016.

Terima kasih kami ucapkan untuk seluruh apresiasi dari masyarakat dan pendengar musik Indonesia. Terima kasih untuk dukungannya terhadap musisi-musisi Indonesia serta karyanya terutama untuk talent dari Trinity Optima Production dan Stream Entertainment. Bangga dan bahagia karena semua kerja keras dapat diapresiasi dengan baik. Berikut 7 Kategori yang berhasil diraih di ajang Anugerah Musik Indonesia 2016:

1. Artis Kolaborasi Pop Terbaik : AFGAN & RAISA (Percayalah)
2. Artis Solo Pria/Wanita Soul/R&B/Urban Terbaik : ARMAND MAULANA (Hanya Engkau Yang Bisa)
3. Artis Solo Pria Dangdut Kontemporer Terbaik : DANANG (Bidadari Jiwa)
4. Artis Duo/Group/Kolaborasi Dangdut Kontemporer Terbaik : RIZKI RIDHO ‘2R’ (Cinta Yang Kembali)
5. Artis Solo Perempuan Anak-Anak Terbaik : NAURA (Untuk Tuhan)
6. Album Lagu Anak-Anak Terbaik : NAURA (Langit Yang Sama)
7. Karya Produksi Kolaborasi Terbaik : AFGAN & RAISA (Percayalah)

 

New Release   AFGAN   “Jalan Terus”

afgan_sides_cover-smaller-size

 

AFGAN kembali dipercaya untuk mengisi soundtrack film. Kali ini, lagu milik Afgan yang berjudul “Jalan Terus” menjadi soundtrack sebuah film layar lebar produksi MP Pro Pictures yang berjudul “Pinky Promise”. Film ini bercerita tentang persahabatan 4 wanita dari jenjang umur dan liku permasalahan yang berbeda.

 

Lagu “Jalan Terus” yang diciptakan oleh Alam Urbach ini, terdapat di dalam album terbaru Afgan yang baru saja dirilisnya pada Agustus 2016 lalu yang diberi judul “Sides”. “Lagu ini ada di album baru saya di album Sides. Lagu sendiri bercerita tentang terus jalan menghadapi segala rintangan. Jangan lupa dan yakin untuk menjalani cinta serta optimis dalam menjalani hidup. Lagu ini sesuai dengan tema yang diusung Pinky Promise,” kata Afgan

 

Untuk aransemen musik pada lagu ini dipercayakan pada Erwin Gutawa yang menampilkan sebuah  kemegahan orkestrasi  dan dieksekusi oleh Czech Symphony Orchestra, Praha. Lagu ini sedikit lebih melankolis, namun hadir dengan kandungan lirik yang sarat sikap optimistis. Sebuah ungkapan untuk selalu percaya, memperjuangkan dan mempertahankan keberadaan cinta.

 

Totalitas tinggi menjadi bukti kalau Afgan ingin memberikan hasil yg terbaik pada lagu ini. Afgan mengakui dirinya mengalami sedikit kesulitan saat rekaman, terutama dalam menghayati lagu ini hingga harus mengulangnya beberapa kali. “Lagu ini adalah tipe lagu yang powerful dan saya harus bisa menyanyikan dengan penjiwaan yang tepat. Alhamdulillah, sangat puas dengan hasilnya,” ucap Afgan.

 

Album “Sides” sendiri adalah album ke-4 Afgan selama 8 tahun dirinya berkarya  di dunia musik Indonesia. Album yang berisi 13 track lagu dengan genre pop, soul, R&B, electronic dance, blues, dan Orchestra ini menunjukkan sisi lain seorang Afgan, dimana sebagian besar lagu didalamnya ditulis sendiri oleh Afgan bersama rekan-rekan musisinya seperti Ryan D’Masiv, Raisa, Mhala Numata, Inu Numata, Badai Kerispatih, Alam Urbach hingga penyanyi pop  Yura Yunita dan Rayi Putra (RAN). Bukan hanya itu, Afgan juga bekerjasama dengan musisi luar negeri seperti Taufik Batisah (penyanyi dan musisi asal Singapore), Sonaone (penyanyi dan rapper asal Malaysia), dan Mark Hill, produser berkelas internasional asal Inggris, yang telah sukses memproduseri penyanyi kelas dunia seperti Craig David dan Ed Sheeran.

 

Album “SIDES” ini dikemas dalam 2 (dua) bentuk yaitu berupa CD softcase dan CD Box Set. CD “SIDES” softcase bisa didapatkan di Alfamidi dan Lawson stores di seluruh Indonesia sejak tanggal 10 Agustus 2016 lalu. Sedangkan untuk Box Set “SIDES” yang berisi CD “SIDES”, Merchandise Afgan serta DVD “Konser Dari Hati Jakarta 2015”, akan segera dirilis di online store Blibli.com.

 

Animo masyarakat dan respon para Afgnisme (sebutan fans Afgan) akan album “Sides” ini sangat luar biasa, terbukti album ini sempat menjadi no.1 di Itunes di hari pertama rilis pada 8 Agustus 2016 lalu. “Dari fans Afganisme, alhamdulillah responnya positif. Album ini diluar dugaan saya. Lagu yang saya tidak jadikan single juga naik di chart dan di upload di social media mereka. Saya senang market-market yang nggak dengar lagu saya pun jadi mulai suka,” ucap Afgan.

 

Link Video Clip AFGAN–  “Jalan Terus” :

https://youtu.be/WQ92ZKwOzgg

whatsapp-image-2016-09-27-at-7-41-29-pm