trinity_logo_web.png
Menu
Sang Gitaris Sutradarai Video Klip Terbaru LYLA  “Dalam Dua Kisah”

pict-1

 

Grup Band LYLA akan kembali hadir dengan single terbarunya. Selasa, 1 November 2016 lalu, LYLA baru saja menyelesaikan syuting video klip single ke-4 mereka yang berjudul “Dalam Dua Kisah”. Lagu yang diciptakan oleh Naga LYLA dan bertemakan cinta segitiga ini, rencananya akan dirilis LYLA pada tanggal 21 November 2016 mendatang.

Syuting video klip yang mengambil beberapa lokasi di daerah Bandung – Jawa Barat seperti di Dago, Suryalaya, Tegalega dan di Jalan Braga ini, mengambil konsep Short Movie dengan setting outdoor dan indoor. Yang menarik, video klip ini disutradarai langsung oleh sang gitaris, Fare. “Video klip ini bercerita tentang dua orang cowok yang bersahabat dengan seorang cewek. Mereka bertiga tumbuh bersama sampai kedua cowok ini sama-sama memiliki perasaan suka kepada si cewek. End-ing ceritanya kita buat dramatis. Video klip ini konsepnya short movie, tidak ada scene band atau  adegan lipsync di video klip ini. Jadi pure visual story”, jelas Fare.

Tak banyak yang tahu, kalau Fare memang menekuni bidang Sinematografi. Keberaniannya untuk menggarap langsung video klip LYLA pun, baru direalisasikannya di single terbaru ini. “Kebetulan aku memang senang dengan Sinematografi dan dari dulu pengen banget punya video klip yang bagus, yang ceritanya ga biasa. Baru kemarin kepikiran dan ketemu ide baru, makanya aku baru merealisasikan untuk menyutradarai langsung video klip ini”, ungkap Fare tentang keinginannya menggarap video klip “Dalam Dua Kisah”.

Proses syuting video klip harus dijalani LYLA dari pagi hingga dini hari. Banyak scene yang menuntut para pesonil LYLA untuk berpindah-pindah lokasi syuting, belum lagi kondisi kota Bandung yang macet dan hujan. Namun proses syuting dijalani dengan semangat dan banyak keseruan. “Memang syutingnya sulit sih. Kita sampai nge-block satu daerah dimana itu adalah titik keramaian kota dan saat itu hujan sampai bikin macet. Tapi seru, disitu bener-bener tantangannya sih, semoga hasilnya nanti bagus”, ucap Fare.

“Ini pertama kali video klip LYLA di-direct oleh personil LYLA sendiri yaitu Fare. Timnya 80 % dari kita sendiri, 20 % ada teman-teman lainnya yang bantu. Seru banget syutingnya, Aku sama Dennis balik lagi jadi anak SMA, videoklip ini kan bercerita tentang persahabatan 3 anak SMA sampai mereka dewasa. Jadi kita dituntut jadi muda lagi, pake baju SMA lagi. Salah satu yang seru, kita kan syutingnya di Bandung. Kebetulan Bandung lagi hujan terus dan macet pula. Nah ada satu scene yang lokasinya kita gak keburu, jadi kita cari gang disana dan kita pencet bell satu rumah untuk ijin syuting disitu. On the spot tapi seru”, ujar Naga.

Dalam video klip ini, LYLA turut melibatkan fans mereka dengan membuat sebuah kuis melalui social media dan memilih 4 orang LYLA Community (sebutan untuk fans LYLA) untuk ikut serta berakting dalam video klip ini. Bukan hanya itu, LYLA bahkan melibatkan Luwi Saluadji, seorang Fashin Designer berbakat Indonesia yang ikut berperan sebagai Cameo di video klip ini.

Lantas seperti apa sih video klip single terbaru LYLA yang berjudul “Dalam Dua Kisah” ini, kita tunggu saja tanggal mainnya pada 21 November 2016 mendatang…

5 Jajanan Favorit Naura, Kamu?

Kamu pasti suka jajan dong saat istirahat sekolah atau jam pulang. Naura juga suka jajan lho, penasaran gak sih apa jajanan favotir Naura? Yuk intip 5 jajanan favorit Naura di Sekolah!

Siomay

idememasak.com

idememasak.com

 

Kamu pasti sudah tidak asing kan dengan jajanan yang satu ini? Siomai/siomay di Indonesia dibuat dengan beragam isi mulai dari ikan tengiri, ayam, udang, hingga kepiting. Namun umumnya yang dijual beirisi danging ikan tengiri.

Siomay biasa disajikan dengan sayuran pelengkap seperti kentang, kubis rebus, pare dan juga tahu. Supaya lbeih nikmat ditambahkan juga saus kacang, sambal dan kecap.

 

 

 

 

Martabak

widhiaanugrah.com

widhiaanugrah.com

Di Indonesia terdapat dua jenis martabak, martabak telur yang berisi telur dan daging dan juga martabak manis yang dihiasi dengan toping coklat, keju dan lain-lain.

Kalau di depan sekolah, biasanya martabak manis ini ukurany diperkecil dan berubah nama jadi martabak mini, toping diatasnya pun lebih beragam.

 

 

 

 

Bakso

caramembuat123.blogspot.co.id

caramembuat123.blogspot.co.id

Bakso adalah bola daging yang disajikan bersama kuah bening kaldu sapi. Ini adalah makanan yang mudah ditemukan dimana saja.

Seperti siomay, bakso juga punya pendamping seperti pangsit goreng, tahu, dan juga telur.

 

 

 

 

 

 

Sate Ayam

masteresep.com

masteresep.com

Satai atau sate adalah makanan yang dibuat dari daging yang dipotong kecil lalu di tusukan ke sebuah tusuk bambu dan dipanggang diatas bara api. Di Indonesia sendiri sate merupakan masakan tradisional.

Ada berbagai macam jenis sate, mulai dari sate ayam, kambing, sapi, udang. Tapi kalau favorit Naura sih sate ayam.

 

 

 

 

 

Serabi

toko.mesin.maksindo

toko.mesin.maksindo

Serabi juga salah satu makanan tradisional Indonesia, serabi yang juga sering disebut surabi ini memliki rasa yang khas karena dimasak menggunakan tungku.

Kalau dulu serabi hanya dimakan dengan gula jawa, sekarang  toping diatasnya makin bervariasi mulai dari buah seperti pisang, keju, coklat, hingga sosis.

 

 

 

 

 

Itu dia tadi jajanan favorit Naura di sekolah, meskipun rasanya enak kamu harus berhati-hati juga dengan kebersihanya ya, supaya perut kenyang dan badan tetap sehat.

Now On Youtube! Trio GAB (Heri GAMMA1, Angga ADIPATI, Andra BAGINDAS)

cover-gab

Official Video Clip Trio GAB – “Sebut Saja Dia Melati” :

https://youtu.be/Zvriq-5DLUQ

Trend musik Pop Melayu pernah merajai industri musik Indonesia di awal tahun 2000-an. Musik ini mendapat tempat dihati pencinta musik tanah air dengan hadirnya band-band dengan genre Pop Melayu yang bermunculan seiring dengan naiknya genre ini.  Lagu-lagu Pop Melayu lahir dari kondisi sosial dan budaya masyarakat Indonesia dengan tema lagu yang sangat erat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Lirik lagu yang menggambarkan kehidupan dan kondisi sehari-hari, dikemas dengan format musik yang riang atau kadang mellow, dengan mudah diterima oleh masyarakat Indonesia.

Dengan hadirnya acara talent show Dangdut hampir di semua televisi,  maraknya musik ‘urban’ dan lagu-lagu Barat yang merajai radio-radio di Indonesia, membuat  Pop Melayu mulai surut bersama naiknya musik genre lain. Genre yang pernah menjadi “acuan” bagi semua band industri pada masanya, saat ini berusaha mendapat tempat di tengah pergeseran selera musik masyarakat Indonesia.

Atas dasar itulah, beberapa band melayu seperti BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI membuat campaign yang mengajak kembali masyarakat Indonesia untuk selalu mencintai musik tanah air yaitu musik Pop Melayu. Bersama label Trinity Optima Production, mereka mempersiapkan sebuah proyek album kompilasi yang bertujuan untuk menaikkan kembali genre pop melayu di belantika musik tanah air dan album ini diberi judul “Melati”.

Lagu-lagu yang terdapat dalam album kompilasi ini terdiri dari seluruh single terbaru dari BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI dan sebuah lagu kolaborasi yang dinyanyikan oleh Heri Gamma1, Angga Adipati dan Andra Bagindas (Trio GAB). Lagu kolaborasi ini dipilih menjadi single di album ini dan diberi judul “Sebut Saja Dia Melati”.

“Kenapa namanya jadi Trio GAB, karena kalau menyebutkan nama kami bertiga jadi panjang banget. Kita sepakat untuk ambil inisial nama band kita saja, jadilah Trio GAB. Kebetulan band kami berada di naungan label yang sama yaitu Trinity Optima Production. Waktu ada ide kolaborasi ini, kami pikir kenapa tidak kami lakukan. Apalagi ini campaign yang bagus banget untuk memotivasi orang untuk bangga sama musik sendiri”, jelas Angga Adipati.

Lagu “Sebut Saja Dia Melati” ini diciptakan oleh Dudi (Gitaris ADIPATI) dan mengangkat tema tentang cinta. “Lagu ini sebenarnya menceritakan tentang cinta yang salah atau cinta terlarang, jadi kita bertiga menaruh harapan dan jatuh hati pada satu wanita. Tapi kita bertiga sadar bahwa ini salah” ucap Heri Gamma1.

Kolaborasi 3 vokalis band ini di lagu ini terbilang unik. Pasalnya lagu ini hadir dengan genre yang sedikit pop. Dengan latar belakang sebagai vokalis band melayu, Heri, Angga dan Andra menunjukkan kemampuan kualitas bermusik mereka di lagu ini. “Disini kita berusaha meng-explore sedikit keluar dari genre musik yang biasa kita bawakan. Lagu ini kita kembangkan se-modern mungkin agar bisa dinikmati semua kalangan”, ujar Angga Adipati. “Intinya juga kita tidak melupakan akar budaya Indonesia sendiri, dengan akar budaya rumpun melayu dan telinga kita yang melayu, kita mengembangkan dengan gaya kekinian”, tambah Andra Bagindas.

Ditengah kelesuan musik pop melayu, tiga band ini masih terus menciptakan karya yang mengikuti perkembangan musik. “Kami ingin menunjukkan ke masyarakat kalau kita nih juga bisa berkembang dan musik melayu bukanlah genre yang hanya mentok disitu saja. Namun bisa dieksplorasi dengan genre musik lain. Ya boleh dibilang ini lagu melayu yang beda”, jelas Heri Gamma1.

Nama Melati sendiri dipilih sebagai judul album karena melati adalah bunga yang mewakili Indonesia. Selain itu, kata Melati memiliki banyak arti yang menggambarkan tujuan dari album kompilasi ini bahwa bagi semua orang yang mencintai musik melayu, sampai kapanpun “Melayu selalu dihati”.

Seperti harapan BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI, agar musik melayu yang juga menjadi bagian dari identitas musik Indonesia dapat selalu disukai oleh masyarakat Indonesia. “Sebenarnya ini tantangan bagi kita bertiga. Dengan karakter vokal yang berbeda, kita disatukan dalam sebuah karya kolaborasi. Semoga ini menjadi sajian musik yang berbeda dan bisa dinikmati banyak orang. Serta dapat mengembalikan kecintaan masyarakat Indonesia akan musik melayu”, jelas Andra Bagindas tentang harapannya.

AFGAN Bikin Penonton Konser SIDES Makasar Histeris

news

 

Kemarin, 29 Oktober 2016, AFGAN sukses menggelar Konser SIDES Indonesia Tour 2016 di kota ke-4 yaitu Makasar. Konser yang berlangsung di Trans Studio Theme Park Makassar berhasil memukau para fans Afgan yang datang. Bagaimana tidak, Afgan yang tampil menawan dengan stelan jas malam itu, berhasil membuat para penonton turut bernyanyi di setiap lagu yang dinyanyikan Afgan.

Rangkaian Konser SIDES Indonesia Tour 2016 ini diselenggarakan dalam rangka memperkenalkan album terbaru Afgan yang berjudul “Sides”. “Saya ingin memberi tahu, kalau Afgan yang sekarang lebih matang. Album SIDES inilah perwujudan Afgan yang sekarang,” kata Afgan di sela-sela konsernya. Para penonton tak henti-hentinya berteriak histeris menyaksikan performance Afgan di panggung. Suasana semakin panas kala Afgan menerima sebuah rangkaian bunga cantik dari salah seorang penonton.

Malam itu, Afgan juga mendapat surprise dengan salah satu kehadiran penggemarnya yang berasal dari luar negeri yaitu Korea. Fansnya ini pun akhirnya diajak Afgan untuk naik ke atas panggung dan diperkenalkan diri di depan para Afganisme yang hadir. “Gak nyangka banget, ada penggemar saya yang jauh-jauh ke Makassar demi nonton konser saya ini,” ucap Afgan senang.

Afgan tampil total dan menghipnotis ratusan penonton yang datang dengan 19 lagu yang dinyanyikannya, 13 lagu di antaranya merupakan lagu yang terdapat di album barunya SIDES,  antara lain Rollercoaster, Knock Me Out, Count on Me, Thingking About U, Brand New Day, Berlalu, Kunci Hati, Ku Dengannya Kau Dengan Dia, Setia Menunggu, Berani Sadari, X , Percayalah dan Jalan Terus. Konser Afgan semakin semarak saat dirinya memanggil bintang tamu yaitu Gita Gutawa dan berduet menyanyikan lagu “Kamu Yang Ku Tunggu”.

Konser ditutup dengan penampilan Afgan menyanyikan lagu ‘Panah Asmara’ pada pukul 01.00 wita. Setelah Makasar, Konser Afgan “Sides – Indonesia Tour 2016 di kota berikutnya akan diadakan di Surabaya. Jadi yang belum nonton konsernya, jangan sampai ketinggalan yah..

YOUNG LEX Feat. GAMALIÉL New Single : “Slow”

whatsapp-image-2016-10-26-at-5-51-30-pm

 

Young Lex, Rapper dan Youtuber muda dan berbakat ini tidak henti-hentinya membuat karya untuk musik hip hop Indonesia. Kini Young Lex menggandeng salah seorang personel grup musik GAC, Gamaliel, di single terbarunya yang berjudul “Slow”.

“Gue ajak Gamal, karena kita satu karakter, sama-sama suka R&B dan Hip Hop dan background-nya kita sama-sama laki-laki Ambon. Gue suka karena semua karya yang dia ciptakan kedengeran fresh banget, makanya gue ajak Gamal di lagu ini”, jelas Young Lex tentang kolaborasinya bersama Gamaliel.

Gamaliel sendiri mengaku senang dapat kolaborasi dengan Young Lex walau belum lama berkenalan. Baginya, Young Lex adalah penyanyi muda berbakat yang memiliki visi bagi karir bermusiknya. “Gue seneng banget kerjasama bareng Young Lex. Pribadi  muda dan produktif dalam berkarya”, ucap Gamaliel.

Lagu yang ber-genre hip hop ini diciptakan langsung oleh Young Lex, Gamaliel bersama Tatsuro Miller dan Kieran Kuek, yang keduanya dikenal sebagai Music Producer di Malaysia . Untuk musik di lagu ini juga digarap oleh Tatsuro Miller. Bukan hanya berkolaborasi dalam menyanyikan lagu, kedua musisi berbeda aliran musik ini juga berkolaborasi dalam menciptakan lirik lagu. “Lagu ini menceritakan tentang sebuah kehidupan yang butuh banget bermimpi, boleh banget kejar target, boleh mengejar mimpi, cuma kalau udah mentok dan nggak bisa lagi. Jangan dipaksain, slow dulu,” ujar Gamaliel.

“Ini Gamaliel banget vokalnya, maka lagu ini lebih berwarna dari lagu-lagu gue sebelumnya. Dari segi komposisi lirik lagu sih sama banyaknya. Gue bikin, dia bikin, terus kita cocokin. Terus ada part dimana gue bantuin part-nya Gamal. Gamal juga gitu, bantuin part-nya gue. Bagian yang dinyanyikan juga sama”, tambah Young Lex.

page

Young Lex memiliki sederet karya yang sedang digemari  anak muda dan pencinta musik rap/hip hop Indonesia saat ini. Bahkan Young Lex telah menjelma sebagai seorang rapper yang cukup berpengaruh dan menjadi trendsetter di Industri musik Indonesia. Meski belakangan ini, dirinya tengah menjadi buah bibir, Young Lex justru semakin menunjukkan kredibilitasnya dengan masuk dalam jajaran nominator Kategori Karya Produksi Rap/HipHop Terbaik di ajang penghargaan Anugerah Musik Indonesia 2016 (AMI Awards 2016) untuk lagu “O Aja Ya Kan” dan tampil di ajang musik internasional The 11th Annual Music Matters Festival, Singapore 2016. Pada 22 Oktober 2016 lalu, Young Lex bahkan tampil memeriahkan ajang Youtube Fan Fest 2016 untuk kedua kalinya dan mendapat sambutan yang sangat meriah. Young Lex juga menjadi Nominator di ajang Indonesian Social Media Award (ISMA) 2016 yang akan ditayangkan SCTV pada 1 November 2016 mendatang untuk kategori “Video Maker Youtube 2K16“.

Musik Hip Hop Indonesia kini  tumbuh besar dan semakin dikenal oleh masyarakat luas. Dengan adanya kolaborasi ini, Young Lex berharap lagu ini dapat diterima masyarakat luas dan dapat turut memajukan dunia musik rap/hip hop Indonesia.

Link Official Video Clip Young Lex feat. Gamaliel – Slow :

https://youtu.be/nkm32elBk4o

slowwww

Naura Deg-Degan Nyanyi Diiringi Orkestra

web

Kesempatan untuk tampil dalam The Legends 4: Superheroes yang diadakan oleh Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST) di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (22/10) membuat Naura deg-degan.

Maklum ini kali pertama putri Nola ‘Be3’ tersebut menyanyi dengan diiringi musik orkestra.

“Deg-degan banget karena ini pertama kalinya aku bisa tampil di konser orkestra. Bangga juga karena bisa mensupport musik orkestra yang bagus kualitasnya,” katanya.

Kesempatan tersebut sekaligus menjadi yang pertama bagi pemilik nama lengkap Adyla Rafa Naura Ayu untuk berkolaborasi dengan TRUST. Ia pun mengaku antusias saat tampil dengan diiringi musik orkestra.

“Ini pertama kali aku-nya bekerjasama dengan TRUST. Ini seru banget dan aku senang banget dapat kesempatan ini,” ucapnya.

Dalam penampilannya kali ini, Naura membawakan dua buah lagu yakni singel barunya yaitu ‘Bully’ serta soundtrack dari film ‘Petualangan Sherina’ yang berjudul ‘Andai Aku Dewasa’.

Music Director The Legends 4: Superheroes, Nathania Karina mengatakan pihaknya memiliki alasan mengapa mengangkat tema pahlawan super dalam orkestra kali ini. Menurutnya tahun ini ada banyak film pahlawan super yang rilis dan menjadi perbincangan.
Sumber: Wartakota.com

Rossa Akan Tampil di Asian Television Awards 2016

rossa-di-ata

Singapura, 21 Oktober 2016 – Penyanyi Indonesia Sri Rosa Roslaina, atau yang lebih dikenal dengan nama Rossa, telah mengkonfirmasi kehadiran dirinya pada pagelaran acara “21st Asian Television Awards”.

Asian Television Awards adalah ajang penghargaan bagi program dan insan pertelevisian yang berprestasi di wilayah Asia. Penghargaan ini berlangsung setiap tahun pada bulan Desember dan diselenggarakan di Singapura.

 21st Asian Television Awards  akan ditayangkan di RTL CBS  secara langsung dari Suntec Singapore Convention & Exhibition Centre, lantai 6, pada hari Jumat, 2 Desember 2016, Pkl. 20.00 – 22.30 waktu Singapura. Di Indonesia, acara ini rencananya akan ditayangkan di stasiun televisi SCTV.

Rossa memulai debut kariernya sebagai penyanyi pada tahun 1988, saat dirinya berusia 10 tahun dengan merilis album yang berjudul “Untuk Sahabatku”. 20 tahun sudah Rossa berkarier di industri musik, Rossa selalu eksis dan berada di jajaran artis top Indonesia, Malaysia, dan Singapore. Gelar Diva Indonesia pun telah ia raih seiring dengan popularitasnya yang tidak hanya di Indonesia, namun hingga ke  Malaysia, Brunei dan Singapura. Bahkan Rossa mendapat gelar kehormatan Dato’ dari kerajaan Pahang, Malaysia.

Beberapa kali meraih penjualan CD terbanyak untuk album yang direlease-nya, karyanya selalu ditunggu-tunggu oleh Pecinta Rossa, sebutan bagi penggemarnya. Bulan Juni lalu, Rossa merilis single terbaru yang berjudul “Jangan Hilangkan Dia” yang juga merupakan OST Film ILY from 38,000 Feet.

Berbicara mengenai kehadirannya ke ajang penganugerahan, Rossa mengatakan bahwa dirinya sebagai seorang artis Asia, bangga dan merasa terhormat dapat tampil di ajang  21st Asian Television Awards. “Saya merasa terhormat diberi kesempatan untuk tampil di atas panggung bergengsi ini, dimana acara ini merupakan perayaan bagi insan terbaik televisi Asia”, ucap Rossa.

Rossa akan tampil di Asian Television Awards 2016 bersama Charli XCX , dan selebrirti Asia lainnya seperti JJ Lin, Adrian Pang, Stephanie Carrington, Alden Richards dan Baki Zainal.

whatsapp-image-2016-10-19-at-11-47-15-am

 

About Asian Television Awards

Launched in 1996, Asian Television Awards is the Asian TV industry’s most significant and celebrated event, recognising excellence in programming, production and performance.

Determined by an expert panel of over 60 judges from across the region, the results are tabulated and audited by international auditing firm PriceWaterhouseCoopers, with the winners only announced during the Awards Ceremony in December.

The Awards comprise over 40 categories and represent the industry’s foremost recognition by enjoying the support of every major industry player throughout the region. The Asian Television Awards attracts a multitude of entries of over 1300 annually from a wide range of broadcasters, including free-to-air television stations and pay-TV platforms, as well as many independent production houses in Asia.

In 2015, with the live telecasts on channels including Astro Ria, Astro Ria HD, Bugaboo.tv, LeTV, Media 84, Toggle, Tonton, and delayed broadcasts on StarWorld, Channel [V], BBTV’s Channel 7 and Channel 7 HD, MediaCorp’s Channel 5, NDTV’s Good Times, GMA News TV and The Indonesia Channel, more than 300 million viewers across traditional and digital platforms were able to witness the wins of their home-grown talents.

 Asian Television Awards is positioned as the only event of its kind within the Asian region, and upholds a prestigious reputation of showcasing quality television production. Sponsors of this year’s awards include AccorHotels, Gold Kili, Simmons and WasserTec.

 For more information, please go to www.asiantvawards.com.

 

Media contacts

Asian Television Awards Pte Ltd

James Chen

Marketing & Partnerships

james.chen@asiantvawards.com

Mob: (+65) 9695 2637

 

Trio GAB Luncurkan Single Pertama Berjudul “Sebut Saja Dia Melati”

img_20161019_121039_hdr

Cirebon, 19 Oktober 2016,- Naiknya genre musik Pop Melayu  pada awal tahun 2000-an di industri musik Indonesia melahirkan lagu-lagu Pop Melayu dari kondisi sosial dan budaya masyarakat Indonesia.

Begitu dengan hadirnya acara talent show dangdut hampir di semua televisi, maraknya musik ‘urban’ dan lagu-lagu Barat yang merajai radio-radio di Indonesia, membuat Pop Melayu mulai surut bersama naiknya musik genre lain.

Atas dasar itulah, beberapa band melayu seperti BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI membuat campaign yang mengajak kembali masyarakat Indonesia untuk selalu mencintai musik tanah air yaitu musik Pop Melayu. Bersama label Trinity Optima Production, mereka mempersiapkan sebuah proyek album kompilasi yang bertujuan untuk menaikkan kembali genre pop melayu di belantika musik tanah air.

Lagu-lagu yang terdapat dalam album kompilasi ini terdiri dari seluruh single terbaru dari BAGINDAS, GAMMA1 dan ADIPATI dan sebuah lagu kolaborasi yang dinyanyikan oleh Heri Gamma1, Angga Adipati dan Andra Bagindas (Trio GAB). Lagu kolaborasi ini dipilih menjadi single di album ini dan diberi judul “Sebut Saja Dia Melati”.

“Kenapa namanya jadi Trio GAB, karena kalau menyebutkan nama kami bertiga jadi panjang banget. Kita sepakat untuk ambil inisial nama band kita saja, jadilah Trio GAB. Kebetulan band kami berada di naungan label yang sama yaitu Trinity Optima Production. Waktu ada ide kolaborasi ini, kami pikir kenapa tidak kami lakukan. Apalagi ini campaign yang bagus banget untuk memotivasi orang untuk bangga sama musik sendiri”, jelas Angga Adipati, saat Press Conference di Amare Café, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Rabu (19/10/2016).

Lagu “Sebut Saja Dia Melati” ini diciptakan oleh Dudi (Gitaris ADIPATI) dan mengangkat tema tentang cinta.

“Lagu ini sebenarnya menceritakan tentang cinta yang salah atau cinta terlarang, jadi kita bertiga menaruh harapan dan jatuh hati pada satu wanita. Tapi kita bertiga sadar bahwa ini salah” ucap Heri Gamma1.

Kolaborasi 3 vokalis band ini di lagu ini terbilang unik. Pasalnya lagu ini hadir dengan genre yang sedikit pop. Dengan latar belakang sebagai vokalis band melayu, Heri, Angga dan Andra menunjukkan kemampuan kualitas bermusik mereka di lagu ini.

“Disini kita berusaha meng-explore sedikit keluar dari genre musik yang biasa kita bawakan. Lagu ini kita kembangkan se-modern mungkin agar bisa dinikmati semua kalangan”, ujar Angga Adipati.

“Intinya juga kita tidak melupakan akar budaya Indonesia sendiri, dengan akar budaya rumpun melayu dan telinga kita yang melayu, kita mengembangkan dengan gaya kekinian”, tambah Andra Bagindas.

Nama Melati sendiri dipilih sebagai judul album karena melati adalah bunga yang mewakili Indonesia. Selain itu, kata Melati memiliki banyak arti yang menggambarkan tujuan dari album kompilasi ini bahwa bagi semua orang yang mencintai musik melayu, sampai kapanpun “Melayu Selalu Dihati”.

 

Sumber: aboutcirebon.id

Peduli Keselamatan Anak dalam Berkendara, Naura Rilis Merchandise ‘Helm’

naura-helm

Penyanyi cilik Naura merilis merchandise official terbarunya yakni helm anak. Ditemui pada Kamis, 13 Oktober lalu di rumahnya, Naura menjelaskan alasannya merilis helm sebagai merchandisenya. “Aku sering lihat temen-temen yang naik motor pada ngga pakai helm, aku khawatir kalau nanti kenapa-kenapa sama mereka, jadi aku pilih helm sebagai merchandise ku deh”, ungkap Naura.

Helm yang terdiri dari 2 gambar dan 2 warna yang berbeda ini, sangat menarik perhatian dari para Teman Naura, sebutan untuk fans Naura. Terbukti sejak diposting melalui akun Instagram, fotonya mendapat 19k likes. Simak penjelasan Naura mengenai merchandise helm yang baru dirilis disini.

ig-helm

Helm yang eksklusif dijual di blibli.com ini, dirilis pada Minggu, 16 Oktober 2016 pukul 09:00 WIB, bertepatan dengan program #BlisikSehari dari blibli.com. Program #BlisikSehari merupakan program untuk mendekatkan para fans dengan musisi Trinity Optima. Setiap tanggal 1 & 16 di tiap bulan, program #BlisikSehari ini akan dilangsungkan. Untuk tanggal 16 Oktober kemarin, giliran Naura merilis helm yang bertanda-tangan khusus untuk 20 pembeli pertama. Tak disangka, hanya dalam waktu 10 menit saja, helm eksklusif bertanda tangan Naura tersebut habis terjual. Sementara sisa sekitar 120 helm lainnya habis terjual dalam waktu 2 jam saja. Untuk memesan helm Naura, bisa klik disini.

ig-helm-2

Pernasaran? Yuk Kepoin Persiapan Artis Trinity Sebelum Pertunjukan

Untuk menghadirkan pertunjukan terbaik, semua penyayi melakukan berbagai macam persiapan. Meskipun yang kalian saksikan hanya hitungan jam, tapi persiapan yang mereka lakukan bisa memakan waktu berhari-hari, bahkan hingga berbulan-bulan. Tempat terakhir mereka mempersiapakan diri sebelum menampilkan pertunjukan istimewanya adalah Backsatage, kira-kira apa aja ya yang mereka lakukan disana?

Salah satu persiapan akhir yang dilakukan adalah dandan

Salah satu persiapan akhir yang wajib dilakukan, dandan

 

Ada juga nih yang foto-foto lucu kayak Noura

Ada juga nih yang foto-foto lucu kayak Noura

 

Beda lagi sama band yang satu ini. Lyla lagi nyanyi-nyanyi bareng nih.

Beda lagi sama band yang satu ini. Lyla lagi nyanyi-nyanyi bareng nih.

 

Naura dibantu mamanya untuk urusan dandan.

Naura dibantu mamanya untuk urusan dandan.

 

Neona lagi asik ngisi perut nih.

Neona lagi asik ngisi perut nih.

 

Selain dandanan pastinya pakaian juga harus oke

Selain dandanan pastinya pakaian juga harus oke

 

Itu dia pesiapan akhir yang dilakukan mereka. Sekarang udah gak penasaran lagi kan apa yang mereka lakukan dibelakang sana?