trinity_logo_web.png
Menu
YOUNG LEX – #JANGANDIANGGAPREMEH “Cerita Young Lex Soal Bully”

 

Young Lex bukanlah orang yang jauh dari kontroversi. Tapi bukan berarti minim prestasi. Setelah performancenya di sebuah acara musik ‘dibantai’ dengan beragam komentar negatif, kini Young Lex telah siap meluncurkan single terbarunya yang berjudul “#JanganDianggapRemeh”.

 

Perkara ‘bully’ memang sebuah problema social yang lekat dengan karakter Young Lex. Sejak dirinya hadir di belantikan musik Indonesia, pria bernama asli Samuel Alexander Pieter ini memang selalu memberikan komentar panasnya kehadapan public. Dan, tak sedikit pihak yang merasa sakit hati bahkan berujung bully via social media.

 

Dan ketika ia mendapatkan tawaran untuk mengisi soundtrack sebuah film yang berjudul “Cyberbully”, lirik dan musiknya mengalir begitu saja. “Gue tuh orangnya kuat di bully. Selama mereka masih beraninya nyerang via social media ya! Tapi kalau udah di dunia nyata sihh, yang gue gak takut untuk berantem,” papar Lex.

 

Lagu yang juga dibuat oleh Masgib ini ditulis untuk para korban bullying untuk tetap semangat membuktikan diri. “Bagi gue lagu ini cukup sulit, karena gue pengen bikin lagu ini untuk para korban bullying tanpa menyuruh mereka untuk bertindak jahat ke pelaku bullying. Tapi, justru menyemangati mereka untuk mencapai hal-hal yang baik,” papar Lex.

 

Karena, menurut Young lex, bullying bisa menyebabkan gangguan mental yang berakibat fatal. Tidak jarang para korban bullying yang berakhir bunuh diri karena tidak kuat dengan hinaan yang diterima. “Kita harusnya dari awal sudah mulai paham kalau elo enggak ngerasa hinaan temen-temen elo itu benar, maka elo enggak perlu merasa sakit hati apalagi sampai depresi. Para pembully ini hanya akan puas ketika melihat orang yang dibully merasa jatuh dengan kata-kata mereka. Jadi, kalau elo enggak ngerasa goblok saat mereka bilang elo goblok, ya elo santai aja,” papar Young Lex. “Itu sih cara gue menghadapi hinaan yang gue terima. Karena jaman sekarang udah enggak ada lagi tolak ukur atau batasan orang untuk nge-bully kita. Michael Jordan, olah ragawan terkaya di Amerika, MVP berkali-kali, tetep aja jadi bahan olok-olokan. Jadi, menurut gue, zaman sekarang tuh bukan masalah siapa yang di bully dan nge bully, emang manusia makin hari makin jahat aja. Video pemadam kebakaran nyelametin bayi di Youtube aja masih ada yang ngasih thumbs down,” tambahnya.

 

Dan dari situlah Young Lex mendapatkan inspirasi untuk menyelesaikan soundtrack film “Cyberbully” ini. “Selama ini gue jarang membuat lagu tentang permasalahan personal. Lebih seringnya gue riset duu sama kondisi di sekitar gue,” ungkap Lex. Dan kini, lagu ini sudah bisa didengarkan di radio-radio kesayangan Anda.

Naura dan Neona Jadi Wajah Koin Terbaru Tini Wini Biti

Naura dan Neona memang dua kakak adik yang kompak. Walaupun keduanya kini mulai sibuk dengan kegiatan bermusik, tapi keduanya masih menyempatkan bermain bersama. Bersama aplikasi “Dunia Main” Tini Wini Biti Naura dan Neona ingin mengajak seluruh anak Indonesia untuk bermain games yang ramah bagi anak-anak.

Tini Wini Biti sebagai snack favorit anak Indonesia selama lebih dari 20 tahun, baru saja meluncurkan sebuah aplikasi berbasis android. Permainan yang tanpa grafik kekerasan, pornografi, dan juga pembayaran digital ini dilengkapi oleh sebuah koin Augmented Reality yang bisa memberikan special power ke dalam permainan. Bersama Naura dan Neona, Tini Wini Biti memberikan koleksi koin augmented special dengan wajah Naura dan Neona. “Selain untuk ngasih power, koin-koin ini bisa dikoleksi lho,” ungkap Naura dalam acara peluncuran koin Tini Wini Biti pada tanggal 28 Juli lalu.

Wah, jadi penasaran, seseru apa sih games ini? Yuk, langsung di download aja aplikasi permainannya di Google Play. Selamat mencoba yaa!

Young Lex Cuek Dengan Hinaan

Awal bulan Juli, Young Lex mewakili Indonesia di acara MTV Asia di sebuah acara Rap bernama “Yo! MTV Rap”. Dan kontan saja, banyak netizen di Indonesia yang menghina performance Young Lex.

Tapi, menanggapi beberapa komentar negative netizen, Young Lex mengaku santai saja. Baginya terus berkarya merupakan tujuan utamanya. “Pihak MTV langsung yang mengundang gue, dan gue satu-satunya perwakilan rapper yang diundang,” ujar Young Lex. “Gue nggak nyangka sih, mungkin karena lagu-lagu gue original menggunakan bahasa Indonesia,” tambah pelantun lagu “Nyeselkan” ini.

Pilihan Young Lex untuk bicara dan nge-rap dengan bahasa Indonesia juga jadi hal yang dikritik oleh para netizen. Padahal yang terjadi  saat proses syuting adalah, Young Lex sudah mempersiapkan diri untuk menjawab dengan bahasa Inggris. Namun justru ketika Ia mau menjawab dengan bahasa Inggris, Young Lex diminta untuk menjawab dengan bahasa Indonesia saja. “Gue jadi terinspirasi mereka sangat menghargai bahasa negara lain. Nanti juga pasti ada translatenya,” ujarnya.

Selain, perkara penampilannya di Yo! MTV Raps, Young Lex juga sempat membuat penggemar  BLACKPINK geram karena dirinya diberi kesempatan untuk bertemu langsung dengan personil BLACKPINK idolanya, Lisa. Dan setelah beragam kontroversi yang didapatkannya akhirnya kesempatannya untuk bertemu dengan Lisa pun dibatalkan oleh penyelenggara. “Gue fine-fine aja. Sangat-sangat santai banget. Mau enggak jadi kek, gue sebenarnya enggak terlalu ngarep juga sih,” tutur Young Lex saat diwawancarai oleh tim kompas.com. “Karena menurut gue terlalu jauh banget, gue fans ‘wah harus ketemu’, enggak. Young Lex suka that’s it,” imbuhnya.

Dan untuk projek ke depannya, ada banyak hal yang akan dilakukan oleh Young Lex, dan apapun yang akan dilontarkan netizen, Young Lex siap untuk menghadapinya. Semangat ya!

Afgan Tampil di Hyperplay

 

 

Pelantun lagu Sudah, Afgansyah Reza kini kian melambungkan namanya lewat beberapa event festival internasional. Setelah tampil bersama Isyana Saravati dan Rendy Pandugo di festival We The Fest, pada tanggal 22 Juli lalu, Afgan dijadwalkan tampil di panggung MTV Hyperplay di Singapura.

Hyperplay sendiri merupakan event pertama di Asia Tenggara yang mengkombinasikan sebuah games mobil dengan festival musik. Berlokasi di Singapore Indoor Stadium, acara ini akan dimeriahkan oleh beragam musisi internasional. Mulai dari grup pop asal Singapura, The Sam Willows sampai Korean Superstar seperti CL dari tanggal 4 – 5 Agustus 2018. Afgan sendiri akan perform langsung dengan membawakan beberapa lagu hitsnya di tanggal 5 Agustus.

Penasaran enggak sih sama penampilan Afgan nanti? Kita sama-sama tunggu aja ya!

 

New Release : Lesti – PURNAMA “Tembang Sebuah Penantian Kekasih”

 

Dalam sebuah penantian, rasa gelisah bisa muncul dan menghantui perasaan seorang kekasih. Begitulah yang ingin Lesti sampaikan dalam single terbarunya yang berjudul “Punama”. Lagu yang sudah dibuat sejak tahun 2015 ini akhirnya siap diluncurkan ke publik.

 

Setelah tiga tahun berlalu, akhirnya lagu “Purnama” dari Lesti ini siap diperdengarkan ke publik. Lagu dengan genre dangdut klasik yang mendayu-dayu ini sempat mengalami tiga kali pergantian aransemen. Lagu yang diciptakan oleh Mr Nurbayan ini menceritakan tentang sebuah penantian seorang kekasih yang tak kunjung berjumpa. Dan pergantian bulan purnama pun menjadi penanda waktu penantiannya.

 

Berbeda dengan lagu Lesti sebelumnya yang berjudul “Mati Gaya”, lagu ini memiliki kompleksitas yang cukup tinggi. “Kalau lagu sebelumnya lebih upbeat dengan sentuhan modern, di lagu ‘Purnama’ ini Lesti menampilkan karakter vokalnya yang kuat. Dan untuk membawakan lagu ini punya kesulitannya tersendiri karena suara oktaf bawahnya harus tebal tapi lagunya diakhiri dengan nada tinggi yang nyaris seperti teriak,” ungkap Simhala Avadana selaku A&R dari Trinity Optima Production.

 

Bagi Lesti sendiri, ia cukup senang akhirnya lagu yang sudah sempat bocor kepenggemarnya sejak beberapa tahun lalu ini bisa dirilis secara resmi. “Seneng banget akhirnya lagu ini akhirnya bisa rilis juga. Awalnya mau dirilis beberapa tahun lalu, tapi keduluan lagu ‘Zapin Melayu’ dan juga ‘Kejora’ yang diluncurkan. Dan, di lagu ini banyak mengalami aransemen ulang karena waktu pertama kali rekaman kan suara dedek masih mentah, jadi diaransemen yang baru ini, dedek menampilkan suara yang lebih matang,” papar Lesti.

 

Untuk melengkapi visual dari lagu “Purnama” ini, Upi Guava telah mempersiapkan musik videonya. Upi Guava sendiri dibuat kagum dengan lagu yang dibawakan oleh Lesti ini. “Waktu pertama kali mendengar lagu ini terasa seperti ada unsur magis dari lagu ini. Karakter suara, lirik, dan juga musiknya seperti memiliki energi yang mistis. Dan dari situ pula inspirasi musik video ini dibuat,” papar Upi. Selain itu, Upi juga takjub dengan karakter Lesti yang humble dan menyenangkan. “Enggak nyangka masih muda banget, suaranya bagus dan karakternya juga menyenangkan. Senang bisa kerja bareng,” tambahnya.

 

Proses pembuatan musik video ini pun cukup cepat. Berlokasi disebuah studio di Jakarta, proses syutingnya sendiri hanya menghabiskan waktu 3 -4 jam. “Biasanya kan kalau bikin video klip bisa sampai dari pagi sampai pagi lagi. Tapi untuk video klip ini cukup cepat prosesnya, karena syuting mulai dari jam 11 siang dan selesai di jam 3 sore,” ungkap Lesti. Di musik video ini, Lesti juga tampil tak biasa, rambutnya yang pendek tampil lebih panjang khusus untuk video klip ini. “Make up artis-nya hebat, penata rambutnya juga. Rambut dedek juga dibuat panjang natural,” tambahnya.

 

Wah, penasaran kan, seperti apa sih, musik video Lesti yang berjudul “Purnama”? Yuk, sama – sama tonton videonya di bawah ini. Lagunya sendiri, sudah bisa didengarkan di radio seluruh Indonesia dan juga bisa ditambahkan ke playlist kamu yang ada di digital streaming platform favorit kamu.

 

PURNAMA (Lirik)

Ku rindu purnama lalu

Berpayung kabut asmara

Hingga kini masih kurasakan

Meski kini kau tlah sirna

 

Kecup lembut dikeningku

Nafas cintamu cintaku

Smakin dalam rindu ku menderang

Kala kulihat purnama

 

Hening di ujung malamku

Berselimut sepi ku merindukanmu

 

Memendam rindu aku disini

Menanti cintamu kembali

Pedih hatiku tersayat rindu

Terbayang kenangan saat bersamamu

 

Kala purnama menghampiriku

Tak tertahan linang air mata

Semakin dalam rindu ku pendam

Wahai purnama berilah aku terang purnama

Composed by MR_NURBAYAN

Produced by MARCEL AULIA

Vocal Recorded @Backbeat Studio, JKT

Vocal Directed by DADANG M RAIS & ANDREY NOORMAN SAM SIWU

Mixed by BAMBANG HARPER @Harper Studio, JKT

Mastered by STEPHAN SANTOSO @Slingshot Studio, JKT

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2018

New Release: Afgan “Sudah” “Ketika Pisah Pilihan Terindah”

 

Perasaan tak selamanya berbalas. Saat hubungan yang dijalani perlahan kehilangan percikan cinta, kadang pilihan terbaik adalah menerima kenyataan dan move on untuk kehidupan yang lebih baik.

Sekiranya hal itulah yang bisa menggambarkan single terbaru dari Afgan yang berjudul “Sudah”. Single ketiga dari album DEKADE ini memiliki nuansa yang lebih kelam dari lagu-lagu Afgan sebelumnya. Dengan mengandalkan suara piano yang kental dengan nuansa power ballad, lagu ini diyakini bisa menjadi lagu perpisahan untuk banyak orang.

 

TEMA LAGU YANG KELAM

“Enggak semua hubungan berjalan baik. Kadang ada juga hubungan yang memang sudah enggak bisa diperjuangkan lagi dan harus segera diakhiri. Hal yang terbaik yang bisa kita lakukan adalah menerima kenyataan tersebut dan melanjutkan hidup,” ungkap Afgan. “Dari situlah inspirasi lagu ini tercipta. Dan, harapannya, bagi siapapun yang mendengarkan, bukan untuk menyuruh mereka jadi mudah menyerah dengan hubungan, tapi justru bisa memberikan energy positif untuk berani mengakhiri agar kedepannya hidup bisa lebih baik,” jelasnya.

 

Bersama Inu Numata, Simhala Avadana, dan Kitut, Afgan merampungkan lagu ini. “Kebetulan memang kita sudah beberapa kali kerja bareng sih untuk membuat lagu ‘Kunci Hati’ dan ‘Percayalah’. Dan bedanya di lagu ini, Marco Stefianno membantu sebagai arranger di lagu ini,” jelas Afgan. “Waktu itu kita emang lagi di studio dan menggarap album barunya Afgan. Gue berpikir, Afgan harus ada satu lagu ballad yang jadi ciri khasnya Afgan. Tapi, gue sendiri ngerasa level ballad di lagu ini sih lebih berat dibandingkan lagu-lagu Afgan sebelumnya. Makanya kita minta Marco Steffiano untuk mengaransemen lagunya karena pas banget sama nuansa gloomy di lirik ini,” ungkap Mhala selaku A&R dari Trinity Optima Production.

 

KAYA GAMBAR CINEMATIK

Untuk pertama kalinya, Afgan bekerjasama dengan Davy Linggar dalam penggarapan musik video “Sudah”. Pada kesempatan kali ini, Davy Linggar memilih Turki sebagai lokasi syutingnya. “Yang milih lokasi di Turki itu mas Davy sendiri sih ya. Dan pas kita nyampe di sana emang pas banget nuansa kelam dari lagu ini. Musik videonya benar-benar bisa membuat yang nonton ikut berimajinasi ke dalam lagunya. Suka banget sama hasilnya,” papar Afgan.

Dari Davy Linggar sendiri, Instanbul, Turki bukanlah pilihan pertamanya. Ia mengaku sempat terbesit kota Paris untuk penggarapan musik video ini. “Sejujurnya kota pertama yang saya terbayang saat mendengarkan lagu ini adalah kota Paris. Tapi setelah didengarkan berulang-ulang dan juga melihat referensi yang ada di Paris, saya merasa masih ada yang kurang dari jika kita menggarap musik videonya di kota ini,” papar Davy. “Dan kebetulan beberapa bulan sebelum saya mendapatkan tawaran untuk menggarap musik video ini, saya sempat ke Turki dan saya rasa mood yang ingin ditampilkan di lagu ini sangat cocok jika digarap di Istanbul. Akhirnya saya mengajukan pilihan  itu dan disanggupi oleh Afgan dan Trinity Optima Production,” tambahnya.

Ini merupakan kali pertama bagi Davy Linggar untuk bekerja sama dengan Afgan. Dan selama dua hari proses syuting di Instanbul, Davy sangat menghargai waktu yang diberikan oleh Afgan. “Saya sudah lama mendengar nama Afgan di dunia musik. Jadi, saat menggarap video klip ini, kurang lebihnya saya sudah cukup tahu bagaimana karakternya dia. Dan, selama proses syuting, Afgan cukup menyenangkan. Dan kebetulan tempat yang kita ambil juga tempat yang tidak terlalu ramai. Jadi semua berjalan lancar saja,” ungkap sang maestro visual ini. Kekaguman yang sama juga dimiliki oleh Afgan kepada Davy Linggar. “Nama Davy Linggar sih sudang sangat populer terutama dalam membuat visual. Dan yang saya suka dari video klip ini, mas Davy banyak memilih lokasi dengan pemandangan kota dan juga pemandangan alamnya yang mampu meng-enhance musiknya. Mas Davy mampu membuat perjalanan kami menjadi sebuah visual dengan cinematic yang luar biasa,” tambahnya.

Penasaran seperti apa sih musik video Afgan yang terbaru? Yuk, tonton langsung videonya dibawah ini. Lagunya sendiri sudah bisa didengarkan di radio seluruh Indonesia dan juga lagunya juga sudah tersedia di digital streaming kesayangan Anda.

 

 

 SUDAH (Lirik)

Tak perlu kau katakan

Isi hatimu

Semua telah tersirat

Di dua matamu

 

Simpan s’gala upaya

Tuk buatku percaya

Semua baik adanya

 

Terluka

Sendiri kupendam segala rasa

Karna aku tak bisa

Mengharapkan cinta yang tak akan pernah ada

 

Sudah

Kini ku melepaskan

Cinta

Yang dulu kubanggakan

Aku sadari semua ini

Memang bukan salahmu, aku tahu

 

Kamu bukan untukku

 

Ku kan melupakanmu walau tak bisa mudah

Ku kan bertahan, sudah

Composed by AFGANSYAH REZA / INU NUMATA / KITUT / SIMHALA AVADANA

Published by PT. MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT / PT. SONY MUSIC ENTERTAINMENT INDONESIA

Music Produced by MARCO STEFFIANO

Drums, Guitar, Synth & Programming by MARCO STEFFIANO

Bass by RISHANDA SINGGIH

Piano by KITUT

String Arrangement by ALVIN WITARSA

Violin by ALVIN WITARSA

Violin by SAPTADI KRISTIAWAN

Viola by ADI NUGROHO

Cello by  PUTRI JUREE

Recorded @Soundverve Std, Jkt Engineered by NICO PUTRA TANUJAYA

Vocal Produced by BOWO ‘SOULMATE’ @BrotherlandStd, JktEngineered by ADIT

Mixed by RAYENDRA SUNITO

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2018

New Release: Usai Kisahku “Kisah Ady yang Baru”

Setelah lebih dari delapan tahun meninggalkan Naff Band, kini mantan vokalis dari band yang pernah meluncurkan single hits “Akhirnya Ku Menemukanmu” ini bersiap untuk memulai solo karirnya dengan meluncurkan single terbaru berjudul “Usai Kisahku”.

 

Memulai karier solo dalam bermusik bukanlah keputusan yang mudah untuk Ady. Setelah berpisah dengan Naff Band sejak tahun 2010, ia ternyata tidak pernah dapat seutuhnya meninggalkan dunia yang membesarkan namanya. Selama masa hiatusnya, Ady tetap menulis lagu untuk dirinya sendiri. “Sebenarnya setelah keluar dari Naff, saya juga masih sering berkarier di dunia musik. Saya masih sering manggung sendiri,” ungkap Ady. “Begitu saya mengungkapkan niat saya untuk mencoba bersolo karier, Trinity Optima Production membuka kesempatan itu. Dan setelah hampir setahun proses pembuatan lagu dan mastering, akhirnya lagu pertama ini bisa dirilis ke publik,” tambahnya.

 

MASIH ADY YANG SAMA

Masih dengan nafas yang serupa dengan Naff band, Ady tetap memegang karakternya terutama dalam membuat musik yang kental dengan nuansa mellow dan lirik yang menceritakan tentang seseorang yang sedang patah hati. Dalam single terbarunya kali ini, ia menceritakan tentang perasaan seseorang yang tahu kalau kekasihnya berselingkuh dibelakangnya dan ia hanya ingin mengakhiri kisahnya, tanpa perlu mendapatkan penjelasan apapun. “Kalau diibaratkan, lagu ini menceritakan tentang orang yang sayang banget dengan pasangannya. Tapi karena terus menerus dikhianati atau disakiti, dia akhirnya memilih mengakhiri hubungannya,” pungkas Ady.

Ady juga menjelaskan kalau lagu terbarunya ini tidak terinspirasi dari siapapun kecuali dari kisah hidupnya sendiri. “Sama seperti saya di Naff ya, saya selalu menulis lagu yang terinspirasi dari kejadian yang saya alami sendiri. Begitu pula dengan lagu ini, dimana kisahnya jelas bukan dari apa yang saya alami saat ini, tapi lebih mengenai apa yang saya alami bertahun-tahun lalu sebelum saya berkeluarga,” tambahnya dengan gelak tawa.

 

SENTUHAN KEKINIAN

Dalam projek solonya ini, Ady memang tak bisa menghindar karakter bermusiknya saat bersama Naff Band. Namun ia juga menyadari bahwa adanya perubahan selera dan ekspektasi dari para penikmat musik tanah air yang dinamis dan senantiasa mengharapkan sesuatu yang baru dan “kekinian”. Oleh karena itu, untuk merampungkan single pertamanya ini, Ady berkolaborasi bersama Rendy Pandugo untuk menggarap aransemen musiknya. “Saya ingin di projek solo ini saya bisa menghasilkan karya yang tidak terlalu Naff-banget. Jadi saya beberapa kali ubah aransemen, ubah lirik, supaya tidak terdengar seperti “Kau Masih Kekasihku” lagi. Dan bersama Trinity Optima Production, saya diberi kesempatan untuk kerja bareng dengan Rendy Pandugo untuk mengaransemen lagu ini,” ungkap Ady. “Dan ini persis seperti yang saya butuhkan. Karena selain berkarya, saya juga perlu sentuhan musik yang lebih kekinian. Dan Rendy Pandugo mampu memberikan prespektif baru ke dalam lagu ini,” tambahnya.

Untuk melengkapi single terbarunya ini, Candi Soeleman selaku sutradara telah mempersiapkan sebuah persembahan visual untuk single terbaru Ady “Usai Kisahku”. “Saya pengen konsep video klipnya banyak menampilkan profile wajah Ady, karena video klip ini adalah video comeback-nya Ady. Dan di awal video klip juga kita menambahkan adegan romantis yang menunjukkan kalau pasangan ini sedang jatuh cinta, walaupun pada akhirnya saya telah mempersiapkan sebuah kejutan untuk para penggemar di bagian akhir video klip ini” jelas Candi.

Bagi Ady, video klip ini merupakan pengalaman pertamanya untuk berakting sendiri dalam video klipnya. “Karena biasanya saya hanya bernyanyi ataupun berakting sebagai penyanyi dalam video klip. Tapi kali ini saya banyak beradegan dengan modelnya. Jadi, cukup unik bagi saya karena baru pertama kali,” ungkap Ady. Ia mengaku kalau dirinya dan Candi Soeleman memiliki ide yang sejenis sebelum memutuskan untuk syuting musik videonya ini. “Sebelum memutuskan untuk melakukan pengambilan gambar, saya sempat mengungkapkan kalau saya mau video klip ini ada twist kejutan diakhirnya, dan ternyata Candi juga memiliki ide yang serupa. Jadi, enggak sabar juga melihat hasil akhirnya,” tambahnya.

Nah, penasaran kan seperti apa sih musik video Ady yang berjudul “Usai Kisahku” ini? Tonton video klipnya dibawah ini dan juga download atau tambahkan lagu Ady ke playlist Anda yang ada di digital streaming platform kesayangan Anda.

 

USAI KISAHKU (Lirik)

Tak perlu ada kata

Tak perlu kau jelaskan

Semua sangat terang

Terlihat di mataku

 

Sebelum kau pergi

Sebelum ku kehilangan

Aku meminta

 

Jika

Tlah habis waktuku

Tlah usai kisahku denganmu

Peluk

Peluklah diriku sejenak

Kuatkanlah aku dan hatiku

 

Tak lagi ada cinta

Tak bisa dipertahankan

Biarlah ini semua

Menjadi kenangan

Composed by RUSYAEDI MAKMUN (ADY)

Produced by RENDY PANDUGO & KITUT

Vocal Recorded @8 Studio, BDG Engineered by Suryahanda

Mixed & Mastered by ARI ‘ARU’ RENALDI @Aru Studio, BDG

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2018

KULARI KE PANTAI MELUNCURKAN ALBUM ORIGINAL SOUNDTRACK

Film anak-anak terbesar di tahun 2018 produksi Miles Films bekerjasama dengan Ideosource Entertainment, BASE & Go-Studio, KULARI KE PANTAI, meluncurkan Album Original Soundtrack (OST). Album yang merupakan produksi kerjasama Miles Music dan Trinity Optima Production ini berisi 6 lagu, termasuk di antaranya adalah 2 single yang sebelumnya telah dirilis lagu dan video klipnya, yaitu SELAMAT PAGI, oleh RAN, yang pernah hits di tahun 2007, kini di aransemen ulang dan dinyanyikan bersama Maisha Kanna dan Lil’li Latisha, dan THEME SONG KULARI KE PANTAI, yang juga diciptakan serta dinyanyikan oleh RAN.

 

Hari ini, bersamaan dengan peluncuran Album OST, Film KULARI KE PANTAI juga meluncurkan lagu dan video klip single ketiganya yang berjudul IBUKU CANTIK, ciptaan MhalaNumata, Tantra Numata, dan produser film KULARI KE PANTAI, Mira Lesmana. “Saat Mhala dan Tantra Numata memberikan saya melodi lagu ciptaan mereka ini dan meminta saya untuk menulis lirik lagunya, saya langsung terbayang hubungan Sam (Maisha Kanna) &Ibunya, Uci (Marsha Timothy) dalam film Kulari Ke Pantai. Melodi ciptaan mereka sangat manis dan saya kemudian mencoba menggambarkan bagaimana Sam mengungkapkan kekagumannya terhadap ibunya dalam lagu ini,” ungkap Mira Lesmana yang juga dikenal sebagai penulis lirik lagu (antara lain lirik-lirik lagu dalam film Petualangan Sherina, Miles Films, 2000).

 

Single IBUKU CANTIK dibawakan dengan sangat manis oleh salah satu pemain utama KULARI KE PANTAI, Maisha Kanna yang video klipnya juga diluncurkan hari ini.“Lagu ini adalah persembahan seorang anak yang mengagumi sosok sang ibu. Karakter Sam dan Uci di Film Kulari Ke Pantai adalah karakter anak dan ibu yang punya kedekatan yang sangat manis dan kompak. Ini yang ingin saya perlihatkan dalam video klip Ibuku Cantik,” demikian tutur Riri Riza selaku sutradara video klip “IbukuCantik”, yang merupakan salah satu lagu dari Album OST Film KULARI KE PANTAI.

 

Film KULARI KE PANTAI berkisah tentang dua sepupu, Sam (Maisha Kanna) dan Happy (Lil’li Latisha) yang sangat berbeda. Akibat ulah Happy yang merendahkan Sam, ibu Happy (Karina Suwandi) meminta Happy ikut dalam perjalanan Sam dan Uci (Marsha Timothy) dengan harapan ia bisa mengenal dan menghargai sepupunya lebih baik. Perbedaan keduanya membuat perjalanan darat dengan mobil menjadi penuh tantangan. Penasaran seperti apa video klipnya? Yuk sama-sama tonton video klipnya berikut ini!

New Release : Luka Hati yang Dikhianati Armand Maulana “Terluka”

Sakitnya hati yang dikhianati mungkin kata-kata yang pas menggambarkan single ke empat dari Armand Maulana. Lagu yang ditulis oleh David NOAH ini mampu memberikan sisi mellow dari Armand yang jarang terlihat di projek solonya ini.

 

BALLAD YANG TAK BIASA

Setelah sukses dengan singlenya “Tunggu Di Sana”, kini Armand Maulana siap memperkenalkan single keempatnya yang berjudul “Terluka”. Berbeda dengan single-single lainnya yang ada di projek solonya, di lagu ini Armand menampilkan sisi mellow yang jarang ia tampilkan. “Memang benar, lagu ini tuh cukup beda sih dari lagu-lagu yang biasa saya bawakan. Temanya sendiri tentang perasaan terluka dari seseorang yang dikhianati. Melodinya sendiri mellow, tapi vibe dari lagu ini sendiri berbeda dengan lagu-lagu ballad yang biasa saya bawakan,” ungkap Armand.

Lagu yang ditulis oleh David NOAH dan diproduseri oleh Ari Renaldi ini sendiri memiliki nuansa ballad yang kuat dengan diiringi musik akustik yang menyayat hati. Warna musik ini cukup kontras dengan tiga lagu solo Armand Maulana sebelumnya yang cukup high tempo. Uniknya, lagu ini adalah lagu pertama yang rampung untuk projek solo ini. “Lagu ini sebenarnya adalah lagu pertama yang terpilih untuk  projek Arana. Waktu saya bergabung dengan Trinity untuk membuat projek solo, lagu ini sebenarnya merupakan lagu pertama ditawarkan untuk saya. Namun saat itu saya dalam Arana Project masih merancang blueprint musik yang akan diberikan kepada para penggemar saya, sehingga saat memutuskan membawakan lagu ini pun, saya dan Ari Renaldi masih meraba-raba mau seperti apa nuansa yang ingin dihadirkan melalui lagi ini. Namun pada akhirnya kami berhasil merampungkan apa yang kami rasa paling pas untuk para penggemar saya,” tutur Armand.

Armand sendiri dikenal cukup perfeksionis untuk tiap karya-karyanya. Dan untuk lagu ini, ia membutuhkan pergantian hingga lima kali untuk aransemen musik dan vokal hingga akhirnya Armand mendapatkan mood suara yang tepat untuk lagu ini. “Sebelum memutuskan merilis lagu ini, saya mendapatkan lagu seperti ‘Hanya Engkau Yang Bisa’, ‘Sebelah Mata’ dan ‘Tunggu Di Sana’, tiga lagu ini menegaskan warna musik dari Arana Project ini. Dan begitu lagu ‘Terluka’ siap dirilis, saya memastikan lagu ini masih memiliki vibe yang sama walau dengan tema dan tempo yang mellow,” tambahnya.

 

LOMBOK JADI PILIHAN

Melengkapi single lagu “Terluka” ini, Armand Maulana bersama Adhireksa selaku sutradara telah mempersiapkan video klipnya. Berlokasi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Adhireksa mempersiapkan sebuah video klip yang memperlihatkan pemandangan pantai Lombok yang memukau. “Karena liriknya kan tentang seseorang yang dikhianati oleh kekasihnya, jadi untuk jalan ceritanya sendiri saya memutuskan hanya akan menampilkan seseorang di masa depresi yang kelam. Adapun beberapa adegan sang pria yang diantara ada dan tiada di dalam video ini. Itu pun hanya memperkuat pesan dalam lagu,” papar Adhireksa. Di dalam video ini, Adhireksa lebih banyak memaksimalkan gambar-gambar pemandangan Lombok yang indah.

Proses syutingnya yang mengambil waktu saat bulan Ramadhan tidak menjadi alasan bagi vokalis dari grup band GIGI ini untuk menikmati proses syutingnya di Lombok. Bahkan ia merasa beruntung karena banyak lokasi syuting yang jadi lebih sepi dari bulan biasa. “Puasa enggak pernah jadi halangan dong untuk beraktivitas. Dan begitupula saat pembuatan video klip ini. Semua terasa biasa saja. Bahkan kita beruntung karena spot-spot gambar yang diambil di Lombok ini jadi lebih sepi dari turis karena mungkin banyak yang berpuasa,” ungkapnya.

Penasaran seperti apa lagu dan video terbaru dari Armand Maulana? Hari ini secara serentak lagu “Terluka” dari Armand Maulana sudah bisa di request di radio-radio di seluruh Indonesia dan juga tersedia di digital streaming platform kesayangan. Untuk video klipnya sendiri sudah bisa di tonton di Youtube, yuk tonton video klipnya:

 

Terluka (Lirik)

 

Kemarin engkau masih ada

Masih di dalam pelukkanku

Hari ini hati ku hancur

Melihatmu memeluk yang lain

 

Sandiwarakah slama ini

Cinta yang tlah kita jalani

Kau khianati cinta putih

Saat aku bernafas untukmu

 

Entah apa yang engkau pikirkan

Hingga kau tega menduakan cinta aku

Entah apa yang engkau pikirkan

Hingga kau tega menduakan cinta aku

Terluka

Composed by DAVID ‘NOAH’

Publishing MUSICA STUDIO’S

Produced & Mixed by ARI ‘ARU’ RENALDI

Drums, Piano, String Arrangement by ARI ‘ARU’ RENALDI

Upright Bass by RUDY ZULKARNAEN

Guitars by TOPAN ABIMANYU

Music Recorded @ARU Std, BDG

Vocal Director by IRVNAT Recorded @Backbeat Std, JKT

Engineered by ANGGI ANGGORO

Backing Vocals by LIA AMALIA

Mastered by SAM JOHN @Precise Mastering, UK

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2018

New Release: MAUDY AYUNDA – AKU SEDANG MENCINTAIMU LAGU ANTHEM PARA ‘FRIENDZONE’

Tidak ada yang tahu kenapa kita bisa jatuh cinta dengan seseorang. Terutama ketika orang yang dicinta adalah sahabat sendiri. Setidaknya, itulah yang coba Maudy Ayunda ungkapkan dalam single terbarunya “Aku Sedang Mencintaimu”.

 

LAGU ANTHEM FRIENDZONE

Nuansa akustik dengan lirik romantis memang sudah lekat menjadi identitas Maudy dalam bermusik. Dan hal itulah yang terdengar begitu mendengarkan lagu “Aku Sedang Mencintaimu”. Single ketiga dari Maudy Ayunda ini menceritakan tentang sebuah perasaan cinta seseorang kepada sahabatnya.

Single ini merupakan salah satu dari dua lagu ciptaan Maudy Ayunda yang berkolaborasi dengan Rendy Pandugo. Berada di track kedua dari album terbaru Maudy yang berjudul Oxygen, Lagu ini merupakan salah satu yang banyak digemari oleh para pendengar radio, bahkan sempat menjadi favorit dalam daftar Indonesia Top Hits di JOOX dan juga The A List Indonesia Music, Best of The Week di Apple Music.

Melalui lagu ini, Maudy dan Rendy ingin kembali mempersembahkan lagu pop romantis khas Maudy Ayunda. Lagu ini sebenarnya sudah hampir selesai, namun Rendy masih belum menemukan partner yang tepat untuk melengkapi notasi dan liriknya. Namun akhirnya ia bertemu dengan Maudy, yang ternyata langsung jatuh hati pada lagu ini. Maudy pun dengan senang hati berkontribusi dalam melengkapi lirik, menyempurnakan notasi, sampai lagu ini selesai. “Jadi, saat Maudy Ayunda dan Rendy Pandugo melakukan workshop untuk album Oxygen, lagu ini merupakan lagu pertama yang mereka rampungkan bersama,” ungkap Simhala Avadana selaku A&R dari Trinity Optima Production.

 

MUSIK AKUSTIK YANG NOSTALGIK

Lagu yang dibuka dengan petikan gitar akustik khas Rendy Pandugo ini menceritakan tentang perasaan seseorang yang jatuh hati dengan sahabat sendiri. Sebuah kegalauan yang pastinya banyak dialami oleh banyak orang. Walaupun pembuatan lagu ini tergolong cukup cepat, Maudy sempat melakukan dua kali take vocal sampai mendapatkan warna vokal yang tepat untuk lagu ini. “Maudy itu orangnya sangat detail dan presisi, waktu take vocal pertama dia merasa suaranya terlalu smiley untuk lagu ini. Jadi, dia minta take vocal ulang sampai mood vocalnya tepat,” tambah Mhala. Lagu ini sendiri diaransemen oleh Ari Aru Renaldi yang membawa unsur musik 70an yang simple ke dalam lagu ini tanpa menghilangkan unsur akustik yang sudah diberikan oleh Rendy Pandugo; sehingga mendengarkannya seakan kembali mengenang lagu-lagu dari band Carpenters.

Untuk melengkapi single ini, Maudy Ayunda memilih untuk bekerja sama dengan sutradara Davy Linggar untuk mempersiapkan video klip dengan negara Jepang sebagai pilihan lokasinya. “Setelah mendengarkan beberapa kali, saya bisa membayangkan video klipnya berlokasi di nuansa pemukiman Jepang. Bukan kota Jepang yang penuh cahaya tapi lebih mengutamakan panorama pemukiman dan cahaya natural yang ada di sana,” ungkap Davy. Ia juga mengungkapkan bahwa pemilihan Jepang sebagai lokasi musik video ini karena ia merasa negeri Sakura ini memiliki atmosfer yang tepat untuk mendukung kesenduan yang ada di lagu ini. “Dari video klipnya sendiri, tidak ada simbol atau gedung-gedung yang menunjukkan kalau lokasinya ini di Jepang. Tapi, saya merasa daerah pemukimannya dan juga atmosfer yang ada di negara ini sangat pas untuk menampilkan kesenduan yang ada di lagu ini,” tambahnya.

Penasaran kan seperti apa sih video klip “Aku Sedang Mencintaimu” dari Maudy Ayunda ini? Lagu yang bisa menjadi anthem bagi setiap orang yang pernah atau sedang berada friendzone ini sudah bisa di dengarkan di platform musik digital dan video musiknya juga sudah tersedia di Youtube. Yuk tonton video klipnya:

 

AKU SEDANG MENCINTAIMU (Lirik)

Andai kau tahu di sini ku merindu kamu

Merindu karna ku tak mampu

Bertahan untuk tak memilikimu

 

Kau yang selalu ada di dekatku

Kau sahabatku haruskah ku menunggu

Hingga kau mengerti rasa hati ini

Tak ingin dirimu bersama yang lain

 

Aku sedang mencintaimu

Meski kau tak kan pernah tau

Akankah sang waktu menjaga hatiku

Untuk selalu menunggumu

 

Aku sedang mencintaimu

Meski hatiku tak kan mampu

Tanpa sudut wajahmu, mengisi bingkai hariku

Tak kan ada cerita indah seperti dulu

 

Izin kan ku membuka mata hatimu, agar engkau bisa

Melihat ku dengan cara yang berbeda, seperti yang lalu

Haruskah ku berdiam dalam bisu

Di dekatmu tapi ku ‘jauh’

Composed by RENDY PANDUGO / MAUDY AYUNDA

Published by SONY MUSIC ENTERTAINMENT INDONESIA / MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT

Produced & Mixed by ARI ‘ARU’ RENALDI

Drums / Keys / Percussion / Strings Arrangement by ARI ‘ARU’ RENALDI

Guitars by TOPAN ABIMANYU

Bass by RUDY ZULKARNAEN

Violins FITRAH RAMADHAN, AHMAD RAMADHAN / Viola ANGGA ADITIA / Cello ROBBY SUBARJA

Recorded @AruStd, Bdg

Engineered by WAHJOENOERJADI & DRIS ANDRIES

Vocal produced by IRVNAT @Backbeat Std, Jkt

All vocals by MAUDY AYUNDA

Engineered by ANGGI ANGGORO

Mastered by STEVE CORRAO @ SAGE AUDIO, TX, USA

@TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2018