trinity_logo_web.png
Menu
New Release   UNGU  Hasbunallah “Sapaan Rindu Religius di Bulan Ramadhan”

Setelah hampir dua tahun vakum akhirnya Ungu Band kembali meluncurkan single terbarunya, kali ini single religi untuk menyambut bulan Ramadhan. Dengan formasi lengkap, Pasha, Enda, Oncy, Maki, dan Rowman menyapa kembali penggemarnya lewat single “Hasbunallah”.

 

Sebagai grup band, UNGU salah satu kelompok musisi yang paling produktif dalam membuat hits single religi. Pastinya kita semua banyak masih ingat beberapa lagunya seperti Andai Ku Tahu, SurgaMu, Para Pencari-Mu, dan masih banyak lagi lagu-lagu hits religi lainnya yang menemani kita semua sepanjang bulan Ramadhan sampai hari Fitri. Album religi pertama mereka, SurgaMu pun berhasil mendapatkan penghargaan Anugerah Musik Indonesia di tahun 2008 sebagai Album Pop Terbaik. Lagu Andaiku Tahu yang juga melejit di tahun yang sama juga berhasil mendapatkan Anugerah Musik Indonesia tahun 2008 untuk Karya Produksi Terbaik.

 

Setelah itu, jelas album-album pop lainnya dari UNGU pun hadir di tengah masyarakat dan makin melambungkan grup band asal Jakarta ini. Namun, setelah keputusan sang vokalis, Pasha, untuk menjabat sebagai Wakil Wali Kota Palu di tahun 2016 membuat eksistensi dari grup band ini pun turut vakum sementara. Hingga sampailah di tahun 2018, yang juga merupakan tahun terberat bagi Indonesia. Di penghujung tahun tersebut, kota Palu di hantam oleh gempa dan tsunami yang meluluhlantakan seisi kota. Sebagai Wakil Walikota Palu, bencana alam ini memberikan bekas yang mendalam bagi Pasha. Allah SWT menjadi sandaran Pasha dimasa-masa sulit tersebut. Lewat lagu “Hasbunallah”, Pasha ingin mengingatkan kembali kepada seluruh penggemarnya untuk kembali ke jalan-Nya.

 

Tidak butuh waktu lama bagi Pasha dan Enda untuk merampungkan lagu ini. “Ketika kita bertemu di basecamp Pasha sudah ada lagunya dan kita hanya workshop enggak sampai seharian, lagu ini sudah selesai,” ungkap Enda. Dan bagi mereka kehadiran single Hasbunallah tidak hanya sekadar inspirasi lagu tapi juga telah menjadi pedoman hidup yang mereka pegang. Karena patut diakui, tiap-tiap anggota UNGU memiliki momen terpuruk dalam hidup mereka dan kembali ke jalan Allah merupakan satu-satunya yang mampu membuat masing-masing dari mereka berdiri kembali.

 

Dan untuk melengkapi single ini, sebuah musik video telah disiapkan kepada penggemar. Sebuah video musik arahan Candi Soeleman telah rampung dibuat. Dalam video ini memberikan gambaran tentang makna Hasbunallah. “Kalau musik video nya sendiri menceritakan tentang manusia yang kadang terlalu sibuk dengan kehidupannya, sehingga lupa kalau apa yang ia punya datangnya dari Allah SWT. Hal itu yang ingin kami ingatkan lewat musik video ini. Bahwasannya, apapun yang dimiliki manusia akan kembali juga kepada-Nya,” ungkap Candi. Wah, penasaran ya? Seperti apa sih musik videonya, yuk kita simak sama-sama!

 

HASBUNALLAH (LIRIK)

 

Apa yang terjadi pada manusiakini

Semakinharisemakintertutupmatihati

Seakantiadalagipengobathatisedih

Manusiakemana kau pergi

 

Apa yang terjadi pada zaman hariini

Manusiasemakinharisemakintakterkendali

Lupakahkitaakandia yang mengasihi

Manusiakemana kau pergi

 

Dia selaluada

Untukkita

Untuksemua

Diaslaluada

Tukhambanya

Yang tlahmati dan masihbernyawa

 

Hasbunallah wani’mal wakil

Ni’mal maula wa ni’man nashir

Walanabluwannakum hatta na’lamal mujaahidiina

Minkum wash-shaabiriin

Composed by Pasha UNGU

Recorded @MusicaStudios, JKT

Engineer by Horas Pinem

Keyboard by Gatz Keys

Loop & Edited by Vais Randi

Mixed by Toni Hawaii

Mastered by Toni Hawaii @musicamastering

Published by MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

HEAVEN (Dipha Barus Remix Featuring A. Nayaka) by. Afgan, Isyana Sarasvati, Rendy Pandugo

Pada awalnya, remix identik dengan genre musik hip-hop dan electronic dance music (EDM). Namun, kini remix berubah menjadi hal yang sangat umum.  Remix memberikan alternatif pada sebuah lagu, diubah dalam bentuk lain lintas genre namun tetap dalam satu rangkaian nada.  Seringkali, remix memasukkan unsur electronic music dan menyertakan feature artist.

Remix memungkinkan sebuah lagu terdengar sepenuhnya baru, segar, namun tetap familiar.  Hal ini berlaku pada lagu ‘Heaven’ milik trio AIR – Afgan, Isyana Sarasvati, dan Rendy Pandugo – dengan treatment dari disk joki sekaligus produser musik, Dipha Barus, bersama rapper A. Nayaka.

Ubahan Lagu Akustik dalam Format Dance Track

Alhasil, ‘Heaven’ versi original yang identik dengan nuansa akustik nan simple kini berubah total menjadi dance track yang begitu ciamik di tangan Dipha Barus.  Bebunyian unik khas Dipha membalut lagu bertema lovey dovey ini sehingga berada di level berbeda.

Konsep remix ‘Heaven’ tercetus atas keinginan menyajikan lagu dalam dua format  berbeda untuk dibungkus dalam sebuah mini album. “Satu satunya nama yang  muncul adalah Dipha Barus. Kebetulan, kita bertiga (Afgan, Isyana, Rendy) memang penggemar karya–karyanya.  Tidak ada orang yang lebih tepat untuk menginterpretasikan single pertama Project AIR ini selain dia. Saat dihubungi, Dipha juga menyambut gembira dan menyanggupinya”,  cerita Afgan tentang awal mula penggarapan proyek remix ini.

“Terus terang, saya suka dengan ‘Heaven’ sejak awal rilis. Konsep tiga penyanyi yang  bergabung dalam Project AIR sangat menarik dan vibe lagunya yang  chill memberikan banyak celah untuk tambahan sound. Tak ada alasan untuk tidak menerima tawaran me-remix lagu ini.  Sangatlah menyenangkan mengerjakan proyek ini karena saya dibebaskan untuk bereksplorasi.  Saya menggarapnya di berbagai kesempatan, di studio rumah, di sela–sela jadwal tour, bahkan mengerjakannya sembari live di social media”, begitu Dipha Barus bercerita.

Sentuhan Ciamik Hadirkan Versi Baru ‘Heaven’

Pada versi remix ‘Heaven’, Dipha Barus memakai beberapa sound, groove dan beat baru,  diambil dari sound bank karya Dipha Barus yang begitu kaya dan unik.  Jika diteliti, terdengar bebunyian alat musik tradisional Indonesia seperti gamelan, gong dan alat musik lainnya.

Secara spontan, Dipha Barus juga memiliki ide mengajak  A. Nayaka untuk memperkaya lagu dengan bait rap supaya hasil remix ini sepenuhnya berbeda dari proyek terdahulu.  Nayaka menyambut antusias, menciptakan verse untuk melengkapi ‘Heaven’ remix yang  dikerjakan dalam waktu yang relatif singkat.

“Di bagian verse, saya mengekpresikan arti “heaven with your significant other” yang memang sangat berarti buat saya. Ada line yang menyebut “probably still drive you around ‘round the time i’m 65”, di mana sebenarnya merupakan penghargaan untuk The Beatles “When I’m 64”. Lagu itu menjadi salah satu lagu cinta terbesar bagi saya”, cerita A. Nayaka tentang keterlibatannya dalam ‘Heaven’ remix.

“Saya tidak menyangka lagu ‘Heaven’ ternyata bisa dibuat dalam versi berbeda.  Lagunya jadi lebih seru berkat beat yang dibuat Dipha Barus. Gokil!  Saya sangat gembira bisa berkolaborasi dengan dua musisi jenius dan menginspirasi seperti Dipha Barus dan A. Nayaka”  ungkap Rendy Pandugo saat mendengarkan ‘Heaven’ versi remix pertama kalinya.

“Benar sekali! Tidak ada complain dan revisi berarti dari kita bertiga sejak pertama kali  mendengarkan hasil remix. Lagu ‘Heaven’ kini memiliki dimensi yang semakin luas, serta tak hanya cocok untuk suasana pagi dan sore karena bisa membawa kita berdansa di malam hari.  Tambahan rap dari A. Nayaka juga memberikan kejutan seru’, begitu komentar Isyana Sarasvati.

Pada akhirnya, kita tak bisa menebak perjalanan yang ditempuh oleh sebuah karya seni.  ‘Heaven’ yang pada awalnya memiliki nuansa akustik kuat, kini menjelma sebagai dance track yang begitu mengesankan dan kaya rasa.

 

Afgan, Isyana Sarasvati, RendyPandugo – Heaven (DiphaBarus Remix) feat A. Nayaka

 

Composer : Afgan, Isyana Sarasvati, RendyPandugo

Writer (Rap): A.Nayaka & Matter Mos

Keyboard by Harris Pranowo

Rap: A. Nayaka

Nayaka vocal recorded by Adit at BRO’S Studio

Produced / Remixed by DiphaBarus

Co-Produced by Kayman & Mbe Sheehan

Mixed by Kayman, Dipha Barus, Jonathan Pardede at Heartfelt Studio

Mastered by Sam, London

 

New Release : “Bawa Daku Pergi” Armand Maulana

Bagi Anda yang lahir dari besar di era 90-an pastinya sudah sangat akrab dengan hits dari Ruth Sahanaya yang berjudul “Bawa Daku Pergi”. Dan kini, Armand Maulana telah mempersiapkan suguhan terbaru dari lagu “Bawa Daku Pergi” dengan aransemennya yang khas.

“Ini merupakan single terkerennya dari Ruth Sahanaya dan banyak orang yang tumbuh besar dengan lagu ini. Dan waktu kami memutuskan untuk membuat lagu ini benar-benar dengan keputusan yang cukup singkat. Karena memang lagunya asik dan juga belum ada juga sih yang me-remake lagu ini,” ungkap Simhala Avadana selaku A&R dari Trinity Optima Production.

Lagu karya Putut Mahendra ini diproduseri dan diaransemen ulang oleh DJ asal Malaysia bernama Tatsuro Miller. Tanpa meninggalkan unsur 90-an dan synth-nya yang khas dari lagu ini, Tatsuro Miller dan Armand Maulana mampu membuat versi yang baru dari lagu legendaris ini. “Karena kang Armand juga memang nge-fans sama Uthe dan suka banget dengan lagu ini, jadi pas rekaman lagu ini semua berjalan lancar,” tambah Mhala.

Untuk membawakan lagu ini, Armand Maulana sudah mendapatkan restu dari publisher lagu ini dan juga berhasil membuat Ruth Sahanaya merasa sangat surprisesaat dibawakan pertama kali lagu ini di konsernya pada tanggal 11 Januari lalu. “Armand membawakan lagu ‘Bawa Daku Pergi’ keren banget, bisa membawakan warna yang lain kepada lagu ini. Saya sebagai penyanyi aslinya merasa sangat tersanjung, suatu kebanggan tersendiri buat saya karena lagunya bisa dinyanyiin oleh Armand Maulana. Ternyata bisa juga lagu ini dibuat versi lakinya dan tetap memberikan nuansa musik yang khas-nya Armand banget,” ungkap Uthe yang juga mengakui kalau Armand Maulana merupakan salah satu penyanyi idolanya.

Bagi Anda yang belum sempat mendengarkan langsung lagu “Bawa Daku Pergi”, lagu ini sudah bisa didengarkan di radio seluruh Indonesia, Digital Streaming Platform favorit Anda, dan juga pastinya video liriknya sudah tersedia di akun Youtube Trinity Optima Production. Penasaran? Yuk klik link yang ada di foto bawah ini:

 

BAWA DAKU PERGI (Lirik)

Bawa daku pergi

Saat kau kembali

Bawa daku pergi

Bersamamu

 

Mengapa aku terlena

Saat kau pergi

Kubuat kau kecewa

Tak terulang lagi

 

Tiada lagi yang kupinta

Hanya ada cinta

Tiada kataku berguna

Hanya ada cinta

 

Bawa daku pergi

Saat kau kembali

Bawa daku pergi

Bersamamu

 

Bawa daku pergi

Saat kau kembali

Bawa daku pergi

Bersamamu, oh kasih

Jangan ragu padaku lagi

Aku rindu , oh kasih

Waktu berganti aku menanti

 

Hanya kau yang aku suka

Jika ada cinta

Dan hanya kau yang aku minta

Jika ada cinta

Composed by PUTUT MAHENDRA

Published by PT.AQUARIUS PUSTAKA MUSIK

Produced & Mixed by TATSURO MILLER

Vocal Produced by IRVNAT

Vocal Recorded @BROTHERLAND STD, JKT

Mastered by STEPHAN SANTOSO @SLINGSHOT STD, JKT

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

Kompilasi Lagu Para Jawara Dangdut Hadir di Album Kompiladut

Pada hari Selasa, 19 Maret 2019 album kompilasi lagu-lagu dangdut milik para pemenang ajang pencarian bakat Dangdut Academy dan Bintang Pantura telah resmi di rilis. Menandai launchingnya album ini, para bintang seperti Lesti, Fildan, Lilis Darawangi, Putri, dan Dila Erista pun turut hadir.

Acara berlangsung di KFC Cideng – Jakarta Barat, yang diramaikan oleh kehadiran teman-teman media. Para bintang pun menyanyikan lagu-lagu mereka yang terdapat di dalam Album Kompiladut ini.

Ditandai dengan pemotongan tumpeng, dan penyerahan plakat kepada perwakilan dari Jagonya Music & Sport Indonesia (JMSI) serta KFC, acara berlangsung dengan lancar. Rekan-rekan media yang hadir juga mendapat kesempatan untuk memenangkan doorprize yang sudah dipersiapkan oleh Trinity Optima Production. Di kesempatan ini, Lesti juga merilis single terbaru “Ada Cerita” serta penayangan perdana video klipnya. Lagu terbaru dari Lesti ini juga terdapat di dalam Album Kompiladut.

Album Kompiladut sudah bisa dibeli di seluruh gerai KFC Indonesia.

New Release: KOMPILADUT “Kumpulan Lagu Dangdut Pilihan Bagi Semua Pecinta Musik”

Dalam beberapa waktu belakangan, fenomena acara pencarian bakat dangdut di televisi kian digandrungi oleh banyak pecinta musik. Beragam talent dangdut yang berkualitas pun terlahir di acara tersebut. Sebagai label rekaman, Trinity Optima Production dan 3D Entertainment ingin merangkum lagu-lagu terbaik yang pernah dihasilkan selama dua tahun kebelakang dari para musisi dangdut tersebut. KOMPILADUT (Kompilasi Lagu Dangdut) merupakan kompilasi lagu dangdut pertama yang dibuat oleh 3D Entertainment yang bekerja sama dengan Kentucky Fried Chicken (KFC) sebagai distributornya.

Album kompilasi ini merupakan kumpulan penyanyi penyanyi dangdut muda berprestasi, kebanyakan dari mereka jebolan ajang pencarian bakat Dangdut Academy dan Bintang Pantura Indosiar, seperti Lesti, Fildan, Weni, Lilis Darawangi, Putri,  dan beberapa nama lainnya. Para penyanyi yang tergabung dalam album ini sendiri tidak dipilih secara asal. Simhala Avadana selaku A&R dari Trinity Optima Production, memastikan tiap lagu dari tiap musisi yang ada di album ini memiliki ciri khas yang berbeda antara satu dan lainnya. “Yang pasti lagu-lagu mereka memang cukup populer bagi penggemarnya. Tapi alasan utamanya memilih penyanyi-penyanyi ini untuk berada di album ini karena kami merasa tiap penyanyi membawakan genre dan gaya bernyanyi yang berbeda-beda. Sehingga album ini menjadi album yang lengkap bagi semua pecinta dangdut,” ungkap Mhala.

Untuk merampungkan album KOMPILADUT ini, tim dari Trinity Optima Production dan 3D Entertainment mengaku tidak mengalami banyak kesulitan. Lagu-lagu yang ada di dalam album ini sudah beredar dan juga sudah memiliki penggemarnya sendiri. Kecuali satu lagu dari Lesti yang berjudul “Ada Cerita”. “Alhamdulilah lancar dan mudah banget pembuatan album kompilasi kali ini, karena semua materinya sudah ada. Paling tugasnya hanya perampungkan satu lagu dari Lesti yang terbaru. Itu pun berjalan dengan lancar dan Lesti berhasil mengaksentuasi range vokalnya,” tambah Mhala.

Berbeda dari biasanya, kali ini single terbaru Lesti sangat kental alunan musik pop. Meski begitu,lagu yang menceritakan tentang kisah cinta yang tak bisa menyatu ini, melalui video liriknya berhasil menempati posisi trending no. 4 kategori musik di youtube di hari ke 5 dan ditonton lebih dari 500.000 viewers kurang dari 1 hari.  Diciptakan oleh David Sam dan Irwan Sutanto, lagu  ini pun juga mendapat sambutan yang luar biasa dari para netizen, yang mengungkapkan kekaguman akan lagu yang membuat baper masal.

Bersamaan dengan pelucuran Album KOMPILADUT, Video Klip “Ada Cerita” pun sudah bisa ditonton di youtube channel 3D Entertainment.  Dibawah arahan sang sutrad ara, Rizky Lubis, video klip tersebut menceritakan tentang hubungan yang tidak mendapatkan restu dari orang tua. Lagu terbaru Lesti ini sudah bisa dinikmati di dalam album KOMPILADUT bersama dengan lagu-lagu dangdut terbaik lainnya:

EGOIS

Lagu yang diciptakan dan di aransemen musiknya oleh Hendro Saki ini mampu membawa nama Lesti yang kala itu baru saja menang dari ajang pencarian bakat menjadi kian terkenal. Lagu yang berlirik sederhana ini, hadir dengan nuansa lebih pop, meski masih terdengar aransemen dangdutnya. Secara lirik, lagu ini menggambarkan tentang perasaan egois s eseorang karena takut kehilangan sang kekasih hati.

AKU PERGI

Single ke-empat Fildan yang ditulis oleh Henky Adipati baru saja dirilis pertengah bulan Februari lalu. Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang menyerah dengan hubungannya karena kerap di khianati. Di dalam single ini, Fildan memberikan warna suara yang lebih mellow dari biasanya. Dengan menggunakan cengkok yang menjadi ciri khasnya, Fildan berhasil memba wakan lagu ini dengan sempurna. Bahkan ia berhasil menarik perhatian para netizen India, dan dalam waktu singkat banyak yang mengupload video reaction video klip ‘Aku Pergi Fildan’.

SAYANG 2

Musik dangdut Indonesia selalu memiliki tempat tersendiri bagi penggemarnya. Kesuksesan beberapa penyanyi lagu dangdut Jawa Timur-an juga mendorong penyanyi dangdut lainnya di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk dapat berkibar namanya di ibukota. Peluang ini dengan jeli dilihat oleh Bp. Yonathan Nugroho; Managing Director PT.  Trinity Optima Production untuk ikut mendukung karier dan karya penyanyi dangdut Jawa Timur-an yang telah dikenal di daerahnya, Sarah Brillian, untuk bergabung di bawah naungan label 3D Entertainment. Menurut Sarah, lagu yang menceritakan tentang perasaan ‘baper’ dari seseorang yang masih mengharapkan cinta dari sang kekasih ini dialami banyak orang. “lagu ‘Sayang 2’ ini kan sebenarnya lagu baper ya! Jadi pasti banyak orang yang bisa merasakan apa yang ada di lagu ini,” jelas Sarah.

TERLANJUR SAKIT

Kemunculan Rizki Ridho, berhasil membuat anak – anak muda mulai berani menunjukkan kecintaannya akan musik dangdut. Melalui single “Terlanjur Sakit”  ciptaan dari Nur Bayan pun menarik perhatian banyak orang. Lagu yang hadir dengan nuansa Pop Dangdut Ballad ini menceritakan tentang pilihan untuk memutuskan hubungan karena sudah terlanjur sakit. “Jadi lagu ini tuh tentang sebuah pilihan untuk mundur dari pada bertahan pada sebuah hubungan. Tapi hatinya masih sayang sama pasangannya. Daripada diteruskan hubungannya dan sudah terlanjur sakit, lebih baik sakit sekalian deh atau putus aja. Jadi lebih memilih untuk pergi dari pada bertahan”, jelas Rizki tentang single terbaru mereka ini.

ENGKAULAH TAKDIRKU

Di hari kemenangannya, Weni merilis single perdananya yang berjudul  “Engkaulah Takdirku”. Lagu yang bernuansa dangdut kontemporer ini diciptakan oleh Adibal Syahrul dan bercerita tentang seseorang yang mencintai pasangannya dan meyakini bahwa pasangannya tersebut adalah takdir yang dikirim Tuhan untuknya. Atas kemenangannya di ajang Dangdut Academy Asia 2, Weni mendapat kesempatan untuk merilis single kemenangan sekaligus single perdananya tersebut. Weni mengakui bahwa lagu ini memiliki tantangan tersendiri karena sempat mengalami kendala saat rekaman, meski begitu semuanya bisa dilalui Weni dengan baik. “Proses rekama n lumayan memakan waktu. Karena hampir 3 kali take vocal dan langsung ditemani oleh pencipta lagunya yaitu kak Adibal. Perasaan yang campur aduk karena baru pertama kali recording dengan single pertama, dan banyak hal yang Weni alami selama recording. Juga kesulitan-kesulitan cengkok dan feel yang terdapat di dalam lagu ini, tapi Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar”,  jelas Weni.

JARAN GOYANG

Lilis Darawangi turut meramaikan musik dangdut Indonesia setelah ia menj uarai ajang pencarian bakat penyanyi Dangdut di televisi. lewat lagu terbarunya yang berjudul “Jaran Goyang” yang diciptakan oleh Nur Bayan ini, Lilis menghadirkan suguhan musik dengan campuran musik dangdut koplo dan musik etnik jawa timur dengan mengangkat cerita seni budaya Jaranan atau Kuda Lumping yang merupakan warisan budaya  asli Indonesia yang terkenal di Jawa timur. Dalam lagu ini, digambarkan sang penyanyi tertarik dengan pemain kuda lumping karena terpukau dengan gerak tari dan atraksinya mengagumkan yang akhirnya membuatnya jatuh hati dan kasmaran.

BINTANGKU

Di Usianya  yang baru 16 tahun, Putri Isnari, Juara 2 Dangdut Academy 4 merilis lagu yang berjudul ‘Bintangku’.  Lagu ini menceritakan tentang perjuangan seorang Putri dalam menggapai cita-citanya. Perjalanan kariernya di dunia musik, sejak ia masih belum jadi siapa-siapa sampai menjadi bintang di panggung dangdut Indonesia.

LEBIH DARI SELAMANYA

Lebih Dari Selamanya merupakan single yang dinantikan oleh penggemar Lesti dan Fildan.  Bagaimana tidak, keduanya sama – sama Juara 1 Dangdut Academy di musim yang berbeda.   Benar saja, ketika video klip dirilis, langsung mendapat sambutan yang luar biasa dan sempat menempati TOP 5 trending di Youtube. Kini video klip Lebih Dari Selamanya telah ditonton hingga 6.5 juta kali, sejak 3 bulan lalu dirilis.  Lagu dangdut klasik yang ditembangkan oleh Lesti dan Fildan ini cukup menggambarkan betapa kuatnya komitmen tersebut. “Lagu ini menceritakan tentang sepasang kekasih yang memiliki komitmen yang sangat mendalam. Dan perasaan cinta dan sayang yang begitu mendalam sehingga mereka yakin kalau hubungan mereka bisa lebih dari selamanya,” ungkap Lesti.

BUKU NIKAH

Lewat lagu “Buku Nikah” Dila Erista ingin mengingatkan bagi pasangan yang ada di luar sana kalau menikah secara sah lebih baik. Lagu yang ditulis oleh Italiani Ikmal ini menceritakan tentang seorang wanita yang enggan menerima pinangan untuk nikah sirih.  Yang menarik dari lagu ini, musik pantura khas Karawang, membuat para pendengarnya tak tahan untuk bergoyang.

ADA CERITA

Di single terbarunya ini Lesti ingin mengungkapkan kisah kasih tak sampainya yang mengharu biru. Lewat lagu ini, Lesti ingin memberikan gambaran kalau suatu hari nanti pasti akan bertemu di kehidupan yang kekal kelak. Walaupun, materi lagu ini cukup berat tapi Lesti berhasil membawakan karya dari David Sam dan Irwan Sutanto ini dengan sempurna. Ia berhasil membawakan lagu yang bernuansa pop ini dengan vokal dangdutnya yang khas. Dan hal itulah yang membedakan single ini dengan lagu-lagu Lesti lainnya.

 

Album KOMPILADUT akan memanjakan telinga para penikmat musik melalui suara – suara merdu para penyanyi muda yang berprestasi dan berbakat.  Temukan Albumnya di seluruh KFC store seluruh Indonesia

 


New Release : Cassandra Band “Biar Aku Saja” – Suguhan Bagi Mereka yang Ingin Move-On

Nama Cassandra Band sudah menjadi perbincangan banyak orang sejak tahun 2010. Lewat lagu “Tetap Menjadi Milikmu” dan “Cinta Terbaik”, Cassandra Band mampu mendulang kepopuleran di belantika musik nasional. Setelah sempat hampir satu tahun vakum, Anna (vokalis), Coki (bass), dan Inos (gitar) kini kembali dengan single terbarunya yang berjudul “Biar Aku Saja”.

 

DARI KISAH GAGAL MENIKAH

Bagi beberapa orang, lagu-lagu Cassandra Band mungkin menjadi lagu anthem bagi hubungan mereka. Lagu-lagunya yang didominasi dengan lirik cinta yang menyenangkan dibawakan dengan musik pop ballad yang sendu membuat siapapun bisa merasakan apa yang dilantunan musiknya. Single kedua Cassandra yang  dirilis pada tahun 2011, “Cinta Terbaik”, hingga hari ini masih menjadi idola banyak orang yang tengah mencinta.

Tapi, lagu itu adalah lagu lama. Kini, di dalam ‘rumah barunya’ Cassandra siap meluncurkan single terbarunya yang berjudul “Biar Aku Saja”. Bersama Trinity Optima Production, Cassaandra Band siap mengeksplor lagu-lagu cinta yang lebih personal dan juga sendu.

Berbeda dengan lagu sebelumnya yang memiliki lirik cinta yang lebih general, single “Biar Aku Saja” memiliki latar belakang cerita yang sangat personal, terutama bagi Coki. “Lagu ini saya tulis saat saya sedang berada di rumah sakit, patah hati setelah saya batal menikah,” ungkap bassist Cassandra yang mengenang momen kepedihan hatinya di tahun 2017 lalu. “Dan waktu sedang berada di rumah sakit, saya mencoba mencerahkan hati dan pikiran saya dengan mambaca buku. Waktu itu membaca buku Pidi Baiq yang berjudul ‘Dilan 1990’. Di situ ada kata-kata ‘jangan rindu, ini berat, kamu tak kan kuat, biar aku saja’ di situ saya langsung merasa kata-kata pas dengan perasaan saya saat itu. Ya sudah, akhirnya saya coba buatlah lirik dan lagunya,” tambahnya.

 

RESTU DARI PIDI BAIQ

Sebelum merilis single ini, Cassandra Band belum merasa lega tanpa ada izin dari penulis buku yang menjadi inspirasinya. Di akhir tahun 2018, personel Cassandra Band ditemani oleh A&R dari Trinity Optima Production mengunjungi Pidi Baiq di Bandung untuk meminta izin penggunakan quotes dari buku teranyarnya. “Untungnya Pidi Baiq memberikan izinnya. Karena mungkin kami sama-sama pekerja seni jadi kami tahulah sangat penting untuk meminta izin penggunaan hak cipta walaupun itu hanya berupa kata-kata,” ujar Coki yang juga mengaku penggemar dari Pidi Baiq. “Walaupun lagu ini tidak sepenuhnya terinspirasi dari cerita Dilan, tapi kata-katanya mampu membuat saya terinspirasi untuk membuat lagu ini. Karena itulah saya merasa sangat senang mendapatkan izin dari beliau,” tambahnya.

Dan untuk melengkapi single ini, Aco Tenriyagelli, telah mempersiapkan sebuah musik video untuk lagu “Biar Aku Saja”. Konsep video klip kali ini menceritakan tentang dua orang pasangan yang mencoba berdamai dengan masa lalu mereka dengan cara membakar barang-barang kenangan mereka. “Waktu pertama kali dengar lagu ini, pastinya bagus lah, makanya saya setuju untuk membuat musik video ini. Tapi kalau tanggapan personal saya adalah ‘bakar’ hahaha, bakar aja kenangan-kenangan lama biar cepat bisa move on-nya,” ungkap Aco. Wah, jadi penasaran ya, seperti apa sih video klip terbaru Cassandra Band “Biar Aku Saja”, yuk tonton video klip nya berikut ini yuk! Jangan lupa tuliskan komentar kamu di bawah ini tentang lagu terbaru Cassandra “Biar Aku Saja” ini ya 🙂

BIAR AKU SAJA (Lirik)

Satu satunya kenangan

Yang tertanam di hatiku

Saat dulu kita

Tak terpisahkan

 Seandainya waktu dapat

Ku putar kembali

Tak kan sebodoh ini

Tak kan ku khianati

 Kehilangan dirimu

Buatku sesaat tak ingat bagaimana caranya bahagia

Ketika tak bersamaku

Kumohon jangan rindu

Ini berat kamu takkan kuat

Biar aku saja

 

Composed by CHOKI “CASSANDRA” SIMANJUNTAK

Lyrics Inspired by PIDI BAIQ

Piano &Strings by ZACK THE JACKMAN

Piano Recorded @RINTOP Std, Jkt

Strings Recorded @BLUESMAN Std, Jkt

Drums by GRACE J. THEO

Backing Vocals by OLIVIA ILONA

Vocal Recorded@BACKBEAT Std, Jkt

Engineer By ANGGI ANGGORO

Mixed by CHOKI “CASSANDRA” @BLUESMAN Std, Jkt

Mastered by STEPHAN SANTOSO @SLINGSHOT Std, Jkt

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019

Cassandra Band “Selamat Datang di Rumah Baru”

Trinity Optima Production menyambut kehadiran keluarga baru. Perkenalkan, mereka adalah CASSANDRA BAND. Sore ini, Cassandra Band akan meluncurkan single terbarunya. Nah, sebelum Anda mendengarkan lagu terbarunya, ada baiknya kita sama-sama kenalan dengan Cassandra:

BERAWAL DARI BAND CAFE

Sudah hampir 8 tahun lebih Cassandra Band malang melintang di industri musik. Band yang beranggotakan Anna (vokalis) Coki (bassist), dan Inos (gitaris) ini mengawali karier musiknya sejak tahun 2006 sebagai band-band cafe.

Sejalan berjalannya waktu Coki dan Inos ingin membuat band yang bisa ditawarkan ke label-label rekaman dengan formasi vokalis pria. Tapi ternyata mereka gagal menemuka warna vokal yang cocok dengan lagu-lagu yang sudah mereka punya. Anna yang waktu itu sudah menjadi partner Coki untuk bernyanyi di cafe pun diminta membawakan lagu “Tetap jadi Milikmu”. Emang sudah jodoh, Coki merasa cocok dengan karakter suara Anna, dan hingga hari ini mereka masih setia dengan formasi ini.

AWAL NAMA CASSANDRA

Sebelum ada Cassandra Band, Anna,Coki, dan Inos memilih nama “Aglo” sebagai nama band mereka. “Waktu itu cari-cari nama di Google, liat arti nama Cassandra dari Yunani itu nama-nama dewi dan artinya juga menarik. Dan waktu di cek juga belum ada band Indonesia yang pakai nama Cassandra. Dan pas juga nama dewi-dewi dengan vokalis perempuan,” ungkap Coki.

 HITS TAK TERDUGA

Di tahun 2010, akhirnya Cassandra Band berhasil menandatangani kotrak dengan sebuah label rekaman dan meluncurkan single pertama mereka “Tetap Milikmu”. Dalam hitungan minggu, lagu tersebut menjadi favorit radio-radio ibukota, dan sempat bertengger lama di tangga lagu musik. Dengan optimisme yang sama di tahun 2011 mereka kembali luncurkan single yang berjudul “Cinta Terbaik”. Melihat perkembangannya, Cassanadra Band tidak terlalu optimis kalau lagu ini mampu menjadi hits. Tapi entah mengapa, sejak tahun 2013, kepopuleran lagu ini terus meningkat. Dengan 61 juta viewers penontonnya di Youtube, lagu ini mampu membuat nama Cassandra Band menjadi idola banyak orang. Bahkan hingga hari ini terus menambah jumlah viewersnya. “Saya benar-benar enggak memprediksi kalau lagu itu bisa sepopuler itu,” ungkap Coki.

SUDAH PUNYA ALBUM

Di tahun 2017 Cassandr aBand sudah merilis album pertamanya yang berjudul “Cinta Terbaik”. Di dalamnya terdapat 11 lagu cinta dengan genre pop ballad yang kuat. “Kami memiliki berbagai influence musik yang berbeda, tapi untuk Cassandra kami masih setia dengangenre pop ballad karena memang genre ini yang bisa diterima orang banyak dan juga sebenarnya menyenangkan untuk membawakan musik jenis ini ketika di atas panggung,” ungkap Coki.

RUMAH BARU DI TRINITY OPTIMA PRODUCTION

Dan di tahun 2019, Cassandra Band memilih untuk berganti “rumah”. Dibawah naungan  Trinity Optima Production, Cassandra Band siap meluncurkan single terbarunya yang berjudul “Biar Aku Saja”. Berbeda dengan Cinta terbaik, lirik dan lagu ini lebih puitis dan lebih personal.

Lagu yang ditulis oleh Coki ini diakuinya terinspirasi dari kata-kata yang ada di dalam buku Pidi Baiq yang teranyar “Dilan 1990”. Saat itu, ia sedang berada di rumah sakit, patah hati setelah gagal menikah, Coki mencoba menyegarkan hati dan pikiran dengan membaca buku yang ia beli. Dan ketika membaca kata-kata “jangan rindu, ini berat, kamu tak kan kuat, biar aku saja”, Coki merasa kata tersebut sangat pas dengan kondisi dia saat itu.

Nah, penasaran dong seperti apa sih lagu Cassandra Band ini? Dan apakah Pidi Baiq selaku penulis buku Dilan 1990 memberikan izin untuk Cassandra band memberikan izin untuk penggunakan quotesnya? Kita sama-sama nantikan ya!

 

 

 

[QUIZ] Favorite Scene Challenge MV Adikara “Pesona Cinta”

Hai gengs! Ikutan kompetisi ini yuk, namanya “Favorite Scene Challenge Music Video Adikara – Pesona Cinta”.

Caranya mudah banget! Simak detinya dibawah ini ya:

– Tonton video klip ‘Pesona Cinta’ @adikaraf
– Screenshot scene yang paling kamu suka di video klip ‘Pesona Cinta’.
– Upload Screenshot tersebut melalui instagram kamu.
– Tuliskan bagian lirik lagu ‘Pesona Cinta’ yang paling disukai di kolom caption kamu.
– Follow,tag dan mention @adikaraf & @trinityoptima
– Sertakan hashtag #PesonaCintaScene
– Periode kuis tgl 14 maret – 25 Maret 2019

Akan ada hadiah pulsa bagi 10 pemenang lho! Tunggu apa lagi yuk ikutan Favorite Scene Challenge sekarang juga! ❤❤

Cek juga keterangan selengkapnya di Instagram Trinity Optima Production

https://www.instagram.com/p/BvA58J0DyY8/

Welcome, Cassandra!

 

Selamat bergabung dengan keluarga besar Trinity Optima Production, Cassandra band!

Masih pada ingat dengan band Cassandra gak nih? Silahkan berikan komentar dibawah ini yaa

Ini sedikit clue mengenai Cassandra band:

 

 

New Release : ADIKARA – PESONA CINTA

Adikara Fardy, penyanyi berusia 18 tahun ini memang sudah cukup dikenal di industri musik tanah air. Diawali dengan project  bersama Melly Goeslaw untuk mengisi soundtrack “Eifeel I’m in Love 2”, dilanjutkan dengan kesempatan pada tahun 2018 untuk mengisi acara musik jazz tahunan terbesar di Indonesia, Java Jazz Festival, menjadi salah satu pengisi di acara Chandra Darusman Live in Concert serta tampil pada Chaseiro All Stars pada pertengahan Februari 2019 lalu,  membuat namanya kian melambung. Dan kini, penyanyi yang mengawali karier musiknya sebagai cover song singer di  social media ini telah siap meluncurkan single perdananya, “Pesona Cinta”.

 

PERASAAN YANG MENGGANTUNG

Belum genap empat tahun sejak postingan musik pertamanya ia unggah ke Instagram, tapi nama Adikara Fardy sudah banyak dikenal dan disukai oleh banyak orang. Dan kini, setelah dirinya resmi bergabung dengan Trinity Optima Production, Adikara Fardy telah siap memamerkan lagu perdananya yang berjudul “Pesona Cinta”.

Lagu yang ditulisnya bersama Rendy Pandugo ini mengisahkan tentang seseorang yang perasaannya digantung oleh kekasihnya. “Ketika dua pasang manusia yang tengah jatuh cinta, namun tiba-tiba sang kekasihnya tidak merasakan hal yang sama seperti sebelumnya. Ini membuat hubungan mereka jadi tak tentu arah,” ungkap anak didik vokal dari Otti Jamalus.

Lagu dengan genre light hazz yang dilengkapi dengan lirik puitis ini ditulis oleh Rendy Pandugo dan Adikara dan di aransemen oleh Ari Aru. Sebagai pendatang baru, ini merupakan kali pertama Adikara melakukan workshop bersama dengan musisi lainnya. “Kalau sebelum-sebelumnya saya sudah mendapatkan materi yang sudah jadi,  musik dan lirik sudah jadi dan saya tinggal membawakannya saja. Nah, karena ini single pertama saya, saya ingin lebih involve dalam proses produksinya,” ungkap Adikara.

 

PROSES YANG CUKUP LAMA

Proses kolaborasi mereka pun cukup mudah. Menurut Simhala Avadana, selaku A&R dari Trinity Optima Production, proses workshop keduanya berjalan sangat cepat. Hanya butuh waktu 6 jam, keduanya berhasil merampungkan lagu “Pesona Cinta”. “Adikara sendiri memang sangat look up ke Rendy dan Ari Aru, jadi proses pembuatan lagunya sendiri hampir enggak ada kendala. Walaupun merek terpaut usia yang cukup jauh,” ungkap Mhala.

Hal tersebut dibenarkan oleh Adikara. “Awalnya saya pikir proses workshop dengan musisi lain akan sangat sulit, tapi ternyata saya salah. Mungkin karena kak Rendy juga orangnya humble banget dan jago mencairkan suasana dan mas Ari Aru juga sangat open minded, jadi lagu ini pun jadi dalam waktu yang cukup singkat,” tambah Adikara.

Walaupun lagu ini terbilang cukup singkat untuk dirampungkan, tapi Mhala mengakui kalau proses pemilihan lagu ini untuk menjadi single perdana Adikara sempat melalui proses yang panjang dan lama. “Karena selain lagu ini, Adikara sudah punya beberapa materi dan lagu yang sudah siap. Kami harus menentukan lagu mana yang paling tepat untuk menjadi single perdana Adikara.  Setelah melalui proses  diskusi yang cukup lama, akhirnya terpilihlah lagu ini,” papar Mhala.

Dan dengan terpilihnya lagu ini, Adikara membuktikan kemampuannya dalam membuat dan  membawakan musik jazz yang membesarkan namanya. “Di lagu ini adalah perkenalan saya dengan seluruh pendengar musik tanah air. Makanya lagu yang dipilih pun lagu light jazz yang lebih ringan untuk diterima oleh orang banyak. Semoga lagu ini bisa memberikan kesan yang baik untuk penikmat musik tanah air,” ungkapnya.

Dan untuk melengkapi single “Peson Cinta”, Davy Linggar telah membuat musik video untuk lagu ini. Berlokasi di Jakarta dan Amsterdam, Belanda, music  video ini mengambil setting suasana gloomy musim salju di Amsterdam dengan cerita pada scenes sesuai dengan lirik lagunya.  Diharapkan musik video ini bisa menjadi pengenalan pertama sosok Adikara kepada pecinta musik. Lagunya sudah bisa didengarkan seluruh radio di Indonesia dan juga sudah tersedia di digital streaming platfrom kesayangan Anda. Yuk kita tonton video klip nya!

 

PESONA CINTA (Lirik)

Kau berjalan dengan raut wajah gelisah

Melewatiku seolah semua tak biasa

Hatiku ingin bertanya

Sadarku kau sedang perankan pesona cinta

 

Membisu saat kuharus bicara

Terpaku seakan detik pun enggan berjalan

Tertipu saat kau gantungkan jawaban

Cintamu padaku

 

Adakah kau rasakan apa yang kurasa

Membacamu membuat hatimu tak semudah kau kira

Hatiku sungguh bertanya

Sadarku kau sedang perankan pesona cinta

 

Kurajut rapi dengan hatiku untukmu

Meski tak berbalas indah hadir untukku

 

Composed by RENDY PANDUGO / ADIKARA FARDY

Published by SONY MUSIC ENTERTAINMENT INDONESIA / MASSIVE MUSIC ENTERTAINMENT

Produced & Mixed by ARI ‘ARU’ RENALDI

Drums / Keys by ARI ‘ARU’ RENALDI

Guitars by TOPAN ABIMANYU

Bass by RUDI ZULKARNAIN

Vocal Produced by BOWO ‘SOULMATE’

Vocal Recorded @BRO’S Std, JKT

Engineered by ADIT

Background Vocals by BOWO ‘SOULMATE’ & SIMHALA AVADANA

Mastered by STEPHAN SANTOSO @SLINGSHOT Std, JKT

©TRINITY OPTIMA PRODUCTION 2019