trinity_logo_web.png
Menu
Afgan

Afgan yang memiliki nama asli Afgansyah Reza ini lahir dari keluarga yang mencintai musik. Penyanyi berdarah Minangkabau ini lahir di Jakarta pada tanggal 27 Mei 1989.

Afgan memulai debutnya lewat album bertajuk Confession No. 1 pada tahun 2008, setelah dirinya ‘ditemukan’ oleh seorang produser sebuah studio rekaman.  Lewat single pertamanya “Terimakasih Cinta” Afgan berhasil mencuri perhatian penikmat musik Indonesia yang kemudian disusul oleh single berikutnya “Sadis” yang nggak kalah populernya.  Tak butuh waktu lama single – single lain dari album perdananya langsung menempati posisi tertinggi di beberapa charts radio dan televisi.

Setelah di tahun 2009, Ia hanya mengeluarkan mini album, tahun 2010, Afgan meluncurkan album keduanya “The One” dan ditahun ini pula Ia juga menjajal dunia akting dalam film Cinta 2 Hati.  Dalam film ini Afgan juga turut andil dalam mengisi soundtrack film tersebut.

Prestasi yang diraih pun tak main – main, pada kemunculan pertamanya di industri musik, Ia langsung menyabet dua penghargaan sekaligus di MTV Indonesia Awards 2008 dan album perdananya Confession No. 1 mendapat Platinum Awards.  Tak ketinggalan penghargaan dari negeri tetangga pun di dapatnya dalam ajang Anugrah Planet Muzik 2009.  Begitu pula ditahun – tahun berikutnya, Ia berhasil merebut penghargaan penyanyi terfavorit, dalam beberapa ajang penghargaan seperti SCTV Music Awards, Dahsyat Awards, Indosat Awards, Indigo Awards, dan Indonesia Kids Choice.

Pada 14 Februari 2015, Afgan berhasil menggelar konser tunggal untuk pertama kalinya di Jakarta Convention Centre. Dalam konser bertajuk “Dari Hati” tersebut, Afgan berhasil menarik 4000 penonton untuk hadir di konser perdananya.

Di tahun 2016, Ia kembali merilis album yang diberi nama ‘SIDES‘. Dalam album ini, sisi kedewasaannya semakin terlihat. Dibalut dengan sentuhan R&B dan Blues yang menjadi akar genrenya. Lagu ‘Kunci Hati’ (duet dengan Rossa), ‘Percayalah’ (duet dengan Raisa), dan ‘Knock Me Out’ merupakan beberapa hits single yang sudah dirilis.

Afgan – Sudah | Official Video

DISCOGRAPHY
Confession No.1 (2008)
Mini Album : Bersihkan Dirimu (2009)
The One (2010)
L1ve to Love, Love to L1ve (2013)
OST Refrain (2013)

OFFICIAL WEBSITE : www.afganworld.com
OFFICIAL FACEBOOK : www.facebook.com/AfganOfficial1
OFFICIAL INSTAGRAM :instagram.com/Afgansyah.reza/
OFFICIAL TWITTER : https://twitter.com/afgansyah_reza
GOOGLE+ : https://plus.google.com/u/0/b/116413840890200727723/+AfgansyahReza/

Rossa

Rossa mengawali karir bernyanyinya di usia 10 tahun dengan merilis album perdananya yang berjudul “Untuk Sahabatku” pada tahun 1988. Album keduanya berjudul “Nada-Nada Cinta” yang dirilis 8 tahun kemudian mulai menjadi sorotan di industri musik Indonesia dan menjadikan Rossa menjadi salah satu bintang yang mulai menanjak karirnya. Dua tahun kemudian, ia merilis album ketiganya yaitu “Tegar” dimana album ini membawanya menjadi salah satu penyanyi wanita terpopuler di Indonesia. Dan sejak itu, karirnya terus melambung dan mengukuhkannya sebagai Diva di Indonesia dan Asia Tenggara, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapore.

Setiap Single Rossa selalu menjadi hits, pada Tahun 2014 Rossa bersama dengan Afgan telah merilis single duet yang berjudul “Kamu Yang Kutunggu”. Sampai saat ini  terus di putar dan menduduki chart-chart radio nasional. Berkat lirik dan musik yang sangat romantis, lagu ini sendiri diprediksi oleh banyak insan media akan mejadi lagu cinta sepanjang masa.

Penyanyi kelahiran Sumedang, 9 Okterber 1978 ini juga telah melakukan berbagai pagelaran Konser Tunggal dalam perjalanan karirnya. Pada 26 November 2008, Ia sukses menyelenggarakannya di Jakarta Convention Center (JCC) yang berjudul “Persembahan Cinta”. Tahun berikutnya ia juga mempersembahkan “Konser Cerita Cinta” yang merupakan rangkaian mini concert yang diselenggarakan di 7 kota besar di Indonesia: Jakarta, Surabaya, Palembang, Bandung, Padang, Batam, dan Medan. Sukses di dalam negeri juga ditandai dengan kesuksesan di mancanegara, tercatat beberapa konsernya di luar negeri yang mewarnai perjalanan karir Rossa diantaranya adalah “Konser Melodi Cinta Rossa” pada 29 Mei 2010 di stadium putra Bukit Jalil , Kuala Lumpur, Malaysia serta “Konser Harmoni Cinta Rossa” pada bulan Oktober 2011 di Esplanade Concert Hall-Singapore.

Menginjak usia 21 (dua puluh satu) tahun karir Rossa di tahun 2017 ini, sebuah materi album berisi 9 (sembilan) komposisi baru telah dirilis. Album ini penuh dengan dinamika sound yang akan membuat decak kagum pecinta musik. Melibatkan banyak pencipta lagu, arranger dan produser musik kelas dunia akan membuat tafsir baru akan musik Rossa di album yang berjudul A New Chapter ini.

Rossa – Cinta Dalam Hidupku (OST London Love Story 2) | Official Video Clip: http://bit.ly/CintaDalamHidupkuRossa

Sherina

Memulai karir sejak kecil tak membuat Sherina kehilangan fansnya saat dewasa.  Justru penyanyi yang lahir di Bandung pada 11 Juni 1990 ini semakin dikenal sebagai artis yang multi talenta.

Dimasa kecilnya Sherina pernah mengeluarkan album yang laris manis di pasaran, berjudul  “Andai Aku Besar Nanti” (1999).  Antusias pasar pun terus berlanjut saat Sherina membintangi film “Petualangan Sherina” (2000)  sekaligus menjadi pengisi soundtrack film tersebut.  Setelah vakum selama 7 tahun dari insdustri musik, pada tahun 2007 Sherina kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik dengan album “Primadona”, serta “Gemini” pada tahun 2009.  Kali ini Sherina tampil bukan hanya sebagai penyanyi tapi juga turut menciptakan lagu yang terdapat dalam kedua album tersebut.  Nama Sherina semakin terdengar setelah hits single karya – karya Sherina dari album “Gemini” berhasil mencuri perhatian khalayak, seperti Cinta Pertama dan Terakhir, Geregetan serta Pergilah Kau. Pada pertengahan tahun 2013, ia pun meluncurkan album terbarunya yang berjudul “TUNA” dimana ia  melakukan berbagai eksplorasi suara dan kolaborasi dalam bentuk aransemen orkestrasi yang apik. Salah satu single pada album ini juga merupakan kolaborasi duet bersama Afgan dengan judul Demi Kamu dan Aku.

Prestasinya di luar dunia musik juga ia tunjukkan dengan sejumlah penghargaan yang didapatnya. Bahkan Sherina juga didapuk menjadi brand ambassador beberapa merek terkemuka baik di dalam maupun luar negeri. Selain memiliki suara yang indah, pemikirannya yang smart serta rekam jejak yang mumpuni sejak awal karirnya menjadi faktor loyalitas brand-brand tersebut untuk bekerjasama dengan Sherina. Kesuksesan ini juga diakui oleh salah satu majalah pemasaran ternama Indonesia yang memberikan penghargaan sebagai salah satu icon yang memberikan pengaruh di dunia jejaring sosial sebagai “Most Influenced Female in Social Media”. Adapun wanita yang  menggemari kartun dan animasi Jepang ini juga mendalami seni menggambar dan animasi dari negeri Sakura. Ia berharap suatu saat Indonesia memiliki karya animasi dengan kualitas scoring musik yang handal.

UNGU

Ungu terbentuk pada tahun 1996. Setelah bongkar pasang beberapa pemain, kini Ungu berjalan solid bersama lima personilnya, yaitu Pasha (Vokalis), Enda (gitar), Makki (Bass), Onci (gitar), dan Rowman (Drum).

 

Pada tahun 2002, Band ini merilis album pertamanya berjudul ‘Laguku’. Namun puncak kesuksesan tercipta ketika merilis album Melayang tahun 2005 dibawah label PT. Trinity Optima Production. Penjualan RBT album Melayang mencapai 5.800.000 download pada tahun 2006 -2007. Bukan hanya sukses dalam jalur lagu – lagu komersil, tapi juga dalam lagu religi. Ini dibuktikannya lewat kesuksesan mini album religi pertama mereka bertajuk ‘SurgaMu’(2006). Sepanjang karirnya, Band ini merupakan band yang berprestasi. Penghargaan Best Album dalam ajang AMI Awards dalam 2 tahun berturut-turut berhasil di rebut band ini. Selain itu, dalam survey yang di lakukan majalah SWA (2008) dan majalah marketing (2010), Band ini menempati posisi pertama sebagai Indonesian’s Most Band Favorite.

New Single: Setengah Gila

Hingga kini Ungu masih memiliki tempat di hati masyarakat, terbukti bukan hanya secara band saja yang mendapat penghargaan, tapi Enda sang gitaris dan Rowman drummer berhasil menyabet piala penghargaan sebagai gitaris dan drummer terbaik di SCTV Awards 2011 lalu.

Ungu – Saat Indah Bersamamu | Official Video Clip
https://www.youtube.com/watch?v=nsHRuMmq9AA

The Baldys

The Baldys, nama keluarga dari pasangan Baldy Mulia Putra  dan Nola ‘B3’ beserta ketiga putra-putrinya, Naura, Bevan, dan Neona, terjun ke dunia entertainment sebagai sebuah grup penyanyi yang telah meluncurkan sebuah single pada tahun 2018 yang berjudul Dunia Kita Penuh Cinta. Pertama kali tampil diatas panggung sebagai sebuah grup menyanyi pada pergelaran Konser Dongeng 2 Naura di tahun 2017.

Pasca kemunculan The Baldys di konser tersebut, keluarga inipun merambah ke YouTube, melalui channel TheBaldys, keseruan Naura, Neona, Bevan bersama Mama Nola & Papa Baldy, semakin mendapat sambutan yang antusias dari para penggemar yang hingga saat ini sudah mencapai 300,000 subscribers. Sehingga lahirlah single “Dunia Kita Penuh Cinta” yang untuk pertama kalinya dibawakan pada pergelaran Konser Dongeng 3 Naura di  Mendapatkan respon yang sangat positif dari para penggemar.

Maudy Ayunda

Ayunda Faza Maudya atau akrab disapa Maudy Ayunda ini lahir di Jakarta pada 19 Desember 1994. Ia mengawali karirnya pada tahun 2003 lewat dunia akting, yaitu dalam film berjudul ‘Untuk Rena’ sebagai pemeran utama ‘Rena’. Setelah itu berturut – turut membintangi berbagai film ternama seperti Sang Pemimpi (2006), Rumah Tanpa Jendela (2009), Tendangan Dari Langit (2011), Malaikat Tanpa Sayap (2012), Perahu Kertas & Perahu Kertas 2 (2012), serta 2014 (2015). Prestasinya juga diakui oleh insan media tanah air, dimana pada pertengahan tahun 2015 ini, ia mendapat penghargaan NET Awards sebagai Female Singer of The Year-Indonesian Choice Awards dan di awal Oktober tahun 2017 ia mendapatkan 2 penghargaan sekaligus sebagai Most Influential Millenial of The Year dan Best Digital Talent Influencer.

Menyadari kecintaannya dalam bidang seni bukan saja dalam dunia akting, Maudy pun mengeluarkan single perdananya ‘Tiba – Tiba Cinta Datang’ lewat album ‘Panggil Aku…’ pada tahun 2011. Dalam album perdananya ini Maudy juga turut menyumbangkan lagu ciptaannya, sekaligus menggandeng beberapa musisi yang telah piawai menciptakan lagu seperti Pasha ‘UNGU’, Merry LC, Bemby Noor, dan masih banyak lagi. Pada tahun 2015 ini, Maudy kembali mengeluarkan album terbarunya yang berjudul “Moments” dengan single perdana berjudul Bayangkan Rasakan. Di album kedua ini, Maudy masih mengangkat temakan cinta dikalangan remaja namun dengan karakter bermusik yang lebih matang.

Maudy Ayunda

Selain piawai berakting dan bernyanyi Maudy Ayunda juga dikenal sebagai sosok yang cerdas. Saat ini ia adalah salah satu dari sedikit orang Indonesia yang diterima untuk dapat melanjutkan studi di Universitas Oxford di Inggris. Di kala waktu senggangnya ia bahkan juga memiliki hobi menulis. Pada usia 10 tahun, ia pernah membuat buku kumpulan dongeng anak berjudul a Forest of Fables dan semua hasil penjualannya disumbangkan untuk korban tsunami Aceh.

Maudy Ayunda

Pada tahun 2016, Maudy Ayunda bersama Young Lex masuk dalam daftar 25 Artis Berpengaruh di bawah usia 25 tahun versi Spotify Indonesia.

Maudy Ayunda saat ini kembali terjun ke dunia musik bersama label Trinity Optima Production setelah sebelumnya harus menyelesaikan kuliahnya di Oxford University, Inggris.

Maudy Ayunda – Kutunggu Kabarmu | Official Video Clip

Adikara Fardy

Lahir di Jakarta, 27 September 2000 adalah seorang penyanyi dan penulis lagu asal Indonesia yang sekarang menduduki bangku kuliah. Karirnya dimulai pada tahun 2016, saat ia rajin mengunggah video bernyanyi-nya di berbagai social media seperti Instagramdan YouTube.

Mengisi album soundtarck Eiffel I’m In Love 2 dengan duetnya bersama Melly Goeslaw dan mengisi album tribute Chandra Darusman yang berjudul “Detik Waktu” telah memudahkan Adikara masuk ke industri musik Indonesia

Young Lex

Young Lex yang bernama asli Samuel Alexander Pieter ini lahir pada tanggal 18 April 1992 silam. Karirnya sebagai seorang penyanyi dan pencipta lagu sudah tidak diragukan lagi mengingat ia memiliki darah Batak & Ambon. Selain menjadi seorang rapper, ia pun mahir sebagai seorang konseptor film. Tercatat semua video klip pada awal karirnya merupakan karyanya sendiri.

Sejak kecil, Young Lex sangat mencintai musik. Setelah lama hanya menjadi seorang pendengar, tahun 2010 ia memulai untuk membuat lagu untuk sekedar iseng dan diunduh di Facebook. Ternyata keisengan tersebut berbuah manis, dimana ia mendapat tawaran manggung perdananya di sebuah sekolah SMA di Jakarta untuk sebuah event bersama dengan Rapper lainnya yaitu J.Flo & Uncle Sam. Panggilan tersebut membulatkan tekad Young Lex untuk menjadi musisi rap secara penuh waktu. Ia bekerja sebagai Office Boy (OB) untuk mengumpulkan uang selama beberapa bulan, dan ia pakai untuk modal awal rekaman single pertamanya secara mandiri. Namun dipercobaan pertama ini ia gagal. Ia mencoba pekerjaan kedua dan bekerja sebagai salah satu penjual tiket di salah satu gerai bioskop terkemuka untuk mencari modal pembuatan single keduanya, namun iapun masih gagal. Percobaan single ketiganya merupakan tekad terakhir dari Young Lex. Ia sempat berniat untuk meninggalkan dunia musik jika ia masih gagal di percobaan terakhir ini. Ternyata kali ini keberuntungan menghampiri Young lex. Singlenya yang berjudul “Ini Gaya Gue” sukses disambut oleh banyak anak-anak ABG kala itu, dan menghasilkan banyak tawaran manggung mulai dari Aceh hingga Ambon.

Kekuatan dari Young Lex adalah pemilihan kata-kata yang catchy, Punch Line lagu rap yang kuat, dan beat yang dinamik serta kekinian. Ia pun akhirnya diapresiasi oleh berbagai rapper & musisi papan atas Indonesia, seperti Iwa-K, J-Flo, Cowboy Junior, hingga Aliando yang sering memakai kalimat-kalimat maupun judul lagu ciptaan Young Lex seperti Cabe-Cabean, SWAG (Single Woles Anti Galau), BMW (Body Mengalahkan Wajah), dan masih banyak lagi. Saat ini ia juga aktif dengan salah satu komunitas rapper terbesar di Jakarta.

Penggemar Iwan Fals & Slank ini memiliki impian bahwa suatu saat penyanyi rap mampu memiliki derajat yang setara dengan penyanyi pop pada umumnya dan tidak hanya dipakai sebagai figur tambahan semata (sidekick). Ia memiliki impian sebagai rapper pertama Indonesia yang mampu menggelar konsernya sendiri seperti penyanyi Amerika, Pitbull.

Young Lex – Office Boy | Official Video Clip

Naura

Naura yang memiliki nama lengkap Adyla Rafa Naura Ayu merupakan idola cilik yang mempunyai talenta menyanyi dan akting. Putri pertama dari pasangan Baldy dan Nola ini memiliki bakat menyanyi dari ibunya yang adalah salah satu personel girlband Be3 (dahulu AB3).

Gadis cantik kelahiran Jakarta, 18 Juni 2005 ini memiliki 2 orang adik yaitu Adiano Rafi Bevan Putra dan Anodya Shula Neona Ayu (Neona).

Naura

Pada awal masa berkarirnya, gadis cilik ini telah membuat album perdananya yang berjudul “DONGENG”. Single perdananya yang berjudul Semesta Cinta mendapat respon yang positif dari para netizen di Youtube.

Baca juga: NEONA New Single : “Aduh Neik”

Album keduanya yang berjudul Langit Yang Sama yang dirilis tahun 2016 berisi 9 lagu yaitu, Untuk Tuhan, Jalan-jalan, Langit Yang Sama, Bully, Sister, Ayo Menabung, Sahabat Setia, Lukisan Indonesia, dan Believe. Konsep aransemen untuk keseluruhan lagu di album Langit Yang Sama ini dikerjakan secara orkestra dengan pendekatan musikal agar gampang dicerna oleh anak anak. Semua lagu di album kedua ini diciptakan oleh Mhala & Tantra Numata.

Selain sukses berkarir di dunia musik, Ia juga ikut bermain dalam film musikal Naura & Genk Juara. Di film ini, ia juga mengisi soundtrack yang diberi judul Berani Bermimpi. Melengkapi film tersebut juga diluncurkan buku dengan judul yang sama, Naura & Genk Juara The Movie. Film dan Buku ini sukses memberikan pengalaman baru kepada anak-anak Indonesia.

naura

Sebelumnya, gadis cantik ini juga meluncurkan buku Aku Naura yang berisi tentang proses kreatif dirinya sampai menjadi penyanyi. Di buku ini juga ia bercerita tentang Teman Naura, sebutan untuk Fans Clubnya. Buku ini sangat diminati oleh anak-anak hingga mencapai cetakan ketiga.

Di dunia akting, ia juga sukses menghibur masyarakat Indonesia dengan tampil dalam pertunjukan dongeng musikal yang diangkat dari album dongeng Naura. Pertunjukkan musikal ini sudah diselenggarakan dalam 2 seri yaitu konser Dongeng 1 dan konser Dongeng 2. Antusiasme masyarakat yang sangat besar membuat tiket konser Dongeng 2 yang diselenggarakan di Bandung terjual habis hanya dalam waktu kurang dari 2 jam. Pertunjukan musikal ini menandai perwujudan sebuah impian besar yaitu mengembalikan kejayaan musik anak Indonesia.

Gamma1

Berawal dari berkumpulnya anak – anak muda berbakat saat mengisi waktu luang, siapa yang sangka hal positif yang mereka lakukan bisa membuat anak – anak dari desa Mancung, Bangka Belitung ini semakin dikenal.  Kecintaan mereka dalam bermusiklah yang akhirnya menyatukan Heri (vocal), Nilam (vocal), Alung (Gitar), Andan (drum), dan Pandi (bass) dalam sebuah grup band Melayu bernama GAMMA1.

Nama GAMMA1 sendiri berarti Gabungan Anak Muda Mancung. Grup band yang terbentuk pada 13 April 2006 ini pada awalnya tidak memiliki modal untuk menyalurkan bakat bermusiknya. Hingga suatu hari dengan berbekal kegigihan dan tekad mereka, kumpulan anak muda berbakat musik ini akhirnya menarik perhatian pemerintah desa setempat yang memberikan mereka peralatan bermusik agar mereka bisa menghibur masyarakat desa setempat.  Lewat acara pernikahan dan acara – acara desa Mancung mereka mulai banyak disukai.  Sekitar tahun 2010, mereka baru merasakan manggung yang sebenarnya dengan banyak penonton.  Tak hanya sampai disitu, kualitas bermusik GAMMA1 pun menjadikan band ini jadi band favorit dari berbagai penyelenggara acara – acara besar di Bangka Belitung.

Setelah mencoba merekam lagu mereka di salah satu studio musik di Bandung, Ternyata tanpa sepengetahuan mereka, salah seorang crew studio tempat mereka rekaman ternyata merekam mereka saat rekaman lalu menguploadnya ke youtube, dimana video tersebut mencapai lebih dari 200.000 penonton dalam waktu beberapa bulan. Hasil tersebut tergolong fantastis untuk ukuran sebuah band lokal yang belum dipromosikan.

Setahun kemudian, Gamma1 bergabung dengan Trinity Optima Production dan mengeluarkan hits perdana mereka yang berjudul “1 atau 2”. Hits tersebut diterima dengan antusias oleh masyarakat penggemar musik melayu-dangdut, dan begitu pula dengan single-single mereka berikutnya yang terangkum dalam album perdana mereka “1 atau 2”. Puncaknya adalah tahun 2014, Gamma1 berhasil melakukan tur di pulau Sumatera dan Bangka dengan melintasi 8 propinsi, 26 kota, selama 26 hari.

Setelah sukses dengan lagu “1 atau 2”, di tahun 2016 yang lalu GAMMA1 kembali merilis single terbarunya yang berjudul “Jomblo Happy”. Sebuah kesuksesan kembali mereka peroleh di lagu ini. Video clip Jomblo Happy di Youtube berhasil menembus angka 36 juta views.

Dengan respon yang selalu antusias dari masyarakat, bukan tidak mungkin suatu saat genre “Melayu-Dangdut” akan selalu dilekatkan kepada band ini.